+-

Video Silat

Shoutbox

20/10/2014 15:28 kunderemp: Ya.. om Taufan.. Tanggal 11 lalu saya masih di tengah hutan di Bakan.
04/10/2014 09:20 Taufan: Selamat hari raya Idul Adha 1435 H...
04/10/2014 08:12 Taufan: Kopdar Sahabat Silat 11 Oktober 2014... datang ya :-)
02/10/2014 20:30 Taufan: Temu kangen di FB :p
13/08/2014 03:06 Ekka_Xakra: Salam kenal para sahabat silat semua.
12/08/2014 17:56 Dwi_NGJ: Salam kenal para ksatria. Mohon ijin bergabung... :)
12/07/2014 16:49 one: Pada kemane nih buka puasanya ye?
View Shout History

Recent Topics

BONGKOT, Maen Pukulan Betawi Timur by mansur
21/11/2014 19:19

Sejarah Xinyi Liuhe Quan Bag 2 by ifung
23/10/2014 18:28

aliran silat seIndonesia by Zebud
23/10/2014 17:09

(Ask) Timbangan di Jakarta by Fanani
20/10/2014 22:41

Serial Xinyi Liuhe Quan I by ifung
16/10/2014 20:02

Selayang Pandang Lu Style Xinyi Liuhe Quan by ifung
16/10/2014 20:00

One Day Workshop Seni Maen Pukulan Sabeni Tenabang by luri
16/10/2014 09:29

silat timbangan by ifung
14/10/2014 15:51

maenpo Cikalong by aki sija
07/10/2014 05:13

Parkour by Taufan
02/10/2014 21:28

SILAT BERDO'A SELAMAT by Taufan
02/10/2014 21:17

[BUKUTAMU] by Taufan
02/10/2014 21:01

Hoby Miara Jin by gumuruh
03/09/2014 14:01

contack person guru silat suaeb yg di padepokan pencaksilat TMII by rohadi
17/08/2014 05:58

Silat Betawi di Bentera Budaya by luri
12/08/2014 11:01

SilatIndonesia.Com

Author Topic: BEKSI--Silat Betawi  (Read 31433 times)

Sosro_Birowo

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 336
  • Reputation: 34
  • The best of us is never enough but God's love
    • Email
BEKSI--Silat Betawi
« on: 18/06/2007 11:23 »
Sahabat Silat,

berikut ini aku post ulang tulisan tentang BEKSI--salah satu aliran silat yang cukup terkenal di Betawi.

Bagi rekan-rekan yang tau aliran ini, pernah belajar, ayoo dong diskusi, kasih komentar atau kesan-kesannya..

thanks.

SB.
===


BEKSI : MAEN PUKULAN BETAWI
(Disarikan  dari buku karangan Yahya Saputra dan Irwan Sjafi’ie “Beksi, Maen Pukulan Khas Betawi’, diterbitkan oleh penerbit Gunung Jati,Jakarta 2002)


1.  Asal Usul Beksi

Seni budaya beladiri yang oleh orang betawi disebut maen pukulan Beksi lahir dari kemampuan orang terpilih yang tiada hentinya melatih kepekaan inderawi, mengolah kelebihan atau kelenturan anatomi tubuh dan belajar sebanyak mungkin dari pertanda alam seperti riak sungai, hembusan angin, gerak dan laku macan, monyet, kelabang, belalang,dst (hal 19).

 Menurut buku ini, asal usul beksi ada beberapa versi.

a.   Versi pertama.  Versi ini dikisahkan oleh seorang sesepuh Beksi: H Atang Lenong (usia 84 tahun –ketika wawancara tahun 2001).  Beksi mulai muncul ke permukaan dalam kurun pertengahan abad 19 sekitar tahun 1850-1860-an. Pada masa ini ada seorang tuan tanah di daerah tangerang bernama Gow Hok Boen yang tinggal di kampung kosambi.  Tuan tanah ini kebetulan gemar akan beladiri dan menguasai ilmu kuntao atau kungfu.  Orang lokal tangerang mengenal Gow Hok Boen sebagai Tuan tanah kedaung. 

Sebagai tuan tanah, Tuan Gow punya sekian banyak centeng untuk membantunya. Kepala centengnya bernama Ki Kenong yang memiliki ilmu beladiri yang tinggi dan dicampur dengan ilmu sihir yang dahsyat.  Tertarik dengan beladiri, Tuan tanah ini mengadakan sayembara untuk mencari jagoan yang lebih hebat dari kepala centengnya dan mendapat kedudukan menggantikan jabatan sebagai kepala centeng. Maka setiap malam minggu diadakan pibu alias duel dengan banyak jagoan yang mau mengadu ilmu dan keberuntungan dengan melawan Ki Kenong. 

Namun dari sekian banyak penantangnya belum ada satupun yang berhasil mengalahkan Ki Kenong.  Tersebutlah ada seorang tukang singkong rebus (disebut ancemon atau singkong urap) bernama Pak Jidan yang setiap malam menjual singkong di tengah keramaian pertunjukan  duel ini.  Pak Jidan mengambil singkong dari hutan dekat tempat tinggalnya dan singkong tersebut tidak habis-habis dan seperti ada yang memelihara, namun karena di hutan Pak Jidan tidak ambil pusing.  Suatu sore, ketika pak Jidan beristirahat di rumahnya dia didatangi oleh seorang pemuda yang protes karena singkong yang dia tanam dan pelihara di hutan diambil oleh pak jidan.  Karena tidak tahu pak Jidan pun minta maaf.  Melihat keluguan dan kekjujuran pak Jidan serta hidupnya yang miskin, orang misterius itu menawarkan untuk membantu pak Jidan dengan memberi pelajaran maen pukulan; tanpa memandang waktu itu pak jidan sudah berumur sekitar 60-an. 

Singkat kata, Pak jidan menerima pelajaran maen pukulan sebanyak 8 jurus dan tiga atau empat lagi belum diajarkan, yang akan diajarkan oleh orang lain. Sebelum pergi orang misterius itu minta kemenyan dan berpesan bahwa dia bisa dipanggil-- jika pak jidan memerlukan --dengan membakar kemenyan dan membaca mantra.  Ketika orang itu pergi, Pak Jidan melihat ekor macan tersembul dari balik jubahnya dan juga tengkuknya terlihat loreng-loreng seperti layaknya kulit harimau.  Pak jidan pun terkejut dan maklum bahwa dia dikunjungi dan diajari maen pukulan oleh Ki Belang atau Siluman Macan Putih. 

Malam selanjutnya, pak Jidan berjualan seperti biasa di tengah pentas duel.  Disebabkan karena jengkel dengan jagoan-jagoan yang tidak bayar sewaktu makan singkong dagangannya, Pak Jidan menendang keranjang dagangannya dan melayang masuk ke tengah gelanggang.  Tuan tanah Gow pun marah dan menyuruh orang menyeret Pak Jidan  tengah arena dan memaksanya bertarung dengan Ki Kenong. 

Di luar dugaan, Pak Jidan mampu mengalahkan di Kenong dengan ilmu yang diajarkan oleh Ki Belang itu.  Menurut legenda, dengan jurus baroneng-lah  Pak Jidan melumpuhkan ilmu Ki Kenong yang terkenal dengan   ‘pukulan tangan berapi’.   Ketika ditanya oleh Tuan Gow tentang ilmu yang dipakai oleh Pak Jidan, dia tidak tahu apa namanya. Lalu tuan Gow Hok Boen menyebutnya Beksi artinya pertahanan empat mata angin.  Sejak itu terkenallah Pak Jidan—yang diangkat sebagai kepala pengawal keamanan-- dengan ilmu beksinya.

b.   Versi kedua diceritakan oleh H Mahtun (lahir di petukangan 1945). Alkisah di kampung bagian timur tangerang hiduplah seorang laki-laki yang mahir beladiri bernama Raja Bulu berusia sekitar 63 tahun yang hidup berdua dengan anaknya yang gagu (bisu), istrinya sudah meninggal dunia. 

Kehidupan Raja Bulu berkecukupan dengan pekerjaan mengajar silat dari kampong ke kampong. Si anak sendiri tidak mau belajar silat pada bapaknya.  Suatu ketika Raja bulu bertanya pada anaknya mengapa dia tidak mau belajar maen pukulan. Dan jawabannya sungguh mengejutkan:  karena di anak belum tentu kalah dalam sambut-pukul dengan Raja Bulu.

Si ayah lalu mengetes dan terjadilah  pertarungan dan menjadi keteter atau kewalahan menghadapi ilmu anak bisu.  Akhirnya si anak mengaku bawah selama ini dia belajar maen pukulan di hutan dan dilatih oleh siluman mcan putih.  Karena belum ada nama, Raja bulu menyebut ilmu yang dikuasai oleh anaknya : Beksi:  sebab seperti segi empat dengan empat arah . Sejak itu Raja Bulu pun belajar pada anaknya dan ilmu ini pun diajarkan ke murid-muridnya.Demikian beksi pun berkembang.

Dalam perkembangan selanjutnya para pendekar Beksi memberi banyak makna pada ilmu maen-pukulan ini. Ada yang mengartikan BEKSI= Berbaktilah Engkau pada Sesama Insan ....

Asal usul di atas merupakan folklore, cerita rakyat berisi legenda yang didalamnya terdapat unsur-unsur kenyataan dan juga mitos atau legenda.   
Menguasai Kekuatan/kesaktian adalah untuk belajar rendah hati dan sadar akan adanya Kekuatan MahaTertinggi yaitu Sang Cahaya Kasih Sejati.

Sosro_Birowo

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 336
  • Reputation: 34
  • The best of us is never enough but God's love
    • Email
Re: BEKSI--Silat Betawi
« Reply #1 on: 18/06/2007 11:24 »
2. Tokoh-tokoh  Beksi

Hampir semua aliran beksi mengakui bahwa yang mengajarkan pertama-tama ilmu beksi adalah Ki Kidan ( Ki Iban) dan atau Raja Bulu.

Lebih lanjut inilah para tokohnya berdasarkan generasi:

Generasi I   : Raja Bulu dan Ki Jidan (Ki Iban)

Generasi II   : Ki Lie Cengk Ok, Ki Tempang, Ki Muna, Ki Dalang Ji’ah

Generasi III   : Kong Marhali, Nyi Mas Melati, Kong Godjalih

Generasi IV   : Kong H Hasbullah, Kong HM Nur, Kong Simin, Minggu, Salam Kalut, H Mansyur, Muhammad Bopeng

Generasi V   : Tonganih, Dimroh, HM Yusuf, HM Nuh, Sidik, H Namat, H Syahro, Mandor Simin, Umar

Generasi VI   :H Machtum, Tong tirih, H Dani, Udin Sakor, Soleh, Tholib/syaiful, dll

Generasi VII   : Abdul Aziz, Abdul Malik, HA Yani, Mftah, Nasrullah, dll


Ki Iban/Raja Bulu memiliki murid yaitu : Ki Lie Cengk Ok, Ki Tempang, Ki Muna, Ki Dalang Ji’ah.

Yang belajar pada atau menjadi murid dari Ki Ceng Ok yaitu : Kong Godjalih, Kong Marhali. Sedangkan Nyimas Melati berguru pada Ki Dalang Ji’ah.

Para murud dari Ki Ceng Ok terus menerus menyebarkan Beksi hingg ke Jakarta dan tempat lain.  Mereka dikenal denga sebutan 'Beksi empat serangkai' yakni : Kong Jali, Kong Has, Kong Nur dan Kong Simin. 

Menguasai Kekuatan/kesaktian adalah untuk belajar rendah hati dan sadar akan adanya Kekuatan MahaTertinggi yaitu Sang Cahaya Kasih Sejati.

Sosro_Birowo

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 336
  • Reputation: 34
  • The best of us is never enough but God's love
    • Email
Re: BEKSI--Silat Betawi
« Reply #2 on: 18/06/2007 11:26 »
3. Jurus-jurus dan belajar Beksi

Jurus-jurus Beksi terkenal dengan keras, cepat, ringkas dan mengarah pada tempat-tempat yang mematikan pada tubuh. 

Sebelum mempelajari jurus, murid biasanya mengikuti syarat penerimaan siswa yang disebut rosulan atau ngerosul; berupa tawasul disertai zikir tahlil memanjatkan doa pada Allah SWT agar dalam mempelajari beksi diberi kerido’an, kekuatan, ketabahan dan kesabaran.

Dalam permain-an jurus, ada banyak melakukan gedi-(k/g) atau hentakan kaki ke lantai dan gerakan tangan yang sangat cepat. Oleh sebab itu dianjurkan untuk melotot dan tidak berkedip dalam melihat gerak lawan.

Cara belajar –mengajar beksi :
a.   Diperkenalkan jurus. Murid menirukan  disebut juga : asal tau jalan
b.   Tuntun. Latihan gerak bela yang dituntun oleh guru dengan teknik dan aplikasi jurus
c.   Sambut.  Murid tanding dengan sesama murid atau guru dengan menggunakan jurus.


Secara fundamental ada 12 jurus dalam beksi dibeberapa tempat disebut dengan nama yang berbeda.


Menguasai Kekuatan/kesaktian adalah untuk belajar rendah hati dan sadar akan adanya Kekuatan MahaTertinggi yaitu Sang Cahaya Kasih Sejati.

Sosro_Birowo

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 336
  • Reputation: 34
  • The best of us is never enough but God's love
    • Email
Re: BEKSI--Silat Betawi
« Reply #3 on: 18/06/2007 11:29 »
NAMA JURUS.

Berikut nama-nama jurus beksi berdasarkan wilayahnya:

DAERAH   I
1.   Jurus Beksi
2.   Jurus Gedig
3.   Jurus Tancep
4.   Jurus Cauk
5.   Jurus Broneng
6.   Jurus Bandut
7.   Jurus Beksi Satu
8.   Jurus Silem
9.   Jurus lokbe
10.   Jurus Bolang Baling
11.   Jurus Janda Berias
12.   Jurus Panca Lima

DAERAH   I I
1.   Jurus Beksi
2.   Jurus Gedig
3.   Jurus Tancep
4.   Jurus Ganden
5.   Jurus Bandut/bandul
6.   Jurus Broneng
7.   Jurus Tingkes
8.   Jurus Rusia Pecah Tiga
9.   Jurus Bolang Baling
10.   Jurus Gebal
11.   Jurus Kebut
12.   Jurus Petir

DAERAH   III
1.   Jurus Beksi
2.   .Jurus Gedig
3.   .Jurus Tancep
4.   .Jurus Ganden
5.   .Jurus Bandut/bandul
6.   .Jurus Broneng
7.   .Jurus Tingkes
8.   .Jurus timpug
9.   .Jurus Kebut
10.   .Jurus Tiga
11.   .Jurus Galang Tiga
12.   .Jurus Galang Lima

DAERAH   IV
1.   Jurus Beksi
2.   .Jurus Gedig
3.   .Jurus Tancep
4.   .Jurus Ganden
5.   .Jurus Kebut
6.   .Jurus Broneng
7.   .Jurus Beksi Satu
8.   .Jurus Ganden Susun
9.   .Jurus Tingkes
10.   .Jurus Silem
11.   Jurus Timpug
12.   Jurus Tunjang/Petir

Pelajaran senjata juga diberikan yaitu ilmu golok yang terdiri dari dua jurus yaitu jurus golok satu dan dua. Jurus golok satu dipecah lagi jadi jurus satu hingga jurus tujuh. Sedangkan jurus golok dua dipecah menjadi 2 jurus yaitu jurus satu dan dua.

Kombinasi jurus baik tangan kosong maupun golok sangat sanagt penting dalam beksi sehingga bisa bercipta berbagai jurus lagi misalnya : Jurus bandut tepuok, jurus bandut galang, dll.

Lu jual gue beli”
“Lu jangan maen pukul aje, maen hakim sendiri. Pakelah ilmu padi, mangkin berisi, mangkin merunduk”


(Jakarta 15 Juni, 2005, SB)

sekian,tabik==
Menguasai Kekuatan/kesaktian adalah untuk belajar rendah hati dan sadar akan adanya Kekuatan MahaTertinggi yaitu Sang Cahaya Kasih Sejati.

kisawung

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 20
  • -Receive: 14
  • Posts: 458
  • Reputation: 73
Re: BEKSI--Silat Betawi
« Reply #4 on: 18/06/2007 15:45 »
mangstab.. tob markotob surotop.. maknyus  [top] [top] [top]

Abu Zakka

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 13
  • Posts: 366
  • Reputation: 67
  • Sabandar Kari Madi
  • Perguruan: Maenpo Kari
Re: BEKSI--Silat Betawi
« Reply #5 on: 21/06/2007 18:49 »
 :'( Mau dong jurus goloknya... :'( Eh...ngomong-ngomong ada ga yah aliran silat yang melulu atau didominasi jurus golok dan senjata lainnya seperti ilmu pedang di cina sono atau jurus-jurus katana iai jutsu di jepang, jadi aliran ini lebih banyak mengajarkan senjata seperti golok, toya, trisula, pedang dll dari pada tangan kosong. Kalau ada mau banget tuh berguru. ^:)^
Cadu Nyekel Cadu Kacekel...

Aguswin

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 7
  • Posts: 407
  • Reputation: 34
    • Kelatnas Indonesia Perisai Diri
    • Email
  • Perguruan: Kelatnas Indonesia Perisai Diri
Re: BEKSI--Silat Betawi
« Reply #6 on: 22/06/2007 08:03 »
Ada hubungannya gak antara Beksi dengan istilah Bhesi yang dalam beladiri Tiongkok kalo nggak salah artinya kuda-kuda ? Seinget saya, dulu saya pernah baca bahwa ini ada hubungannya, tapi saya lupa baca di mana.

Sosro_Birowo

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 336
  • Reputation: 34
  • The best of us is never enough but God's love
    • Email
Re: BEKSI--Silat Betawi
« Reply #7 on: 22/06/2007 09:16 »
Mas Agus Win,

Di beksi sendiri mereka mengakui bahwa BEKSI  berasal dari bahasa Cina, Bie Sie. Bie artinya pertahanan dan Sie artinya empat. Maknanya, pertahanan empat penjuru. Dalam lidah Betawi, akhirnya menjadi Beksi. Oleh Hasbullah, lantas diberi makna baru: Berbaktilah Engkau Kepada Sesama Insan. (ini dikutip dari interview yg dilakukan oleh wartawan tempo Amal Ihsan kepada perguruan Beksi)..

Dalam tradisi tiongkok, memang ada kata BHESI yang berarti kuda-kuda (yg kokoj dan tangguh), banyak dipakai oleh aliran siau lim sie (shaolin)...

Apakah kemudian ada hubungannya? walahulam...

Salam

S. B.
Menguasai Kekuatan/kesaktian adalah untuk belajar rendah hati dan sadar akan adanya Kekuatan MahaTertinggi yaitu Sang Cahaya Kasih Sejati.

bangajad

  • Moderator
  • Anggota Tetap
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 1
  • Posts: 103
  • Reputation: 13
  • bangajad
    • Email
Re: BEKSI--Silat Betawi
« Reply #8 on: 24/06/2007 18:21 »
Sekitar tahun 2002 saya tertarik untuk mengenal silat Beksi setelah membaca buku berjudul BEKSI : MAEN PUKULAN BETAWI (Disarikan  dari buku karangan Yahya Saputra dan Irwan Sjafi’ie “Beksi, Maen Pukulan Khas Betawi’, diterbitkan oleh penerbit Gunung Jati,Jakarta 2002). Banyak hal yang saya ingin ketahui lebih banyak setelah membaca buku tersebut.
Lalu saya cari dimana alamat salah satu perguruan Beksi yang ada di Jakarta dan saya berhasil bertemu dengan Bapak Sabenuh Masir di Jl. Cileduk Raya No. 10 RT 002 RW 03, Kelurahan Ulujami, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan yang mewarisi silat Beksi dari Alm. H. Hasbullah / Kong Has (mertua dari Bapak Sabenuh Masir).
Saya sampaikan kepada beliau alasan saya datang karena ingin mengetahui apakah yang tertulis di buku tersebut sesuai dengan sejarah Beksi.
Beliau mengatakan hal tersebut tidak benar, narasumber dan penulis buku tersebut dianggap memiliki informasi dan pengetahuan yang kurang mengenai Beksi.
Informasi yang benar dapat anda lihat di situs silat beksi yang telah ada (http://silatbeksi.blogspot.com/).
Pada intinya Ilmu Seni Bela Diri BEKSI berawal/berasal dari Negeri China yang dibawa pertama kalinya ke Indonesia (Batavia.red) oleh seorang guru keturunan China yang bernama “Alm. Lie Ceng Oek” yang bermukim dan bertempat tinggal di daerah Dadap, Tangerang sebelum diturunkan kepada muridnya Alm. Ki Marhali dan dilanjutkan oleh Alm. H. Ghazali, Alm. H. Hasbullah dan generasi selanjutnya.
Namun oleh mereka Beksi mendapatkan "sentuhan" lokal yang dapat dilihat seperti sekarang.
Bila ada yang mengatakan hal-hal yang berkaitan dengan mistik mengenai Beksi, Bapak Sabenuh mengatakan hal tersebut tidak benar.
Beliau juga sempat memperagakan Silat Beksi yang membuat saya tertarik untuk mempelajari dari beliau secara langsung. Namun sayang, saya tidak mempelajari silat Beksi secara keseluruhan.

Kobok Muka

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 31
  • Reputation: 2
  • ...by way of deception, thou shalt do war...
Re: BEKSI--Silat Betawi
« Reply #9 on: 27/06/2007 13:44 »
Sy pernah bertemu dengan H. Basyir Bustomi, murid H. Hasbullah yg skr menjadi Ketua Umum Beksi. Menurutnya cerita soal harimau putih itu memang tidak benar.

Sepengetahuan sy, cerita2 berbau mistis soal berguru dan bertarung dengan harimau ada di sejarah hampir semua aliran dan umumnya memang hanya sekedar mitos. Maklum, cerita sejarah perguruan/aliran di Indonesia umumnya lewat tradisi lisan/cerita yng kental unsur mistis dan mitos.   

takomuda

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 1
  • Posts: 50
  • Reputation: 5
  • TRI CITA UTAMA
    • Email
Re: BEKSI--Silat Betawi
« Reply #10 on: 04/08/2007 20:04 »
Subhannallah !!! Indonesia yang kaya akan khasanah cerita, budaya dan keragaman ilmu beladiri !!!
Sebutan pemberani bukan untuk orang yang memenangkan satu perkelahian namun untuk orang yang mampu menghindar dari suatu  perkelahian bukan karena ketakutan namun percaya dan yakin bahwa perkelahian bukanlah jalan yang terbaik.

verdyboy07

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 15
  • Reputation: 0
  • Perguruan: BEKSI TRADISIONAL Alm. Kong Nur
Re: BEKSI--Silat Betawi
« Reply #11 on: 18/04/2008 17:43 »
SALAM PERSAUDARAAN
ASSALAMU ALAIKUM WR.WB.
bang, ane dari beksi alm kong Nur. ane latihan sama bang Malik, bang Azis, ane juga pernah dapet gerakan dari Bang Miftah. semuanya berdiri dibawah kepemimpinan Ustadz H. Ahmad Yani, yang mana beliau-beliau ini adalah murid langsung dari guru besar Alm. Kong Nur. ane mo mengajak saudara2 sekalian untuk lebih merekatkan tali persaudaraan kita yang yang sudah terjalin selama ini. ane mo sumbang saran gimana klo kita melakukan latihan bersama lagi, seperti waktu yang lalu. jadi kita bisa bertemu dengan sesama saudara kita, baik yang dari Alm. H. Hasbullah, Alm Kong Nur, maupun Alm. Kong Simin. karena bagaimanapun juga kalo kita bersatu pasti kita akan lebih kuat dibanding jika kita berdiri sendiri-sendiri. Mohon maaf jika ada kata yang salah.
Wassalamu alaikum Wr.Wb http://[top] [top] [top]

harry ghadod

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 3
  • Reputation: 0
    • Email
Re: BEKSI--Silat Betawi
« Reply #12 on: 02/05/2008 21:18 »
bang.... boleh tau nga dari generasi ke tiga ada h. ghozali... bisa minta tolong siapa aja yang jadi murid nya..? klo bisa saya minta alamatnya...

babusakti

  • Guest
Re: BEKSI--Silat Betawi
« Reply #13 on: 17/05/2008 17:27 »
numpang nanya nihh..saya baru liat ada poster beksi Di bintaro katanya menerima murid baru....baru dapetinfo lagi....tadi saya liat ada spanduk lagi tulisan lengkapnya seni beladiri beksi sanghiyang putih...anyone know?....
« Last Edit: 24/05/2008 04:28 by babusakti »

bradlee

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 1
  • Posts: 173
  • Reputation: 19
Re: BEKSI--Silat Betawi
« Reply #14 on: 16/07/2008 03:52 »
Sahabat-silat, ini ada video yang sangat menarik dari Beksi
Silakan dinikmati :) [top]

[youtube=425,350]http://www.youtube.com/watch?v=TuaV0pS9CGc[/youtube]
"Ti Iwung Nungtung Ka Padung, Ti Kanteh Dugi Ka Boeh, Diajar Hirup Nu Teu Mawa Ceda, Lir Ibarat Sinar Mustika, Bari Nyusul Nu Ngaliwat, Malikeun Panyangka Nu Sulaya, Ngabagi Bagja Kanu Sangsara"

 

Powered by EzPortal