+-

Video Silat


Silek Kumango
ICE 2009, cingkrik goning
Jambore Pencak Silat, Satria Nagagiri performance
Pesilat Anak
Silat Ulin Makao
Krida Yudha Sinalika - Pendekar Cikrak Bawono
Seliwa Martial Art
terobosan pusat
Beksi, Peragaan Jurus #02

Shoutbox

20/10/2014 15:28 kunderemp: Ya.. om Taufan.. Tanggal 11 lalu saya masih di tengah hutan di Bakan.
04/10/2014 09:20 Taufan: Selamat hari raya Idul Adha 1435 H...
04/10/2014 08:12 Taufan: Kopdar Sahabat Silat 11 Oktober 2014... datang ya :-)
02/10/2014 20:30 Taufan: Temu kangen di FB :p
13/08/2014 03:06 Ekka_Xakra: Salam kenal para sahabat silat semua.
12/08/2014 17:56 Dwi_NGJ: Salam kenal para ksatria. Mohon ijin bergabung... :)
12/07/2014 16:49 one: Pada kemane nih buka puasanya ye?
View Shout History

Recent Topics

Sile Ono Niha, silat pulau nias yang hampir punah by lukas
23/12/2014 17:04

[BUKUTAMU] by lukas
10/12/2014 21:12

aliran silat seIndonesia by abay gcis
05/12/2014 21:46

PELURUSAN SEJARAH:PITUNG TERNYATA BUKAN ORANG ASLI RAWA BELONG by didit4ditia
27/11/2014 09:25

Hoby Miara Jin by si wiwid
25/11/2014 22:11

BONGKOT, Maen Pukulan Betawi Timur by si wiwid
25/11/2014 22:06

Sejarah Xinyi Liuhe Quan Bag 2 by ifung
23/10/2014 18:28

(Ask) Timbangan di Jakarta by Fanani
20/10/2014 22:41

Serial Xinyi Liuhe Quan I by ifung
16/10/2014 20:02

Selayang Pandang Lu Style Xinyi Liuhe Quan by ifung
16/10/2014 20:00

One Day Workshop Seni Maen Pukulan Sabeni Tenabang by luri
16/10/2014 09:29

silat timbangan by ifung
14/10/2014 15:51

maenpo Cikalong by aki sija
07/10/2014 05:13

Parkour by Taufan
02/10/2014 21:28

SILAT BERDO'A SELAMAT by Taufan
02/10/2014 21:17

SilatIndonesia.Com

Author Topic: Silat tradisional Cikaret  (Read 60506 times)

Pangeran Muda

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 5
  • Posts: 209
  • Reputation: 18
    • Email
Re: Silat tradisional Cikaret
« Reply #45 on: 09/06/2010 13:13 »
Ya memang rasanya semakin menarik bila membicarakan permainan Bang Kari dari Tanggerang karena apa? karena misterius dan susah di lacak. Satu2nya jalur yang masih bisa ditapaki adalah Cikaret Cianjurannya Wak Dudun, namun di cianjur sendri rasanya kurang peminatnya utk belajar Kari Cikaret ini, entahlah mungkin karena berbagai faktor. Padahal ini ilmu langka sekali dan tergolong ilmu tua dan juga mematikan (walau semua ilmu tergantung orgnya juga) namun dari segi jurus benar2 membentuk reflek dan daya pukul yang lumayan bikin amsiong..

Saya punya rekan kantor yang tanpa saya tanya2 tiba2 praktek pukulan memutar dengan ibu jari telunjuk menonjol (kebetulan kami lagi ngobrol2 sama praktisi kr*v m*g*, seketika itu saya kaget dan setalh kasak kusu dengan dia ternyata doi pernah belajar dan pernah menderita amsiong parah (alias luka dalam) makanya doi berhenti latian. Namun maenan bang Kari ini memang segitu rahasianya dikarenakan ilmu ini mematikan, termasuk dirahasiakan abisss sma teman saya yang doi juga org cina benteng tanggerang (maenan bang Kari adalah dari Tanggerang, Benteng).

Hal ini rupanya semacam kode etik, entahlah...mereka mungkin lebih memilih ilmu ini tidak tersebar dan mati terkubur daripada di salah gunakan oleh org yang dzolim dan khilaf..bayangkan pukulan ala bang kari bila diwarisi oleh org yang salah dan enteng tangan...ngeri membayangkannya
Kembang Jadi Buah, Buah Jadi Kembang

innova

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 1
  • -Receive: 0
  • Posts: 21
  • Reputation: 2
  • Sahabat Silat
Re: Silat tradisional Cikaret
« Reply #46 on: 09/06/2010 14:50 »
wuah, kok saya tambah bingung ya ?
ada banyak cikaret ternyata...
ada cikaret, ada kari cikaret dll.....

mungkin biar saia gak tambah bingung, mohon pada para senior bisa menjelaskan dengan detail macam-macam cikaret ini klu bisa sekalian silsilahnya.....

terus trang saja sebagai nubie saia merasa ndak bisa mengikuti diskusi ini, satu orang bahas cikaret terus dilanjutkan dengan kari cikaret  dan seterusnya....

mohon maaf sebelumnya jika kurang berkenan...

innova

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 1
  • -Receive: 0
  • Posts: 21
  • Reputation: 2
  • Sahabat Silat
Re: Silat tradisional Cikaret
« Reply #47 on: 09/06/2010 15:06 »
oiya maaf ada yang ketinggalan,

beberapa senior disini ada yang menggunakan/menyebut  istilah "Kembang Jadi Buah, Buah Jadi Kembang".....

apakah istilah tersebut ada hubungannya dengan cikaret ?
klu iya dengan cikaret yang mana dan apakah artinya ?


Abu Zakka

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 13
  • Posts: 366
  • Reputation: 67
  • Sabandar Kari Madi
  • Perguruan: Maenpo Kari
Re: Silat tradisional Cikaret
« Reply #48 on: 09/06/2010 17:11 »
Buat Innova, perkenankan saya memberi sedikit penjelasan. Walaupun sebenernya udah diterangkan di atas, tapi gak apa-apa, itung-itung menyimpulkan macem-macem Cikaret.

1. Cikaret Ajengan Rd. H. Achmad Sanusi (Sukabumi)

Cikaret ini diciptakan oleh Ajengan Sanusi atau lebih terkenal dengan nama Ajengan Cikaret atau Paing Cikaret, Gabungan antara Cimande dan Cikalong. Sebelum beliau berguru ke Mamak Ibrahim, beliau sudah memiliki Amengan Cimande, lalu beliau berguru ke Mamak Ibrahim untuk belajar Cikalong. Dari dua aliran ini beliau padukan dan lahirlah sebuah amengan baru, yaitu Maenpo Cikaret Rd. H. Achmad sanusi.

Beliau adalah seorang Pendekar juga seorang Ajengan, menyebarkan Maenpo Cikaretnya di Pondok Pesantrennya. Santri-santrinya banyak yang berasal dari Jawa Timur dan Garut, sehingga saat ini penyebarannya banyak di wilayah Jawa Timur dan Garut. Cucu beliau masih hidup, dan tinggal di Tajur, Bogor.

Ajengan Sanusi dimakamkan insya Allah di daerah Desa Geger Bitung, Kecamatan Cikaret Kab.Sukabumi, Jawa Barat.

Salah satu murid beliau yang menyebarkan ke daerah Garut adalah Ceng Eli yang diturunkan lagi ke Aki Tarmidi (pengawal Bung Karno di Surabaya). Insya Allah dari sinilah asal muasalnya Bung Karno memiliki Maenpo Cikaret.

Muridnya yang lain yang di Garut adalah Ceng Momad (mohammad-Pen) beliau menyebarkan di (pesantren) FAUZAN, sekarang ini diteruskan oleh murid-muridnya.

Sedangkan untuk murid-muridnya yang di daerah Jawa Timur, saya hanya dengar dari beberapa teman bahwa beberapa Kyai di Pesantren Terkenal di Jawa Timur juga menguasai Maenpo Cikaret ini.

Perkembangan awal Maenpo Cikaret ini adalah hanya 5 Jurus (karena itulah kebanyakan Pendekar Cikaret di Jawa Timur hanya menguasai 5 jurus saja), lalu berkembang menjadi 9 jurus, sampai akhirnya 11 jurus (ada yang menyebutkan 13 jurus)

itu sekilas dan sedikit tentang Cikaret Rd. H. Achmad Sanusi, setau saya sih nama beliau di jadikan nama jalan di Sukabumi.

Oke, nomor 2.

2. Cikaret Cianjur (Kari-Madi Cikaret)

Maenpo Kari-Cikaret, berasal dari Bang Kari, lalu ke Rd. Ibrahim (mamak Ibrahim), lalu diturunkan kepada Rd. Wira Kosim, lalu diturunkan ke Aki Pe'i (Aki Pe'i ini sendiri kemudian belajar lagi langsung ke Mamak Ibrahim). Dari Aki Pe'i hanya diturunkan kepada Aki Oha, lalu dari Aki Oha hanya diturunkan kepada Wak Dun.

Perlu digaris bawahi, bahwa Aki Oha menguasai banyak aliran Maenpo, banyak yang belajar langsung ke Aki Oha, namun tidak seorang pun yang diajarkan jurus 9 alias kari kecuali Putra Beliau Wak Dudun, ini sesuai dengan wasiat dari Aki Pei kepada aki Oha untuk tidak mengajarkan Maenpo Kari-Madi Cikaret kesembarang Orang. Aki Oha hanya mendapatkan wasiat dari Aki Pe'i untuk menurunkan Maenpo Kari Madi Cikaret kepada Wak Dudun, dimana pada saat ucapan itu di keluarkan, Wak Dudun masih berusia 10 tahun. Murid-murid Aki Oha yang lainnya, biasanya hanya di ajarkan Jurus 5 (Sabandar) atau jurus 12 (saya tidak tahu ini jurus apa, tidak ada keterangan dari Wak Dun tentang jurus ini, namu jika menilik kepada silsilah Cikalong yang ke Aki Oha, bisa jadi ini adalah jurus Cikalong dari Rd. Enceng- Wallahu a'lam)

Aki Oha mempunyai banyak Murid, Beberapa Muridnya berasal dari Bandung, Ujung berung (dengan alasan sensitifitas, saya tidak menyebutkan nama-nama murid beliau di sini) kesemua murid beliau hanya di ajarkan jurus 5 atau jurus 12, tidak ada yang diajar jurus 9 dan 6 atau Kari Madi, Kari 9 jurus, Madi 6 jurus), hanya wak dudun yang mewarisi seluruh ilmunya Aki Oha, bahkan kakaknya Wak Dudun tidak di ajarkan jurus 6 dan 9 ini.

Wak Dudun mulai belajar dari Bapaknya (aki Oha) sejak Usia 19 tahun, beliau digembleng dengan sangat keras, walaupun oleh Bapaknya sendiri. maka tidaklah aneh jika tipe mengajar Wak Dudun sangat keras jika mengajar. Disamping Kari-Madi, wak dudun juga diajarkan jurus 5 (sabandar) dan jurus 12 oleh Bapaknya. karena itulah dalam mengajar, unsur sabandar terkadang terbawa oleh Wak Dudun. sehingga istilah Sabandar Kari Madi sering di dengar ketika wak Dudun melatih Maenpo. Terdengarnya sangat familiar: sabandar Kari Madi, tapi di Wak Dudun ada bedanya. bedanya adalah: Sabandar Kari Madi tidak hanya sebatas kaedah atau slogan, tapi benar-benar diajrkan jurusnya beserta usik-usikannya. (kalau mau badannya biru-biru dan sakit-sakit selama berminggu-minggu atau berbulan-bulan, silahkan menghubungi Wak Dudun, hehehe Bercanda sedikit, piss aah, tong sarius teuing  :P :D :w)

Kari Madi Cikaret sangatlah keras, jurusnya to the point, gak neko-neko, cepat, keras dan mematikan. Ciri khas permainan Kari ada di bentuk pukulannya, meupeuh jeung ngeked serta putaran peupeuhan.

Tradisi mengajar dari Aa Oha masih dipegang oleh Wak Dudun, yaitu jika ada yang mau belajar ke beliau, maka yang diajarkan adalah jurus 5 atau jurus 12. Wak Dun hanya akan mengajarkan jurus Kari Madi kepada orang yang bisa menerima amanat.

Saat ini ada beberapa orang yang sudah menguasai Kari Madi Cikaret, beberapa dari mereka mengajar di Paguron Mekar Harapan, paguron warisan Aki Oha, sebut saja Kang Mamay, Ujang beureum, Kang Fuad dan beberapa orang lagi yang tidak bias saya sebut di sini, karena alasan yang cukup saya saja yang tahu heheh pisss [[peace2]]

Jadi disebut Maenpo Cikaret karena supaya gampang penyebutannya dan karena memang lokasinya berada di Desa Cikaret Cianjur. Ilmu sebenarnya yang di ajarkan adalah Kari Madi.

Oke, yang ke tiga

3. Sabandar Cikaret


Di Cikaret, pada zamannya Aki Oha masih hidup, ada dua tokoh maenpo yang terkenal, yaitu kakak beradik Aa Oha dan Aa Aman. Aki Oha terkenal dengan Maenpo Kari Madi, sdangkan Aa Aman terkenal dengan Sabandarnya. Kalau menyebut Cikaret, maka akan merujuk kepada dua tokoh maenpo ini, yang otomatis akan jatuh kepada amengannya (aliran silat yang dianutnya)

Kalau kita bertanya tentang Cikaret Cianjur, maka biasanya orang akan bertanya: Cikaret mana? Aa Aman atau Aa Oha? (ngerti kan maksudnya). Itu artinya, kalau kita menyebut Cikaret, maka dua tokoh inilah yang dimaksud.

Kalau menurut cerita Wak Dudun, Pada saat itu sengaja nama Aa Aman lah yang di tonjolkan, Aa Oha lebih suka untuk tidak terkenal, jika ada apa-apa, maka Aa Oha lebih suka jika Aa Aman yang dimajukan. Karena Sebenarnya, Aa Oha lebih dahulu belajr Sabandar ke Rd. Enceng dan ke Wak Da'i di bandingkan Aa Aman. Aa Aman baru belajar Sabandar, jauh setelah Aa Oha belajar.
Pertanyaannya adalah, kenapa justru Aa Aman yang lebih terkenal sebagai tokoh Maenpo Sabandar Cikaret?
Ini memang di sengaja, dengan tujuan agar Aliran Sabandar dan Kari Madi tetap lestari. Kari Madi sengaja dilekatkan kepada Aa Oha, dan Sabandar Cikaret, sengaja dilekatkan kepada Aa Aman. Ingat juga bahwa, Aa Oha selalu memajukan Aa Aman kepermukaan, agar lebih dikenal.

Lalu kenapa menjadi Sabandar Cikaret? ini dikarenakan Jurus Sabandar Aa Aman sangat Khas, tidak ada ditempat lain. Perbedaan paling menonjol adalah pada jurus 4-nya. walaupun sama-sama dari Rd. Enceng, namun Sabandar Aa Aman dan Aa Oha berbeda.

Karena itulah disebut Sabandar Cikaret.

Oke, kiranya itulah sedikit keterangan dari saya, semoga Saudara/i Innova terhibur.

Satu yang saya masih gelap, yaitu Cikaret Cirebon...??? walupun kata Kang Jali Jengki, doi tau asal usulnya Cikaret yang satu ini, tapi sampe sekarang belom ada kabarnya ke saya nih... :o :o :o

Wallahu A'lam, bila ada salah, maka itu memang dari saya, bisa jadi memang Memori saya yang dodol, tapi semua itu saya dapatkan dari sumber-sumber yang sangat shohih, jadi awalnya cerita adalah benar dari sumbernya, kalau ada kekeliruan, mungkin dari saya. CMIIW

Salam

Abu Zakka AKA Bapaknya Zakka AKA Janu
Salam
Cadu Nyekel Cadu Kacekel...

parewa

  • Administrator
  • Calon Pendekar
  • *****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 6
  • Posts: 601
  • Reputation: 50
Re: Silat tradisional Cikaret
« Reply #49 on: 09/06/2010 17:50 »
Mantab dah kang Abu Zakka...... [toop]

GRP udah meluncur ke ente.......

 [[hot-topic]]

Comot Dage

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 1
  • Posts: 36
  • Reputation: 4
Re: Silat tradisional Cikaret
« Reply #50 on: 09/06/2010 18:05 »
Salam silat,
Kakanda puragabaya, senang sekali mendengar berita ini.
Hal ini menyiratkan bahwa ada yang memang memegang ilmu langka ini.
Saya pernah menemui seorang tabib dan praktisi kungfu di daerah utan kayu (beliau saat ini masih praktek pengobatan di daerah utan kayu dengan nama sunan kalijaga).
Tabib ini pernah manghabiskan 7 tahun di daratan cina untuk berlatih di kuil shaolin yang terkenal itu.
Pada saat itu dia bercerita pada saya, bahwa dia sempat bertukar pengalaman dengan seorang guru pengajian dan guru cikaret ini.
Ketika dia (tabib) mengeluarkan jurus andalan kungfunya, bersamaan dgn itu juga si guru cikaret ini mengeluarkan salah satu jurus pamungkasnya, belum selesai jurusnya si tabib, tau2nya dia (tabib) sudah pingsan dan ketika bangun muntah darah, sambil menceritakan rasanya dadanya seperti tertimpa batu berton-ton.
Ketika saya tanya apakah lawan si tabib itu menggunakan tenaga dalam, si tabib (yang pada dasarnya menguasai bagaimana mendeteksi tenaga lawan) mengatakan bahwa si guru cikaret itu tidak mempunyai tenaga dalam, akan tetapi anehnya, kata si tabib, dia merasa tenaga dalamnya yang dia latih bertahun2 di cina, seperti menghilang begitu saja.
Kejadian itu dialami si tabib ketika di Bali.

Lain halnya dengan cerita si tabib, kakak perguruan saya pernah "tukar pengalaman" dengan seorang guru cikaret di daerah depok,menurut dia, teori2 gerakannya sangat mematikan dan to the point.
Hampir sama dengan gerak gulung bahkan canggihnya ada penerapan langkah2 yang memang sangat praktis dan benar2 "motong langkah lawan"

kalo silat cikaret yang diceritain diatas cikaret mana ya. ..

Abu Zakka

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 13
  • Posts: 366
  • Reputation: 67
  • Sabandar Kari Madi
  • Perguruan: Maenpo Kari
Re: Silat tradisional Cikaret
« Reply #51 on: 10/06/2010 07:40 »
Buat Uda Parewa, makasih buat GRPnya  [top]

Buat Comot Dage, saya sebenernya tau, Cikaret mana yang dimaksud oleh Kang Pangeran Muda di quote tersebut, namun..karena itu adalah postingan Kang Pangeran Muda, maka Silahkan Kang Pangeran Muda yang menjawab.

Rasanya kurang sopan kalau saya yang menjawab... x-)) [[peace2]]

Salam
Cadu Nyekel Cadu Kacekel...

Pangeran Muda

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 5
  • Posts: 209
  • Reputation: 18
    • Email
Re: Silat tradisional Cikaret
« Reply #52 on: 10/06/2010 11:57 »
Kang Comot Dage,

Pada saat saya diceritakan oleh sang tabib, saya memang belum sempat menanyakan apakah cikaret itu dari sukabumi atau cianjur ataukah cirebonan seperti yang disebutkan oleh Abu Zakka. Namun akhirnya saya sempat mempelajari cikaret sukabumi dan juga cikaret cianjur (ulin kari). Selama saya mempelajari 2 cikaret itu, sy menyimpulkan bahwa cikaret itu adalah yang sukabumi-an karena apa? karena pada perjalanan saya belajar cikaret sukabumi-an itu memang disiratkan bahwa silat ini anti tenaga dalam. Kira2 itu kang Comot Dage
Kembang Jadi Buah, Buah Jadi Kembang

innova

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 1
  • -Receive: 0
  • Posts: 21
  • Reputation: 2
  • Sahabat Silat
Re: Silat tradisional Cikaret
« Reply #53 on: 10/06/2010 12:13 »
[edit: jgn quote seluruh tulisan, cukup yg perlu saja atau tulis/panggian nama poster sebelumnya]

mantafffff..... [top]  [top]  [top]
cendol terkirim.....

oiya, itu Cikaret Ajengan Rd. H. Achmad Sanusi (Sukabumi) kenapa bisa berkembang ya jurusnya ? dari 5 menjadi 9 / 11 / 13 ?
apakah sudah tidak murni lagi seperti yang diajarkan Ajengan Cikaret ?

« Last Edit: 10/06/2010 12:59 by luri »

Abu Zakka

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 13
  • Posts: 366
  • Reputation: 67
  • Sabandar Kari Madi
  • Perguruan: Maenpo Kari
Re: Silat tradisional Cikaret
« Reply #54 on: 10/06/2010 13:55 »
buat Innova, Makasih cendolnya.

Kalau mengenai berkembangnya jurus saya kurang tahu alasannya kenapa. tapi selama proses pengembangan itu masih oleh penciptanya, maka masih bisa dibilang bahwa silat tersbut masih murni.

Perubahan (kemurnian bentuk jurus) akan terjadi (biasanya) di murid angkatan ke dua, atau bisa jadi dimurid angkatan pertama. bisa jadi karena sang murid juga belajar aliran lain, sehingga berusaha untuk mengkombinasikan ilmunya, misalnya dari bentuk pukulannya, atau dari bentuk kuda2nya, atau dari cara memegang goloknya (jika ada jurus senjata didalam jurusnya) atau bisa jadi masing-masing murid memiliki kesukaan yang berbeda sehingga berbeda juga dalam mengajarkan ke muridnya lagi, dll. tapi biasanya perubahan-perubahan tersebut tidak akan menghilangkan ke-khasan aliran tersebut.

Seperti Murid-muridnya Rd. Obing (Cikalong = Rd. Idrus dan Rd. Didi), (5 Jurus Dasar = Rd. Nunung dan Rd. Utuk) walaupun mereka sama-sama belajar dari Rd. Obing, tapi ternyata jurus-jurus mereka berbeda, ada yang dari segi jumlahnya  maupun bentuk jurus dan kaedah kajadian jurusnya. Tapi ternyata perbedaan itu tidaklah menghilangkan ke-khasan aliran itu (istilahnya sih, Ruh aliran tersebut masih terlihat jelas,....hehehe..bener gak ya istilahnya  [[peace2]])

Bisa jadi perubahan itu memang dari muridnya, atau bisa juga karena Sang Guru lah yang sengaja membedakan cara mengajarnya, mungkin karena sang Guru melihat dari masing-masing bakat muridnya atau postur tubuh muridnya, atau hal lainnya...

Dari pengalaman pribadi saya sendiri, ketika berguru suatu aliran silat,....ternyata memang begitulah sifat guru..terkesan pilih-pilih memberikan materi pada muridnya. Ada murid yang diberi materi A,B,C, tapi materi D tidak diberi, ada yang diberi A,B,D,F, tapi materi C tidak diberi. itu memang ilham dari sang Guru, karena ternyata sang Guru mempunyai alasan tertentu berbuat seperti itu.

Atau bisa jadi memang muridnya yang menginginkan hanya ingin memperdalam pukulan saja atau ingin spesialisasi di ilmu golok dsb..

Jadi perubahan jurus atau kaidah sebuah aliran silat akan sangat banyak dipengaruhi  faktor-faktor X, Y, Z dll.

Salam
Cadu Nyekel Cadu Kacekel...

Pangeran Muda

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 5
  • Posts: 209
  • Reputation: 18
    • Email
Re: Silat tradisional Cikaret
« Reply #55 on: 10/06/2010 13:59 »
Kang Innova,

Untuk perkembangan kenapa menjadi 13 dsbnya..jujur saya kurang tahu..karena saya sendiri hanya sampai jurus 5 saat itu dan setahu saya cikaret sukabumi ini adalah sampai 13 jurus. Penyebarannya yang terbanyak juga di daerah2 kantung santri, seperti Garut, Sukabumi, dan daerah2 Jawa Timur yang banyak sekali pesantrennya. Juga rata2 santri2 di pesantren jatim menguasai silat cikaret walaupun tidak full sampai khatam.
Kembang Jadi Buah, Buah Jadi Kembang

samber gledek

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 4
  • Posts: 462
  • Reputation: 35
    • Email
Re: Silat tradisional Cikaret
« Reply #56 on: 10/06/2010 15:54 »
Grp ... dulu ah buat kang abu Zaka dan Kang Pangeran Muda.

innova

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 1
  • -Receive: 0
  • Posts: 21
  • Reputation: 2
  • Sahabat Silat
Re: Silat tradisional Cikaret
« Reply #57 on: 10/06/2010 22:14 »
@ pak Abu Zakka & pak Pangeran Muda
thank buerat atas penjelasannya.....

Abu Zakka

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 13
  • Posts: 366
  • Reputation: 67
  • Sabandar Kari Madi
  • Perguruan: Maenpo Kari
Re: Silat tradisional Cikaret
« Reply #58 on: 11/06/2010 09:33 »
Buat Kang Samber gledek makasih GRP nya,
buat Innova, sama-sama.
Cadu Nyekel Cadu Kacekel...

Pemulung

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 10
  • -Receive: 3
  • Posts: 358
  • Reputation: 12
  • Yang Penting Halal
    • Email
Re: Silat tradisional Cikaret
« Reply #59 on: 12/06/2010 06:03 »
Mantabh dah kang Janu, jelas marjelas uraiannya dari awal sampai akhir saya ikuti threadnya..tobh banget  [top]

 [toop]

Memang dulu saya pernah denger Cikaret di kalangan pesantren Jawa Timur, mulai area Jombang, Kediri bahkan sedikit diantaranya sampai area tapal kuda Bangil, Sampai jember.

Karakter dinamis cenderung keras dari cikaret rupanya sesuai untuk Jawa Timur.

Jadi inget juga banyak kawan kawan di Nusa tenggara pada memperlihatkan silat khas jawa barat, waktu ditanya eh...kang cecep panglipur pernah lama disana ngajar di pesantren.
Air Setitik Menjadi Lautan, Tanah Sekepal Menjadi Gunung, Sampah Segunung di laut Menjadi Banjir....

 

Powered by EzPortal