+-

Video Silat

Shoutbox

13/12/2016 10:49 Taufan: Yuk ke Festival Kampung Silat Jampang 17-18 Desember 2016!!!
20/09/2016 16:45 Dolly Maylissa: kangen diskusi disini
11/02/2016 15:58 Taufan: Alhamdulillah SS sudah ON lagi ;-)
07/01/2016 10:00 luri: wa 'alaikumussalam
04/01/2016 20:21 May Lee: Assalamu 'alaikum
30/03/2015 14:06 initial_d: Sepi amat ya bang, pada kemane nih penghuninya....
20/10/2014 15:28 kunderemp: Ya.. om Taufan.. Tanggal 11 lalu saya masih di tengah hutan di Bakan.
View Shout History

Recent Topics

PPS Betako Merpati Putih by acepilot
18/10/2018 17:03

On our book: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
13/03/2017 14:37

Siaran Radio ttg. Musik Pencak Silat di Stasiun "BR-Klassik / Musik der Welt" by Ilmu Padi
12/01/2017 16:19

Tentang buku kami: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
17/10/2016 20:27

Hoby Miara Jin by anaknaga
19/09/2016 04:50

TALKSHOW SILAT - Silat Untuk Kehidupan by luri
22/06/2016 08:11

Thi Khi I Beng by aki sija
17/08/2015 06:19

[BUKUTAMU] by devil
09/06/2015 21:51

Daftar Aliran dan Perguruan di Indonesia by devil
01/06/2015 14:01

SILAT BERDO'A SELAMAT by devil
01/06/2015 13:59

Persilatan Jurus Lima (Sabandar) by Marsudi Eko
14/05/2015 19:36

Kebugaran Merpati Putih by mpcrb
22/04/2015 16:16

PAWAI JAMBORE PENCAK 2015 by luri
20/04/2015 16:20

ALM. Kong Nur ( BEKSI Kampung Sawah) by initial_d
30/03/2015 14:02

maenpo Cikalong by aki sija
25/02/2015 22:01

SilatIndonesia.Com

Author Topic: maenpo Cikalong  (Read 251432 times)

Maheso_Jenar

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 41
  • Reputation: 8
    • Email
Re: maenpo Cikalong
« Reply #15 on: 23/05/2007 12:16 »
Kalau diperhatikan jurus2 dari cikalong antara lain jurus susun, kelihatannya ada pengaruh cinanya ....karena disalah satu jurus si tembak juga ada jurus sperti itu ..cuma bedanya di kepalkan tangannya ..... trus perhatikan jurus serong dan potong serong .... saya pernah menyaksikan jurus semacam itu dalam salah satu pagelaran silat betawi ..kalau tidak salah aliran gerak cepat (salah satu aliran tua betawi)... memang untuk mencoba menganalisis jurus2 cikalong untuk menemukan kaitan dengan asal muasalnya sudah agak sulit .....tetapi kalau menurt saya yang lebih penting sebenarnya asas2/kaidah2 dari jurus2 cikalong .... coba mungkin kang nagapasa bisa membantu mengumpulkan serpihan2 asas2/kaedah2 tersbut lalu didokumentasikan... agar tidak punah ..... ~X( ~X( ^:)^

maenpo

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 64
  • Reputation: 13
Re: maenpo Cikalong
« Reply #16 on: 23/05/2007 20:44 »
Salam

Sebelumnya saya ingin menyampaikan salam perkenalan dengan para sahabat-sahabat forum sekalian. Sungguh bahagia bisa melihat usaha sahabat sekalian mengembangan pencak silat disini. Saya merupakan orang yang baru belajar Pencak Silat dan ingin turut sedikit menyumbangkan pemikiran saya disini. Mohon sahabat sekalian bisa menerima saya disini.

Kalau diperhatikan jurus2 dari cikalong antara lain jurus susun, kelihatannya ada pengaruh cinanya ....karena disalah satu jurus si tembak juga ada jurus sperti itu ..cuma bedanya di kepalkan tangannya ..... trus perhatikan jurus serong dan potong serong .... saya pernah menyaksikan jurus semacam itu dalam salah satu pagelaran silat betawi ..kalau tidak salah aliran gerak cepat (salah satu aliran tua betawi)... memang untuk mencoba menganalisis jurus2 cikalong untuk menemukan kaitan dengan asal muasalnya sudah agak sulit .....tetapi kalau menurt saya yang lebih penting sebenarnya asas2/kaidah2 dari jurus2 cikalong .... coba mungkin kang nagapasa bisa membantu mengumpulkan serpihan2 asas2/kaedah2 tersbut lalu didokumentasikan... agar tidak punah ..... ~X( ~X( ^:)^


Sebelumnya saya mohon maaf kepada Maheso_Jenar. Saya pikir agak terlalu cepat bila dikatakan jurus2 ckalong terutama jurus susun dipengaruhi dari beladiri cina. Bila dilihat dari maknanya sebetulnya jurus susun merupakan rangkaian dari jurus suliwa, yang maknanya adalah jurus ini adalah serangan beruntun. Bila dikaji lebih dalam lagi sebetulnya gerakan dalam susun ini hanya mewakili serangan beruntun, nantinya gerakan ini bisa dilakukan dengan menggunakan jurus lain yang dieksekusi secara beruntun.

Tambahan lagi, sebetulnya dalam maenpo cikalong terdapat bermacam variasi antara paguron satu dan lainnya. Contohnya yah dari jurus, jurus suliwa, dan jurus susun ini. Ada yang lintasannya sama, memukul kedepan, namun kepalan tangannya dibuka. Ada yang tangannya dikepal. Ada juga yang lintasannya berbeda, yaitu dari bawah ke atas.

Jadi seperti yang telah saya sebutkan diatas, gerakan-gerakan jurus dalam maenpo cikalong (dan sebetulnya dalam beladiri lain juga) hanya sebuah simbol perwakilan dari suatu gerakan yang intinya hanya mengajarkan kaidah dari maenpo itu sendiri. Tidak ada hukum "harus" disini, bahwa suatu gerakan itu harus mutlak seperti itu.

Mungkin cukup sekian dari saya.

adeswara

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 8
  • Reputation: 0
    • Email
Re: maenpo Cikalong
« Reply #17 on: 24/05/2007 14:59 »
kalo baca postingan-postingan diatas jadi tambah pingin ikut latihan.. sayang blm ada jam latihan sabtu sore..

Nagapasa

  • Naga Pasa - Naga Pamanah Rasa
  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 1
  • -Receive: 8
  • Posts: 927
  • Reputation: 48
  • Paku Jagat Ingsun
    • Nagapasa Blogs
  • Perguruan: Suliwa 5 adegan Serong
Re: maenpo Cikalong
« Reply #18 on: 24/05/2007 17:42 »
sok atuh bung maen po di lanjut ngaguarna...

perbedaan gerakan ini ada dialiran cikalong mana saja.

saya sempat lihat cikalong dari gan Uwe ketika mempraktekan jurusnya (contoh jurus, dan jurus suliwa) posisi tangan tidak mengepal. sedangkan dari cikalong yang kemarin ada demonya di daerah makam cikundul lengannya mengepal.

boleh dong di jelaskan bagaimana menurut sdr maenpo


Salam

Sebelumnya saya ingin menyampaikan salam perkenalan dengan para sahabat-sahabat forum sekalian. Sungguh bahagia bisa melihat usaha sahabat sekalian mengembangan pencak silat disini. Saya merupakan orang yang baru belajar Pencak Silat dan ingin turut sedikit menyumbangkan pemikiran saya disini. Mohon sahabat sekalian bisa menerima saya disini.

Kalau diperhatikan jurus2 dari cikalong antara lain jurus susun, kelihatannya ada pengaruh cinanya ....karena disalah satu jurus si tembak juga ada jurus sperti itu ..cuma bedanya di kepalkan tangannya ..... trus perhatikan jurus serong dan potong serong .... saya pernah menyaksikan jurus semacam itu dalam salah satu pagelaran silat betawi ..kalau tidak salah aliran gerak cepat (salah satu aliran tua betawi)... memang untuk mencoba menganalisis jurus2 cikalong untuk menemukan kaitan dengan asal muasalnya sudah agak sulit .....tetapi kalau menurt saya yang lebih penting sebenarnya asas2/kaidah2 dari jurus2 cikalong .... coba mungkin kang nagapasa bisa membantu mengumpulkan serpihan2 asas2/kaedah2 tersbut lalu didokumentasikan... agar tidak punah ..... ~X( ~X( ^:)^


Sebelumnya saya mohon maaf kepada Maheso_Jenar. Saya pikir agak terlalu cepat bila dikatakan jurus2 ckalong terutama jurus susun dipengaruhi dari beladiri cina. Bila dilihat dari maknanya sebetulnya jurus susun merupakan rangkaian dari jurus suliwa, yang maknanya adalah jurus ini adalah serangan beruntun. Bila dikaji lebih dalam lagi sebetulnya gerakan dalam susun ini hanya mewakili serangan beruntun, nantinya gerakan ini bisa dilakukan dengan menggunakan jurus lain yang dieksekusi secara beruntun.

Tambahan lagi, sebetulnya dalam maenpo cikalong terdapat bermacam variasi antara paguron satu dan lainnya. Contohnya yah dari jurus, jurus suliwa, dan jurus susun ini. Ada yang lintasannya sama, memukul kedepan, namun kepalan tangannya dibuka. Ada yang tangannya dikepal. Ada juga yang lintasannya berbeda, yaitu dari bawah ke atas.

Jadi seperti yang telah saya sebutkan diatas, gerakan-gerakan jurus dalam maenpo cikalong (dan sebetulnya dalam beladiri lain juga) hanya sebuah simbol perwakilan dari suatu gerakan yang intinya hanya mengajarkan kaidah dari maenpo itu sendiri. Tidak ada hukum "harus" disini, bahwa suatu gerakan itu harus mutlak seperti itu.

Mungkin cukup sekian dari saya.
Susulan Liliwatan | Sulaya tina panyangka
visit my Blogs - www.nagapasa.multiply.com

parewa

  • Administrator
  • Calon Pendekar
  • *****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 6
  • Posts: 601
  • Reputation: 50
Re: maenpo Cikalong
« Reply #19 on: 24/05/2007 18:08 »
sok atuh bung maen po di lanjut ngaguarna...

perbedaan gerakan ini ada dialiran cikalong mana saja.

saya sempat lihat cikalong dari gan Uwe ketika mempraktekan jurusnya (contoh jurus, dan jurus suliwa) posisi tangan tidak mengepal. sedangkan dari cikalong yang kemarin ada demonya di daerah makam cikundul lengannya mengepal.

boleh dong di jelaskan bagaimana menurut sdr maenpo



gak hanya itu kang, ane perhatiin muridnya Pak Ita (yg pasar baru jg meski dari Gan Didi) dan yg main di cikalong kulon itu, selain tangan mengepal, pas habis pukulan di depan, tinjunya agak ditahan sepersekian detik, sedangkan pasar baru Gan Uweh, lebih kayak ular kobra mematuk gicu.... gimane tuh menurut kang Maenpo....? :-\ ~X(

maenpo

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 64
  • Reputation: 13
Re: maenpo Cikalong
« Reply #20 on: 25/05/2007 14:33 »
sok atuh bung maen po di lanjut ngaguarna...

perbedaan gerakan ini ada dialiran cikalong mana saja.

saya sempat lihat cikalong dari gan Uwe ketika mempraktekan jurusnya (contoh jurus, dan jurus suliwa) posisi tangan tidak mengepal. sedangkan dari cikalong yang kemarin ada demonya di daerah makam cikundul lengannya mengepal.

boleh dong di jelaskan bagaimana menurut sdr maenpo



Salam

Seperti yang saya jelaskan sebelumnya, gerakan-gerakan di dalam jurus maenpo sebetulnya hanya merupakan perwakilan dari kaidah-kaidah maenpo yang harus dikuasai. Bahwa di dalam jurus sebetulnya yang penting bukan apakah bentuk tangannya di kepal atau di buka, melainkan lintasan dan makna yang terkandung dibalik itu. Misalnya dalam jurus pertama, memukul itu lintasannya lurus kedepan. Di dalam praktik sebenarnya nanti dilapangan bergantung kepada variabel situasi yang dihadapi, bisa mengepal, menusuk dengan jari, atau menotok dengan buku jari.

Kemudian bila terdapat perbedaan dalam pengajaran jurus, misalkan yang satu mengepal dan yang lain terbuka, menurut saya ini terjadi karena perbedaan faktor penekanan. Bila yang tangannya di buka, mungkin lebih menekankan kepada tusukan jari karena jangkauannya bisa menggapai sasaran lebih panjang. Sedang yang tangannya mengepal, lebih menekankan kepada pukulan itu sendiri karena, mungkin, untuk menusuk dengan jari dibutuhkan kekuatan jari yang besar dan sasarannya juga tidak begitu banyak (tusukan dengan jari biasanya hanya menyasar kepada daerah-daerah yang lunak).

Perbedaan dalam penekanan ini sebetulnya mungkin juga karena kesukaan masing-masing guru yang mengajar atau pembawaan khas murid yang di ajar. Sudah menjadi pengetahuan kita bersama bahwa sistem pengajaran dalam maenpo tidaklah baku, tergantung dari kepribadian serta ciri-ciri yang di bawa oleh murid.

Jadi kesimpulannya tidak ada yang salah baik dalam jurus yang dipraktekkan dengan tangan mengepal atau dengan tangan yang terbuka, paling tidak, selama kaidah-kaidah maenpo tetap dijaga. Semoga ini juga bisa sekalian menjawab pertanyaan dari bung Parewa.

Wassalam
« Last Edit: 25/05/2007 15:02 by maenpo »

Abu Zakka

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 13
  • Posts: 366
  • Reputation: 67
  • Sabandar Kari Madi
  • Perguruan: Maenpo Kari
Re: maenpo Cikalong
« Reply #21 on: 25/05/2007 16:08 »
Setuju... Kang Maenpo. saya setuju dengan pendapat Anda. memang benar semua akan sangat bergantung pada banyak faktor seperti yang Kang Maenpo sebutkan di atas, saya setuju sekali dan saya juga berprinsip seperti itu dalam saya belajar silat. Tapi...(ada tapinya nih) menurut ajaran dari para guru saya, ada hal-hal yang harus tetap dijaga keasliannya. Dalam silat ada yang disebut Jurus atau gerakan Baku (Sakral) artinya, bentuk dari gerakkannya harus seperti itu tidak boleh dirubah, disamping untuk menjaga keaslian dari jurus juga sebagai bukti rasa hormat kita terhadap pencipta dari aliran silat yang kita pelajari. Adapun aplikasi di lapangan terserah kita, mau ngepal, mau tangan dibuka... silahkan aja.
maaf, agak ngaco...ujug-ujug ngasih komentar
Cadu Nyekel Cadu Kacekel...

maenpo

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 64
  • Reputation: 13
Re: maenpo Cikalong
« Reply #22 on: 25/05/2007 16:47 »
Salam kenal untuk kang Zakka

Betul saya sangat setuju sekali dengan kang Zakka. Kita memang harus menjaga keaslian aliran silat yang kita pelajari sebagai rasa hormat kita kepada penciptanya. Namun manusia hanyalah manusia yang sudah pasti memiliki kekurangan disana-sini. Justru (ini hanya pendapat saya) karena Rd. H. Ibrahim sadar akan hal ini maka beliau mencoba menyediakan jalan keluarnya dari awal. Masing-masing murid beliau tidak pernah diajarkan hal yang sama persis.

Mari kita bayangkan seandainya Rd. H. Ibrahim kekeuh mengajarkan jurus-jurusnya secara kaku (bahwa A harus A dan tidak boleh B), sedangkan murid-murid yang hendak belajar kepada beliau datang dengan latar belakang dan pembawaan sifat serta ciri fisik yang berbeda, niscaya maenpo cikalong tidak akan pernah sampai kepada kita. Mungkin dari 100 orang murid beliau hanya beberapa orang yang benar-benar bisa melakukan jurus dengan baik. Kemudian beberapa orang tersebut, mengajarkannya lagi kepada sejumlah orang. Dari sejumlah orang itu, semakin sedikit lagi yang betul-betul sama persis jurusnya dengan sang guru. Lama kelamaan semakin sedikit, lalu kemudian musnah sama sekali.

Sekali lagi, ini hanya sekedar pendapat saya. Saya tidak menganggap bahwa menjaga keaslian itu tidak penting. Hanya saja mungkin keaslian itu tidak harus selalu diterjemahkan dalam bentuk melakukan jurus yang sama dengan yang dilakukan oleh para guru-guru kita. Selama kita memegang kaidah-kaidah maenpo yang benar, Insyaallah aliran ini akan terus lestari sepanjang masa.

Wassalam

samber gledek

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 4
  • Posts: 462
  • Reputation: 35
    • Email
Re: maenpo Cikalong
« Reply #23 on: 25/05/2007 17:38 »

wah seru banget....

Saya setuju dengan pendapat dari teman2. Memang keaslian dari jurus itu mesti kita jaga dan itu memang menggambarkan hormat kita pada yang menciptakan jurus tersebut, walaupun nanti dalam perjalanannya ternyata tidak bisa seratus persen di pertahankan sama persis dengan aslinya.

Saya pernah mengamati wingcun dari Yipman. Semua murid angkatan pertama dari Yipman pada saat melakukan jurus dasar ( saat ini) tidak ada yang sama persis dengan yang diperagakan Yipman, entah posisi tangan agak berubah bentuk kepalan juga agak berubah . Dan ini akhirnya bisa saya pahami bahwa mungkin dalam perjalanan para pendekar mereka menemukan hal2 tertentu yang menurut mereka ini bisa disempurnakan menurut karakter dari masing2 pendekar.
Tetapi hal2 utama yang menyangkut kaidah dari jurus2 itu masih tetap sama.

Tapi kalau seperti silek Kumango gimana? Silek Kumango yang diciptakan Marlin Marajo itu berbeda dengan silek Kumango syech Kumango ( kalau salah tolong di betulkan Ki....) 

Nagapasa

  • Naga Pasa - Naga Pamanah Rasa
  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 1
  • -Receive: 8
  • Posts: 927
  • Reputation: 48
  • Paku Jagat Ingsun
    • Nagapasa Blogs
  • Perguruan: Suliwa 5 adegan Serong
Re: maenpo Cikalong
« Reply #24 on: 25/05/2007 18:06 »
Salam kenal untuk kang Zakka

Betul saya sangat setuju sekali dengan kang Zakka. Kita memang harus menjaga keaslian aliran silat yang kita pelajari sebagai rasa hormat kita kepada penciptanya. Namun manusia hanyalah manusia yang sudah pasti memiliki kekurangan disana-sini. Justru (ini hanya pendapat saya) karena Rd. H. Ibrahim sadar akan hal ini maka beliau mencoba menyediakan jalan keluarnya dari awal. Masing-masing murid beliau tidak pernah diajarkan hal yang sama persis.

Mari kita bayangkan seandainya Rd. H. Ibrahim kekeuh mengajarkan jurus-jurusnya secara kaku (bahwa A harus A dan tidak boleh B), sedangkan murid-murid yang hendak belajar kepada beliau datang dengan latar belakang dan pembawaan sifat serta ciri fisik yang berbeda, niscaya maenpo cikalong tidak akan pernah sampai kepada kita. Mungkin dari 100 orang murid beliau hanya beberapa orang yang benar-benar bisa melakukan jurus dengan baik. Kemudian beberapa orang tersebut, mengajarkannya lagi kepada sejumlah orang. Dari sejumlah orang itu, semakin sedikit lagi yang betul-betul sama persis jurusnya dengan sang guru. Lama kelamaan semakin sedikit, lalu kemudian musnah sama sekali.

Sekali lagi, ini hanya sekedar pendapat saya. Saya tidak menganggap bahwa menjaga keaslian itu tidak penting. Hanya saja mungkin keaslian itu tidak harus selalu diterjemahkan dalam bentuk melakukan jurus yang sama dengan yang dilakukan oleh para guru-guru kita. Selama kita memegang kaidah-kaidah maenpo yang benar, Insyaallah aliran ini akan terus lestari sepanjang masa.

Wassalam

yang saya tahu murid cikalong generasi pertama dari sekitar 10 orang hanya 4 orang yang mengajarkan kembali pada anak muridnya yang cukup banyak. dan masing masing punya karakter sendiri diantaranya adalah Gan Brata, gan Busrin, gan Enoh dan Gan Obing.

ciri aliran cikalong adalah guru akan mengajarkan muridnya sesuai dengan karakter muridnya, jadi bukan karakter gurunya saja. sebagai contoh Gan obing mengajarkan silat pada Gan Didi berbeda dengan kepada Gan Utuk. Gan utuk sendiri berlajar cikalong kemudian beliau mengembangkan teknik sanalika.

demikian juga gan Busrin mengajakan pada gan Abad sehingga gan abad bisa mengembangkan jurus 30.

sepertinya memang aliran cikalong seperti pada awalnya selalu open minded, yang siap beradaptasi dan mengikuti perubahan seperti halnya H.Ibrahim yang menimba ilmu pada kurang lebih 17 Guru dari berbagai aliran untuk kemudian mencipta aliran cikalong.



Susulan Liliwatan | Sulaya tina panyangka
visit my Blogs - www.nagapasa.multiply.com

maenpo

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 64
  • Reputation: 13
Re: maenpo Cikalong
« Reply #25 on: 25/05/2007 18:38 »

yang saya tahu murid cikalong generasi pertama dari sekitar 10 orang hanya 4 orang yang mengajarkan kembali pada anak muridnya yang cukup banyak. dan masing masing punya karakter sendiri diantaranya adalah Gan Brata, gan Busrin, gan Enoh dan Gan Obing.

ciri aliran cikalong adalah guru akan mengajarkan muridnya sesuai dengan karakter muridnya, jadi bukan karakter gurunya saja. sebagai contoh Gan obing mengajarkan silat pada Gan Didi berbeda dengan kepada Gan Utuk. Gan utuk sendiri berlajar cikalong kemudian beliau mengembangkan teknik sanalika.

demikian juga gan Busrin mengajakan pada gan Abad sehingga gan abad bisa mengembangkan jurus 30.

sepertinya memang aliran cikalong seperti pada awalnya selalu open minded, yang siap beradaptasi dan mengikuti perubahan seperti halnya H.Ibrahim yang menimba ilmu pada kurang lebih 17 Guru dari berbagai aliran untuk kemudian mencipta aliran cikalong.


Salam

Betul sekali dengan apa yang bung Nagapasa katakan. Seni beladiri sebaiknya siap beradaptasi dan selalu mengikuti perubahan. Maksud saya diatas juga hanya sekedar pengandaian, jadi bukan berarti murid Rd. H. Ibrahim betul-betul 100 orang.

(maaf bagian ini sudah saya edit lagi. silahkan lihat di bawah)
« Last Edit: 26/05/2007 09:26 by maenpo »

maenpo

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 64
  • Reputation: 13
Re: maenpo Cikalong
« Reply #26 on: 25/05/2007 19:05 »
Sekedar menambahkan dan sekaligus menyambung dengan pernyataan kang Zakka di thread ulin kari. Kang Zakka mengatakan  terdapat kemiripan antara ulin Kari yang ada di cikaret, cianjur, dengan maenpo peupeuhan. Alasannya mungkin bisa dilihat dari silsilah yang saya sajikan di atas, yaitu garis keilmuan Maenpo Peupeuhan ini bila ditelusuri masih berasal dari satu sumber yang sama dengan ulin Kari. Dan sebetulnya saya masih belum menyelesaikan garis dari wa Acep Tarmedi. Tapi dari beliaulah kemudian nanti munculnya Maenpo Peupeuhan.

maenpo

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 64
  • Reputation: 13
Re: maenpo Cikalong
« Reply #27 on: 26/05/2007 09:20 »
Salam

Teman-teman saya mohon maaf kemarin ada yang terlewat oleh saya. Berikut ini saya berikan silsilah yang sudah saya perbaiki. Alasan saya membuat garis pewarisan ilmu tidak dalam satu rantai adalah karena, seperti yang teman-teman telah ketahui, ilmu yang diberikan dari guru kepada murid-muridnya masing-masing memiliki perbedaan. Semoga teman-teman sahabatsilat bisa membacanya dengan mudah. Dan seperti yang saya sampaikan kemarin, bahwa silsilah yang saya tampilkan di sini masih memiliki kemungkinan salah. Jadi teman-teman mohon maklum dan bersedia terbuka berbagi pendapat. Insyaallah saya akan menyediakan waktu untuk berdiskusi.

Terimakasih


-  Akur jeung dulur, Panceg dina galur, Ngajaga lembur  -
« Last Edit: 27/05/2007 06:42 by maenpo »

Nagapasa

  • Naga Pasa - Naga Pamanah Rasa
  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 1
  • -Receive: 8
  • Posts: 927
  • Reputation: 48
  • Paku Jagat Ingsun
    • Nagapasa Blogs
  • Perguruan: Suliwa 5 adegan Serong
Re: maenpo Cikalong
« Reply #28 on: 28/05/2007 10:39 »

Wah terimakasih kang maenpo,

Sepertinya memanng seperti namanya, pengetahuan tentang silsilah maenponya juga sangat dalam :)

sepertinya ini silsilah maenpo dari Kang Gending Respuzi ya?

Apakah kang maenpo ini kang gending atau anak muridnya. wah senang sekali akhirnya sahabat silat jadi ramai dengan tokoh maenpo nih.

ayo di tambah lagi dong informasinya....

ssttt katanya kang gending juga belajar ulin makao ya  ;D

Salam

Teman-teman saya mohon maaf kemarin ada yang terlewat oleh saya. Berikut ini saya berikan silsilah yang sudah saya perbaiki. Alasan saya membuat garis pewarisan ilmu tidak dalam satu rantai adalah karena, seperti yang teman-teman telah ketahui, ilmu yang diberikan dari guru kepada murid-muridnya masing-masing memiliki perbedaan. Semoga teman-teman sahabatsilat bisa membacanya dengan mudah. Dan seperti yang saya sampaikan kemarin, bahwa silsilah yang saya tampilkan di sini masih memiliki kemungkinan salah. Jadi teman-teman mohon maklum dan bersedia terbuka berbagi pendapat. Insyaallah saya akan menyediakan waktu untuk berdiskusi.

Terimakasih


-  Akur jeung dulur, Panceg dina galur, Ngajaga lembur  -
Susulan Liliwatan | Sulaya tina panyangka
visit my Blogs - www.nagapasa.multiply.com

tangan-awan

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 109
  • Reputation: 9
Re: maenpo Cikalong
« Reply #29 on: 28/05/2007 12:03 »
Silsilahnya mana ya.....  ???
Lemes lebih menang dari keras.lembek lebih menang daripada koeat,antero doenia semoea taoe,tapi tida ada jang bisa djalanin  - Too Tik Ting Fatsal Ka LXXVIII Ajat 442

 

Powered by EzPortal