+-

Video Silat

Shoutbox

23/12/2019 08:32 anaknaga: Tidak bisa masuk thread. dah lama tidak nengok perkembangan forum ini.
salam perguruan dan padepokan silat seluruh nusantara.
02/07/2019 18:01 Putra Petir: Akhirnya masuk jua... wkwkwk
13/12/2016 10:49 Taufan: Yuk ke Festival Kampung Silat Jampang 17-18 Desember 2016!!!
20/09/2016 16:45 Dolly Maylissa: kangen diskusi disini
11/02/2016 15:58 Taufan: Alhamdulillah SS sudah ON lagi ;-)
07/01/2016 10:00 luri: wa 'alaikumussalam
04/01/2016 20:21 May Lee: Assalamu 'alaikum
View Shout History

Recent Topics

PPS Betako Merpati Putih by acepilot
14/08/2020 10:06

Minta Do`a dan bimbingan para suhu dan sesepuh silat :D. SANDEKALA by zvprakozo
10/04/2019 18:34

On our book: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
13/03/2017 14:37

Siaran Radio ttg. Musik Pencak Silat di Stasiun "BR-Klassik / Musik der Welt" by Ilmu Padi
12/01/2017 16:19

Tentang buku kami: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
17/10/2016 20:27

Hoby Miara Jin by anaknaga
19/09/2016 04:50

TALKSHOW SILAT - Silat Untuk Kehidupan by luri
22/06/2016 08:11

Thi Khi I Beng by aki sija
17/08/2015 06:19

[BUKUTAMU] by devil
09/06/2015 21:51

Daftar Aliran dan Perguruan di Indonesia by devil
01/06/2015 14:01

SILAT BERDO'A SELAMAT by devil
01/06/2015 13:59

Persilatan Jurus Lima (Sabandar) by Marsudi Eko
14/05/2015 19:36

Kebugaran Merpati Putih by mpcrb
22/04/2015 16:16

PAWAI JAMBORE PENCAK 2015 by luri
20/04/2015 16:20

ALM. Kong Nur ( BEKSI Kampung Sawah) by initial_d
30/03/2015 14:02

SilatIndonesia.Com

Author Topic: 10 Penjahat Dunia  (Read 21203 times)

santri kinasih

  • Moderator
  • Calon Pendekar
  • **
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 39
  • Posts: 609
  • Reputation: 119
    • Email
Re: 10 Penjahat Dunia
« Reply #15 on: 11/04/2008 13:09 »
waduh ini thread judulnya udah nyambung sama sub topicnya, tapi kok isinya engak ada hubungannya dengan cerita silat...  :'(

coba disusun ceritanya yang baik, jadi kalau nanti suatu saat di buat buku bisa langsung cetak dan bisa di jual ke gramedia.

silahkan TS-nya lanjutkan dulu ceritanya...

Kang Nagapasa,

Maap ya..ceritanya emang baru mulai dengan perkenalan tokoh dalam cerita..

@bang rasyid,

maap bang...Ini cerita piktip, cuma karakter orang-orangna emang diramu dari orang yang ane kenal...

Jadi gak enak kalau dibilang unjuk kesaktian...padahal biar karangan menarik aja, makanya didramatisir dan dibuat bombastis..

SK, SK

Suka Konyol, Sama Kawan..

Unknown

  • Moderator
  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 65
  • -Receive: 41
  • Posts: 1.486
  • Reputation: 95
  • I'm no longer a member of this forum
    • FORUM SILAT
Re: 10 Penjahat Dunia
« Reply #16 on: 11/04/2008 15:08 »
 hehehee...monggo dilanjut sesuai arahan Kang Kiki Nagapasa :D
Salam...

mudah-mudahan di forum tercinta ini sedang berlangsung " Tahaddutsan Bin ni'mah"


Salam..

MB
bang, artinye jelasin donk yang pake tanda petik...pliiisss... :)
pake ganti id segala nih si akang ;D

Dodol Buluk

  • Moderator
  • Pendekar Madya
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 1
  • Posts: 1.081
  • Reputation: 25
  • Alone but never lonely
    • Email
Re: 10 Penjahat Dunia
« Reply #17 on: 11/04/2008 15:23 »
salam..

ntar aje gan..ketemu langsung aje di gedung Hidro...hehehehe :P



MB
"Jangan pernah bilang kagak kalo kagak pernah bilang jangan"

santri kinasih

  • Moderator
  • Calon Pendekar
  • **
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 39
  • Posts: 609
  • Reputation: 119
    • Email
Re: 10 Penjahat Dunia
« Reply #18 on: 14/04/2008 15:03 »
Kisah 10 Penjahat Dunia

Bagian I : Pertemuan

Panas terik kota Yogyakarta membuat Celli si Kuya' Sakti tak kuasa untuk menahan butiran keringat keluar mengalir dari pori-pori sekujur tubuhnya. Dengan menggunakan topi karton biru berbentuk kerucut dan menyandang tas karung goni, Celli berjalan melintasi daerah perguruan silat Gadjah Mungkur. Walaupun tampak lelah, namun hatinya gembira karena setelah setahun ia belajar di perguruan silat Panca Silat di daerah Lenteng Agung, akhirnya ia bisa menembus persaingan dan masuk perguruan silat Gadjah Mungkur.

Celli diterima pada jurusan Ilmu Engkol, Santet dan Pelet atau IESP di PSGM (perguruan silat gadjah mungkur). Jurusan IESP biasanya adalah jurusan khusus ilmu yang dapat mengunci, menjatuhkan dan mematikan lawan dengan kekuatan aksi-reaksi (kekuatau pasar istilah, kerennya) atau dengan cara kekuatan gaib (seperti kekuasaan dan kekuatan politik untuk melakukan distorsi). Namun jurusan IESP di PSGM agak berbeda dengan yang di tempat lain. Masalahnya, di PSGM ada suhu-suhu yang dibesarkan oleh partai-partai proletar.

Singkat cerita, Celli sudah berada dalam lingkungan PSGM. Sebagaimana layaknya murid baru, dia harus berpakaian yang seadanya, makan seperlu dan ditugaskan aktifitas yang luar biasa beratnya.

Siang itu, Celli di beri waktu istirahat setelah bolak balik berlari sambil membawa 2 ember besar air melintasi lembah PSGM.

bersambung nanti ah

devil_buddy

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 56
  • Reputation: 3
Re: 10 Penjahat Dunia
« Reply #19 on: 14/04/2008 18:25 »
we want more we want more  [top]  [top]  [top]

di tunggu loh lanjutannya, serial 10 penjahat dunia ini boleh dibilang kompetitor head to head dgn cersil pendekar pemetik bunga by pendekar (kemana yah bang pendekar lama ga ada kabarnya)


Dolly Maylissa

  • Moderator
  • Calon Pendekar
  • **
  • Thank You
  • -Given: 9
  • -Receive: 12
  • Posts: 519
  • Reputation: 49
  • silat itu ya salaman bukan gebuk2an,,,
    • d01ly's blog
    • Email
10 penjahat dunia
« Reply #20 on: 14/04/2008 20:23 »
Keren..!!!
Kereen...!!!!
Kuereeeeen dah pokoknya....

Wah mas SK ternyata  orang yg punya  pemikiran yg liar.
Keren dah... terusin...terusin...
Lagi...lagi...

Dari awalnya aja dah liar bngt idenya, gimana yah kalo dirampungkan dan dijadikan novel silat ala peng"gila" silat
 yg kalo lama2  jadi gila  beneran. Mas SK buruan bikin lanjutannya kale aje ada penerbit nyang berminat mencetaknya
baru belajar nulis

santri kinasih

  • Moderator
  • Calon Pendekar
  • **
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 39
  • Posts: 609
  • Reputation: 119
    • Email
Re: 10 Penjahat Dunia
« Reply #21 on: 15/04/2008 12:06 »

Sambungan.]


Dengan langkah gontai, Celli mendatangani Warung Bonbin milik Yu Siyem.

"Yu, minta es teh manis satu, nasi separoh pake sayur sama tempe. Gak pake lama ya!" kata Celli dengan lagak jawara betawi.

Makanan dan minuman dengan cepat langsung datang ke meja Celli. Belum 3 sendokan nasi masuk ke mulutnya, tiba-tiba ia dikagetkan dengan seseorang bersuara cempreng dengan logat betawi yang lebih kental daripada pada Mandra.

"Mpok, berape nih semua makanan gue," begitu suara yang didengar Celli.

"Pitungatus Mas," jawab Yu Jum dengan bahasa Jawa.

"Pitung-pitung, emangnye gue jago silat jaman kumpeni? Berape mpok, berape?" kata suara itu lagi..

Nasi di mulut si Celli nyaris tumpah karena dia tidak tahan untuk tidak tertawa mendengar perkataan orang yang ternyata bertubuh hitam legam dan berdiri seperti kera, badan membungkuk.

Si pemilik suara merasa tersinggung karena mendengar Celli menahan tawa sambil menyemburkan sebagian nasi dari mulutnya.

"Ngapain loe ketawa! Gue gibeng baru tau loe!" kata si hitam sambil berkacak pinggang dan mata melotot ke arah Celli.

Celli santai saja, dia sudah biasa menghadapi orang seperti Si Hitam ini. Lagipula dengan bekal ilmu tendangan kungfu utara dan silat buaya yang dipelajarinya di Menteng Dalem, dia tidak pernah merasa takluk sama siapapun kecuali memang ia sudah pernah ditaklukkan.

"Lagak loe bikin gue mau muntah, nyet," kata Celli dengan santainya.

"Lah dari pada loe, badan loe besisik kayak buaya. Geli deh gue!" kata si Hitam tidak mau kalah.

Celli merasa tersinggung, tapi dia menahan emosinya.

"Loe anak mana sih? Kaya yang udah paling kece sedunia aja. Tongkrongan loe aja model beruk," kata Celli tak mau kalah.

"Nah, loe udah nyadar tuh kalau gue kece. Sekarang loe mau adu ilmu ape same gue? Gue layanin!" kata Si Hitam lagi.

Belum lagi si Celli beranjak dari tempat duduknya dan menjawab tantangan si Hitam. Ada sebuah tangan lembut menekan pundaknya.

"Kalian berdua ini gimana? Sama-sama anak betawi di perantauan koq malah mau ribut! Kenalan dan berteman dulu kan lebih benar!" kata orang yang menekan pundak Celli.

"Oh itu teman loe Bud! Untung belum gue hajar," kata si Hitam kepada orang tersebut yang ternyata adalah Budiman Sudjatmiko.

Bersambung

 
« Last Edit: 15/04/2008 14:32 by santri kinasih »

Black Widow

  • Guest
Re: 10 Penjahat Dunia
« Reply #22 on: 15/04/2008 22:23 »
Salam kenal Bang Santri Kinasih

Bagi saya, pengertian Toa = Paling tua, Ji = 2, Sam = 3, Si = 4, Go = 5, Lak = 6, Jit = 7, Pat = 8, Kau = 9 dan Sumoi = adik perempuan paling kecil. Apa “sequencing” adalah dari umur atau seniority dalam ilmu beladiri? Kayaknya sudah dapat gambaran siapa 10 penjahat dunia.(guessing aja) Cuma satu yang saya lagi nugguin adalah “Sumoi”?? Kok ngak kelihatan di sini..mungkin belum nonjol lagi??

Sila lanjutkan ceritanya…

BW
« Last Edit: 15/04/2008 23:50 by Black White »

santri kinasih

  • Moderator
  • Calon Pendekar
  • **
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 39
  • Posts: 609
  • Reputation: 119
    • Email
Re: 10 Penjahat Dunia
« Reply #23 on: 16/04/2008 09:36 »
Salam kenal juga black...

Kalau di umumnya memang berdasarkan tingkat keilmuan disusun ranking. Tapi dalam cerita ini, setiap karakter punya kekhususan. jadi ranking lebih mencerminkan penghormatan atas pengalaman dan kekhususan keilmuan. Misalnya toa suheng, memiliki ilmu terawang dan pengalaman pibu lebih banyak dibanding yang lain, maka dia dianggap pantas jadi yang paling tua.

Ji suheng adalah orang di garda depan. Dia jadi indikator kelompok untuk ilmu kanuragan. Sementara sam suheng adalah the criminal mind of the group. Sam suheng paling licin, cerdik dan strategis. Jika ji suheng bermain kosong isi dalam gerakan silat, sam suheng bermain strategi kosong isi dalam otaknya..

Sumoi memang belum muncul, karena ia memang paling akhir bergabungnya. Yang satu ini adalah atlit karate, tapi mewarisi ilmu terawang dan singo (edan) ketika usianya menginjak 22 tahun, ketika waktu yang dijanjikan telah datang. Konon ilmu terawangnya lebih mengguguli toa suheng, tapi karena pengalaman yang kurang, maka sering tidak terkontrol dan mengakibatkan konflik dalam batin. Ketika melihat hal yang buruk, dia langsung mengamuk, mengaum dan mencakar kesana kemari. Beruntung ada toa suheng yang sudah pengalaman yang kemudian mau meredakan, dijadikan sasaran dan akhirnya menjadi pendamping setia sumoi sampai menunggu kematangan ilmunya.

Pernah suatu ketika sumoi pergi mencari guru untuk memusnahkan ilmu keturunannya. Namun belum ada yang guru yang mampu melakukannya. A gift is a gift.

Nanti cerita lagi jangan dijawab semua ya..
 

Black Widow

  • Guest
Re: 10 Penjahat Dunia
« Reply #24 on: 16/04/2008 18:42 »
Opps ma’af lupa membalas…Ok Bang Santri…akan zip mulut saya ni…promise… [top]

Tolong bilang sama Lak Suheng jangan sering temasya ke alam jin…Hati hati nanti tak bisa pulang ke alam nyata...

BW

Dolly Maylissa

  • Moderator
  • Calon Pendekar
  • **
  • Thank You
  • -Given: 9
  • -Receive: 12
  • Posts: 519
  • Reputation: 49
  • silat itu ya salaman bukan gebuk2an,,,
    • d01ly's blog
    • Email
10 penjahat dunia
« Reply #25 on: 17/04/2008 12:18 »
Lagi...lagi...lagi...
More...more...more...
baru belajar nulis

santri kinasih

  • Moderator
  • Calon Pendekar
  • **
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 39
  • Posts: 609
  • Reputation: 119
    • Email
Re: 10 Penjahat Dunia
« Reply #26 on: 23/04/2008 11:40 »
Sambungan
Bab Pertemuan I

Sekejab nampak ketegangan antara Celli dan si Hitam sudah mereda. Namun sekali terucap tantangan pantang untuk menyabutnya kembali.

"Hei Tem. Kayaknya loe punya maenan lumayan juga. Gue pengen tau sampai mana loe punya kehebatan!" kata Celli dengan nada datar tanpa ekspresi.

Si Hitam blingsatan. Selama dibesarkan di Salemba oleh Engkongnya yang menguasai ilmu Monyet Putih, belum pernah ada yang nantang dia dengan cara begitu santainya.

"Kuya' gile loe! Boleh aja kalau loe emang mau nyoba!" kata si Hitam dengan menahan emosi.

Kasihan Budiman. Dia jadi bingung sendiri, karena dia bukan petarung jalanan. Dia adalah ahli strategi perang dan masuk ke PSGM hanya untuk mempelajari karakter-karakter ilmu yang bisa digunakkan dalam menyusun strategi. Dia jelas pusing kalau ada dua kawannya yang ingin pibu atau saling tukar pukulan.  Tapi Budiman bukanlah Budiman kalau dia sampai kehabisan akal. Maka diapun mengeluarkan idenya.

"Kalian berdua boleh saja melakukan pibu, tapi harus ada wasitnya. Belum waktunya kalian berkelahi disaat kalian sebenarnya membutuhkan persatuan dan bukan perseteruan," kata Budiman.

"Loe tentuin aja aturannya Bud," kata Celli yang sudah hilang rasa laparnya.

Belum sempat Budiman menjawab, tiba-tiba matanya melihat seseorang bertubuh tambun dengan tangan seperti talas Bogor mendekat ke arah mereka.

"Bud, kemana saja kamu? Tak cari-cari koq gak ketemu?"  kata tubuh pemuda tambun itu.

"Bong, ini kenalin temen-temenku, Celli dan Tedsorus. Mereka juga murid baru PSGM," kata Budiman

Bongki, si pemuda tambun, mengangkat tangan di depan dada dan memberi hormat kepada Celli dan si Hitam, yang ternyata bernama asli Tedsorus.

"Bongki ini dasar ilmu beladirinya adalah Eng Jiaw Kang dan Bie Sie. Dia murid langsung Kong Has di Kebayoran lama, sempat minta pentunjuk juga sama Mpek Lie Jie Tong dan memperdalam Eng Jiaw Kang dari pendeta asal Tibet," begitu Budiman memperkenalkan Bongki.

Diam-diam Celli dan si Hitam agak bergidik melihat postur Bongki. Tangan Bongki besar dan agak menghitam sebatas siku, jari-jarinya besar seperti pisang, dan bentuk perutnya yang buncit tapi terlihat keras menandakan bahwa dia adalah seorang yang giat melatih solar plexus untuk membangkitkan Chi.

"Cel, Ted, sekarang begini saja. Aku minta Bongkin yang jadi wasit pibu kalian. Saya pikir bagus melihat buaya bertarung melawan monyet dengan wasit rajawali," kata Budiman.

Bongki tampak agak bingung, tapi kedipan mata Budiman mengurungkan komentar keluar dari mulutnya.

"Gue gak masalah Bud," kata si Hitam, Tedsorus.

"Kamu Cell?"

"Gue juga gak mundur," jawab Celli.

"Ok. Kalau begitu kita ketemu nanti jam 5 di lembah sebelah kuburan cina," kata Budiman. "Yang tidak datang julukannya saya ganti jadi ayam sayur."

Celli dan Tedsorus mengangguk. Bongki cuma bisa bengong sambil garuk-garuk perut dengan jarinya yang jempol semua.

Bersambung

santri kinasih

  • Moderator
  • Calon Pendekar
  • **
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 39
  • Posts: 609
  • Reputation: 119
    • Email
Re: 10 Penjahat Dunia
« Reply #27 on: 30/04/2008 16:59 »
Sambungan
PERTEMUAN I

Lembah PSGM jam 5 sore. Celli dan Tedsorus telah berada di sana. Masing-masing memakai pakaian kebesarannya. Celli memakai celana dengan motif burik buaya dan baju kaus putih, sementara Tedsorus memakai baju pangsi a la pendekar yang mau manggung di acara Palang Pintu.

Bongki tampak berdiri tegak di antara kedua makhluk aneh itu. Perawakan Bongki tampak sangar dengan celana a la Jojon dan bertelanjang dada. Sayang wajahnya cengar-cengir sehingga agak mengurangi kesangarannya.

"Cel, Ted, apa bener mau pibu?" kata Bongki memecah kebisuan.

Celli dan Ted hanya mengangguk.

"Ok. Kalau begitu loe berdua harus ikut aturan gue. Loe gue kasih waktu 15 menit untuk saling menjatuhkan. Yang berhasil masukin pukulan 2 kali tanpa balas dia menang. Kalau baru satu pukulan mau menyerah, loe harus angkat tangan. Kalau tidak ada yang menang dalam 15 menit, nanti gue cari peraturan untuk adu penaltinya," kata Bongki yang tidak jelas mencampurkan istilah sepakbola ke dalam pibu.

Celli dan Tedsorus mulai bersiap-siap. Celli tampaknya mulai memasang kuda-kuda khas Silat Buaya. Silat Buaya adalah silat khas Minangkabau. Banyak bermain rendah dan memiliki pertahanan yang kokoh luar biasa. Sementara Tedsorus, mengambil langkah Silat Kera. Entah darimana asal usul Silat Kera-nya, yang jelas dia banyak mengandalkan kegesitan untuk hindaran, tangkapan, dan terkadang melakukan 'submission' atau teknik menjatuhkan lawan.

"Ok. Sekarang boleh dimulai!" seru Bongki sambil mengayunkan tangannya.

Tedsorus langsung merangsak dengan serangan tamparan 2 tangan yang silih berganti ke arah Celli. Ternyata Celli memang bukan orang sembarangan. Dengan mudahnya dia membendung serangan Ted dengan 2 kibasan tangan.

Ted berteriak, ternyata serangan tangan tadi adalah pancingan untuk melakukan submission. Pukulan tangan Ted ternyata berubah menjadi senjata untuk menangkap kibasan tangan Celli..

"Pak, pak! Dua tangan Celli berbalik menjadi tertangkap oleh cengkeraman tangan kera sakti Tedsorus. Dengan gerakan pembebanan badan oleh Ted, Celli dipaksa untuk membukukkan badannya dan Ted siap untuk melakukan submission atau bantingan.

Tapi Celli, sekali lagi, bukan pesilat kemarin sore. Segera ia memperbaiki kuda-kuda dan mengerahkan tenaga penuh pada kedua tangan sehingga memberikan beban yang luar biasa kepada Ted.

"Haiya!' Tedsorus berteriak karena merasa tangannya memegang beton. Ketika itu juga Ted merasa ada hentakan luar biasa mengarah ke kedua tangannya.

"Wayauwwww!" Tedsorus terpaksa melompat mundur dan melakukan poksay satu kali untuk menghilangkan efek hentakan Celli kepada dirinya.

Keduanya kembali berdiri berhadapan. Celli mulai sadar bahwa ia nyaris celaka karena ia keluar dari pakem Silat Buaya dan melayani Ted pada permainan kecepatan tangan. Sementara Ted juga sadar bahwa dia berhadapan dengan orang yang bukan sembarangan.

Menit-menit berikutnya bertarungan jadi membosankan. Keduanya berhati-hati dengan gaya silat masing-masing. Celli mencoba menarik permainan jadi lebih rapat dan rendah, sementara Ted mencoba menarik Celli keluar dari lingkaran permainannya.

15 menit akhirnya berlalu. Tidak ada satupun yang berhasil mengalahkan lawannya. Akhirnya Bongki pun berteriak, "
Stop!"

Celli dan Tedsorus berhenti berkelahi dengan napas terengah-engah.

"Gue nyatakan pertarungan ini sementara seri!" kata Bongki.

"Ada yang masih penasaran?"

Tedsorus dan Celli mengangkat kedua tangan.

"Mmm...Loe orang emang pada gila ya. Begini aja. Siapa yang bisa memukul roboh gue dalam 3 pukulan atau kurang, dia yang menang!" kata Bongki

Celli dan Tedsorus jadi bingung.

"Begini," kata Bongki. "Gue akan berdiri disini tanpa melawan dan loe jatuhin gue. Inget loe cuma punya jatah 3 pukulan. Siapa yang mau duluan?"

Bongki memasang kuda-kuda dan mengangkat kedua tangannya ke udara. "Celli, ayo serang gue duluan!"

Celli melihat posisi Bongki. Lalu tiba-tiba ia melakukan gerakan yang luar biasa. Inilah gerakan tendangan Sabit (toliocagi) yang ia pelajari dari kungfu Shaolin utara.

"Cap, Cap"  Dua tendangan sabit dengan tenaga penuh menghajar rusuk Bongki, Tapi aneh, Bongki tetap tak bergeming.

Celli penasaran lalu dia melakukan jontrot dengan kecepatan dan kekuatan penuh.

"Bukkkk!" Bongki hanya terjajar 2 langkah, tapi dia tak terlihat kesakitan

"Giliran loe Ted!"

Tedsorus menyerang Bongki tengan pukulan pisau tangan kearah leher.

"Debbb" Pisau tangan Ted serasa tumpul.

Ted lalu melakukan serangan susulan berupa tinju monyet kearah dada kiri dan kanan.

"Duk duk!" Tinju monyet kembali tidak mempan.

Dalam kebingungan tiba-tiba, si Celli bergerak menghantam Bongki lagi dengan tendangan sabit, sementara Ted bergerak untuk melakukan submission dengan menggoyang kuda-kuda bongki dan mengangkat kakinya..

Bongki terkejut bukan main. Dia sadar seandainya tendangan masuk ketika usaha bantingan Ted juga jalan, ia bisa celaka,karena penguncian tenaganya bisa terpecah.

"Haiya!!!" Bongki berteriak dan tangannya bergerak menangkap serangan Celli..

Bersambung



 

santri kinasih

  • Moderator
  • Calon Pendekar
  • **
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 39
  • Posts: 609
  • Reputation: 119
    • Email
Re: 10 Penjahat Dunia
« Reply #28 on: 03/05/2008 22:56 »
Sambungan..

Tendangan sabit Celli ditangkap dengan akurat oleh Bongki. Dalam sekejap Bongki segera mengarahkan pukulan ganden ke arah paha atas Celli. Dia sengaja tidak menggunakan serangan maut dan hanya ingin membuat Celli jera.Tetapi Celli merasakan gelagat ini, segera ia kerahkan tenaga penuh ke kaki yang tertangkap dan menggunakan tangan Bongki sebagai pijakakan untuk melontarkan badan dan berguling. Akibatnya pukulan ganden Bongki hanya sedikit menyerempet kakinya.

Sementara Tedsorus melihat posisi Bongki mulai terbongkar segera melakukan serangan pancingan dengan tangan monyet sakti ke arah leher Bongki..

"Wuiiih", Bongki bergidik dan tangannya langsung berusaha menepis.

Ternyata serangan Tedsorus adalah tipuan, tangan yang ditepis langsung ditarik dan turun ke bawah untuk siap melakukan jurus Kera Membokar Akar.
Tangan tangan Ted menhamtam ke arah bagian dalam paha, sementara yang kiri membongkar kaki Bongki pada bagian di antara mata kaki dan tumit.
.
Bongki terkejut bukan main. "Sadis!" keluhnya dalam hati.

Segera ia turunkan badan, tutup gerakan tangan kanan Tedsorus yang hendak menghantam kakinya dan mengisi penuh kekuatan pada pijakan kaki yang diserang. Selanjutnya, pada saat yang bersamaan, ketika tangan kiri Tedsorus sedang melakukan bongkaran, jari tangan Bongki segera pelakukan penekanan kepada bagian belakang kepala Ted yang agak terbuka karena sedikit menunduk karena mengincar kaki.

Tedsorus mengerang, "Aaaah!!"

Tedsorus telah terkena tempelan jari Eng Jiaw Kang atau Rajawali Sakti pada bagian yang berbahaya. Eng Jiau Kang Bongki memang belum terlalu sempurna karena dia belum berhasil melatih jarinya hingga dapat menjadikan kertas koran jadi bubur kertas dengan remasan. Tetapi ini sudah cukup untuk membuat membuyarkan serangan Tedsorus sekaligus memberikan ancaman.

Tedsorus segeras kosongkan tenaga pada lehernya, tangan Bongki yang sudah menempel pun terus mengikuti gerak leher Ted. Tedsorus akhirnya terpaksan berguling sambil mentil dan melemparkan senggegam tanah yang ia ambil secara serabutan.

"Aihhhhh!" Bongki terpaksa melepaksa tempelan cakar Eng Jiau Kang di leher belakang Tedsorus.

Kini 3 orang itu kembali berhadap-hadapan. Bongki dalam hati merasa kesal. Yang ribut tadi ada Celli dan Tedsorus, tetapi kenapa sekarang mereka berdua bersekutu menyerang dirinya?

Tiba-tiba Celli mengangkat kedua tangannya di dada dan berkatan," Bongki, loe pantes jadi suheng gue. Tabik!"

Tedsorus pun ternyata melakukan hal yang sama, "Iya Bong. Loe pantes jadi suheng kita. Kionghi!"

Bongki melihat keadaan ini segera menyimpan kuda-kudanya.

"Sialan ya. Loe pada malah nyoba gue! Tapi kalau loe memang angkat gue jadi suheng loe, gw bisa terima. Gw juga gak malu punya sute-sute yang punya kemampuan kayak loe pade!"

Tak lama setelah itu Bongki, Celli dan Tedsorus pulang bersama. Mereka mungkin telah menjadi sahabat baru, walaupun masih ada satu masalah yang tersisa, siapa yang lebih unggul antara Celli dan Tedsorus.

                 *************************

Pertemuan 2

Kita tinggalkan dulu Bongki, Celli dan Tedsorus. Selanjutnya kita simak pertemuan Mantrijeron, Jaka Lelana dan teman lainnya..

Bersambung

Mantrijeron14

  • Moderator
  • Anggota Senior
  • **
  • Thank You
  • -Given: 25
  • -Receive: 19
  • Posts: 390
  • Reputation: 50
  • terrorizing people wherever I go
Re: 10 Penjahat Dunia
« Reply #29 on: 03/05/2008 23:14 »
uda SK crita selanjutnya jangan sampe mencemarkan nama baek daripada saya yah!!!
Wes pokoke' saya ikhlas wes diapak2no mbek sampeyan asal royalti bagi 2 ye.. 8).
Lanjuuuuutttt mang...

Wassalam
"Gerak tak lebih cepat dari pikiran, hati tahu lebih dulu."

 

Powered by EzPortal