+-

Video Silat


Silat Festival 2007
Pukulan Patikaman Silat Kuntau YOGYAKARTA
introduksi Gerak Gulung Budi Daya
Cingkrik Goning versi Kemayoran
Cingkrik Petamburan
Silat Tradisional di Pencak Silat Word Championshi
Silat Sibunder di FIB UI
Silat Sera Indonesia by Garis Paksi Indonesia
Silat Sitaralak Pasambahan

Shoutbox

13/12/2016 10:49 Taufan: Yuk ke Festival Kampung Silat Jampang 17-18 Desember 2016!!!
20/09/2016 16:45 Dolly Maylissa: kangen diskusi disini
11/02/2016 15:58 Taufan: Alhamdulillah SS sudah ON lagi ;-)
07/01/2016 10:00 luri: wa 'alaikumussalam
04/01/2016 20:21 May Lee: Assalamu 'alaikum
30/03/2015 14:06 initial_d: Sepi amat ya bang, pada kemane nih penghuninya....
20/10/2014 15:28 kunderemp: Ya.. om Taufan.. Tanggal 11 lalu saya masih di tengah hutan di Bakan.
View Shout History

Recent Topics

PPS Betako Merpati Putih by acepilot
31/10/2017 13:13

On our book: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
13/03/2017 14:37

Siaran Radio ttg. Musik Pencak Silat di Stasiun "BR-Klassik / Musik der Welt" by Ilmu Padi
12/01/2017 16:19

Tentang buku kami: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
17/10/2016 20:27

Hoby Miara Jin by anaknaga
19/09/2016 04:50

TALKSHOW SILAT - Silat Untuk Kehidupan by luri
22/06/2016 08:11

Thi Khi I Beng by aki sija
17/08/2015 06:19

[BUKUTAMU] by devil
09/06/2015 21:51

Daftar Aliran dan Perguruan di Indonesia by devil
01/06/2015 14:01

SILAT BERDO'A SELAMAT by devil
01/06/2015 13:59

Persilatan Jurus Lima (Sabandar) by Marsudi Eko
14/05/2015 19:36

Kebugaran Merpati Putih by mpcrb
22/04/2015 16:16

PAWAI JAMBORE PENCAK 2015 by luri
20/04/2015 16:20

ALM. Kong Nur ( BEKSI Kampung Sawah) by initial_d
30/03/2015 14:02

maenpo Cikalong by aki sija
25/02/2015 22:01

SilatIndonesia.Com

Author Topic: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima  (Read 32138 times)

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #15 on: 04/02/2008 12:49 »
@bung Rasyid,
salam trimakasih buat perhatiannyah...

@bung Dasa
wehh keduluan panjenengan rupanyah...
salam

DasaMan

  • Calon Pendekar
  • *
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 681
  • Reputation: 31
    • Email
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #16 on: 04/02/2008 13:06 »
untuk Tjakalele, dalam buku Modern Arnis The Filipono Arts Of Stick Fighting oleh Remy Presas Senior, disebutkan Tjakalele adalah Indonesian fencing, yang merupakan induk dari semua Stick Fighting di Filipino, sayang saya tidak begitu tau ttg keberadaan Tjakalele tersebut...

AFAIK Cakalele adalah tarian perang Ambon, yang nampaknya sekarang bener2 cuma jadi tarian saja.

Kasus ibingan mengoverride silat?

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #17 on: 04/02/2008 13:23 »
waduh...
ketika saya search dg googling...

cakalele bermakna seram!  ::)

Kasus ibingan mengoverride silat? ahh saya malah kurang faham...   ???

DasaMan

  • Calon Pendekar
  • *
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 681
  • Reputation: 31
    • Email
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #18 on: 04/02/2008 13:31 »
cakalele bermakna seram!  ::)

Ah, elu kurang asoy sih ngelus mbak gugelnya...

Kasus ibingan mengoverride silat? ahh saya malah kurang faham...   ???

Maksudnya, 'form' (kata/ibing/dst) lebih mendunia daripada 'function' (actual combative application).

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #19 on: 04/02/2008 13:50 »
@bung dasa
gimana tidak seram, yang saya dapat malah urusan sama insiden pengibaran bendera terlarang...  :'(

ttg ibingan IC...

salam

@bung parewa
nah itu tuhh...  ;D

yang jelas saat ini di negri kita, model2 bergulat kurang populer, dibandingkan dengan stand-up fighting, karena stand-up fighting lebih dipertandingkan dan banyak dilihat oleh masyarakat awam...

dalam pengamatan saya aplikasi dumog, ga beda jauh dg cingkrik, mande-muda, silat harimau minang... dan bayak lagi yang lainnyah.

salam
« Last Edit: 04/02/2008 14:06 by HartCone »

Nagapasa

  • Naga Pasa - Naga Pamanah Rasa
  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 1
  • -Receive: 8
  • Posts: 927
  • Reputation: 48
  • Paku Jagat Ingsun
    • Nagapasa Blogs
  • Perguruan: Suliwa 5 adegan Serong
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #20 on: 04/02/2008 14:36 »
mungkin yang dekat dengan gulat itu benjang ya, gukat tradisional jawabarat
Susulan Liliwatan | Sulaya tina panyangka
visit my Blogs - www.nagapasa.multiply.com

Antara

  • Moderator
  • Pendekar Madya
  • **
  • Thank You
  • -Given: 28
  • -Receive: 29
  • Posts: 1.168
  • Reputation: 110
  • Malu bertanya tinggal pake GPS...
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #21 on: 04/02/2008 15:12 »
Quote from: HartCone
sampai ada kesempatan secara resmi untuk bergabung dengan CDP-CMAA (Cacoy Doce Pares - Combined Martial Arts Academy) Indonesia dibawah bimbingan Master Guro Glen Gardiner (6th Dan CDP) dimulai bulan April tahun kemaren.

Mas HartCone, selamat datang di forum... (saya lagaknya kayak orang lama aja nih :w)

Beberapa waktu lalu saya sedang mengunjungi teman di TB Simatupang dan secara
tidak sengaja ketemu dengan CMAA. Waktu itu sedang tidak ada sesi latihan, tapi
dari luar saya lihat perlengkapannya aduhai banget.

Kemudian saya cari-cari, ketemu websitenya, tapi kayaknya sudah cukup lama tidak
diupdate.

Jadi bertanya-tanya, apakah keterangan di website masih valid, misalnya waktu dan
materi latihannya? Lalu boleh dong, dikabari iurannya... denger-denger katanya jumlah
iurannya berbeda, tergantung jumlah materi yang diambil...

Terima kasih ya?

... dari yang masih kleyengan gara-gara pulang dari luar kota musti nginep di jalanan
... Masak Balikpapan-Jakarta cuma dua jam, tapi Jakarta-Bogor sampai 18 jam?
  :-[
Fairy tales don't tell children that dragons are real...
Children always know that dragons are real...
Fairy tales only tell that dragons can be slain...

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #22 on: 04/02/2008 17:16 »

Beberapa waktu lalu saya sedang mengunjungi teman di TB Simatupang dan secara
tidak sengaja ketemu dengan CMAA.

ketemu websitenya, tapi kayaknya sudah cukup lama tidak diupdate.


Salam

Betul, websitenyah belum di update, coba nanti saya akan protes ke yang mengelola sitenyah...  8)
Lokasi pelatihan pun sekarang sudah bukan di bawah, udah pindah ke lantai enam, soal iuran masih tetep, dan ada tambahan materi Aikido Kobayashi....

Trimakasih sambutannyah bung Antara...

salam

DasaMan

  • Calon Pendekar
  • *
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 681
  • Reputation: 31
    • Email
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #23 on: 04/02/2008 18:11 »
Saya punyah konsep Konteksual Martial Arts, jadi tidak akan pernah diem sajah dengan hal2 Classic atau menerima dengan mentah hal2 Modern...  :P

Amin bung Hartcone, bahkan kontekstual martial arts sudah banyak yang mempraktekkan di forum ini, buktinya dalam hitungan terakhir sudah ada 4 atau 5 rekan kita yang berkutat di konteks pertarungan fisik di ruang rapat lawan bos :D *kabur*

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #24 on: 04/02/2008 20:33 »
good idea mas klo benjang dibuatkan thread pembahasan tersendiri...

salam

EricB

  • Guest
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #25 on: 04/02/2008 23:37 »
nanti malam saya coba split-up topic ini

mungkin bikin bagian FMA juga, lebih jelas, karena dalam topic ini sudah ada 3 diskusi

EricB

  • Guest
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #26 on: 05/02/2008 01:37 »
nanti malam saya coba split-up topic ini

mungkin bikin bagian FMA juga, lebih jelas, karena dalam topic ini sudah ada 3 diskusi

*edit* topic sudah split-up dalam 3 bagian

silahkan lanjut

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #27 on: 05/02/2008 06:35 »
Serasa makin betah saya di rumah baru ini  ::)

trimakasih banyak buat bung Eric, untuk selanjutnyah mungkin thread ini menjadi bahasan secara umum tentang FMA (Filipino Martial Arts) masih banyak sub bahasan yang nantinyah bisa di bahas pada thread2 baru, seperti:
-Pangamot
-Panatukan
-Pananjakman
-Sikaran
-Kuntao Filipina
-Dll
Salam

Btw, masih ada satu post tentang dumog yang masih nyantol di thread ini...  :)
sekali lagi trimakasih buat bung Eric

salam

hartcone

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Pengenalan Alat di FMA
« Reply #28 on: 05/02/2008 08:04 »
Karena banyaknyah dialek di pilipina sulit untuk menyebut apa yng di pelajari secara detail perbahasa, untuk itu disini hanya disebutkan yang biasa digunakan.

 
Empty Hand
di pilipina sendiri bertarung memakai tangan kosong adalah sesuatu yang sangat langka dan eksklusif, beda dg di negara lain juga di indonesia dg silatnyah. hal ini sangat dipengaruhi oleh idiom 'Senjata adalah perpanjangan dan penambah kekuatan pada tangan' Memang tidak dapat dipungkiri ada aliran2 tangan kosong dipilipina, spt Panatukan, Pananjakman, Dumog, Buno dll. dalam Kali Eskrima dan Arnis beladiri tangan kosong biasa disebut sbg 'pangamot'.
dan ini kebanyakan memakai open palm, not fist (tinju), selain tangan seluruh anggota badan yang related untuk bertarung bisa digunakan, spt kepala, bahu, siku, lengan, lutut, tendangan dll, dalam aliran beladiri pilipina tertentu, gigi pun bisa digunakan... (inget thread Kino Mutai)

tongkat pendek

tongkat pendek biasa disebut 'tabak maliit' atau ada yang menyebut sebagai "dulo-dulo" bentuknyah persis spt 'yawara', bisa digunakan secara double, dan bisa digunakan single, bentuknyah bermacam2 biasanyah dari kayu atau tanduk kerbau, kadang ditemukan juga yang ada ring pelindung untuk tangan spt 'tekko' senjata rahasia para samurai...
kegunaan tentunyah sama dg 'yawara' n 'tekko' yaitu untuk memperkuat telapak tangan dalam gerakan hammer hand, menusuk, mengkait dll, khusus untuk yang bentuknyah spt 'tekko' ini bisa untuk menangkis senjata tajam.

tongkat beruas ganda
ini biasa disebut sbg nunchaku, dan ini adalah barang budaya impor dari negri china n jepun, nama dg bahasa pilipina adalah 'tabak toyok' Dan Inosanto pakar banget dalam penggunaan senjata ini, dan Alm Bruce Lee justru belajar dari Dan Inosanto, gerakan2 'tabak-toyok' tidak jauh berbeda dg penggunaan olisi/baston.

single stick
ini adalah menu utama dari Kali, Eskrima dan Arnis, biasa disebut 'olisi' dari bahasa cebuano, dan 'baston' dari bahasa visayan. tongkat ini terbuat dari rotan, panjang antara 45cm-75cm dg diameter 3/4".
selain tongkat yang dari rotan, dikenal pula tongkat pendek dari bahan kayu keras, spt kayu besi, kayu aren, kayu kelapa, kayu sono dll, ini disebut 'yakal'/'kamagong'
penggunaan stick/tongkat pendek ini tidak hanya melulu untuk dipukulkan dan menusuk, ini juga bisa sebagai untuk menangkis, mengkait, mengunci, disarming, choking, takedowns dan bergulat.
biasanyah dipegang dg menyisakan 1" atau lebih dibelakang tangan, dan ini disebut 'punyo', kegunaanyah untuk mengunci lengan lawan, atau dipukulkan secara menusuk/hammerhand, bagian depan disebut sebagai 'punto', hal ini pun berlaku bagi tangan kosong, misalnyah tangan: punyo adalah siku dan bagian depan tangan disebut sebagai punto, untk kaki: lutut adalah punyo dan ujung kaki adalah sebagai punto, ada korelasi serangan dan anti serangan dari konsep senjata pada konsep tangan kosongnyah...

 
double stick
double stick, double olisi atau double baston adalah sama dg single stick, double stick adalah dasar dari seluruh pelatihan dalam kali, eskrima dan arnis yang berguna untuk membangun footwork, body movement, koordinasi gerakan. yang nantinya sangat berperan pada pangamot/mano-mano (empty hand), single olisi, olisi y daga, espada y daga, double daga, ataupun double espada...
salah satu style yang dikembangkan dan sangat populer adalah ‘sinawali’, dan ini lebih sangat berperan ketika dilakukan sebagai drill berpasangan...

long stick
long stick, dalam sistem tradisional ini lebih ke bentuk toya atau staff, keberadaanyah adalah untuk pelatihan tombak, tapi yang sekarang lebih populer long stick merefer ke arah tongkat dg panjang sekitar 3 feet atau 120 cm, ini seperti ‘jo’ yang dilatih di aikido, kegunaan bisa menebas, menusuk, mengkunci dll yang hampir sama dg single stick. stick tanggung ini populer dg nama ‘tapado’ related senjata tajamnyah adalah ‘panabas’ n ‘kampilan’

edged weapons/senjata tajam
dg berbasic pada pelatihan olisi, double olisi, tapado, produk akhir dari sistem pelatihan filipina adalah senjata tajam, namun dg perkembangan MA sendiri yang sudah mengarah ke sport, akhirnyah blunt weapon yang seharusnyah hanya sebagai pelatihan akhirnyah mendapat tempat yang lebih dibanding senjata tajamnyah, namun tidak ada salahnya jika disini dibahas sedikit ttg senjata tajam...

-daga = ini adalah terjemahan dari kata dagger yng berarti pisau kadang juga disebut ‘baraw’, pisau pilipina yng terkenal adalah ‘balisong’
pisau atau daga dalam hal ini tidak hanya sebagai alat untuk menebas, menusuk, tapi bisa juga sebagai mengunci, mengkait dll

-espada= kata ini merefer ke pedang , spt : barong, keris sundang, kampilan, pinuti, golok dll

dalam aplikasi senjata tajam itu bisa dipakai single atau berpasangan sejenis, atau dg lain jenis...
-double daga /daga y daga = pisau ganda
-olisi y daga / olisi y baraw = stick dan pisau
-espada y daga / espada y baraw = pedang n pisau
-double espada = pedang ganda

salam
« Last Edit: 05/02/2008 08:10 by HartCone »

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #29 on: 06/02/2008 13:44 »
Satu hal yang unik dalam beladiri filipina adalah pelajaran senjata ditaruh di depan dalam kurikulumnyah, hal ini adalah satu tradisi yang terus berlanjut dari sejarah FMA sendiri, dimana pada awal2nyah adalah dengan instant mencetak prajurit tempur untuk melawan invasi bangsa spanyol dan bangsa2 lainnyah...

Setelah saya masuk didalamnyah ternyata ada satu hal yang menarik untuk diamati, sama seperti beladiri tangan kosong lainnyah siswa akan dituntut untuk bisa lebih menguasai gerakan dengan banyaknyah frekuensi pelatihan dalam striking, kalau belajar karete tentunyah sesorang praktisi karate akan melakukan pukulan ribuan kali, dalam TKD juga demikian praktisi TKD akan melakukan ribuan kali tendangan, dalam Arnis-Eskrima seorang siswa tidak boleh bosen untuk melakukan strike dengan olisi/baston.

Di CDP CMAA sendiri ada satu tradisi memukul ban atau sandbag, satu menit untuk masing2 tangan selama lebih dari 10 menit untuk pemanasan, dengan kaki berjinjit dan melompat2, bagi yang melihat mungkin mengatakan ahh hanya begitu sajah, tetapi ketika dilakukan beneran waduhh, pegel, cape, ngos2an, forearm dan deltoid akan terasa kaku. Tanpa disadari ternyata pelatihan seperti itu nantinyah akan membangun satu forearm yang kuat, yang nantinyah akan dibutuhkan dalam beladiri tangan kosongnyah yang banyak trap, locking dan throwing.

Ada pelatihan yang dinamakan "amara" yaitu memutar olisi/baston secara bersusulan, sinawali secara berpasangan dimana dua orang praktisi akan saling memukulkan olisi/baston mereka dengan irama2 yang tetap, pelatihan memakai senjata mempunyai kelebihan kalau ga bener akan "nyantol" nah ini bener2 menuntut siswa membangun sensitivity dan koordinasi gerakan tangan, secara lebih terarah.

Dari kedua aspek ini, keuntungannyah adalah membangun power, stamina sekaligus koordinasi gerakan dan sensitivity dalam satu paket pelatihan.

Dalam FMA ada satu korelasi antara senjata dan empty hand, dalam kedua aspek tersebut konsep FMA akan memperlakukan dengan sama dengan sedikit penyesuaian. Senjata adalah perkerasan dan perpanjangan tangan, kalau toh nantinyah senjata itu dibuang tetep ada satu kesamaan prinsip.

Di FMA dikenal "punto" dan "punyo", punto adalah ujung, punyo adalah pangkal, keduanyah bisa dipakai sebagai alat serang, dan keduanyah pun bisa diperlakukan untuk sebagai sasaran serang.
Korelasinyah adalah, dalam stick, punto ujung stick sebagai alat serang utama, punyo adalah bagian lebih stick yang dipegang (biasanyah disisakan 2 jari sampai satu kepal), FMA akan memperkalukan hal yang sama terhadap tangan dan kaki, dalam hal ini punto adalah kepalan dan ujung kaki sedangkan punyo adalah siku dan lutut.

Karena stick adalah blunt weapons atau senjata tumpul, kemungkinan lawan bisa graping atau memegang stick tersebut, maka diambil satu jalan penyelesaian, secara mekanik stick yang panjang tersebut bisa di "ungkit", dimana ada hukum fisika disana, maka FMA terlihat kaya akan trap dan locking, dalam konsep korelasi demikian juga perlakuan terhadap tangan dan kaki dalam anatomi tangan dan kaki akan sakit bila dipuntir, diungkit dll. itu semua dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Korelasi dengan senjata tajam, stick sendiri merupakan pelatihan terhadap senjata tajam berupa pedang medium (dipegang dengan satu tangan), barong, pinuti, keris sundang, parang dll

Dalam pisau yang relatif lebih pendek, disana bila cara memegangnyah memakai hammer grips (cara pegang standard, ujung tajam pisau menghadap kedepan) korelasinyah adalah ujung tajam pisau sebagai punto yang diperpendek, sedangkan bila cara memegangnyah adalah ice-pick grip (cara pegang terbalik, ujung menghadap ke belakang) korelasinyah ujung tajam pisau dipakai sebagai punyo.

Sementara share-nyah ttg FMA ini dulu, nanti disambung lagi...

salam

 

Powered by EzPortal