+-

Video Silat


Shoutbox

30/12/2023 22:12 anaknaga: Mudik ke Forum ini.
Mampir dulu di penghujung 2023..
07/11/2021 17:43 santri kinasih: Holaaaaas
10/02/2021 10:29 anaknaga: Salam Silat..
Semoga Sadulur sekalian sehat semua di Masa Pandemi Covid-19. semoga olah raga dan rasa dapat meningkatkan daya tahan tubuh kita. hampur 5 tahun tidak ada yang memberikan komen disini.
23/12/2019 08:32 anaknaga: Tidak bisa masuk thread. dah lama tidak nengok perkembangan forum ini.
salam perguruan dan padepokan silat seluruh nusantara.
02/07/2019 18:01 Putra Petir: Akhirnya masuk jua... wkwkwk
13/12/2016 10:49 Taufan: Yuk ke Festival Kampung Silat Jampang 17-18 Desember 2016!!!
20/09/2016 16:45 Dolly Maylissa: kangen diskusi disini
View Shout History

Recent Topics

Berita Duka: Alamsyah bin H Mursyid Bustomi by luri
10/07/2022 09:14

PPS Betako Merpati Putih by acepilot
14/08/2020 10:06

Minta Do`a dan bimbingan para suhu dan sesepuh silat :D. SANDEKALA by zvprakozo
10/04/2019 18:34

On our book: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
13/03/2017 14:37

Siaran Radio ttg. Musik Pencak Silat di Stasiun "BR-Klassik / Musik der Welt" by Ilmu Padi
12/01/2017 16:19

Tentang buku kami: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
17/10/2016 20:27

Hoby Miara Jin by anaknaga
19/09/2016 04:50

TALKSHOW SILAT - Silat Untuk Kehidupan by luri
22/06/2016 08:11

Thi Khi I Beng by aki sija
17/08/2015 06:19

[BUKUTAMU] by devil
09/06/2015 21:51

Daftar Aliran dan Perguruan di Indonesia by devil
01/06/2015 14:01

SILAT BERDO'A SELAMAT by devil
01/06/2015 13:59

Persilatan Jurus Lima (Sabandar) by Marsudi Eko
14/05/2015 19:36

Kebugaran Merpati Putih by mpcrb
22/04/2015 16:16

PAWAI JAMBORE PENCAK 2015 by luri
20/04/2015 16:20

SilatIndonesia.Com

Author Topic: REIKI  (Read 43502 times)

Sosro_Birowo

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 336
  • Reputation: 34
  • The best of us is never enough but God's love
    • Email
Re: REIKI
« Reply #30 on: 19/11/2008 09:27 »
Dari tadi malam saya mempelajari tentang pemakaian Cakra Mahkota pada Reiki.Ternyata energi yang diambil melalui Cakra Mahkota ini berbeda hal dengan yang diambil dari Cakra yang lain.


Maannggssttaaapppp...
Luar biasa hasil 'uji tes'nya; apalagibelum pernah dapet attunmet reiki. dahsyat.

Memang bener tuh; dalam teori reiki yang kutahu dari baca; untuk penyaluran reiki memang tidak akan mengalami overload, karena kalo udah penuh ya udah, energi reiki otomatis ngisi tempat lain. Agak beda karakteristiknya dengan energi lainnya yang bisa menyebabkan overload pada organ tubuh yang dialiri.

Kalo gimana bentuknya energi reiki, apakah melengkung dan bergerak kayak spiral; untuk ini daku harus ngaku : gak tau.

Cuman pernah liat gambarnya di buku reiki ama shingchi; ada photo aura tangan yang dipoto pake kirlian (bukan pake poto aura, katanya sih beda)..Kalo di buku Shingchi, ada banyak gambar bentuk2 energi tapi ini untuk jenis cakra Ilahi yang adanya di atas kepala (cakra mahkota. Dari gambar tersebut sih bentuknya macem2 dan bervariasi tergantung jenis energi Cakra Ilahi ..

Salut untuk Kang Hidup!!!

salam
s birowo
nyang lagi mo praktekin saran Kang hidup utk liat energi itu...bisa gak ya?..
Menguasai Kekuatan/kesaktian adalah untuk belajar rendah hati dan sadar akan adanya Kekuatan MahaTertinggi yaitu Sang Cahaya Kasih Sejati.

hidup

  • Calon Pendekar
  • *
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 532
  • Reputation: 17
  • Hanya Ingin Daur Ulang Pisaneuy
    • Email
Re: REIKI
« Reply #31 on: 19/11/2008 12:02 »
Bisa.
Yang penting adalah harus rileks dulu, baru melakukannya.
Semoga sukses!
Habis Manis, Sepah Masih Bisa Diklamuti
(The Philosophy of Recycle)

hidup

  • Calon Pendekar
  • *
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 532
  • Reputation: 17
  • Hanya Ingin Daur Ulang Pisaneuy
    • Email
Re: REIKI
« Reply #32 on: 19/11/2008 18:12 »
Buat Sosro Birowo :

Setelah baca bahwa ada gambar tentang energi dari Cakra Mahkota, saya langsung searching dan menemukan gambar yang cocok dari "penglihatan" saya, yaitu simbol dari Reiki Tummo pada situs www.padmaweb.com


Habis Manis, Sepah Masih Bisa Diklamuti
(The Philosophy of Recycle)

putri teratai

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 805
  • Reputation: 20
  • datang kembali datang tuk mencapai kesempurnaan
    • PD-Total Quality Body Management
Re: REIKI
« Reply #33 on: 19/11/2008 18:49 »
mas Hidup saya mau nanya nih,

saya sering melihat gambar itu secara gaib. maksudnya apa ya?
serius minta mau tau (mode on)
percaya dan cintailah dirimu
(Kita ada di sini bukan untuk saling bersaing. Kita ada di sini untuk saling melengkapi. - Bill Mccartney)

putri teratai

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 805
  • Reputation: 20
  • datang kembali datang tuk mencapai kesempurnaan
    • PD-Total Quality Body Management
Re: REIKI
« Reply #34 on: 19/11/2008 18:50 »
sorry bukan secara ghaib, tetapi ketika tidur sambil dzikir.
percaya dan cintailah dirimu
(Kita ada di sini bukan untuk saling bersaing. Kita ada di sini untuk saling melengkapi. - Bill Mccartney)

hidup

  • Calon Pendekar
  • *
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 532
  • Reputation: 17
  • Hanya Ingin Daur Ulang Pisaneuy
    • Email
Re: REIKI
« Reply #35 on: 19/11/2008 19:08 »
Saya baru tadi malam dapat gambar itu setelah melihat "perjalanan" energi dari cakra mahkota menuju cakra jantung yang kemudian dilanjutkan ke arah telapak tangan.
Dan ini merupakan semacam validity test kemampuan Reiki.

Dan yang diuji-coba adalah pasien yang mengalami bengkak pada gusinya.
Alhamdulillah dengan ridho Allah SWT. bengkaknya langsung kempes (kurang lebih sekitar 1 menit).

Selain itu, dengan Reiki, penyembuh tidak perlu kuatir mengalirkan energi yang berlebihan kepada pasien (ternyata Reiki mengepaskan dengan sendirinya) dan apalagi takut terkena imbas penyakit tersebut. Namun, menurut saya pribadi hal ini harus dibuktikan lebih lanjut. Karena saya percaya, setiap aliran yang mempelajari tata kelola energi dari Yoga, Krachtology (TD), Prana atau yang lain punya kekurangan dan kelebihan masing-masing.

mas Hidup saya mau nanya nih,

saya sering melihat gambar itu secara gaib. maksudnya apa ya?
serius minta mau tau (mode on)

Salah satu sebab yang paling mungkin, karena Mbak PT mempunyai kemampuan ESP (Extra Sensory Perception). Kemampuan ESP Mbak PT, termasuk tingkat tinggi.
Di dalam psikologi, Mbak PT dikategorikan manusia indigo
Habis Manis, Sepah Masih Bisa Diklamuti
(The Philosophy of Recycle)

Cah_Gemblung

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 3
  • Posts: 183
  • Reputation: 8
    • Made in Indonesia
Re: REIKI
« Reply #36 on: 20/11/2008 00:32 »
Soal energi dapat dilihat tanpa harus pakai alat.
Latihan lihat energi caranya seperti ini :
- Satukan cekungan antara jempol dan telunjuk tangang kanan dengan
  yang kiri.

- Duduk bersila dengan nafas perut yang teratur.
- Pejamkan mata, berdo'a dalam hati untuk dilihatkan energi yang
  dipunyai, dalam keadaan sakit cara ini akan mudah mengetahui.
  Karena sakit memancarkan energi yang berwarna hitam, merah atau
  kuning.
Juga ada yang lain. Pokoknya banyak dech!

satukan cekungan (yang di bold) itu kek gimana ya Om Hidup?

mau quote dari forum sebelah :

Quote
Pada awalnya gTumo digunakan untuk membantu para praktisi meditasi. Dengan gTumo badan menjadi hangat, sehingga tetap nyaman bermeditasi dalam kondisi alam yang dingin, seperti dipegunungan Himalaya.

Dengan mengalirkan gTumo terus menerus membuat kondisi tubuh semakin kuat, sehingga para praktisi meditasi tidak mudah sakit. Jadi sangat keliru bila ada anggapan bahwa gTumo (atau Reiki) adalah salah satu teknik yoga. Orang yang beranggapan seperti ini berpendapat bahwa dengan gTumo (atau Reiki) seseorang akan memperoleh pencerahan. gTumo (atau Reiki) tidak lebih hanya alat bantu saja agar praktisi meditasi yoga mempunyai tubuh yang kuat dan sehat.

Walaupun gTumo (atau Reiki) mengakses energi Ilahi dengan mengaktifkan chakra mahkota dan chakra-chakra lainnya, bukan berarti secara otomatis seseorang akan mencapai pencerahan.
gTumo (atau Reiki) hanya langkah persiapan saja bagi seseorang yang akan melangkah ke pintu gerbang Yoga.

Quote
Penerapan gTumo dalam penyembuhan tidak disertai dengan konsentrasi, tata atur napas, dan obat-obatan. Dapat dikatakan gTumo mengalir pada saat kita berpikir hal-hal lain di luar usaha penyembuhan.

Quote
biasanya praktisi gTumo melengkapi dirinya dengan teknik Kriya Yoga...
jadi kalau perjalanan itu dari 1 - 10, dimana sepuluh adalah pencerahan sempurna, gTumo itu yha baru di titik 1, baru entry point...perjalan masih jauh...bo...(itu juga kalau teknik angkur gTumonya bener)...


Cah_Gemblung

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 3
  • Posts: 183
  • Reputation: 8
    • Made in Indonesia
Re: REIKI
« Reply #37 on: 20/11/2008 00:45 »
Quote
Pada akhir abad ke XIX, Mikao Usui, seorang rahib Buddha aliran Zen, dalam meditasinya menemukan rahasia energi penyembuhan. Untuk membuktikan pengalamannya, beliaupun mencari literatur dari berbagai sumber. Dari salah satu literatur, beliau mengetahui bahwa para Lhama, pendeta Buddha di Tibet, juga mengetahui rahasia tersebut. Untuk menambah keyakinannya, beliau kemudian mempelajari bebrbagai sutra- sutra yang diyakini memberikan informasi mengenai teknik tersebut. Hasil pencarian beliau kmudian membawa beliau untuk mempelajari gTumo. Mikao Usui membawa pengetahuan gTumo ke Jepang yang akhirnya dikenal dengan sebutan Reiki. Ada banyak persepsi bahwa Master Usui tidak mengajarkan keseluruhan teknik gTumo ini kepada murid-muridnya. Beliau hanya mengajarkan sebagian saja kemampuannya yang kemudian dikenal dunia sebagai Reiki.

Quote
Lengkapnya pola-pola energi dalam gTumo, membuat gTumo tidak mengenal adanya perpindahan peletakan tangan. Hal ini terjadi karena adanya pola energi yang berfungsi untuk menyebarkan energi secara cepat dan merata ke seluruh tubuh.

Quote
Tummo (gTum mo in Wylie transliteration, also spelled Tumo, or Tum-mo; Sanskrit caṇḍālī) is a Tibetan word, literally meaning 'fierce [woman]'. Tummo is a Tibetan word for 'inner fire', its literal meaning in Tibetan is 'brave female'.[1] The term 'drod' and 'tummo' are synonymous though the former is used in Traditional Tibetan medicine, whilst the latter is employed in tantric spiritual disciplines. The Sanskrit terms caṇḍalī and kuṇḍalinī are clearly etymologically related.

Quote
Gtumo bukan reiki dan demikian sebaliknya. Gtumo adalah energi mikrokosmos sedangkan reiki adalah energi makrokosmos

Yang pada ujung nya bersatu nya makro dan mikro sehingga makro adalah mikro dan sebalik nya... Diri adalah alam dan alam adalah diri...


Cah_Gemblung

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 3
  • Posts: 183
  • Reputation: 8
    • Made in Indonesia
Re: REIKI
« Reply #38 on: 20/11/2008 00:48 »
Quote
MEKANISME TUMMO

Tantra dapat disejajarkan dengan Kundalini Yoga. Keduanya mengungkap rahasia tubuh manusia, terutama rahasia tubuh para Yogi, misalnya seperti Pusat energy (Chakra), Jalur energy (Nadi), dan energy itu sendiri. Salah satu energy yang menjadi pelajaran utama adalah “Api Suci” yang terdapat dalam tubuh manusia. Candali, kata tersebut pertama sebenarnya mengacu pada penyebutan wanita yang berasal dari kasta terendah, akan tetapi kata yang berasal dari bahasa Sanskrit tersebut, secara etimology juga dapat diartikan sebagai beruang betina yang galak, dan banyak pula yang mengartikan kata tersebut sebagai wanita yang kemarahannya meledak – ledak. Bahasa Tibet menerjemahkan Candali sebagai sesuatu yang panas (Tummo), yang dimaksudkan ini adalah sumber kekuatan api yang terdapat dalam tubuh para ahli Tantra.

Candali sendiri seringkali dinyatakan sebagai “saudara perempuan” Kundalini, yang banyak diungkap dalam tradisi Tantra dan Yoga, Kundalini yang juga aktivitasnya berasal dari Chakra paling bawah (Muladhara / Dasar) yang kemudian mengalir naik keatas. Perbedaannya antara kedua tradisi tersebut adalah dalam tradisi Tantra lebih menekankan pada aspek destruktif, meskipun tidak mengenyampingkan sisi kreatifnya. Sedangkan dalam tradisi Yoga, walaupun juga destruktif, namun lebih menekankan pada sisi kreatif (Shakti).

Candali merupakan sesuatu yang sangat diperlukan untuk membangkitkan Kundalini. Ada perbedaan tradisi Tantra dengan tradisi Yoga pada umumnya. Pada tradisi Tantra, “tali api” yang terdapat di daerah pusar dilepaskan, tidak seperti pada tradisi Yoga pada umumnya yang di ujung tulang ekor – antara dubur dan alat kelamin. Dengan melepaskan “tali api” tersebut, Candali yang merupakan unsur api (Agni Tattva) akan menyala didalam perut kemudian turun ke Perineum dan bercampur dengan Kundalini (Tummo – Kundalini Stir), naik ke atas melalui jalur energy tengah (Avadhuti). Dalam sebuah text literature, percampuran ini disebut sebagai Api cahaya, dan ada pula yang menyebutnya sebagai Putra Kematian. Percampuran ini, tahap demi tahap naik keatas untuk membakar dan menembus semua Chakra yang terdapat pada jalur energy tengah ini. Kelima unsur diselaraskan dengan chakra kemudian akan dibakar oleh Tummo – Kundalini Stiir. Pertama, unsur bumi / tanah (Prithivi Tattva) yang terdapat pada Chakra Dasar (Muladhara Chakra) akan dibawa naik. Selanjutnya, unsur air (Apas Tattva) di Chakra Sex (Svadhisthana Chakra) akan dibawa naik, Unsur Udara (Vayu Tattva) di Chakra Jantung (Anahata Chakra) dibawa naik, Unsur Ether (Akasha Tattva) di tenggorokan. Kemudian di Ajna Chakra, Unsur Api akan diredupkan oleh Unsur Angin, dan setelah mencapai Chakra Mahkota (Sahasrara Chakra) semua unsur tersebut akan melebur dengan alam semesta.

Selanjutnya candali memusnahkan seluruh tubuh energi (Micro-Cosmic) yang lama, termasuk bahkan dewa – dewa sekalipun. Kita tidak boleh melupakan, bahwa didalam konsep Tantra, alam semesta (Macro-Cosmic maupun Micro-Cosmic) terdiri dari rantai yang tak berujung – lingkaran hidup dan kematian atau tumimbal lahir. Rantai ini terkait pula dengan para “Pribadi” di tingkat apapun. Hal inilah yang membuat manusia tidak mencapai kesempurnaannya. Karena rantai tersebut tidak memiliki ujung, satu – satunya cara hanyalah memutus atau menghancurkannya, disinilah peran Candali bersama Kundalini akan memusnahkan segala sesuatu yang membuat ketidak – sempurnaan itu, Candali bersama Kundalini akan menghancurkan segala sesuatu yang tidak sempurna, dan itu tentu saja dengan tujuan yang baik ... menghantarkan pelaku Tantra mencapai pencerahan, mencapai kesempurnaan sebagai manusia.

Lama Govinda menjelaskan bahwa proses tersebut biasanya melalui lima tahap : yang pertama adalah Sushumna (Jalur energy utama yang berada di tengah, dari Muladhara Chakra hingga Sahasrara Chakra) akan dipenuhi oleh kobaran nyala api. Yang kedua, di jari – jari. Yang ketiga, di lengan. Yang keempat, pada keseluruhan tubuh, seolah – olah tubuh menjadi Sushumna akan dipenuhi oleh kobaran nyala api. Dan yang kelima, semua berkembang mencapai klimaksnya : Kinerja tubuh melambat dan terhenti dan mencapai Samadhi. Dalam kondisi klimaks ini, seluruh dunia seperti Sushumna yang dipenuhi oleh kobaran nyala api (Govinda, 1991, 186).

Lalu Selanjutnya apa yang terjadi pada Candali setelah tubuh energy (Micro-Cosmic) yang baru terbentuk ? Apakah Candali tetap mengikuti dan berada pada yang baru tersebut ?

Tidak. Candali hilang pada tingkatan Tantric, seperti halnya unsur – unsur yang telah dibantunya untuk dilenyapkan. Sebagaimana dia menguapkan semua pusat Padma (Chakra), sekalipun itu Sahasrara. Sebagaimana dia melarutkan Boddhicitta. Seperti itulah dia di tubuh energy (Micro-Cosmic) yang baru, di tubuh seorang Tantric.


sumber: http://tummo.dharmasatya.com
okeagung is offline Add to okeagung's Reputation Report Post Report Post        Multi-Quote This Message

Cah_Gemblung

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 3
  • Posts: 183
  • Reputation: 8
    • Made in Indonesia
Re: REIKI
« Reply #39 on: 20/11/2008 00:51 »
jangan tanya kenapa dan bagaimana ya, saya juga cuman copy paste dari tetangga, semoga bisa menambah hot pembahasan  [rapat]

 [fruit] [fruit] [fruit]

tangan-awan

  • Moderator
  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 109
  • Reputation: 9
Re: REIKI
« Reply #40 on: 20/11/2008 10:27 »
REIKI MENURUT REIKI TAO

1.   Reiki adalah puncak pencapaian dari kiko aliran Usui.

2.   Reiki adalah energi  kehidupan di alam semesta, sesumber dengan chi, prana, energi bio, dan sebagainya. Reiki ada di seluruh alam semesta, di dalam diri makhluk hidup.

3.   Reiki sama sekali bukan energi suci (devine energy), apalagi energi Ilahi. Reiki hanyalah salah satu bentuk energi ciptaan Ilahi.

4.   Oleh karenanya, bukan Reiki yang cerdas, tetapi orangnya.
 
5.   Usui Reiki hanyalah suatu sistem energi, dan terserah orangnya untuk mengembangkan dan memakainya. Ekstremnya, penjahatpun kalau diattune Reiki dengan benar pasti jadi.

6.   Meskipun sensei Usui beragama Buddha, aliran kiko mengacu ke chikung China, tidak ke Yoga India. Sistem perletakan tanganpun mengacu ke sistem meridian dan titik-titik jalan darah dari pengobatan China.

7.   Teknik yang diajarkan oleh sensei Hawayo Takata juga mengarah ke apa yang disebut Hara line, tanden dan sebagainya, yang mengarah ke istilah chikung China, bukan Yoga India. Oleh karenanya pernyataan Reiki “diketemukan kembali”oleh sensei Mikao Usui adalah pernyataan yang merendahkan. Tidak ada seorangpun yang mengetahui secara pasti tata cara pengobatan Buddha maupun Yesus, dan penuturan berdasar channelling bisa dipercaya bisa juga tidak. Hal ini karena makhluk halus yang menceritakan hal tersebut belum tentu tidak berdusta. Oleh karenanya pernyataan bahwa “teknik Usui Reiki adalah pemberian sang Buddha dan hanya untuk pengobatan karena pada saat itu sensei Usui hanya meminta teknik pengobatan saja” adalah juga pernyataan berdasar dugaan saja. Sensei Usui sendiri menyatakan bahwa tekniknya adalah asli dan belum ada di dunia ini yang serupa dengannya.

8.   Meskipun sama-sama mengolah energi, chikung lebih bersifat ke fisik, sedang Yoga ke arah spiritual. Yoga mengarah ke kebangkitan kundalini, dan chikung ke energi pribadi (tenaga dalam). Reiki beralaskan kiko, dengan demikian seharusnya Reiki lebih bersifat ke tenaga dalam, bukan ke spiritualitas. Oleh karenanya, sensei Hawayo Takata juga tidak mengajarkan spiritualitas. Chikung dalam literatur Shaolin, diajarkan oleh Tatmo Chousu untuk digunakan para biksu memperbaiki kondisi tubuhnya sehingga bisa lebih tahan dalam bermeditasi.

9.   Dalam chikung juga dikenal pengobatan dengan memberikan tenaga dalam sendiri kepada pasien. Reiki sistem Usui mempunyai kesamaan dalam perletakan tangan, tetapi sangat berbeda dalam sistem pengaliran energinya. Reiki sistem Usui mengambil energi reiki dari alam semesta, dan kemudian menyalurkannya secara langsung. Dengan demikian sama sekali tidak memakai energi sendiri. Teknik Chi Nei Tsang dari master Mantak Chia dalam menyalurkan energi untuk pengobatan juga tidak memakai energi sendiri, tetapi mengambil dari alam semesta. Bisa dari energi bumi maupun dari energi bintang. Hanya di teknik master Chia tidak dikenal adanya attunement. Oleh karena itu, pada permulaannya teknik Tao sukar dipelajari.

10.   Untuk mendapatkan kemampuan menyalurkan Reiki sangat mudah. Berbeda dengan teknik chikung yang mengumpulkan energi secara perlahan-lahan, dalam Reiki hanya diperlukan attunement. Tentu saja attunement dalam Reiki hanyalah suatu permulaan. Tethap diperlukan latihan-latihan yang teratur untuk menjaga dan memperbesar aliran Reiki.

11.   Dalam literatur China juga dikenal adanya pembukaan titik-titik jalan darah tertentu yang mengakibatkan seseorang jauh lebih mudah dan cepat menguasai ilmu tenaga dalam dan mengumpulkannya. Juga dikenal adanya suatu cara memindahkan seluruh sistem dan seluruh energi yang telah dikumpulkan seseorang kepada orang lain. Sistem attunement Reiki mirip sekali dengan teknik ini.

12.   Setelah menerima attunement Reiki, mempelajari tenaga dalam atau chikung menjadi jauh lebih cepat dan lebih mudah. Dengan alas Reiki, meditasi juga jauh lebih menyenangkan dan kondisi alpha bisa lebih mudah dicapai. Pada kondisi alpha, otak kanan akan dengan mudah menjadi aktif.

13.   Adanya pendapat bahwa Reiki adalah teknik spiritual telah membuat latihan-latihan fisik menjadi hampir hilang sehingga banyak kemampuan URR yang tidak lagi dipunyai oleh Reiki Barat. Di Barat kemampuan Reiki lebih disandarkan kepada penggunaan simbol-simbol dari pada kepada kemampuan energi pribadi, sehingga tidak banyak Reiki Master yang mempunyai kemampuan Reiji (scanning) ataupun Byosen Reikan-ho (scanning penyakit dari energi yang dikeluarkan oleh penyakit tersebut).

14.   Simbol, di Reiki Tao, sama sekali tidak penting dan tidak diajarkan. Simbol hanya berguna jika kita menganggapnya berguna, dan tidak akan manjur setelah kita tidak menganggapnya manjur. Jadi, kitalah yang menjadikan suatu simbol itu ampuh atau tidak.

Lemes lebih menang dari keras.lembek lebih menang daripada koeat,antero doenia semoea taoe,tapi tida ada jang bisa djalanin  - Too Tik Ting Fatsal Ka LXXVIII Ajat 442

hidup

  • Calon Pendekar
  • *
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 532
  • Reputation: 17
  • Hanya Ingin Daur Ulang Pisaneuy
    • Email
Re: REIKI
« Reply #41 on: 20/11/2008 10:31 »
Buat Mas CB :
Yang cekungan itu maksudnya adalah pangkal jari, yang membentuk seperti huruf V.
Habis Manis, Sepah Masih Bisa Diklamuti
(The Philosophy of Recycle)

Cah_Gemblung

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 3
  • Posts: 183
  • Reputation: 8
    • Made in Indonesia
Re: REIKI
« Reply #42 on: 20/11/2008 10:41 »
nah mantap master reiki Tao keluar juga, gak cuman sekelebatan :D hihihi.. terusin dong Om tangan awan, kemarenan waktu sowan Cikalong, sempet mbatin, nih orang sakti amat tepok sana tepok sini, banyak yang minta di tepok. ternyata master reiki Tao   [top]

@Om Hidup, maksudnya itu di satuin (seperti salaman) atau punggung tangan yang bagian cekungan itu disatukan?

hidup

  • Calon Pendekar
  • *
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 532
  • Reputation: 17
  • Hanya Ingin Daur Ulang Pisaneuy
    • Email
Re: REIKI
« Reply #43 on: 20/11/2008 11:02 »
Buat CB :
Seperti salaman (ngebet banget nih ingin lihat gituan?)  :o

Habis Manis, Sepah Masih Bisa Diklamuti
(The Philosophy of Recycle)

Cah_Gemblung

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 3
  • Posts: 183
  • Reputation: 8
    • Made in Indonesia
Re: REIKI
« Reply #44 on: 20/11/2008 11:06 »
hihihi...  :-P

 

Powered by EzPortal