Forum Sahabat Silat

FORUM UMUM => Kesehatan => Topic started by: parewa on 16/04/2010 11:54

Title: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: parewa on 16/04/2010 11:54
Sahabat Silat,

Beberapa hari yg lalu saya membaca sebuah brosur tentang pengaktifan otak tengah yang katanya sangat luarbiasa dimana setelah diaktivasi, anak2 dapat membaca dg mata tertutup dan juga naik sepeda tanpa menabrak rintangan di depannya selain daripada efek2 positif lainnya. Aktivasi otak tengah ini hanya bisa untuk anak2 berusia 5-15 tahun saja.

Di kalangan persilatan, Merpati Putih juga mengembangkan teknik getaran dengan hasil seperti ini juga. Pertanyaannya, apakah teknik getaran MP juga mengaktifkan otak tengah ini sehingga kemampuan2 fenomenal bisa didapatkan...? Dan apakah juga sebetulnya kemampuan2 para pesilat yg kadang diluar akal sehat, sebenarnya hanya merupakan aktivasi bagian2 tertentu di otak kita...?

FYI, metode aktivasi otak tengah ini telah menjadi suatu bisnis yg menggiurkan.

Berikut ini sedikit artikel tentang otak tengah, diambil dari http://otaktengah.com.


_________________________________________________

Aktivasi otak tengah adalah  suatu penemuan fenomenal dalam pendidikan anak. Teori penggunaan otak tengah sebenarnya telah banyak dilakukan pada banyak negara negara di Asia terutama Jepang. Jepang telah lama melakukan praktek aktivasi otak tengah pada anak-anak.Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengah akan memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan anak yang otak tengahnya belum di aktivasi.

Kegiatan dengan mata tertutup adalah suatu kegiatan yang paling nyata dapat dilihat. Seorang anak yang telah diaktivasi otak tengahnya (Mid Brain Activated) dapat mempunyai kemampuan luar biasa. Kemampuan ini bahkan sering kali dipertontonkan secara menakjubkan dalam program hiburan sulap. Setelah melihat kemampuan anak yang telah diaktivasi, sebagian besar acara pertandingan sulap di The Master menjadi kurang menarik. Karena hal ini dapat dilakukan sendiri oleh anak-anak polos yang hanya mengikuti training aktivasi otak tengah selama 2 hari. Kemampuan dasar yang dapat dilakukan adalah ‘melihat’ kartu dengan mata ditutup (blind fold). Christofle (9 thn) misalnya, setelah mengikuti training aktivasi otak tengah, dapat mengurutkan seluruh kartu remi sesuai dengan angka, warna dan bentuk gambar kartu dengan mata tertutup. Ia dapat mempergunakan indra raba untuk melihat pola dan warna lengkap dengan angka hanya dengan penglihatan kulit (Skin Vision).

Kemampuan lain yang dapat dilakukan oleh anak-anak ini adalah berjalan dengan mata ditutup, tanpa menabrak. Dilakukan percobaan pada seorang anak yang berjalan dengan mata ditutup kain. Seseorang sengaja menghalangi jalan didepannya. Dia serta merta dapat menghindari rintangan tersebut tanpa menyentuhnya. Seorang anak bahkan dapat mengenali ayahnya diantara kerumunan orang-tua lainnya, tanpa menyentuh dan mendengar suaranya.

Pada tingkatan yang lebih lanjut seorang anak diharapkan dapat ‘melihat’ benda dibalik tembok atau didalam kotak. Ia bahkan dapat menghitung uang yang terdapat dalam dompet seeorang di hadapannya tanpa orang tersebut mengeluarkan dompetnya. Jika seorang anak rajin melatih fungsi otak tengahnya bahkan dia dapat mengharapkan membaca dokumen yang terletak dalam posisi tertutup.

Kemampuan prediksi (memperkirakan apa yang akan terjadi beberapa saat kemudian) adalah kemampuan yang lebih tinggi yang dapat di miliki oleh seorang anak. Seorang anak yang telah mendapat aktivasi otak tengah dapat ‘menduga’ kartu apa yang akan muncul pada saat orang tersebut masih mengocok kartunya. Begitu selesai mengocok, dan memilih sebuah kartu, orang tersebut mengambil sebuah kartu yang ternyata tepat seperti ‘dugaan’ sang anak tersebut.

Aktivasi otak tengah bukanlah suatu hal yang magis atau berbau supranatural. Aktivasi otak tengah dilakukan dengan secara ilmiah. Aktivasi otak tengah ini  banyak mempergunakan gelombang otak Alpha. Gelombang otak Alpha di buktikan secara ilmiah adalah gelombang otak yang muncul dominan pada saat kita dalam keadaan relax dan paling kreatif. Gelombang otak ini biasanya dominan pada saat kita bangun tidur, atau dalam keadaan relax di toilet, atau bahkan sedang berendam air panas di bathtub. Tidak heran mengapa Archimedes menemukan hukum Achimedes pada saat dia mandi.

Otak tengah yang teraktivasi memancarkan gelombang otak yang mirip seperti radar. Hal ini membuat pemiliknya mampu melihat benda dalam keadaan mata tertutup. Pada dasarnya, gelombang tersebut terletak di bawah hidung. Hanya mampu mendeteksi benda yang terletak sedikit di bawah hidung.

Latihan yang teratur dapat membuat sang anak menjadi lebih kuat dan mampu melihat benda yang terletak lebih tinggi lagi. Bahkan ada beberapa anak yang dapat medeteksi sampai 360 derajat. Hal itu berarti mereka dapat mendeteksi benda yang terletak di belakang, atas dan semua arah.

Training aktivasi otak tengah telah mulai dilakukan di Indonesia. Saat ini belum banyak orang yang mengetahui keberadaan dari training  ini. Training biasanya dilakukan selama 2 hari. Pada saat itu juga biasanya dilakukan training untuk para orang tua. Seperti juga bidang keahlian lainnya, orang tua berperan besar untuk dapat membantu anak mengembangkan potensi otak tengah mereka. Seorang anak dengan otak tengah yang kuat, diharapkan dapat mengembangkan otak kanan dan otak kiri secara lebih maksimal sehingga mereka dapat masuk kategori jenius. Bukan hanya dalam otak kiri (IQ, intelektual) , atau otak kanan (emosional, EQ) tetapi juga dalam ‘Loving Inteligence’. Mereka adalah individu yang seimbang dan mengasihi orang lain seperti sang pencipta mengasihi dia. Sayangnya training aktivasi otak tengah ini hanya dapat dilakukan untuk anak umur 5 – 15 tahun saja.
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Irwansyah on 16/04/2010 12:06
Saya pernah menanyakan hal serupa di http://sahabatsilat.com/forum/index.php/topic,1500.0.html

Dan saya pribadi, waktu kecil dulu bisa dibilang selalu tepat kalau masang di tukang agar-agar atau di tukang stiker jadi bisa dapet bebek dan stiker-stiker besar. Jadi, buat saya, bisa dibilang kemampuan nebak itu benar adanya.

Selain itu, orang-orang yang berlatih meditasi, rumornya bahkan bisa mengetahui perbuatan orang lain di waktu lampau. Malah, sudah bisa dipastikan ada yang bisa meditasi tanpa makan dan minum selama berhari-hari atau berminggu-minggu.

Mungkin bisa disimpulkan bahwa, bila otak kita diberdayakan dengan baik maka kita akan memiliki kemampuan tambahan yang tidak dimiliki orang dengan stelan biasa.
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: samber gledek on 16/04/2010 13:42
Uda Parewa,

beberapa waktu yang lalu saya bahkan sempat datang diseminar Mid Brain. Dan saya lihat sendiri anak2 yang sudah teraktivasi bisa melakukan hal2 seperti membaca dengan mata tertutup, melihat benda di balik dinding dan lain lain. Sayangnya hanya untuk orang anak umur 5-15 tahun. Untuk orang dewasa mereka masih melakukan penelitian . Mungkin bisa tapi membutuhkan waktu yang lama. Menurut pakarnya orang dewasa sulit diaktivasi karena sudah banyak persepsi dari luar sehingga lama kelamaan fungsi otak tengah menjadi tidak berfungsi ( tidur ).

Salah satu metoda latihan yang cukup berhasil diterapkan adalah metoda merpati putih untuk pelatihan orang buta. apakah karena orang buta sehingga dia lebih mudah untuk meningkatkan fungsi darai indra2 lain? Siapa tahu ada masukan lain dari teman2.

Dilanjut kang
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Irwansyah on 16/04/2010 13:44
@Sambergledek, kalau si anak sudah di atas 15 tahun (sudah aktif mid brainnya) apakah kemampuannya bakal hilang?

thanks
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Suprapto on 16/04/2010 19:23
Di MP, meditasi u semacam ini mula2 hanya u tingkat lanjut.
Tenaga yg tersimpan dari hasil pengolahan nafas, diolah menjadi tenaga getaran(istilah di MP). Gampangnya, generator yg sdh terbentuk 100 watt dilokasi tertentu, dilatih u bisa disalurkan ke telapak tangan sebesar itu pula(tenaga halus dgn meditasi nafas halus). Aplikasi selanjutnya u gerak naluri, deteksi cedera dan penyaluran energi penyembuh. Disamping tentu saja u pukulan2 pamungkas, perlindungan tubuh, dll.
Perkembangan minat para senior agak bergeser. Dari aplikasi pukulan pamungkas ( bhayu seto cs), menjadi lebih berminat u aplikasi tolong sesama (pengembangan penyembuhan, perbaikan sel, mendeteksi letak survivor dll).
 Ketika ditantang, apakah aplikasi u tarung didalam gelap bisa diterapkan u menolong tunanetra dgn meningkatkan OM (orientasi dan mobilitas), timbul masalah, tidak mungkin rata2 tunanetra dilatih berat sampai tingkat lanjut.
Ternyata ketika cuma dilatih nafas dasar kmd dilanjut dgn meditasi getaran, mereka bisa. Meski sebatas normalisasi gerak ( kalau jalan tegak, tidak miring2), bisa menghindari halang rintang. Yg terpenting, bisa mendeteksi tulang retak tanpa nyentuh sehingga tdk makin parah kalau terlanjut terus dipijat.
Ujicoba selanjutnya diterapkan pada anak2 smp-sma. Faktanya, pada acara tradisi tahunan, pertunjukan getaran (terbatas pada kecepatan melewati halang rintang),  skor terbaik malah dipegang anak2.
Pengembangan keilmuan selanjutnya adalah meditasi u penyegaran otak, yg berefek meningkatkan kecerdasan. Beberapa sampel memang tidak kesulitan mencapai S2 diusia muda. Penelitian selanjutnya dgn sampel dgn jumlah n  yg memenuii standar penelitian ilmiah, dgn waktu sekian tahun. Program latihan dan penelitian sdh disiapkan kalau2 MP dapat kesempatan ikut ekskul pencaksilat di DKI. Sampelnya lebih dari cukup dan penelitian bisa berkelanjutan.

 Deteksi warna u anak2 dipertimbangkan u dikurangi.
 (Bayangkan anak2 saling tebak warna celdam ibu gurunya. Kemudian untuk menetapkan pemenang, mereka nanya. Hehehe).

Tidak ada teori macam2, termasuk apa itu otak tengah. Itu tugas para ahli.

(Sekedar uraian dari petugas Ofisial. Kalau ngomong soal keilmuan: bodo ngaku pinter. Hihihihaha).
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: samber gledek on 19/04/2010 07:03
kang Irwansyah, sepengatahuan saya kalau sudah diaktivasi otak tengahnya tidak akan hilang. Memang saran dari mereka anak2 tersebut harus berlatih tiap hari minimal 15 menit.

@suprapto terima kasih untuk keterangannya. Siapa tahu bisa lebih detai gitu. Kenapa tuna netra lebih gampang belajar dibanding orang normal?

Salam
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Suprapto on 19/04/2010 16:35
@ samber geledek.

Pengalaman di San Francisco Blind Center, dalam beberapa jam pelatih kami ngajari seorang tunanetra, penjaga stand peralatan tunanetra&low vision, dia bisa, kemampuan OM meningkat tajam.
Dalam keseharian, kepekaannya sdh diarahkan ke telapak tangan dan muka/tubuh bagian depan. Diberi petunjuk mengolah kepekaan, jauh lebih mudah.
Kemudian juga, setiap kemajuan yg diperoleh, langsung diterapkan/applied. Seolah berlatih terus.
Nglatih bentuk senam pengolahan, senam pembinaan dan bentuk/sikap meditasi agak beda. Satu persatu peserta menggerayangi kaki,tangan, tubuh dan kepala sang pelatih, untuk bisa menirukan. Hehehehe.

Biasa, orang silat suka usil.
Beberapa pelatih mengikutkan putra putrinya ikut pelatihan midbrain yg baru ngetop ini, yang taripnya 3 jutaan per anak. Metodenya beda. Kalau metode MP bisa u anak2 hingga dewasa, tunanetra atau normal. Kecepatan u bisa, bervariasi.

Kalau penelitian ilmiah pelatihan midbrain methoda MP sdh dilakukan tanpa rekomendasi negatip, tentunya methode MP akan DIABDIKAN, kepada anak2 dari semua lapisan masyarakat, tanpa berurusan masalah paten methoda lain, yg dijalankan secara bisnis. 
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Antara on 19/04/2010 17:11
Amin... semoga niat baiknya mendapat kemuliaan setimpal...

Perlu cari kolat MP terdekat nih....  8)
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Suprapto on 19/04/2010 22:05
Pada diskusi lesehan para senior&pelatih di acara tradisi MP di Parangkusumo awal th ini, berkembang pemikiran tentang RAMBU PENGAMAN yg harus diciptakan. Terutama dari para senior yg masih keberatan, kemampuan ini diterapkan pada anak2 yg BELUM MATANG (kecuali tentang latihan/meditasi yg bisa meningkatkan tingkat kecerdasan).

Kita sama2 tahu, bahwa anak2/remaja sangat berbakat dilatih deteksi. Penjelasan ilmiah sdh diberikan para ilmiawan midbrain.

Para senior tahu, pengembangan keilmuan ini bisa diarahkan kemana saja. Bahkan cukup pengalaman dilapangan tentang beberapa aplikasinya. Cukup bagi mereka untuk punya alasan, sebagai data awal atau hipotesa awal, bahwa perlu penelitian lebih lanjut tentang DAMPAK psikologis, keamanan dan sosial, pada anak2/remaja

Beberapa thn lalu, MP pernah melakukan ujicoba di satu Mapolda terbesar di negri ini. Diantara ratusan mbl yg diparkir, dipilih beberapa mbl, yg didalamnya sengaja diletakkan narkoba.
Setengah berlari, para remaja ini langsung menuju titik sasaran. Tapi apalacur?
Mereka juga menemukan mbl2 lain yg berisi narkoba dlm jumlah lbh besar (langsung di police line). Tanpa bisa dicegah mereka menunjuk orang2 yg mengantongi narkoba, menunjuk almari di kamar ganti yg terdapat narkoba dlm jumlah besar. Tergopoh2 para petingginya tegagap menjelaskan membeladiri.
Barang bukti atau safe house ?. Hehehe..

Dicoba ikut ops penggerebegan, pasti bisa menunjuk tempat2 menyimpan.
Aplikasi positip, tapi dampak/resiko keamanan jiwa,sangat besar.
Para senior/pelatih tahu, bisa dikembangkan u mendeteksi psw udara yg akan/baru mendarat, apakah ada penumpang yg bawa narkoba.

Permainan remaja bisa nebak kartu, bisa diaplikasikan ngobrak abrik bandar bacarat/main judl.
Bisa juga curang "membaca" kunci soal yg dibawa joki diluar.
Bisa main utak utik, sehingga temannya merasa di colek organ vitalnya, meski tdk ada yg nyentuh.

Masih berderet contoh, aplikasi yg hrs dijaga.

Jadi, semua pelatihan midbrain, harus mengandung PENGAMANAN yg BUILT IN dalam program pelatihannya.

 Pengamanannya hrs universal, berlaku u penganut agama apapun.

Pengamanan bisa berupa : pengerahan tenaga deteksi hrs memenuhi mekanisme yg diawali dgn NAWAITU/niat ingsun yg baik.
Begitu ada "guilty feeling", kemampuan itu hrs otomatis terblokir.

Kalau tidak ada pengamanan, penyalah gunaan bisa kemana mana, apalagi pada yg blm menyadari resiko dosa.

Barangkali teman dan temin ada menemukan tulisan2 yg membahas dampak dan cara antisipasinya.
 
Silahkan dibabar.....
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Antara on 19/04/2010 22:30
Mas Suprapto,

Kemampuan semacam itu bisa diturunkan dengan diberi semacam antivirus juga ya? Semacam safety-auto-switch begitu?

Saya pikir itu tergantung free will dari praktisinya?

yaaaa.... padahal sudah berpikir yang bukan-bukan nih ::)
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Irwansyah on 19/04/2010 23:21
Saya pribadi agak ragu kemampuan/kelebihan yang didapatkan dari mengaktifkan otak tengah ini atau apalah akan membuat seorang anak menjadi lebih cerdas? Apakah ada bukti pendukungnya? Atau malah jangan-jangan nanti si anak jadi kurang berkembang kemampuan otak kiri atau kanannya karena jarang dipake?
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Suprapto on 19/04/2010 23:41
@ mas antara.
Tuntutan pengamanan sdh melekat di program MP.
Secara tentu akan maksimal dgn pengertian dan pengawasan orang tua bila anaknya punya/diaktivasi midbrain.
Di MP, kemampuan digosok melalui senam dan meditasi dgn hati dan niat bersih. Terbukti, kemampuan baca kartu 100%, hanya berhasil 50% kalau diajak/dimanfaatkan pejudi, nggak menang, nggak kalah. 
Kemampuan deteksi anak2 dilatih secukupnya saja u pembuktian hasil latihan, selanjutnya lebih ke pembersih/penyegaran sel otak.
Hanya saja, pembuktian hasilnya cuma bisa diukur dgn test IQ oleh ahlinya.

Saya hanya ngomong pahitnya dulu, tanpa memuji atau mendiskreditkan methoda apapun. Tetap orangtua harus bijak, mengawasi anak yg punya "daya linuwih".
Kalau penekanan program, bisa membantu anak lebih cerdas dan kuat berpikir, tentunya itulah yg sepatutnya dikembangkan.
Kemampuan deteksi bom, narkoba, radioaktip, lokasi survivor  korban bencana/tersesat, lokasi jatuhnya pesawat dsb, biar dipertajam oleh orang dewasa saja, meski mungkin lebih lelet. 
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Suprapto on 20/04/2010 00:08
@ bung Irwansyah

Sangat setuju harus ada penelitian ilmiah terlebih dahulu mengenai dampak latihan terhadap peningkatan tingkat kecerdasan.
Klaim sementara aktivasi midbrain kan hanya menyeimbangkan fungsi otak.
Benar bahwa pada praktek deteksi, malah mengistirahatkan pikiran, berpindah ke kepekaan bagian lain.

Tapi dalam proses latihan, ada proses nafas pembersih, yg menyapu semua bagian otak. Kemudian diikuti penyaluran energi penyegar/penguat ke semua sel isi kepala (u peningkatan kecerdasan).
Kecuali u deteksi, yg diikuti penyaluran energi deteksi.

Jadi memang beda.
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Suprapto on 20/04/2010 00:45
Untuk latihan peningkatan tingkat kecerdasan, MP baru punya bukti2 awal di beberapa tempat/cabang.

Anak2 yg tdk punya sejarah genetika cerdas, maaf, anak2 dari tingkat tamtama/bintara, selama mengikuti pelatihan (latihan pencaksilat ditambah prgrm latihan penyegaran sel otak), menunjukkan peningkatan prestasi nilai yg signifikan. Rata2 msk kelompok top rangking.
Meski pelatih/orang tua yakin, tetap blm bisa di klaim sbg hasil latihan.
 Secara ilmiah, masih prematur, hanya ada indikasi kuat yg harus dieksaminasi lebih lanjut pada penelitian dgn semua persyaratan sesuai standar/prosedur penelitian ilmiah.
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: samber gledek on 20/04/2010 07:33
Mas Suprapto tak sambit GRP untuk anda.. Mas Suprapto posisi dimana?

Mas Irwansyah. Memang betul apa yang dikatakan mas Suprapto bahwa fungsi mid brain adalah untuk penghubung dan penyeimbang otak kanan dan otak kiri. Saya sempat diskusi dengan penyelenggara pelatihan mid brain bahwa anak yang sudah diaktifkan secara emosional biasanya lebih stabil. Walaupun mungkin belum ada data penelitian secara ilmiah tentang keseimbangan emosional anak2 yang teraktivasi.

Mas Suprapto saya sempat tanya dengan penyelenggara mid brain apakah tidak ada pelatihan untuk orang dewasa? Menurut mereka sekarang masih dalam penelitian. Saya juga sempat mengatakan bahwa metoda merpati putih bisa juga dilakukan untuk orang dewasa. Dan mereka juga sudah mengetahui tentang hal tersebut.

Salah satu kelebihan dari metoda mid brain ini hanya dibutuhkan 2 hari pengaktifan untuk mengembangkan otak tengah. Siapa tahu MP sudah mengembangkan metoda2 baru sehingga pelatihan peningkatan kemampuan anak bisa juga dipercepat.

Dilanjut akang2
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Suprapto on 20/04/2010 13:23
@ mas samber gledek.

Wah, banyak terimakasih sambitan GRP nya. Mdh2 nambah semangat,bukan besar kepala.

Sy tinggal di pinggiran Yogya, ex karyawan swasta, purna tugas.
Sy pernah memimpin tim pengurus, satu periode, 3 th, menggantikan kepemimpinan mas Solihin GP. Periode mas Solihin GP merilis pelatihan tunanetra.
Periode kami, disamping tugas rutin, dibebani program khusus oleh gurubesar. Dengan kebijakan melatih getaran ditingkat dasar ( dgn alasan pengabdian untuk manfaat yg lbh luas bagi masyarakat ), maka program latihan harus disesuaikan. Sy punya kewenangan untuk mengumpulkan dewan guru, para senior,pelatih, untuk menggali kemungkinan pengembangan latihan beserta dampaknya. Termasuk memetakan keilmuan dst.
Target latihan , perkiraan dampak dan upaya antisipasi harus jelas dan dijelaskan kepada peserta latihan. Mengantisipasi "sue"/tuntutan atas akibat yg tdk diinginkan.
Sy hrs terbuka dan sharing dgn siapapun.

Jadi, meski bukan pesilat mumpuni apalagi pelatih, mungkin saya cukup familiar dengan permasalahan ini.

 Bahwa percepatan program latihan kepekaan deteksi pada anak2/remaja bukan hal mustahil disusun.
 Bahwa antisipasi dampak negatip penggunaan AKTIP kemampuan deteksi, sdh melekat dalam program latihan. Ditambah bintal dan pengawasan oleh pelatih.

Yang menjadi pertanyaan para senior adalah dampak penggunaan PASIF kemampuan deteksi/kepekaan pada anak2/remaja.

Beberapa data empirik antara lain:
 1. Keluhan orang tua, anak remajanya yg semula nurut, sekarang suka nolak disuruh nagih/mengambil pembayaran. Ternyata si remaja tsb "tahu" kalau orang yg mau ditagih sdg keluar kota.  (kasus2nya ketika hp blm marak).
 2. Kadang2 si remaja  mau disuruh kalau boleh pakai mobil. Ternyata benar, langit yg terang tiba2 mendung dan hujan deras.
 3. Sekarang, kalau minta di belikan barang, ditolak ortu dgn alasan tdk ada uang, anaknya muring2/menggerutu. (mungkin "tahu" simpanan uang ortunya).
 4. Ada ortu mengeluh, anaknya jadi suka memandang tajam dan marah2 tanpa sebab pada kakak perempuannya.
Ketika ditanya pelatih, peserta latihan bilang, bahwa dia "tahu", kakak perempuannya sering "petting berat" dgn pacarnya. Hehehe

Pertanyaan mendasar:
" Apa dampak perkembangan mental psikologis pada anak2/remaja yang diaktivasi kepekaannya, ketika DIPAKSA DIAM, padahal tahu kebohongan, ketidak jujuran di lingkungannya?"


Sumbangsihku tak seberapa, tapi keikhlasanku nyata (motto MP)
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: parewa on 20/04/2010 14:05
Saya juga sambit GRP utk Mas Suprapto........ [top]

Terus terang sy juga rada tergoda untuk masukin anak sy ke pelatihan midbrain ini..... Berhubung rada khawatir dengan dampaknya, sy kok ragu ya..... Apa bener anak2 bisa memiliki daya ingat yg lebih hebat...? apa bukannya sebenarnya dia buka buku dari jauh.... hehehe.... Apalagi metode ini instant, tanpa pelatihan yg ribet, tau2 bisa....... x-)) Takutnya malah anak2 jadi semakin males belajar..... :-[

Disamping itu, memiliki kepekaan yg lebih dari orang lain kadang membawa beban tersendiri.

Salam.

Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: samber gledek on 20/04/2010 15:06
Mas Suprapto,

Kebetulan sekitar desember akhir tahun saya mampir ke Mas Dalijan ( kalau nggak salah termasuk sesepuh juga di MP ) Bumijo Lor. Mudah2an kalau ke Jogja saya bisa mampir ke tempatnya mas Suprapto .

Iya mas memang dampak dari pengaktifan MId Brain saya belum dapat infonya. Kalau dari hasil latihan anak MP seperti yang dituturkan mas Suprapto agak ngeri juga ya? Mudah2na untuk kedepannya bisa di antisipasi gimana mengatasi hal2 seperti ini.

Jadi pengen tahu lagi lebih jauh nih dari mas Suprapto tentang kemampuan ini.

Dilanjut mas
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: samber gledek on 20/04/2010 15:11
Uda Parewa sebetulnya dengan pengaktifan Mid Barin tidak berarti anak langsung cerdas. Cuma ada kemampuan2 tertentu yang muncul. Ada anak teman setelah diaktifkan kemampuan mengobati bisa langsung timbul tapi nilai sekolahnya sih biasa2 saja.

Cuma yang secara emosionalnya bisasnya cukup bagus karena bisa seimbang anatara otak kanan dan otak kiri.

Dilanjut Da
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Irwansyah on 20/04/2010 16:14
Yang belum terungkap dalam pengaktifan midbrain ini, bagaimana cara pengaktifannya? Apakah dengan meditasi atau menggunakan alat lain seperti magnet?

Moga-moga ada yang tahu.
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Antara on 20/04/2010 16:52
Jadi tertarik sharing,

Waktu kuliah di Jogja dulu, saya pernah berlatih di sebuah klub tenaga dalam kecil bernama "Dipta Merta", yang seperti pernah saya kutip di beberapa thread lain, saya tidak beroleh kemampuan tenaga dalam yang sifatnya beladiri, tapi entah bagaimana waktu itu intuisi saya mengalami perkembangan.

Pada suatu kesempatan, secara tidak sengaja saya dengan betul menebak kerisauan hati seorang teman kuliah yang perempuan, sampai ke peta permasalahannya. Entah bagaimana semua muncul begitu saja di kepala saya. Termasuk beberapa fakta fisik bahwa tangan kirinya pernah patah, sakit-sakit yang pernah dia alami, dan beberapa impian yang terpendam. Semua betul 100%.

Sejak itu hubungan kami jadi agak kaku dan dia berusaha menghindar kalau ada saya  ::)

Memang hal-hal seperti itu membahayakan kestabilan nasional ya? Apalagi kalau di tangan anak kecil. Untung kemampuan itu sekarang sudah hilang  :w

Duh, kayaknya perlu konsultasi ke para sesepuh MP nih...

@Bang Irwan,
Iya tuh, pelit sekali informasinya (maklum hak paten x-))). Saya kok menduga-duga kalau mereka menggunakan teknologi brainsync ya? Tapi entahlah...
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: May Lee on 20/04/2010 17:24
Dulu keknya ude pernah ditayangin di satu setasiun tipi Met**tv pd acara Healt** Life (pembawa acaranye Sora** Haque).

Kira2nya, seingat ane, metoda aktivasinya dengan vibrasi audio dgn panjang gelombang (alpha atao theta gitu deh..). Hasil maksimal dpt dicapai apabila si anak dlm kondisi gembira, puncak (fit).
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Suprapto on 20/04/2010 18:01
@ uda parewa.
Weiss, trims sambitan GRP nya.
@ mas samber gledek.
Betul, mas Dalidjan meski lbh muda tapi beliau yg melatih sy. Sementara kurang aktip, sibuk di balaikota. Blm lama sy ketemu, tenaganya diperlukan, tdk usah tunggu pensiun. Beliau bersedia. Skrg muridnya malah sdh jadi anggota Dewan Guru.
@ mas Antara.
Kalau sdh begini, pada ngalami sendiri, jadi lbh enak cerita. Bahwa intuisi/kepekaan bisa meluas.
Kata para senior, bisa mendeteksi masa lalu dan meraba masa depan.
Anak2 yg terlatih, ketika ditunjukkan lukisan,  bisa memberi gambaran sosok pelukisnya, gaya saat melukis.(syaratnya bukan digambar oleh tukang, tapi oleh pelukis yg mengerahkan cipta karsanya).
Kata para senior, bisa berupa intuisi, bisa tergambar lengkap.

Kalau yg dewasa bisa diberitahu, bahwa meski ada gambaran kedepan, tidak boleh "ndisiki kersaning Gusti"/mendahului kehendakNYA. Pengungkapannya harus pakai perlambang. Kalau tidak, bisa kesiku/kena tulah.
Hehehe..

dilanjut.....
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: samber gledek on 21/04/2010 07:22
Mas Irwansyah apa yang dibilang Kang May lee benar mereka pakai audion technique. Yah dunia sudah semakin maju jadi technique audiopun bisa dipakai .

Beberapa waktu lalu sebelum saya tahu mid brain saya pernah ikut seminar tentang Mind Mapping. Ternyata dengan sering berlatih banyak ide mengalir bahkan kemampuan merasakan hal2 disekeliling kita menjadi makin meninggkat. Twernyata dengan teknik mid brain kita bisa dengan baik melatyih penggunaan otak kanan kita.

Ngomong2 soal teknik audio saya pernah lihat disalah satu produk wellness dimana dengan teknik audio mereka bisa cepat membantu orang masuk ke Alpha state. Gelombang alpha yang dipancarkan perangkat tersebut beresonansi dengan gelombang otak kita sehingga gelombang otak bisa turun ke kondisi alpha. Sudah jamannya kali...

Baru kemarin kepikiran kalau salahsatu meditasi teknik di yoga yang menggunakan kata " ohm "  dan saya coba latih rasanya kata tersebur dapat terasa getarannya sampai ke otak. Ada pengalaman atau referensi nggak rekan2 kalau teknik ini bisa dipakai untuk mempengaruhi otak kita?

Salam

 
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Suprapto on 21/04/2010 10:39
SOSOK nya makin jelas.

Lonceng dengan nada tertentu yg dipukul ritmis pada meditasi para bhiksu, diduga punya efek ini juga.
Kemungkinan, penyebutan asma Allah terus menerus, meski tdk ada maksud  baca mantra, berpengaruh pada penajaman intuisi.

Makin masuk pada "logika" dan pemahaman kita, bahwa para praktisi  jaman dahulu yang tdk tahu teori gelombang alpha, kenyataannya bisa menemukan praktek2 yg sekarang baru bisa dipetakan secara ilmiah.

Kita bisa "memahami" bagaimana tabib2 kuno bisa merasakan titik2 yg membentuk garis meridian tubuh, tanpa bantuan pendatang dari angkasa luar.

Kita juga menjadi paham, bahwa intuisi yg masih lemah bisa dilatih menjadi lebih tajam. Dimana intuisi yg lebih tajam tadi bisa menemukan lagi sesuatu metoda baru yg lebih memperkuat dan mempertajam lagi.

Inilah yg disebut ilmu tumbuh/ilmu yg bila ditekuni akan tumbuh sendiri.

Guru dan teman tinggal mengawasi saja, siap membantu kalau tersesat di persimpangan jalan.

Persiapan perang kadangkala bisa mempercepat kemajuan teknologi.
Rusia yg dikenal banyak memiliki "telepathis/telekinesis" dgn kemampuan yg "given", mengembangkan riset  untuk kekuatan perangnya.
 Berujung dgn diidentifikasinya gelombang otak. Kmd bagaimana kedua belah pihak, Rusia dan Amerika mengembangkan teknologi hitech, untuk menyerang dan bertahan, dengan obyek pilot tempur dan personil di war-room/pusat komando.

Visi Jules Verne di tahap ini mulai maujud.
Budaya jaman batu, kuda gigit besi sampai yg ultra hitech hidup bersama sama.

Akan ada pemanfaatan bertahan dan menyerang, baik dan buruk.

Semoga kita bisa mempersiapkan generasi mendatang, sebaik baiknya.
Amin.


dilanjut....
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: samber gledek on 21/04/2010 11:15
Mas Suprapto kalau saya tanya kepada pengelola mid brain bagaimana anak2 bisa membaca secara tutup mata? Menurut mereka pembacaan bisa dilakukan dengan media selaput otak ( dulu anggapan saya kelenjar pituary yang teraktifasi ) . Kalau teknik MP teorinya bagaimana? kalau boleh di babar.

Salam
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Antara on 21/04/2010 12:10
Ngomong2 soal teknik audio saya pernah lihat disalah satu produk wellness dimana dengan teknik audio mereka bisa cepat membantu orang masuk ke Alpha state. Gelombang alpha yang dipancarkan perangkat tersebut beresonansi dengan gelombang otak kita sehingga gelombang otak bisa turun ke kondisi alpha. Sudah jamannya kali...

Itulah BrainSync yang saya maksud, Oom... prinsipnya kita menggunakan ear-phone surround yang plug kiri dan kanan mengeluarkan gelombang berbeda. Selisih dari gelombang tersebut akan menghasilkan panjang gelombang tertentu di otak kita.

Saya sudah menggunakan alat ini beberapa lama, versi sederhana saja, buat sendiri dengan menggunakan program audio, export ke MP3, rekam ke HP, lalu di dengarkan pakai hands-free sambil meditasi. Salah satu file kesukaan saya adalah yang menurunkan gelombang otak sampai ke tahap rendah banget (hyper deep sleep), karena bisa saya pakai sebelum tidur dan biasanya empat jam kemudian saya sudah terbangun segar bugar tidak peduli sebelumnya saya kurang tidur parah. Sangat berguna kalau beban pekerjaan sedang luar biasa tinggi [top].

Baru kemarin kepikiran kalau salahsatu meditasi teknik di yoga yang menggunakan kata " ohm "  dan saya coba latih rasanya kata tersebur dapat terasa getarannya sampai ke otak. Ada pengalaman atau referensi nggak rekan2 kalau teknik ini bisa dipakai untuk mempengaruhi otak kita?

Sewaktu saya meguru di Ananda Marga Yoga, juga di Jogja, kami mendapatkan mantra pribadi (personal mantra) yang disesuaikan dengan karakter energi dan perkembangan spiritual masing-masing. Menurut Acarya saya waktu itu, mantra pribadi bisa lebih efektif ketimbang mantra umum seperti "Omm" karena tailor made, namun prinsip kerjanya sama.

Setiap siswa memiliki titik tertentu untuk di kembangkan bersama dengan mantra pribadi tersebut, lagi-lagi disesuaikan dengan karakter energi si murid. Punya saya kebetulan dekat-dekat degan mid brain yang sekarang jadi populer itu.

Pada salah satu sesi meditasi, saya merasa mantra yang saya dengungkan membuat kepala saya serasa menggembung memenuhi ruangan meditasi dan meluber lagi keluar. Saat itu saya seperti bisa melihat dan menyentuh barang-barang di luar badan saya (sesudah meditasi saya periksa keluar dan semua tata letak betul seperti yang saya lihat). Jadi mungkin saja mantra berfungsi seperti teknologi BrainSync.

Sekarang saya sudah tidak berlatih Yoga lagi, kegiatan sekarang yang agak dekat dengan prosesi meditasi dulu itu paling cuma zikir, yang saya batasi niatnya cuma untuk ibadah, bukan mengembangkan kemampuan begituan (itupun sudah jarang dilakukan :-[).

Jadi pingin beguru lagi nih...  ;D
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: dewaindra on 21/04/2010 12:15
wah wah...hebat sekali nih penjelasanya....salut ^:)^ ^:)^ ^:)^
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Suprapto on 21/04/2010 13:24
Sejauh "investigasi" yg sy lakukan, para guru dan senior, bahkan gurubesar dan pewaris, tidak memakai teori ilmiah, termasuk reaksi ATP yg konon menghasilkan daya ledak/tenaga anaerobik.

Prosesnya, melatih kuda2, langkah, sikap pasang dan tatagerak, sehingga nantinya bisa dgn benar melakukan senam pengolahan dan pembinaan.
Dari senam2 tersebut terkumpul "tenaga" yg disimpan di bwh pusar, didada atau di otak belakang.
Hasil latihan kadang diuji dgn pematahan benda keras tingkat dasar. Hasilnya tergantung faktor teknik pemukulan (gerak, perkenaan dll),  besarnya "tenaga" hasil latihan dan teknik penyaluran tenaga ke anggota badan yg akan dipakai.
 
Jadi teruji lengkap, bahwa pelajaran dilakukan dgn baik.

Berikutnya semacam meditasi, sikap rileks dilatih, awalnya semacam merasakan denyutan jantung di seluruh permukaan kulit. Kalau berasa, berarti sdh relax.
Kemudian nafas pembersih. Seolah olah air jernih masuk melalui hidung, masuk ke rongga tubuh, dibuang melalui mulut( kalau tertahan dimulut bisa sariawan). Bergantian kepala badan tangan kaki. Sampai disini, kalau, latihan benar, simpul2 tenaga sdh terbuka sendiri.
 Dilanjut dengan menarik tenaga dari semua anggota badan, ditarik kebwh pusar, menarik tenaga alam disimpan dibawah pusar.
Dilanjut dengan menyalurkan tenaga yg sdh terkumpul tadi ke telapak tangan yg berhadapan didepan dada. Kalau latihan benar akan terasa ada semacam bola kenyal, yg kalau ditekan terasa hangat/panas.
Kalau sdh dicapai, "bola tenaga" tadi dimainkan, disalurkan ganti2 ke semua bag tubuh, dilepas, ditarik dst.
Kadang "dilepas" menggerayangi obyek, kemudian ditarik ke blk kepala.
Kmd mulai latihan mendeteksi warna dll.


Jadi meski terlihat diam duduk sila, banyak hal rumit yg dilakukan.

Bisa difahami, u tingkat lanjut yg menghimpun tenaga lbh besar, disamping aplikasi deteksi dan melatih beladiri, memungkinkan mengkonversi energi perusak menjadi energi penyembuh, meski untuk membedakan, harus dilatih dgn teman setingkat lbh dahulu. (maunya mijit penyembuhan, tapi yg disalurkan keliru energi perusak, hasilnya kulit teman membekas biru).

Ada juga sesi meditasi seolah2 badan membesar. Jangankan satu lawan, satu kota terlihat mini. Biasanya binatang yg peka(mis anjing), akan bereaksi.
 
Yg mengejutkan . Ditingkat lanjut bukan selalu nyimpan di otak blk, tapi didada agak bawah/sanubari.
Mereka bisa memindahkan CPU nya kemana suka.

Meski rumit, mdh2an bisa membantu gambaran. Hehehehe...
 
Ada keyakinan para senior, bhw akan banyak metode baru bisa ditemukan untuk meningkatkan kepekaan. Barangkali saking to the point nya, tidak sempat memberi fondasi kuat pada peserta latihan, dalam mengelola kemampuannya.


( Sopo temen bakal tinemu )
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: keEntupTawon on 21/04/2010 14:39
salam,

kalau seperti Agung Sedayu (Api di bukit manoreh)  bisa ngga yha dengan mengaktifkan otak tengah ini ...

jadi sekali baca, lihat dan dengar tak akan terlupa seumur hidup ...

sekali baca buku pelajaran langsung hapal, bisa dan ngerti ...

salam sayang

tawon kencana
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: samber gledek on 21/04/2010 15:10
Mas Suprapto , thanks banget atas keterangannya. Tak sambit lagi Grp ah..

Mas kentup tawon kalau sekali baca bisa inget atau sekali ngeliat bisa inget itu nggak enak banget. Ini ada pengalaman dari orang luar yang punya kemampuan serupa nggak enak banget. Karean apapun yang dilihat langsung diingat ( seperti kemampuan fotografi). Pikirannya hampir nggak pernah istirahat. Makanya kalau kita lupa2 juga itu ada baiknya.

Salam

Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Suprapto on 21/04/2010 15:43
Secara "logika",  melatih kepekaan BERBEDA dengan melatih meningkatkan kecerdasan dgn cara penyegaran sel otak/meningkatkan vitalitas otak.

Dengan meningkatnya kepekaan, bisa saja seorang anak, ketika sedang belajar membolak balik buku, tiba2 "tahu", bagian mana dari pelajaran, yg besok menjadi soal ulangan. Bisa berakibat nilai tinggi. Tapi bukan karena tingkat kecerdasan naik.

Kalau kecerdasan yg naik, dia akan lebih mudah mengerti, memahami, mengingat, menghitung dsb.
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Irwansyah on 21/04/2010 15:49
Dengan kata lain, si anak tahu namun tidak paham.
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: parewa on 21/04/2010 16:09
Secara "logika",  melatih kepekaan BERBEDA dengan melatih meningkatkan kecerdasan dgn cara penyegaran sel otak/meningkatkan vitalitas otak.

Dengan meningkatnya kepekaan, bisa saja seorang anak, ketika sedang belajar membolak balik buku, tiba2 "tahu", bagian mana dari pelajaran, yg besok menjadi soal ulangan. Bisa berakibat nilai tinggi. Tapi bukan karena tingkat kecerdasan naik.

Kalau kecerdasan yg naik, dia akan lebih mudah mengerti, memahami, mengingat, menghitung dsb.

Terima kasih banget2 mas......... [top] [top] [top]
Arahnya mulai jelas nih.........

Menurut Mas Suprapto dan Sahabat Silat semuanya, metode aktivasi midbrain ini masuk kategori mana ya? Kepekaan atau kecerdasan...?

Salam.
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: keEntupTawon on 21/04/2010 16:28
salam,

wah betuljuga yha jadi musti ada filter ... dan niat bagaian mana yang mau di seimpen dalam memori otak sehingga dengan mudah bisa dipanggil lagi...dan siap di gunakan manakala di butuhkan...


kalau di bandingin dengan teknik ketuk EFT apakah sama?

kebetulan saya kalau lagi belajar sebelum buka buku yha lakukan EFT dengan set up saya belum menguasai hal yang akan dibaca sehingga berkeinginan bisa setelah membacanya...  ini sih cukup lumayan berhasil ...

salam sayang

tawonkencana
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Antara on 21/04/2010 16:48
kebetulan saya kalau lagi belajar sebelum buka buku yha lakukan EFT dengan set up saya belum menguasai hal yang akan dibaca sehingga berkeinginan bisa setelah membacanya...  ini sih cukup lumayan berhasil ...


Bang Tawon,
Kalau belajarnya gak pakai EFT dulu hasilnya beda gak? Perlu dicoba tuh  :w
Yang saya tahu EFT diklaim bisa membuka blok mental... tapi entah dengan kinerja belajar.

Saya sendiri pakai ketuk EFT untuk beberapa setup, dan memang merasakan adanya kemajuan. Tapi belum tahu apakah ini efek placebo atau bukan... (alah, yang penting manjur x-)))
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: keEntupTawon on 21/04/2010 17:00
salam

bang antar ,,, kalau ngga ketuk susah masuk soalnya batin bawah sadar bawaannya pengen lihat dan baca-baca SS terus ketibang fokus ke bacaaan... setelah di ketuk yha tetep rajin longok SS tapi yang nempel banyak ... he he he


aku udah coba sama anakku... lagi banyak ulangan yha lumayan ...  ngga tahu juga yha apakah ini menetralisir  rasa gugup atau menambah rasa pd sehingga tampil prima saat ulangan.

nanti deh aku coba  suruh anakku set up ... walaupun ndak bisa soal-soal yang di hadapi tapi saya iklas saya pasrah ... he he he he he he he ... nanti tak kabari hasilnya ... oh iya anakku  cuma pake EFT inti aja 9 titik...   

eh ini berhubungan ngga sih ... maaf yha kalau mengacau ...


salam sayang

tawon kencana
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: May Lee on 21/04/2010 17:46
Nyambung dikit ke topik yah..

Ada seorg dokter saraf yg memberikan argumentasi berbeda ttg hal ini. Istilah "aktivasi otak tengah" itu belum ada dasar ilmiahnya, jd katanya ndak usah dipaksakan utk ngilmiah2an gitu lho..

Trus, kalo mencoba ngintip lbh jauh, metodanya pun keknya mirip dengan elmunya Kang Antara itu yi: kondisi meditatif (modern version: pake audio system, biar cepat), dan afirmasi (sugesti). Saya berpendapat, sebaiknya memberi perhatian/titi-teliti dulu thd afirmasi yg diberikan itu apakah cucok dengan kita. Apalagi, ketika proses aktivasi, anak2 tsb ditutup matanya, dikumpulkan pd satu ruangan tertutup, trus org tuanya ndak boleh ikut/harus nunggu di luar ruangan. Sekilas, kalimat afirmasinya sih keknya biase2 aje..

Ada satu penelitian tentang: sifat & tempat keluarnya huruf, yg menjelaskan tentang pengaruh huruf/kombinasi huruf terhadap suatu objek. Ada huruf2 yg memberikan efek melegakan (spt bunyi: haa..), efek menggetarkan (spt: bar!), efek menghancurkan (spt: mimm), dll. Hukum alam, setiap sesuatu dibuat berpasangan. Dari sisi manfaat, misalnya: berguna utk terapi kesehatan.

Lalu, setiap hari sebetulnya kita paling tidak melewati/mengalami 2 kali kondisi meditatif (gelombang alpha/theta) yaitu: satu kali pd saat memasuki tidur lelap di malam hari, yang kedua pd sesaat sebelum bangun pagi. Tapi kebanyakan, momen tsb lewat begitu saja tanpa sempat mengucapkan afirmasi krn kesadaran yg belum pulih.

Salam hangat,

May Lee
sekti pangkal kaya..
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: samber gledek on 22/04/2010 07:32
Uda Parewa saya coba uraikan sedikit apa yang saya pahami nanti bisa ditambah kurang SS.

Secara umum kemampuan otak kanan itu ada 2 katagori kemampuan logika dan kemampuan analisa linier sedangkan otak kanan itu ada 6 katagori al EQ, bahasa, olahtubuh spatial, ruang dll. Dari kemampuan otak kanan dan otak kiri masih dibagi lagi ada 64 katagori setiap bagian otak.

Apabila kemampuan otak tersebut diolah maka dari 64 katagori tersebut ada kemampuan2 tertentu yang akan menonjol. Tetapi ada orang2 tertentu yang bisa mengembangkan banyak kemampuan ( multiple intelegent ).

Kalau kedua otak manusia ini bisa dikembangkan kemampuannya secara maksimal maka secara intelegensia atau kemampuan logika akan berkembang dan juga kemampuan secara emosional juga turut berkembang.

Menurut teori yang beredar maka Mid brain itu seolah olah menjadi jembatan penghubung antara otak kiri dan otak kanan.

Dilanjut dulu kang
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: pastorbonus on 12/05/2010 16:55
hehehehe... yg punya anak kecil trnyta pada ngikutin smua soal otak tengah ni ya... sama, ane sampe berburu buku2 soal ini di gramedia... ada 4 judul buku yg dipasarkan 3 katanya soal metoda aktivasi (pro) yg 1 buku kontra otak tengah (doktor ilmu syaraf).

tertarik yg 3 buku ta baca super kilat... trnyta ga satupun yg membuka cara atau teknik aktivasinya.. ya ngapain juga dibeli... hehehehehe... tetapi mmg ada sedikit bocoran kl mereka pake terapi music dan sugesti bawah sadar.... mgkn mmg smcam brainwave... jd teringat dl sering latihan pake brainwave pendatang rejeki... wkwkwkwkwkwk... ya mmg rejeki datang tp kepala pening 3 hari :-D
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: May Lee on 12/05/2010 17:48
jd teringat dl sering latihan pake brainwave pendatang rejeki...

Keknya mrk saat ini sdg berupaya utk membuat program utk org dewasa deh. Nah, krn Mas Pastorbonus sdh mempraktekkannya, disharing dunk dimarih.. Sukur2 ntar bisa duluan bikin kegiatan: aktivasi otak kiri-kanan-tengah utk org dewasa..kan mangstab tuh..benar2 mendatangkan rejeki kan.. :)
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: pastorbonus on 14/05/2010 09:29


Keknya mrk saat ini sdg berupaya utk membuat program utk org dewasa deh. Nah, krn Mas Pastorbonus sdh mempraktekkannya, disharing dunk dimarih.. Sukur2 ntar bisa duluan bikin kegiatan: aktivasi otak kiri-kanan-tengah utk org dewasa..kan mangstab tuh..benar2 mendatangkan rejeki kan.. :)
[/quote]

salam mba may lee,

ya ane aja masih menebak kl teknik mereka memakai brainwave... pengalaman ane dl manjur "mungkin" karena kondisi terdesak ya... tapi ane segera mengakhiri krn ada yg jadi "korban" dipihak lain... smpe skrg blom mau nyoba lagi... hik..hik.. penginnya se damai buat seluruh alam ni mba' :D
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: kulonuwun on 20/07/2010 15:15
Otak tengah belum bisa disebut ilmiah ....?? mungkin saja. Soal ilmiah itu tinggal menunggu waktu saja. Namun sepanjang bermanfaat saya kira aspek ilmiah bisa nyusul belakangan.

Dulu mahluk halus banyak yang tidak percaya, tapi skrng banyak bermunculan di kamera. Artinya adalah teknologi pun suatu saat akan mencapai tahapan metafisika.

Bagi rekan-rekan yang anaknya berminat ikut pelatihan otak tengah bisa hubungi saya di HP 0818951070. Pelatihannya di tebet jakarta. Biaya 1.75jt.

Bagi yang berminat untuk membuka usaha sendiri di bidang pelatihan otak tengah juga bisa hubungi saya. Sistemnya franchise. Nanti diajarkan semua metode/cara mengaktifkan otak tengah. Murni menggunakan senam otak dan audio visual. No mistik. Tidak menggunakan cara2 yang menyulitkan spt pernafasan krn anak kecil tentu akan kesulitan.

Maturnuwun
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: luri on 20/07/2010 15:51
@mas/pak kulonuwun,
ada baiknya kulonuwun dulu deh.. masak langsung iklan
:D
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: sidik on 21/07/2010 20:26
mas mas yang udah pengalaman bagi ilmunya dong maklum anak baru...............

ngomong ngomong mid brain aku jujur pernah denger tapi ga paham babar blass.[
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Putra Petir on 25/10/2010 14:17
ada sebuah artikel yang bisa menjadi pertimbangan, mohon maaf sebelumnya kawan-kawan..
 :)
---------

Aktivasi Otak Tengah Tidak Efektif Membuat Anak Jenius

Thursday, 16 September 2010AKTIVASI otak tengah menjadi cara yang dipilih sebagian orang tua untuk mencerdaskan anak.Padahal, hal tersebut tidak sepenuhnya benar karena menjadikan anak jenius bisa dilakukan dengan cara lain. Psikolog dari Universitas Soegyapranata Semarang, Dr Endang Widyorini,menuturkan bahwa kegiatan dan publikasi aktivasi otak tengah jelas bisa menjerumuskan pemahaman masyarakat, baik orang tua maupun guru,terhadap pemahaman jenius secara ilmiah.
Pemahaman ini sudah didukung oleh berbagai penelitian panjang di berbagai bidang ilmu lebih dari seratus tahun. Publikasi aktivasi otak tengah yang mengklaim dilandasi oleh pengetahuan ilmiah itu sungguh tidak ilmiah karena jauh dari pemahaman tentang jenius itu sendiri. "Sebenarnya seseorang menjadi jenius tidak bisa dibuat dengan jalan instan seperti itu, dan tidak ada hubungan antara kejeniusan dengan otak tengah," ujar ketua Program Magister Psikologi Universitas Soegyapranata Semarang ini.
Berkaitan dengan kejeniusan yang ditimbulkan dengan mengaktivasi otak tengah,dalam diskusi orang tua anak gifted (cerdas luar biasa/cerdas istimewa), suatu kelompok orang tua dengan anakanak yang terdeteksi sebagai anakanak gifted (cerdas istimewa) menyebutkan, metode aktivasi otak tengah yang tujuannya agar anak menjadi jenius, dilihat dari sudut ilmu apa pun, tidak dapat memberikan dukungan bagi pengembangan penelitian baginya.
Apalagi bila dilihat dari ilmu psikologi yang mengupas tentang anak jenius, juga tidak mungkin bisa memberikan dukungan secara teoritis, terutama tentang orisinalitas eksistensi kejeniusan. Inteligensi luar biasa adalah sebuah hal yang diturunkan,yaitu merupakan natur genetik. Natur genetik ini masih membutuhkan dukungan lingkungan agar si anak bisa menghasilkan prestasi luar biasanya sebagai karya jenius. Dari sudut pandang ilmu kedokteran, baik ilmu saraf yang mempelajari fungsi otak maupun kedokteran anak yang mempelajari tumbuh kembang anak,jelas kedua cabang ilmu ini juga tidak bisa mendukung secara teoritis.
Itu karena klaim aktivasi otak tengah tidak berkorelasi dengan teori dalam keilmuan kedokteran itu. "Hingga hari ini belum ada satu pun publikasi ilmiah yang menyatakan bahwa aktivasi otak tengah meningkatkan kecerdasan manusia, apalagi meng-upgrade-nya menjadi jenius,"sebut Endang. Dari sudut ilmu pendidikan,kegiatan aktivasi otak tengah juga menisbikan dan menolak keragaman yang terdapat pada tiap-tiap individu dan bertentangan dengan ragam teori dan kepustakaan ilmiah di bidang tumbuh kembang kognisi manusia (cognitive and learning theories). Keragaman yang ditentukan oleh potensi dasar se-seorang akan memengaruhi gaya belajar, cara berpikir, dan cara menyerap suatu informasi.
Dengan prinsip yang ditawarkan oleh kegiatan aktivasi otak tengah, maka secara tidak langsung menjanjikan harapanharapan palsu terhadap orang tua dan anak didik. Endang mengatakan, kondisi yang dialami anak-anak apabila terjadi pemaksaan dalam pengaktivasian otak tengah ialah terjadinya awareness, yakni suatu kondisi mental penuh kewaspadaan. Kondisi awareness yang berlebihan akan membuat seseorang mengalami berbagai gangguan kejiwaan, yakni berupa gejala kecemasan yang ringan sampai yang berat. "Tentu ini berbahaya.Lagi pula jenius itu bukan sekadar membaca dengan mata tertutup kan?" ucapnya.
Psikolog keluarga dari Kasandra & Associates, Kasandra Putranto MPsi, mengatakan, otak tengah adalah penghubung otak depan dan otak belakang,dan apabila pengaktifan otak tengah ini dihubungkan dengan kejeniusan,maka itu tidak sepenuhnya benar. "Justru dengan diaktifkan otak tengah, hanya bisa meningkatkan kepekaan anak agar bisa menggunakan indranya lebih kuat.Jadi,itu bukanlah meningkatkan kejeniusan, melainkan meningkatkan kepekaan indrawi,"tuturnya. (inggrid namirazswara) http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/view/350845/36/
============

"Teori otak tengah" menurut Dr. Sarlito Wirawan Sarwono
Saturday, 18 September 2010



Di suasana Lebaran ini mestinya saya menulis sesuatu tentang Lebaran,tepatnya tentang bermaaf-maafan, wabil-khusus tentang psikologi maaf. Namun,draf tulisan yang sedang saya siapkan terpaksa saya sisihkan dulu saking gemasnya mengamati perkembangan pseudo-science (ilmu semu)yang sangat membahayakan akhir-akhir ini tentang otak tengah(midbrain). Mudah-mudahan artikel ini bisa menjadi bahan bacaan alternatif yang menarik di tengah tengah banjirnya (lebih parah dari banjir Pakistan) artikel dan siaran tentang Idul Fitri di hari-hari seputar Lebaran ini.
Otak tengah adalah bagian terkecil dari otak yang berfungsi sebagai relay station untuk penglihatan dan pendengaran. Dia juga mengendalikan gerak bola mata. Bagian berpigmen gelapnya yang disebut red nucleus (inti merah) dan substantia nigra juga mengatur gerak motorik anggota tubuh. Karena itu kelainan atau gangguan di otak tengah bisa menyebabkan parkinson.
Untuk keterangan lebih lanjut silakan berkonsultasi dengan dokter.
Namun, yang jelas, otak tengah tidak mengurusi inteligensi, emosi, apalagi aspek-aspek kepribadian lain seperti sikap, motivasi, dan minat. Para pakar ilmu syaraf(neuroscience) Richard Haier dari Universitas California dan Irvineserta Rex Jung dari Universitas New Mexico, Amerika Serikat, menemukan bahwa inteligensi atau kecerdasan yang sering dinyatakan dalam ukuran IQ tidak terpusat pada satu bagian tertentu dari otak, melainkan merupakan hasil interaksi antar beberapa bagian dari otak.
Makin bagus kinerja antar bagian- bagian otak itu, makin tinggi tingkat kecerdasan seseorang (teori parieto-frontal integration). Di sisi lain, pusat emosi terletak di bagian lain dari otak yang dinamakan amygdala, tak ada hubungannya dengan midbrain. Sementara itu aspek kepribadian lain seperti minat dan motivasi lebih merupakan aspek sosial (bukan neurologis) dari jiwa, yang lebih gampang diamati melalui perilaku seseorang ketimbang dicari pusatnya di otak.
Sampai dengan tahun 1980-an (bahkan sampai hari ini) masih banyak yang percaya bahwa keberhasilan seseorang sangat tergantung pada IQ-nya. Makin tinggi IQ seseorang akan makin besar kemungkinannya untuk berhasil. Itulah sebabnya banyak sekolah mempersyaratkan hasil tes IQ di atas 120 untuk bisa diterima di sekolah yang bersangkutan. Namun, sejak Howard Gardner menemukan teori tentang multiple intelligence (1983) dan Daniel Goleman memublikasikan temuannya tentang Emotional Intelligence (1995), maka para pakar dan awam pun tahu bahwa peran IQ pada keberhasilan seseorang hanya sekitar 20–30% saja.
Selebihnya tergantung pada faktor-faktor kepribadian lain seperti usaha, ketekunan, konsentrasi, dedikasi, kemampuan sosial. Walaupun begitu, beberapa bulan terakhir ini, marak sekali kampanye tentang pelatihan otak tengah.
Bahkan rekan saya psikolog psikolog muda ada yang bersemangat sekali mengampanyekan otak tengah sambil mengikutsertakan anak-anak mereka kepelatihan otak tengah yang biayanya mencapai Rp3,5 juta/anak (kalau dua anak sudah Rp 7 juta, kan) hanya untuk dua hari kursus.
Hasilnya adalah bahwa anak-anak itu dalam dua hari bisa menggambar warna dengan mata tertutup. Wah, bangganya bukan main para ortu itu. Mereka pikir setelah bisa menggambar dengan mata tertutup, anak-anak mereka langsung akan jadi cerdas, bisa konsentrasi di kelas, bersikap sopan santun kepada orang tua, bersemangat belajar tinggi, percaya diri, dan sebagainya seperti yang dijanjikan oleh kursus-kursus seperti ini.
Mungkin mereka mengira bahwa dengan menginvestasikan Rp3,5 juta untuk dua hari kursus, orang tua tidak usah lagi bersusah payah menyuruh anak mereka belajar (karena mereka akan termotivasi untuk belajar sendiri), tidak usah membayar guru les lagi (karena otomatis anak akan mengerti sendiri pelajarannya), dan yang terpenting anak pasti naik kelas, malah bisa masuk peringkat. Inilah yang saya maksud dengan “berbahaya” dari tren yang sedang berkembang pesat akhir-akhir ini.
Untuk orang tua yang berduit, uang sebesar Rp3,5 juta mungkin tidak ada artinya. Namun, kasihan anaknya jika ternyata dia tidak bisa memenuhi harapan orang tuanya. Selain bisa menggambar dengan mata tertutup (sebagian hanya berpura-pura bisa dengan mengintip lewat celah penutup mata dekat hidung), ternyata dia tidak bisa apa-apa.
Konsentrasi tetap payah, motivasi tetap rendah, dan emosi tetap meledak-ledak tak terkendali. Pasalnya memang tidak ada hubungannya antara otak tengah dengan faktor faktor kepribadian itu.
Namun, orangtua sepertinya tidak mau tahu. Dia sudah membayar Rp3,5 juta dan sudah mendengarkan ceramah Dr David Ting, pakar otak tengah dari Malaysia itu.
Kata Dr Ting, anak yang sudah ikut pelatihan otak tengah bukan hanya jadi makin pintar, tetapi jadi jenius. Karena itu nama perusahaannya juga Genius Mind Corporation. Malah bukan itu saja. Menurut Dr Ting, anak yang sudah terlatih otak tengahnya bisa melihat di balik dinding, bisa melihat apa yang akan terjadi (seperti almarhumah Mama Laurenz), bahkan bisa mengobati orang sakit. Ya, itulah yang dijanjikannya dalam iklan-iklan Youtube-nya di internet. Dan dampaknya bisa dahsyat sekali karena angka KDRT pada anak bisa langsung melompat naik gara-gara banyak anak dicubiti atau dipukuli pantatnya sampai babak-belur oleh mama-mama mereka sendiril antaran tidak bisa melihat di balik tembok, meramal atau mengobati orang sakit.***
Untuk menyiapkan tulisan ini, saya sengaja menelusuri nama David Ting di Google. Ternyata ada puluhan pakar di dunia yang bernama David Ting dan David Ting yang menganjurkan otak tengah ini ternyata bukan pakar ilmu syaraf, kedokteran, biologi, atau psikologi. Dia disebutkan sebagai pakar pendidikan dan tidak ada hubungannya dengan ilmu syaraf (neuroscience).
Maka saya ragu akan ilmunya. Apalagi saya hanya mendapati beberapa versi Youtube yang diulang-ulang saja, beberapa tulisan kesaksian, dan cerita-cerita yang sulit diverifikasi kebenarannya. Saya pun lanjut dengan menelusuri jurnal-jurnal ilmiah online, siapa tahu tulisan-tulisan ilmiahnya sudah banyak, tetapi saya belum pernah membacanya. Namun hasilnya juga nol.
Maka saya makin tidak percaya.
Saya yakin bahwa teori David Ting tentang otak tengah hanyalah pseudo-science atau ilmu semu karena seakan-akan ilmiah, tetapi tidak bisa diverifikasi secara ilmiah. Sama halnya dengan teori otak kanan-otak kiri yang juga ilmu semu atau astrologi atau palmistri (membaca nasib orang dengan melihat garis-garis telapak tangannya). Masalahnya, astrologi dan palmistri yang sudah kuno itu tidak merugikan siapa-siapa karena hanya dilakukan oleh yang mempercayainya atau sekadar iseng-iseng tanpa biaya dan tanpa beban apaapa. Kalau betul syukur, kalau salah yo wis.
Lain halnya dengan pelatihan otak tengah dan dulu pernah juga populer pelatihan otak kanak-otak kiri. Bahkan, saya pernah memergoki, di sebuah gedung pertemuan (kebetulan saya ke sana untuk keperluan lain), sebuah pelatihan diselenggarakan oleh sebuah instansi pemerintah yang judulnya “Meningkatkan Kecerdasan Salat”. Semuanya dijual sebagai pelatihan dengan biaya (istilah mereka“biaya investasi”) yang mahal. Ini sudah masuk ke masalah membohongi publik, sebab mana mungkin dengan satu pelatihan selama dua har iseorang anak bisa disulap menjadi jenius yang serbabisa, bahkan bisa melihat di balik dinding seperti Superman.
Lagipula, apa hubungannya antara menggambar dengan mata tertutup dengan jenius?
Einstein, Colombus, Thomas Edison, Bill Gates, Barack Obama, dan masih banyak lagi adalah kaum jenius tingkat dunia, tetapi tak satu pun bisa menggambar dengan mata tertutup.
Teori otak tengah sudah jelas penipuan. Dengan berpikir atau bertanya sedikit, setiap orang bisa tahu bahwa ini adalah penipuan.
Namun orang Indonesia itu malas bertanya dan ingin yang serba instan. Termasuk kaum terpelajar dan orang berduitnya. Jadi kita gampang sekali jadi sasaran penipuan.
Inilah menurut saya yang paling memprihatinkan dari maraknyakasus otak tengah ini.
(*)SARLITO WIRAWAN SARWONOGuru Besar Fakultas Psikologi

Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Hizb Qalbo on 25/10/2010 15:45
wew wowww [[run2]]  [[peace2]]  [[peace2]]

suwun, suwun bung sarung!!!!  [top]  [top]


akhirnyaaaa [[run2]] saya menemukan jawaban yang saya cari2... :D

tadi bis nanya,tapi rupanya salah ruangan saya... :-[

sekarang saya dapat banyak tambahan luar biasa ttg fenomena aktivitasi otak tengak ituuu

asyikkkkkkk [[peace2]]

sekali lagi, suwung kangggggg [[peace2]]


roko`an dulu ah...
fresh deh gue.. :o
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Putra Petir on 25/10/2010 16:29
yah namanya artikel... boleh dibaca boleh gak :D
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: Suprapto on 25/10/2010 17:36
Pandangan dari sudut netral :

Pelatihan2 yang menyebut "diri pelatihan otak tengah" atau yang tidak pakai istilah itu, sepertinya mengarah kepada pelatihan kepekaan mendekati kemampuan anak2 INDIGO.

Terdapat berbagai macam methoda dan bisa saja berhasil. Bahkan ada methoda yang melatih tunanetra total(tanpa bola mata, tidak mungkin ngintip), bisa berhasil.
Yang jelas, pada umumnya, sasarannya adalah meningkatkan kepekaan, BUKAN kecerdasan otak.

 Sebagaimana anggota tubuh yang lain, yang bisa dilatih untuk ditingkatkan performanya, kekuatan, kelenturan, daya tahan, bahkan peningkatan performa kardiovaskuler, maka upaya peningkatan performa otak, juga sangat dimungkinkan.

Bisa dengan asupan gizi/vitamin, berlatih memakai otak dengan metoda tertentu, bisa juga dengan dilengkapi melatih semacam penambahan "energi" otak, penyegaran sel, dst. Sehingga memungkinkan terjadinya peningkatan kecerdasan otak.

Dr. Sarlito Wirawan adalah scientist "tulen".
Khusus pada kasus2 "kesurupan massal", beliau selalu berkomentar, yakin seratus persen, bahwa itu adalah phenomena psikologi biasa.

Tapi sampai sekarang kita belum mendengar hasil penelitiannya, termasuk data keberhasilannya, mencegah/menyembuhkan pasien kesurupan, baik perorangan maupun massal, dengan metoda ilmu psikologi.

Sepertinya, dalam beberapa masalah, musti ada pendekatan multi disiplin.

Salam.
Title: Re: Misteri Otak Tengah (midbrain)
Post by: mpcrb on 26/10/2010 08:51
Saya sepakat mas, harus ada pendekatan multidisiplin.

Satu hal yang menurut saya menjadi kesalahan fatal dari GMC adalah paparan science yang tidak lengkap dan tidak didukung oleh hasil penelitian dan bukti empiris dari para ilmuwannya yang menyatakan kalau itu akan meningkatkan kecerdasan. Kecerdasan inipun masih ambigu, apakah parsial atau holistik. Sebab kalau holistik, tentunya ada minimal 7-9 jenis kecerdasan yang bisa ditingkatkan. Masalahnya, mungkinkah hanya dalam 2 hari bisa memunculkan kemampuan kecerdasan secara holistik? Saya pribadi berpendapat, tidak mungkin. Kecerdasan holistik jelas multidisiplin. Kecuali memang mereka menyatakan jelas kalau kecerdasan X yang mereka kembangkan. Plus lagi hasil akhir yang dicapai adalah kemampuan tutup mata?? blindfold?? menebak kartu???

Kalau saja tim mereka didukung oleh scientist yang valid, tentunya hasil penelitian mereka yang bisa seperti itu akan sangat berguna bagi masyarakat. Belum lagi banyaknya 'korban' yang kemudian 'teriak' ke media cetak dan elektronik, menambah semakin banyaknya catatan hitam GMC.

Terlepas benar atau tidaknya, kita akan lihat seiring waktu. Kalau yang memang benar dan dilandasi dengan kebenaran, tentu akan tetap exist.

Lain halnya kalau koridornya adalah beladiri. Kemampuan-kemampuan seperti itu jelas bertujuan untuk menunjang aspek beladiri. Wilayahnya sudah berbeda.

salam.