Dalam permainan kari, guru sangat memperhatikan detail setiap gerakan, karena sang guru ingin terbaik dan harus sesuai dengan 'pakem'.
Dalam pemberian ilmu, sudah jelas tentu ada keridhoan antara guru dan murid. Tetapi dalam permainan kari seperti saya jelaskan di atas, sudah ada 'pakem' yang harus ditaati dan dipenuhi.
Dalam mempelajari kari kalau cuma dengan kecerdasan dan keinginan kuat tanpa kemampuan fisik yg memadai?...dan survey membuktikan......silahkan tanya kepada yg sudah pernah 'benar2' belajar, bukan cuma 'cicip2' saja....

Tidak perlu terlalu banyak berteori dan menjadi spt pengamat sepak bola. Silahkan datang dan rasakan bedanya. Kalo sudah merasakan, silahkan sampaikan lagi pendapat anda....
![top [top]](http://sahabatsilat.com/forum/Smileys/default/thumbsup.gif)