+-
Kegiatan

Perisai Diri International Championship VI – 2010

 

Shoutbox
31/07/2010 20:35 Dolly: semoga babeh nung cepet sembuh...
31/07/2010 19:29 duyungson: Mohon doanya utk kesembuhan Babe Nung-si bunder- yg sdg dirawat di rumah sakit,trm ksh.
31/07/2010 00:29 kelana: saya ingin belajar silat lintau, apakah ada sahabat silat yang mengetahui keberadaan guru silat lintau dikota medan?
26/07/2010 16:57 kunderemp: Salam...  kalau Bali, yang tradisional selain Baktinegara, silat apa yah?
26/07/2010 16:45 aki sija: Kangen kumpul2 lagi
26/07/2010 11:04 kadekgaru1: kapan jambore pencak silat tahun ini
21/07/2010 20:19 sidik: kwkwkwkkwkw
19/07/2010 08:24 catty: absen bang..
16/07/2010 08:58 srdananjaya: assalamualaikum..selamat pagi
16/07/2010 00:37 hudzaifah: udah lama bgt ga' nengokin forum..,
View Shout History
Recent Topics
TURNAMEN BARONGSAI ALBSI BERJALAN SUKSES by sangpetualang
Today at 12:34

silat asli betawi silat si bunder by luri
Today at 07:43

Asal Usul Silat Sendeng by fachry09
31/07/2010 22:25

Perisai Diri International Championship (PDIC) ke-6 Tahun 2010 di Jakarta by Aguswin
31/07/2010 13:10

Konsentrasi pada telapak tangan... by malakmalakmal
31/07/2010 13:04

Film Silat Boy by Aguswin
31/07/2010 12:25

BABAD CARINGIN by suporter
31/07/2010 08:18

Aplikasi jurus dalam bertarung by sarung kampret
30/07/2010 16:39

Membedah Okinawa-te, sisi lain dr karate yg tersisih.... by samber gledek
28/07/2010 11:30

Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa by malakmalakmal
27/07/2010 10:21

Spontaneous Human Combustion by bluebex
27/07/2010 09:40

Knp Bisa Terjadi Begini ?? by bluebex
27/07/2010 09:38

[GUESTBOOK] by erdi
26/07/2010 22:32

melatih tenaga metafisika by bluebex
26/07/2010 12:25

Ingin belajar bela diri Betawi by ghorylla
25/07/2010 10:07

milis Silat
info: Guru Besar silat si bunder alias nage nyebrang sedang sakit
SELAMAT ULANG TAHUN UNTUK SHIFU KUSNUL HADI
SELAMAT ULANG TAHUN
Re: [Bulk] [silatindonesia] HUT KPS Nusantara ke 42
Re: [Bulk] [silatindonesia] HUT KPS Nusantara ke 42
Share this topic on DiggShare this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on StumbleUponShare this topic on TechnoratiShare this topic on TwitterShare this topic on YahooShare this topic on Google buzz

Author Topic: Aplikasi jurus dalam bertarung  (Read 5095 times)

edwardo

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 1
  • -Receive: 0
  • Posts: 44
  • Good
    Reputation :
    2
  • Respect: 0
Re: Aplikasi jurus dalam bertarung
« Reply #30 on: 26/11/2009 13:13 »
0
hmmm, sangat2 setuju dengan pendapat para sahabat2 silat semua,. menurut hemat saya kalo nyali gak ada yaaa mubazir aja tuh jurus2 yang udah dilatih selama bertahun2, jadi penggemblengan nyali (mental) adalah bagian yang sangat penting., jadi apabila menghadapi pertarungan (real fight) si petarung yang mempunyai nyali bagus akan dapat mengaplikasikan jurus2 yang telah dipelajari (dikuasai)nya tersebut.

sekin,,, wasalam
Setetes Jadikan Laut.. Sekepal Jadikan Gunung....
Alam Takambang Manjadi Guru.........

santri kinasih

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 5
  • Posts: 405
  • Good
    Reputation :
    27
  • Respect: +2
    • Email
Re: Aplikasi jurus dalam bertarung
« Reply #31 on: 26/11/2009 13:32 »
0
Jurus itu menentukan konfu...Melatih jurus juga berhubungan dengan kekuatan, keakuratan, reflek, nyali, sikap mental secara umum termasuk ketenangan sehingga tidak panik...Biasa saja kalau dihina mengenai jurus..karena mereka yang menghina belum tau...Yang paling penting kalau memang senang latih jurus sesering mungkin dan biasakan sesi khusus berdialogue dengan guru...
Jurus sering bisa bikin sehat dan juga gak kegedean nyali... ::)

De Tijger

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 33
  • Good
    Reputation :
    2
  • Respect: 0
Re: Aplikasi jurus dalam bertarung
« Reply #32 on: 27/11/2009 05:16 »
0
kata bruce lee, jurus tertinggi adalah tanpa jurus, ketika kita bisa melupakan semuanya dan bertarung sebagai manusia dengan segala kemampuan, tidak terikat oleh standar baku yang pernah kita pelajari, kata bas rutten [petarung MMA yang mantan petarung jalanan], belajar jurus bagus buat konsentrasi en pernafasan, tapi jangan berfikir hendak memakai jurus ketika berantem, karena tidak terpakai, kalao di filem kung fu jaman dulu, ada jagoan berantem pake jurus tertentu, begitu ada orang lain yg punya jurus counter-nya, jagoan itu pun kalah.
Menurut saya, jangan terlalu menganggap istimewa suatu jurus, di jalanan, yang terjadi dalam pertarungan real betul2 berbeda, yang ada cuma kombinasi antara nyali, speed, naluri dan refleks, bukan lagi hafalan...

hudzaifah

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 1
  • Posts: 234
  • Good
    Reputation :
    3
  • Respect: 0
    • Email
Re: Aplikasi jurus dalam bertarung
« Reply #33 on: 19/12/2009 20:59 »
0
dari jurus itu kita jadi bisa lebih teratur dalam menyerang dan juga kita bisa mengatur serangan orang lain..,  [top]

godam

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 427
  • Good
    Reputation :
    26
  • Godam
  • Respect: 0
Re: Aplikasi jurus dalam bertarung
« Reply #34 on: 20/12/2009 23:04 »
0
Salam Mas..
kata bruce lee, jurus tertinggi adalah tanpa jurus, ketika kita bisa melupakan semuanya dan bertarung sebagai manusia dengan segala kemampuan, tidak terikat oleh standar baku yang pernah kita pelajari
Iya, cuman sebelum dia mengambil kesimpulan "jurus tertinggi adalah tanpa jurus' itu coba baca deh berapa tahun dia belajar Wing Chun, Hung Gar, Kungfu utara dan beberapa aliran kungfu lainnya semasa dia muda di Honkong ? Di aliran-2x Kungfu tsb. dia belajar jurus-2x yg ada dialiran tsb. spt Silumtao di Wingchun. Maksud saya sebelum dia bisa jurus tanpa jurus berapa tahun dia latihan dgn jurus ? Untuk dia bisa keluar ekspresinya fondasinya dari jurus-2x yg diapelajari kemudian dia analisa dan diformat sesuai dgn pribadi/fisik dia.
, kata bas rutten [petarung MMA yang mantan petarung jalanan], belajar jurus bagus buat konsentrasi en pernafasan, tapi jangan berfikir hendak memakai jurus ketika berantem
Bener juga sih jurus itu gak bisa dipraktekin  langsung dgn bentuk baku pas berantem. Belajar jurus sampai bisa dipake pas berantem kayaknya ada tahapnya. kali seperti belajar musik dari dasar musik ke improvisasi..kalo langsung belajar improvisasi musik gak ngerti dasar musiknya keluarnya kayak apa ya ? :)
kali Belajar jurus ->belajar applikasi dgn pasangan dgn gerakan ditentuin-> belajar applikasi jurus dgn pasangan dgn gerakan bebas -> applikasi bebas. Untuk gerakan ini bisa terekam dalam memori otot/reflek butuh latihan dan waktu.
Iya itu aja sih pendapat saya yg 2 perak :)
Mohon dikoreksi kalau salah.
Wasalam,
Faiz
Perjalanan 100 kilometer berawal dari satu langkah.

aki sija

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 1
  • Posts: 202
  • Good
    Reputation :
    11
  • Respect: +1
Re: Aplikasi jurus dalam bertarung
« Reply #35 on: 21/12/2009 07:13 »
0
Ikutan ah nimbrung dgn berbagai pendapat tentang JURUS. Klo menurut Aki jurus itu bahan dasar dari gerakan2 silat yang harus di ulang2 shg bisa membuat gerakan reflek pada seseorang yg sering melakukannya dan apabila terjadi sesuatu serangan thd dirinya akan timbul  keluar jurus tadi dgn reflek spontan. Walaupun jurus dari masing2 perguruan itu tak sama.

Sedangkan Klo NYALI adalah bagian yg diperlukan oleh seseorang apabila terjadi untuk melancarkan aplikasi gerakan jurus tadi, karena reflek jurus itu kadang ga jalan klo tidak didukung oleh nyali.
 
Sekarang permasalahannya gimana kita cara mempelajari supaya ada nyalinya   ????? :-\ :-\ :-\

godam

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 427
  • Good
    Reputation :
    26
  • Godam
  • Respect: 0
Re: Aplikasi jurus dalam bertarung
« Reply #36 on: 21/12/2009 11:24 »
0
Salam..
Nyali itu sama tdk dgn keberanian ?
Saya dulu pernah nonton dokumenter ttg. polisi dan tentara.
Salah satu polisi yg diwawancara berhasil melumpuhkan beberapa penjahat walau sudah tertembak. Tentara yg diwawancara berhasil menyelamatkan teman-2xnnya disaat patrolinya disergap musuh.
Kedua orang tersebut mendapat tanda jasa penghargaan dari pemerintah berkat tindakan mereka.
Pas diwawancara keduanya bilang kita sama seperti orang-2x pada umumnya pas saat mengalami kejadian tsb. Kita takut cuman karena kita telah berlatih secara rutin dgn berbagai macam simulasi yg mungkin dilapangan. Dimana orang-2x pas takut akan panik kita pas takut yg keluar adalah ilmu yg telah dilatih. Jadi sama takut cuman reaksinya yg berbeda dgn orang umum.
Saya mau tanya kepada rekan-2x dalam kasus diatas kayaknya ilmu yg mereka latih itu keluar justru karena rasa takut ?
wasalam,
Faiz
Perjalanan 100 kilometer berawal dari satu langkah.

Pangeran Muda

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 175
  • Good
    Reputation :
    3
  • Respect: 0
    • Email
Re: Aplikasi jurus dalam bertarung
« Reply #37 on: 21/12/2009 13:17 »
0
Bener sekali bang Faiz,

Mereka juga sama takut, sama seperti manusia lainnya yang punya fitrah rasa takut, karena rasa takut adalah sunatullah.
Rasa takut kepada Maha Pencipta, rasa takut kehilangan yang dimilikinya, rasa takut sakit, dan rasa takut lainnya. Hanya saja dalam Islam dan juga (mungkin) dalam pemahaman agama lain, bahwa mati dalam membela diri, harta, keluarga dan agama adalah mati yang akan diganjar Surga.
Nah maksud saya rasa takut akan tetap ada tapi dengan adanya ganjaran dan cinta kita dengan diri, harta, keluarga dan agamalah yang menimbulkan keberanian kita sebagai manusia dan apalagi di bekali dengan olah bela diri. Maka (bagi saya) berkelahi tanpa alasan diatas (yang saya sebutkan) bisa menjadi ke-sia sia-an belaka (karena berkelahi itu capek hehe).
Kembali ke perihal jurus, kalau menurut saya jurus itu rangkaian gerak yang di padu dan kalau di olah terus bisa menimbulkan memori alam bawah sadar utk bergerak dengan memori jurus itu.
Pernah dengar latian bayangan? atau seperti shadow boxing? itu juga secara gak langsung juga menanam memori kita dengan gerakan lawan begini kita akan begini,  dengan gerakan lawan begitu kita akan begitu.
Saya termasuk baru mempelajari GGBD dan bagi saya jurus2 yang ada di GG itu sangat unik dan bukan aplikasi yang bisa diterapkan murni di perkelahian tapi lebih ke prinsip yang ditanamkan di tubuh kita agar bergerak sesuai dengan kebutuhan serangan yang datang. Maka seringkali kita lihat sendiri bahwa aplikasi dalam GGBD bisa berbeda hanya karena bentuk kaki yang beda atau posisi yang beda atau tekanan tenaga yang beda padahal itu sama2 puukulan lurus atau kuncian (misalnya).
Jadi ngalor-ngidul nih...maaf apabila ada salah-salah kata..

Wassalam
Kembang Jadi Buah, Buah Jadi Kembang

Abu Zakka

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 2
  • -Receive: 5
  • Posts: 278
  • Good
    Reputation :
    17
  • Batur Arek Kuring Anggeus
  • Respect: 0
Re: Aplikasi jurus dalam bertarung
« Reply #38 on: 21/12/2009 13:43 »
0
Saya setuju dengan Bang Pangeran Muda. Setujunya bukan karena saya sama-sama belajar Gerak Gulung, tapi lebih kepada pemahaman aya mengenai jurus dalam beladiri, terutama silat.

Kalau menurut saya, kita harus memisahkan dulu antara beladiri praktis dan beladiri non praktis (yang lebih menitik beratkan kepada pemahaman dari pada teori).

Gerak Gulung termasuk dalam kategori Beladiri yang memerlukan pemahaman filosofi jurus dengan baik. Tidak ada aplikasi/prakek/teori beladiri di GG (misalnya kalau orang melancarkan serangan tendangan, maka antisipasinya adalah seperti ini atau itu). Semuanya merupakan buah pemahaman kita terhadap jurus, karena itulah kalau ada suatu teori atau praktek antisipasi dari sebuah serangan disebut dengan "Faham" dan faham ini bukanlah ajaran di GG, biasanya faham lahir dari pertanyaan-pertanyaan dalam latihan (misalnya: kalau kita di cekik, gimana cara melepaskannya, lalu sang Rakawira/pelatih akan minta dicekik yang mana bentuk cekikannya itu belum pernah dia temui, dan dia akan melepaskan cekikan tersebut berdasarkan prinsip dan pemahaman dia akan jurus-jurus GG)

Seorang Rakawira satu dengan yang lainnya mungkin akan memiliki "Faham"yang berbeda dengan Rakawira lainnya, atau bisa jadi seorang murid GG memiliki "Faham" sendiri berdasarkan pemahaman dia terhadap jurus yang dia pelajari.

Dalam GG, jurus-jurus itu seolah-olah di install ke dalam tubuh lalu kita diberi pemahaman-pemahaman tentang jrus tersebut (biasanya lewat ngobrol-ngobrol santai), pemahan-pemahan ini penting, agar siswa bisa menjalankan jurus-jurus yang di install tadi dengan baik.

Jadi, Di Gerak Gulung kita memang hanya belajar Jurus dan pemahan jurus tersebut, otomatis jika kita berkelahi, maka jurus beserta faham dan prinsip-prinsipnyalah yang akan keluar untuk melakukan gerakan serang atau membela.

Insya Alah itu menurut pemahaman saya, bias saja salah

Salam [[run2]] [[run2]] [[run2]] [[run2]] [[run2]]
Batur Mimiti Urang Tiheula

De Tijger

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 33
  • Good
    Reputation :
    2
  • Respect: 0
Re: Aplikasi jurus dalam bertarung
« Reply #39 on: 25/12/2009 15:06 »
0
cek di krav maga bro, coba lihat yg paket bbrp minggu latihan, targetnya adalah membentuk seseorang  menjadi siap untuk fight dalam kondisi nyata, kurikulumnya: disarming, knife fighting, teknik menggigit, teknik tipu-tipu, teknik menggunakan benda di sekitar dan terakhir penggunaan pistol, tidak ada pelajaran menghafal jurus2, semakin modern ilmu beladiri maka semakin  taktis lah ia, semakin practical dan tidak ribet untuk dipelajari, saya tidak bilang krav maga itu efektif, tapi mossad memakainya, untuk bisa beladiri, kenapa musti repot?

Antara

  • Moderator
  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 11
  • -Receive: 5
  • Posts: 968
  • Good
    Reputation :
    55
  • Bapak kok yatian ciyat meyuyuuuu... ???
  • Respect: +3
Re: Aplikasi jurus dalam bertarung
« Reply #40 on: 25/12/2009 17:53 »
0
Karena memang ingin repot  :w

Kalau saya melihatnya... ilmu mukuli orang, atau ilmu apapun for that matter, selalu bisa ditengok dari dua sudut yang berbeda. Satu, sisi penggunaannya yang praktis, dan dua, sisi kerepotannya ;D yang menyenangkan. Ada yang belajar bawa motor sekedar untuk bisa berangkat ke kantor sehari-hari, ada juga yang belajar dan latihan untuk bisa mencapai pencerahan di atas motor. Saya termasuk orang kategori pertama kalau urusan motor, sedangkan teman saya, Valentino Rossi, termasuk golongan kedua. Dia bisa jantungan kalau sehari saja gak ngelus-ngelus si roda dua itu.  :-P

Jadi tentang jurus, ada yang memelajarinya simply untuk memerah isi ilmu nggebuki orang yang ada di dalamnya, ada juga yang belajar karena belajar jurus memang nikmat.

***

Kalau kita bicara soal kursus self-defense seperti beberapa klub Krav Maga di Jakarta, ya, isinya adalah destilasi dari gerakan yang bisa keluar di kondisi stress. Otomatis akan lebih mudah dipelajari, lebih dekat dengan kenyataan dan lumayan efektif di jalanan. Catatan: Krav Maga yang diajarkan untuk warga sipil selalu mengutamakan motto: be safe. Menghindar dan/atau Kabur, tidak ada jaminan bahwa ilmu yang diajarkan akan menyelamatkan mereka di jalan. Dalam hal ini Krav Maga mengajarkan kebijakan seperti yang biasa kita temukan di beladiri tradisional.

Jujur, kalau dari yang saya alami, pendekatan Krav Maga mirip dengan beladiri tradisional dan justru yang tradisional bangets, yang sekarang sudah banyak disesuaikan agar tidak menimbulkan cedera di kalangan murid. Misalnya, Dulu saya dipaksa maen jurus sampe muntah kecapekan, sesudah itu baru ditandingkan, dilihat seberapa mapan gerakan saya bisa keluar dalam kondisi kayak gitu. Jaman sekarang coba menerapkan pola latihan kayak gitu bisa-bisa gak punya murid :'(.

Kelebihan klub Krav Maga di Jakarta (misalnya KMI atau SDI) adalah mereka punya perlengkapan keselamatan yang sangat memadai sehingga memungkinkan mereka untuk berlatih dalam kondisi yang mendekati keadaan sesungguhnya. Drill-drill-nya juga dirancang sangat baik sehingga tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan (setelah diperiksa dokter tentunya), namun secara prinsip, pola latihan yang dipakai sama dengan ilmu tradisional.

Sekedar dua gobang dari saya...
Trust, but verify...

De Tijger

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 33
  • Good
    Reputation :
    2
  • Respect: 0
Re: Aplikasi jurus dalam bertarung
« Reply #41 on: 26/12/2009 08:22 »
0
insaf lah saya oleh jawaban bro antara, thanks, sangat mencerahkan, simple tapi kena... [[peace2]]

Pemulung

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 10
  • -Receive: 1
  • Posts: 351
  • Good
    Reputation :
    9
  • Yang Penting Halal
  • Respect: 0
    • Email
Re: Aplikasi jurus dalam bertarung
« Reply #42 on: 28/12/2009 12:58 »
0
Memang kang antara tob abis... [toop]

Di "fight quest", episode krav maga, memang si jimmy smith dan doug anderson lagi enak enak ngobrol dikeroyok bak bik buk, kesiapan mereka menghadapi situasi kayak gitu ternyata masih kurang total. Mengingat latar belakang dan wawasan mereka ikut berbagai martial arts. Sama seperti episode di amerika serikat (kajukenbo ? atau fight club ?) yang menuntut kemampuan "beladiri praktis yang siap setiap saat".

Tapi di episode "kali" malah sampai aspek ritual pun mereka ikuti seperti di badannya di aliri darah ayam cemani.  Blank out (pingsan) di episode "BJJ", kaki ancur diepisode "kyokushin", "pencak silat" dan paha memar parah di  episode "kali" malah membuat wajah mereka "fun" [yahoo]. Drill mereka tampak ciri bentuk dan efektif di masing masing sistem beladiri. Begitu sisi aplikasi praktis (tampak di episode krav maga dan kajukenbo), yang keluar malah aplikasi tinju dan grappling. Secara instingtif memang "tinju" dan "bergulat" memang bawaan kuno lahiriah beladiri kali yak.. :D

Alhasil sisi praktis dan "kerepotannya" yang menyenangkan seperti kang antara bilang, itu sisi tipis tapi selalu ada di beladiri.
Air Setitik Menjadi Lautan, Tanah Sekepal Menjadi Gunung, Sampah Segunung di laut Menjadi Banjir....

De Tijger

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 33
  • Good
    Reputation :
    2
  • Respect: 0
Re: Aplikasi jurus dalam bertarung
« Reply #43 on: 28/12/2009 20:29 »
0
saya pernah diajari beladiri praktis banget oleh sodara saya, yg diajarkan adalah sasaran vital pada tubuh manusia, mulai leher keatas, leher sampai pinggang, dan pinggang ke bawah sampai kaki, dijelaskan pula dari segi medis kenapa sasaran tersebut bisa sangat berbahaya, tapi setelah tak pikir2, yang praktis itu hanya pemilihan sasarannya saja, karena ternyata untuk teknik menyerang tetap memakai teknik2 dasar karate semacam seiken dan elbow serta serangan lutut, haha, kombinasinya pun mirip seperti basic combo di karate, lalu saya pun cross check dengan kawan yang ikut jiu-jitsu tradisional, sasaran2 vital tersebut ternyata ada pula di jiu-jitsu, hanya penjelasan medisnya kurang, so, menurut saya, the right combo's to the right target adalah hal sangat penting dalam beladiri...
pertanyaan saya adalah, apakah combo dengan jurus itu sama?

Pemulung

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 10
  • -Receive: 1
  • Posts: 351
  • Good
    Reputation :
    9
  • Yang Penting Halal
  • Respect: 0
    • Email
Re: Aplikasi jurus dalam bertarung
« Reply #44 on: 29/12/2009 09:07 »
0
Ini gan de tijger temennya winny the pooh ya... :w

Ini istilah kontemporer martial arts. Istilah "combo", biasa juga digunakan freestyler untuk kombinasi gerak nunchaku, balisong knife juga mixed martial arts.  "Combo" di dictionary salah satu artinya adalah gabungani, atau produk dari sebuah kombinasi

Dalam silat pada umumnya jurus bisa berarti satu gerakan yang diulang ulang dengan aplikasi yang beragam, bisa juga merupakan rangkaian gerakan yang pada aplikasinya bisa dipecah pecah..
Jadi bisa jadi secara definitif, combo istilah om de tijger sama dengan jurus. Mungkin kawan kawan di masing masing aliran/perguruan bisa lebih spesifik memendefinisikan kata jurus masing masing.

Soal beladiri praktis, memang sekarang banyak diajarkan buat wanita dan umum untuk menjaga diri. Istilah combo itu rangkaian hindar/serang atau antisipasi ketika pada posisi "diganggu". Memang straight point pada posisi yang vital dan fatal agar lawan bisa lumpuh. Dan peminatnya luar biasa.
Mungkin ini tantangan juga buat paguron/aliran untuk mencipta workshop workshop praktis aplikasi dengan mengambil khazanah dari jurus andalan masing masing.

Peminat beladiri memang banyak, tapi mereka selalu berdalih ingin belajar instan dengan waktu yang terbatas. Instan-ers tak bisa disalahkan, bisa jadi memang kebutuhan zaman yang cepat menuntut aktivitas yang "cepat saji". Soal puas, setidaknya mereka "kenyang" sesuai "kelaparan"nya saat itu.

Kecanduan berlanjut ?  ya hubungi perguruan bersangkutan. [[run2]] [[run2]]
Air Setitik Menjadi Lautan, Tanah Sekepal Menjadi Gunung, Sampah Segunung di laut Menjadi Banjir....

 


Powered by EzPortal