Forum Sahabat Silat

FORUM UMUM => Hobby & Olahraga => Topic started by: Unknown on 24/12/2009 10:02

Title: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: Unknown on 24/12/2009 10:02
temen-temen yang hobi baca novel, buku, cersil, dll..
silakan berbagi di sini : buku favorit, resensi, rekomendasi, dll..

sebagai pembuka,
ada novel ttg PRABU SILIWANGI, dua episode. yang terakhir berjudul WANGSIT SILIWANGI. Udah ada yg baca?
yang menarik di referensi nya tercantum http://silatindonesia.com dan salah satu multiply milik seorang sahabat silat
Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: Antara on 24/12/2009 10:20
Bang Ochid,
reperensinya di silatindonesia yang di bagian mana ya? kok nggak ketemu?

Ho oh... boleh dunk share cerita silat yang asyik... kayaknya udah kehilangan greget sejak periodenya SH Mintardja...
Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: Pangeran Muda on 24/12/2009 13:00
Bang..
Ane sudah baca 2-2nya tuh...hanya saja utk yang WANGSIT SILIWANGI belum selesai alias khatam..
Untuk novel pertama sih yang masuk di bahasan dan diambil dari Silta Indonesia dan salah satu blog anggota SS adalah Gulung Maung Pajajaran.
Berikut dengan semua deskripsinya dan dengan filosofinya, walaupun tidak begitu lengkap dan benar.
Ada beberapa hal mengenai deskripsi Gulung Maung yang sebenarnya dari kami (warga GG) agak kurang pas..tapi ya gak papa apalagi mereka sudah mengangkat Gulung Maung ini.

Btw ane lagi mencari buku novel silat api di bukit menoreh nih...cari dimana-mana gak ketemu, ada yang punya infokah?

Terima kasih
Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: Taufan on 24/12/2009 18:10
Kang PM, waktu di ICE kemarin sempat lihat Api di Bukit Menoreh di gelar di stand Komunitas JADOEL. Kalo nggak salah di Giant Bekasi juga pernah lihat di jual bareng2 Kho Ping Hoo.
Sekarang ane mengisi cuti nostalgia baca ebook Bu Kek Siansu, serial Pulau Es, Pedang Kayu Harum...
Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: Unknown on 24/12/2009 21:12
Bang Ochid,
reperensinya di silatindonesia yang di bagian mana ya? kok nggak ketemu?

Ho oh... boleh dunk share cerita silat yang asyik... kayaknya udah kehilangan greget sejak periodenya SH Mintardja...

di novel itu, di lembar2 paling belakang..di perbukuan apa ya istilah nya ? DAFTAR PUSTAKA ato BIBLIOGRAFI ya?
ada tercetak : http://silatindonesia.com
@kang PangMud, emang sih secara kualitas menurut ane tuh novel ga begitu bagus, apa lagi menyangkut sejarah..cuma tertarik nya waktu ngebet di gramedia ada cuplikan kalimat : "kembang na cilaka, buah na pati..." wah itu kan ane familiar, lgsg inget GGBD.
jadi ane beli deh.. dan setelah baca emang silat di situ keliatan banget merujuk ke Gerak Gulung/Gulung Maung..

ada novel silat baru, judul nya NAGABUMI karangan SENO GUMIRA AJIDARMA (*nulis ginian termasuk promosi ga sih?)
baru mau baca, tapi cupilakannya lumayan menantang sih :
"pulau jawa tahun 871. pendekar tanpa nama yang telah mengundurkan diri dari dunia persilatan sudah 100 tahun umur nya. pendekar tua itu sudah lupa, siapa saja lawan yang pernah terbunuh oleh nya.......
....pendekar tua itu tahu ajal nya sudah dekat, tetapi ia tidak ingin mati sebelum menuliskan riwayat hidup nya, sebagai cara membongkar rahasia sejarah"


malem ini udah jadwal mau baca nih novel
Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: Antara on 25/12/2009 07:58
Nhaaaa... itu yang ane kemaren masi pikir-pikir mau beli... Nagabumi... cuman kepikir aja, kapan mau baca novel setebel bantal begeto...  :-X mana baru jilid atu lagi...

Tapi Seno Gumira itu pendekar mumpuni di kalangan penulisan... jadinye kebelet jugak.
Nitip dicritain dikit ya, Bang Ochid... layak beli apa kagak gituuuu...
Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: Unknown on 25/12/2009 08:51
emang gilee bener, nih buku setebal bantal, total 813 halaman udah gitu font nya lumayan kecil2, padet, tapi masih lumayan nyaman dipelototin.
ini aja belom seperempat halaman ke baca.

pengamatan sekilas,
ini novel silat nyastra banget, secara gaya bahasa, kalimat2 nya "berkelas". ga seperti baca cersil pada umum nya..
metode penceritaannya dengan gaya bertutur, maksud nya sang tokoh bercerita tentang perjalanan hidupnya
sebagai seorang PENDEKAR TANPA NAMA. ini metode yg menurut ane cukup sulit karena sang pengarang tidak boleh lengah yg menyebab kan
jalan cerita jadi ga nyambung, dan tampaknya dia berhasil.
Silat nya diberi nama JURUS TANPA BENTUK, hasil olah karya, cipta dan karsa sang pendekar.

bagi yang udah pernah baca PENDEKAR BODOH karya Asmaraman S. Kho Ping Hoo, di cerita ini ada jurus yang sama dengan jurus pendekar bodoh, di sini dinamakan JURUS BAYANGAN CERMIN, seperti contoh pada halaman 26 :

"salah satu jurus dalam ilmu silatku yang guna nya menyerap ilmu silat lawan disebut JURUS BAYANGAN CERMIN. Dengan jurus itu, selama bertarung lawan tidak sadar bahwa setiap kali suatu jurus dikeluarkan, saat itu pula lawan akan menguasai jurus tersebut, dan kemungkinan besar akan berbalik menyerang diri nya sendiri-tetapi tidak selalu dalam bentuk yang dikenal nya...."

halaman 8 :
"Ilmu andalan ku disebut JURUS TANPA BENTUK, kuciptakan sendiri setelah mempelajari segala macam bentuk ilmu persilatan dari para mahaguru utama. inti nya jurus-jurus itu melepaskan dan menjauhkan diri dari seluruh bangunan ilmu persilatan yang telah dibentuk dalam sejarah. Jurus-jurus itu tak berbentuk, tak di kenal, dan sulit ditanggapi dengan jurus-jurus ilmu persilatan yang telah dikenal"

entah karena gaya bercerita yang bertutur atau apa, setiap perkelahian tidak digambarkan secara detil, tapi imajinasi kita malah jadi bebas membayangkannya. Lainnya yang mirip juga denga gaya Kho Ping Hoo adalah pertarungan dengan Jurus2 Ilmu Pedang Tingkat Tinggi
 (kebayang film The Swords man, Crouching Tiger Hidden Dragon - *bener ga itu judul nya?- The Hero)

Settingnya di Jawa, sejak Abad ke-7 sampe 8 pada masa wangsa syailendra, banyak kutipan dari kitab2 kuno Hindu dan Buddha, banyak istilah jawa kuno, pokok nya nyastra banget lah...

entah kapan khatam nya nih "kitab"
So,
layak tidak nya buku ini dibeli, intip aja dulu di gramed...

wassalam
Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: Dolly Maylissa on 26/12/2009 10:31
wah nabung dulu nih,,,,seri gajah mada aja 5 seri selesai mg ini menarik untuk dihayati bacanya,,hhehehe,,,lumayan buat liburan kuliah nanti...
Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: Hendro on 27/12/2009 09:29
Paling asyik baca novel silat sejarah di kereta pulang kantor.
Seri Puragabaya karangan KM Saini: Pangeran Anggadipati, Banyak Sumba & Pertempuran Terakhir.
Ceritanya bagus, tapi tokoh sentral nya yang saya pikir puragabaya anggadipatinya malah tidak banyak diceritakan. Penggambaran latihan silatnya memberikan inspirasi buat latihan sebenarnya. Diceritakan juga disitu mengenai teknik kuncian dengan mencengkram kelingking, realnya saya pernah lihat teknik silat tradisional serupa. Keren kalau ada cerita lanjutannya.

Novel Prabu Siliwangi saya juga sudah baca, tapi ceritanya buat saya seperti dipaksakan. Mungkin karena penulisnya tidak berdiskusi langsung dengan praktisi2 silatnya dan hanya riset berdasarkan tulisan2 yang ada, jadi rasanya ada yang gak pas. Yang ini saya cuma baca cepat saja.

Saat ini saya lagi baca novel Gajah Mada. Menarik diulas teknik2 dan strategi perangnya. Tapi berhubung hanya membaca diatas kereta, cuma sekitar 30 menit, jadi lambat selesainya.
Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: duyungson on 27/12/2009 14:29
@mas Hendro,cengkraman di kelingking? Yakin cuma lihat? Bukannya jd korban jg hehe

Ttg novel Prabu Siliwangi,menurut saya memang agak membingungkan. Dibilang novel,tdk bisa membuat saya terhanyut (bandingkan dgn serial Trio Detektif). Dibilang catatan sejarah,penggabungan data2nya terlalu kasar & dipaksakan. Terlihat sekali penulis kurang dlm melakukan riset (walaupun saya sendiri tdk bisa menulis hehe)
Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: Unknown on 27/12/2009 18:11
kalo yang mau nyari komik2 silat bergambar macam karangan, djair, ganes th, yan, hans, atau cersil2 lama karangan kho ping hoo, gan kl, chin yung, dll,, ada toko nya di plasa semanggi lt.3. kayak nya cukup lengkap juga sih..
Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: parewa on 28/12/2009 07:14

ada novel silat baru, judul nya NAGABUMI karangan SENO GUMIRA AJIDARMA (*nulis ginian termasuk promosi ga sih?)
baru mau baca, tapi cupilakannya lumayan menantang sih :
"pulau jawa tahun 871. pendekar tanpa nama yang telah mengundurkan diri dari dunia persilatan sudah 100 tahun umur nya. pendekar tua itu sudah lupa, siapa saja lawan yang pernah terbunuh oleh nya.......
....pendekar tua itu tahu ajal nya sudah dekat, tetapi ia tidak ingin mati sebelum menuliskan riwayat hidup nya, sebagai cara membongkar rahasia sejarah"



Pengarangnya, Seno Gumira Ajidarma, pernah survey dan menulis artikel tentang silat tradisional untuk majalah National Geogaphic. Artikelnya ada disini: http://sahabatsilat.com/forum/index.php?topic=526.0.

Asyik juga ya, setelah melewati proses survey lalu menulis di majalah, berujung pada sebuah karya novel.......!! Gini nih yg luarbiasa......!!! [top] [top] [top] ^:)^

Salam.


Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: Pangeran Muda on 28/12/2009 15:17
memang belakangan ini banyak sekali nermunculan tema yang diangkat dari sejarah dan latar belakangnya dengan bumbu silat sebagai penyedapnya..nah saya sih pernah diskusi warung kopi dengan jali jengker, bagaimana kalo dari kita (SS) bikin cersil juga tapi yang benar-benar merujuk ke sejarah dengan porsi berimbang dengan silat yang menjadi struktur ceritanya, contoh : cingkrik (berkaitan dengan bang pitung) atau GGBD (berkaitan dengan Prabu Siliwangi) dsbnya.
Menurut ane ini termasuk bisa menjadi salah satu karya nyata bagi pecinta silat Indonesia.
Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: Dolly Maylissa on 29/12/2009 00:12
nah kalo cerita silat berbau komedi kayanya disini udah banyak yang dihasilkan tuh...heehehehe...tinggal tambah gambar sana sini deh..
Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: Antara on 01/01/2010 15:44
Belum sempat ke toko buku lagi... tapi pengamatan sekilas...

CMIIW, tapi kisah silat Indonesia semua bersetting masa lalu... jauh sekali di masa lalu. Apakah ini menunjukkan kita adalah manusia yang berorientasi ke masa lampau dan sudah kehilangan pegangan untuk ke masa depan? Kenapa tidak ada cerita yang bersetting modern, atau silat memang sudah tidak relevan dengan masa kini? Satu-satunya silat modern yang pernah saya baca adalah "Pendekar Bambu"-nya V. Lestari, sesudah itu tidak ada lagi yang serius (baca: cuma novel pitjisan). Ada serial "manusia harimau" di akhir 80-an, tapi itu kan lebih ke cerita horror.

Coba kita tengok produk lain. Ninjutsu sekarang ada di benak anak-anak di mana-mana melalui Ninja Kotaro (untuk anak kecil), Naruto (untuk anak yang tidak kecil lagi)... yang mengambil setting modern atau alternate universe yang modern. Manga Jepang penuh dengan Ninjutsu, Judo, Karate, Kempo, dan lain-lain yang semuanya terjadi di masa kini atau bahkan masa depan.

Yuk, ramai-ramai bikin cerita silat yang modern... mari kita bawa silat keluar dari masa pemberontakan Adipati Blambangan dan meletakkannya di percaturan global warming... eh... globalisasi.... :w

Hihihi... jujur sih, saya sendiri kalau coba menulis yang temanya silat, jatuhnya mesti ke masa lalu juga. Jauh lebih mudah menempatkan silat ke setting sejarah ketimbang menaruhnya di kota metropolitan.

Jadi inget pernah posting ini di thread-nya Dolly... sorry ya, Dol...  x-))

Quote
Delapan belas tahun kemudian...

Sasi meninggikan kerah mantelnya. Meski sudah menetap selama tiga tahun di London Sasi masih belum percaya diri untuk membiarkan telinganya tersentuh angin dingin Bulan Februari. Kedua anaknya, Ian dan Lila, sudah lebih cepat menyesuaikan diri. Mereka berlari-lari berkejaran dengan semangat, seolah-olah tidak merasakan udara yang membekukan tulang.

"Nyebrang 'nggak, Ma?" teriak Ian ketika mereka sampai di Westminster Bridge, salah satu dari sekian banyak jembatan yang menghubungkan kedua tepi Sungai Thames.

"Bukannya kalian lebih suka nyebrang di Hungerford?" Sasi balas bertanya sambil tersenyum. Pemandangan dari atas Hungerford Bridge memang sangat mengesankan. "Papa nunggu di depan 'Les Pain' ".

"Hungerford, then... " sambut Lila. Dalam hitungan detik dia sudah melesat jauh menyusuri 'north banks' menuju Hungerford Bridge.

Sasi mengamati kedua anaknya berkejaran. Ia mengagumi ketangkasan keduanya, betapa Tuhan menganugerahi anak-anak dengan semangat dan keceriaan yang menjadi perintang hati bagi orang tua.

Matanya menerawang ke seberang sungai, memandang ke gedung-gedung tinggi di daerah Docklands.

Beberapa waktu lalu ketika mereka sedang berlibur di Lake District, ia sempat mengungkapkan kekuatirannya pada Angga, suami tercinta yang telah dinikahinya selama sepuluh tahun terakhir. Pekerjaan Angga sebagai seorang manajer senior di sebuah perusahaan multinasional telah membawa mereka berpindah-pindah ke berbagai negara.

"Kau takut anak-anak kehilangan identitas Indonesia mereka, sayang?" Angga memandangi istrinya sambil tersenyum lembut. Ia sangat memahami keprihatinan istrinya. Saat ia mendapat tugas keluar negeri untuk pertama kalinya, Ian baru berusia lima tahun dan Lila tiga tahun. Saat ini keduanya lebih fasih berbahasa Inggris daripada Indonesia.

"Aku tidak tahu apakah sebenarnya kekuatiran ini beralasan atau tidak," Sasi bergumam pelan. "Tapi aku memang kuatir."

"Aku mengerti," Angga memiringkan kepala mencari mata istrinya. Bibirnya masih tetap tersenyum. "Tapi lihatlah siapa mereka."

Mata mereka berdua bertemu. Sasi memandang penuh tanda tanya.

"Ian lebih suka sambel terasi buatanmu daripada dressing yang lain..."

Sasi mendadak tertawa. Sungguh ia mencintai suaminya. "... dan Lila lebih suka dangdut ketimbang Techno."

Sasi mengecup pipi suaminya. "Ajari mereka silat," bisiknya.

Angga merangkul istrinya. "... kau saja."

"Tidak... kau pesilat terbaik yang aku kenal," Sasi menyandarkan kepala ke bahu suaminya. "Tidak pernah menang di kejuaraan manapun..."

Giliran Angga yang tertawa.

"Tapi berkat silat kau adalah manajer paling tangguh yang pernah aku kenal. Pejuang yang tak kenal lelah untuk menghidupi keluargamu... kau lebih paham hakikat silat daripada aku."

Angga mengoyang-goyangkan kepalanya. Ya, silat telah menempa kepribadiannya, ia mengakui itu. Tanpa latihan berat yang pernah dialaminya waktu SMA dan kuliah dulu, mungkin ia tidak akan tahan tekanan pekerjaan yang dihadapinya sekarang.

... dan mungkin tidak akan pernah bertemu Sasi.

"Kita ajari mereka bersama-sama... " bisik Angga di telinga Sasi.
Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: duyungson on 01/01/2010 16:38
@denmas antara, setting masa lalu pada cersil/novsil mungkin karena pada masa itu silat sangat diperlukan penggunaannya, sedangkan penggunaan setting masa kini maupun masa depan agak sulit karena susah menulis penggunaan silatnya.

Utk contoh cerita di atas, kenapa harus berlatar belakang suami-istri/keluarga sih? Jadi agak susah mencerna & menghayati nih.. :D
Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: Antara on 01/01/2010 19:54
Kakakakakakkkk... itu ajakan buat para Jombloers untuk segera menikah dan memperbesar lingkar pinggang  [lucu]

Mungkin ini bisa kita jadikan topik thread tersendiri... kenapa kita sulit menempatkan silat di setting masa kini, apakah karena kita terlalu berorientasi pada masa lalu? ... dan yang paling penting, apakah ini berkontribusi pada kurang berkembangnya silat di masa kini?
Title: Re: HOBI NOVEL, BUKU, CERSIL, dll
Post by: Dolly Maylissa on 02/01/2010 00:06
wah om antara, aku justru gak keberatan kalo ceritaku diterusin. aku pernah bkn cerita silat tentang masa kini tapi mentok sana sini akhirnya ya tetep ada pencitraan tentang masa lalu, misal pengalaman2 sang tokoh, atau kenangan2 tokoh ketika berlatih dulu. asik sih bkn cerita silat tp y itu jadi rada2 mistis ujung2nya ato jadi rada percintaan ceritanya,hahaha,

Niatnya mau menceritakan pengalaman2 sekelompok anak muda yang mencari jadi diri lewat silat sampai mewujudkan cita2 membangun fasilitas pelatihan silat n mengadkan pertunjukan silat besar2an tapi mentok bikin jalan ceritanya...huahahahah...jadi curhat...

om antara kalo mu dilanjutin juga oke aja tuh...tapi kalo bikin cerita silat yang susah itu menggambarkan gerak2an silatnya mesti sering2 liat orang berantem...heeehehehhe