Forum Sahabat Silat
Bahasa Indonesia => Seputar Dunia Beladiri => Karate => Topic started by: Abraham on 07/11/2008 15:18
-
Sampai sekarang saya berpikir apakah bisa semua aliran Karate terutama 3 besar Shotokan, Goju Ryu dan Kyokushin digabung menjadi satu.
Menurut beberapa Wikipedia.org Aliran-aliran Karate tsb adalah
1. Shotokan
Shoto adalah nama pena Gichin Funakoshi, Kan dapat diartikan sebagai gedung/bangunan - sehingga shotokan dapat diterjemahkan sebagai Perguruan Funakoshi. Gichin Funakoshi merupakan pelopor yang membawa ilmu karate dari Okinawa ke Jepang. Aliran Shotokan merupakan akumulasi dan standardisasi dari berbagai perguruan karate di Okinawa yang pernah dipelajari oleh Funakoshi. Berpegang pada konsep Ichigeki Hissatsu, yaitu satu gerakan dapat membunuh lawan. Shotokan menggunakan kuda-kuda yang rendah serta pukulan dan tangkisan yang keras. Gerakan Shotokan cenderung linear/frontal, sehingga praktisi Shotokan berani langsung beradu pukulan dan tangkisan dengan lawan.
2. Goju-ryu
Goju memiliki arti keras-lembut. Aliran ini memadukan teknik keras dan teknik lembut, dan merupakan salah satu perguruan karate tradisional di Okinawa yang memiliki sejarah yang panjang. Dengan meningkatnya popularitas Karate di Jepang (setelah masuknya Shotokan ke Jepang), aliran Goju ini dibawa ke Jepang oleh Chojun Miyagi. Miyagi memperbarui banyak teknik-teknik aliran ini menjadi aliran Goju-ryu yang sekarang, sehingga banyak orang yang menganggap Chojun Miyagi sebagai pendiri Goju-ryu. Berpegang pada konsep bahwa "dalam pertarungan yang sesungguhnya, kita harus bisa menerima dan membalas pukulan". Sehinga Goju-ryu menekankan pada latihan SANCHIN atau pernapasan dasar, agar para praktisinya dapat memberikan pukulan yang dahsyat dan menerima pukulan dari lawan tanpa terluka. Goju-ryu menggunakan tangkisan yang bersifat circular serta senang melakukan pertarungan jarak rapat.
3. Shito-ryu
Aliran Shito-ryu terkenal dengan keahlian bermain KATA, terbukti dari banyaknya KATA yang diajarkan di aliran Shito-ryu, yaitu ada 30 sampai 40 KATA, lebih banyak dari aliran lain. Namun yang tercatat di soke/di Jepang ada 111 kata beserta bunkainya. Sebagai perbandingan, Shotokan memiliki 25, Wado memiliki 17, Goju memiliki 12 KATA. Dalam pertarungan, ahli Karate Shito-ryu dapat menyesuaikan diri dengan kondisi, mereka bisa bertarung seperti Shotokan secara frontal, maupun dengan jarak rapat seperti Goju.
4. Wado-ryu
Wado-ryu adalah aliran Karate yang unik karena berakar pada seni beladiri Shindo Yoshin-ryu Jujutsu, sebuah aliran beladiri Jepang yang memiliki teknik kuncian persendian dan lemparan. Sehingga Wado-ryu selain mengajarkan teknik Karate juga mengajarkan teknik kuncian persendian dan lemparan/bantingan Jujutsu. DIdalam pertarungan, ahli Wado-ryu menggunakan prinsip Jujutsu yaitu tidak mau mengadu tenaga secara frontal, lebih banyak menggunakan tangkisan yang bersifat mengalir (bukan tangkisan keras), dan terkadang menggunakan teknik Jujutsu seperti bantingan dan sapuan kaki untuk menjatuhkan lawan. Akan tetapi, dalam pertandingan FORKI dan JKF, para praktisi Wado-ryu juga mampu menyesuaikan diri dengan peraturan yang ada dan bertanding tanpa menggunakan jurus-jurus Jujutsu tersebut.
Sedangkan aliran Karate lain yang besar walaupun tidak termasuk dalam "4 besar JKF" antara lain adalah:
1. Kyokushin
Kyokushin tidak termasuk dalam 4 besar Japan Karatedo Federation. Akan tetapi, aliran ini sangat terkenal baik didalam maupun diluar Jepang, serta turut berjasa mempopulerkan Karate di seluruh dunia, terutama pada tahun 1970an. Aliran ini didirikan oleh Sosai Masutatsu Oyama. Nama Kyokushin mempunyai arti kebenaran tertinggi. Aliran ini menganut sistem Budo Karate, dimana praktisi-praktisinya dituntut untuk berani melakukan full-contact kumite, yakni tanpa pelindung, untuk mendalami arti yang sebenarnya dari seni bela diri karate serta melatih jiwa/semangat keprajuritan (budo). Aliran ini juga menerapkan hyakunin kumite (kumite 100 orang) sebagai ujian tertinggi, dimana karateka diuji melakukan 100 kumite berturut-turut tanpa kalah. Sosai Oyama sendiri telah melakukan kumite 300 orang. Adalah umum bagi praktisi aliran ini untuk melakukan 5-10 kumite berturut-turut.
2. Shorin-ryu [3]
Aliran ini adalah aliran Karate yang asli berasal dari Okinawa. Didirikan oleh Shoshin Nagamine yang didasarkan pada ajaran Yasutsune Anko Itosu, seorang guru Karate abad ke 19 yang juga adalah guru dari Gichin Funakoshi, pendiri Shotokan Karate. Dapat dimaklumi bahwa gerakan Shorin-ryu banyak persamaannya dengan Shotokan. Perbedaan yang mencolok adalah bahwa Shorin-ryu juga mengajarkan bermacam-macam senjata, seperti Nunchaku, Kama dan Rokushaku Bo.
3. Uechi-ryu [4]
Aliran ini adalah aliran Karate yang paling banyak menerima pengaruh dari beladiri China, karena pencipta aliran ini, Kanbun Uechi, belajar beladiri langsung di provinsi Fujian di China. Oleh karena itu, gerakan dari aliran Uechi-ryu Karate sangat mirip dengan Kungfu aliran Fujian, terutama aliran Baihequan (Bangau Putih). [5]
di kutip dari http://id.wikipedia.org/wiki/Karate
Saya merasakan repotnya harus ikut ujian kenaikan tingkat berkali-kali dulu waktu sy dikelas 5 SD saya ikut INKAI. Lalu SMP pindah ke GOKASI harus mulai dari putih dulu. Untungnya saya bisa langsung ke kuning.
-
Nice Posting Keep in tuch Sensei...!!! Osh!!!!!!! [top]
-
Sedikit koreksi yah....
Shotokan memang berasal dr Funakoshi sensei setelah dia pindah ke Jepang. Namun yg dia bawa/pelajari tidak mewakili apa yg ada di Okinawa, hanya sebagian saja. Karena dia hanya belajar pada Okinawan Master di daerah Shuri-Tomari.
Dan setelah di bawa ke Jepang, byk teknik yg dikebiri agar tidak kontra dng beladiri yg sudah ada seperti sumo, jujutsu, nippon kenpo. Setelah Funakoshi wafat, terdapat clash antara murid dia kubu Nakayama (yg memboikot acara perabuan Funakoshi) & kubu Egami. Nakayama meneruskan JKA (dikenal sbg Shotokan) dan Egami meneruskan Shotokai.
Shotokan terdapat 26 Kata (rejecting Taikyoku (ada 3 seri) & Ten no Kata (ada 2 seri))
Shotokai mempertahankan 15 Kata yg memang diajarkan oleh Funakoshi (tidak menambahkan Kata baru)
Goju-ryu, nama ini disematkan pada kelompok latihan yg dipimpin oleh Miyagi Chojun setelah dia mendapat kabar dr murid2nya setelah mengikuti Festival karena ditanya dari aliran apa. Miyagi sensei menggunakan nama Goju berdasarkan pemahaman yg terdapat pada Bubishi dalam bab Kenpo Hakku mengenai teknik Keras & Lembut. Makanya nama Goju disematkan untuk kelompok dia. Mengenai SanChin, sanchin bukan pernapasan dasar, namun SanChin adalah tiga pertempuran untuk menuju sinkronisasi antara body, mind & spirit. Goju-ryu yg terdapat di Okinawa, berbeda dengan Goju-ryu yg terdapat di Jepang (Yamaguchi-ha).
Shito-ryu bukan dikenal sbg ahli memainkan kata (mentang2 kata yg ada di syllabus nya byk?). Namun, karena Mabuni sensei belajar dr 2 Okinawan Master: Higaonna Kanryo & Itosu Anko. Nama shito adalah gabungan dr nama kedua master itu. Dan mengapa kata dalam kelompok Shito itu byk? Karena Shito-ryu adalah kumpulnya dr bbrp praktisi seangkatan dr Mabuni, dan mendaftarkan kata2 apa aja yg mereka pelajari. Maka terkumpullah kata tersebut hingga ada byk.
Wado-ryu adalah gabungan antara Shotokan (jaman Funakoshi angkatan awal) dengan shindo yoshin-ryu jujutsu. Seperti halnya pada kelompok latihan dari Ryobukai. Cman Ryobukai tidak influenced by jujutsu. Slaen blajar sama Funakoshi, Otsuka juga belajar sama Motobu & Miyagi, maka terdapat bbrp kata yg juga dipakai oleh Shito dan Goju.
Kyokushin, didirikan oleh Oyama setelah dia belajar Shotokan karate pada Funakoshi sensei & belajar Goju-ryu pada So Nei Chu sensei & Yamaguchi sensei. Setelah dia berlatih 2 tahun di gunung, dia kembali ke kota dan mencoba kemampuannya kepada bbrp praktisi. Yg akhirnya dia mendirikan kelompok latihan yg bernama Oyama Dojo, kemudian beralih nama menjadi Kyokushin.
Shorin-ryu, bermakna hutan pinus. berasal dari daerah Shuri & Tomari. Pelopornya adalah Matsumura Sokon sensei. Itosu sensei hanya sbg penerusnya. Karakternya adalah serangan yg lurus cepat dan dng tangkisan yg memotong. Walopun Shorin ryu adalah Eyang perguruan yg dianut shotokan, namun pada Shotokan sudah byk terdapat perbedaan yg mencolok.
Uechi-ryu, kelompok latihan ini dipelopori oleh Uechi Kanbun sensei yg belajar sama Sushiwa. Dan dia meneruskan belajar Pangainoon (Hunggar) di china. Dan merupakan kungfu Tiger-Crane. Fokusnya terdapat pada teknik piercing, slashing, thrusting & iron body. Seperti pada Goju dng menerima serangan menggunakan teknik sirkular, namun rythm yg digunakan sedikit berbeda (Goju influence dr Bai He; White Crane)
Mengenai Kobudo, di Okinawa semua Karate belajar Kobudo. Dan sebaliknya, semua Kobudo pasti bisa Karate...
Jadi, keterangan dr Wikipedia masi byk yg kurang tepat... :D
-
@bung Tenji..
wah..
trims nih atas tambahan2nya..
sy cuma copy-paste aja dr wikipedia..kan dibawahnya ada link ke artikel tsb.
-
Nice Posting Keep in tuch Sensei...!!! Osh!!!!!!! [top]
@bung takomuda..
jangan panggil sy sensei dong..
sy blm sampe sabuk hitam..
-
Belum Sabuk Hitam Dan 9 saja sudah berpikiran mau menggabungkan semua aliran karate.
Wah [top] banget!
Apalagi kalo sudah sampai!
-
Tenang, kalo sekedar menguasai semua teknik, itu Dan 5. Dan 6 ke atas itu masalah keorganisasian saja kok. Dan kalo mo main tradisional bener, zaman dulu juga gak pake Dan-Danan, pokoke khatam, wis selesai. Dan-Danan kan iseng2nya Jigoro Kano aja dengan Kodokan Judonya :D
-
wakakakakak, siapa yg butuh Dan2an?
Kalo yg ngejar tingkatan Dan, beli sertifikat aja beres. Di situ minta ditulisin tingkatan DAN 15 sekalian. Atau DAN 100 aja biar keren... :D
Namanya belajar, yg dikejar itu mengerti & paham mengenai apa yg dipejalari. Ga usah pake tingkat2an. Biarkan orang lain yg menilai aja.
-
Kalau Dan kawan-kawan sih pasti ane butuh :D
-
Wah ada yang jualan Dan di Indonesia, sampai seratus lagi.
Mau dong! :-P
Sarung Kampret, mau ikutan beli nggak, ya?
-
Kalau Dan kawan-kawan sih pasti ane butuh :D
:D bisa aja abang nih.. :)
-
Sebenernya ngga perlu digabung-gabung gitu.
Karena, karate klasik tergolongkan menurut grup latihannya. Walopun 1 rumpun, namun pembimbing dalam grup latihan punya gaya sendiri. :D
Kyk di silat tradisional kan juga gitu....
-
Shorin-ryu, bermakna hutan pinus. berasal dari daerah Shuri & Tomari. Pelopornya adalah Matsumura Sokon sensei. Itosu sensei hanya sbg penerusnya. Karakternya adalah serangan yg lurus cepat dan dng tangkisan yg memotong. Walopun Shorin ryu adalah Eyang perguruan yg dianut shotokan, namun pada Shotokan sudah byk terdapat perbedaan yg mencolok.
Shorin di sini maksudnya bukan ejaan Jepangnya Siauw Liem / Shaolin ya ?
-
Bukan, Shorin di sini bukan Shorin yg Shaoliem.
Shorin di sini bermakna Hutan Pinus, bukan Shorin yg bermakna hutan kecil.
-
松林 -> Shorin (di Okinawa), maknanya hutan pinus. (di okinawa byk terdapat hutan pinus untuk daerah Shuri & Tomari)
小林 -> Shorin (Shaoliem, China), maknanya hutan kecil
-
Dulu di tahun 70-an, ada berita tentang penggabungan pencak silat dengan karate.
Yang dari silat diambil "kembangannya" dan karate, tentang teknik analisa tubuh.
Selain itu, ada perguruan Jusika, yang menggabungkan jujitsu, pencak silat, dan karate.
Ada yang tau nggak berita ini?
-
JUSIKA? baru denger tuh. Apa JESICA kli ya atau JUDIKA? heheh (sorry becanda, mas)
Kalo KATEDA itu katanya singkatan dari Karate Tenaga Dalam tapi pada prakteknya digabungkan dengan silat.
-
Kalau di silat penggabungan berbagai beladiri sih sudah jamak.
Perguruan Satria Muda Indonesia dan Nusantara kan hasil sintesa berbagai ilmu silat (dan beladiri lain mungkin).
Pak Dirdjo sebelum mendirikan Perisai Diri juga belajar kemana-mana.
Dan banyak lagi contoh lainnya.
Maap, sekedar komentar...
Salam
-
Pengen menggabungkan Karate?
Caranya bukan menggabungkan Ryu-Ha nya....
Namun menyadur pilar utama dr setiap Ryu-Ha. Misal, gw mo nggabungin bbrp macem karate. Gw harus ngertiin pilar utama pada Goju-ryu (Sanchin, Seisan, Sanseiru, Suparinpai), Shorin-ryu (Naifanchin, Patsai, Kushanku), Pangainoon-ryu/Uechi-ryu (Sanchin, Seisan, Sandarui), Kyokushin (Yantsu, Garyu), Ryu'ei-ryu (Hakucho, Heiku, Paiku).
Jadi, ntar kurikulum gw hanya dr pilar2 dr style2 tersebut. :D
-
Dulu di tahun 70-an, ada berita tentang penggabungan pencak silat dengan karate.
Yang dari silat diambil "kembangannya" dan karate, tentang teknik analisa tubuh.
Selain itu, ada perguruan Jusika, yang menggabungkan jujitsu, pencak silat, dan karate.
Ada yang tau nggak berita ini?
Sikatsu = Silat Karate Jujitsu = Gajah Mandana
Yiusika = Yiuyitsu Silat Karate = Perisai Putih
Yusika = Yudo Silat Karate = Nurul Huda Perkasya
Sodo = Silat Olah Yudo = Garuda Jisai
-
Tempat latihan Perisai Putih (Yusika) dimana?
Tertarik nih gue!
Katanya INKAI yang beraliran Shotokan juga mencampurkan diri dengan silat. Begitu juga dengan TAKO. Benar nggak Mas Aguswin?
-
Gabung-gabungan gini apa gak akhirnya jadi MMA?
Mana yang lebih perlu kita prioritaskan, menggabungkan esensi dari berbagai aliran atau mengambil inti dan membuang yang tidak perlu dari aliran kita sendiri?
Apakah sebuah perkelahian itu rumit atau sederhana?
serius lho, ini nanya, bukan ngetes... :-X
-
Tempat latihan Perisai Putih (Yusika) dimana?
Tertarik nih gue!
Monggo silahkan meluncur ke www.perisaiputih.org
-
Shorin-ryu, bermakna hutan pinus. berasal dari daerah Shuri & Tomari. Pelopornya adalah Matsumura Sokon sensei. Itosu sensei hanya sbg penerusnya. Karakternya adalah serangan yg lurus cepat dan dng tangkisan yg memotong. Walopun Shorin ryu adalah Eyang perguruan yg dianut shotokan, namun pada Shotokan sudah byk terdapat perbedaan yg mencolok.
Shorin di sini maksudnya bukan ejaan Jepangnya Siauw Liem / Shaolin ya ?
Bukan, Shorin di sini bukan Shorin yg Shaoliem.
Shorin di sini bermakna Hutan Pinus, bukan Shorin yg bermakna hutan kecil.
Ooooo ... kirain saingannya Shorinji Kempo.
-
Begitu juga dengan TAKO. Benar nggak Mas Aguswin?
Tako => Karate (dari O.Takugawa) + Silat Perisai Diri (dari RMS Dirjoatmodjo)
Silahkan meluncur ke http://sahabatsilat.com/forum/index.php?topic=90.0
-
Rumit bisa menjadi suatu yg sederhana.
Sederhana bisa menjadi rumit.
:o
-
Gabung-gabungan gini apa gak akhirnya jadi MMA?
Mungkin nggak juga, mungkin jadi semacam katalog keilmuan. MMA kan bukan katalog keilmuan.
Mana yang lebih perlu kita prioritaskan, menggabungkan esensi dari berbagai aliran atau mengambil inti dan membuang yang tidak perlu dari aliran kita sendiri?
Daripada repot2 mikir embat kiri kanan atau runcingin ke dalem, kenapa gak belajar MMA yang udah dipadupadankan orang lain aja? *pertanyaan gak mutu blas*
-
... atau malah belajar yang sudah ada tanpa gabung-gabungan? x-))
In a sense, ilmuwan beladiri bisa saja campur-campur berbagai aliran sehingga jadi cocktail aliran baru, sama seperti para propesor kotak-katik teori dan dapet nobel karena menemukan teori baru... kutak-katik memang asyik x-))
Tapi orang yang dari hari ke hari berantem, ikut perang, jadi bodigard, jadi pembunuh, mateng di jalan (assuming he lives that long ;D), maka ia akan menjadi aliran itu sendiri... efektif tapi biasanya malah sulit diajarkan...
It is not those written in book, it is those ingrained by your experience- kata siapa dulu yah?
Teoritikus mode: ON :w
-
Gabung-gabungan gini apa gak akhirnya jadi MMA?
Kayak Jeet Kune Do :)
Apakah sebuah perkelahian itu rumit atau sederhana?
serius lho, ini nanya, bukan ngetes... :-X
Tergantung Mas, kayak main catur kali.
Kalo dua-2xnya jago permainannya jadi rumit.
Kalau yg satu jago banget dan yg satu blewah permainannya jadi sederhana bagi yg jago.
Kalo dua-2xnya blewah..kayaknya sih sederhana tapi ditambah gaya-2x dikit biar keliatannya sophisticated *hahahaha*
-
Hihihihi... yang akhirnya kita kembalikan ke wejangannya para master, yang meski kata-katanya beda intinya sama, kira-kira tahapannya adalah...
1. Build the Foundation
2. Seek the Method
3. Be the Method
4. Abandon the Method
5. Return to Simplicity
... jadi tahap paling akhir adalah gak latian sama sekali... [lucu] [lucu] [lucu]
-
@Uda antara...kok jadi mirip metoda ilmiah yah..hehhee...hipotesa,menguji hipotesa,menarik kesimpulan,menguji kesimpulan dg penelitian,kesimpulan...hehehee
debuls
-
Master Antara memang Jos Marijos wejangannya! [thank]
-
wah..wah..
makin berat dan makin jauh saya yg TS jd ga faham.
Berarti penggabungan semua aliran karate itu sepertinya tidak bisa.
Sebab masing-masing punya ciri yg berbeda terutama di KATA. Untuk KATA saja untuk aliran Karate yg saya pernah ikuti yaitu Goju Ryu dan Shotokan. Untuk Goju Ryu Kyu 10/9 ada 4 jenis KATA dan Shotokan untuk Kyu 10/9 ada 6. Bisa dibayangkan bagaimana sibuknya siswa belajar untuk KATA saja.
-
:)ambil aja nyang cocok dgn kita dalemin deh, bukannya tiap aliran udan punya sejarah uji coba yg panjang, bagus gaknya berpulang pada yg latian keknya [top]
-
Berarti penggabungan semua aliran karate itu sepertinya tidak bisa.
Sebab masing-masing punya ciri yg berbeda terutama di KATA. Untuk KATA saja untuk aliran Karate yg saya pernah ikuti yaitu Goju Ryu dan Shotokan. Untuk Goju Ryu Kyu 10/9 ada 4 jenis KATA dan Shotokan untuk Kyu 10/9 ada 6. Bisa dibayangkan bagaimana sibuknya siswa belajar untuk KATA saja.
Pake cara si Tenji, ambil kata yang menjadi fondasi atau penultimate keilmuan tiap aliran karate. Jadi gak semuanya harus diambil.
Yang jelas, aku niat mo belajar 3 fondasi Okinawa Te, yaitu Sanchin, Seishan, sama Naifuanchi aja udah gak karuan (gak lulus2 main Sanchin-Tensho, gimana mo main Seishan sama Naifuanchi?)
-
Kalau saya udah 10 tahun ga latihan Karate tapi sampe sekarang KATA yg sy ingat cuma 3; Sanchin, Saifa, Gekisai Dai chi/Dai ni.
-
Ya gpp, kalo ngikut kata Choki Motobu, menguasai 1 kata saja sudah lebih dari cukup untuk bisa membela diri. Seumur hidup juga gak akan habis 1 kata dipelajari.
Tapi bukan untuk tanding, sebab lagi2 kata Choki Motobu, silabus kata bukan untuk adu ilmu lawan musuh yang juga terlatih.
-
@Mas Abraham,
Bukannya gak bisa, tapi akan ada titik di mana penggabungan itu tidak akan membawa hasil yang sepadan dibanding dengan usahanya. Kalo bahasa Madura-nya, Law of Diminishing Return :-X
Kecuali kalau memang mau buat katalog hidup -istilah Mas Dasa- yang mengumpulkan semua hapalan dari berbagai aliran, tapi tidak untuk diperoleh kemampuannya.
Esensi latihan beladiri itu kan melatih fisik dan psikis untuk siap menghadapi kondisi kekerasan, jadi yang dilatih itu antara lain otot-otot, kecepatan mata, kecepatan pikiran, persepsi, panca (enam?) indra dan lain-lain. Ditambah pengetahuan tentang anatomi, gaya berat, vektor, dan sedikit masalah adrenalin x-)). Jurus dan gerakan cuma media untuk melatih semua itu, bukan hasil akhirnya.
Kalau saya ingat dari cerita ketiga pendekar Seliwa, ada silat 'Pahaman' yang jurus/gerakannya malah sedikit sekali. Penekanan latihannya terletak pada pengembangan kemampuan untuk bisa merasakan serangan yang datang (kepekaan).
Ibaratnya, boleh saja kita ambil S1 hukum, habis itu S1 ekonomi, habis itu S1 teologi, habis itu S1 mesin, habis itu S1 metalurgi, habis itu S1 sejarah, dan seterusnya tidak habis-habis. Tapi pada akhirnya kita bertanya-tanya, untuk apa semua itu.
Gitu loooo....
pembenaran dari orang yang jarang latihan :w
-
Dulu saya juga pernah mencari yang seperti S1 - S1 kaya' itu.
Dan akhirnya juga sampai pada pertanyaan, untuk apa semua itu.
Jawabannya ternyata banyak sekali, dan pernah membuat saya bingung.
Antara lain jawaban yang positif, yaitu :
1. Membuat kita semakin bersyukur kepada Tuhan.
2. Membuat kita dapat diterima dimana saja.
3. Membuat kita dapat berbisnis apa saja.
dan masih banyak yang lainnya.
Ini baru yang positif, belum yang negatif.
Yang penting sebenarnya, bukan untuk apa semua itu?
Namun, yang tepat apakah semua itu membuat kita dapat memahami diri sendiri dan sekitar kita?
-
Dulu saya juga pernah mencari yang seperti S1 - S1 kaya' itu.
Dan akhirnya juga sampai pada pertanyaan, untuk apa semua itu.
Jawabannya ternyata banyak sekali, dan pernah membuat saya bingung.
Antara lain jawaban yang positif, yaitu :
1. Membuat kita semakin bersyukur kepada Tuhan.
2. Membuat kita dapat diterima dimana saja.
3. Membuat kita dapat berbisnis apa saja.
dan masih banyak yang lainnya.
Ini baru yang positif, belum yang negatif.
Yang penting sebenarnya, bukan untuk apa semua itu?
Namun, yang tepat apakah semua itu membuat kita dapat memahami diri sendiri dan sekitar kita?
Apa hubungannya ya? --> tambah bingung saya ::)
-
Osh!!!!
Menggabungkan seluruh karate menjadi satu? kayaknya pekerjaan yang amat sangat terlalu sulit dech. Sepanjang yang aku tahu di kandangnya sana karate juga terpecah belah, korban politik praktis dan sebagainya. dan itu sudah berawal sejak (eyang Guru) Gichin Funakoshi masih sehat. sampai ketika beliau meninggalkan dunia beberapa murid "senoir nya yang rada murtad" malah memboikot acara perabuan gurunya sendiri. perbedaan paham awalnya.
tapi meski yang mereka (nakayama Cs) kembangkan sebenarnya justru berbeda arah dengan apa yang di ajarkan gurunya. kelanjutannya sepanjang yang aku tahu juga setiap usaha menyatukan dua atau lebih aliran karate justru menghasilkan aliran baru, jadi gak usah pusing. toh disana situasinya karate kayak silat disini, banyak aliran banyak perguruan dan banyak gaya berbeda. Dan kalao disatukan kan ribet, kalo dibuat standarisasi akan banyak teknik yang terpaksa dikebiri atau harus dibuang sehingga orosinilitasnya hilang. tapi kalo maksa digabung yaaah tidak akan ada cukup umur kita buat mempelajari semuanya.makanya konsisten aja di satu aliran ibarat katana satu sisi aja yang tajam tapi ampuh.heheheh :Djavascript:void(0);
walaupun dulu ketika Senseiku masih hidup beliau sempat berpesan agar aku jangan bosan menjalani jalan karate, karena kesempurnaan dijalan karate hanya bisa dicapai melalui latihan seumur hidup oke,,,,
kapan kapan kita bahas lagi dech
Osh!
-
Gabung-gabungan gini apa gak akhirnya jadi MMA?
Mana yang lebih perlu kita prioritaskan, menggabungkan esensi dari berbagai aliran atau mengambil inti dan membuang yang tidak perlu dari aliran kita sendiri?
Apakah sebuah perkelahian itu rumit atau sederhana?
serius lho, ini nanya, bukan ngetes... :-X
pertanyaannya mungkin.. apa harus dibuang? apa tidak lebih baik jadi perbendaharaan dalam penguasaan teknik yang sudah dikuasai?
(sori.. ikutan nimbrung.. sy bukan orang Karate.. tapi kasusnya mirip2 lah kayak disilat.. bahkan dalam satu perguruan pun bisa jadi ada beberapa pemahaman dalam teknik yang berbeda2, tergantung pelatih yang mengajarkan.. walaupun awalnya bersumber dari satu orang)
salam
-
He...he...he... beda konteks sedikit Mas Sunan,
Istilah "membuang yang tidak perlu" cukup populer di beladiri yang berakar dari Cina dan Jepang (dus ya Cina jugak ::)). Maksudnya bukan membuang gerakan atau kurikulum latihan yang dirasa tidak perlu, tapi adalah meraih esensi dari suatu beladiri melalui latihan yang tekun bertahun-tahun, dengan menjalani semua sistem dan program latihan yang ada di beladiri tersebut.
Ibaratnya, di SD kita belajar baca, tulis, hitung dan macam-macam. Tidak semua ilmu itu kita perlukan sekarang, tapi tanpa melalui semua itu kita tidak akan sampai pada kapasitas intelektual kita sekarang.
Si pendekar tak terkalahkan mungkin cuma akan mengeluarkan satu gerakan andalan nan ampuh itu-itu saja yang tak bisa ditahan oleh lawan-lawannya, tapi ketajaman gerakan itu diraihnya melalui pelatihan bertahun-tahun melalui entah berapa ratus gerakan di alirannya.
Begitu ceritanyaaahhhh.... ;D
-
Forum ini terbuka utk umum koq bukan cuma org2 Karate saja. Selama jawabannya masih didalam konteks makin banyak pendapat makin baik. [top]
Kalo yg sy lihat secara teknis. Shotokan, Goju-ryu, Wado-ryu dsb2 itu cuma beda di KATA tingkat Kyu aja sih sy bilang. Kecuali Sanchin, Tensho yg semua aliran pasti ada begitu jg ditingkatan DAN yg diwajibkan menguasai semua jenis KATA.
Apa mungkin karena perbedaan KATA (Jurus) ini makanya terkesan masing-masing aliran mempunyai warna tersendiri?
Kalau di Shotokan KATA tingkat dasar seperti Heian Shodan s/d Heian Yondan lalu Tenku Shodan s/d Tenku Yondan kalau di Goju-ryu yg sy pelajari Gekisai Dai chi/Dai ni. Maaf saya cuma tahu itu saja karena sy pernah di INKAI dan skrg di GOKASI. Makanya dari dulu sy lebih memilih utk tinggal ditingkatan Kyu 1 saya rasa sudah cukup. Di tingkatan Kyu 1 ini saja saya sudah disuruh ikut latihan Unsu, Seisan, Kururunfa dsb.
Aplikasi dr KATA2 tsb ada pada BUNKAI. Setiap KATA pasti ada BUNKAI-nya. Buat apa sampai belajar Unsu kalau dari BUNKAI-nya Tenku Shodan atau Gekisai misalnya kita sudah bisa melumpuhkan lawan. Sayangnya banyak praktisi Karate yg bilang klo BUNKAI ini blm bs dipakai dlm perkelahian bebas. Tidak seperti jurus2 silat yg dpt melumpuhkan lawan dgn sekali tarikan/bantingan. 8)
-
Aplikasi dr KATA2 tsb ada pada BUNKAI. Setiap KATA pasti ada BUNKAI-nya. Buat apa sampai belajar Unsu kalau dari BUNKAI-nya Tenku Shodan atau Gekisai misalnya kita sudah bisa melumpuhkan lawan. Sayangnya banyak praktisi Karate yg bilang klo BUNKAI ini blm bs dipakai dlm perkelahian bebas. Tidak seperti jurus2 silat yg dpt melumpuhkan lawan dgn sekali tarikan/bantingan. 8)
Soal kata, saya kebetulan menyetujui pendapat Iain Abernethy (Dan 6 Wado Ryu).
Setiap kata punya kemampuan berdiri sendiri sebagai sistem bela diri yang lengkap. Hence, menguasai satu kata luar dalam saja Anda seharusnya sudah bisa membela diri. Stand up, clinch, ground fighting, semua ada di kata.
Gerakan dalam kata dirancang untuk bela diri, bukan untuk bertanding melawan orang yang pandai bertarung. Hence, wajar bila dikatakan bahwa teknik kata kurang mantap dipakai untuk tarung bebas, yang istilah modernnya sekarang adalah MMA.
Inti aplikasi kata adalah HAJAR KETIKA LAWAN LENGAH. Ini diamini Funakoshi, Choki Motobu, dll. Bahkan Choki Motobu tidak segan2 menyerang dari belakang saat menggunakan karatenya.
3 poin di atas saya rasa sudah cukup untuk menjelaskan esensi aplikasi kata.
-
Ha...ha...ha... Secara sekarang Bunkai Jutsu-nya Iain Abernathy tersedia di avaxhome, maka diskusi soal Bunkai pasti jadi seru.
Hiks... dulu saya beli bukunya 17 poundsterling :-[
Tapi gakpapa deh... emang buku bagus kok, worth every pennies.
Saya cenderung setuju kalau dikatakan seseorang cukup menguasai satu kata saja... end of story. Choki Motobu sendiri mengatakan bahwa KATA dalam karate adalah satu aliran tersendiri.
Ada disebutkan bahwa Shotokan yang memiliki 27 KATA standar sebenarnya adalah kumpulan pustaka dari berbagai macam aliran beladiri, itulah kenapa setelah belajar KATA wajib (lima bersaudara Heian) maka KATA berikutnya adalah pilihan. Siswa cukup memilih satu atau dua KATA yang paling cocok dengan karakternya, tidak perlu menguasai semua dua puluh tujuh (sekedar hapal sih boleh).
Jadi kalau menggabungkan semua aliran karate, kayaknya IMHO tidak bermanfaat. Gichin Funakoshi sendiri di awal karirnya hanya belajar Naihanchi selama sekitar sembilan tahun.
Selain Iain Abernathy saya sarankan buku "Five Years One Kata" oleh Bill Burgar. Di buku ini Sensei Burgar cerita pengalaman dia berlatih hanya Gojushiho-Sho selama lima tahun, lalu dia tuangkan berbagai macam bunkai yang bisa dia kuras dari situ. Melihat volume Bunkai-nya, ini sih sudah satu aliran beladiri tersendiri, bukan sekedar satu jurus dalam sebuah aliran.
begituuuu...
by the way,
Ada yang punya buku "Tekki Series" karangan Edward T. Schemeisser? Katanya sih bukunya sangat bagus, berisi Bunkai yang sangat mematikan dari tiga Tekki bersaudara (yang Iain Abernathy sendiri menyebutkan bahwa kemungkinan besar Tekki adalah KATA paling mematikan dalam sejarah karate, berasal dari beladiri kuno yang tidak dikenal lagi tapi beredar luas di berbagai aliran karate), tapi saya masih ragu-ragu mau beli, soalnya review di Amazon rada-rada dissenting.
Saya sendiri paling suka Tekki atau versi Naihanchi-nya... yang to my surprise... cocok sekali dimainkan dengan silat karena punya banyak kesamaan karakter. Ada puter kepala, sikut, rambet, sapu, lok, tapping, trapping dan berbagai kuncian. Sejak belajar jurus sembilan dan sepuluh di Cingkrik Goning, kok rasanya Tekki ini makin pas di hati... jangan-jangan beladiri kuno yang dimaksud adalah silat (hihihihi... nasionalis sedikit boleh yaaaa :w)??
-
Ha...ha...ha... Secara sekarang Bunkai Jutsu-nya Iain Abernathy tersedia di avaxhome, maka diskusi soal Bunkai pasti jadi seru.
Hiks... dulu saya beli bukunya 17 poundsterling :-[
Tapi gakpapa deh... emang buku bagus kok, worth every pennies.
Cucian deh elo... *kabur kencang2 naik Segway*
-
* Sambil nguber naek F-22 *
Soalnya mau jadi pendekar... katanya sarat jadi pendekar itu kudu bersih lahir batin... makanya kagak boleh nyolong buku yang ada hak tjiptanyah... he..he..he.. :D
* Puter 180 drajat trus langsung ngilang *
-
Saya dulu waktu di INKAI itu jg ga tau apa maksud dari latihan Teki Shodan sampe Heian Shodan s/d Godan itu tujuannya apa.
Baru setelah masuk kyu 3 dikasih tau Bunkainya sama diperjelas dr internet..tp sayang sy udh lupa semua gerak/geriknya :-[
Kalo dr referensi dibuku yg ditulis oleh Mas Antara itu ada benarnya jg yah? Ga perlu belajar banyak KATA/jurus.
Ngomong2 soal BUNKAI..
sampe skrg blm ada yg bs mengaplikasikannya dijalanan.
Mohon pendapat..
apa jenis Bunkai di Unsu itu ngambil teknik jujitsu yah? koq secara tarikan/bantingannya aga2 mirip dikit.
-
Ngomong2 soal BUNKAI..
sampe skrg blm ada yg bs mengaplikasikannya dijalanan.
Ah, yang benar? Saya pernah kok pake tensho buat beladiri di jalanan *lha bisanya cuma itu kok* :D
Ngomong2 soal BUNKAI..Mohon pendapat..
apa jenis Bunkai di Unsu itu ngambil teknik jujitsu yah? koq secara tarikan/bantingannya aga2 mirip dikit.
Bisa iya, bisa tidak. Nggak tahu juga sih *jawaban gak penting blas*
harus dilihat dulu sejarahnya, apa si pembuat Unsu pernah belajar jujutsu, baru bisa dikatakan ada kemungkinan ngambil teknik.
Atau kalo tidak, ya paling jawabannya tubuh manusia ya gitu2 aja, normal lah terjadi reivention of the wheel :D
-
lah.. :-\
bukannya Mas Dasaman pernah belajar jiujitsu jg?
penciptanya bukannya Funakoshi?
-
bukannya Mas Dasaman pernah belajar jiujitsu jg?
Ya itu, walau ada kemiripan teknik, bukan berarti siapa minjem dari siapa. kan harus dilihat dulu sejarah penciptaan, kondisi masyarakat, dst. Kalo ada indikasi pertukaran kebudayaan, ya hayu, bisa aja situ minjem dari sini. Kalo nggak, ya bisa jadi perciptaannya paralel.
penciptanya bukannya Funakoshi?
Unsu menurut legenda yang bikin namanya Aragaki.
Unsu isunya tidak pernah diajarkan oleh Funakoshi.
Unsu isunya diadopsi oleh Nakayama setelah belajar dari Shito-Ryu.
Yang jelas gue kagak tahu Unsu itu kayak apa, wakakakaka *sembunyi dari lirikan maut sang guru*
-
Ngomong2 soal BUNKAI..
sampe skrg blm ada yg bs mengaplikasikannya dijalanan.
Masak sih? <nyontek Mas Dasaman :D>
Kalau tidak bisa dipakai berarti BUNKAI-nya yang salah. BUNKAI seharusnya memperhitungkan faktor usability dalam pertarungan, bisa dikuasai tanpa menghabiskan waktu bertahun-tahun (beladiri sipil gitu looo) dan haruuuuus ... <applause everybody...> MASUK AKAL.
Banyak BUNKAI yang secara tradisional berkembang di kalangan karate sebenarnya tidak masuk akal. Contoh sederhana deh, apakah BUNKAI dari Kagi Tsuki di Tekki Shodan (gerakan nomor 6 dan 20 seperti diperagakan oleh Choki Motobu di gambar ... sorry, taunya cuma ini doang ::))... pukulankah (sesuai namanya)? BUNKAI ini banyak ditemukan di buku-buku Shotokan standar. Tapi coba dicek... bagaimana pukulan macam itu bisa bertenaga?
(http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/0/01/Motobu_Choki2.jpg/180px-)
Saya menemukan kesamaan antara Gedan-Barai yang disusul oleh Kagi-Tsuki di atas dengan Rambet-Gedor di Cingkrik Goning. Penampakan jurusnya jauh berbeda, tapi ternyata keduanya adalah gerakan yang sama. Sekilas seperti menangkis yang disusul pukulan, tapi penggunaan yang lebih mudah adalah menarik kepala dengan kedua tangan dan memutarnya ke bawah.
Dan gerakan ini sangat mudah dilakukan di jalanan.
Tentu saja ini bukan satu-satunya interpretasi, intinya, hanya BUNKAI yang bisa digunakan di lapangan-lah merupakan BUNKAI yang benar.
Mengenai pemaparan selanjutnya, sebaiknya kita serahkan pada Kang Tenji yang belajar ilmu Okinawa kuno, dus lebih dekat dengan BUNKAI aslinya.
Mangga Kaaaannggg....
-
Nyoih, ini minta si Tenji buka bunkai susah amat sih, dasar pelit :P
-
iya nih, Mas Tenji..saya lihat pengetahuan ilmu beladiri Jepangnya oke punya tuh [top]
-
Pelit? Ngga tuh....
Huehehehehe...
Yg dideskripsikan oleh Bang Antara udah sebagian bener koq. Naifanchin/Naihanchi tekniknya dr gerakan aslinya (sedikit berbeda dari Tekki) gerakannya udah mirip silat tradisional.\
Kemaren2 baru ngobrol2 sama bang Rama yg dr Margaluyu.. Hueheheheh...
Nyambung dah, yg namanya barang kuno pasti ada kemiripan. Yah, Hakim sensei aja dapet feel aikido nya juga dr ngobrol2 sama master2 ***** koq... :D
Knapa gw ngga nyoba itu juga. Yg penting kan bisa buka kunci... :p
+++++++++++++++++++++++++++
About kagi tsuki di Tekki shodan, itu kalo di shotokan dianggap sbg pukulan. Tapi,,,,,,,
Kalo dibalikin ke Naifanchin, itu bukan pukulan. Soalnya itu cman kepalan yg ditaroh di situ (di depan badan), nah yg bikin sakit itu, tarikan tangan yg dr posisi gedan barai atopun getokan bawah yg ditarik ke pinggang.
Itu tuh yg bikin sakit. :D
+++++++++++++++++++++++++++
Soalnya, kita balikin ke apa itu KATA.
Jangan anggap KATA = jurus, tapi jadikanlah KATA = Style, dan bagian gerakan dalam KATA adalah JURUS. Baru deh nyambung.
Yg akhirnya, ga usah byk2 blajar KATA. Soalnya ntar malah binun...
cukup 1 atau 2 aja. Kalo yg series, ya serinya aja yg komplit.
+++++++++++++++++++++++++++
Unsu/Unshu diciptakan oleh Aragaki. Oleh karena itu Aragaki Seisho Undon Peichin mempunyai julukan Kamade-Unshu yg berarti tangan sabit dari kata Unshu.
Signature yg khas dr kata bikinan Aragaki adalah 3x serangan kilat yg diawali dr tangan yg guard dng 2 tangan menekuk bentuk kyk guardnya tinju (dobel cover tapi yg ngga sempit).
Hubungannya sama Shotokan? Funakoshi ngga blajar itu kata, tapi nyuruh murid2 seniornya blajar sama Mabuni dr Shito-ryu. Cman mungkin karena blajarnya blum lengkap, makanya yg di shotokan byk yg disingkat2 gerakannya (ngga selengkap yg ada di shito-ryu ataupun di okinawa). Yg rada komplit yg ada di wado-ryu walopun nga sekomplit yg ada di shito-ryu juga siy. Yah, blajar cman 1-2 taun, mana cukup buat kata yg rumit kyk gitu. :-\
+++++++++++++++++++++++++++
Oya, jangan lupa dalam memaknai apa yg ada dalam KATA itu ada Bunkai & Oyo. Bunkai, interpretasi yg nyambung dan jelas terlihat ketika KATA tersebut dimainkan dan teknik tersebut tidak terputus. dan Oyo, interpretasi bebas dari setiap satu per satu gerakan dalam KATA...
-
Pelit? Ngga tuh....
Huehehehehe...
Yg dideskripsikan oleh Bang Antara udah sebagian bener koq. Naifanchin/Naihanchi tekniknya dr gerakan aslinya (sedikit berbeda dari Tekki) gerakannya udah mirip silat tradisional.\
Kemaren2 baru ngobrol2 sama bang Rama yg dr Margaluyu.. Hueheheheh...
Nyambung dah, yg namanya barang kuno pasti ada kemiripan. Yah, Hakim sensei aja dapet feel aikido nya juga dr ngobrol2 sama master2 ***** koq... :D
Knapa gw ngga nyoba itu juga. Yg penting kan bisa buka kunci... :p
+++++++++++++++++++++++++++
About kagi tsuki di Tekki shodan, itu kalo di shotokan dianggap sbg pukulan. Tapi,,,,,,,
Kalo dibalikin ke Naifanchin, itu bukan pukulan. Soalnya itu cman kepalan yg ditaroh di situ (di depan badan), nah yg bikin sakit itu, tarikan tangan yg dr posisi gedan barai atopun getokan bawah yg ditarik ke pinggang.
Itu tuh yg bikin sakit. :D
+++++++++++++++++++++++++++
Soalnya, kita balikin ke apa itu KATA.
Jangan anggap KATA = jurus, tapi jadikanlah KATA = Style, dan bagian gerakan dalam KATA adalah JURUS. Baru deh nyambung.
Yg akhirnya, ga usah byk2 blajar KATA. Soalnya ntar malah binun...
cukup 1 atau 2 aja. Kalo yg series, ya serinya aja yg komplit.
+++++++++++++++++++++++++++
Unsu/Unshu diciptakan oleh Aragaki. Oleh karena itu Aragaki Seisho Undon Peichin mempunyai julukan Kamade-Unshu yg berarti tangan sabit dari kata Unshu.
Signature yg khas dr kata bikinan Aragaki adalah 3x serangan kilat yg diawali dr tangan yg guard dng 2 tangan menekuk bentuk kyk guardnya tinju (dobel cover tapi yg ngga sempit).
Hubungannya sama Shotokan? Funakoshi ngga blajar itu kata, tapi nyuruh murid2 seniornya blajar sama Mabuni dr Shito-ryu. Cman mungkin karena blajarnya blum lengkap, makanya yg di shotokan byk yg disingkat2 gerakannya (ngga selengkap yg ada di shito-ryu ataupun di okinawa). Yg rada komplit yg ada di wado-ryu walopun nga sekomplit yg ada di shito-ryu juga siy. Yah, blajar cman 1-2 taun, mana cukup buat kata yg rumit kyk gitu. :-\
+++++++++++++++++++++++++++
Oya, jangan lupa dalam memaknai apa yg ada dalam KATA itu ada Bunkai & Oyo. Bunkai, interpretasi yg nyambung dan jelas terlihat ketika KATA tersebut dimainkan dan teknik tersebut tidak terputus. dan Oyo, interpretasi bebas dari setiap satu per satu gerakan dalam KATA...
Wah benar apa yg dibilang senior2 yg lain. Begitu Mas Tenji turun langsung terjawab sudah.
Saya belum pernah belajar Naifanchin/Naihanshi jadinya saya tidak tahu bagaimana gerakannya. Pastinya setiap gerakan tangan dalam KATA tidak semuanya di ajarkan dlm sesi 'TEI' dalam setiap latihan di dojo.
Seingat saya dulu waktu belajar Bunkai dari Teki shodan gerakan dari Gedan Barai lalu dilanjutkan dengan menarik ke atas prakteknya adalah untuk memuntir kepala lawan (benar kata Mas Antara) --> sadis amat yah :'(
Mengenai Unsu saya baru tahu kalau ada berapa versi dari Unsu. Memangnya tiap2 aliran lain yah? Apa benar asal muasalnya dari Shito Ryu?
Ada satu hal yg saya ingin bertanya. Ada beberapa tangkisan di Unsu yg digerakkan dengan lambat tapi waktu di Bunkai berubah jd cepat.
Berbeda dengan Kata Kururunfa nya Goju Ryu Bunkai nya jg lambat. Waktu itu sy pernah jg berlatih Kururunfa dan waktu melakukan tangkisan shuto di Bunkai sy disuruh lambat. Bagaimana mungkin menerima serangan yg sgt cepat kalau ditangkis dengan lambat? Ya untungnya cuma latihan coba kalau di turnamen rekan2 yg di KATA beregu selalu memukul beneran. Apalagi dijalanan?
-
Looo... Kang Tenji itu yang turun di awal waktu Pekopon main ya? Yang pakai kaos merah dan bawahan Gi putih... (satu-satunya yang menang dari Pekopon x-)))
Nah, Kang Tenji inilah contoh hidup dari "membuang yang tidak penting dan memegang satu yang paling penting".
Waktu tanding kemarin, Kang Tenji ini tidak banyak gerak, modalnya cuma sabetan pisau yang itu ke itu juga... tapi tetep aja lawannya gak bisa antisipasi, soalnya timingnya bagus sekali.
Waktu tanding kemarin kelihatan sekali Kang Tenji mainnya "Shin", modal utamanya adalah hati yang tenang, bukan gerakan yang banyak. Hebat.... Tak gaplok pake GRP ya, Kang. [top]
Tuh Mas Abraham, jadi kayaknya memang gak perlu deh nggabung-gabungin aliran yang macem-macem, soalnya ternyata satu gerakan dasar aja udah cukup :D
-
yang ini belum bisa komen deh..
ntar baca dulu dari awal..
-
Ada satu hal yg saya ingin bertanya. Ada beberapa tangkisan di Unsu yg digerakkan dengan lambat tapi waktu di Bunkai berubah jd cepat.
Berbeda dengan Kata Kururunfa nya Goju Ryu Bunkai nya jg lambat. Waktu itu sy pernah jg berlatih Kururunfa dan waktu melakukan tangkisan shuto di Bunkai sy disuruh lambat. Bagaimana mungkin menerima serangan yg sgt cepat kalau ditangkis dengan lambat? Ya untungnya cuma latihan coba kalau di turnamen rekan2 yg di KATA beregu selalu memukul beneran. Apalagi dijalanan?
Sambil nunggu Kang Tenji,
Ada dua alasan gerakan di KATA dilakukan dengan pelan,
1. Latihan otot (kata orang sih tenaga dalam, tapi saya sebut otot saja) seperti di Sanchin
2. Karakter gerakannya membutuhkan perhatian atau kepekaan. Ini yang ditemui oleh Mas Abraham.
Gerakan yang dilakukan lambat dalam latihan gunanya untuk mengembangkan kepekaan rasa, karenanya gerakan dilakukan dengan otot-otot yang lemas/lentur dan perhatian yang dipusatkan pada kesadaran kinetik (merasakan keberadaan tangan atau anggota badan lain). Yang terkenal dengan gaya latihan ini misalnya Taiji.
Dalam karate, bagian tertentu dalam KATA yang dilakukan secara lambat menunjukkan bahwa bagian itu lebih memerlukan kepekaan dan persepsi ketimbang kecepatan ataupun kekuatan. Mungkin ini yang dalam silat disebut kaidah kosong-isi. Coba Mas Abraham perhatikan, kebanyakan gerakan lambat punya karakter yang sama, biasanya telapak tangan terbuka (seperti Shuto, kumade, dan lain-lain) dan perputaran pergelangan terlihat jelas (atau cenderung agak berlebihan).
Pada penggunaan sebenarnya gerakan yang bersangkutan tetap dilakukan dengan cepat, atau jika dilakukan lambat, posisi tubuh digeser dan tangan hanya berfungsi sebagai point of reference (misalnya Te-Nagashi-Uke). Gerakan-gerakan ini juga tetap lambat kalau dia sebenarnya bukan tangkisan tapi teknik gulat tangan ketika clinch atau grappling.
Dalam karate tradisional, gerakan lambat bukan sekedar ada di KATA, tapi juga di KIHON, yaitu dengan latihan KAKEI. Cuma kayaknya sakumur-umur main ke dojo-dojo karate, saya belum pernah lihat ada yang latihan KAKEI. Mungkin di Indonesia nggak populer ya? ???
-
Looo... Kang Tenji itu yang turun di awal waktu Pekopon main ya? Yang pakai kaos merah dan bawahan Gi putih... (satu-satunya yang menang dari Pekopon x-)))
Emang cuma Tenji doang yang menag dari Pekopon, sementara ane malah kalah sebelum sempat bertanding :'( :'(
Cuma gara2 kalah hompipa
-
Pekopon? Apa itu?
-
@Kang Antara
Abis dapet jatah listrik mati, jadi baru bisa onlen. :o
Wakakakak, jadi malu nih ketauan gw yg mana pas di blademaster... :-P
@P. Muda
Lah, kan itu brarti memang hasil hompimpa kyk gitu... Wekekekek...
@Abraham
Pekopon, nama team gw ma P. Muda, inderamaia, dll di acara Blademaster. IStilah makhluk bumi di Anime Keroro Gunsou. :D
+++++++++++++++++++++++++++++++
Gerakan yg pelan dalam KATA itu dikarenakan:
- Yg dibutuhkan bukan kecepatan dan power, tapi RASA/Feeling kita dalam eksekusi harus bisa dapet saat yg tepat (Susah yg jelas dapetnya). Tapi prakteknya diaplikasi tetep cepet siy.
- Butuh perhatian yg lebih, karena susahnya tadi
- Karena sulit, walopun kliatannya gampang (contoh di Sanchin & Tensho, mainnya pelan tapi sebenernya bukan fokus pada gerakannya, tapi penggabungan antara badan, pikiran, dan semangat yg menjadi satu sehingga kita bisa meniadakan diri kita untuk menyatu dng ligkungan kita. Sehingga kita dapet RASA dr lawan kita = Susah dipraktekin kalo niatnya cman hapalan)
Untuk KATA tertentu spt Sanchin, Matsumura Passai, dll. Gerakan pelan agar kita bisa dapet yg namanya postur yg pas untuk tubuh kita sehingga bisa melakukan ChinKucchi (istilah Okinawa siy, kalo istilah jepangnya ngga tau gw. mengunci semua sendi kita dng posisi rileks sehingga walopun ada tekanan besar dr luar, pose kita ngga berubah posisi)
+++++++++++++++++++++++++++++++
Mengenai Kosong-Setengah-Isi, ditunjukkan pada gerakan lambat dalam KATA ataupun kombinasi lambat ke cepat dalam KATA. Dalam lthn Kihon nya biasanya dilakukan dalam KAKIE (di Indo mungkin ngga ada yg praktekin. Soalnya dirasa membosankan kali) Padahal Kakie itu buat melatih rasa, bentuknya mungkin kyk napel gitu. Bukan dorong2an siy, tapi lawan menekan gw bukan menahan tapi ngikutin dan sebaliknya. Ntar ada saat2 tertentu dimana lawan itu kosong. Nah pas kosong sesaat tersebut, baru deh eksekusi...
-
Saya dulu waktu di INKAI itu jg ga tau apa maksud dari latihan Teki Shodan sampe Heian Shodan s/d Godan itu tujuannya apa.
Baru setelah masuk kyu 3 dikasih tau Bunkainya sama diperjelas dr internet..tp sayang sy udh lupa semua gerak/geriknya :-[
Tekki Shodan/Naihanchi/Naifanchi adalah Kata Dasar untuk teknik Te yg berasal dr Shuri & Tomari (Shorin). Namun kata Heian/Pinan itu hanya sbg Kata untuk batu loncatan/kata jembatan untuk mempermudah mempelajari Kata yg lebih Advance (kata klasik)
Kalo dr referensi dibuku yg ditulis oleh Mas Antara itu ada benarnya jg yah? Ga perlu belajar banyak KATA/jurus.
Karena 1 Kata adalah 1 Style. dalam 1 style ada bbrp jurus. Jadi ga perlu blajar byk2. Blajar byk2 hanya buat memenuhi syarat Ujian di organisasi aja (kalo sampeyan pengen naik tingkat/sabuk tentunya). :D
Ngomong2 soal BUNKAI..
sampe skrg blm ada yg bs mengaplikasikannya dijalanan.
Bunkai didapat itu bukan karena hapalan, tapi pemahaman. Namun, kebanyakan pemaknaan bunkai saat ini lebih byk dng cara pemaksaan. Tidak memperhatikan mekanika tubuh, situasi, kondisi yg ada pada kata tersebut, suasana nya, jalan pikiran si pencipta Kata, spesialisasi & karakter si pencipta Kata. Oleh karena itu byk penerapan yg akrobatik & maksa bgt deh. Karena dalam Kata, kita yg diasah itu insting kita. Kapan saatnya kita beraksi, kapan saatnya kita bereaksi, kapan saatnya kita hanya diam, dll. Hal itu bukan hapalan, tapi lebih ke pemahaman. Paham akan KATA butuh waktu panjang (ga tau sampe kapan untuk 1 KATA). Hapal akan kata bisa butuh hanya dalam itungan minggu (tapi ngga ngerti apa2) :D
Mohon pendapat..
apa jenis Bunkai di Unsu itu ngambil teknik jujitsu yah? koq secara tarikan/bantingannya aga2 mirip dikit.
Aragaki ngga belajar Jujutsu, Aragaki hanya blajar Te dan Kuntao. Apakah Aragaki melakukan bantingan? Siapa yg tahu. Namun, Aragaki kan termasuk kaum Udon Peichin (bangsawan), jadi yah pastinya blajar Undondi juga (mirip2 kyk jujutsu juga siy). Jadi sedikit ada pengaruhnya (dalam hal konsep).
Wah benar apa yg dibilang senior2 yg lain. Begitu Mas Tenji turun langsung terjawab sudah.
Halah, hanya nulis yg gw tau doank koq..
Saya belum pernah belajar Naifanchin/Naihanshi jadinya saya tidak tahu bagaimana gerakannya. Pastinya setiap gerakan tangan dalam KATA tidak semuanya di ajarkan dlm sesi 'TEI' dalam setiap latihan di dojo.
Yeee, ente kan udah blajar tuh yg namanya Tekki Shodan. Walopun gerakannya beda sedikit pas urusan maenan tangannya.
Seingat saya dulu waktu belajar Bunkai dari Teki shodan gerakan dari Gedan Barai lalu dilanjutkan dengan menarik ke atas prakteknya adalah untuk memuntir kepala lawan (benar kata Mas Antara) --> sadis amat yah :'(
Naifanchin emang sadis koq. rada2 Close Quarter Combat juga.
Mengenai Unsu saya baru tahu kalau ada berapa versi dari Unsu. Memangnya tiap2 aliran lain yah? Apa benar asal muasalnya dari Shito Ryu?
Asalnya bukan dr Shito-ryu Om. Cman berhubung ada anggota team pendiri Shito-ryu pernah blajar di Sekolahnya Aragaki sensei. makanya dimasukin dalam daftar Kata yg ada di Shito-ryu.
Ada satu hal yg saya ingin bertanya. Ada beberapa tangkisan di Unsu yg digerakkan dengan lambat tapi waktu di Bunkai berubah jd cepat.
Berbeda dengan Kata Kururunfa nya Goju Ryu Bunkai nya jg lambat. Waktu itu sy pernah jg berlatih Kururunfa dan waktu melakukan tangkisan shuto di Bunkai sy disuruh lambat. Bagaimana mungkin menerima serangan yg sgt cepat kalau ditangkis dengan lambat? Ya untungnya cuma latihan coba kalau di turnamen rekan2 yg di KATA beregu selalu memukul beneran. Apalagi dijalanan?
Udah dijawab di postingan sebelum ini... :p
-
Asyik juga menyimak thread ini [top]
-
Asyik juga menyimak thread ini [top]
Ini soalnya pembahasan antara junior (saya) dan para senior :)
Ibaratnya sy jd dpt banyak wejangan [top]
-
Kalau menurut Sherlock Holmes:
"It is not about giving the correct answer, it is about asking the right question. Always start with right question, only then you can find the correct answer."
Jadi kontributor paling besar justru Mas Abraham... karenanya mengikuti teladan Abang Ochid, Mas Abraham saya gaplok pake GRP [top]
PLOK!!! [gelas]
-
Iya siy, kalo ngga dipancing2 jadi ngga kepikiran & keluar... :-P
-
jadi inget masa muda dulu (waktu latihan inkai di SMA)...
lanjut terus .
(harus buka2 buku lagi nich kalau mau nimbrung, abisnya pada nyampai level pohon kelapa semua yg nimprung).
-
Nah, Kang Tenji inilah contoh hidup dari "membuang yang tidak penting dan memegang satu yang paling penting".
Waktu tanding kemarin, Kang Tenji ini tidak banyak gerak, modalnya cuma sabetan pisau yang itu ke itu juga... tapi tetep aja lawannya gak bisa antisipasi, soalnya timingnya bagus sekali.
Mantap, mantap, ini baru model pendekar impian gue :D
-
pendekar apaan? Pendek ngga kekar lah iya...
-
jadi inget masa muda dulu (waktu latihan inkai di SMA)...
lanjut terus .
(harus buka2 buku lagi nich kalau mau nimbrung, abisnya pada nyampai level pohon kelapa semua yg nimprung).
Wah. Kalo dulu jg pernah di Inkai tapi waktu itu masih SD terakhir Saya di GOKASI (Gojuryu Karate Shinbukan Indonesia)
Mau tanya nih..
Shinbukan itu apa? Apa semacam aliran karate jg atau apa?
@Mas Iqbal
Silahkan nimbrung. Saya jg blm ban hitam koq (ga mau ikutan ujiannya). Ilmunya jg belum apa2 makanya gabung disini buat selain buat tambah2 ilmu teori jg belajar filsafat. [top]
-
Silakan dari GOKASI memberikan keterangan lebih lengkap mengenai Shinbukan. Karena mereka yg lebih berhak.
Yg jelas Shinbukan bukan mengenai aliran, tapi mengenai kelompok aja.
Soalnya ada macem2 seperti Bunbukan, Meibukan, dan lain-lain.
-
Kang Tenji dan Kang Abraham ini jadikenagan lalu.
Dulu sekitar tahun 80an rumah saya kebetulan tempat latihan Go JU Kai. Jadi sempat2lah lihat latihannya.
Beberapa waktu lalu saya pernah lihat di discover tentang latihan aliran Go jU di Jepang. Yang menarik pad latihan berpasangan ada latihan kalu di silat mungkin napel atau kalu di wing chun namaya sticky hand.
Kira kalau di Go JU JKT ada nggak? Kalau Kang Tenji atau Kang Abraham ada info kapan 2 saya mau diskusi.
Salam
-
Yang masih menggunakan latihan Kakie (istilah silatnya napel) itu cman Okinawa Goju-ryu (termasuk turunannya).
Kalo Goju dr lineage Jepang gw kurang tau masih pake latihan ini ngga.
-
Napel itu apa ya?
Setahu saya Gojuryu itu adalah aliran Karate paling tua sebelum Wado ryu, Shito ryu. Apa benar begitu?
Mohon penjelasannya.
TIA
-
Napel itu apa ya?
tangan saling menempel dan saling menerima dan mendorong.
Setahu saya Gojuryu itu adalah aliran Karate paling tua sebelum Wado ryu, Shito ryu. Apa benar begitu?
Mohon penjelasannya.
TIA
Kalo nama aliran yg muncul sebelum Wado-ryu memang bener. Tapi Goju-ryu dan Shito-ryu muncul hampir bersamaan. karena pendirinya belajar pada angkatan2 yang sama. Namun kalo Goju-ryu sbg aliran paling tua, hal ini kurang tepat. Nama Goju-ryu muncul pada awal abad XX, disemangatkan oleh Miyagi sensei dng mengadopsi Konsep Keras dan Lembut dari pemahaman pada Kenpo Hakku baris ketiga. Kalo Shito-ryu diadopsi dr penggabungan nama Sang Guru dari Kenwa Mabuni, yaitu Itosu & Higaonna (Shisu & Toonna). Kalo aliran Karate tertua ya namanya Shuri-te, Tomari-te & Naha-te.
-
Ngomong2 soal karate gini..
pernah baca artikelnya disalah satu website..tp sayang skrg websitenya udah ga ada..artikel ini tentang salah seorang pendekar karate yg pernah ada.
Jaman dlu ternyata para pendekar karate di Jepang sana sama kya pendekar kung fu atau si Pitung kya disini; suka adu ilmu..cuma ilmunya ya gedebag-gedebug ga pake mistik2 kya ilmu kebal, terbang melayang dsb..dsb..paling2 ya klo loncat ya salto biasa aja.
pertarungan salah satu pendekar-pendekar dari karate dari berbagai aliran. ada jg salah seorang pendekar Karate yg bs mengalahkan Samurai/Ninja padahal mereka bersenjata Katana sedangkan si Karateka tangan kosong.
-
Sebelum menemukan aliran2 Karate sebenernya orang2 spt Gichin Funakoshi, Chojun Miyagi, Hitosu dkk itu sebenarnya belajar ilmu beladiri apa? Dulu sebelum adanya aliran2 Karate itu bentuknya seperti apa?
-
Sebelum mereka membentuk kelompok2 spt skrg, mereka belajar ilmu beladiri yg namanya "Ti".
Ti dari daerah Shuri, dari daerah Tomari, dari daerah Naha, dari daerah Yanagusuku, dari daerah Chatan, dari daerah Kume, dll.
Seperti halnya pada silat2 tradisional di indonesia. kyk silat cikalong, cimande, dll.
Dari daerah2 tersebut punya gaya masing2 dan punya pengaruh dr tempat2 yg berbeda pula. Dan mereka dari daerah satu dan daerah lain kadang bertuker teknik...
-
untuk topic ini, ane mau kasih bintang GRP utk mas Braham, bang Antara dan bang Tenji..... [asik]
-
Thanks juragan... ;D
-
untuk topic ini, ane mau kasih bintang GRP utk mas Braham, bang Antara dan bang Tenji..... [asik]
makasih, mas
-
konon Karate yg ada dlu..maksudnya sebelum diperhalus spt skrg ini..cukup mematikan jg yah? dari artikel yg sy pernah baca beberapa pendekar karate bs membunuh banteng dgn 1 pukulan saja.
yah kurang lebih sama dgn silat atau kung fu yg punya bbrp jurus andalan utk membunuh.
-
konon Karate yg ada dlu..maksudnya sebelum diperhalus spt skrg ini..cukup mematikan jg yah? dari artikel yg sy pernah baca beberapa pendekar karate bs membunuh banteng dgn 1 pukulan saja.
Ini bukannya maksudnya Mas Oyama? Itu pun Oyama hanya "sekedar" mematahkan tanduk bantengnya saja, tidak membunuhnya. Diprotes sama para petani, kurang manusiawi (bantengiawi?) katanya.
-
Mungkin ini pertanyaan saya yg agak aneh dan sy jg pertanyakan di sub forum yg lain soal ini.
Kenapa pindah aliran harus belajar dari nol lagi?
saya dulu pernah di Gokasi sampai kyu 4 trus pindah ke Inkai harus dari sabuk putih lg.
kenapa ya?
-
Mungkin itu aturan masing2 perguruan. Dan secara basic antara Shotokan & Goju-ryu itu juga berbeda. Yang satu lurus yang satu melingkar. :D
-
Ada yg bilang aliran Karate Shorinji Kenpo itu apa sama Kempo yg disini sama atau gimana sedangkan kita di Indonesia Kempo tidak masuk ke dalam FORKI tetapi punya organisasi sendiri PERKEMI.
Apa Shorinji Kenpo itu adalah Kempo yg ada disini.
mohon pencerahannya.
-
Maksud bang Abram ini -> Shorinji-ryu Karate. Bukan Shorinji Kempo.
松林持流 空手 -> Shorinji-ryu Karate pendirinya: Jyo'en Nakazato (Okinawa)
小林持 拳歩 -> Shorinji Kempo pendirinya: So Doshin (Jepang)
Liat aja hurup kanji yg dipake.
Kesimpulannya, ngga ada hubungannya antara keduanya. Itu aja jawabannya... :D
-
kalo Kyokushin itu katanya gabungan dr semua aliran. penganut mereka bilang sbg penyempurnaan dr semua karate. --> klo sy sih ga setuju nih..terserah mereka mo ngomong apa.
-
Kenapa pindah aliran harus belajar dari nol lagi?
kenapa ya?
Karena dasarnya beda ngkali. Coba, sebelumnya latihan lari, terus latihan bersepeda, belajar dari awal lagi kan? :D Masak juara lari dunia bisa seenaknya ngaku juara sepeda sedunia juga? Bisa naik sepeda aja diragukan, wakakakakaka...
Yayayaya, analoginya gak pas...
-
Menurut sejarahnya org yg memperkenalkan karate ke daratan Jepang adlh Gichin Funakoshi. Apa dia cuma membawa aliran Shotokan aja? trus gmna dgn aliran2 karate yg lain. Kira2 siapa yg memperkenalkan aliran karate lainnya selain shotokan ke daratan Jepang?
-
Slaen Funakoshi Gichin masuk ke Jepang, dilanjutkan yg berdatangan ke jepang itu Chojun Miyagi (walopun stlh itu dia pulang kampung ke Okinawa), Kenwa Mabuni, Choki Motobu (dia juga pulang kampung ke Okinawa juga).
-
Kalo akar dr karate sndri adlah Naha-te, Shuri-te apakah berarti dlm penamaan pukulan/tendangan spt chudan tsuki, maai geri dsb. jg mempunyai penyebutan yg sama?
-
chudan tsuki, jodan tsuki, dll itu udah nama jepang... :D
-
Iya..ya.. :D
Kali aja ada perbedaan bahasa. Ada yg bilang gedan barai ada yg bilang gedan uke.
-
sampe skrg kayanya menggabungkan semua aliran Karate Oyama yah? tp sebatas Kata aja kyanya.
Soale dia pernah belajar Shotokan dan Gojuryu
--> kya sy nih..cuma ilmunya blm apa2..hehe
di Kyokushin ada Pinan Shodan Nidan ada Kanku Dai dr Gojuryu ada Seipai dan Gekisai Dai Sho (klo di Gojuryu Dai Chi), Sanchin dan Tensho.
-
Iya..ya.. :D
Kali aja ada perbedaan bahasa. Ada yg bilang gedan barai ada yg bilang gedan uke.
Barai & Uke beda prinsip loh.... :o
-
Iya..ya.. :D
Kali aja ada perbedaan bahasa. Ada yg bilang gedan barai ada yg bilang gedan uke.
Barai & Uke beda prinsip loh.... :o
wah..
bedanya apa tuh?
-
yah coba aja dipikirkan mengenai menyapu dan menerima. Bedanya dmana, konsepnya gmana... :D
-
'barai' berarti menyapu sedangkan 'uke' menerima -> dua2nya dijadikan teknik tangkisan
kya 'morotei uke' yg teorinya utk tangkisan ternyata efektif jg utk matahin tangan lawan.
-
meski rada telat masuk, dapat banyak ilmu juga neh, thanks para senior
-
kayanya thread ini udh lama sekali terbengkalai..tp sy angkat lg deh..
kalo jaman dulu kala..wktu karate msh tradisional..apa bener tuh ada gerakan2 utk membunuh?
trus jg..apa jaman itu ada pertarungan antar aliran jg..
klo misalnya fighter dr shotokan, gojuryu trus shitoryu pd fight..apa kelihatan tuh ciri khas masing2.
-
Hehehehe, kalo ttg itu, maaf aja bukan untuk konsumsi publik... ;)
Shotokan, shito, goju, dll itu baru muncul stlh karate masuk ke Jepang. jd ga ada ceritanya mereka tarung massal... :D
Lagian dahulu sblm karate muncul ke permukaan, sedikit sekali yg mengetahui seseorang itu belajar karate. Karena latihan masi berdasarkan referensi org yg dikenal, dan saat latihan pun di rumah sang guru di tengah rumah kediaman dia. jadi tertutup gitu.
-
@Abraham
Terbengkalai mungkin tidak sih Om, buktinya ane selalu baca tiap ada postingan yang masuh di trit ini
mungkin yang kurang adalah sdm dari tim karateka hehe, ayo ramaikan lagi
-
@Abraham
Terbengkalai mungkin tidak sih Om, buktinya ane selalu baca tiap ada postingan yang masuh di trit ini
mungkin yang kurang adalah sdm dari tim karateka hehe, ayo ramaikan lagi
-
@MODERATOR..
sebaiknya judul thread ini diganti menjadi ALIRAN KARATE aja.
trims sebelumnya.
-
Osh!
saya karateka dari aliran Kushin-ryu [top]