+-

Video Silat

Shoutbox

23/12/2019 08:32 anaknaga: Tidak bisa masuk thread. dah lama tidak nengok perkembangan forum ini.
salam perguruan dan padepokan silat seluruh nusantara.
02/07/2019 18:01 Putra Petir: Akhirnya masuk jua... wkwkwk
13/12/2016 10:49 Taufan: Yuk ke Festival Kampung Silat Jampang 17-18 Desember 2016!!!
20/09/2016 16:45 Dolly Maylissa: kangen diskusi disini
11/02/2016 15:58 Taufan: Alhamdulillah SS sudah ON lagi ;-)
07/01/2016 10:00 luri: wa 'alaikumussalam
04/01/2016 20:21 May Lee: Assalamu 'alaikum
View Shout History

Recent Topics

PPS Betako Merpati Putih by acepilot
14/08/2020 10:06

Minta Do`a dan bimbingan para suhu dan sesepuh silat :D. SANDEKALA by zvprakozo
10/04/2019 18:34

On our book: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
13/03/2017 14:37

Siaran Radio ttg. Musik Pencak Silat di Stasiun "BR-Klassik / Musik der Welt" by Ilmu Padi
12/01/2017 16:19

Tentang buku kami: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
17/10/2016 20:27

Hoby Miara Jin by anaknaga
19/09/2016 04:50

TALKSHOW SILAT - Silat Untuk Kehidupan by luri
22/06/2016 08:11

Thi Khi I Beng by aki sija
17/08/2015 06:19

[BUKUTAMU] by devil
09/06/2015 21:51

Daftar Aliran dan Perguruan di Indonesia by devil
01/06/2015 14:01

SILAT BERDO'A SELAMAT by devil
01/06/2015 13:59

Persilatan Jurus Lima (Sabandar) by Marsudi Eko
14/05/2015 19:36

Kebugaran Merpati Putih by mpcrb
22/04/2015 16:16

PAWAI JAMBORE PENCAK 2015 by luri
20/04/2015 16:20

ALM. Kong Nur ( BEKSI Kampung Sawah) by initial_d
30/03/2015 14:02

SilatIndonesia.Com

Author Topic: cingkrik  (Read 263780 times)

Pandeka samui

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 40
  • Reputation: 6
Re: cingkrik
« Reply #300 on: 11/01/2008 18:05 »
Cingkrik I.

Assalamu'alaikum wr wb

Yth.Para Sesepuh,Pendekar,serta semua anggauta Keluarga besar Cingkrik di Indonesia.

Terlebih dahulu saya memohon maaf bila2 isi surat saya ini tidak wajar atau kurang baik,tidak sopan da tidak pada tempatnya.

Bukan saya menyerah dalam berdiskusi ini tapi saya lihat semuanya ini sudah lewat batas kemampuan saya untuk menerimanya.inilah tulisan saya terakhir dalam forum ini dan saya harapkan kepada semua anggauta Cingkrik di Europa
kita kembali ke thn 90 yang mana kita berlatih hanya untuk kita2 saja tidak perlu dunia luar mengetahui apa isi latihan kita.

Yth Saudara2ku Serguruan Cingkrik dimanapun berada.

Saya mengira Perguruan Cingkrik di Indonesia merasa bangga dengan adanya Cingkrik Europa yang ingin bergabung degan Indonesia tetapi semuanya salah.
Pada thn 2006 melalui sdr Ery Nugroho .Bang Nizam dan Bp.Tubagus Bambag Sudrajat saya menyampaikan harsat saya untuk bergabung Cingkrik Europa dengan Cingkrik Indonesia yangmana tujuana saya bila anggauta Cingkrik Europa ke Indonesia mereka mempunyai induk aliran dimana mereka dapat besilahturami,
disampig itu mengingat kesehatan saya saat itu telah beberapakali menjalani operasi Jantung saya memikirkan kelanjutan perkembangan Cingkrik Europa.
Tapi semuanya ini adalah suatu kesalahan saya yang besar,yang saya harapan dukungan ,petunjuk, dan suport dari saudara seperguruan saya tetapi ternyata saya yang sudah berusia lebih 60 thn ini malahan dicemoohkan dianggap pembohong sampai dimaki tai anjing?didalam forum yang sangat saya Cintai.

Saya pernah berniat membubarkan Cingkrik Europa tapi dengan saran dari Bp.Bambang Sudrjat,dewan pelatih dan dewan pengurus cingkrik Europa,dan mengingan kata2 bung Iwan kepada saya bukan pendekar silat kalau saya sampai membubarkan Cingkrik europa maka niat saya membubarkan Cingkrik Europa BATAL.Apa lagi ditambahkan melihat sepak terjang yang dinamakan CINGKRIK VISNHU disini mengatakan Cingkrik itu asli dari Suriname saya harus mempertahankan bahwa Cingkrik itu adalah asal dari Indonesia permainan Pukulan atau Maenpo Betawi.
Kalau masalah latihan Senjata dan Tenaga Dalam kepada murid2 saya apakah saya tidak boleh memberikan latihan itu kepada murid2 siapakah anda yang melarang melarang saya.
Masalah khataman yang kami lakukan di sini hanya bagi murid yang beragama Islam dan kami juga selalu sebelum latihan dimulai membaca  Surah Al Fatheha'Berdoa untuk Alm.Pitung,Kong Goning,Kong Sinan,Kong Rochimin,Bang Soma,dan H.Salim.
Disini mau tidak mau saya harus juga menerima murid yang tidak beragama islam demi mengembangkan pencak silat ....jangan lah kita terlalu munafik.
Perlu diketahui perguruan silat yang terbesar di Europa ini adalah Tapak Suci dimana  sebagian besar pendekarnya beragama Kristen....sedangkan Tapak Suci Berasal dari Muhamadiyah.

TULISAN INI BELUM SELESAI DALAM WAKTU SINGKAT AKAN SAYA SAMBUNG.

Untuk Bung Bram : saya ini bukan ANJING BULL TERIER!!
Untuk Bung Bangajad :APAKAH PERLU SURAT MENEGENAI LATIHAN PRIVAT DENGAN BP. BAMBANG SEBESAR 800 EURO  8 HARI LATIHAN SAYA SEBAR LUASKAN KELUAR DARI CINGKRIK?

MENGENAI APLIKASI2 ,CINGKRIK BELANDA DAN PERANCIS AKAN MEMPERAGAKANNYA DI YOU TUBE DALAM WAKTU SINGKAT ...SEMOGA DAPAT DILIHAT APAKAN APLIKASI CINGKRIK ATAU BUKAN.

Sekali lagi seperti saya sampaikan diatas saya mohon maaf tulisan saya ini tidak pada tempatnya.









  

Pandeka samui

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 40
  • Reputation: 6
Re: cingkrik
« Reply #301 on: 11/01/2008 18:29 »
cingkrik 2

SEKALI SAYA MINTA MAAF ATAS TULISAN2 TERDAHULU.

Saya mohon petunjuk kalau memang perlu saya membubarkan Cingkrik Europa dan Amerika akan saya bubarkan demi lestarinya Cingkrik yang kita cintai.
Biarlah semua cabang2 Cingkrik yang saya pimpin aliran mana mereka akan bergabung.

Wabillahi Toufiq wall Hidayah Wass wr wb

H.Masfar

dsbasuki

  • Calon Pendekar
  • *
  • Thank You
  • -Given: 11
  • -Receive: 24
  • Posts: 528
  • Reputation: 56
    • Who? Me?
  • Perguruan: Kelatnas Indonesia PERISAI DIRI
Re: cingkrik
« Reply #302 on: 11/01/2008 18:52 »
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,
Semoga keselamatan dan kesehatan serta kasih sayang Allah swt selalu melimpahi Pak H. Masfar dan murid-murid Bapak, serta semua saudara-saudaraku para pesilat seantero jagad. Amin.

Astagfirullahaladzhim...
Kami berlindung kepada Allah, Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, dari tiupan dan hembusan bisikan jahat iblis laknatullah, dari perpecahan atas persaudaraan kita.

Marilah kita bersama-sama memanjatkan puja dan puji syukur kepada Allah, pemilik nama-nama Yang Agung. Memohon kekuatan dalam menghadapi setiap godaan api yang membakar dada.

Saudara-Saudaraku dari Cingkrik yang kucintai, marilah kita sama-sama berusaha menyadari bahwa ego dan api dalam dada adalah musuh kita bersama, yang harus bisa kita kendalikan, dan bukannya kita yang dikendalikan oleh api di dada kita. Mari sama-sama kita sadari dengan kesadaran penuh, bahwa kita semua bersaudara. Apalagi Saudara-Saudaraku semua yang dari aliran Cingkrik, kalian semua satu sumber ilmu, satu guru, satu asal usul.

Saya prihatin dan sedih sekali melihat saudara-saudaraku para pendekar Cingkrik saling melempar pukulan dan serangan. Izinkan saya atas nama pribadi dan dengan kerendahan hati, menggandeng tangan semuanya, dan saling mengingatkan. Mari kita kembali menyatakan bahwa kita semua adalah PESILAT INDONESIA, dan kita BERSAUDARA!

Maafkan bila saya dianggap lancang...
Semoga Allah swt memberikan jalan terang dan hidayahNya kepada kita semua, sehingga kita bisa sadar akan keterbatasan diri kita sebagai hambaNya.

Salam takzim saya bagi para pendekar semuanya,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,
Don S. Basuki
Deputy International Affairs
Keluarga Silat Nasional Indonesia PERISAI DIRI
« Last Edit: 11/01/2008 18:55 by dsbasuki »

Ranggalana

  • Calon Pendekar
  • *
  • Thank You
  • -Given: 1
  • -Receive: 1
  • Posts: 652
  • Reputation: 81
  • sastra jendra hyu ning rad pangruwating diyu
    • Email
Re: cingkrik
« Reply #303 on: 11/01/2008 19:18 »
...Assalamu'alaikum wr wb

...TULISAN INI BELUM SELESAI DALAM WAKTU SINGKAT AKAN SAYA SAMBUNG.

Untuk Bung Bram : saya ini bukan ANJING BULL TERIER!!
........  

Wa'alaikum salam Bapak Masfar dan semua sodara Cingkrik yang saya hormati dengan tulus...

Bapak Masfar keliru membaca posting saya. Yang Bull Terrier itu saya. Sama sekali bukan Bapak! Dan sebagai anjing saya sangat setuju bila disuruh menggonggongi Cingkrik Suriname, Serak trademark, Mustika Kwitang palsu dan Cimande terbaik di dunia. Itu sifat saya, Pak Masfar. Sayalah yang anjing!

Dan juga tak ada yang memaki tai anjing, Pak Masfar! Yang saya bilang, janganlah kita ini sebagai sesama bangsa mempraktekkan 'persatuan tai kambing' yakni kumpul bila tergencet, bila bebas mencar sendiri-sendiri.

Mohon maaf sebesarnya telah memperparah kesalah pahaman ini.

Maaf Pak Masfar. Sungguh, saya tidak menulis demikian dan bilamana tertangkap seperti itu, itulah kekhilafan saya yang tidak pada tempatnya. Sekali lagi, maaf!

Mohon jangan pernah membubarkan perguruan yang sudah dibina selama ini! Juga mohon jangan menutup diri dan memutus tali silaturahmi yang sudah terjalin selama ini. Salam hormat dan jabat erat buat Bapak Masfar dan semua muridnya.

Sungguh prihatin dengan kesalahpahaman ini,

Bram
batu kali jadi candi, duka jadi puisi, jagal jadi wali

one

  • Moderator
  • Pendekar Muda
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 3
  • -Receive: 24
  • Posts: 845
  • Reputation: 66
Re: cingkrik
« Reply #304 on: 11/01/2008 20:33 »
Bapak Masfar,
Sekali lagi harap perhatikan tulisan yang ada. Tak ada satupun tulisan dari mas Bram yang memaki anda kotoran anjing dan menyebut “bull terrier”. Malah kata-katanya itu adalah penyebutan dirinya. Saya sendiri kaget dengan gaya bahasa mas Bram yang “unik” namun terbuka. Sering kali entah kesengajaan atau keteledoran dalam membaca anda yang sering memicu api perseteruan ini. Saya salut dengan mas Bram yang dengan berani menyebut sebagai anjing penjaga (yang sangat mengganggu telinga) daripada kami yang baru berani menyebut diri dengan “palang pintu” nya suatu aliran, bahasanya memang “unik” [top].

Entah sengaja atau ketidakmengertian anda mengenai aliran silat, sejauh pengetahuan saya tak ada istilah “maenpo” dalam silat Betawi, kata ini hanya dikenal di Tatar Pasundan. Sementara Betawi mengenal “maenan tangan” dan “maen pukulan” dan tidak ada “permainan pukulan” karena dengan penambahan “pe” dan “an” maka terjadi perubahan makna menjadi suatu bentuk permainan dimana peserta permainan itu saling memukul.

Tak pernah ada larangan memberikan Tenaga Dalam pada murid-murid anda,  coba anda teliti lagi. Anda mau memberikan penapasan Chikung atau Chinkungunya sekalipun tak ada larangan. Hanya yang jadi pertanyaan dulu anda bilang anda belum khatam di Cingkrik dan bagaimana proses “pengkhataman” itu pada anggota lain? Jalur sejarah yang jadi pertanyan tak terusik sama sekali, anda selalu berkilah catatan usang yang sebetulnya sudah selesai di halaman muka. Kalau surat kami yang kami ajukan untuk syarat bergabung dengan kami yang kami tulis dengan kop dan ingin anda buka disini silahkan….saya senang karena ini akan memperlihatkan segala kejujuran antara kita.

Anda merasa perguruan sudah besar karena sudah tersebar di Eropa lalu ingin menginduk ke perguruan kecil di Jakarta, yang jadi pertanyaan “mengapa…dan ada apa?” karena setiap proses merger itu selalu ada alasannya kuat, dan biasanya yang kecillah yang menginduk ke yang besar…ini mengusik hati. Lalu salahkah kami mengajukan syarat bahwa jika ingin menginduk ke kami wajib hukumnya mempelajari apa yang menjadi milik “sang induk”, kami menetapkan harga patokan sebesar itu untuk melihat kesungguhan perguruan anda yang katanya sudah menyebar ke antero Eropa dan Amerika. Lalu kalau jawabannya tidak sanggup tapi ingin belajar, sebenarnya kami akan “membebas” bayaran ya itung-itung ngasih sodakoh seperti ke fakir miskin (tapi maukah anda seperti itu..? gengsi atuhhh) Lalu murid anda dan anda buka di Forum ini…ya baguslah. Ternyata anda menginginkan latihan sama dengan anggota di Jakarta yang bayar cuma Rp. 20.000….dalam hati ini geli sekali, kok ada ya perguruan yang katanya sudah tersebar di Eropa latihannya minta noban perkepala…gimana mau ngehargai dan ngehormati silat? coba anda nego buat belajar bela diri China atau Jepang dinegaranya....dengan perdebatan panjang ini secara tak sengaja memperlihatkan bahwa sebetulnya keinginan menginduknya perguruan anda itu karena memang tak memiliki akar disini, sehingga "perlu dicarikan induk".

Ancaman anda memperlihatkan keputusasaan karena selalu bergeser dari konteks permasalahan dan pembahasan. Tak perlu lah bilang kalau Perguruan Tapak Suci Putra Muhammadiyah pendekarnya di Eropa beragama Kristen, saya tahu benar ortom (organisasi otonom) Muhammadiyah ini….karena tingkatan pendekar wajib muslim sementara siswa sampai melati 4 mungkin bisa non muslim, sementara kader ke atas rasanya tidak….saya pernah jadi aktivis Muhammadiyah lebih dari 6 tahun, satu penataran IPSI tahun 1995 di Jakarta dengan sahabat-sahabat dari perguruan ini, punya buku sejarahnya, kenal dengan pendekar, atlit dan wasit jurinya dan pernah baca AD ARTnya…

Ah akhirnya saya kembali memperdebatkan “pepesan kosong” ini….

Sekali lagi saya tidak melarang perguruan anda bergabung dengan aliran manapun. silahken..monggo...

salam hangat :)


Iwan Setiawan
Nb: pak Masfar, saya masih ingat dan simpan kalau anda belajar "Cingkrik" itu sewaktu berumur 7 tahun  ::)...saya mah seumur itu gak bakalan tau jenis dan aliran apaan yang dipelajari....salut buat anda  ;D

buat akang Moderator...sudahi aja thread ini, gak nyambungnya parah....tak ada yang dapat diambil dari perseteruan yang terus diulang dan kini lawannya melebar....mending bahas yang lain dari aliran ini. Ki Sawung, kang EricB....saatnya tutup lawang sigotaka...



one

  • Moderator
  • Pendekar Muda
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 3
  • -Receive: 24
  • Posts: 845
  • Reputation: 66
Re: cingkrik
« Reply #305 on: 11/01/2008 20:46 »
Astagfirullahaladzhim...
Kami berlindung kepada Allah, Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Penyayang, dari tiupan dan hembusan bisikan jahat iblis laknatullah, dari perpecahan atas persaudaraan kita.

...Saya prihatin dan sedih sekali melihat saudara-saudaraku para pendekar Cingkrik saling melempar pukulan dan serangan. Izinkan saya atas nama pribadi dan dengan kerendahan hati, menggandeng tangan semuanya, dan saling mengingatkan. Mari kita kembali menyatakan bahwa kita semua adalah PESILAT INDONESIA, dan kita BERSAUDARA!

Maafkan bila saya dianggap lancang...
Semoga Allah swt memberikan jalan terang dan hidayahNya kepada kita semua, sehingga kita bisa sadar akan keterbatasan diri kita sebagai hambaNya.

Salam takzim saya bagi para pendekar semuanya,
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakaatuh,
Don S. Basuki
Deputy International Affairs
Keluarga Silat Nasional Indonesia PERISAI DIRI

astaghfirullah... :-[saya cabut tulisan di atas, makasih mas DSBasuki mengingatkan.. [top]
tulisan saya terpancing dan tak memperhatikan 2 posting diatas karena bersamaan masuknya...maaf saya emosi sesaat

salam hangat

Iwan Setiawan
NB : dengan postingan ini saya memulai lembaran baru dan dengan persahabatan yang lebih menyenangkan :)

Pandeka samui

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 40
  • Reputation: 6
Re: cingkrik
« Reply #306 on: 12/01/2008 02:31 »

Cingkrik 3

Assalamu' alaikum wr wb .

Saudara2ku Keluarga Besar Pencak Silat Cingkrik dimanapun berada.

Pada saat2 saya ingin bergabung deng Perguruan Cingkrik Indonesia akhir thn 2006  saya pernah mengatakan kepada bp.Bambang Sudrajat kalau secara struktur org.saya adalah dibawa sdr Iwan sebagai kordinator Cingkrik Goning Pusat.
Karena saya hanyalah Kordinator Cingkrik Europa.Saat itu bp.Bambang tertawa beliau mengatakan Bang Masfar adalah abang seperguruan saya ,Iwan itu adalah murid saya ,saya terangkan ini dalam berorganisasi. Karena saya selalu mendambakan P.S.Cingkrik menjadi suatu organisasi yang mempunyai AD dan
 ART (anggaran dasar dan anggaran rumahtangga) mempunyai status keorganisasian.
Begitulah saya selalu menghargai dunia persilatan baik dibidang keperguruan maupun bidang organisasi.
Memang saya tidak banya mengenal kepengurusan IPSI saat ini karena saya meninggalkan tanah air sudah dari thn 1969 yang saya tahu dan sedikit mengenal adalah,bp.Edy Nalapraya,Harsoyo,pak Tatang,alm.Uyuh Suwanda,pak.Haryadi Mawardi,Hisbulah Rahman,Pak Djoni, mamak saya pak Oyong Kamayuda serta semua delagasi yang menghadiri Kejuaraan dunia 1986 di Austria.
Saat keberangkatan saya di thn 1969 Tidak ada organisasi Cingkrik yang memberikan izin saya mengembangkan Pencak silat di luar Indonesia jadi jangan tanyakan siapa yang memberikan izin untuk menggunakan nama Cingkrik.
sesudah berlalangbuana ke Richmond Virginia di Amerika saya menetap di Porto Portugal kemudian ke Athena Creece (yunani) saya terdampar di Belanda thn1977 dan menetap sampai sekarang.
Pada thn 1977 di belanda sudah banyak perguruan 2 silat dengan bermacam nama aliran dan juga banyak aliran yang memakai nama aliran di Indonesia tapi sangat bertentangan saya umpamakan saja saat itu ada tapak Suci setelah saya datangi saya lihat lambangnya bunga teratai dan telapak tangan tetapi ditengahnya ada SALIP kristen.dan saat itu pencak silat di belanda dianggap seuatu tarian bukan olahraga beladiri. oleh karena itu ketika saya diminta ikut dalam acara di TV Belanda di VARA saya perlihatkan Aplikasi bantingan serta kuncian baru terbuka mata bahwa Pencak Silat itu bukan dansa yang di iringi musik kroncong.(karena saat itu jarang sekali gendang pencak )
Mulai saat itulah saya merubah Kurikulum Cingkrik dan menambahkan dengan latihan2 senjata agar peminat pencak silat tambah banyak.
Pada thn 80 an saya turut mendirikan kumpulan perguruan2 silat NAPSI dimana lebih dari 30 perguruan bernaung sampai thn 89 dirubah menjadi NPSB sampai sekarang dan saya turut menenda tangani akte pendirian NPSB dengan nama Cingkrik Nederland.
Inilah sedikit sejarah saya mengapa sampai saat ini saya masih tetap memakai nam PS Cingkrik.
Saya yang masih tetap warga negara Indonesia dan masih memegang Pasport Indonesia pasti ingin saya mempunyai induk Aliran di Indonesia.
Tapi bila saudara2 seperguruan saya memang berkeberatan dan tidak menginginkan adanya PS Cingkrik di luar Indonesia saya bersedia membubarkannya karena semuanya adalah murid2 saya dan berhak untuk membubarkan.
Satahu saya saat ini CINGKRIK di Indonesia bukan hanya Cingkrik Goning saja atau Cingkrik Sinan tapi banyak Cingkrik lain Rawa Belong,Tumbal pitung,Palu ganda dan lain2 saya pikir apasalahnya kalau murid2 saya sesudah saya bubarkan Cingkrik Europa juga mendirikan Cingkrik Picel atau Cingkrik BullTerier?
Karena disini ada Cinkrik Visnhu yang mengkleim cingkrik itu dari Suriname saudara2 semua bisa tanyakan kepada Bung Erik Bovenlander.

Hari ini sesudah dengan melalui telefon kepada seluruh cabang2 cingkrik dalam waktu singkat kami akan mengadakan pertemuan di Paris untuk membubarkan Cingkrik Europa dan meNcari jalan kelanjutan Perguruan Cingkrik Europa.

Kalau saya Pribadi saya sudah cukup lama mengembangkan Pencak Silat di Luar Indonesia kalau umur saya panjang 4thn lagi saya inging pulang habis ke Indonesia sesudah mendapat pensiun karena saat ini saya hanya menunggu pensiun baru saya dapat pulang habis yang saya pikirkan bagaimanakah kelajutan perguruan2 Cingkrik yang saya pimpin apakah terus menggunakan nama Cingkrik ataukah saya rubah dengan nama aliran Raga Adi Guna sesuai dengan semboyan Cingkrik Europa (lihat logo2 di photo galery silat indonesia)
 
Saya akan berdoa semoga seluruh cingkrik baik ditanah air maupun di luar negri bersatu tampa kami.

Saya berharap kepada semua Anggauta Cingkrik di Europa untuk tidak lagi mengirim tulisan2 atau reaksi kepada Sahabat Silat dan semuanya kembali ke Forum Cimande Lelystad dan www.pencaksilatcingkrik.com akan saya hilangkan sama sekali.

Terakhir saya harapkan semua galangan dapat mengerti akan tulisansaya ini,saya ucapkan banyak terima kasih atas suport dukungan dan rangkulan anda berikan.

Wass wr wb

H.Masfar

PERJALANAN SI PITUNG MASIH JAUH
 

 

tjifreek

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 3
  • Reputation: 0
    • Email
Re: cingkrik
« Reply #307 on: 12/01/2008 02:48 »
Hello all,
 my name is freek van laar murid off bp. masfar for 25 years.
all we want is too cooperate with cingkrik indonesia according to the rules of the cingkrik indonesia. then why do we get a letter with amount named  to pay to get lessons from you (800 euro) (200 euro).
all we want is BHINNEKA TUNGGAL IKA..................

concerning the kerises these are already several generations in my family.
there are NO lessons given whith the keris, this is stupid. my childeren will inherit these from me.

greatings
freek van laar
CINGKRIK NEDERLAND


ingkang remen weruh kasukannan weruh

one

  • Moderator
  • Pendekar Muda
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 3
  • -Receive: 24
  • Posts: 845
  • Reputation: 66
Re: cingkrik
« Reply #308 on: 12/01/2008 08:14 »
Terima kasih sekali atas penjelasan Bapak yang kini jauh lebih sejuk. :)

Meski postingan lain agak "berbeda" namun saya menganggap kita sudah bisa meredam dan menjaga suasana menjadi lebih tenang dan rileks.

Untuk saya dan pak Masfar, usai sudah "pertikaian" yang cukup panjang ini dan dengan segala lapang dada (sebagai yang jauh lebih muda) sayalah yang pantas terlebih dahulu mengulurkan tangan dan berjabatan sehingga tak ada dendam lagi diantara kita....gimana pak Masfar? :)

Kini setelah mengetahui kedudukan, fungsi dan amanat yang teremban dipundak masing-masing, mari kita saling menghormati, menghargai dan bangun apa yang selama ini kita cintai. Cingkrik telah menjadi bagian dari kita......

salam hangat

wassalam,


Iwan Setiawan

Nb:Pak Masfar, sehat-sehat aja kan? Lama juga kita "maen" di diskusi ini. Moga ini menjadi salah satu cara kita menjalin silaturahmi. Jangan dimasukan ke hati yang lalu-lalu....salam


EricB

  • Guest
Re: cingkrik
« Reply #309 on: 12/01/2008 12:00 »
Kepada kawan² semua,

saya mau memberi sedikit penjelasan tentang hal ini,
kemaren saya cerita panjang lebar dengan Bung Henri Masfar kemudian sama Mas Freek.
Saya kenal Bung Masfar sudah dari tahun 80-an, dan saya tahu bahwa beliau selalu mengajar PS Cingkrik, dia juga berapa kali dapat artikel di berapa majalah Bela-Diri yang terkenal di Negeri dingin kami, sampai bisa ada siaran di TV.
Bung Masfar betul ada salah satu pendiri organisasi pencak silat nasional di Belanda ini, yang menjadi NPSB pada saat ini.

Kalau lihat persetujuan dan maksud Bung Masfar dengan keluarga Cingkrik di Eropa jadi begini:
Mereka ingin gabung dengan Cingkrik di Indonesia secara resmi, justru pada itu mereka minta dikirim Angaran Dasar dan Angaran Rumah Tanggah supaya bisa baca, lihat dan menrunding apa perlunya untuk bergabung secara organisasi.
Lucunya itu: mereka dapat surat dengan penyelasan kalau mau latihan di Indonesia secara pribadi tarifnya € 800,- per jam (± 11 juta) :o
Saya terus terang aja, itu kurang ajar ...... kita gembleng orang amrik menjual video dll karena menkayakan diri, kelakuan begitu adalah jauh dari sifat pesilat maupun sifat persaudaraan  :-X

Bagaimana, kalau saya datang ke Indonesia dan mampir di Padepokan, bisa ikut latihan gratis, kalau ada teman ke Indonesia dan saya minta bantuan mereka bisa datang untuk latihan di manapun saja, kalau mereka senang bisa gabung sebagai murid tanpa bajar macam².
Ini bukan masalah untuk latihan gratis, tapi saya cuman "making a point", pasti murid bayar apa kepada perguruan .... jelas, tapi bukan seperti yang saya tulis di atas ini.

Tentang gabung ke Cingkrik Indonesia: saya rasa setiap perguruan yang induk Cingkrik pada dasarnya sama, jelas ada perbedaan, tapi banyak persamaan. Juga begitu kalau kelompok Bung Masfar gabung dengan rekan² di Indonesia, apakah itu keberatan ? saya rasa ngak, kemungkinan besar gabungan itu adalah saat yang silaturahmi dan kenalkan kembali kepada induk perguruan/aliran  8)

Setiap Perguruan kena modernisasi dan perobaan dalam gerakan, jurus, pola² dan sebagainya, pasti.
Perguruan saya kena juga dan saya lihat banyak perguruan lain juga, itu tidak apa² karena kita semua memperbaiki dan ikut jaman kita hidup.

Kalau lihat ajaran dari senior usia sudah lewat usia 50 tahun pasti beda dengan seorang pelatih berusia 25, betul kan ? apalagi kalau senior lebih tua dan junior lebih muda, saya saran untuk ngtes ini dalam perguruan sendiri, pasti bingung   :P



Saya harap penjelasan ini dapat pengertian kepada semua yang perlu dalam diskusi ini, dan harapan saya juga bahwa saya tidak menginjek kaki teman, maafkan saya sebelumnya

Wassalam, Eric (si belanda depok)
« Last Edit: 12/01/2008 12:06 by EricB »

one

  • Moderator
  • Pendekar Muda
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 3
  • -Receive: 24
  • Posts: 845
  • Reputation: 66
Re: cingkrik
« Reply #310 on: 12/01/2008 13:27 »
Kang EricB,
 
Dalam surat yang dikirim kepada pak Masfar (seharusnya..) tak pernah ada kata dan penjelasan kalau mau latihan di Indonesia secara pribadi tarifnya 800 euro/jam. Disana mas Yudhy Puragabaya dan Eryanto (yang juga orang pajak dan hukum tidaklah kurang ajar dan sebodoh itu), juga bukanlah menulis tanpa pertimbangan. Yang benar adalah 8 sesi dan tiap sesi latihan 1,5 jam....namun biasanya kalau sudah latihan dengan pak Bambang tidak mungkin membatasi beliau hanya 1,5 jam....biasanya kami kalau berlatih yang berdasarkan jadwal 1,5 jam latihan inti (pemanasan dan senam tidak dihitung) kami latihan sampai 3-4 jam, apalagi privat.... Jadi ini sangat menyesatkan, kami minta kang EricB juga seharusnya mengkonfirmasi kebenaran berita itu. Setiap yang kami kirim, masih tersimpan rapi.

Kalau kang EricB mau latihan Cingkrik? Ha ha ha  ;Dkarena paling kita minta sediain air minum dari akang...soalnya yang lain bakalan bawain makanan atau kopinya, ongkos nyang ngelatih (babe..) pake duit patungan dong [top]. Nah, gimana? setuju syaratnya? ;D

Tak ada satu tulisan saya yang melarang bergabung atau tidaknya perguruan pak Masfar, tak ada larangan saya mengenai inisiatif dan pembatasan kreatifitas tentang aliran ini. Silahken ..monggo...

Karena janji gak akan sewot, maka saya cuma ;D ;D ;D membaca tulisan kang EricB tentang ini.... [lucu]

salam hangat,


one
Nb: meski kang gak nginjek kaki kita tapi "langkah" kang EricB "lewat" kepala  [lucu]..udahlah

Emang kang EricB udah pindah ke Depok? ;D





 

X MaLL

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 27
  • Reputation: 4
    • Email
Re: cingkrik
« Reply #311 on: 12/01/2008 15:34 »
salam pentjak

salam hormat semua....
mohon ma'af kalau saya baru masuk lagi.....
just say hai every body........

salam pentjak

Witarsa

ery

  • Moderator
  • Anggota Tetap
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 5
  • Posts: 126
  • Reputation: 31
Chronology of the Cingkrik Never-ending Debate
« Reply #312 on: 12/01/2008 18:07 »
Assalamu’alaikum WR WB

Being silent is not always a golden thing to do. Since now the cards are all opened (publicly), I would like to share my own two cents. I understand that this issue is being discussed also by students of cingkrik in Europe; therefore I try (very hard) to write this in English.

I will try to elaborate the issues objectively, however, since I am in Indonesia and I have a very limited info and access on the condition and opinions of the Cingkrik Europe’s side, I acknowledge the possibility of some bias or inaccuracy for some matters. I also don’t remember the exact date and time of most of the communication occurred.

The Good Beginning
In year 2006, Mr. Herry Masfar contacted me and Mr.Nizam (both of us are students of Cingkrik Goning from Mr.Tb.Bambang Sudrajat) to elaborate the possibility for Cingkrik Europe to affiliate with Cingkrik Goning in Indonesia. We absolutely respond to this initiative as very good news. We even mentioned Mr.Herry Masfar’s name in the interview with KORAN TEMPO as one of the teacher of Cingkrik in the Netherlands.

http://sahabatsilat.org/2007/06/08/cingkrik-goning-studied-by-dutch-marines/

Mr. Herry Masfar asked us to form a legal entity, a foundation, and promised us to give support on the funding. We agree to establish an association of Silat Cingkrik, where Cingkrik School in Indonesia will be the center of the affiliated schools spread across Europe. Mr. Herry Masfar also told us that he will send his students to study Cingkrik Goning here in Jakarta, especially to synchronized the curriculum since Mr.Herry Masfar humbly admitted that his study of Cingkrik is not yet complete (10 Jurus only from total 12 Jurus).

We realize that it is not easy to promote silat in the Europe. Offers come from Mr. Herry Masfar was like a dream come true. We also were very enthusiastic to share and meet with Mr.Masfar or his students.

Waiting for Godot
Time went by, start from “next-month”, “next-june”, “three-month later”, “next year” etc. No visit, no transfer of money for the foundation, no nothing.

We try to be patient. We also realized that Mr.Masfar is not in a good condition. We were informed that Mr.Masfar has a heart problem and need some serious medical treatment. We also receive information that further arrangement (visit, transfer etc) will be handled by his student Mr. Freek Van Laar. Up until today we never heard anything from Mr. Freek Van Laar.

This phase is where the joke of “Cingkrik Palugada begins (Palugada: Apa Lu Mau Gue Ada – Whatever you need I can provide it). Tired of waiting, we start to laugh at ourselves and make some jokes about it. Until one day, our teacher, Mr.Tb. Bambang Sudrajat told us to stop the (bad) joke since he got a phone call from Mr. Herry Masfar confirming about the Cingkrik Palugada existence.

Official Letter Vs Disinformation
Being tired of the charity-like approach, students of Cingkrik Goning in Indonesia try to start handling this communication professionally. We appointed Mr. Yudhy Haryantho to be an officer of our international affairs.

On June 14th 2007 we begin with sending Mr.Herry Masfar an official letter in English. In the letter we describe the steps needed for a school to be affiliated with Cingkrik Goning in Indonesia. We also mentioned about the cost of the training, it was 20euro/student for a group class, and 100euro for the intensive private class (we designed the private class program for 8 days, so total cost will be 800euro for 8 days).

The official letter was never got any reply from the Cingkrik Europe. Instead of communicate and discuss this issue in a civilized and professional manner, we only hear some complaints and objections from various random sources. We hear that Mr.Herry Masfar and his students feel that the cost is ridiculous and didn’t make sense. Once, Mr. Masfar even compare that he somehow knew that the training fee with Mr.Tb.Bambang Sudrajat is only Rp.20.000/session in Jakarta. We also heard various twisted version of our “ridiculous cost” (800euro/day, 800euro/hour etc).

This improper response, of course was taken as an insult by most of us in Indonesia. First, if there is any objection about the cost, why don’t the Cingkrik Europe communicate it with us through a formal or official reply later? Don’t we deserve to got an official response for our official letter? Second, if silat teacher like Mr.Willem De Thouars or other teacher in the world could charge around USD 50-100/person in a seminar (usually attended by 10-20 people), why can’t Mr.Tb.Bambang Sudrajat the teacher of silat Cingkrik Goning charge 20euro/person for a group class? (please note that I have no problem with Mr. De Thouars, at least not yet :) , it’s just a name come out of my head now)

The entire budget proposed is intended solely for the development of our organization towards professionally managed silat cingkrik organization. One of the first activities is that we would establish a legal entity, the Foundation, to become our formal form of organization (as once we and Mr.Masfar dream about it together). Moreover, the cost and fee proposed in the letter is negotiable. It definitely could be negotiated in a professional manner.

None of the personnel who work for this organization will benefit financially from this affiliation program. All of the members who help for this organization (assistant instructors, students etc) are working on voluntary-basis. All of us are working towards professional and internationally recognized Silat Cingkrik Organization. As we understand from our members who have been in contact with Cingkrik Europe, we share the same interest.

Back to Research
Kang Iwan Setiawan, my fellow brother of silat, as the Coordinator for Cingkrik Goning in Indonesia found that the conflict with Cingkrik Europe is contra productive. With some of his friends, he voluntarily conducted a very comprehensive research about Silat Cingkrik (the history, lineage, jurus etc). They visited the Cingkrik elders from various school, rawabelong, tumbal pitung, Goning lineage etc. He consistently reported his findings in this forum, www.sahabatsilat.com . However, when it comes to researching the cingkrik practiced in Europe, again and again the old conflict rising up (the Palugada joke, 800euro/hour etc).


Hope for the Future
The reason that I have been reluctant to discuss this problem in public forum is because the issue is could easily generalize by the public as “Dispute on Money”. The public wouldn’t care about the cultural issue, miscommunication, condition or situation around each party (Indonesia and Europe) etc.

I truly hope that the misunderstanding could be settled in a good way. I also would like to apologize to my teacher Mr.Tb.Bambang Sudrajat, Kang Iwan, my fellow brothers of Cingkrik, and to Mr.Herry Masfar, if there is anything in my writing that is considered offensive to anybody.

For the better future of Silat Cingkrik

ery nugroho
lifetime student
« Last Edit: 12/01/2008 18:36 by ery nugroho »
Lifetime Student of Martial Art

one

  • Moderator
  • Pendekar Muda
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 3
  • -Receive: 24
  • Posts: 845
  • Reputation: 66
Re: cingkrik
« Reply #313 on: 12/01/2008 19:04 »
To mas Eryanto Nugroho,

Hatur nuhun atas keterangannya, tumben mau nimbrung "pendiam" ini ^:)^.

Moga cepet sembuh dan bisa latihan bareng lagi [top]

Wassalamu 'alaikum Wr Wb


Iwan Setiawan
BBM

Ranggalana

  • Calon Pendekar
  • *
  • Thank You
  • -Given: 1
  • -Receive: 1
  • Posts: 652
  • Reputation: 81
  • sastra jendra hyu ning rad pangruwating diyu
    • Email
Re: cingkrik
« Reply #314 on: 12/01/2008 20:19 »
Hello all,
 my name is freek van laar murid off bp. masfar for 25 years....
concerning the kerises these are already several generations in my family.
there are NO lessons given whith the keris, this is stupid. my childeren will inherit these from me.

greatings
freek van laar
CINGKRIK NEDERLAND


ingkang remen weruh kasukannan weruh

Hello Freek,

Good to hear that you don't teach Jawa keris fighting!

I hope that you guys in Europe can make deep friendship and brotherhood with Indonesian Cingkrik groups. May there be no more confussion, misunderstanding, or conflict or hurt feelings within Cingkrik! Amen.

Salam hangat
Bram

I don't get what you want to say with the krama Jawanese at the end of your post. Would you care to explain?
batu kali jadi candi, duka jadi puisi, jagal jadi wali

 

Powered by EzPortal