+-

Video Silat


Dogongan, Indonesia wrestling
Pukulan Patikaman Silat Kuntau YOGYAKARTA
Pukulan Patikaman Silat Kuntau Pahampangan Kandang
Maenpo Cikalong @ Cakrawala ANTV
PenampiLan Pencak TERAZAM di MaLioboro Pencak Fest
Pencak Malioboro Festival - ujungan macan ngawahan
Silat Sera Indonesia by master Gending Raspuzi
BENJANG
Silat Chakra V ( MMA Style )

Shoutbox

13/12/2016 10:49 Taufan: Yuk ke Festival Kampung Silat Jampang 17-18 Desember 2016!!!
20/09/2016 16:45 Dolly Maylissa: kangen diskusi disini
11/02/2016 15:58 Taufan: Alhamdulillah SS sudah ON lagi ;-)
07/01/2016 10:00 luri: wa 'alaikumussalam
04/01/2016 20:21 May Lee: Assalamu 'alaikum
30/03/2015 14:06 initial_d: Sepi amat ya bang, pada kemane nih penghuninya....
20/10/2014 15:28 kunderemp: Ya.. om Taufan.. Tanggal 11 lalu saya masih di tengah hutan di Bakan.
View Shout History

Recent Topics

Minta Do`a dan bimbingan para suhu dan sesepuh silat :D. SANDEKALA by zvprakozo
10/04/2019 18:34

PPS Betako Merpati Putih by acepilot
18/10/2018 17:03

On our book: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
13/03/2017 14:37

Siaran Radio ttg. Musik Pencak Silat di Stasiun "BR-Klassik / Musik der Welt" by Ilmu Padi
12/01/2017 16:19

Tentang buku kami: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
17/10/2016 20:27

Hoby Miara Jin by anaknaga
19/09/2016 04:50

TALKSHOW SILAT - Silat Untuk Kehidupan by luri
22/06/2016 08:11

Thi Khi I Beng by aki sija
17/08/2015 06:19

[BUKUTAMU] by devil
09/06/2015 21:51

Daftar Aliran dan Perguruan di Indonesia by devil
01/06/2015 14:01

SILAT BERDO'A SELAMAT by devil
01/06/2015 13:59

Persilatan Jurus Lima (Sabandar) by Marsudi Eko
14/05/2015 19:36

Kebugaran Merpati Putih by mpcrb
22/04/2015 16:16

PAWAI JAMBORE PENCAK 2015 by luri
20/04/2015 16:20

ALM. Kong Nur ( BEKSI Kampung Sawah) by initial_d
30/03/2015 14:02

SilatIndonesia.Com

Author Topic: BAGAIMANA KITA MENGANGKAT PENCAK SILAT?  (Read 6507 times)

f4iz

  • Guest
Re: BAGAIMANA KITA MENGANGKAT PENCAK SILAT?
« Reply #15 on: 02/05/2010 11:51 »
Salam..
@Mas Humdee..memang contoh yg ditulis benar. Kalau saya liat Ketiga aliran itu popular diluar..tapi *ada tapinya*:) popularnya dilingkungan/populasi tertentu Mas.
Popularnya dikalangan praktisi beladiri dan itu juga subset dari praktisi beladiri yg umum. Bukan kalangan mainstream ato umum popularnya.
Kalo tanya sama lingkungan praktisi beladiri spt kali/eskrima ato kuntau banyak yg pernah dengar ttg. Pak Herman, Maul Mornie, dan Eric Kruk..
cuman kalo ditanya kalangan umum praktisi beladiri banyak yg enggak tau ttg. Silat. Apalagi kalangan bukan praktisi beladiri..banyak yg gak tau.
Saya masih kepikiran tujuan mempopulerkan Silat itu sasarannya apa ? Soalnya beda populasi beda strateginya. Produk dipasarin kan dirancang sesuai dgn target yg mereka tujukan. Sama aja kayak silat mungkin..Misalnya kalangan profesional ato ibu-2x rumah tangga umumnya kayaknya bakal susah nemuin waktu ato berminat utk belajar tekhnik silat bertahun-2x utk supaya bisa beladiri. Kakek-2x ato nenek-2x yg ingin belajar silat kayaknya susah latihan spt. murid yg masih muda, saya rasa mereka umumnya ingin belajar utk kesehatan. Maka itu kali Taichi sangat popular dikalangan orang-2x lansia..aspek beladirinya dikurangkan fokusnya dan aspek kesehatannya ditekankan. Tapi sisi negatifnya lama kelamaan aspek beladirinya susah nemuin guru yg masih mengertinya.
Segini dulu deh..mohon maaf dan tolong dikoreksi kalau salah.
Wasalam,
Faiz
 

dewaindra

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 3
  • Posts: 59
  • Reputation: 4
Re: BAGAIMANA KITA MENGANGKAT PENCAK SILAT?
« Reply #16 on: 03/05/2010 08:39 »
mulai dr diri sendiri,...mencintai silat saja tdk cukup hrs ada gerak nyata yaitu latihan silat dengan tekun,mengembangkanya semaksimal mungkin , membuka diri terhadap kemajuan zaman,..karena silat bukan hnya kegiatan fisik tetapi meliputi pikiran dan rasa......menjadi perguruan yg profisional dan menjadi pesilat yang profisional....(baik dr manajemen,sdm,keilmuan,dll)..

one

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 3
  • -Receive: 24
  • Posts: 845
  • Reputation: 66
Re: BAGAIMANA KITA MENGANGKAT PENCAK SILAT?
« Reply #17 on: 04/05/2010 09:36 »
betul mas Godam...hehehhe jadi kepikiran juga sasaran dan tujuan mempopulerkan silat itu sendiri. Waktu kita ketemuan, banyak diantara kita yg menyebutkan "jadikan pencak silat tuan rumah di negeri sendiri...." wah berarti udah parah dong, soalnya jadi tuan rumah aja kita udah gak tau ama status sendiri....ketika saya pilih kata "mengangkat" karena yang terlintas dipikiran pencak silat itu sudah jatuh sendiri....hehhehe mungkin rada kasar ya....tapi ya emang kayak begitu....

Suprapto

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 26
  • -Receive: 86
  • Posts: 418
  • Reputation: 137
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: BAGAIMANA KITA MENGANGKAT PENCAK SILAT?
« Reply #18 on: 04/05/2010 11:57 »
Ungkapan "mengangkat" sdh tepat. Dimaksud meningkatkan ke tataran lebih tinggi. Kalau ketinggian jg tidak mengapa, dirumah sendiri inih!..hehehehe
Ukuran publik untuk menilai derajat pencaksilat, diantaranya cukup simpel:
1. Berapa kontribusi medali dlm multievent antarbangsa?
Paling atas hrs ada perbaikan pada pengelolaan pelatnas. Berikutnya pada perguruan yg harus menyiapkan atlit, dsb-dst.
2. Sejauh mana beladiri pencaksilat digunakan dengan penuh kebanggaan dan penuh percaya diri oleh pasukan pertahanan dan keamanan negara kita?
Ketika prajurit kita lebih menonjolkan beladiri impor, apakah berarti mereka latah dan melupakan sumber kekuatan sendiri? Saya rasa tidak! Nyawapun siap dikorbankan demi untuk menjaga kehormatan bangsa dan negara.
Publik akan menilai, perguruan pencaksilat kurang sungguh2 menyiapkan paket beladiri penunjang kedinasan, termasuk pelatih2nya. Ekstrimnya publik akan menilai, pencaksilat memang tdk punya kemampuan untuk itu.
3. Massa pesilat kurang massiv melakukan kegiatan di ruang publik. Bisa berbentuk latihan satu perguruan, bisa latihan bersama antar perguruan, bisa senam kebugaran pencaksilat. Bisa juga intensitas penampilan seni pencaksilat pada acara2 publik.

Tentu hal diatas merupakan sebagian kecil masalah yg bisa diperbaiki/ditingkatkan secara nyata.
Kalau komunitas pencaksilat bisa terkesan greget dan "meriah", maka masyarakat yg "floating mass" akan datang sendiri.....anut grubyug.
Untuk sampai ketitik itu, upaya internal komunitas pencaksilat berperan dominan.

dewaindra

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 3
  • Posts: 59
  • Reputation: 4
Re: BAGAIMANA KITA MENGANGKAT PENCAK SILAT?
« Reply #19 on: 04/05/2010 13:48 »
benar apa yg dikatakan @mas suprapto....tetapi selain semua itu biasanya kita juga kebentur soal dana...bukan ujung ujungnya duit tetapi itu kenyataan masalah pendanaan ini menjadi sangat penting..saya yakin kalu kita datagin satu persatu perguruan dlm masalh keilmuan dan teknis pengajaran mereka tentunya sdh jago2....kelemahan langsung bisa kita liat sang guru yg ekonominya masih kurang dll ini jd kendala tersendiri...artinya otomatis setiap perguruan yg ekonominya masih di bawah kemampuan boro mikirin untuk promosi untuk makan klg saja berat...."dulu pernah ada bantuan dr koni untuk tingkat kabupaten setiap perguruan mendapatkan dana untuk pembelian alt lltaihan..he he he tetapi susahnya minta ampun untuk ngambil dana itu blm kepotong ini dan itu..." saat ini perguruan silat yg ada tetep solit walu mereka tdk berjubel massa..(khususnya yg tradisioanl/di daerah..) untuk mengangkat nama perguruan tentu saja tdk cukup ilmu yg hebat dan lengkap banyak hal yg di perlukan dr sdm,dana, dll....dan terutama IPSI sebagai wadah resmi...haruslah bisa membuat gebrakan2 jurus yg ampuh untuk mengankat silat kita ini....dan terakhir pada pemerintah.... kalu kita liat di negara2 yg maju beladirinya rata2 mendapat dukungan penuh dr negaranya...di indonesia....??? :w maaf kalu disini saya mengambing hitamkan ipsi dan pemerintah....bukan inikewajiban mereka juga melestariakan,mengangkat  silat indonesia...kecuali pemerintah,ipsi dengan jujur ngaku tdk mampu ngurus silat....itu lain masalahnya

Suprapto

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 26
  • -Receive: 86
  • Posts: 418
  • Reputation: 137
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: BAGAIMANA KITA MENGANGKAT PENCAK SILAT?
« Reply #20 on: 04/05/2010 18:57 »
Ya betul mas Dewa Indra.
Mau tdk ngomongin IPSI, ya naif. Krn memang IPSI mengkoordinasi kegiatan pencaksilat.
Masalahnya bukan hanya di PB. Masalah dana di daerah juga krusial. Mau memberangkatkan tim ke Kejurnas apalagi kegiatan seni pencaksilat, sdh sangat kerepotan, meski akomodasi gratis. Tapi biaya pelatda, transport dll cukup besar. Ya semampu mampunya pengurus perguruan yg ditunjuk jadi pengurus IPSI.
Trend mulai skrg kedepan, dana KONI/KONIDA makin menyusut. Dana pembinaan ada di Dinas2 di PEMDA.
Makanya gerakan PB IPSI adalah menyebar even pencaksilat ke daerah.
Kejurnas Pencaksilat 13-20 Mei 2010 di Surabaya, kerjasama dgn Pemda JATIM. Kejuaraan Dunia desember 2010 di Samarinda kerjabareng dgn Pemda KALTIM. 8 windu IPSI, dgn acara utama Perhelatan Akbar pencaksilat Tradisional, di Solo, kerjabareng dgn Pemkot Solo dan Pemda Jateng, kerjasama2 Kejuaraan Pelajar/Mhs, PPLP, Eskul/Mulok dsb-dst.
 Bertujuan STRATEGIS sedikit demi sedikit melibatkan pendanaan Pemerintah Pusat dan Pemda.
Sehingga harapan agar pemerintah BERPERAN UTAMA dalam pendanaan pembinaan pencaksilat budaya bangsa, cepat terwujud.
Harus dimaklumi, meskipun , gubernur, bupati dan walikota ok, Pemda musti menyusun anggaran yg harus mendapat persetujuan DPRD setempat. Perlu tahapan, perlu bukti manfaat, perlu dukungan nyata dari masyarakat pencaksilat sendiri.
Adapun Pemda DKI hrs siapkan dana ekstra sbg tuan rumah  SEAGAMES 2011, Pemda RIAU repot dgn  penyelenggaraan PON 2012, Pemda JABAR harus menyiapkan dana besar2an dalam bbrp tahun anggaran, untuk menyiapkan infrastruktur dan biaya penyelenggaraan PON 2016. Tentu daerah lain lebih berpeluang di kilik2 membina pencaksilat.
Kalau ada percontohan di suatu daerah, Pemda menganggarkan dana untuk kegiatan pengembangan dan pelestarian  pencaksilat, tentu IPSI akan mendorong Pemda lain berbuat serupa.
Harapan lain tentu saja, kontribusi dana pribadi para pengurus IPSI untuk kegiatan pencaksilat, bisa berkurang, sbg pelengkap saja, bukan utama. Hehehehe.

ghorylla

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 3
  • Posts: 140
  • Reputation: 15
Re: BAGAIMANA KITA MENGANGKAT PENCAK SILAT?
« Reply #21 on: 04/05/2010 20:15 »
salam
kata kuncinya cuma: SOSIALISASI

kalo memang ga didukung siapa2, setidaknya kita mulai dari diri sendiri dan grup kita sendiri, misalnya tiap ada event, hadir memperkenalkan silat...hal lainnya adalah jangan hanya silat sport yg ditampilkan, karena maap ini sy ngomong kenyataan. silat sport dimata beladiri impor itu ga dianggap....

mulai tampilkan isi atau real self defense dari silat itu sendiri dan juga teknik2 aplikatif baik tangan kosong maupun senjata..jangan hanya jurus dan seni melulu....

sekali2 ada kalanya harus berani mengambil tindakan terhadap pebeladiri nonsilat yg sudah kelewatan dan kurang ajar.....
thegor

Suprapto

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 26
  • -Receive: 86
  • Posts: 418
  • Reputation: 137
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: BAGAIMANA KITA MENGANGKAT PENCAK SILAT?
« Reply #22 on: 04/05/2010 22:21 »
Ya memang begitulah klo mau "mengangkat" pencaksilat.
Ada yg tertarik pada aspek keampuhan beladiri/self defence, ada yg memperhatikan aspek sport, ada yg tertarik untuk kesehatan/penyembuhan/kebugaran, ada yg ingin bantu karena aspek seni tradisinya, ada yg tertarik agar anaknya seimbang fisik dan mentalnya, ada yg gelisah ingin "menyadarkan" pemerintah, ada yg prihatin tentang manajemen keilmuan dan manajemen organisasi/perguruan, ada yg gelisah betapa keilmuan yg ampuh "hanya" ditularkan/dikembangkan nyaris dgn cara kursus privat, ada yg berdiskusi, ada yg ingin merobah kemandegan dgn membentuk kelompok2 kecil, ada yg ingin mulai dari diri sendiri dan club/perguruannya, ada yg gelisah tapi jg tdk tahu mau usul solusi yg bgmn.
Kalau semua simultan bergerak nyata sesuai kemampuan dan kesempatan masing masing, niscaya pencaksilat akan maju jua.

Taufan

  • Moderator
  • Calon Pendekar
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 6
  • -Receive: 27
  • Posts: 506
  • Reputation: 76
    • Email
  • Perguruan: Bandarkarima
Re: BAGAIMANA KITA MENGANGKAT PENCAK SILAT?
« Reply #23 on: 05/05/2010 09:39 »
Assalamu 'alaikum wr. wb.

Ane bilang juga ape... masalah konsep mah kita udah kagak ada tandingannya dah!!! Visi PSSI 2020 untuk menembus Piala Dunia 2018 dan Olimpiade 2020 sudah dilengkapi dengan konsep dan program kerja yang ruarrr biasa comprehensivenya... realistis atau nggak, terserah anda...  :P
ehhh maap oot nggak ya  :-\

Kenapa kita nggak belajar langsung dari daerah2 yang sampai saat ini masih berhasil mempertahankan pencak silat sebagai budaya luhur yang menyemarakan keseharian masyarakat dan menjadi sendi kehidupan dalam pembinaan anak bangsa. Salah satu daerah yang bisa dijadikan sumber pembelajaran adalah Tanah Datar, Sumatra Barat dengan slogannya Surau - Sholat - Silek. Bang Suporter mungkin bisa memberikan gambaran, ada apa dengan pencak silat di sana...  [top] [[run2]] [[run2]] [[run2]]

Wassalam,
TP

Suprapto

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 26
  • -Receive: 86
  • Posts: 418
  • Reputation: 137
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: BAGAIMANA KITA MENGANGKAT PENCAK SILAT?
« Reply #24 on: 05/05/2010 11:26 »
Kalau silek, pencak,maenpoo, maen pukulan, kuntulan, kontoan sudah menyatu dalam acara seni tradisi masyarakat, tentu lain lain masalah dibanding daerah lain yg memang tdk ada tradisi pencaksilat.

dewaindra

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 3
  • Posts: 59
  • Reputation: 4
Re: BAGAIMANA KITA MENGANGKAT PENCAK SILAT?
« Reply #25 on: 05/05/2010 12:45 »
guru/pewaris/paguron/perguruan secra maksimal sudah banyak yg dilakukan untu terus mengembangkan silat danmelestarikannya...saya menhargaibetul jasa2 mereka...itu upaya dan daya dari mereka yg sdh mereka persembahkan bagi kelangsungan silat...pengorbanan apa lagi yg harus mereka korbankan semua sdh habis di silat, harta,klg,tenaga,pikiran..semua sdh di curahkan oleh guru2 kita...itulah upaya mereka terus melestarkian atau dlm diskusi ini MENGANGKAT silat....sekarang siap yang mau meneruska perjuangan beliau2 ini...?????? ayo siapa....miris dan sedih ketika kita menyadari perjuangan mereka tdk mendapat perhatian dr pemerintaha,ipsi atau apa sajalah... mereka tdk menyalahkan pemerintah,ipsi,atau lembaga yg berwenang....tidak mereka tetep mengembangkan ,mengajarkan silat walu hanya ada satu murid di depan mereka...!!!! di diskusi ini terkumpul orang2 pintar mungkin ada orang pemerintah,ipsi atau pengusaha.....silahkan dipikir dan di rasakan  siapa yang harus mengankat silat ini......apa harus sampai mengemis belas kasih pemerintah...? haruskan ngemis minta di perhatikan dan diangakat sebagai anggota ipsi..krn muridnya hanya segelintir orang...???? harusnya judul dr diskusi ini "kapan pemerintah (ipsi) mengangkat kembali kejayaan pencak silat...??? bukan pertanyaan ini di tujukan pada guru/paguron.....mereka sudah maksimal,mereka sdh berupaya......he he  he he kalah kata ujung ujungnya ya kalian harus berusaha sendiri,mandiri jangan tergantung pada pemerintah....bah...!!! buset dah gila kali kau...

Suprapto

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 26
  • -Receive: 86
  • Posts: 418
  • Reputation: 137
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: BAGAIMANA KITA MENGANGKAT PENCAK SILAT?
« Reply #26 on: 05/05/2010 14:27 »
Ya mas Dewaindra.
Tidak cukup hanya miris dan sedih melihat keadaan yg BELUM IDEAL pada IPSI (kumpulan perguruan2 dan pengurus IPSI dibawahnya) maupun PEMERINTAH.
Harus ada aksi nyata dari IPSI dan komunitas pencaksilat untuk merobah presepsi pemerintah.
Harus ada partisipasi nyata dari anggota/perguruan agar IPSI bisa meningkatkan perannya.
Banyak anggota yg menuntut banyak pada IPSI, tapi giliran ditunjuk menjadi pengurus, malah undur diri.
Hal sensitip yg mas Dewaindra katakan, memang menyebabkan banyak para pengurus IPSI kapok memberi masukan masalah internal perguruan, baik pengelolaan keilmuan maupun organisasi.

Kalau ada himbauan agar semua pihak  memulai dari diri sendiri meningkatkan apresiasi nyata terhadap pencaksilat, bukan berarti dihimbau KERJA SENDIRI, tetapi bersama sama secara simultan.

Sudah kodratnya, pesilat dalam pertempuran, kalau tertekan akan melejit menemukan peluang dan jalan keluar.
Mdh2an dalam mengangkat pencaksilat ke derajat yg lebih tinggi, kita akan mendapat petunjukNYA. Amiin.

Suprapto

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 26
  • -Receive: 86
  • Posts: 418
  • Reputation: 137
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: BAGAIMANA KITA MENGANGKAT PENCAK SILAT?
« Reply #27 on: 05/05/2010 18:25 »
Menyambung hal KONI/KONIDA, kedepan anggaran kegiatannya dalam kegiatan pembinaan dipangkas. Pindah ke Dispora dan DisDiknas.
Yang sudah2, anggaran KONIDA u atlit pencaksilat, sama dgn u atlit beladiri impor. Bahkan u pakaian tanding menuju PON, pakaian tanding atlit beladiri impor dibelikan yg ASLI Korea/Jepang, harga sejutaan/set, sedangkan pakaian tanding untuk pesilat, hitam-hitam, ASLI Indonesia, cukup 200 rb/set.
Bantuan rumah, bantuan dana dan tunjangan hari tua baru bisa untuk atlit dan pelatih berprestasi. Untuk para pendekar masih mentog, belum ketemu rumusannya di KEMENPORA. Harus dicari peluang ke Kementerian/Dinas lain.
Peluang tunjangan kepada para pendekar sepuh ada dibidang tunjangan budayawan  tradisional. Masih digodog tim perumus, mudah2an masukan dari IPSI bisa masuk. Di daerah perlu perjuangan intensip, agar ada anggaran dari Dinas Kebudayaan u tunjangan ke pendekar, dan Dinas Pariwisata u kegiatan pencaksilat tradisional. Pertanggungjawaban pemakaian anggaran sangat ketat. Baik peruntukan, akuntansi, pajak dll.

Dibidang PELAYANAN KESEHATAN, ada jaminan perawatan oleh negara. Kebetulan di keluarga besar IPSI/pencaksilat ada tokoh yg berwenang di masalah ini. Sehingga perawatan medis (mis pendekar/pewaris Cimande Pamacan saat ini di RS Fatmawati) akan tertangani dengan baik. Tentu spontanitas sukarela komunitas SAHABAT SILAT dan keluarga besar IPSI akan sangat bermanfaat u biaya lain2.

Memang harus tekun dan sabar agar pemerintah mengambil peran utama. Sedikit sedikit sudah ada kemajuan. Bahkan kita mulai dituntut agar konsekwen. Misal dalam pelaksanaan Mulok di Cianjur dan Ekskul pilihan wajib di DKI, harus bisa dilaksanakan dengan baik oleh ribuan pelatih perguruan.
Ini akan menjadi tolok ukur bagi daerah lain.


Sedikit sedikit, lama lama menjadi bukit.....

 

Powered by EzPortal