Punten aki sijia jeung dulur dulur, ini kang Sambar Gledek memang paling dah...

Dalam gerakan umum beladiri terutama jarak menengah, selalu berkisar kepada :
Gerak lintasan serang/hindar/tangkis/tangkapan baik itu pukulan maupun tendangan. Dari sini kecepatan reaksi, power dan membaca gerakan lawan jadi kaidah utama. Variasi variasinya diarea itu. Silat Olahraga misalnya, maka drill lebih diutamakan.
Lintasan dalam itu maksudnya kalau lawan kanan depan kita di area kanannya dan
lintasan luar itu kita di area kirinya. Disitulah umumnya pusat serang/hindar/tangkis/tangkapan dilakukan.
Dalam jarak dekat, maka ada beberapa khazanah silat minang, betawi dan jawa barat misalnya yang luar biasa kaya kaidah :
jebakan jebakan tangan dan kaki dengan detil detil yang kecil dan halus .
Dan di cikalong pabuci, kaidah yang dominan adalah madi, sahbandar, kari (mungkin kawan pabuci lebih kompeten membahas) dimana yang saya rasakan adalah
pengerahan, pengarahan atau pemblokan tenaga lawan juga kehendak lawan dengan finishing di akhirnya. Detail detail kecil ini bisa dirasakan ketika sparring (napel ?). Dimana gerak kecil ibu jari atau penegangan otot yang terarah misalnya dari mereka bisa berefek besar terhadap serangan lawan.
Walau mungkin tingkat tingginya sudah bukan ditataran gerak tapi rasa. Mungkin bahasa saya terlalu sederhana dan kurang mewakili. Mohon maaf sebesar besarnya.
![[pray2]](http://sahabatsilat.com/forum/Smileys/default/th_pray.gif)
Mungkin itu persepsi awam saya,

Mohon koreksi....