+-

Video Silat


maung lugay performance, Jambore pencak silat
Ensiklopedi Silat Indonesia
Sabeni Rahmat performance - sambut, Jambore Pencak
Beksi Kid sedang beraksi (putri)
Silat Keluarga HASDI
Jurus Macanan KYS
silat tolaki - sulawesi tenggara
Beksi, Peragaan Jurus #01
Beksi Performance by Bang Muali

Shoutbox

13/12/2016 10:49 Taufan: Yuk ke Festival Kampung Silat Jampang 17-18 Desember 2016!!!
20/09/2016 16:45 Dolly Maylissa: kangen diskusi disini
11/02/2016 15:58 Taufan: Alhamdulillah SS sudah ON lagi ;-)
07/01/2016 10:00 luri: wa 'alaikumussalam
04/01/2016 20:21 May Lee: Assalamu 'alaikum
30/03/2015 14:06 initial_d: Sepi amat ya bang, pada kemane nih penghuninya....
20/10/2014 15:28 kunderemp: Ya.. om Taufan.. Tanggal 11 lalu saya masih di tengah hutan di Bakan.
View Shout History

Recent Topics

Minta Do`a dan bimbingan para suhu dan sesepuh silat :D. SANDEKALA by zvprakozo
10/04/2019 18:34

PPS Betako Merpati Putih by acepilot
18/10/2018 17:03

On our book: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
13/03/2017 14:37

Siaran Radio ttg. Musik Pencak Silat di Stasiun "BR-Klassik / Musik der Welt" by Ilmu Padi
12/01/2017 16:19

Tentang buku kami: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
17/10/2016 20:27

Hoby Miara Jin by anaknaga
19/09/2016 04:50

TALKSHOW SILAT - Silat Untuk Kehidupan by luri
22/06/2016 08:11

Thi Khi I Beng by aki sija
17/08/2015 06:19

[BUKUTAMU] by devil
09/06/2015 21:51

Daftar Aliran dan Perguruan di Indonesia by devil
01/06/2015 14:01

SILAT BERDO'A SELAMAT by devil
01/06/2015 13:59

Persilatan Jurus Lima (Sabandar) by Marsudi Eko
14/05/2015 19:36

Kebugaran Merpati Putih by mpcrb
22/04/2015 16:16

PAWAI JAMBORE PENCAK 2015 by luri
20/04/2015 16:20

ALM. Kong Nur ( BEKSI Kampung Sawah) by initial_d
30/03/2015 14:02

SilatIndonesia.Com

Author Topic: PPS Betako Merpati Putih  (Read 576063 times)

anaknaga

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 1
  • -Receive: 0
  • Posts: 43
  • Reputation: 121
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: SKM & MP back to Ahlusunnah Salaf
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #900 on: 14/05/2013 20:17 »
Thanks atas infonya mas prapto.
[top]

AnakNaga
BabyNaga
CicitNaga

mpcrb

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 20
  • -Receive: 91
  • Posts: 759
  • Reputation: 266
  • Sahabat Silat
    • My profile on Kompas cetak (you have to be Kompas member)
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #901 on: 15/05/2013 14:28 »
mas Suprapto, saya coba paparkan apa yang saya tangkap.

Merpati Putih, merupakan perguruan beladiri yang rupanya cukup sering dituduhkan menggunakan jin atau praktisinya 'ketempelan' jin. Agak aneh juga sih sebenarnya karena seringkali yang menuduhkan seperti ini tidak pernah melakukan 'tabayyun' atau silaturahmi dengan praktisi MP itu sendiri. Lebih banyak dituduhkan secara sepihak. Kadang-kadang klaimnya juga agak 'nyeleneh' juga, bahwa tidak mungkin manusia bisa melakukan pematahan besi, atau melakukan pematahan batu cadas, es balok bertumpuk-tumpuk, apalagi menggunakan media seperti sabuk atau bahkan ... sehelai rumput. Itu berada diluar jangkauan akal sehat dan tidak mampu dilakukan oleh manusia kecuali dibantu oleh jin atau sebangsanya. Dengan dasar itulah biasanya praktisi MP mendapat 'cap' beladirinya ditempeli jin. Kasian juga jin, difitnah sedemikian rupa :)

Hal ghaib, sebenarnya sudah ada sejak dulu kala. Dalam proses penciptaan manusia juga, terjadi hal ghaib pertama kali yang disebut dengan kegaiban ibu ketika seorang anak berada di dalam gua garba sang ibu. Bagaimana bisa ditempat yang seperti itu, tanpa oksigen normal, dengan semuanya diselimuti cairan, tapi manusia bisa hidup? Bagaimana bisa tumbuh perasaan yang super sensitif dari sang ibu yang dapat dengan jelas mengetahui dan mengamati (dengan 'rasa' yg dimilikinya) perkembangan sang jabang bayi. Bagaimana bisa terbentuk hubungan naluri yang sangat kuat antara sang ibu dengan sang anak. Walaupun seiring waktu biasanya hubungan naluri yang kuat itu satu arah saja yakni dari ibu ke anak. Padahal seharusnya, sang anak juga memiliki kemampuan yang sama dalam hal kekuatan hubungan naluri. Tapi ia bisa bergeser, alasannya ada pada penjelasan saya setelah ini. Itu adalah kegaiban pertama manusia sebelum dirinya lahir di dunia ini dan berpindah alam.

Kemudian setelah manusia lahir ke dunia, ia akan bertemu kembali dengan hal-hal "ghaib". Kenapa saya gunakan tanda kutip? Sebab hal ghaib yang ia pelajari dan diajarkan oleh lingkungannya adalah pemahaman nalar. Ia belajar science, belajar ilmu pengetahuan. Mulailah ia berkenalan dengan hal "ghaib" bernama 'medan magnetik', 'medan listrik', 'gaya gravitasi', 'gaya nuklir lemah', 'gaya nuklir kuat', 'atom', 'proton', 'elektron', 'neutron', dsb. Semua itu tidak bisa dilihat. Tapi ia "nyata" dalam pandangan scientist. Pada keadaan tersebut, kita 'dipaksa' untuk percaya bahwa itu bukanlah ghaib. Itu sesuatu yang real, yang nyata. Meskipun mata kita tidak bisa melihatnya. Fenomena 'phantom feeling', yakni ketika seseorang tubuhnya diamputasi tapi ia masih bisa merasakan adanya bagian yang telah diamputasi tersebut. Meskipun tangan kita tidak bisa menyentuhnya. Perlahan, istilah "ghaib" menjadi bergeser makna. Hal-hal yang disebut dengan medan listrik, medan magnet, gaya gravitasi, gaya nuklir, dsb, tidaklah lagi menjadi sesuatu yang ghaib. Perlahan juga, kekuatan naluri (metafisik) sang anak melemah dikarenakan ia tidak pernah lagi melatih rasanya. Ia dan lingkungannya mengarahkan untuk melatih logika, nalar. Diajarkan pengetahuan untuk mengkritisi segala hal. Pengetahuan-pengetahuan ragawi, pengetahuan-pengetahuan kebendaan. Pada kondisi ini, kemampuan rasa manusia sudah menurun drastis. Kemampuan nalar, logika, science, memang meningkat. Tetapi kemampuan rasa menurun. Sehingga tidak heran, didunia barat saat ini banyak latihan-latihan semisal meditasi yoga, yang pada intinya berusaha mengisi kekosongan rasa tadi. Mereka tahu dan menyadari ketidakseimbangan ini, tapi mereka melakukan pembiaran. Sehingga pada puncaknya, mereka merenung, dan berusaha mencari rasa yang hilang. Iya kalau ketemu, kalau tidak? Seumur hidupnya tidak akan pernah mendapatkan kembali rasa tersebut. Pada titik inilah, turun drastis kemampuan naluri anak kepada sang ibu. Padahal dulu tidak demikian adanya. Di alam ini, 'ghaib' memiliki representasi yang berbeda.

Setelah manusia 'kenyang' hidup, saatnya hidup akan berakhir. Manusia akan mengalami fase kematian, dan masuk pada ghaib yang lain lagi. Tapi disinipun manusia tidak sedikit yang memperdebatkan. Apakah benar ada kehidupan setelah kematian? Biarlah manusia sendiri yang menjawabnya berdasarkan keyakinannya masing-masing.

Singkatnya, ghaib merupakan sesuatu yang ada dalam kehidupan manusia. Terlepas apapun cara kita mentafsirkan kata "ghaib".

Ada yang mentafsirkan ghaib sekedar sebagai hal-hal yang tidak dapat diindera oleh panca indera kita. Ada juga yang mentafsirkan ghaib seperti yang dijelaskan oleh kitab sucinya. Umumnya, orang akan menganggap jin, demit, gendoruwo, dan sejenisnya, sebagai hal-hal yang ghaib. Tapi pemecahan ATP, reaksi kimia fisiologis, medan magnet, gaya gravitasi, phantom feeling, dsb, juga dapat dikategorikan sebagai hal 'ghaib'. Karena memang tidak terindera oleh panca indera kita. Tapi memerlukan bantuan berupa alat bantu bernama teknologi untuk mengetahuinya. Bisa jadi, suatu hari nanti, teknologi juga bisa menggambarkan 'wujud jin' dalam bentuknya yang sebenarnya. Wallahualam.

Muncul pertanyaan, kalau pemahamannya seperti itu, berarti ada kemungkinan Tuhan juga bisa 'diwujudkan'. Dalam konteks Islam secara tegas dinyatakan bahwa janganlah kita memikirkan Dzat Allah, tapi pikirkanlah ciptaan-ciptaanNya. Allah sudah memberikan garis tegas dan jelas bahwa manusia diperbolehkan untuk memikirkan ciptaan-ciptaanNya, dengan segala karakteristiknya. Ruh, yang bersifat ghaib, juga bahkan manusia diberikan pengetahuan walaupun sedikit. Tapi jangan sekali-kali memikirkan dzat Allah. Pasti tidak akan nyampe pengetahuannya.

Ada orang-orang yang diberikan kemampuan lebih oleh Allah sebagai bagian dari tanda-tanda kebesaran Allah secara langsung melalui mukjizat. Tapi ada juga kelebihan yang Allah berikan oleh karena suatu proses tertentu. Misal, mereka yang rutin tahajud dengan ikhlas dan tawakal, yang ikhlas beribadah, beramal, mengaji, seringkali memiliki kepekaan yang lebih dibanding orang biasa.

Intinya, Islam tidak anti dengan hal-hal ghaib. Bahkan mengajarkan bahwa hal-hal ghaib itu ada dan wajib diimani. Tapi Islam juga mengajarkan bagaimana cara mengimani hal ghaib tersebut sesuai konteks dan porsinya yang jelas.

Dalam konteks Islam, segala sesuatu didunia ini bertasbih kepadaNya. Gunung, tumbuhan, batu, sungai, dsb, semua bertasbih kepada Allah. Bagaimana proses tasbih mereka kepada Allah merupakan hal-hal yang belum diketahui manusia hingga kini. Apakah itu konsep atom? Wallahualam.

Mengutip syair dari Jalaluddin Rumi:

Sekiranya matamu terbuka dari mata gaib
Maka atom-atom semesta memiliki rahasia bersamamu
Omongan air, tanah dan bunga
Hanya dapat dimengerti oleh orang-orang yang mengurus hatinya

Lebih jelasnya ada pada surat Al Isra 44:

"Langit yang tujuh, bumi, dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun."

(bersambung)
Belajar memahami hidup dalam kehidupan...

mpcrb

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 20
  • -Receive: 91
  • Posts: 759
  • Reputation: 266
  • Sahabat Silat
    • My profile on Kompas cetak (you have to be Kompas member)
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #902 on: 15/05/2013 15:04 »
Bagi saya sangat menarik ketika Quran surat Al Isra 44 dalam hubungannya dengan tasbihnya langit, bumi, dan seisinya tersebut menyebutkan sifat Allah dengan Maha Penyantun dan Maha Pengampun. Kenapa bukan dengan Maha Penyayang atau Maha Perkasa.

Al Haliim (Yang Maha Penyantun) adalah sifat Allah yang mengawasi kedurhakaan para pendurhaka, menyaksikan pembangkangan, namun Allah tidak terdorong untuk murka, karena amarah tidak menguasaiNya dan memberi penangguhan tetapi tidak mengabaikan. Apabila Al Haliim terangkai dengan Al Ghafuur (yang Maha Pengampun), merupakan isyarat bagi manusia bahwa sangsi yang ditangguhkanpun masih dapat diampuniNya.

Rangkaian ini sebenarnya sekaligus menunjukkan juga keperkasaan Allah. Bahwa Allah mengawasi segala sesuatunya. Dan kalau dikembalikan kepada kemampuan manusia yang juga bisa memahami tasbihnya gunung, air, tumbuhan, dsb, maka artinya manusia juga punya potensi untuk memahami hal-hal ghaib dengan seizin Allah.

Ada, orang-orang yang ketika memahami hal-hal ghaib, mereka jadi lupa, jadi liar, jadi berubah sifat. Manusia menjadi saling menyakiti antar sesama, menganggap lebih hebat dari yang lain, menganggap lebih sakti dari yang lain. Ia mulai terjerumus ke jurang kesombongan. Ia menebar permusuhan disana-sini, lisannya meremehkan orang karena kesaktiannya, dsb. Tapi mereka-mereka ini masih tetap Allah santuni, dan masih ditangguhkan amarahNya. Dan ini sungguh sudah masuk wilayah sifat Ar Rahmaan dan Ar Rahiim.

Jadi, kalau mereka-mereka yang sudah merasa 'sakti' bisa ini dan itu, mampu memahami tasbih langit dan bumi serta seisinya, kemudian melakukan hal-hal tercela, dan berubah perangi sikap dan sifat, maka cepat-cepatlah kembali menjadi baik sebelum amarahNya mendatangi kita.

Kembali kepada Merpati Putih.

Saya sebenarnya mulai tertarik ketika membaca artikel mengenai Clinic M-P yang digagas oleh mas Binsar (MP Medan) yang melatih tunanetra disana







MP Semarang dengan kolat tunanetra:





dan kemudian belum lama ini MP membuka kolat khusus tunanetra di Aceh:





dan yang terbaru, MP USA juga melatih 5 orang tunanetra dengan pengawasan ketat dari dokter medis setempat.

Tentunya tanpa menafikan kolat tunanetra pertama yang digagas oleh Mas Siwi (MP Malang) yang menjadi cikal bakal tumbuhnya kolat tunanetra di daerah lain.

Yang menarik perhatian saya adalah kelompok latihan tunanetra yang digagas oleh MP Aceh.

Kenapa harus Aceh?

Sebagaimana kita ketahui, Aceh terkenal dengan julukan "serambi Mekah". Ini bukan sembarang julukan. Karena memang Islam disana sangat kental dan terkenal dengan ulama-ulama besarnya.

Melatihkan keilmuan Merpati Putih di wilayah yang kental nuansa Islam sehingga dapat diterima dengan baik, diajarkan kepada anak-anak hingga dewasa, bukanlah perkara mudah apabila keilmuan MP itu 'nyeleneh'. Dipastikan, dalam waktu singkat akan banyak penolakan dari ulama setempat, pemerintah setempat, dan juga orang tua dari anak-anaknya yang belajar MP disana. Apalagi ilmu getaran tutup mata sangat sensitif terhadap tuduhan-tuduhan miring. Dengan dibukanya secara lancar, maka dipastikan ada credit point dari keilmuan MP ini yang tidak berbenturan dengan syariat Islam. Mereka bisa melihat dengan jernih mengenai nilai-nilai luhur yang ada di dalam keilmuan MP ini.

Ada banyak sekali nilai-nilai yang tidak berbenturan dengan khasanah Islam di dalam keilmuan MP, bahkan seringkali malah sejalan. Saya akan paparkan beberapa setelah ini. :)

(bersambung)
Belajar memahami hidup dalam kehidupan...

mpcrb

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 20
  • -Receive: 91
  • Posts: 759
  • Reputation: 266
  • Sahabat Silat
    • My profile on Kompas cetak (you have to be Kompas member)
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #903 on: 16/05/2013 17:20 »
Barangkali, cukup jarang perguruan silat yang berani mengatakan bahwa dirinya adalah universal. Dalam hal ini, MP adalah salah satunya. "MP itu universal". Bisa dipelajari oleh siapapun dan agama apapun.

Bahkan, janji anggota MP yang pertama juga menyebutkan dengan kata "Tuhan Yang Maha Esa". Bukan mengarah pada spesifik istilah 'Tuhan' yang merujuk pada salah satu agama. Kemudian saat berdoa, MP juga tidak mengajarkan berdoa dengan lafal agama tertentu yang spesifik. Aba-abanya cukup "Berdoa... Mulai!". Sangat berbeda dengan perguruan silat lain yang walaupun bahasanya Indonesia tetapi merupakan terjemahan dari kitab sucinya.

Merpati Putih, merupakan akronim dari "MERsudi PAtitising TIndak PUsakane TItising Hening" dengan motto perguruan yakni "Sumbangsihku Tak Berharga Namum Keikhlasanku Nyata". Dua kalimat ini menjadi 'foundation block' bagi Merpati Putih. Dan itu semua memiliki makna yang mendalam. Akronim dan motto tersebut juga sekaligus sebagai petunjuk bagi banyak keilmuan MP yang dipelajari oleh praktisinya. Ketidakfahaman terhadap dua 'foundation block' tersebut dapat merubah karakter, sifat, dan jati diri pesilat Merpati Putih itu sendiri.

Di dalam khasanah Jawa ada istlah "ngelmu iku kelakone kanthi laku", sederhananya bahwa ilmu itu hanya bisa didapatkan dengan menjalani (laku). Tahu saja tidak cukup. Paham saja juga tidak cukup. Mengerti juga tidak cukup. Tapi harus dijalani. Ini menarik bagi saya. Proses menjalani keilmuan akan menghasilkan pengetahuan, pemahaman, dan pengertian yang sebenar-benarnya. Ia akan bisa masuk pada intinya apabila proses 'laku' itu dijalani dengan benar dan tepat. Proses 'laku' adalah suatu proses mersudi. Mersudi, sederhananya dapat diartikan sebagai proses pencarian. Semua dari kita mencari sesuatu di muka bumi ini. Ada yang mencari kebahagiaan, ada yang mencari kenaikan gaji, ada yang mencari kenaikan pangkat, ada yang mencari istri, dan lain sebagainya. Semua dari kita, pasti melakukan pencarian. Tapi mersudi disini bukan pencarian yang sekedar mencari, tetapi merupakan suatu proses pencarian yang sungguh-sungguh yang didasari oleh suatu pengetahuan. Barangkali, dalam khasanah Islam proses mersudi adalah salah satu pengejawantahan dari konsep "Bacalah!" yang tertuang dalam surat Al Alaq ayat 1 yang merupakan ayat yang pertama kali diturunkan. Muncul pertanyaan, apakah makna "Bacalah!" sama seperti kita membaca buku? Ternyata tidak seperti itu. Bacalah ternyata bermakna luas. Apa yang dibaca? Ya bisa buku, bisa tanda-tanda alam, bisa rasa, bisa pengetahuan, dsb. Seseorang tidak akan bisa membaca kalau tidak punya pengetahuan. Dan kalau dianalogikan dengan membaca bukupun bahwa membaca buku adalah proses yang sungguh-sungguh. Dimulai dari pengetahuan huruf, kemudian naik ke pengetahuan kata, naik ke pengetahuan kalimat, naik ke pengetahuan bahasa, naik ke pengetahuan makna, dst, dst. Bagi saya, ini tepat menggambarkan semangat "Bacalah!" dalam khasanah Islam.

Dalam khasanah Jawa, terdapat istilah HENING yakni menggambarkan keadaan hati yang selalu bersih dan batinnya selalu 'eling lan waspadha'. Sedangkan 'eling' sederhananya adalah suatu kondisi sadar dan memahami asal usul dan tujuan manusia. Hening selalu melekat dengan 'eling'. Disini 'eling' tidak dinisbatkan pada salah satu tuhan, tetapi silahkan ditafsirkan dengan apa yang diyakini sehingga hening dan eling dapat menjadi building block atau peletak dasar aspek spiritual. Efeknya, MP bisa masuk pada agama apapun. Hening dan Eling adalah kesatuan dan bagian yang tak terpisahkan dalam khasanah ilmu MP. Seseorang akan menemukan kebenaran ketika hening dan eling. Orang yang eling relatif lebih mudah untuk mencapai hening. Barangkali, dalam konteks Islam, hening adalah titik puncak dari hakekat. Ketika masuk kedalamnya, kita masuk pada titik awal dari makrifat.

Lebih lanjut dalam khasanah Islam, proses "Bacalah!" tidak serta merta selesai. Meskipun bisa saja proses tersebut menghasilkan banyak hal, ya teknologi, ya pengetahuan, ya science, industri, dsb. Tapi Islam melanjutkan bahwa "Bacalah! Dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan.". Jadi proses 'membaca' harus seiring sejalan dengan nama Tuhan, atau dengan kata lain aspek 'laku' harus seiring sejalan dengan aspek spiritual. Aspek mersudi harus dengan hening dan eling. Betapa klopnya filosofi MP dalam hal ini. Mersudi yang dilandasi titising hening. Apa tujuannya 'bacalah' harus dengan nama Tuhan? Yakni agar tidak menjadikan kerusakan dimuka bumi akibat dari hasil 'membaca' tersebut. Mersudi yang tidak dilandasi dengan titising hening, akan lebih banyak menjadikan kerusakan. Pengetahuannya liar, tidak terkendali. Tapi hanya mersudi yang dilandasi dengan titising heninglah menyebabkan 'produk' yang dihasilkannya menjadi bermanfaat bagi dirinya dan orang lain.

(bersambung)
Belajar memahami hidup dalam kehidupan...

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #904 on: 17/05/2013 10:42 »
mantab sekali pencerahannya mas gunggung, cap jempol 100 buat mas agung kalau masalah analisa faktual sebuah masalah, tajam dan terpercaya (kaya liputan 6 saja hehehe) [[seyumlah]] [[jogetlah]]
ayo lanjut lagi mas gunggung babarannya
top markotop [toop] [[damailah]] [[jogetlah]]
hatur tengkiyu

wassalam

mpcrb

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 20
  • -Receive: 91
  • Posts: 759
  • Reputation: 266
  • Sahabat Silat
    • My profile on Kompas cetak (you have to be Kompas member)
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #905 on: 23/05/2013 14:37 »
Uda bayu bisa aja nih hehehe  :w

Maaf kepotong ya, sebab kalau nulis yang beginian ga bisa sambil lalu.

Setelah ini disambung lagi.  :D
Belajar memahami hidup dalam kehidupan...

Taufan

  • Moderator
  • Calon Pendekar
  • **
  • Thank You
  • -Given: 6
  • -Receive: 27
  • Posts: 506
  • Reputation: 76
    • Email
  • Perguruan: Bandarkarima
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #906 on: 07/06/2013 16:30 »
Pulang dari DIY banyak inspirasi baru nih harusnya  x-))

bintan

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 2
  • Reputation: 1
  • Sahabat Silat
  • Perguruan: merpati putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #907 on: 06/08/2013 13:12 »
  [[peace2]]
busyettt disksi ttg MP panjang bget. 3 tahunan...
aku baca tulisan ttg MP semacam bernostalgia. dulu aku prnah aktif bbrapa tahun di MP.mskipun skrang tidak lagi bukan berarti MP tidak lgi di hati...

matursuksma buat pelatih-pelatih MP

Misbach

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 5
  • -Receive: 0
  • Posts: 11
  • Reputation: 102
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #908 on: 18/09/2013 20:31 »
Assalamualaikum,
Salam Perguruan mas/mba

Kalau diperkenankan saya mau bertanya, ada yang mengganggu dipikiran saya.
Memang dari dulu saya sudah diberitahukan bahwa keilmuan MP termasuk pengobatan juga, tetapi yang saya mau tanyakan kira - kira di tingkat mana keilmuan ini baru dipelajari ? (saya sekarang balik 2)

Memang di balik 2 sudah diajarkan untuk membuka nafas yang terkunci saat pengolahan nafas/pembinaan juga di tingkat sebelumnya juga sudah diajarkan mengenai penyembuhan setelah latihan/pemukulan benda keras.

Apakah ditingkatan diatasnya ada lagi ? Soalnya saya rada minder juga ngeliat ada perguruan lain yang Promosi di kampus saya dengan teknik pengobatan melalui transfer energy dan semacamnya, hehe.

Oh ia apakah di Mp juga diajarkan mengenai antisipasi jika ada anggota yang ketika sedang latihan getaran "kemasukan". Soalnya beberapa minggu kemarin ketika dikolat kami sedang latihan getaran, ada teman saya yang memang sudah mahir getara (baca, membedakan warna, halang rintang, dll (gender perempuan)), mungkin karena kelelahan "kemasukan", saya kurang tau apa sebelumnya sudah dibenteng atau belum oleh pelatih saya.

Alhamdulillah bisa diatasi (dan yang anehnya simahluk gaib itu ketakutan saat ketika pelatih saya bilang benteng lagi mas !) kenapa ya ? saya belum menanyakan lagi kepelatih saya soalnya dikarenakan beliau sibuk kerja.

Terimakasih sebelumnya

Suprapto

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 26
  • -Receive: 86
  • Posts: 418
  • Reputation: 137
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #909 on: 20/09/2013 20:38 »
Diawali dgn penyembuhan/pemulihan sendir setelah memar karena pemukulan benda keras, kemudian pemijitan/urut otot yg "kecethit"/geser, maka cara penyembuhan MP akan berbasis penggunaan tenaga getaran. Pada awalnya getaran diaplikasikan untuk mendeteksi cedera/bagian yg sakit (sebagaimana juga deteksi halang rintang), selanjutnya adalah teknik menarik dan menyalurkan tenaga getaran untuk menolong penyembuhan. Makin kuat tenaga getaran yg dilatih, makin teliti dalam teknik deteksi/diagnosa dan makin banyak teknik penyembuhan yang bisa dilakukan. Jadi silakan rajin latihan getaran, akan banyak petunjuk dari pelatih dan senior/teman lain tentang pencegahan(penguatan dan proteksi) serta tentang penyembuhan/pengobatan/kahusadan.......

Salam.....

Misbach

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 5
  • -Receive: 0
  • Posts: 11
  • Reputation: 102
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #910 on: 21/09/2013 16:08 »
Terimakasih mas Suprapto atas jawabanya,

Kudu ditingkatin lagi nih pemahamanan, kualitas dan disiplin latihan saya.

Salam dan Hormat Perguruan..



susantoss

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 4
  • Reputation: 0
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: jati diri
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #911 on: 25/09/2013 09:40 »
Mas Prapto, karena masih penasaran dengan teknik latihan getaran MP, akhirnya sy cari-cari di internet dan menemukan satu blog yang menjelaskan mengenai teknik napas pembersih, napas segitiga, dll. setelah saya baca, ada banyak kemiripan dengan yg dipaparkan oleh Mas Agung di forum ini. Berikut ini sy copy paste secara lengkap......mohon pencerahannya apakah teknik di bawah ini benar-benar dari MP? Dan apakah memang bisa dishare ke umum ya? Terima kasih......


SALAM MP

banyak diantara kita selalu bertanya-tanya apa yang kurang dan  apa yang salah…merasa putus asa..dan mulai ragu akan suatu energi diluar akal manusia itu dengan tutup mata kita bisa membaca tulisan, menghindari rintangan dan merasakan keberadaan ruang yang lain..nyata..

dulu aku juga merasa begitu..tapi akhirnya aku mengerti dan mulai menemukannya..energi elektromagnetik..yang sering kita sebut Getaran..

disini aku akan berbagi..bagaimana semua itu aku dapatkan…l…

Intinya rutinkan untuk slalu melakukan POWER (pengolahan) dan pembinaan..

susunannya :

DOA…

lakukanlah doa dengan niatan berlatih untuk kepekaan batin dan rasa

BENTENG…

bila memang dibutuhkan (lihat tempat dan kondisi prabadi)

PEMBERSIH…

Ada 4 bagian yaitu kepala,leher bahu n tangan,badan,kaki..dalam melaksakan pembersih ini ada yang berputar mulai arah selatan ,timur, utara,barat..tapi ada juga yang tidak berputar (diam ditempat)

nafas tiap bagian..niatkan membersihkan , rasakan dan salurkan..buang n tarik  nafas berirama

yang terakhir nafas pembersih gabungan (seluruh tubuh) nafas sama

SEGITIGA..

Segitiga Bumi

Imajinasikan buang nafas berwarna kuning (utk mempermudah) N mengebor kedalam bumi N saat menarik energi bumi imajinasikan berwarna hitam..lakukan beberapa kali N simpan dititik Vitalitas 4 jari dibawah pusar

Segitiga Angkasa

Imajinasi sama Buang nafas  kuning N tarik nafas imajinasi berwarna putih berkilau..lakukan beberapa kali N simpan dititik 3 jari dibawah pusar

Segitiga Pribadi

Imajinasi sama N tarik nafas imajinasi Berwarna Biru dari setiap pori-pori ujung jari kepala hingga kaki N simpan dititik 2 jari dibawah pusar

Segitiga Gabungan

menggabungkan ketiga energi tadi putar hingga bercampur menjadi satu warna

PENYUALURAN

Energi gabungan salurkan ke ulu hati dari bawah pusar hingga menyebar keseluruh tubuh…rasakan hingga padat..N yang terakhir salurkan ke telapak tangan..bila magnet belum ada.. pancing dengan menghadapkan telapak tangan ……….SELAMAT BERLATIH ……..RILEKS..JANGAN BERPIKIR UNTUK TEMBUS PANDANG

mpcrb

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 20
  • -Receive: 91
  • Posts: 759
  • Reputation: 266
  • Sahabat Silat
    • My profile on Kompas cetak (you have to be Kompas member)
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #912 on: 25/09/2013 17:34 »
Mas Susantoss, mohon dicantumkan link sumbernya darimana.

Dalam pemahaman saya, belajar aspek halusan dari internet tanpa bimbingan pelatih/guru sangatlah beresiko tinggi. Apalagi tidak ada penjelasan. Siapa yang akan bertanggungjawab kalau terjadi apa-apa pada diri yang melatihnya? Tentu resiko ditanggung sendiri.

Sepanjang pengetahuan saya, aspek-aspek latihan nafas halus tidak boleh di sharing kepada khalayak umum. Kalau yang dengan sengaja menuliskan tata cara/langkah latihannya di internet, maka (biasanya) orang itu TIDAK MENGERTI dan belum memahami benar keilmuannya.

Dan dalam pemahaman saya, materi yang mas paparkan dari sumber ketiga tersebut ... keliru secara mendasar.

Demikian.

Salam.
Belajar memahami hidup dalam kehidupan...

susantoss

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 4
  • Reputation: 0
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: jati diri
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #913 on: 26/09/2013 11:27 »
Mas Gung, terima kasih atas penjelasannya.

Berikut ini link-nya: http://tunjung09.wordpress.com/2009/02/27/getaran-merpati-putih/  Kalau melihat tahun penulisan blog tsb adalah Feb 2009, berarti sekitar 4.5 tahun yang lalu. Apakah mungkin ada perubahan/penyempurnaan teknik getaran dalam waktu 4.5 tahun tsb? Awalnya saya pikir sama, karena dari penjelasan mengenai napas pembersih dan masing-masing arahnya sama dg penjelasan dari Mas Gung. Demikian juga untuk penyimpanan getaran ke bawah pusar pada napas segitiga.

Oia, saya coba bandingkan teknik Napas Pembinaan yg ada di buku 'Keajaiban Seni Pernapasan MP' dengan teknik pernapasan di buku 'Ilmu Pernapasan Untuk Kesaktian & Sugesti RM Harimurti' hampir mirip ya... terutama gerakan buang napas dan penahanan napas.

Sekali lagi terima kasih atas pencerahannya...... jadi lebih hati-hati untuk melatihnya, krn tanpa pelatih  :)

azilmi

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 3
  • Reputation: 100
  • Sahabat Silat
  • Perguruan: Merpati Putih Cabang Bandung
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #914 on: 27/10/2013 16:35 »
Selamat untuk kawan-kawan kontingen Cirebon yang berhasil meraih 4 medali Emas dalam pagelaran Indonesia Green & Healthy Life Festival 50th Merpati Putih di Bandung :)

 

Powered by EzPortal