+-

Video Silat

Shoutbox

07/11/2021 17:43 santri kinasih: Holaaaaas
10/02/2021 10:29 anaknaga: Salam Silat..
Semoga Sadulur sekalian sehat semua di Masa Pandemi Covid-19. semoga olah raga dan rasa dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita. hampur 5 tahun tidak ada yang memberikan komen disini.
23/12/2019 08:32 anaknaga: Tidak bisa masuk thread. dah lama tidak nengok perkembangan forum ini.
salam perguruan dan padepokan silat seluruh nusantara.
02/07/2019 18:01 Putra Petir: Akhirnya masuk jua... wkwkwk
13/12/2016 10:49 Taufan: Yuk ke Festival Kampung Silat Jampang 17-18 Desember 2016!!!
20/09/2016 16:45 Dolly Maylissa: kangen diskusi disini
11/02/2016 15:58 Taufan: Alhamdulillah SS sudah ON lagi ;-)
View Shout History

Recent Topics

Berita Duka: Alamsyah bin H Mursyid Bustomi by luri
10/07/2022 09:14

PPS Betako Merpati Putih by acepilot
14/08/2020 10:06

Minta Do`a dan bimbingan para suhu dan sesepuh silat :D. SANDEKALA by zvprakozo
10/04/2019 18:34

On our book: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
13/03/2017 14:37

Siaran Radio ttg. Musik Pencak Silat di Stasiun "BR-Klassik / Musik der Welt" by Ilmu Padi
12/01/2017 16:19

Tentang buku kami: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
17/10/2016 20:27

Hoby Miara Jin by anaknaga
19/09/2016 04:50

TALKSHOW SILAT - Silat Untuk Kehidupan by luri
22/06/2016 08:11

Thi Khi I Beng by aki sija
17/08/2015 06:19

[BUKUTAMU] by devil
09/06/2015 21:51

Daftar Aliran dan Perguruan di Indonesia by devil
01/06/2015 14:01

SILAT BERDO'A SELAMAT by devil
01/06/2015 13:59

Persilatan Jurus Lima (Sabandar) by Marsudi Eko
14/05/2015 19:36

Kebugaran Merpati Putih by mpcrb
22/04/2015 16:16

PAWAI JAMBORE PENCAK 2015 by luri
20/04/2015 16:20

SilatIndonesia.Com

Author Topic: THS-THM  (Read 65477 times)

Sosro_Birowo

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 336
  • Reputation: 34
  • The best of us is never enough but God's love
    • Email
Re: THS-THM
« Reply #15 on: 20/11/2007 10:08 »
pertanyaan saya selanjuutnya sama dengan pertanyaan pada Sean belum lama ini: Apakah dalam THS-THS ada jurus dan strategi perkelahian yang secara langsung mencerminkan ajaran unik "berikan pipi kiri jika ditampar pipi kanan?"

Wah menarik nih soal tampar menampar, kata-kata yang diungkapkan oleh Yesus sendiri. Dan lebih unik lagi Yesus juga mengalami ditampar dan bahkan disiksa..
Berikut kukutipkan reaksi dia ketika di depan Imam Besar dia menjawab pertanyaan Imam Besar dan pengawal Imam itu menampar pipinya:

Ketika Ia mengatakan hal itu, seorang penjaga yang berdiri di situ, menampar muka-Yesus sambil berkata: "Begitukah jawab-Mu kepada Imam Besar?"
  Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau kata-Ku itu salah, tunjukkanlah salahnya, tetapi jikalau kata-Ku itu benar, mengapakah engkau menampar Aku?" (Yohanes 18:23)

 
Kok Yesus malah 'marah' ya waktu Dia ditampar... dan nggak ngasihkan pipi kirinya ??? :) ::) apa dia gak konsisten dengan kata-katanya sendiri  :) ???

===
Silat dan agama ..
seperti tarian dan lagu... lebih pada wadah yang bisa diberi artian spiritual..
Lagu apapun bisa diubah menjadi lagu yang lebih bernuansa religius dan lebih dekat ke agama tertentu, tentu setelah diadakan penyesuain. Demikian juga dengan tarian... dan mungkinkah dengan pencak silat..??...Bahkan lagu dangdut bisa dipoles, diubah -dengan tetap irama dangdut--jadi lagu religius agama apapun...artinya sudah dikasih makna spiritual ...

Dalam sejarahnya silat telah ada sejak jaman sriwijaya dan majapapit (Hindu, Budha) yang peninggalannya ditemukan oleh Kang O'ong  di Siam, thailand dan dekat dekat vietnam, baik dalam bentuk candi-candi yang menampilkan gerakan silat mapun tradisi yang masih hidup hingga saat ini dalam bentuk aliran silat suku.  Kita juga kemaren pernah ditunjukkan oleh Kang O'ong video permainan tradisonal 'silat' dari Siam, thai danlain-lain yang notebene beragama budha, hindu atau bahkan animisme dan mereka telah ada sejak jaman sriwijaya...
Dalam permainan 'silat' tersebut ternyata tidak jauh beda dengan gaya minang atau juga gaya sunda atau bahkan dengan senjata yang besar-besar seperti di pakai di Cina. Juga ada sejenis 'debus', di golok gak mempan, dan berbagai hal-hal lain yang tadinya disangka cuman ada di Indonesia saja..
Ini sambil nunggu terbitnya buku kang O'ong tentang hal ini...

Menilik sejarah silat sunda banyak mengarah pada kerajaan pajajaran yang notebene beragama hindu, bahkan hingga saat ini banyak perguruan yang mengaku bahwa ilmunya adalah yang dulunya dipakai oleh para pengawal pajajaran, atau para panglima perang, bangsawan pajajaran yang notebene adalah agama hindu...
Bahkan dalam literatur tertulis tentang perang bubat disana disebutkan bahwa prajurit dari pajajaran menggunakan maenpo untuk melawan pasukan majapahit..(bahasan yang menarik soal maenpo ini ada di kaskus, judul threadnya ya kalo gak salah : maenpo)

Apalagi kalau melihat sejarah sebuah aliran silat yang tergolong tua di jabar yaitu gerak gulung..atau gulung maung...

Bagaimana kita mesti menyimpulkan hal ini ? yang benar pencak silat lahir dari agama mana?

salam
S Birowo
« Last Edit: 20/11/2007 16:15 by Sosro_Birowo »
Menguasai Kekuatan/kesaktian adalah untuk belajar rendah hati dan sadar akan adanya Kekuatan MahaTertinggi yaitu Sang Cahaya Kasih Sejati.

Sosro_Birowo

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 336
  • Reputation: 34
  • The best of us is never enough but God's love
    • Email
Re: MP - THS/THM - Reti Ati Satu Ilmu
« Reply #16 on: 20/11/2007 10:21 »
Jadi kalo dilacak Tunggal Hati ini menginduk ke perguruan yg lebih tua yaitu Persatuan Hati (PH)nya Romo Mangku yang ujung-ujungnya menginduk ke Persatuan Sedulur Tunggal Kecer (PSTK).


Ini pandangan yang berbeda...
Desember tahun lalu saya keliling Jogya dan mencoba menemukan Perguruan Persatuan Hati dan ketemu, adanya di Bantul, sewon, deket pasar seni. Juga ketemu dengan anaknya Rm Mangku --karena Rm Mangku sudah wafat beberapa tahun lalu.(pertemuan ini sudah saya tulis dan dipublikasikan di milis silatindonesia)
--klik aja disini: http://silatindonesia.com/mod.php?mod=publisher&op=viewarticle&cid=12&artid=205 --

Disana saya menanyakan sejarah dan silsilah kelilmuan PH dan semua mengarah pada Rm Mangku Pujono. Menurut keterangan anak kandungnya yang laki-laki, bahwa bapaknya sebenarnya 'menciptakan sendiri' ilmu PH.
Berangkat dari pengalaman sering berkelahi di daerahnya. Hal ini juga dipastikan dan dikonfirmasikan oleh sesepuh PH yaitu mbah FX Marto (Kang O'ong juga kenal dan pernah juga dimuat dalam buku Pencak Silat Merentang Waktu).

Menurut Mbah Marto--yang berusia diatas 70 tahun ini-- PH adalah hasil olahan budi Rm Mangku dalam menghadapi situasi sosialnya dan bukan dengan hasil berguru atau belajar pada orang tertentu (sebut saja aliran setia hati atau PSH atau sedulur tunggal kecer). Dalam perjalannya Rm Mangku dan teman2nya pernah membentuk Be United sebagai wadah untuk bertukar  ilmu. Seingatku hal ini pernah dibahas di kpsnusantara.com...mungkin bisa direfer kesana.

Mana yang betul?

ya tergantung kita mau merujuk pada sumber yang mana dan percaya yang mana  ;D

salam
S Birowo
« Last Edit: 26/03/2008 14:50 by Sosro_Birowo »
Menguasai Kekuatan/kesaktian adalah untuk belajar rendah hati dan sadar akan adanya Kekuatan MahaTertinggi yaitu Sang Cahaya Kasih Sejati.

Java

  • Calon Pendekar
  • *
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 647
  • Reputation: 48
Re: THS-THM
« Reply #17 on: 20/11/2007 10:30 »
Sejarah bisa di wolak-walik tergantung keperluannya untuk siapa. Yang penting PS sekarang mampu memberi kontribusi positif terhadap kemajuan pencak silat Indonesia.

Tetap semangat. [top]

pastorbonus

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 302
  • Reputation: 9
  • Tunggal Banyu Tunggal Ilmu
Koreksi STK
« Reply #18 on: 20/11/2007 17:49 »
Maaf ada kesalahan ni...pendiri Sedulur Tunggal Kecer (PSTK)
adalah Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo (panggilannya eyang Suro) sementara mbah Joyo tuh pendiri Bhayu Manunggal (Ki Djajasoewito). Thanks.
Pertapaan Tunggulwulung, di bawah kaki gunung Arjuna

Ranggalana

  • Calon Pendekar
  • *
  • Thank You
  • -Given: 1
  • -Receive: 1
  • Posts: 652
  • Reputation: 81
  • sastra jendra hyu ning rad pangruwating diyu
    • Email
Re: Koreksi STK
« Reply #19 on: 20/11/2007 18:41 »
...pendiri Sedulur Tunggal Kecer (PSTK)
adalah Ki Ngabei Ageng Soerodiwirdjo (panggilannya eyang Suro) ....Thanks.

Mas Pastorbonus,

kalau boleh saya nanya lagi, ya? Balik ke soal kecer. Bukankah upacara keceran itu sendiri mengacu ke satu sumber silat tertentu? Ataukah semua silat tradisional lazim mengecer mata muridnya? Mohon dijelaskan dengan runut dan rapi agar saya bisa menyimak dengan baek.

Salam hangat,
Ranggalana

(aseli kidul Pasar Totok 'Karalas)
batu kali jadi candi, duka jadi puisi, jagal jadi wali

anyuus

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 55
  • Reputation: 6
Re: THS-THM
« Reply #20 on: 21/11/2007 02:13 »
Kecer artinya apa sih...?
Setahu saja Kecer (bahasa jawa), dalam bahasa Indonesia artinya tercecer.
Sedulur Tunggal Kecer artinya Satu Saudara yang tercecer... begitu bukan?

Salam
YUN

pastorbonus

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 302
  • Reputation: 9
  • Tunggal Banyu Tunggal Ilmu
Silaturahmi aliran
« Reply #21 on: 21/11/2007 09:09 »
Info sejarah ini layak untuk ditelusuri lebih lanjut dengan cara saling bertemu dan silaturahmi agar budaya silat kita tidak hilang ditelan sejarah.
=============

Komen diatas tu sbnernya udah dilakukan jaman dulu..jaman sekarang sudah dimulai lagi forum-forum silaturahmi seperti rutin di padepokan silat TMII.
Kalo jaman dulu lebih ekstrim lagi dengan cara saling berguru ya jadi guru ya jadi murid. Hal ini karena sikap rendah hati dari para pendekar " diatas langit masih ada langit".

Nah masih ingat dengan kumpulan silaturahmi antara : Romo Mangku (PH), Romo Wignyo (Phasaja), Romo Nardi (TH), Mbah Joyo (BM)...basic ilmu awalnya beda-beda, justru karena jaman dulu udah biasa berbagi karena saling mengakui keunggulan masing2 makanya keempat perguruan diatas ada kemiripan.

Nah mas Sosro Birowo...malah lebih dulu bersilaturahmi ya...justru dengan silaturahmi mas Birowo dapat cerita langsung dari sumbernya..."Perbedaan sejarah" wajar saja mas...yang penting niat saling belajarnya kita tumbuhkan lagi dan mencari perguruan2 yg masih "terhilang".

Apa yg saya paparkan disini bukan "mutlak" tg kebenaran sejarah...paling tidak mempermudah silaturahmi sejarah dengan perguruan2 tua yang "mungkin" berhubungan dengan kita. Beberapa saya sarikan perguruan tua sekitar Jawa Tengah dan Jawa Timur sbb:

STK (1903) di Gringsing, Surabaya
Joyo Gendilo Cipto Mulyo
Setia Hati (1917) di Winongo, Madiun
----> ketiganya by Eyang Suro

Setia Hati PSC (1922) di Pilangbungo, Madiun --> cikal bakal SHT
Persatuan Hati (1927) di Mataram, Jogja --> cikal bakal TH, MP, RA
Persaudaraan Setia Hati (1932) di Semarang --> cikal bakal KPS Nusantara
----> diduga ketiganya berhubungan dengan STK

Lain-lain:
Bayu Manunggal (1930) di Jogja
Pesantren Tebu Ireng (1930) di Jombang
Pencak Tejokusuman (1922) di Jogja

sementara aliran Jawa Barat sedang diselidiki sejarahnya...tunggu ya..
Kesimpulan: terserah masing-masing yang penting kalau ingin akurat ya harus sering2 silaturahmi kaya' mas Birowo.

Menyinggung soal STK...saya sepakat dengan mas Anyuus, memang berasal dari bahasa Jawa yang artinya kumpulan satu saudara yang tercecer.
Pertapaan Tunggulwulung, di bawah kaki gunung Arjuna

sola_ical

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 8
  • Reputation: 0
    • Email
Re: THS-THM
« Reply #22 on: 13/01/2008 16:24 »
syalom buat para Pendekar THS-THM, saya boleh numpang tanya, ble gak menerima siswa dari agama selain agama Katolik, saya sendiri Protestan, saya sangat tertarik sm Silat dan TD dari silat ini karna dalam belajar TD tidak melibatkan Unsur Mistik, alias tidak ada Ritual khusus untuk membangkitkan Td.

Aguswin

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 7
  • Posts: 407
  • Reputation: 34
    • Kelatnas Indonesia Perisai Diri
    • Email
  • Perguruan: Kelatnas Indonesia Perisai Diri
Re: THS-THM
« Reply #23 on: 13/01/2008 22:00 »
Lain-lain:
Bayu Manunggal (1930) di Jogja
Pesantren Tebu Ireng (1930) di Jombang
Pencak Tejokusuman (1922) di Jogja

Setau saya, Tebuireng itu bukan nama perguruan pencak silat, tapi nama dusun yang berada wilayah Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Propinsi Jawa Timur. Di sanalah almarhum KH Hasyim Asy'ari (mbahnya Gus Dur) mendirikan sebuah pondok pesantren yang dikenal dengan nama Pondok Pesantren Tebuireng.

pastorbonus

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 302
  • Reputation: 9
  • Tunggal Banyu Tunggal Ilmu
Tebu Ireng
« Reply #24 on: 24/01/2008 22:04 »
Bener mas...Tebu Ireng itu nama Pesantren...yang dimasd di sini adalah kegiatan silat di tebuu ireng tu menurut data historis mulai maju di tahun itu mas. Nah alo searang hampir semua egiatan silat di pesantren dah dibakukan menjadi Pagar Nusa.
Begitu tambahan informasi yang aku punya.
Pertapaan Tunggulwulung, di bawah kaki gunung Arjuna

parewa

  • Administrator
  • Calon Pendekar
  • *****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 6
  • Posts: 601
  • Reputation: 50
Re: THS-THM
« Reply #25 on: 29/01/2008 17:33 »
lanjut dong cerita ttg THS-THM ini......

semakin menarik setelah mendengar dongengan mas O'ong yg ditimpali oleh mas Sosro Birowo dan syech Nizam sabtu malam kemaren....

Salam...


sedyaleksana

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 17
  • -Receive: 7
  • Posts: 417
  • Reputation: 43
    • PD Germany & Swiss
  • Perguruan: Perisai Diri
Re: THS-THM
« Reply #26 on: 29/01/2008 18:47 »
Mungkin uda Parewa mau nambahin, paling tidak mengenai hal2 yg ikut didengar di diskusi sabtu malam kemaren yg berhubungan dgn thread ini, pasti menarik dan memancing kita utk diskusi lebih lanjut lagi.

Salam
Chandrasa

parewa

  • Administrator
  • Calon Pendekar
  • *****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 6
  • Posts: 601
  • Reputation: 50
Re: THS-THM
« Reply #27 on: 29/01/2008 19:16 »
wah.. ane cuman jadi pendengar yg baik.... x-))
terutama tentang sejarah salah satu perguruan..... ::)

Salam....



Mantrijeron14

  • Moderator
  • Anggota Senior
  • **
  • Thank You
  • -Given: 25
  • -Receive: 19
  • Posts: 390
  • Reputation: 50
  • terrorizing people wherever I go
Re: Silaturahmi aliran
« Reply #28 on: 26/03/2008 13:55 »


Nah masih ingat dengan kumpulan silaturahmi antara : Romo Mangku (PH), Romo Wignyo (Phasaja), Romo Nardi (TH), Mbah Joyo (BM)...basic ilmu awalnya beda-beda, justru karena jaman dulu udah biasa berbagi karena saling mengakui keunggulan masing2 makanya keempat perguruan diatas ada kemiripan.

Kulonuwun,
saya dari PH Kolat Pendekar Ahmad Sihman Widodo AKA Mas Wid. Mas Wid adl murid langsung Romo Mangku. Menurut tuturan yg sejauh saya ingat memang dulu saya "dikandani" kalo PH punya sodara tunggal banyu (satu guru) yaitu THS dan THM. Tapi tidak disebutkan bahwa hanya aspek kebatinannya saja, baru skrg saya ngerti. jadi dulu ada kode etik berupa gerakan tangan khusus jika bertemu lawan.. maksudnya spy menghindari perkelahian kalo ternyata seperguruan/ tunggal banyu. 8)
tapi memang kebatinannya adl meditasi bukan pernafasan. Kemungkinan memang THS-THM tidak/sedikit menggunakan kaidah silat PH walaupun ditulis sbg menginduk ke PH, karena di PH tidak dikenal jurus, sementara THS-THM menyebutkan ada jurus. Kmd PH tidak ada pernafasan, jika masuk ke pra pendekar yg ada adalah meditasi (ini mungkin yg disebut kebatinan), inipun diliat/dites dulu oleh sang pendekar kesiapan "wadah" dan kepribadian calon pendekar tsb. Disini juga dilakukan 'penjurusan": pengobatan, beladiri, olah batin, etc

Mengenai silaturahmi: romo Mangku, Mbah Joyo, Mbah Wignyo dan Romo Nardi juga pernah diceritakan kpd saya, menyangkut juga sejarah MP. malah saya sendiri disuruh menelusuri jejak sejarah PH ke Pak Suko (Perpi Harimurti). Diantara ke-4 pendekar sepuh tsb memang ada hubungan erat. Contohnya: murid PH bisa dikirim utk belajar mendalami senjata ke mbah Joyo, dengan referensi nama sang pendekar.

Dalam mencari kejelasan sejarah memang diperlukan pikiran terbuka (refer ke open minded fighternya mas Erry), tapi tentu saja disampaikan dengan cara yg bisa diterima. Ketersinggungan dalam hal menyikapi sejarah ataupun persepsi keagamaan yg mungkin berkaitan, harus dihindari. Supaya tujuan kita memajukan PS tradisional bisa dapet gilo tuh... eh.. gitu loh!!
(Huehue kaya khotbah nih gw!)

Ttg sejarah PH sendiri, segera saya klarifikasike mas Wid, yg mana yg dia tahu versi pastorbonus or Sosro Birowo... tunggu bentar bleh...

Wassalam,
podo wanine, ojo nganti kalah, syukur nek menang
"Gerak tak lebih cepat dari pikiran, hati tahu lebih dulu."

santri kinasih

  • Moderator
  • Calon Pendekar
  • **
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 39
  • Posts: 609
  • Reputation: 119
    • Email
Re: THS-THM
« Reply #29 on: 26/03/2008 16:02 »
Kulonuwun,

Saya muridnya Pendekar Mantrijeron14. Jadi saya juga pernah jadi murid PH. Konon Romo Mangku memang kadang kecer-nya THS-THM. Tapi tidak hanya itu juga dengan Phasaja dan Romo Nardi. Namanya dulu Be United 1927.

SK

Wani terus, ora tau kalah, ning yo ra tau menang, soale ra tau sabung.. :D

 

Powered by EzPortal