Welcome, Guest. Please login or register.
March 11, 2010, 08:59:33 PM

Login with username, password and session length

Pencak Silat Forum Sahabat Silat Community

KOMUNITAS SAHABAT SILAT


silat-com  logo-fp2stik 
"Jika dikatakan pencak silat kurang populer dibanding olahraga lainnya mungkin bisa saja benar.
Kalau demikian maka menjadi tugas kita bersama untuk mempopulerkan,
bukan mengganggap remeh kemudian meninggalkannya”, ujar Eddy Nalapraya.


 
Komunitas Sahabat Silat adalah komunitas yang terbuka bagi seluruh masyarakat pengemar Seni beladiri
tidak terbatas pada perguruan tertentu, karena komunitas ini adalah komunitas yang dibangun berdasarkan kecintaan
kepada olahraga beladiri khusunya pencak silat, mari bergabung bersama sahabat silat lainnya.  
* *

Pages: [1]   Go Down
  Print  
Author Topic: Artikel New Ages  (Read 3732 times)
0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
baruklinting
Anggota Tetap
***

Good
Reputation :
25
Posts: 70


Topic starter
DEn WAspodo RUweting CIpto


WWW Awards
« on: June 25, 2007, 12:06:49 AM »

Kepada sahabat silat yang memiliki artikel menarik khususnya yang berkaitan dengan peningkatan dan pngembangan kepribadian,silahkan posting disini
Logged

Hidup itu sudah sulit, maka jangan mempersulit hidup
baruklinting
Anggota Tetap
***

Good
Reputation :
25
Posts: 70


Topic starter
DEn WAspodo RUweting CIpto


WWW Awards
« Reply #1 on: June 25, 2007, 12:12:38 AM »

Kepada sahabat silat yang memiliki artikel menarik khususnya yang berkaitan dengan peningkatan dan pngembangan kepribadian,silahkan posting disini

Assalamu'alaikum wr.wb  Kiss

Semua orang pasti memilih untuk tidak punya musuh, terlepas dianya orang biasa atau orang luar biasa, petani, kaya, miskin, tua atau muda, orang yang gagal atau orang yang berhasil. Semuanya tak berniat untuk punya musuh.

Sebut saja Dalai Lama. Seorang tokoh yang dikenal dengan senyum yang sejuk. Beliau memiliki punya musuh yaitu negeri Cina yang menduduki Tibet.

Mahatma Gandi. Sosok yang terkenal anti kekekerasan dalam berjuang. Ia tewas ditembak seseorang. Hidupnya berakhir diujung peluru. John Lennon yang terkenal dengan karya-karya yang menyentuh perasaan dan dikagumi di seantero dunia.Konon akhir hidupnyatragis tewas diujung peluru.

Kalau orang yang memiliki kualitas seperti itu, dengan kualifikasi sehebat itu, tetap saja ditakdirkan memiliki musuh, apalagi kita yang hanya berkualitas biasa-biasa saja. Yang jelas musuh adalah kenyataan yang harus diterima oleh siapa saja yang masih bernapas. Bahkan manusia yang sudah matipun masih menyisakan musuh.

Secara jujur harus diakui, kita semua tidak menyukai musuh. Secara lebih khusus, karena musuh menghadirkan godaan-godaan yang tidak kecil. Musuh memancing kita untuk tidak sabar. Musuh membuat kita tidak bisa tidur. Musuh memproduksi manusia menjadi stress. Bahkan tidak jarang terjadi, musuh membuka pintu-pintu kehidupan yang berbahaya seperti pembunuhan, penganiayaan dan pemerkosaan. Dan seberapa bahayapun kehadiran musuh, kita manusia tidak diberi pilihan lain kecuali harus menerimanya sebagai sebuah kenyataan hidup.

Tetapi kalau kita mau berfikir lebih dalam. Dan secara dialektis membuka perspektip positip atas hadirnya musuh yang tak bisa dihindari. Kita bisa menarik garis positip bahwa sebenarnya musuh bisa menghadirkan fungsi- fungsi manfaat yang dapat memberikan kontribusi dalam pembentukan sejarah hidup yang baik.

Kalau saja kita bisa bening dan jernih. Dengan sedikit kejernihan izinkan untuk bertutur, bahwa sebenarnya musuh adalah Kurir yang diutus Allah SWT untuk mebawa hadiah-hadiah yang amat berguna bagi kita semua. Sebut saja hadiah itu yang bernama kesabaran dan kearifan hidup.

Memang pada awalnya rasa takut mengelilingi diri, Bahkan mungkin berusaha untuk lari menghindari. Tetapi tanpa keberanian menjemput musuh , maka tak ada kesabaran dan kearifan hadiah dari Allah SWT yang kita dapat. Dan selama hidup, diri ini dibelenggu rasa takut.

Demikian hal lain Hadiah dari Allah SWT yang disebut keberanian. Hadiah itu dibawa oleh kurir yang bernama musuh. Siapa saja yang takut bertemu musuh, maka pada saat yang sama ianya sedang memproduksi diri menjadi penakut dan pengecut.

Alasan-alasan hidup tenang dan damai dengan cara tidak bertemu musuh bisa saja diterima, namun jangan pernah lupa, musuh membawa dan membangkitkan kekuatan-kekuatan dari dalam (inner strength) yang hanya bisa dimiliki oleh siapa saja yang berani menghadapinya.

Hadiah lain dari Allah SWT yang dibawa secara amat rajin oleh musuh adalah kedewasaan dan kematangan pribadi. Memang diakui banyak yang mengeluh kenapa dipertemukan dengan musuh-musuh yang demikian kejam dan arogan. Namun, kesediaan untuk senantiasa maju dan bertemu musuh, menghadiahkan sejumlah kedewasaan dan kematangan pribadi. Kualitas kedewasaan, kematangan yang tidak pernah diajarkan di sekolah manapun.

Memang diakui awalnya, bahwa hadirnya musuh sangat mengganggu kedamaian hidup. Namun begitu tubuh dan jiwa ini dibiasakan untuk selalu bertemu musuh dengan tenang, maka kualitas kedamaian perlahan bangkit dan menguat.

Disisi lain kemarahan dan kebencian selalu mengikuti siapa saja yang malas bertemu musuh, dengan sedikit ketenangan diyakini bisa mengusir kemarahan dan kebencian.
Bercermin dari sini, tak ada lagi alasan untuk takut pada musuh, Sebab, ia adalah kurir pembawa hadiah-hadiah mengagumkan yang dikirim Allah SWT untukkita semua.

Wassalam
Baruklinting


Logged

Hidup itu sudah sulit, maka jangan mempersulit hidup
castromariachi
Anggota Tetap
***

Good
Reputation :
4
Posts: 34


capo


Email Awards
« Reply #2 on: June 25, 2007, 03:02:44 AM »

jadi inget kata2nye kong Nietszche  Roll Eyes

"apa saja yang tak membuatku mati, membuatku semakin kuat."

Logged

Baen aha diakkui sude bangso on hita, ia anggo so diakkui Debata pangalahon ta
Taufan
Moderator
Anggota Senior
**

Good
Reputation :
4
Posts: 278


kumaitu@yahoo.com
WWW Email Awards
« Reply #3 on: June 25, 2007, 10:01:05 AM »

Assalamu 'alaikum.

Dewasa ini musuh kita dan anak2 kita lebih canggih... dia tidak membuat kita lari menjauh, sebaliknya malah lari ke dalam pelukannya.

Wassalam.
Logged

Bandarkarima Network! Http://www.belatani.com
Sosro_Birowo
Anggota Senior
****

Good
Reputation :
33
Posts: 335


The best of us is never enough but God's love


Email Awards
« Reply #4 on: June 29, 2007, 12:12:35 PM »

nimbrung ah..

NEW AGE...terminology yang hingga saat ini masih mendatangkan pro dan kontra..
tapi ada baiknya kita pahami dulu apa itu New Age, sebelum berkomentar banyak..

ini ada tulisan Sukidi yang alumnus IAIN ttg tema ini:

Spiritualitas "New Age"

Oleh Sukidi

Kompas, Jumat, 30 Juni 2000

SALAH satu trend ekspresif zaman post modern adalah ditandainya pergolakan sosial yang cepat. Namun, kita tak sekadar bersaksi atas progresivitas pergolakan sosial, kecanggihan teknologi post industri abad ini. Di sisi lain, kita dihadapkan seribu krisis kemanusiaan: mulai dari krisis diri, alienasi, depresi, stres, keretakan institusi keluarga, sampai beragam penyakit psikologis lainnya. J

ustru, jenis penyakit yang mengguncang diri kita di tengah situasi krisis dewasa ini, tak lain adalah hadirnya perasaan ketidaknyamanan psikologis. Ada semacam ketakutan eksistensial yang mengancam diri kita di tengah situasi krisis, sarat teror, konflik, dan kekerasan, sampai pembunuhan yang menghiasi keseharian hidup kita.

Di Barat, khususnya Amerika Utara, situasi krisis serupa, justru diiringi meningkatnya ketidakpercayaan pada institusi agama formal (a growing distrust of organized religion). Barangkali, ekstrimnya seperti dislogankan futurolog John Naisbitt bersama istrinya, Patricia Aburdene dalam Megatrend 2000, Spirituality Yes, Organized Religion No !.

Ada penolakan terhadap agama formal yang memiliki gejala umumnya sama saja: eksklusif dan dogmatis, sambil menengok ke arah spiritualitas baru lintas agama, yang menurut Majalah Newsweek (28 November 1994), jumlahnya fantastis: 58 persen responden dalam suatu survei, menunjukkan kegairahannya pada kebutuhan spiritualitas baru.

Inilah model generasi baru yang gandrung pada Spiritualitas New Age. Russel Chandler, mantan jurnalis agama pada Los Angeles Times, mengklaim, 40 persen orang Amerika percaya pada panteisme (kepercayaan yang berprinsip pada all is God and God is all), 36 persen percaya pada astrologi sebagai scientific, tepatnya percaya pada astrologi sebagai metode peramalan masa depan (a method of foretelling the future), dan 25 persen percaya pada reinkarnasi (lih. Chadler, Understanding the New Age, 1988, hlm 20, 130-33).

Nah, fenomena keagamaan inilah yang menarik dipotret. Apa itu gerakan New Age berikut ciri khasnya? Bagaimana model praktik spiritual New Age di tengah eksistensi agama-agama besar selama ini? Benarkah spiritualitas New Age tampil sebagai alternatif keberagaman dewasa ini ?

Gerakan "New Age"

Secara literal, New Age Movement adalah gerakan zaman baru, yang oleh Rederic dan Mery Ann Brussat disebut sebagai "zaman kemelekan spiritual". Ada semacam arus besar kebangkitan spiritual yang melanda generasi baru dewasa ini, terutama di Amerika, Inggris, Jerman, Italia, Selandia Baru, dan seterusnya. Ekspresinya beragam; mulai dari cult, sect, New Thought, New Religious Movement, Human Potentials Movement, The Holistic Health Movement, sampai New Age Movement. Namun, benang merahnya hampir sama: memenuhi hasrat spiritual yang mendamaikan hati.

Hasrat spiritual inilah yang menjadi ciri khas New Agers (istilah New Agers ini relatif lebih lazim dipakai dalam konteks gerakan New Age, dibanding misalnya istilah New Age Adherents maupun New Age Believers). Sebagai a new revivalist religious impulse directed toward the esoteric/metaphysical/spiritualism..., hasrat spiritual New Agers yang secara praktis adalah a free-flowing spiritual movement, terartikulasi ke berbagai manuskrip metafisika-spiritualitas (Manuskrip Celestine, baik The Celestine Prophecy maupun The Celestine Vision, Sophia Perennis yang menjadi filsafatnya New Agers, paradigma The Tao of... yang sangat ekspresif menjadi trend penerbitan judul buku-buku ilmiah dan populer, The Aquarian Conspiracy yang menjadi buku pegangan New Agers, hingga merambah ke "pendidikan spiritual" dan bahkan klinik-klinik spiritual dengan beragam variasinya.

Sebagaimana disinggung sepintas oleh Naisbitt dalam Megatrend 2000, In turbulent times, in times of great change, people head for the two extremes: fundamentalism and personal, spiritual experience... With no membership lists of even a coherent philosophy or dogma, it is difficult to define or measure the unorganized New Age movement. But in every major U.S. and European city, thousands who seek insight and personal growth cluster around a metaphysical bookstore, a spiritual teacher, or and education center.

Oleh karena itu, seperti sudah menjadi fakta yang tak terbantahkan adalah adanya gerakan masif dari generasi New Age yang selalu menyebut-nyebut dirinya sebagai flower generations, berkiblat pada mainstream spiritualitas, mulai dari kegemaran menyelami Manuskrip Celestine sampai mengalami apa yang menjadi tradisi spiritual New Agers sebagai spiritual gathering dengan berbagai variasi mistik-spiritualnya.

Gerakan yang dimulai di Inggris tahun 1960-an ini, antara lain dipelopori Light Groups, Findhorm Community, Wrekin Trust. Ia menjadi sangat cepat mendunia berskala internasional, terutama setelah diselenggarakan seminar New Age oleh Association for Research and Enlightenment di Amerika Utara, dan diterbitkannya East West Journal tahun 1971 yang dikenal luas sebagai jurnalnya New Agers. Yang agak sensasional dari gerakan New Age ini adalah setelah disiarkan via televisi secara miniseri Shirley MacLaine Out on a Limb, bulan Januari 1987.

Spiritualitas "New Agers"

Ekspansi New Age menjadi populer dan fenomenal pada dasawarsa 1970-an sebagai protes keras atas kegagalan proyek Kristen dan sekulerisme dalam menyajikan wawasan spiritual dan petunjuk etis menatap masa depan.

Pertama, di lingkungan gereja Kristen, misalnya, kita sulit menghapus ingatan masa lalu saat Gereja menerapkan doktrin extra ecclesiam nulla salus. No salvation outside the Church. Tidak ada keselamatan di luar Gereja. Bukankah ini cermin watak Gereja yang sarat claim of salvation? Bukankah claim of salvation tidak saja mengakibatkan sikap menutup diri terhadap kebenaran agama lain, tetapi juga berimplikasi serius terhadap konflik atas nama agama dan Tuhan.

Karena itu, "keselamatan" itu tidaklah penting di kalangan New Age. Sebab, New Agers lebih percaya prinsip Enlightenment, di mana muncul kesadaran spiritualitas di kalangan New Age bahwa manusia dapat tercerahkan, menjadi sacred self, karena pada kenyataannya manusia adalah divine secara intrinsik (persis konsep fithrah dalam Islam). Paham inilah yang akhirnya menjadikan "pantheisme" begitu fenomenal di kalangan New Age.

Kedua, protes New Agers atas hilangnya kesadaran etis untuk menatap masa depan. Oleh karena itu, salah satu manuskrip terpenting yang menjadi wawasan etis New Agers dalam menatap masa depan adalah The Art of Happiness, New Ethic for the Milllenium karya Dalai Lama.

Sebagai alternatif dari protesnya terhadap kegagalan gereja Kristen dan sekulerisme dalam menyajikan wawasan spiritual dan petunjuk etis menatap masa depan, maka New Agers menoleh pada spiritualitas baru lintas agama. Kita tahu, betapa New Agers begitu kuat berpegang pada prinsip spirituality: the heart of religion.

Oleh karena itu, New Agers sangat menghayati betul arti pentingnya monisme (segala sesuatu yang ada, merupakan derivasi dari sumber tunggal, divine energy), pantheisme (all is God and God is all, menekankan kesucian individu, dan karenanya proses pencarian Tuhan tidaklah melalui Teks Suci, tetapi justru melalui diri sendiri, karena God within our self), reinkarnasi (setelah kematian, manusia terlahirkan kembali, dan hidup dalam alam kehidupan lain sebagai manusia. Mirip konsep transmigration of the soul dalam Hindu), dan seterusnya, seperti astrologi, channeling, pantheisme, tradisi Hinduisme, tradisi Gnostis, Neo-Paganisme, theosopi, karma, crystal, meditasi, dan seterusnya.

Tradisi spiritual New Agers lintas agama ini, tidak saja dapat mengobati kegersangan spiritual yang sekian lama hampa dari lingkungan agama formal, tetapi juga memberi muara kepada New Ages ke arah terwujudnya Universal Religion. Agama Universal, di mana ada proses awal kesadaran akan all is God and God is all yang menjadi sandaran doktrin Pantheisme, tetapi kemudian bergeser ke arah kesadaran spiritualitas New Age yang meyakini bahwa "hanya ada Satu Realitas yang eksis". Semua agama, begitu keyakinan New Agers, hanyalah sekadar jalan-jalan menuju kepada Satu Realitas yang menjadi ultimate reality dari semua pejalan spiritual (agama-agama).

* Sukidi, Alumnus Fakultas Syariah IAIN Ciputat

Logged

Menguasai Kekuatan/kesaktian adalah untuk belajar rendah hati dan sadar akan adanya Kekuatan MahaTertinggi yaitu Sang Cahaya Kasih Sejati.
baruklinting
Anggota Tetap
***

Good
Reputation :
25
Posts: 70


Topic starter
DEn WAspodo RUweting CIpto


WWW Awards
« Reply #5 on: June 30, 2007, 02:47:36 PM »

nimbrung ah..

NEW AGE...terminology yang hingga saat ini masih mendatangkan pro dan kontra..
tapi ada baiknya kita pahami dulu apa itu New Age, sebelum berkomentar banyak..

ini ada tulisan Sukidi yang alumnus IAIN ttg tema ini:

Spiritualitas "New Age"

Oleh Sukidi
Tradisi spiritual New Agers lintas agama ini, tidak saja dapat mengobati kegersangan spiritual yang sekian lama hampa dari lingkungan agama formal, tetapi juga memberi muara kepada New Ages ke arah terwujudnya Universal Religion. Agama Universal, di mana ada proses awal kesadaran akan all is God and God is all yang menjadi sandaran doktrin Pantheisme, tetapi kemudian bergeser ke arah kesadaran spiritualitas New Age yang meyakini bahwa "hanya ada Satu Realitas yang eksis". Semua agama, begitu keyakinan New Agers, hanyalah sekadar jalan-jalan menuju kepada Satu Realitas yang menjadi ultimate reality dari semua pejalan spiritual (agama-agama).

* Sukidi, Alumnus Fakultas Syariah IAIN Ciputat



New age memang diakui muncul setelah dirasakan adanya "kegagalan" membuat planet bumi menjadi tempat tinggal yang nyaman, saling tuding antar massa (mass placement).
Timur menyalahkan barat dan sebaliknya. miskin menyalahkan si kaya. Yang saleh mendurjanakan yang dianggap kuat secara material. Si kuat berusaha kontrol dunia dengan cara sendiri. dll
Hal ini mendorong penciptaan kedamaian melalui kesadaran individual terjadi secara serentak. Cara yang dianggap paling ekonomis dan resiko terkecil guna memupuk kesadaran adalah melalui titian spiritual.
Lihat saja ESQ nya Ary Ginanjar. ini adalah new age versi Indonesia. Yang lebih menonjolkan pada sosok SANG PELINDUNG dalam kaidah penuh kasih dan pemurah. Padahal sebelumnya sosok SANG PELINDUNG di posisikan sebagai sosok yang terkenal akan hukuman2 bagi mereka yang dianggap berada di luar lingkar keyakinan dan mereka yang tidak patuh  dalam perintah yang disyaratkan oleh keyakinanya.

Disisi lain, ada tokoh panutan atau tokoh idola justru kepleset langkahnya dan menimbulkan kekecewaan orang banyak khususnya kaum ibu. meski dalih tidak melanggar kaidah keyakinan atau hukum mampu diyakinkan. toh kekecewaan itu tidak bisa menghapus. Nah,  hal inilah yang menjadi triger untuk sadar bahwa banyak ketentuan2 hukum tidak menjangkau ke area perasaan.
Meski kata2 permisive "dia juga manusia", hanya mampu menghadirkan kema'fuman saja. tapi tetap tidak bisa menghapus fisik kekecewaan.
Benang merahnya kalau kita bicara soal new age, kita akan bicara masalah Rasa. Dimana Rasa tidak pernah dusta karena ianya bersemayam dari permukaan kulit sampai bagian tubuh yang paling dalam sekali.
Rasa adalah substansi yang tidak bisa dilihat bentuknya. tapi bisa dilihat gesture nya.
Memahami rasa adalah melakukan pendakian spiritual yang terbebas dari keberpihakan atas semua keyakinan. itulah New Ages


Logged

Hidup itu sudah sulit, maka jangan mempersulit hidup
takomuda
Anggota Tetap
***

Good
Reputation :
4
Posts: 48

TRI CITA UTAMA


Email Awards
« Reply #6 on: July 05, 2007, 03:13:12 PM »

boleh dong nambahain.........
kencendrungan anak-anak muda  berlatih beladiri adalah agar dapat memenangkan setiap perkelahian yang dihadapi, sayang banget ya....kalo cuman kemenangan yang dicari kenapa harus bersusah payah latihan beladiri bertahun-tahun, padahal cukup kumpulin duit kemudian beli senjata sesuai kadar duitnya dan lewat senjata itu kita punya kemungkinan lebih besar  memenangkan setiap perkelahian ketimbang tangan kosong ( sesuai dengan kebiasaan dunia barat kemenangan disetiap pertempuran adalah hal pokok yang harus didapat sementara cara untuk mendapatkan itu adalah hal yang lain apabila memang harus didiskusikan    kodok )

Itulah kenyataan yang ada dibenak kebanyakan orang apabila berbicara tentang beladiri, padahal menurut saya ( Menurut saya lho... lucu abis ) kalo kita rubah cara pandang kebanyakan orang mengenai beladiri yakni berlatih beladiri berarti menjalani sebuah kehidupan baru- kehidupan menuju kemenangan akan  kecerdasan yaitu : 1. kecerdasan fisik  2. kecerdasan emosional  3. kecerdasan spritual.

jalan beladiri adalah jalan menuju ketiga kemenangan tersebut....... wek

salam perkasa...
Osh...
Logged

Sebutan pemberani bukan untuk orang yang memenangkan satu perkelahian namun untuk orang yang mampu menghindar dari suatu  perkelahian bukan karena ketakutan namun percaya dan yakin bahwa perkelahian bukanlah jalan yang terbaik.
A Ipan
Anggota
**

Good
Reputation :
2
Posts: 9


Cikuray


Awards
« Reply #7 on: July 09, 2007, 02:44:12 PM »

Setoedjoe sama bang takomuda.  top

terkadang orang kehilangan orientasi tujuan mereka belajar beladiri. Mereka mencapai target-target tertentu yang sifatnya lahiriah, menjadi sakti lah, tak terkalahkan lah, dsb, dll.

Mungkin target-target tersebut tidak salah, hanya saja terkadang orang melupakan esensi dari sebuah proses. ketika seseorang belajar, yang diharapkan "mencapai target" itu bukanlah hanya jasmaninya saja, namun juga sisi psikologis/rohani juga harus "mencapai target".

Ketika seseorang menjadi sakti jasmaninya, diharapkan psikologisnya juga menjadi sakti.

jika seseorang telah sakti secara psikologis, maka dia bisa mengalahkan dirinya sendiri, egonya, nafsunya, dsb.

pada saat itu, tak akan ada orang yang arogan, egois,dsb. masing-masing dengan "kesaktian psikologisnya", lebih mementingkan kedamaian, kerjasama bahu-membahu, demi kehidupan yang tenteram.


(sok bijak banget deh gue  Grin Grin Grin )
Logged
Red Hawk
Anggota Tetap
***

Good
Reputation :
6
Posts: 117


Email Awards
« Reply #8 on: October 08, 2007, 12:20:14 AM »

Your enemy inside your self is stronger than outside
Logged
baruklinting
Anggota Tetap
***

Good
Reputation :
25
Posts: 70


Topic starter
DEn WAspodo RUweting CIpto


WWW Awards
« Reply #9 on: October 08, 2007, 01:19:34 AM »

Your enemy inside your self is stronger than outside

what is more soft than grain?
what  is stronger than iron ?
what is wider than the world ?
what is more hot than the sun ?

baruklinting
Logged

Hidup itu sudah sulit, maka jangan mempersulit hidup
Red Hawk
Anggota Tetap
***

Good
Reputation :
6
Posts: 117


Email Awards
« Reply #10 on: October 09, 2007, 12:36:45 AM »

Your enemy inside your self is stronger than outside

what is more soft than grain?
what  is stronger than iron ?
what is wider than the world ?
what is more hot than the sun ?

baruklinting


the answer is our heart
Logged
DasaMan
Calon Pendekar
*

Good
Reputation :
31
Posts: 680


Email Awards
« Reply #11 on: January 30, 2008, 05:35:51 PM »

Buku yang sangat bagus!!!

http://en.wikipedia.org/wiki/Prometheus_Rising

http://www.scribd.com/doc/2842/Robert-Anton-Wilsons-Prometheus-Rising
Logged
pastorbonus
Anggota Tetap
***

Good
Reputation :
7
Posts: 236


Tunggal Banyu Tunggal Ilmu


Awards
« Reply #12 on: March 08, 2010, 11:34:58 PM »

wuuuuuiiiikkk trnyta new age tu begitu dalem ya...

bbrp se dah sempet baca tp blom detail2 bgt soale ane kagak tll ngerti, mohon dilanjut akang-akang smua.


salam silat
Logged

Pertapaan Tunggulwulung, di bawah kaki gunung Arjuna
Pages: [1]   Go Up
  Print  
 
Jump to:  

Subject Started by Replies Views Last post
Beladiri Berbasis Senjata di Indonesia? « 1 2 3 4 5 » HartCone 65 3676 Last post October 12, 2009, 06:45:13 PM
by Tenji_no_Ichi
Gulat Tradisional Indonesia HartCone 10 5084 Last post January 17, 2009, 12:30:08 AM
by ontoseno
pukulan tenaga dalam,adakah bukti penunjangnya? « 1 2 ... 7 8 » iqbal khan 107 4576 Last post Today at 08:11:24 AM
by iqbal khan
Golok « 1 2 3 4 » Ranggalana 49 10467 Last post January 09, 2009, 08:34:31 AM
by banyubiru
Kata Silat dan Pencak ada di Chinese - Dictionary « 1 2 3 » HartCone 41 6202 Last post March 08, 2010, 11:48:09 PM
by pastorbonus
kioss

sahabatsilat-com  


http://petualang-indonesia.com silatindonesia-com





TinyPortal v1.0.5 beta 1© Bloc