+-
Shoutbox
Today at 11:31 HartCone: lama ga dolan dimari, apakabarnya semua? slm
25/08/2010 13:16 baront: mohon bantuannya informasi tempat belajar silat kumango di Bogor.
22/08/2010 21:00 wawan setiawan: salam hanggat bwt semuanya??saya pengen mengenal pencak silat garut ada yang tau ga???
18/08/2010 17:09 Comot Dage: Gan tempat latihan silat tradisional di kota cibinong, alamatnya dimana ya ..
18/08/2010 11:15 hb: Alhamdulillah kalau sudah pulang, smg bisa kembali sehat dan main silat lagi :-)
15/08/2010 15:13 hudzaifah: alhamduliLLAH.., makasih atas doa yang tulus ikhlas dari kawan2 skalian.., babeh sudah pulang dr rs, dan tinggal pemulihan total.
10/08/2010 11:11 luri: Happy Ramadhan 1431H
09/08/2010 16:00 Bang Gagak: Salam kenal om2 Pendekar2 dan jawara2 forum sahabat silat, numpang gabung.
02/08/2010 11:45 Kal: Semoga Bapak Nung disehatkan kembali oleh Allah SWT dan kembali aktif melestarikan dan mewariskan Silat Si Bunder.. Amiin
31/07/2010 20:35 Dolly: semoga babeh nung cepet sembuh...
View Shout History
Recent Topics
[BUKUTAMU] by danos13
02/09/2010 19:23

SILAT PAUH by suporter
02/09/2010 18:34

beladiri di Akabri by muh sahir
02/09/2010 17:29

Pemecahan benda keras... useful or useless? by muh sahir
02/09/2010 08:42

Kiprah Pencak Silat di ICE 2009 by samber gledek
02/09/2010 08:11

Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa by bluebex
01/09/2010 11:39

Tata Langkah or Pola Langkah by suporter
31/08/2010 20:31

E-Book Gratis... by pastorbonus
31/08/2010 18:03

Wafatnya salah satu Sesepuh PS Sin Lam Ba by sarung kampret
31/08/2010 10:56

maenpo Cikalong by Nagapasa
30/08/2010 10:18

My Days with Golok Betawi "Seliwa" by Pemulung
28/08/2010 14:06

Silat dan Grappling (Gelut) by pebeladiri
27/08/2010 22:22

Silat tradisional Cikaret by DF
26/08/2010 00:38

Perisai Diri International Championship (PDIC) ke-6 Tahun 2010 di Jakarta by sedyaleksana
25/08/2010 00:58

Eddie Marzuki Nalapraya by Taufan
24/08/2010 14:08

Share this topic on DiggShare this topic on FacebookShare this topic on GoogleShare this topic on StumbleUponShare this topic on TechnoratiShare this topic on TwitterShare this topic on YahooShare this topic on Google buzz

Author Topic: antara seni... membeladiri dan melumpuhkan  (Read 6694 times)

sarung kampret

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 5
  • Posts: 1.225
  • Good
    Reputation :
    27
  • Respect: +2
    • Email
Re: antara seni... membeladiri dan melumpuhkan
« Reply #135 on: 05/11/2009 13:44 »
0
lah maksudnya tujuan bisa berbeda-beda mas...

ada tujuan besarnya "Silahturahmi", ada yang tujuannya cuman "Main-main", ada yang tujuan besarnya untuk "Pelestarian Budaya", ada tujuannya untuk "Fighting", ada yang "Olahraga", ada tujuan besarnya karena "Kalau berantem kalah melulu", dan ada pula tujuannya seperti mas diatas tadi "Melumpuhkan tanpa menyakiti"

lalu apa tujuan besar silat ?!?! Apakah judul diatas tujuannya kah ??? ??
"Sugih tanpo bondho,pintar tanpo ngeguru, menang tanpo ngasorake, nglurug tanpo bala, mangan tanpo mbayar."

putri teratai

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 805
  • Good
    Reputation :
    20
  • datang kembali datang tuk mencapai kesempurnaan
  • Respect: 0
    • PD-Total Quality Body Management
Re: antara seni... membeladiri dan melumpuhkan
« Reply #136 on: 05/11/2009 14:56 »
0
horeeee...sarkem kembali turun gunung...
percaya dan cintailah dirimu
(Kita ada di sini bukan untuk saling bersaing. Kita ada di sini untuk saling melengkapi. - Bill Mccartney)

anolles

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 201
  • Good
    Reputation :
    2
  • Respect: 0
    • Email
Re: antara seni... membeladiri dan melumpuhkan
« Reply #137 on: 05/11/2009 15:32 »
0
Tujuan utamanya biar Regenerasi Pencak Silat Indonesia  terus berlangsung.... :D :D :D :D :D
silat praktis sabandar tanpa mantra n mistik ..... murni olah fisik.....
bisa di pertanggung jawabkan secara medis dan akademis

srdananjaya

  • Calon Pendekar
  • *
  • Thank You
  • -Given: 10
  • -Receive: 2
  • Posts: 614
  • Good
    Reputation :
    28
  • http:// ecommerce.co.id
  • Respect: 0
    • Toko Online Baru nih.. sedia perlengkapan beladiri
    • Email
  • Perguruan: Perisai Diri
Re: antara seni... membeladiri dan melumpuhkan
« Reply #138 on: 05/11/2009 15:40 »
0
dalam konsep silat sebagai ilmu beladiri (yang mana teknik melumpuhkan termasuk didalamnya).. ilmu silat ini terus berkembang sesuai dengan kebutuhan jaman dan kebudayaan..

di saat jaman penjajahan contohnya, ilmu silat banyak disamarkan dalam kesenian ibingan/tari2an.. seperti sejarah capoeirra di brazil..
di jaman kerajaan dulu, penggunaan senjata tajam sangat dominan guna kepraktisan dalam peperangan..

silat yang ada sekarang ini merupakan hasil budi, karya dan karsa dari proses perkembangan silat dan kebudayaan masyarakat indonesia selama ratusan tahun.. yang namanya perkembangan jaman kadang kala memang ada budaya yang tersisihkan.. contohnya seni tari dan musik daerah yang kini tidak digemari lagi oleh masyarakat muda sekarang..

saya jadi teringat dengan break dance ala anak muda sekarang yang banyak menggunakan teknik-teknik capoerra yang sangat akrobatik didalamnya.. secara seni mungkin ibingan bisa di transformasikan / diakulturasikan dengan kebudayaan yang marak dikalangan anak muda sekarang seperti breakdance contohnya.. atau dance dan senam aerobik

seni khususnya musik dan tari adalah masalah selera yang tidak bisa dipaksakan.. contohnya.. kalau dikantor saya sering putar lagu2 jawa dari waljinnah dan lagu2 lawas tahun 70an yang malahan sering dijadiin tertawaan sama temen2 sekantor.. saya secara pribadi suka.. namun rekan2 yang lain tidak.. dan ini tidak bisa dipaksakan.. agar mereka suka..

silat kadung di cap di mata kawula muda sebagai beladiri yang sangat erat terkait dengan kebudayaan musik dan tari yang tidak menarik lagi di masa sekarang sehingga kadang mendapat cap kampungan.. namun di mata sebagian pecinta budaya lama.. justru ini merupakan daya tarik terkuat dari silat..

capoeirra adalah salah satu dari segelintir beladiri yang sukses bersama kebudayaan musik dan tariannya.. mungkin karena musik perkusi dari brazil relatif populer, easy to listen, easy to move you, dan survive di akulturasikan dengan selera musik modern

saya rasa jika ingin merubah citra silat sebagai seni tradisionil yang terkesan kampungan dengan tetap mempertahankan integritasnya dengan kesenian musik dan tarian tradisional, tantangan terberat adalah merubah selera musik anak muda sekarang untuk menyukai dan menganggap keren musik dan tarian tradisional

saya kadang bertanya2 dalam hati.. bagaimana ceritanya jika waktu itu silat tidak diakulturasikan dengan budaya seni dan tari ya??
apakah seperti beladiri Jepang dan korea di mata anak muda sekarang? (karate, aikido, kempo, dan taekwondo)

jadi teringat fenomena kesuksesan silat di ranah USA dan Eropa yang sering dianggap sebagai ilmu beladiri paling mematikan dibandingkan beladiri dari asia lainnya.. apakah mereka disana memperkenalkan silat dari sisi seni tari dan musik tradisional Indonesia terlebih dahulu.. ataukah dari sisi beladirinya terlebih dahulu?


sekedar opini pribadi
salam
No Pain.. No Gain !!!
Bismillah.. saya baru buka toko online nih, kebetulan baru tersedia produk2 beladiri, silahkan main ke http://ecommerce.co.id
trims

anolles

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 201
  • Good
    Reputation :
    2
  • Respect: 0
    • Email
Re: antara seni... membeladiri dan melumpuhkan
« Reply #139 on: 05/11/2009 15:57 »
0
nah.. nah... ntu bang yang ane maksud gimana caranya nih... kita yang suka ma seni musik n tari ga egois demi kejayaan pencak silat indonesia

Quote
jadi teringat fenomena kesuksesan silat di ranah USA dan Eropa yang sering dianggap sebagai ilmu beladiri paling mematikan dibandingkan beladiri dari asia lainnya.. apakah mereka disana memperkenalkan silat dari sisi seni tari dan musik tradisional Indonesia terlebih dahulu.. ataukah dari sisi beladirinya terlebih dahulu?
silat praktis sabandar tanpa mantra n mistik ..... murni olah fisik.....
bisa di pertanggung jawabkan secara medis dan akademis

srdananjaya

  • Calon Pendekar
  • *
  • Thank You
  • -Given: 10
  • -Receive: 2
  • Posts: 614
  • Good
    Reputation :
    28
  • http:// ecommerce.co.id
  • Respect: 0
    • Toko Online Baru nih.. sedia perlengkapan beladiri
    • Email
  • Perguruan: Perisai Diri
Re: antara seni... membeladiri dan melumpuhkan
« Reply #140 on: 05/11/2009 16:35 »
0
pendapat saya diatas sih bukan menyalahkan orang2 yang mempertahankan tradisi seni dan tari serta akulturasinya dengan silat.. itu mah justru harus dipertahankan karena merupakan salah satu hasil cipta karya karsa dan budi selama ratusan tahun, ga semua bangsa punya perpustakaan sehebat itu..

mungkin disini yang lebih sy tekankan adalah bahwa harus dicreate image yang berbeda antara silat sebagai beladiri dan silat sebagai hiburan dimata anak muda.. contohnya kalau di china mungkin wushu/kungfu yang tidak melekat imagenya dengan hiburannya (barongsai dan teaternya) masing2 bisa dikatakan sebagai alur keilmuan yang berbeda.. kalaupun ingin disatukan harus di buat semacam hybrida baru silat yang kental dengan kesenian terkini.. ini ga gampang loh ya..

barusan ngobrol dengan salah satu rekan di kantor.. opini dia begini.. silat ga disukai karena berasal dari dalam negeri..orang Indonesia lebih suka barang2 dari luar.. ini terjadi karena mental kita sudah dari sononya terbentuk sebagai mental jajahan.. hhmmm.. bisa jadi juga ya.. bangsa yang menjajah relatif lebih bangga dengan kesenian dan budayanya kan.. sewaktu bangsa kita masih jadi penjajah (jaman majapahit mungkin :D) .. kira2 masyarakatnya lebih bangga belajar silat apa ilmu beladiri dari luar ya? hehehehe

sadar ga sadar ya memang saat ini bangsa kita masih menjadi bangsa terjajah secara mental, terombang-ambing oleh permainan negara2 adikuasa.. hlah.. ngelantur kemana2 nih.. hehehe.. udah dulu ah  [[peace2]]
No Pain.. No Gain !!!
Bismillah.. saya baru buka toko online nih, kebetulan baru tersedia produk2 beladiri, silahkan main ke http://ecommerce.co.id
trims

Dolly

  • Moderator
  • Anggota Senior
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 408
  • Good
    Reputation :
    4
  • smile....
  • Respect: 0
    • Email
Re: antara seni... membeladiri dan melumpuhkan
« Reply #141 on: 05/11/2009 18:55 »
0
em....lagi rada lemot nih otaknya,,,baca ajalah... hayo dilanjut...heheheheh :D
"Menjalin Persahabatan Tanpa Kekerasan"
"Tangan Bukan Untuk Saling Beradu, Tapi Tangan Unjuk Saling Menjabat"
ps-syahbandar6. blogspot. com

sarung kampret

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 5
  • Posts: 1.225
  • Good
    Reputation :
    27
  • Respect: +2
    • Email
Re: antara seni... membeladiri dan melumpuhkan
« Reply #142 on: 06/11/2009 13:44 »
0
benar tuh !!

sini mulai berasa saat menawarkan silat sebagai pengisi Event-event, ada sesuatu yang baku di pikiran client ttg silat yang jauh dari kenyataan ttg silat itu sendiri...
"Sugih tanpo bondho,pintar tanpo ngeguru, menang tanpo ngasorake, nglurug tanpo bala, mangan tanpo mbayar."

Pemulung

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 10
  • -Receive: 1
  • Posts: 352
  • Good
    Reputation :
    9
  • Yang Penting Halal
  • Respect: 0
    • Email
Re: antara seni... membeladiri dan melumpuhkan
« Reply #143 on: 07/11/2009 16:13 »
0
@kang sunan :  [top] [top] ada benernya sih...itu memang budaya pop, dan biasanya ada trendsetternya, kebanyakan dari impor. >:(

Tapi ini ada pidio asyik, pasti ini yang dimaksud gan anol.. dari paris bercy open juga ? banyak yang asyik dan ketahuan ada yang silat (beberapa bawa clurit)

Kenapa di Indonesia jarang yang ngembangin tehnik flipping kayak gini ?  :o
Karena : Kalau di Indonesia latihannya di aspal, lapangan bola, tanah bekas kuburan, kebun pisang.  :'( :'( Beda sama di sono, juga temen temen di wushu banyak flip, twist, acrobat. Ditempat latihan mereka ada matras ada fasilitas gimnastik (kayak tempat senam) dan biasanya luas lagi... :'( :'( :'( Tempatnya om serunai tuh yang cocok ngembangin kayak gini.

Begini presentasinya :
(mudah mudahan bisa ngelink)

[youtube=425,350]http://www.youtube.com/watch?v=e-_jEAP1c4k&feature=related[/youtube]
Air Setitik Menjadi Lautan, Tanah Sekepal Menjadi Gunung, Sampah Segunung di laut Menjadi Banjir....

Irwansyah

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 1
  • Posts: 255
  • Good
    Reputation :
    3
  • Respect: 0
    • Email
Re: antara seni... membeladiri dan melumpuhkan
« Reply #144 on: 07/11/2009 16:20 »
0
Bang Pemulung, sepertinya itu bukan clurit tapi senjata pengaitnya para ninja. CMIIW!!

Aguswin

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 1
  • Posts: 372
  • Good
    Reputation :
    12
  • Respect: 0
    • IPSI Kota Batam
    • Email
Re: antara seni... membeladiri dan melumpuhkan
« Reply #145 on: 08/11/2009 00:15 »
0
Tapi ini ada pidio asyik, pasti ini yang dimaksud gan anol.. dari paris bercy open juga ? banyak yang asyik dan ketahuan ada yang silat (beberapa bawa clurit)

Kalo nggak salah, itu Charlie Lee Karate.
http://www.charlieleekarate.com

Bang Pemulung, sepertinya itu bukan clurit tapi senjata pengaitnya para ninja. CMIIW!!

Mungkin ini maksudnya => http://en.wikipedia.org/wiki/Kama_(weapon)

Aguswin

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 1
  • Posts: 372
  • Good
    Reputation :
    12
  • Respect: 0
    • IPSI Kota Batam
    • Email
Re: antara seni... membeladiri dan melumpuhkan
« Reply #146 on: 08/11/2009 00:17 »
0
A Kama (鎌 or かま?) is an Okinawan and Japanese traditional farming implement similar to a sickle used for reaping crops and also employed as a weapon. Before being used in martial arts, the kama was widely used throughout Asia to cut crops, mostly rice. It is commonly used in martial arts from Malaysia, Indonesia and the Philippines where it is found in many forms. The kama has also been used in Chinese martial arts but not often. From one or both of these areas the kama was brought to Okinawa and incorporated into the martial art Te (hand) and later Karate (empty hand).

The Kama is a formidable weapon, traditionally used in pairs, though in agricultural use it would be used one-handed, whilst the other hand grasped the stalks for cutting. Agricultural use of the Kama can be seen in Kurosawa's Seven Samurai during the harvesting sequence. As a weapon, both the point and sharpened edge of the metal blade are called in to use, Okinawan kata (forms) suggesting that the kama could also be used to block, trap and disarm weapons used against the wielder. The hard edge of the kama blade would traditionally be kept razor-sharp to enable efficient cutting of crops, which made it a lethal weapon in the right hands, though this is sometimes a cause of training accidents by unskilled wielders, for whom blunt training versions of the weapon are created.

Kama are often included in weapon training segments of karate, tae kwon do, silat and more obscurely in some kung fu systems. It is also a popular modern forms competition weapon. Modern forms competitors often simply adapt their empty hand routine while holding kama with little actual kama technique, or employ elaborate weapon-juggling routines that differ radically from the focused Okinawan forms.

Dodol Buluk

  • Moderator
  • Pendekar Madya
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 1.046
  • Good
    Reputation :
    18
  • Alone but never lonely
  • Respect: 0
    • Email
Re: antara seni... membeladiri dan melumpuhkan
« Reply #147 on: 09/11/2009 09:06 »
0
kang pemulung...muaaannntttteeeebb banget link-nye...cuman agak ribet ye pelantingan kayak gitu..  [top]


dbuls
"Jangan pernah bilang kagak kalo kagak pernah bilang jangan"

putri teratai

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 805
  • Good
    Reputation :
    20
  • datang kembali datang tuk mencapai kesempurnaan
  • Respect: 0
    • PD-Total Quality Body Management
Re: antara seni... membeladiri dan melumpuhkan
« Reply #148 on: 09/11/2009 12:33 »
0
@kang sunan :  [top] [top] ada benernya sih...itu memang budaya pop, dan biasanya ada trendsetternya, kebanyakan dari impor. >:(

Tapi ini ada pidio asyik, pasti ini yang dimaksud gan anol.. dari paris bercy open juga ? banyak yang asyik dan ketahuan ada yang silat (beberapa bawa clurit)

Kenapa di Indonesia jarang yang ngembangin tehnik flipping kayak gini ?  :o
Karena : Kalau di Indonesia latihannya di aspal, lapangan bola, tanah bekas kuburan, kebun pisang.  :'( :'( Beda sama di sono, juga temen temen di wushu banyak flip, twist, acrobat. Ditempat latihan mereka ada matras ada fasilitas gimnastik (kayak tempat senam) dan biasanya luas lagi... :'( :'( :'( Tempatnya om serunai tuh yang cocok ngembangin kayak gini.

Begini presentasinya :
(mudah mudahan bisa ngelink)

[youtube=425,350]http://www.youtube.com/watch?v=e-_jEAP1c4k&feature=related[/youtube]

Menurut saya buang-buang energy ya? pake lompat-lompat segala.
Kalo satu langkah aja bisa kenapa pakai pentalitan begitu.

Capek deh
percaya dan cintailah dirimu
(Kita ada di sini bukan untuk saling bersaing. Kita ada di sini untuk saling melengkapi. - Bill Mccartney)

Pemulung

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 10
  • -Receive: 1
  • Posts: 352
  • Good
    Reputation :
    9
  • Yang Penting Halal
  • Respect: 0
    • Email
Re: antara seni... membeladiri dan melumpuhkan
« Reply #149 on: 09/11/2009 13:10 »
0
@kang aguswin, gan irwan : iyah itulah, saya agak ragu ragu juga, kama biasanya sticknya/handlenya agak panjang.

@deguls en PT : ho oh he he he...khan salah satu daya tarik untuk anak muda ya..yang 'petalitan' gini.  :w.
.Biasanya juga kalau pencak seni, yang ada petalitannya gini ditepoki paling banyak.  :D :D So entertaining...
Air Setitik Menjadi Lautan, Tanah Sekepal Menjadi Gunung, Sampah Segunung di laut Menjadi Banjir....

 


Powered by EzPortal