Author Topic: Silat dan EQ  (Read 510 times)

Irwansyah

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 224
  • Good
    Reputation :
    2
  • Respect: 0
    • Email
Silat dan EQ
« on: November 15, 2009, 02:48:00 PM »
0
Di jaman sekarang ini, kemungkinan untuk beradu fisik sangat kecil dan memang seharusnya bisa dihindari bila kita memiliki EQ yang cukup. Namun, sayangnya, menurut pengamatan pribadi, banyak praktisi bela diri yang menurut saya memiliki EQ rendah. Lebih suka mengadu otot demi memuaskan ego, mencari nama atau demi membesarkan perguruannya daripada mencari jalan damai. Banyak juga yang sangat fanatik terhadap perguruannya.

Pertanyaannya, bila kita sebagai praktisi bela diri, apakah kita dituntut untuk fanatik kepada perguruan, dituntut untuk sangar dan galak serta mempunyai ego tinggi? Kalau tidak, lalu mengapa banyak praktisi bela diri yang berperangai seperti itu dan bagaimana caranya supaya tidak terjerumus ke situ?


goginebulana

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 289
  • Good
    Reputation :
    14
  • Respect: 0
    • www.harmonyWUSHUindonesia.com
    • Email
Re: Silat dan EQ
« Reply #1 on: November 15, 2009, 03:14:03 PM »
0
sejak zaman dulu..
dunia persilatan = dunia pertengkaran

ilmu yang mereka latih = ilmu perang.

dalam cerita, dunia Knagow / dunia persilatan.. terkenal sebagai dunia yang paling aneh.. tempat berkumpulnya Kuai jen.. / org aneh.

karena bersilat sebagai pelampiasan dendam, masalah, perang, dll...
sejarah begitu pahit dan perih hingga, istilahnya kutukan melekat dalam ilmu ini..

tp ada yang putih dan ada yang gelap, seperti umum dalam cerita silat.
ada yang sesat ada yang belum sampai, ada yg gagal ada yang berhasil.. dll....

semua lika liku ini jg menyangkut kehidupan..

seni perang zaman sekarang sudah hambar tidak berkerat keras tebal kental seperti cerita zaman dulu.
baik kefanatikannya, kejamnya, buasnya, disiplinnya, dll..

bukan hanya dunia persilatan sebagai sarang orang aneh, tapi juga dunia dagang, politik, dunia spiritual, dunia percintaan... dll...


nasihat orang tua:

falsafah dan filosofi adalah jiwa dari ilmu perang, tanpanya seperti pistol tanpa hukum.
banyak membaca dan merenung,  ya baca komik kungfu boy, ashura, kenji, khopinghoo, film.... belajar untuk memetik sastra yg tersirat di dalamnya..
sejarah, dll.. sepertinya akan mempantu psikologi emosi pendekar zaman sekarang.

sekalian promosi buku kho ping hoo.. baca ampe habis deh, pasti pandangan teman2 akan berubah :P

HilL

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 68
  • Good
    Reputation :
    2
  • Respect: 0
Re: Silat dan EQ
« Reply #2 on: November 15, 2009, 05:19:25 PM »
0
@ irwansyah.
Iya, mas, memang banyak yg perangainya buruk spt itu..tp sejauh yg saya kenal biasanya masih muda dan msh 'belajar'..tp kalo yg udah cukup senior umumnya bijak2..ramah, bersahaja dan murah senyum..

pemaen baru

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 36
  • Good
    Reputation :
    0
  • Respect: 0
    • Email
Re: Silat dan EQ
« Reply #3 on: November 29, 2009, 03:29:50 PM »
0
saya kebetulan juga masih muda remaja,
saya bijak, ramah, murah senyum dan bersahaja....
ada yang mau kenalan? ;D

Irwansyah

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 224
  • Good
    Reputation :
    2
  • Respect: 0
    • Email
Re: Silat dan EQ
« Reply #4 on: November 29, 2009, 05:48:41 PM »
0
Fotonya wanita cantik namun gaya bahasanya macho, hiyyyy...takut ah!  :w

pemaen baru

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 36
  • Good
    Reputation :
    0
  • Respect: 0
    • Email
Re: Silat dan EQ
« Reply #5 on: November 30, 2009, 09:20:52 AM »
0
maap om..
nama nya juga anak baru jadi banyak salah nya...
udah ngisi buku tamu kok : http://sahabatsilat.com/forum/index.php/topic,3.msg20834.html#msg20834

PariGesit

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 132
  • Good
    Reputation :
    2
  • Gesit Berkelit
  • Respect: 0
Re: Silat dan EQ
« Reply #6 on: December 01, 2009, 02:26:16 PM »
0
bang Irwansyah,
"E" yang dimaksud disini apa yaah?
Emotional?
kayanya akan menarik lagi jg "I" dan "S" diikut sertakan juga
depresi bisa disembuhkan, namun harus sgr diperiksakan,
Jangan terlalu lama mencoba mengatasi sendiri, ntar Temennya jd ikut frustasi

Taufan

  • Moderator
  • Anggota Senior
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 283
  • Good
    Reputation :
    4
  • Respect: 0
    • Bandarkarima Network!
    • Email
Re: Silat dan EQ
« Reply #7 on: December 01, 2009, 05:58:56 PM »
0
Untuk masuk perguruan silat perlu psikotes dulu kali ya...  [[run2]]
Bandarkarima Network! http://Http://www.belatani.com

PariGesit

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 132
  • Good
    Reputation :
    2
  • Gesit Berkelit
  • Respect: 0
Re: Silat dan EQ
« Reply #8 on: December 01, 2009, 08:14:41 PM »
0
scr tidak langsung, psikotesnya dah jalan scr alami
pa lagi di perguruan2 yang mensyaratkan kondisi2 tertentu, misal
- si murid harus akil balig
- si murid sdh bisa ngaji
dsb

berarti sdh terfilter dengan sendirinya khan?
dst
depresi bisa disembuhkan, namun harus sgr diperiksakan,
Jangan terlalu lama mencoba mengatasi sendiri, ntar Temennya jd ikut frustasi

resto

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 62
  • Good
    Reputation :
    0
  • Respect: 0
    • Email
Re: Silat dan EQ
« Reply #9 on: December 02, 2009, 01:55:02 PM »
0
Bener juga kata bang PariGesit, di perguruan yang pernah gw ikutin malah mengharuskan si murid dari keluarganya langsung, kalo tidak maka pelajaran yang diberikan hanya sampai disana. ini menandakan bahwa ajaran selanjutkan tidak boleh keluar kandang, krn kalau sampe keluar maka bisa berbahaya.