Welcome, Guest. Please login or register.
March 20, 2010, 09:20:38 PM

Login with username, password and session length

Pencak Silat Forum Sahabat Silat Community

KOMUNITAS SAHABAT SILAT


silat-com  logo-fp2stik 
"Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar.
Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan,
bukan mengganggap remeh kemudian meninggalkannya”, ujar Eddy Nalapraya.


 
Komunitas Sahabat Silat adalah komunitas yang terbuka bagi seluruh masyarakat pengemar Seni beladiri
tidak terbatas pada perguruan tertentu, karena komunitas ini adalah komunitas yang dibangun berdasarkan kecintaan
kepada olahraga beladiri khusunya pencak silat, mari bergabung bersama sahabat silat lainnya.  
* *

Pages: 1 [2] 3 4 ... 18   Go Down
  Print  
Author Topic: Kaidah-kaidah dalam silat  (Read 24222 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
Ranggalana
Calon Pendekar
*

Good
Reputation :
79
Posts: 622


sastra jendra hyu ning rad pangruwating diyu


Email Awards
« Reply #15 on: December 03, 2007, 05:32:52 PM »

sampurasun........?
punten ngiringan kalau menurut saya prinsip buka-tutup dan isi-kosong hampir sama jika tidak percaya silakan "di usikeun"  top

terus satu lagi minta pandangannya ?
"ulah hayang tapi ulah embung"

Hehehe, "diuiskeun", memang buka-tutup dan kosong-isi mirip, dan sering sama / overlap: yang buka, ya kosong. Yang tutup, isi.

Sedangkan soal "ulah hayang tapi ulah embung" silakan para pendekar menjawabnya. Saya menyimak sambil belajar.

Salam hangat,
Ranggalana
Logged

batu kali jadi candi, duka jadi puisi, jagal jadi wali
sarung kampret
Pendekar Madya
***

Good
Reputation :
20
Posts: 1.200


Topic starter
alam_kerok@yahoo.com
Email Awards
« Reply #16 on: December 07, 2007, 02:03:45 AM »

Saya akan coba mengulas kaidah ulah hayang tapi ulah embung versi yang saya dengar dan coba pelajari dari uyut saya  dengan pengetahuan saya yang sangat  dangkal (sekena saya mendengar dan mengingat waktu beliau bicara) .

Kaidah ulah hayang tapi ulah embung, bisa dimasukkan ke dalam permainan tenaga atau yang lain,  hal ini pernah dijabarkan oleh uyut saya kepada saya sebagai kaidah Tahan (dengan maksud agar saya mengerti). kaidah Tahan ini mungkin bisa masuk  disebut "kaidah kawal" dengan "madi"  dalam cikalong (maaf kalau saya salah). Kaidah ulah hayang tapi ulah embung ini adalah suatu kaidah tahan yang berhubungan dengan usiekan. Kadang kaidah tahan seperti terlihat sebagai tidak memberi tenaga satu dan juga tidak memberi tenaga kosong tapi hanya memberi tenaga secukupnya dengan mempertimbangkan tenaga /gerak lawan dan "tetimbangan" diri kita sendiri . Unsur dari Kaidah ulah hayang tapi ulah embung dapat berpengaruh besar bila dibantu dengan permainan tiap-tiap gerak titik  anatomi tubuh yang berhubungan dikala usiekan.

Kadang filosofi dari kaidah ulah hayang tapi ulah embung ini juga sangat luas sekali.

Untuk Putera Panglipur dan para pengisi thread ini salam hormat dari saya
-sarung kampret-  ampun


-i love u all-

Logged

"Sugih tanpo bondho,pintar tanpo ngeguru, menang tanpo ngasorake, nglurug tanpo bala, mangan tanpo mbayar."
Nagapasa
Naga Pasa - Naga Pamanah Rasa
Pendekar Muda
**

Good
Reputation :
39
Posts: 859


Paku Jagat Ingsun

krnov_2004@hotmail.com krno_2000@yahoo.com
WWW Awards
« Reply #17 on: December 17, 2007, 04:27:54 PM »

menarik tentang kaidah dalam silat,

bagi saya kaidah sendiri adalah sebuah aturan dan hukum bagaimana kita bisa bersilat dengan benar sesuai sistem beladiri tertentu. jadi bukan cuman istilah atau filosofi jurus semata yang kadang di tuangkan dalam kata kata.

iseng iseng saya coba tulis di sini http://nagapasa.multiply.com/journal/item/35/Kaidah_dalam_Jurus

tentang bagaimana kita memahami bagaimana sebenarnya kaidah jurus itu ...
Logged

Susulan Liliwatan | Sulaya tina panyangka
visit my Blogs - www.nagapasa.multiply.com
Java
Calon Pendekar
*

Good
Reputation :
48
Posts: 647


Awards
« Reply #18 on: December 18, 2007, 03:40:36 PM »

Bagaimana dengan kaidah "thek shek" ?
Logged
Ranggalana
Calon Pendekar
*

Good
Reputation :
79
Posts: 622


sastra jendra hyu ning rad pangruwating diyu


Email Awards
« Reply #19 on: December 18, 2007, 05:14:38 PM »

Bagaimana dengan kaidah "thek shek" ?

Thek sek itu kaidah khusus silat Jawa. Untuk mencapai thek sek perlu terlebih dulu dilatih batbet dan thasthes. Setelah thasthes dan batbetnya sampai pada tahapan wets-wets, maka tinggal diberi pemahaman soal ketepatan sasaran dan saat-saat na'asnya sasaran. Dengan demikian tercapai kaidah thek-sek, Mas Java.

Salam hangat,
Ranggalana
Logged

batu kali jadi candi, duka jadi puisi, jagal jadi wali
PuteraPanglipur
Anggota
**

Good
Reputation :
1
Posts: 13


Awards
« Reply #20 on: December 18, 2007, 10:26:39 PM »

hatur nuhun

tentang pemahaman kaidah-kaidah dalam silat tidak akan ada habis-habisnya karena setiap pribadi memahami dengan cara nya masing-masing namun jika itu di jadikan pembendaharaan dalam kamus kita insya allah pasti beliau-beliau akan menemukan sesuatu yang lebih bermanfaat ? top (maaf bukannya saya tidak mau membuka tetapi kudu sabari jeung eunteung)
Logged
AGUNGP
Anggota Tetap
***

Good
Reputation :
10
Posts: 207


Email Awards
« Reply #21 on: December 19, 2007, 07:40:24 AM »

top top top
Mantep ulasanya.Terima kasih banyak buat Sang moderator kang Nagapasa

Walaupun sayang masih belum mengerti juga Kaidah-kaidah dalam silat.  Cry Cry




...
Hidup tidak untuk mencari semua jawaban, Tetapi untuk mengerti sebuah pertanyaan.
Logged
kuntulbaris
Anggota Tetap
***

Good
Reputation :
5
Posts: 30



WWW Awards
« Reply #22 on: December 21, 2007, 06:17:19 AM »

Menarik memang, bila berbicara ttg kaidah-kaidah dan filosofi silat. Setiap sistem tentunya mempunyai kaidah-kaidah yang berbeda. Ada kaidah2 yang bersifat umum meliputi sistem silat tersebut tetapi ada juga yang kaidah bersifat khusus untuk gerakan/teknik/jurus tertentu.

Sebagai contoh, dalam sistem silek (silat) minangkabau ada kaidah umum "tangkok lapeh" dan "gayuang sambuik" yang diterapkan saat latihan atau demonstrasi di depan umum. (Kaidah "tangkok lapeh" dan "gayuang sambuik" ini aplikasinya mungkin mirip2 dengan filosofi "asah, asih, asuh" yang dikenal pada sebuah perguruan silat nasional  top). Sebaliknya aplikasi dalam beladiri yang sebenarnya berlaku kaidah "tangkok mati" dan "gayuang putuih", yg kurang lebih sama dengan kaidah "thek sek". Tapi bagi seseorang pandeka (pendekar) yang berbudi luhur, kaidah "tangkok lapeh" dan "gayuang sambuik" bisa saja dia terapkan dalam membeladiri, khususnya bila kemampuan lawan/si penyerang jauh dibawah dirinya.
Logged
sarung kampret
Pendekar Madya
***

Good
Reputation :
20
Posts: 1.200


Topic starter
alam_kerok@yahoo.com
Email Awards
« Reply #23 on: January 02, 2008, 04:08:03 PM »

Saya sangat bersyukur saat mendengar kaidah-kaidah yang lain terutama kaidah dari silek minang (sama sekali buta nih hehehehhehe) bisa diartikan ke bahasa indonesia yang lebih jelas gak? ( gayung bersambut maksudnya apa ya?)

Justru disini pentingnya saling berbagi.Kaidah-kaidah di setiap jurus dan aliran berbeda-beda, karena itu bila kita saling sharing mungkin bisa menutupi kelemahan yang lain.



HIDUP BERBAGI SENSASI !! eh BERBAGI KAIDAH !!



-silat bukan unsur beladiri atau tarung semata, tapi penggunaan kaidah-kaidah dalam hidup yang sebenarnya mungkin lebih berguna-
Logged

"Sugih tanpo bondho,pintar tanpo ngeguru, menang tanpo ngasorake, nglurug tanpo bala, mangan tanpo mbayar."
suporter
support
Pendekar Madya
*

Good
Reputation :
37
Posts: 1.211



WWW Awards
« Reply #24 on: January 02, 2008, 04:18:42 PM »

permisi,
mohon ijin ikut menyimak dan belajar
nyuwun pirso, bade nderek sinawu
Logged
Java
Calon Pendekar
*

Good
Reputation :
48
Posts: 647


Awards
« Reply #25 on: January 02, 2008, 04:23:44 PM »

Bang Rasyid paling bisa aja. Ha...ha...ha....
Bhs Jawa kromo inggil sampeyan mencerminkan kaidah silat dalam kehidupan nyata (numpang pinjem pendapat bang Sarung Kampret).    top
Logged
suporter
support
Pendekar Madya
*

Good
Reputation :
37
Posts: 1.211



WWW Awards
« Reply #26 on: January 02, 2008, 05:00:25 PM »

suueeeerrr mas java....
orang kate sejeg bujeg baru sekarang ane denger nyang namenye kaedah2 ilmu silat..

ane  dari kecil mah taunya cuman ketepak-ketepok doang... paling juga dibilangin supaye jangan belagu, jangan pental-pentil. kate nyang ngajar, semua maenan mah cakep, tergantung nyang bawain aje. kalo soal jurus, apalagi teori2 silat kagak pernah se dalem kkyk di sini...

wassalam
Logged
Nagapasa
Naga Pasa - Naga Pamanah Rasa
Pendekar Muda
**

Good
Reputation :
39
Posts: 859


Paku Jagat Ingsun

krnov_2004@hotmail.com krno_2000@yahoo.com
WWW Awards
« Reply #27 on: January 02, 2008, 05:17:03 PM »

he he he disini emang tempatnya para jangoan keyboard beraksi bang...

jadi jawara cuman di dunia maya doang. makanya pake nick name...  wek
Logged

Susulan Liliwatan | Sulaya tina panyangka
visit my Blogs - www.nagapasa.multiply.com
suporter
support
Pendekar Madya
*

Good
Reputation :
37
Posts: 1.211



WWW Awards
« Reply #28 on: January 02, 2008, 05:25:43 PM »

just like me donk.... Grin Grin Grin
kaedah yang kang naga post di multiply manteppp banget top top top
Logged
kuntulbaris
Anggota Tetap
***

Good
Reputation :
5
Posts: 30



WWW Awards
« Reply #29 on: January 02, 2008, 11:05:33 PM »

tangkok = tangkap ===> berkonotasi defensif / belaan
lapeh = lepas

gayuang adalah istilah lain dari silek/silat ==> berkonotasi ofensif / menyerang
sambuik = sambut/menyambut

"Tangkok lapeh" dan "gayuang sambuik" secara terjemahan bebasnya berarti setiap belaan maupun serangan sifatnya tidak mencelakakan, memberikan kesempatan kepada lawan/partner berlatih untuk meneruskan permainan.

Sebaliknya "tangkok mati" dan "gayuang putuih" (putuih = putus): setiap belaan maupun serangan memang diniatkan untuk menyelesaikan pertarungan secepatnya.

Ada lagi istilah, bahwa seorang pandeka (pendekar) yang benar2 pandeka adalah seseorang yang "tau digarak jo garik", "tau jo angin nan bakisa"
atau istilah lainnya "alun takilek alah takalam".

nah kalau ini agak susah mengartikannya karena maknanya dalam sekali, mencakup kehidupan secara luas bukan hanya silat saja. Mungkin mas java yang urang sumando bisa membantu menjelaskannya?

Eh.. saya juga hanya jagoan keyboard lho...  Grin Grin   yang kebetulan lahir dan besar di ranah minang, dan sekarang menetap di pedalaman jawa.

Salam,

kuntulnya masih berbaris


Logged
Pages: 1 [2] 3 4 ... 18   Go Up
  Print  
 
Jump to:  

Subject Started by Replies Views Last post
Legenda Ki Jampang sarung kampret 14 2590 Last post May 19, 2009, 02:01:56 PM
by Wahyu Taqwa
Chat MObile Lewat HP ( IRC DALNET) Chanel # Silatindonesia « 1 2 » Qsecofr 18 15649 Last post October 15, 2008, 12:55:36 AM
by YwK
Sehari bersama kang Cecep A Rahman « 1 2 » Mantrijeron14 28 845 Last post January 13, 2010, 11:01:20 PM
by santri kinasih
BAJIQUAN « 1 2 3 » Pemula 35 5017 Last post May 08, 2009, 03:43:39 PM
by terjun bebas
CERITA BUAT SAHABAT SILATKU..... « 1 2 » one 16 1804 Last post August 16, 2009, 09:44:44 AM
by simpay
kioss

sahabatsilat-com  


http://petualang-indonesia.com silatindonesia-com





TinyPortal v1.0.5 beta 1© Bloc