+-

Video Silat


Tuna Daksa Sang Pendekar Silat
Silat Sera Indonesia by master Gending Raspuzi
Pencak Betawi
GGBD - Aspek Lembut
Asian Silat Night - Indonesian Demo Team 2006 Penc
Trailer of DVD Maenpo Peupeuhan
Krida Yudha Sinalika - Performance Silat di acara
Silek Cupak Mak Danin Capek
Dogongan, Indonesia wrestling

Shoutbox

13/12/2016 10:49 Taufan: Yuk ke Festival Kampung Silat Jampang 17-18 Desember 2016!!!
20/09/2016 16:45 Dolly Maylissa: kangen diskusi disini
11/02/2016 15:58 Taufan: Alhamdulillah SS sudah ON lagi ;-)
07/01/2016 10:00 luri: wa 'alaikumussalam
04/01/2016 20:21 May Lee: Assalamu 'alaikum
30/03/2015 14:06 initial_d: Sepi amat ya bang, pada kemane nih penghuninya....
20/10/2014 15:28 kunderemp: Ya.. om Taufan.. Tanggal 11 lalu saya masih di tengah hutan di Bakan.
View Shout History

Recent Topics

PPS Betako Merpati Putih by acepilot
31/10/2017 13:13

On our book: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
13/03/2017 14:37

Siaran Radio ttg. Musik Pencak Silat di Stasiun "BR-Klassik / Musik der Welt" by Ilmu Padi
12/01/2017 16:19

Tentang buku kami: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
17/10/2016 20:27

Hoby Miara Jin by anaknaga
19/09/2016 04:50

TALKSHOW SILAT - Silat Untuk Kehidupan by luri
22/06/2016 08:11

Thi Khi I Beng by aki sija
17/08/2015 06:19

[BUKUTAMU] by devil
09/06/2015 21:51

Daftar Aliran dan Perguruan di Indonesia by devil
01/06/2015 14:01

SILAT BERDO'A SELAMAT by devil
01/06/2015 13:59

Persilatan Jurus Lima (Sabandar) by Marsudi Eko
14/05/2015 19:36

Kebugaran Merpati Putih by mpcrb
22/04/2015 16:16

PAWAI JAMBORE PENCAK 2015 by luri
20/04/2015 16:20

ALM. Kong Nur ( BEKSI Kampung Sawah) by initial_d
30/03/2015 14:02

maenpo Cikalong by aki sija
25/02/2015 22:01

SilatIndonesia.Com

Author Topic: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima  (Read 32088 times)

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Dasar Sudut Serangan dalam Stick Fighting
« Reply #30 on: 07/02/2008 22:05 »
Ada begitu banyak style yang tak dapat terhitung di Fillipino Stickfighting, tetapi semuanya mempunyai bentukan sama dalam adaptasi mereka. Semua prinsip dalam pertarungan berdasarkan pola sudut yang terbentuk dalam setiap serangan.

Apapun style yang dipakai, apapun bentuk atau jenis senjata yang dipakai (yang jelas bukan senjata api) pola perubahan bentuk kombinasi akan terlihat dan dikenali sebagai lambang matematis. dengan bentuk tanda penambahan (+) tanda perkalian (X) dan titik (.),

Pola yang terbentuk dalam serangan berbentuk linier, seperti jab dalam tinju atau tikaman pisau, atau serangan berbentuk lengkungan, seperti pukulan stick dengan ayunan lebar, atau hook dan upercut, tetap mengikuti pola sudut yang sama.

Tanda penambahan berarti bentuk gerakan vertikal dan horisontal dan tanda perkalian untuk bentuk gerakan diagonal. Titik di pusat pola melambangkan gerakan mendorong atau menusuk, sebagai perlawanan terhadap bentukan gerakan gerakan yang lebar.

Meskipun titik hanya kelihatan kecil di pusat pola, tapi ini merupakan hal yang penting untuk mewakili arah pusat yang terdapat tepat di tengah-tengah, dalam hal ini tusukan mungkin adalah yang terpenting dalam setiap pola-pola sudut.

Dalam style Stickfighting, sudut serangan bisa dianggap sebagai “bentuk irisan kue pai” di antara garis lambang matematis. Seorang stickfighter akan membentuk satu garis serang. sebagai contoh adalah diantara garis vertikal dan horisontal, stickfighter yang lain akan memperhatikan garis-garis serangan mereka sendiri dan berupaya untuk bisa bertahan melawan garis-garis yang melambangkan sudut-sudut serangan dari lawannya.

Hal penting untuk bisa bertahan adalah cukup luwes untuk memadukan kedua cara tersebut, Lebih penting lagi adalah cukup luwes untuk mengalir dengan pergantian-pergantian mendadak di berbagai sudut.serang.

Ada banyak gaya dalam Kali, Arnis, dan Eskrima, dan semua bisa dipisahkan perwilayah, Bagian Utara, Bagian Tengah, dan Bagian Selatan. Tetapi yang menarik untuk diperhatikan semisal dua orang praktisi mengaku gaya Toledo, dalam artian mereka berdua belajar dari GM Santiago Toledo, bisa betul-betul berbeda pada pendekatan secara gerakan dan secara metoda latihan. Style saling meminjam dari satu sama lain, berkembang dan terikat seperti alam semesta, tetapi masing-masing praktisi membuat gaya praktis dan realistis secara individual.

Guru menghilangkan dan menambahkan bagian dari style mereka sendiri kemudian diajarkan pada siswa, tetapi siswa kemungkinan bisa menambahkan hal yang tadinyah dihilangkan oleh guru mereka.
Oleh sebab itu dalam pendapat saya, tidak ada style. Saya lebih suka memakai metode cara-cara atau sistem pelatihan. Style adalah sesuatu yang sangat individual.
(Diterjemahkan secara bebas dari artikel Dan Inosanto - Hartcone)

Tenji_no_Ichi

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 2
  • Posts: 175
  • Reputation: 7
  • For the mistake i've made, must be faced gently.
    • TenChi
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #31 on: 27/03/2008 11:42 »
numpang mampir dulu............ 8)

Baca2 dulu yg laen...
Beladiri tradisional/klasik itu universal, ngga ada yg superior ataupun inferior. Namun tiap personal mempunyai jodohnya masing². Kebetulan saja saya berjodoh dng Okinawa-Tote Kobujutsu. Jadi, nikmati aja apa yg ada...

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #32 on: 27/03/2008 12:29 »
Silahkan mas Tenji...  [top]
*nanti suguhannya minta admin dan momod sajah....

salam,
harto

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Gelar Datuk di Filipina
« Reply #33 on: 28/03/2008 16:16 »
Datu atau datto ialah gelar untuk ketua sesuatu kaum atau raja di Filipina sebelum  dijajah oleh Spanyol. Gelar ini masih digunakan oleh keturunan mereka di Filipina. Kata "datu" ini berdasarkan perkataan "datuk", suatu gelar yang masih digunakan di Malaysia, Brunei dan Indonesia. Mitos kedatangan 10 orang "datu" dari pulau Borneo dirayakan setiap tahun di Perayaan "Binirayan" di Pulau Panay, yang pada zaman silam dikenali sebagai "Aninipay".

Dalam struktur masyarakat Muslim Filipina, Sultan merupakan kedudukan yang tertinggi, lemudian diikuti oleh datu. Kebesaran seorang datu diukur dari jumlah pengikutnya. Peranan datu adalah penting dalam masyarakat Muslim Filipina. Pada zaman silam, mereka mengetuai penyerangan ke kampung-kampung yang lain sebagai balas dendam (mempertahankan martabat) untuk kematian salah satu anggota suku atau jika ada pelanggaran kehormatan. Pada masa kini, datu masih berperanan sebagai ketua masyarakat Islam di Mindanao dan mentahbiskan hukum Shariat. Dukungan dari para datu ini adalah penting untuk menjalankan program-program kenegaraan pada masa kini di dalam masyarakat Islam di sana. (Diterjemahkan dari Wikipedia Bahasa Inggris - Hartcone)


Para Moro Warrior!! (minjem gambarnya Mas Castro Mariachi)



HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Datu Lapu-Lapu
« Reply #34 on: 29/03/2008 06:53 »
Lapu-Lapu (atau nama lainnya Kalifah Pulaka) (1491–1542), adalah seorang datu atau kepala suku Muslim dari pulau Maktan di Filipina. Ia dikenal sebagai orang Filipina pertama yang menentang pengaruh kolonial Spanyol, dan kini dianggap sebagai pahlawan nasional Filipina yang pertama dan dianggap sebagai Father of FMA.

Pada pagi hari tanggal 27 April 1521, Lapu-Lapu bersama rakyat pulau Maktan, dengan bersenjata tombak dan kampilan (sejenis parang) berperang menghadapi tentara Spanyol yang dipimpin oleh kapten Ferdinand Magellan. Dalam perang yang dikenal sebagai Perang Maktan tersebut, Magellan dan beberapa anak buahnya terbunuh.

Sebagai penghormatan atas keberaniannya, rakyat Cebuano mendirikan patung Lapu-Lapu dan mengganti nama kota Opon di Cebu menjadi Kota Lapu-Lapu.

« Last Edit: 30/03/2008 11:30 by HartCone »

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Konsep Urutan Pembagian Kurikulum Senjata Dalam FMA
« Reply #35 on: 08/04/2008 10:30 »
Double Stick / Stick Ganda
Ini adalah dasar atau pondasi dalam Stick fighting, dimana praktisi akan mendapat pengetahuan tentang simetri/keseimbangan, adaptasi terhadap alat, koordinasi, ketepatan dan reaksi spontan yang terbatas pada gerakan karena adanya tambahan alat bantu dalam pertarungan, dan kenapa harus dua tangan yang dipersenjatai? hal ini bertujuan untuk mengidupkan satu keadaan tangan yang pasif (tangan kiri bagi orang right handled/bukan kidal) disini praktisi dilatih juga untuk menjadi berani.

Single Stick / Stick Tunggal
Setelah beradaptasi dengan stick ganda, praktisi dilatih untuk fokus pada satu bagian anggota badan, disini praktisi belajar pada jarak dan tempo (timing) dan memanagemant power.

Espada Y Daga / Stick dan Pisau
Ini akan melatih kewaspadaan akan serangan lanjutan, karena dalam espada y daga, tangan support lawan dipersenjatai dengan sesuatu yang tajam, pergerakan-pergerakan detail sangat berarti dalam memanipulasi jarak pertahanan dan penyerangan, hingga praktisi selalu dalam keadaan siap.

Pisau / Daga
Disini praktisi diajarkan respect atau menghormati lawan (sifat pisau yang tajam), cara bertahan, mencari posisi untuk memberikan reaksi terhadap sesuatu yang berbahaya dalam pertarungan jarak rapat.

Tangan Kosong / Body Weapons
Setelah semua siap, praktisipun dituntut untuk percaya diri, dan mempunyai keleluasaan untuk memaksimalkan senjata alami dalam keterbatasan tanpa senjata.
« Last Edit: 08/04/2008 13:29 by HartCone »

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Beladiri Konsep
« Reply #36 on: 10/04/2008 07:55 »
Dasar pelajaran dalam FMA adalah pengenalan terhadap sudut serangan seperti yang sudah tertulis di Artikel di atas, Cara untuk mempermudah pengenalan terhadap jenis2 pukulan diwakilkan pada Doce Pares/12 Part (catatan: Doce Pares juga dipakai sebagai nama satu style), atau disebut juga dengan Numerada/Numbering System. Dalam berbagai Style, ada perbedaan dalam pengurutan, tetapi yang diolah adalah sama yaitu:

Crossada = Pukulan Diagonal
Reversal Crossada = Pukulan Diagonal ke arah atas
Rumpida Upward = Pukulan Vertikal kearah atas
Rumpida Downward = Pukulan Vertikal kearah bawah
Plansada = Pukulan Horisontal
Sungkiti = Tusukan

Pembagian pengurutan adalah merujuk pada lanjutan urutan dalam gerakan arah senjata secara paling efisien, dibawah ini adalah sebagian perbedaan pengurutan pada Doce Pares:

Modern Arnis Basic 12 Strikes

1. Forehand Diagonal to collarbone
2. Backhand Diagonal to collarbone
3. Forehand Horizontal to to ribs or elbow
4. Backhand Horizontal to ribs or elbow
5. Thrust to stomach
6. Palm up Thrust to chest
7. Palm down thrust to chest
8. Downward strike to top of head
9. Upward diagonal from right to left
10. Upward diagonal from left to right
11. Downward strike to top of head
12. Upward Thrust to throat

Cacoy Doce Pares Eskrima 12 Strikes

1. Downward strike to top of head (caveman)
2. Backhand strike to temple (shoulder for practice)
3. Forehand strike to temple
4. Backhand uppercut to ribs
5. Forehand uppercut to ribs
6. Backhand strike to hips
7. Forehand strike to hips
8. Backhand strike to knee
9. Forehand strike to knee
10. thrust to opponents right eye/neck
11. thrust to opponents left eye/neck
12. thrust to opponents solar plexus/ jam up.

Doce Pares Eskrima
1. Diagonal forehand strike to left shoulder
2. Diagonal backhand strike to right shoulder
3. Horizontal forehand strike to left ribs
4. Horizontal backhand strike to right ribs
5. Palm down thrust to stomach
6. Palm up thrust to stomach
7. Diagonal forehand strike to left knee
8. Diagonal backhand strike to right knee
9. Palm down thrust to chest
10. Palm up thrust to chest
11. Downward strike to top of head
12. Backhand strike (Witik) to temple

Pekiti-Tirsia Kali Basic 12 Angles
1. Forehand Horizontal to ear
2. Backhand Horizontal to ear
3. Forehand Horizontal to ribs or elbow
4. Backhand Horizontal to ribs or elbow
5. Low line thrust to the groin or prostate gland
6. Backhand Diagonal cavical to opposite foot
7. Forehand Horizontal to knee
8. Backhand thrust to solar plexus
9. Forehand thrust to heart
10. Two handed downward slash from top of head to either foot
11. Two-handed grip thrust driving 45 degrees downward into the bridge of the nose
12. Single hand thrust driving 45 degrees into the bridge of nose with simultaneous palm strike to groin with live hand.

San Miguel Eskrima Momoy Canete
1. Diagonal forehand slash to neck or collarbone
2. Diagonal backhand slash to neck or collarbone
3. Horizontal forehand slash to waist, hip, or elbow
4. Horizontal backhand slash to waist, hip or elbow
5. Thrust to lower right quadrant – palm down
6. Thrust to lower left quadrant – palm up
7. Upward forehand diagonal slash to knee or hip
8. Upward backhand diagonal slash to knee or hip
9. Thrust to upper right quadrant – palm down
10. Thrust to upper left quadrant – palm up
11. Vertical slash downward to crown of head
12. High palm-down thrust to temple or eye

Illustrisimo Numbering System
1. Downward diagonal from right to left
2. Horizontal from left to right
3. Horizontal from right to left
4. Downward diagonal from left to right
5. Stab to midsection thumb up
6. Upward diagonal from left to right
7. Upward diagonal from right to left
8. Stab to shoulder/neck thumb up
9. Stab to shoulder/neck thumb down
10. Vertical downward strike through top of skull
11. Low downward diagonal from right to left
12. Low downward diagonal from left to right

Lameco Escrima
1. left ear (forehand)
2. right knee (back hand)
3. left knee (fh)
4. right ear (bh)
5. thrust to stomach (forhand palm down)
6. right elbow (bh)
7. left elbow (fh)
8. thrust solar plexus (bh palm up)
9. right collar bone (bh)
10. thrust heart (fh palm down)
11. left collar bone (fh)
12. crown of head (fh)

WEDO Ocho Teros – Eight Count
1. Forehand Diagonal to collarbone
2. Backhand Diagonal to collarbone
3. Upward diagonal from right to left
4. Upward diagonal from left to right
5. Thrust to stomach
6. Palm up Thrust to chest
7. Palm down thrust to chest
8. Downward strike to top of head

Cinco Teros - Five Counts
Angle 1- 45 degree strike to the upper region
Angle 2- Left side 45 degree strike to upper region
Angle 3- Right side 90 degree strike to mid region
Angle 4- Left side 90 degree strike to mid region
Angle 5- straight thrust to mid section

Dalam Arnis-Eskrima, diajarkan blocking system yang dilanjutkan dengan counter dan trap-locking terhadap angle attack. salah satu hal yang unik adalah semua part of trap-locking counter, bisa saling tukar menukar tempat...

Semisal:
angle 1 trap-locking A
angle 2 trap-locking B
angle 3 trap-locking C
angle 4 trap-locking D
angle 5 trap-locking E
angle 6 trap-locking F
dan seterusnyah...

trap-locking ABCDEF tersebut bisa dipakai pada angle 1, angle 2, angle 3 dst, Arnis-Eskrima adalah suatu konsep yang dinamis dan sederhana...

Double stick, Single stick, Espada y Daga, Knife, emptyhand semua dalam satu pola yang sama, belajar stickfighting otomatis juga belajar pedang, belajar pisau dan juga belajar tangan kosong.

Satu bentuk trap-locking dalam arnis-eskrima bisa berkembang pada bentuk trap-locking yang lainnyah...

Silabus dalam counter-trap-locking adalah sebagai mewakili satu "konsep pola", tetapi secara umum untuk counter terhadap satu angle bisa berkembang ke arah apa sajah sesuai dg flow yang terjadi, dalam hal ini menguasai "konsep" sangat penting, tanpa hal tersebut tidak akan ada perkembangan dalam belajar FMA. (hartcone)
« Last Edit: 10/04/2008 07:59 by HartCone »

deprok

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 42
  • Reputation: 2
    • Email
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #37 on: 11/04/2008 22:54 »
 baru kali ini bisa mengunjungi thread FMA
:) makin salut dan kagum penguasaan mas Harto ini  [top]


Wassallam :D

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #38 on: 11/04/2008 23:44 »
Mungkin secara literatur saya banyak belajar ttg Eskrima, tapi dalam prakteknya masih jauh mas...

salam,
hartcone

deprok

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 42
  • Reputation: 2
    • Email
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #39 on: 12/04/2008 03:38 »
 [top] lanjut mas...... teknik kuncian & sticknya g nahan   [top]
pokoke nyesel dech bagi yg lom liat.........  [top] abiz

salam

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #40 on: 12/04/2008 07:07 »
trimakasih mas Deprok, tetapi sepertinyah terlalu memuji mas...
jadi malu saya... :-\

salam,
Hartcone

castromariachi

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 34
  • Reputation: 4
  • capo
    • Email
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #41 on: 12/04/2008 07:19 »
 :D wah sudah lama ga kliatan  ::) teryta aktif di forum sini
apakabar mas harto. :)
saya sdg di Indonesia, nanti saya pesan barang lagi sama pakde harto ya  [top]

salamat po
Baen aha diakkui sude bangso on hita, ia anggo so diakkui Debata pangalahon ta

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #42 on: 12/04/2008 08:46 »
Wah bang Castro nih yang jarang kliatan di forum tetangga juga disini.
mabuti po, kabar baik2 sajah, gimana dg bang Castro? aktifitas beladiri masih lancar?

maraming salamat,
hartcone

Pemula

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 31
  • Reputation: 4
    • Email
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #43 on: 12/04/2008 10:53 »
Umbrella Block,
Bang hartcone, konon katanya praktisi CMAA jakarta sempet dibuat "kaget" oleh tehnik "umbrella Block" yang dibawa Bang hartcone ke Jakarta. sampai2 Master Guro Glen gardiner sempat "kewalahan" untuk antisipasi counter yg datang dari umbrella block tersebut.

bisa dishare seperti apa,bentuk dan konsep tehnik tersebut, soalnya saya cuman denger belum lihat...kali aja bisa saya peragain "buat bergaya" ke temen2

HartCone

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 733
  • Reputation: 38
    • Martial Arts Forever
Re: FMA (Filipino Martial Arts): Kali-Arnis-Eskrima
« Reply #44 on: 12/04/2008 14:24 »
Bang Pemula,

Bisa ajah ahh, di CDP-CMAA sendiri sudah diajarkan Block Umbrella pada strike #1 (merujuk pada Cacoy Doce Pares 12 Strikes), seperti yang sudah saya tulis di atas, dimana semua counter-trap-locking bisa saling tukar terhadap antisipasi strike, demikian juga dg Block-Umbrela bisa dipakai dalam antisipasi terhadap System 12 Strikes, tinggal merubah posisi, bila diatas menjadi Roff/Umbrella, sedangkan untuk di samping menjadi Wing Block

Parrying/Blocking System dalam FMA secara umum:

Composit
block komposit adalah block yang juga merupakan strike, strike2 yang bisa diblock secara komposit adalah strike: #1 - #2  - #9 - #10

perbedaannyah adalah pada saat aplikasi, sebagai strike crossada dilakukan dg jarak lebar (full diagonal) dg prinsip sulit untuk dicounter attack...

kebalikannyah sebagai block diusahakan dalam jarak medio/corto (dg catatan tetep masuk kriteria safety) dg prinsip lebih mudah untuk counter attack dalam jangkauan, dan dalam prakteknyah tidak murni gerakan diagonal tetapi ada tarikan searah tangan yang memegang olisi...

Umbrella
block ini adalah suatu bentukan murni blocking, dalam artian bukan sebagai strike, dg bentukan seperti sayap (wing) ataupun roof (bubungan),  block ini berfungsi sebagai block pada strike #3 - #4 - #8 - #11 - #12


Double Zero (vertical arko)

ini adalah bebtukan block simple dg menggunakan arko, yaitu perputaran secara double dari arah yang sama, juga disebut sebagai redondo generale, dalam aplikasi pada sisi kanan, untuk semua block striking dari sisi kanan.

Aldabis (diagonal up n down)

block ini adalah merupakan gerakan yang memantul secara double pada arah yang sama secara diagonal upward dan downward, dalam aplikasinya untuk block striking dari semua arah kiri

Siete Pares Block

basic blocking system secara lengkap dg 7 count, yang digunakan dalam sebagian besar kurikulum FMA, yang merupakan gabungan dari compostit block dan umbrella block.

note:
System Numbering untuk Blocking di atas memakai Modern Arnis Basic 12 Strikes.

 

Powered by EzPortal