+-

Video Silat


Dogongan, Indonesia wrestling
Pukulan Patikaman Silat Kuntau YOGYAKARTA
Pukulan Patikaman Silat Kuntau Pahampangan Kandang
Maenpo Cikalong @ Cakrawala ANTV
PenampiLan Pencak TERAZAM di MaLioboro Pencak Fest
Pencak Malioboro Festival - ujungan macan ngawahan
Silat Sera Indonesia by master Gending Raspuzi
BENJANG
Silat Chakra V ( MMA Style )

Shoutbox

13/12/2016 10:49 Taufan: Yuk ke Festival Kampung Silat Jampang 17-18 Desember 2016!!!
20/09/2016 16:45 Dolly Maylissa: kangen diskusi disini
11/02/2016 15:58 Taufan: Alhamdulillah SS sudah ON lagi ;-)
07/01/2016 10:00 luri: wa 'alaikumussalam
04/01/2016 20:21 May Lee: Assalamu 'alaikum
30/03/2015 14:06 initial_d: Sepi amat ya bang, pada kemane nih penghuninya....
20/10/2014 15:28 kunderemp: Ya.. om Taufan.. Tanggal 11 lalu saya masih di tengah hutan di Bakan.
View Shout History

Recent Topics

Minta Do`a dan bimbingan para suhu dan sesepuh silat :D. SANDEKALA by zvprakozo
10/04/2019 18:34

PPS Betako Merpati Putih by acepilot
18/10/2018 17:03

On our book: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
13/03/2017 14:37

Siaran Radio ttg. Musik Pencak Silat di Stasiun "BR-Klassik / Musik der Welt" by Ilmu Padi
12/01/2017 16:19

Tentang buku kami: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
17/10/2016 20:27

Hoby Miara Jin by anaknaga
19/09/2016 04:50

TALKSHOW SILAT - Silat Untuk Kehidupan by luri
22/06/2016 08:11

Thi Khi I Beng by aki sija
17/08/2015 06:19

[BUKUTAMU] by devil
09/06/2015 21:51

Daftar Aliran dan Perguruan di Indonesia by devil
01/06/2015 14:01

SILAT BERDO'A SELAMAT by devil
01/06/2015 13:59

Persilatan Jurus Lima (Sabandar) by Marsudi Eko
14/05/2015 19:36

Kebugaran Merpati Putih by mpcrb
22/04/2015 16:16

PAWAI JAMBORE PENCAK 2015 by luri
20/04/2015 16:20

ALM. Kong Nur ( BEKSI Kampung Sawah) by initial_d
30/03/2015 14:02

SilatIndonesia.Com

Author Topic: PPS Betako Merpati Putih  (Read 580597 times)

Sawer Wulung

  • Guest
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #420 on: 24/02/2011 11:32 »
Cerita dan pengalamannya bawa pencerahan, ada getaran aneh dihati. Salut buat mas Agung dan mas Suprapto.

Salam takzhim
Diky Permana / Sawer wulung

Suprapto

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 26
  • -Receive: 86
  • Posts: 418
  • Reputation: 137
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #421 on: 24/02/2011 16:07 »
Koreksi. Nama pemilik rumah yg untuk posko SAR, bukan mbah Wir tapi mbah Wignyo.

@kang Sawer Wulung, trims. Salam takzim juga, terimakasih sdh di add di FB.

@ mas Smntri dan mas Acepilot.

Membahas kesehatan para senior/pendekar memang agak sensitip hehehe..
Ada hambatan psikologis dan etika untuk mengumpulkan data dan mewawancarai para pendekar.
Tapi dengan maksud demi pedoman perbaikan kedepan, tentu ada manfaatnya.

Beberapa pointers:

1. Dari unen-unen (konon dari Sunan Kalijaga), "kasekten tan ngalahake pepesten", kesaktian tidak bisa mengalahkan kepastian Tuhan. Dan "kodrat biso diwiradat", kodrat bisa dirobah. Maka penyikapan kita adalah berikhtiar semaksimal mungkin, tapi kalau ada ketetapan dari Tuhan YME, kita harus ikhlas/legawa.

2. Khususnya di MP (penerus jalur Gagak Handoko), disadari bahwa kelengkapan ilmu kahusadan dan kasusastran masih pada penerus Gagak Seto dan Gagak Samodra, yang sampai sekarang belum muncul.
Meski demikian, dengan dasar keilmuan yang ada, praktisi MP dimungkinkan untuk terus mersudi/mencari, sampai mendapat keilmuan kahusadan tersebut.

3. Ada beberapa hal yang sedang dicermati MP, antara lain:
a. GAYA HIDUP /lifestyle di usia keemasan para beliau (ketika masih gotot, kokoh, kuat, penuh percaya diri, tampan dst). Apakah melakukan gaya hidup yang buruk, mis suka mabuk2an, mengumbar nafsu seks, tidak memperhatikan asupan gizi, dsb.
Diduga ada jarak yang cukup lebar, antara MENGETAHUI mana yang baik disatu sisi, dengan MENJALANKANnya disisi yang lain (termasuk para dokter).

b. Apakah ketika merasa keilmuan sudah cukup, para pendekar tetap latihan, minimal untuk menjaga kesehatan, atau malas latihan, atau disibukkan mencari nafkah?

c. Apakah ada konsekwensi di program latihan yang tidak cukup diantisipasi? Dari pengalaman praktisi penyembuhan MP, untuk pasien pendekar MP atau non MP, ada ketidak seimbangan jalur depan dan belakang yang bisa berakibat buruk pada organ2 dalam. Secara teknis, gerak pukulan tendangan dsb cenderung mengarah kedepan. Sehingga jalur2 energi tidak imbang. Terlebih kalau latihan serang hindarnya ngejut2 cepat. Kalau tanpa pemanasan yang baik, lama2 ada cedera jantung dan perut.
Sebenarnya bentuk senam Dasar sudah komplit untuk memelihara semua jalur energi. Pada pasien non MP diberikan derivatipnya.
Contoh antisipasi, adalah seperti yang ditemukan mas mpcrb, memperhatikan napas pembersih di awal dan akhir latihan.

d. Apakah setelah bertahun tahun latihan fisk yang keras, tiba2 berhenti?
Banyak kasus kena diabetes kalau begini.

e.  Meski menjadi rahasia pribadi, para pendekar yang sekarang berusia 70an, bukan tidak mungkin dimasa mudanya, entah disengaja atau tidak sengaja(masuk/ikut sendiri ketika berkelana dialam bebas), ditubuh para pendekar masih ada "isian" atau "susuk", kemudian lupa "lukar ageman/sipat kandel",  maka sesuatu yang semula mendukung penampilan, berbalik menggerogoti kesehatan.
Untuk hal ini, praktisi penyembuh MP hanya bisa menunggu apabila diminta menolong.

Mungkin masih banyak pointers lain untuk menjadi perhatian.

Salam.

Sawer Wulung

  • Guest
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #422 on: 24/02/2011 21:28 »
Sama Sama mas. Memang kalo frekwensi getaran energi tubuh sudah diolah sedemikian rupa, efek bersinggungan dengan dimensi lain ga bisa dihindari ya mas. Kalo kasus yg "ngikut" berdasarkan pemahaman mas bisa disebabkan oleh apa mas? Indikasinya seperti apa? Kalo energi tubuh jadi liar indikasinya seperti apa?

acepilot

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 4
  • -Receive: 5
  • Posts: 67
  • Reputation: 20
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #423 on: 24/02/2011 22:07 »
@ mas suprapto : terimakasih banyak mas penjelasannya..  [top]

oiya mau tanya mas, waktu itu ada yang bilang kalau MP itu ilmu untuk prajurit sedangkan aliran X (aliran mereka) adalah ilmu untuk para raja, apa itu betul mas kalau MP adalah ilmu untuk prajurit?

dulu pernah ada banyak anak MP dan bahkan katanya ada senior2 MP yang tingkatannya sudah lumayan ikut pindah ke perguruan Z, alasan mereka pindah ke perguruan Z kalau boleh tau apa ya mas?
eh kemaren ada anggota yang sudah lama ikut perguruan Z itu bilang ke saya kalau dia kepengen ikut latihan MP tanpa bergabung dengan MP, saya merasa koq jadi aneh ya?

memang rumput tetangga terlihat lebih hijau dibanding rumput sendiri, tetapi kan itu baru kelihatannya..
tetapi sebagus-bagusnya rumput tetangga kan jauh lebih nyaman di rumput sendiri.. :)
salam..
"SOPO SING ISO NUTUP HOWO SONGO, YO IKU WONG SING ISO NAPAK TAPAKE KUNTUL MELAYANG" ....
-Almarhum Budi Santoso Hadi Purnomo (Mas Budi)-

Suprapto

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 26
  • -Receive: 86
  • Posts: 418
  • Reputation: 137
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #424 on: 25/02/2011 00:06 »
@ mas Sawer Wulung.

Mengenai dimensi lain yg terasakan, rata2 iya. Tentu bisa tidak saling ganggu. Tentang cerita kasus diatas, masalahnya adala, kemudian teman2 sengaja menyerang/menyingkirkan.
Soal katanya "ngikut", apakah itu semacam mahluk maupun suatu energi alam yang berupa "benda" yang masuk tubuh, mungkin karena memang diniatkan. Teman2nya apalagi pelatihnya tentu tahu/bisa merasakan. Makanya di MP ada prosedur/teknik menyaring, memfilter, agar anasir yang tidak dikehendaki tidak ikut masuk. Kalau terlanjur ikut ada teknik membersihkannya.

Latihan tenaga di MP biasanya diakhiri dengan pengendapan. Tenaga hasil latihan diseluruh tubuh ditarik, dikumpulkan, disimpan. Mengenai tenaganya berputar liar, sy kurang faham. Barangkali mas mpcrb ada pengalaman.

@mas acepilot.
Keilmuan MP adalah ilmu keprajuritan, yang dilengkapi dengan kahusadan/penyembuhan dll. Bahwa ilmu keprajuritan dipakai oleh panglima atau adipati atau malah raja, bisa saja, sesuai kebutuhan atau aplikasinya. Jaman dulu, panglima atau adipati tentu perlu menguasai beladiri, baik agal maupun alusan (kasar atau halus).
Bahwa ada perguruan yang memiliki paket latihan/ritual khusus untuk keperluan adipati (kewibawaan, kata2nya dilambari daya linuwih sehingga yg diperintah menurut atau disegani lawan bicaranya, tahan santet, dsb) bisa saja, jenisnya banyak. Getaran bukan mustahil bisa diaplikasikan kesana.

Mengenai peristiwa beberapa senior MP yang pindah perguruan lain (tahun 80an), bisa jadi karena "merasa" sudah khatam di MP, ingin ilmu baru, atau disana merasa akan lebih eksis atau apa, semata mata keputusan pribadi mereka. Toh perguruan tsb punya kepribadian keilmuan sendiri yang mantap, tidak butuh keilmuan MP yang mereka bawa.
Bagi kita, cukup one stop shopping di MP. Meski ada kekurangan disana sini, kalau mau didalami nggak ada habisnya.

Salam.

acepilot

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 4
  • -Receive: 5
  • Posts: 67
  • Reputation: 20
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #425 on: 25/02/2011 05:56 »
nah itu yang saya bingung mas, yang katanya mereka MP itu adalah ilmu prajurit tapi koq dipakai oleh pangeran diponegoro yang notabene pewaris dan calon raja (meskipun akhirnya tidak mau jadi raja) kesultanan jogja dan beliau dikenal sakti mandraguna..

oiya mas, apa ada bukti otentik yang menunjukkan bahwa pangeran diponegoro itu betul2 salah satu yang mengamalkan ilmu merpati putih?

salam.
"SOPO SING ISO NUTUP HOWO SONGO, YO IKU WONG SING ISO NAPAK TAPAKE KUNTUL MELAYANG" ....
-Almarhum Budi Santoso Hadi Purnomo (Mas Budi)-

Suprapto

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 26
  • -Receive: 86
  • Posts: 418
  • Reputation: 137
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #426 on: 25/02/2011 10:53 »
Sejauh ini hanya dari cerita yang dituturkan turun temurun selama hampir dua abad.

Bahkan perguruan x, y, z pun mengklaim demikian juga.
Perguruan2 yang di jalur Margoyoso-Dieng (jalur Bagelen-perbukitan Menoreh sampai Dieng) yang merupakan basis kekuatan pangeran Diponegoro, menceritakan turun temurun kepada para penerusnya. Termasuk yang kemudian menjadi MP dan KYS.

Jadi tidak perlu dipersoalkan lagi, karena yang jelas, leluhur2nya dulu teman seperjuangan.

Salam.

acepilot

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 4
  • -Receive: 5
  • Posts: 67
  • Reputation: 20
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #427 on: 25/02/2011 12:49 »
Sejauh ini hanya dari cerita yang dituturkan turun temurun selama hampir dua abad.

Bahkan perguruan x, y, z pun mengklaim demikian juga.
Perguruan2 yang di jalur Margoyoso-Dieng (jalur Bagelen-perbukitan Menoreh sampai Dieng) yang merupakan basis kekuatan pangeran Diponegoro, menceritakan turun temurun kepada para penerusnya. Termasuk yang kemudian menjadi MP dan KYS.

Jadi tidak perlu dipersoalkan lagi, karena yang jelas, leluhur2nya dulu teman seperjuangan.

Salam.

hehehe, mohon maaf mas kalau rasa keingintahuan saya begitu besar soalnya saya selama ini sedang mengumpulkan data2 tentang perguruan kita yang rencananya akan saya satukan dan saya jadikan pegangan dan dipublikasi untuk mengembangkan MP kedepannya mungkin sampai zaman anak cucu, insyaallah saya akan mengembangkan MP sampai saya menutup mata suatu hari nanti.. :)
"SOPO SING ISO NUTUP HOWO SONGO, YO IKU WONG SING ISO NAPAK TAPAKE KUNTUL MELAYANG" ....
-Almarhum Budi Santoso Hadi Purnomo (Mas Budi)-

Suprapto

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 26
  • -Receive: 86
  • Posts: 418
  • Reputation: 137
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #428 on: 25/02/2011 13:26 »
Amiin.
Betul mas Acepilot. Kita kumpulkan semaksimal mungkin dari banyak perspektip. Insya Allah benang merah sejarah  keilmuannya akan makin jelas.
Dari pendekatan antropologi budaya, ada penelitian dari Dr Jean-Marc de Grave (pendekatan olah kanuragan kejawen), sempat mewawancarai ibu Saring Hadipurnomo dan para senior yg sekarang sdh wafat, serta meneliti dari arsip silsilah kraton.  Kemudian ada Dr Hiroshi Mizukami PhD, yang meneliti praktek latihan MP.
Sebenarnya masih diperlukan penelitian dengan pendekatan antropologi budaya di jalur Margoyoso, serta kaitan dengan jalur banyuwangi-blambangan-malang selatan. Penduduk sekitar rmh dan makam Eyang Gagak Handoko di Loano, punya perilaku unik, cenderung "mboro"/mengembara/merantau ke  daerah di Jatim itu. Diduga ada kaitan lama.
Mudah2an segera ada antropolog budaya yang meneliti hal tersebut. Anehnya yang survey awal kok selalu calon peneliti asing.
Peneliti lokal malah nggak nyambung kalau dipancing masalah tersebut.

Salam.

limpato

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 12
  • -Receive: 39
  • Posts: 76
  • Reputation: 47
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #429 on: 25/02/2011 13:29 »

@mas acepilot.
Bahwa ada perguruan yang memiliki paket latihan/ritual khusus untuk keperluan adipati (kewibawaan, kata2nya dilambari daya linuwih sehingga yg diperintah menurut atau disegani lawan bicaranya, tahan santet, dsb) bisa saja, jenisnya banyak. Getaran bukan mustahil bisa diaplikasikan kesana.


Bagi kita, cukup one stop shopping di MP. Meski ada kekurangan disana sini, kalau mau didalami nggak ada habisnya.

Salam.

Mas Suprapto, saya merasakan ada nuasa bijak di dalam tulisan yang Mas tulis.. Ketika kita sudah memiliki satu jenis beladiri tertentu (apakah dari Kraton Jawa, Sunda, Betawi, Minangkabau, Aceh, Kalimantan, Bugis dll), tugas kita mengembangkan dan membesarkannya apa yang kita miliki atas dasar cinta dan penghargaan terhadap karya leluhur, semaksimal mungkin, lalu terserah orang menilai. Kita menjadi besar karena kekuatan yang ada di dalam diri peguruan itu sendiri (reputasi MP yang harum dan baik karena kerja keras teman2 di MP kan?) bukan karena "memadamkan lampu" atau merendahkan aliran lain. Kita tetap setia dengan peguruan disamping juga respek dan hormat terhadap peguruan lain sembari menjaga ikatan silaturrahmi dan terus belajar...

Karena namanya manusia, sesempurna apapun, tidak akan ada yang bisa mamanuhi sakalian runggo manutupi sakalian alam (memenuhi sekalian rongga, menutupi sekalian alam) , hanya Tuhanlah yang sempurna. Ilmuan pemenang Nobel pun masih mengaku apa yang mereka miliki ada kekurangan dan butuh penyempurnaan, saya kita di dalam silatpun hal yang sama berlalu. Kekurangan akan selalu ada, kita hanya bisa memperbaiki dan belajar dari kesalahan.

Pepatah lama mengatakan : Lain padang lain belalang, lain lubuk lain ikannya.. Namun, yang pasti kita tetap bertemu belalang dan ikan (sama-sama beladiri dan memiliki kekayaan filosofis sendiri2 hehehe)...


 
Tasurek, tasirek, tasuruak (tersurat, tersirat  dan tersembunyi)

Satria Piningit

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 38
  • -Receive: 10
  • Posts: 27
  • Reputation: 10
  • Zodam
  • Perguruan: Syufu Taesyukhan
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #430 on: 25/02/2011 15:36 »
saya liat ini adalah tread yang sangat panjang dan sarat dengan ilmu,trusin bro,sukses buat MP,mudah2an bisa mendobrak MA dunia,Amiin [top] [top] [top]
Dalam Keimanan ada Kekuatan

mpcrb

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 20
  • -Receive: 91
  • Posts: 759
  • Reputation: 266
  • Sahabat Silat
    • My profile on Kompas cetak (you have to be Kompas member)
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #431 on: 25/02/2011 16:26 »
Latihan tenaga di MP biasanya diakhiri dengan pengendapan. Tenaga hasil latihan diseluruh tubuh ditarik, dikumpulkan, disimpan. Mengenai tenaganya berputar liar, sy kurang faham. Barangkali mas mpcrb ada pengalaman.

Kalau dibilang tenaga berputar liar, saya sendiri jujur belum pernah merasakan langsung. Yang pernah dirasakan hanyalah keluar tidak terkendali. Sebenarnya inipun tidak demikian adanya (masih ada pemicunya). Suatu hari dalam hidup ini pernah mengalami suatu kondisi dimana emosi benar-benar terpancing habis oleh seseorang dan keadaan. Tiba-tiba tangan kanan ini memanas, bergetar halus sendiri, rasanya pengen dipukulkan saja ke yang membuat emosi. Diingatkan oleh istri agar jangan terpancing emosi, akhirnya beberapa saat kemudian mulai reda. Tangan mulai menghangat (tidak memanas), dan getaran di tangan mulai hilang.

Apakah hal ini bisa disebut tidak terkendali? Bisa ya bisa tidak. Sebenarnya keluarnya getaran ya karena terkendali oleh hawa amarah. Terpancing, tersulut, dan keluar. Tapi kalau pengertian "LIAR" dalam arti tidak beraturan dan tidak bisa dikontrol sama sekali, saya belum pernah merasakan.

Kalau dalam pemahaman saya, selama tenaga itu milik kita sendiri, berasal dari diri kita sendiri, diolah dan terolah oleh diri kita sendiri, tentu tidak akan ada tenaga yang sifatnya liar. Kecuali memang "isian" atau memasukkan "sesuatu" yang bukan bagian dari diri kita. Itu bisa jadi.

Semoga membantu.

Salam.
Belajar memahami hidup dalam kehidupan...

mpcrb

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 20
  • -Receive: 91
  • Posts: 759
  • Reputation: 266
  • Sahabat Silat
    • My profile on Kompas cetak (you have to be Kompas member)
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #432 on: 25/02/2011 16:28 »

Kemudian ada Dr Hiroshi Mizukami PhD, yang meneliti praktek latihan MP.


Mas Prapto, jika berkenan, barangkali bisa dibabar penelitan praktek latihan MP seperti apa yang diteliti oleh Dr. Hiroshi Mizukami PhD tersebut pada aspek-aspek apa saja. Terima kasih.

Salam.
Belajar memahami hidup dalam kehidupan...

mpcrb

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 20
  • -Receive: 91
  • Posts: 759
  • Reputation: 266
  • Sahabat Silat
    • My profile on Kompas cetak (you have to be Kompas member)
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #433 on: 25/02/2011 16:48 »
Mengenai peristiwa beberapa senior MP yang pindah perguruan lain (tahun 80an), bisa jadi karena "merasa" sudah khatam di MP, ingin ilmu baru, atau disana merasa akan lebih eksis atau apa, semata mata keputusan pribadi mereka. Toh perguruan tsb punya kepribadian keilmuan sendiri yang mantap, tidak butuh keilmuan MP yang mereka bawa.
Bagi kita, cukup one stop shopping di MP. Meski ada kekurangan disana sini, kalau mau didalami nggak ada habisnya.

Kalau dalam pemahaman saya pribadi, tidak ada istilah khatam di dalam beladiri. Dalam pandangan saya, ketika seseorang sudah mencapai puncak, maka sesungguhnya ia sedang dalam proses titik balik. Apakah akan jatuh, stagnan, atau dinamis untuk kemudian meramu ulang keilmuannya sehingga menjadi sesuatu yang baru yang lebih tajam, halus, lebih inovatif, dengan didasarkan dari pengetahuan yang sudah ada. Titik balik ini nantinya akan berotasi lagi ketika kemudian ia sudah dirasa mencapai puncak. Demikianlah seterusnya.

Kalau pemahaman pemikirannya seperti itu, maka sesungguhnya keilmuan itu tiada habisnya. Akan selalu ada ruang tumbuh dan memunculkan "pohon" tumbuh yang baru setiap kali mencapai puncak dan memasuki tahap TITIK BALIK. Akan Terjadi peningkatan keilmuan, peningkatan level, wawasan, dsb, yang melahirkan pengetahuan baru bagi generasi yang akan datang.

Salam.
Belajar memahami hidup dalam kehidupan...

Suprapto

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 26
  • -Receive: 86
  • Posts: 418
  • Reputation: 137
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: PPS Betako Merpati Putih
« Reply #434 on: 25/02/2011 18:05 »
Tulisan mas Hiroshi Mizukami yang diberikan ke saya sebelum pulang ke Jepang ini, perkiraan saya baru semacam pengantar. 140 halaman HURUF KANJI.
Plus daftar literatur yang cukup panjang. Mengenai pencaksilat mulai dari terbitan dinas2 budaya masing2 provinsi, terbitan Amerika, Filipina, Muhammadiyah, PBNU, bahkan tulisan2 tahun 50an. Dari penelusuran sampai bisa mendapat kepustakaan ini, sudah membuat saya kagum.
Yang bisa di intip cuma nama2 orang, buku2, karena ditulis dalam huruf latin.
Dia bertekad untuk meneruskan penelitian lebih lanjut (dgn catatan ada sponsor dari almamaternya). Sambil ikut latihan MP  sampai Balik II.
Juga selalu datang di pelatda IPSI, bahkan mengikuti sampai PON.
Resminya, yang diteliti pendekatan budaya pencak silat. Tapi dia memperhatikan penuh tata gerak/tata beladiri dan pelatihannya (terlihat dari cara mendokumentasi foto dan video). Katanya sambil untuk mempersiapkan penelitian lebih lanjut.

Tidak banyak tanya tentang kanuragan (beda dgn Jean-Marc).

Demikian.

Salam.

 

Powered by EzPortal