+-

Video Silat


Shoutbox

23/12/2019 08:32 anaknaga: Tidak bisa masuk thread. dah lama tidak nengok perkembangan forum ini.
salam perguruan dan padepokan silat seluruh nusantara.
02/07/2019 18:01 Putra Petir: Akhirnya masuk jua... wkwkwk
13/12/2016 10:49 Taufan: Yuk ke Festival Kampung Silat Jampang 17-18 Desember 2016!!!
20/09/2016 16:45 Dolly Maylissa: kangen diskusi disini
11/02/2016 15:58 Taufan: Alhamdulillah SS sudah ON lagi ;-)
07/01/2016 10:00 luri: wa 'alaikumussalam
04/01/2016 20:21 May Lee: Assalamu 'alaikum
View Shout History

Recent Topics

PPS Betako Merpati Putih by acepilot
14/08/2020 10:06

Minta Do`a dan bimbingan para suhu dan sesepuh silat :D. SANDEKALA by zvprakozo
10/04/2019 18:34

On our book: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
13/03/2017 14:37

Siaran Radio ttg. Musik Pencak Silat di Stasiun "BR-Klassik / Musik der Welt" by Ilmu Padi
12/01/2017 16:19

Tentang buku kami: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
17/10/2016 20:27

Hoby Miara Jin by anaknaga
19/09/2016 04:50

TALKSHOW SILAT - Silat Untuk Kehidupan by luri
22/06/2016 08:11

Thi Khi I Beng by aki sija
17/08/2015 06:19

[BUKUTAMU] by devil
09/06/2015 21:51

Daftar Aliran dan Perguruan di Indonesia by devil
01/06/2015 14:01

SILAT BERDO'A SELAMAT by devil
01/06/2015 13:59

Persilatan Jurus Lima (Sabandar) by Marsudi Eko
14/05/2015 19:36

Kebugaran Merpati Putih by mpcrb
22/04/2015 16:16

PAWAI JAMBORE PENCAK 2015 by luri
20/04/2015 16:20

ALM. Kong Nur ( BEKSI Kampung Sawah) by initial_d
30/03/2015 14:02

SilatIndonesia.Com

Author Topic: Saling Kenal Lebih Dalam Sesama Anggota  (Read 48010 times)

luri

  • Administrator
  • Pendekar Muda
  • *****
  • Thank You
  • -Given: 138
  • -Receive: 39
  • Posts: 710
  • Reputation: 215
  • Perguruan: -
Re: Saling Kenal Lebih Dalam Sesama Anggota
« Reply #135 on: 12/09/2009 08:41 »

ha ha ha ha...

Kong Nizam,
memang tiada duanya...

saya juga bingung mo manggil beliau apa,
makanya daripada bingung, yaaa.. ga usah ngajak ngobrol
hihihihih....

Unknown

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 65
  • -Receive: 41
  • Posts: 1.486
  • Reputation: 95
  • I'm no longer a member of this forum
    • FORUM SILAT
Re: Saling Kenal Lebih Dalam Sesama Anggota
« Reply #136 on: 12/09/2009 20:53 »
@Kang Pri,
luar biasa pengalamannya, saluuttt [top]
beruntung sekali forum kita tercinta ini mendapatkan sahabat dan sodara seperti sampeyan..
jangan bosan2 berbagi ilmu dan wawasan..

@duyungson,
panggil aja beliau KAKEK SEGALA TAU, hehehe...

Pemulung

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 10
  • -Receive: 3
  • Posts: 358
  • Reputation: 12
  • Yang Penting Halal
    • Email
Re: Saling Kenal Lebih Dalam Sesama Anggota
« Reply #137 on: 13/09/2009 08:28 »
hihihi thanks gan ochid  [top] saya suka style humble, ramah dan tegas sampean...pesilat sejati harusnya gitu.. 8) 8)

Namanya "gila silat" walau kemampuan terbatas tapi ya gitu namanya kalau denger kata "silat" ngelihat gerakan silat, kayaknya ada adrenaline yang gerak. Mau dibilang kayak anak kecil yang abis nonton film silat trus girap girap   [lucu] ya ndak papa, emang gitu kok adanya .

gan, , mungkin bisa diinfoin forum forum ketemuan itu khan biasa saat latihan di gedung LIPI (hari apa ? di tempat mana ? jam berapa ?) atau di padepokan silat TMII (hari apa ? tempat dimana ? jam berapa ?) supaya silaturahminya melebar  karena ada tempat. Denger denger khan disitu ada latihan cikalong, ggbd, cingkrik goning dan apa lagi yak ?

Salam silaturahmi buat yang lain juga..
Air Setitik Menjadi Lautan, Tanah Sekepal Menjadi Gunung, Sampah Segunung di laut Menjadi Banjir....

Unknown

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 65
  • -Receive: 41
  • Posts: 1.486
  • Reputation: 95
  • I'm no longer a member of this forum
    • FORUM SILAT
Re: Saling Kenal Lebih Dalam Sesama Anggota
« Reply #138 on: 13/09/2009 10:08 »
di gedung lipi ada latihan silat betawi golok seliwa, di forum ini banyak temen yg praktisi golok seliwa,
di padepokan tiap sabtu pagi ada latian cingkrig, GGBD, sayang nya cikalong sudah berkurang peminat nya [lucu]
latian cikalong ada di gd hydro jalan dewi sartika tiap jumat malem..
info2 latian lain mungkin ada di thread tersendiri, kang...

tabek

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: Saling Kenal Lebih Dalam Sesama Anggota
« Reply #139 on: 08/01/2011 14:40 »
Ass,alhamdulillah bisa ketemu juga sama tread ini,
narohnya jauh banget didalam, walaupun posting yang terakhir udah setaun yang lalu tapi gapa2kan dibuka lagi,
maklum saya masih baru joint di SS yang canggih dan dahsayat ini,yang membuat saya semakin tergila-gila terhadap silat, sehingga selalu menghantui pikiran saya setiap saat,kadang kebawa mimpi,kadang kebawa sholat hehe.... :w :w :w
sebelumnya saya mohon maaf yang sebesar2nya kepada semua senior dan sesepuh SS, kalau saya lancang berbagi cerita di tread ini, tidak ada maksud saya untuk merasa diri saya bisa apalagi jagoan masih jauh sekali, karena belajar silat bukan untuk jadi jagoan kata guru saya yangterkhir,
hanya sekedar berbagi cerita untuk menyemangati diri saya sendiri dalam pencarian panjang saya dalam menemukan jati diri yang sesungguhnya.

terima kasih yang sedalam-dalamnya saya diberikan kesempatan bercerita di mari kata orang betawi..
singkat cerita... saya tergila-gila terhadap silat dan beladiri sejak saya masih kecil,karena saya suka nonton film2 kepahlawanan di TVRI hitam putih seperti ninja,samurai,phantom,superman dll,sehingga membuat saya terobsesi untuk menjadi seorang manusia super ceritanya...
dan kisah yang lainnya..dikampung saya ada permainan anak-anak yang disebut dengan istilah dongkak-dongkak atau tendang-tendangan, ditengah lapang bulu tangkis kita melakukan aksi tersebut,sebagian berada didalam kotak atau didalam garis lapangan sebagian yang lain diluar garis misalnya 10 lawan 10, selagi tidak melewati garis baik yang diluar maupun yang didalam,boleh melakukan tendangan seperti apapun dan menendang siapapun,kalau melewati garis akan ditendang berame2 sama kelompok yang didalam dan yang diluar tidak boleh menolong atau sebaliknya,memang permainan yang sangat brutal menurut saya,karena itu disaksikan oleh orang2 dewasanya waktu itu bahkan mereka saling memanas-manasi anak-anak agar semakin rame
itu sekelumit cerita tentang permainan anak2 didaerah saya yang memotivasi saya untuk belajar beladiri, dan ada satu lagi permainan saya waktu kecil yaitu gulat2an walaupun belum menggunakan teknik yang aneh hanya saling bergumul berguling2 saling menjatuhkan dan membanting,dan waktu itu saya menemukan sebuah teknik yang sangat efektif untuk menjatuhkan lawan dalam bergulat dan masih saya pake sampai sekarang....
dan saya terkenal sebagai anak yang paling nakal di kampuang saya, karena setiap hari saya berantem sama teman2 yang lain,baik di sekolah maupun di lingkungan rumah, kata orang2 kampuang kemana lagi menurun perangai bapaknya yang mantiko cirik kalau bukan keanaknya, itu istilah orang cupak terhadap anak yang sangat nakal.
dan bapak saya juga dari saya kecil sekali udah memberi ultimatum" kamu boleh berantem sama siapa saja diluar sana asal jangan menangis pulang,kalau sampai pulang nangis akan digamparin dan dipukulin sampai dirumah" sehingga saya walau berantem sampai berdarah2 dan bercucuran air mata juga ga pernah dibawa pulang, paling nanti orang lain aja yang lapor kebapak saya,
bahkan sering ibu2 dari teman2 saya yang ngadu kerumah, kalau anaknya dipukulin sama saya..
Dan hal lainnya yang membuat saya semakin tergila-gila terhadap silat atau beladiri,karena saya sangat suka dengan novel maupun komik silat,cerita wiro sableng semuanya habis saya lahap,ko ping hoo,komik kenji,dan kungfu boy,semuanya dulu sampai hafal luar kepala,kalau sekarang dah pada lupa,hal itu yang memotivasi saya sesuai cerita kunfu boy untuk mencari beladiri terhebat ceritanya,dalam pikiran remaja saya.. [[run2]] [[run2]] [[run2]]
dimulai masih duduk dibangku sekolah dasar saya belajar teknik jujitsu sama kakak saya dari sebuah buku panduan beladiri jujitsu,walaupun pasti ga secanggih belajar diperguruan...
dari mulai sd juga saya udah mencari2 cara untuk belajar silat tapi ga tau caranya.karena saya anak kampung jauh dari kota...saya dengar2 dari orang2 bapak saya jago silat, karena waktu itu senagari cupak ga ada orang yang berani sama bapak saya walaupun seorang labai atau pandeka sekalipun, beliau orang yang sangat tinggi temperamennya,dulunya pernah jadi jawara menguasai proyek senen jakarta jaman taun 60-an,dan sudah merantau mengelilingi 2/3 indonesia.sehingga banyak menimba ilmu dimana2, cuma waktu saya minta diajarin silat beliau ga mau dan beliau bilang ga bisa silat,
sampai akhirnya waktu kelas 2 smp kalau ga salah ada sauadara yang ngajak latihan silat di desa sebelah, dirumahnya paman saya, saya langsung datang kesana dan bergabung dengan beberapa anak yang lainnya. dan itu merupakan latihan perdananya, itulah perkenalan saya pertama kali dengan mak danin capek sebagai gurunya.
kita latihan didalam rumah tidak dibuka secara umum,hanya orang2 yg dekat2 saja,atau masih ada hubungan sauadara, sekitar beberapa bulan latian mulai pada bertumbangan satu persatu,karena mak daninnya sangat keras dalam melatih,sampai semuanya berhenti,ga lama setelah itu saudara yang tadi ngajak lagi ke guru yang lain dan kebetulan masih saudara juga yaitu gaek siri paduko,murid pertamanya mak danin capek yang ternyata umurnya lebih tua dari mak danin capek, kita latian malam2 dirumah beliau sekitar 2 km berjalan kaki dari rumah saya,awalnya ada 6 orang yang latian,beberapa lama latian lalu berkurang satu orang, masuk lagi satu orang masih saudara dari teman yg lain, berkurang lagi satu orang,lalu berkurang lagi 2 orang, sampai ditaun ketiga tinggal saya satu orang sampai akhir, karena waktu jaman dulu belum ada sms,kadang waktu datang guru ga ada lagi nungguin ladang jadi nyusul dan nginap diladangnya guru sambil menimba ilmu yang lain.
dan sambil saya belajar silat mulai kelas satu sma saya juga belajar kempo sampai tamat sma,ceritanya juga sama seperti tadi dari tujuh orang yang ikut latian dari kampung saya yang berjarak 20 km, sampai ditaun kedua  tinggal saya sendiri sampai tamat sma.
waktu itu saya belajar kempo tanpa sepengetahuan guru silat saya,sehingga lama2 ada juga yang lapor kebeliau saya sempat dimarahin dan minta dipraktekin apa yang saya pelajari dikempo,karena waktu itu saya masih baru jadi belum bisa apa2,kata guru saya yang gini aja dipelajari,tapi memang saya punya kemauan dan semangat yang kuat untuk belajar beladiri jadi terus aja saya belajar kempo.
waktu itu dikampung saya masih banyak sasaran atau tempat latian silat,karena saya sangat terobsesi dengan silat jadi saya sering mengunjungi sasaran2 tersebut sambil cari2 perbandingan sampai seampuh apa silat yg saya pelajari ini, walaupun sasaran2 yang saya kunjungi tidak ada yang mengetahui kalau saya sudah belajar silat ditempat lain yang ga diketahui oleh orang lain,
sehingga saat saya disuruh nyobain main saya pura2 kaya orang bodoh saja, paling sekali2 kalau ada kesempatan saya cobain teknik silat yang saya pelajari, kadang guru2nya pada nanya dapat dimana yang kaya gitu,saya bilang itu mah ga sengaja aja tadi.
balik lagi keguru saya,karena melihat semangat dan kemauan saya dalam berlatih silat,walaupun tinggal sendiri masih terus latian,hingga beliau pun tidak sungkan2 lagi memberikan teknik2 yang belum pernah beliau berikan kepada yang lain,bahkan sebelum saya berangkat merantau beliau memberikan ilmu kajinya kepada saya yang belum pernah diberikan kepada orang lain sebelumnya,dan berpesan untuk nanti diturunkan keanak2 beliau.
istirahat dulu sebentar meluruskan jari dan pinggang

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: Saling Kenal Lebih Dalam Sesama Anggota
« Reply #140 on: 08/01/2011 15:18 »
maaf kalau sebelumnya curhatnya panjang,saya lanjutkan sedikit lagi [[run2]]
Singkat cerita saya pergi merantau setamat sma ke kota kembang bandung karena waktu itu saya dapat undangan di salah satu politeknik swasta di bandung, di bandung kembali saya melanjutkan pencarian saya mencari beladiri terbaik, sehingga membawa saya pada sebuah beladiri yang ada dikampus waktu itu yang kebetulan dewan gurunya teman kuliah saya yang umurnya jauh lebih tua dari saya, yaitu perguruan Kateda dengan nama Kindo atau kedamaian indonesia,setaun cuma saya bisa belajar kateda, karena dengan beberapa alasan memutuskan pindah kuliah ke kampus ekonomi di jatinangor,sehingga jaraknya cukup jauh kebandung,akhirnya saya mencari beladiri yang lain dikampus yang sekarang,banyak sekali cabang beladiri yang ada disana,dari mulai boxer,karate,taekwondo,wushu,pstd,tenaga dalam HI,dll,akhirnya saya memutuskan untuk belajar HI, karena ingin mencoba belajar tenaga dalam, sampai 4 tahun saya belajar HI,setelah itu waktu skripsi saya pindah kebandung,dan dibandung saya ikut dengan sebuah komunitas, dan dikomunitas ini kita disuruh untuk belajar beladiri, beladiri yang pertama kita pelajari adalah tifan pokhan dari seorang teman,waktu itu kita latihan secara tidak resmi di gor jalan jakarta,setelah beberapa lama latihan kita didatangi oleh para pengurus syufu taesyukan, hingga akhirnya kita bergabung di syufu taesyukhan selama 3 tahun,dan akhirnya kita berhenti semua karena masalah teknis,setelah itu saya diajak teman belajar kungfu naga langit dari seorang guru kungfu di bandung selama 1 tahun, setelah itu saya pindah kecianjur selama 3 bulan sehingga berhenti latihan kungfu, sekembali dari cianjur saya cari2 taunya tempat latihannya sudah pindah, berikutnya saya dan teman2 belajar kungfu KBCI selama 3 tahun, sampai akhirnya karena suatu hal kita berhenti lagi,dan itu terakhir sekitar tahun 2005,setelah itu saya secara pribadi mencoba mencari yang lain dan ketemulah saya dengan aikikai atau aikido garis lembut, tapi cuma beberapa kali latihan karena waktu itu terbentur biaya, sampai akhirnya selama beberapa tahun saya vakum belajar diluar, hanya mengulik2 jurus sendiri dirumah kadang liat dari film kungfu, dari buku dll,
tapi keinginan saya untuk terus belajar tidak pernah surut,gerakan2 silat yang saya pelajari dikampung tidak pernah saya lupakan,tapi saya latih terus walaupun lebih seringnya melalui pikiran.
oh ada yang kelewat sekitar tahun 1998 berkenalan dengan seorang teman yang lebih senior,orang bandung yang jago silat sundanya,kita sering berlatih bersama mengadu jurus sunda dengan minang,dan kita saling mengajarkan,hampir selama satu taun kita melakukan itu,sampai saya memutuskan untuk menjauh dari beliau karena suatu sebab,sehingga setelah itu saya mencari silat sunda dengan standar silat teman saya tadi.
akhirnya suatu saat saya berkunjung ketempat latihan maenpo badewa,dan dari pelatihnya yang kebetulan teman saya, saya mendengar tentang sahabat silat,setelah itu saya coba2 buka2 di internet dan ketemu,saya kaya anak kecil dikasih mainan,senang banget,semangat saya semakin menggelora dan menggila untuk belajar silat dan mencintainya habis-habisan, sampai melalui sahabat silat ini saya dipertemukan dengan guru saya yang sekarang dari cikalong pabuci, dan juga dengan beberapa komunitas silat minang di bandung ,terima kasih banyak sahabat silat,cerita selanjutnya sedang berlangsung sekarang,mohon maaf kalau ceritanya panjang sekali dan berbelit2,hanya seperti itu kemampuan saya menuangkan pikiran saya dalam bentuk tulisan,terima kasih
salam

Dolly Maylissa

  • Moderator
  • Calon Pendekar
  • **
  • Thank You
  • -Given: 9
  • -Receive: 12
  • Posts: 519
  • Reputation: 49
  • silat itu ya salaman bukan gebuk2an,,,
    • d01ly's blog
    • Email
Re: Saling Kenal Lebih Dalam Sesama Anggota
« Reply #141 on: 09/01/2011 00:08 »
om eh bang bayu.,th br sinopsisnya..isinya mana,,,hehehe...kalo jd buku bgs kayanya...hehehe

sukses terus dh
baru belajar nulis

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: Saling Kenal Lebih Dalam Sesama Anggota
« Reply #142 on: 09/01/2011 23:46 »
amiin, makasih mba dolly, maaf saya ga bisa ngarang hehe :D :D :D
sukses juga buat mba dolly
salam

hb

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 5
  • Posts: 219
  • Reputation: 22
    • Email
Re: Saling Kenal Lebih Dalam Sesama Anggota
« Reply #143 on: 13/01/2011 15:10 »
manteb ....kisahnya lengkap bang  [top] kalau sekarang belajar silat apa?

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: Saling Kenal Lebih Dalam Sesama Anggota
« Reply #144 on: 13/01/2011 15:48 »
Hanya Sedikit2 mempelajari falsafah Hidup dan seni gerak tatar pasundan mas hb, terima kasih
salam

mpcrb

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 20
  • -Receive: 91
  • Posts: 759
  • Reputation: 266
  • Sahabat Silat
    • My profile on Kompas cetak (you have to be Kompas member)
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: Saling Kenal Lebih Dalam Sesama Anggota
« Reply #145 on: 13/01/2011 17:31 »
Assalamualaikum sahabat-sahabat silat :)

Waduh ada juga thread ini. Baca dari halaman pertama jadi mulai tergambar profile masing-masing anggota SS. Udah lama posting tapi baru sekarang cerita profile. Menarik juga.

Perkenalkan, nama saya Agung. Meski namanya Agung, tapi asalnya bukan dari Bali. Saya putera Cirebon asli dan ga ada kaitan sama sekali dengan pulau dewata. Ayah saya keturunan Gunung Djati Cirebon sedangkan ibu asli dari Cirebon juga, jadi memang 100% Cirebon tulen. Ayah punya silat keluarga dari Gunung Djati yang diajarkan oleh kakek, tetapi tidak diturunkan pada saya. Setiap kali saya tanya selalu dijawab "nanti kamu akan menemukan silat yang cocok dengan karaktermu". Selalu saja seperti itu. Bertahun-tahun kemudian baru paham apa maksud dari ucapan ayah dahulu.

Alkisah kemudian masuk SMA dan berkenalan dengan Merpati Putih. Saat itu MP di SMA saya masih generasi pertama dan termasuk kelompok latihan pelajar pertama di Cirebon. Setelah masuk, kemudian merasa cocok dan aktif hingga sekarang. Saat itu di Cirebon ada banyak sekali perguruan silat, tetapi yang cukup besar hanya ada 4 yakni TS, MP, PN, dan Kelabang. Dua tahun latihan pertama benar-benar dididik untuk menjadi 'petarung'. Pola latihan tradisional yang sangat keras, tapi membekas di hati, benar-benar terasa. Mulailah berkenalan dengan dunia kejuaraan. Kejuaraan pertama adalah kejuaraan antar kelompok latihan MP se-Cirebon, menggunakan pola perkelahian bebas. Dapet perak. Setahun kemudian ada kejuaraan antar kelompok latihan MP se-Cirebon lagi, barulah dapet emas. Setahun lagi kejuaraan yang sama, dapet emas lagi. Kemudian kuliah ambil diploma di Cirebon, aktivitas MP tidak berhenti. Ada kejuaraan antar kelompok latihan lagi, dapet emas lagi. Jadi 3 tahun berturut-turut juara 1 di kelas C. Setelah itu dipromosikan untuk ikut kejuaraan daerah antar cabang MP di STIE YPKP Bandung. Lolos dan dapet emas plus sekaligus tiket untuk kejuaraan nasional MP di TMII Jakarta. Ikut kejurnas MP kategori perkelahian bebas dan dapet perunggu. Setelah itu balik ke Cirebon dan jadi langganan juara perkelahian bebas antar kelompok latihan MP se-wilayah III Cirebon. Setelah itu MP vakum lama untuk kejurnas hingga terakhir tahun 2010 kemarin diadakan lagi. Sayang aktivitas sudah tidak memungkinkan untuk ikut, jadi hanya menonton saja. :(

Pernah beberapa kali ikut kejuaraan IPSI tetapi selalu kalah karena selalu kena diskualifikasi. Akhirnya malas ikut kejuaraan IPSI karena gerakan-gerakan saya tidak bisa saya gunakan secara maksimal dan merasa sedikit sekali ada gunanya di dalam dunia nyata pertarungan. Maklum, wilayah saya rawan perkelahian dan kebanyakan atlit yang ikut IPSI lama sering tumbang oleh anak-anak muda disana. Saya tertarik pada beladiri, bukan sport. Karena pada beladiri terdapat 'rasa' untuk mempertahankan hidup, sedangkan pada sport tidak pernah ada 'rasa' seperti itu. Mungkin karena didikan ayah yang keras mengenai pentingnya mengenali diri sendiri dan bertahan hidup, dan saya tidak melihat itu pada pertandingan IPSI. Mohon maaf, ini hanya personal opini saja. Tidak ada tendensi lain untuk mendiskreditkan. Semua orang punya pilihan, apapun yang diambilnya.

Saat kejurnas MP itu, pertama kali melihat pertandingan GETARAN. Jadi, selama 5 tahunan berlatih itu sama sekali saya tidak mengenal apa itu getaran. Bisa merasakan efek dari tata nafas tetapi tidak pernah tahu kalau itu adalah cikal bakal dari tenaga getaran. Semua murni diaplikasikan untuk fight dan murni pelatihan power melalui olah nafas. Akhirnya ketika masuk ke tingkat 5 (Kombinasi 1), barulah berkenalan dengan getaran. Merasa begitu menarik, dan rutin mengkaji keilmuan tersebut hingga sekarang. Menemukan "kenikmatan" tersendiri ketika melatihnya. Mungkin itulah maksud dari ucapan almarhum ayah dulu bahwa "nanti kamu akan menemukan silat yang sesuai dengan karakter kamu".

Kesan saya yang mendalam pada MP adalah ketika masuk tingkat 4 (Balik 2), setiap anggota wajib membuat karya tulis mengenai MP. Saat itu begitu ramai pembahasan mengenai teori ATP. Sekarang sudah tidak ada lagi pembuatan karya tulis pada tingkat Balik 2, padahal itu bagus sekali. Dan justru dari situlah kesan MP yang rasional (menurut saya pribadi) begitu membekas. Kebetulan pada tingkat Balik 2 juga terjadi kondisi yang mengubah pola pikir saya, yakni ketika dikeroyok oleh 5 orang dengan 2 orang bersenjata clurit. Dari situlah menyadari benar kegunaan dari gerakan-gerakan dan olah nafas MP yang selama ini dilatih. Meskipun kena 21 jahitan, tetapi status bisa dikatakan menang karena lawan terkapar dan sebagian lari. Dari situlah menyadari benar potensi tenaga dari hasil olah nafas selama ini. Akhirnya malah "ketagihan" di jalanan dan semakin rajin latihan serta semakin rajin mencari pengetahuan.

Selama hidup, belum pernah mendua silat. Artinya belum pernah mempelajari aliran silat lain, baik secara resmi maupun tidak resmi, dan juga beladiri lain non silat (karate, aikido, kungfu, dsb). Saya fokus dan totalitas hanya pada keilmuan Merpati Putih selama hidup ini. Meski demikian, tidak menutup diri terhadap pengetahuan dari beladiri lain yang saya rasa bisa mendukung apa yang kurang pada pemahaman MP saya. Banyak literatur yang saya baca, terutama hal-hal yang berhubungan dengan teori-teori, konsep-konsep dasar mengenai prinsip-prinsip pengolahan tenaga. Tujuannya jelas, untuk memperkaya pengetahuan keilmuan MP yang saya miliki. Tertarik dengan literatur KungFu China karena merupakan beladiri (yang diakui) tertua di muka bumi ini dan informasinya begitu kaya dan relatif mudah didapatkan. Beberapa literatur KungFu yang sudah pernah dipelajari: Bajiquan, Taijiquan, Baguazhang, Xinyiquan. Mempelajari literatur Karate (karena toh Karate berasal dari KungFu China aslinya) pada bagaimana pengaruh kungfu bisa hilang dan tergantikan dengan karakter Jepang. Disitu mulai berkenalan dengan filosofi Zen, Budhism, India, Tibet, dsb.

Akibat seringnya membaca literatur-literatur ini, tanpa sadar malah jadi "peneliti". Berdiskusi dengan rekan-rekan martial arts di dalam dan di luar negeri via email, membaca forum-forum diskusi martial arts di dalam dan di luar negeri. Berangkat dari pemahaman-pemahaman teori dasar inilah kemudian saya "mewarnai" MP versi saya dan membedakannya dengan MP tradisional yang ada sekarang ini. Saya pisahkan mana yang merupakan sintesa pengetahuan saya dan mana yang pemahaman tradisional sehingga berusaha untuk tidak berbenturan satu sama lain dan bagi saya pribadi malah terasa saling melengkapi. Meyakini bahwa pengetahuan bersifat puzzle, dimana bisa jadi salah satu potongannya ada di tempat lain sehingga tugas saya untuk merangkainya menjadi suatu "wujud" sesuai kadar pengetahuan yang saya miliki. Belum pernah secara resmi sharing ini selain dari apa yang saya tulis sebagian pada forum SS dan sebagian pada forum martial arts di Kaskus. Khawatir pemahaman ini akan bentrok dengan pemahaman tradisional yang ada kecuali untuk kalangan terbatas dan diskusi antara teman.

Sejak kuliah, sudah terbiasa berpikir kritis, analis, dan open minded. Meskipun terkadang bagi sebagian rekan yang belum memahami sering dianggap "nyeleneh", atau bahkan terkesan "jumawa" dan "tidak tahu diri". Padahal sama sekali tidak demikian. Susah dihilangkan karena memang sudah jadi kebiasaan. Meskipun sebenarnya tidak berniat seperti itu, tetapi pola pikir kritis dan analis selalu saja muncul. Menariknya, justru dari pola pikir seperti inilah saya memahami tenaga getaran MP dan vibravision. Berkebalikan dengan pemahaman sebagian anggota yang menganggap getaran adalah ilmu yang sudah mengarah pada supranatural. Saya mensikapi justru sebaliknya, dan ternyata bisa. Meskipun harus menunggu setidaknya 10 tahunan untuk bisa mengerti getaran. Pada rentang waktu ini, banyak kawan-kawan seangkatan yang "tumbang", dan sebagian malah menganggap getaran itu hoax karena tidak pernah bisa. Saya mungkin orang yang meyakini bahwa selalu ada benang merah antara rasionalitas dan supranatural sehingga saya tidak mau menutup diri terhadap kondisi gagal akibat dari pemahaman tradisional. Kalau satu pintu tertutup, cari pintu lain. Kalau pintu lain juga tertutup dan tidak ada pintu lagi, maka harus dibuat pintu baru yang bisa saya lewati sendiri. Disitulah saya mengenal getaran melalui pemahaman rasionalitas. Berkebalikan dengan kawan-kawan yang memahami getaran lewat pemahaman tradisional MP. Hasilnya toh sama saja. Hanya saja pintu tradisional MP bisa dilewati kawan-kawan saya sedangkan saya tidak bisa lewat pintu MP tradisional, makanya saya bikin sendiri pintu MP versi saya hingga hasil akhirnya bisa sama-sama masuk ke dalamnya.

Masih aktif mengajar di kelompok latihan pelajar di Cirebon, dan tentu saja melatih anak sendiri agar tumbuh kecintaan terhadap silat. Mengajarkan pola tradisional MP pada anggota umum (sebagaimana pakem tradisional MP) dan mengajarkan "warna baru" dari MP pada anak sendiri. Jadi, murid-murid mewarisi pola pelatihan tradisional MP sedangkan anak mewarisi pola pelatihan versi saya plus pengetahuan dari kristalisasi pengetahuan selama hidup.

Profesi di dalam hidup ini yang pernah dijalani, pedagang, guru, dosen di universitas dan sekolah tinggi ilmu komputer, ketua jurusan suatu perguruan tinggi komputer, menjadi direktur suatu perusahaan IT, dan akhirnya bikin perusahaan IT sendiri dan hidup dari IT hingga sekarang. Rajin membaca dan menulis. Sangat teringat ucapan (alm) Buya Hamka bahwa kalau kamu ingin bisa menulis, maka kamu harus banyak membaca. Berkesempatan masuk beberapa majalah IT (PC Media, SDA Magazine, dsb), menulis beberapa artikel pada Detik.com, dan puncaknya adalah beruntung terpilih untuk  koran Kompas (24/03/2008) sebagai profile enterpreneur IT muda yang dinamis sebagai efek dari aktivitas di dunia IT (saat itu usia saya baru 25 tahun).

Karena aktivitas kantor, saat ini sehari-hari di Jakarta. Pulang ke Cirebon tiap 1 atau 2 minggu sekali karena sering mengisi private materi IT bagi mahasiswa-mahasiswa Cirebon. Usia saat ini baru 32 tahun, dengan 4 anak dan 2 istri.  [top]

Salam.
Belajar memahami hidup dalam kehidupan...

Sawer Wulung

  • Guest
Re: Saling Kenal Lebih Dalam Sesama Anggota
« Reply #146 on: 13/01/2011 21:13 »
Weh, pantes aja tulisan dan analisanya tajam. Salut mas. Usia 32 istri udah dua. Apa resepnya? Hahaha. Heureuy mas. Tapi bener saya salut. Mudah mudahan bisa ditularkan dan diturunkan keilmuannya. MP punya aset sumber daya yang aduhai. Beruntung.

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: Saling Kenal Lebih Dalam Sesama Anggota
« Reply #147 on: 14/01/2011 09:37 »
Woww, salut buat mas agung, pengalaman kejuaraannya segudang, mas agung ini benar2 seorang MP sejati, tidak bisa kelain hati, tapi sudah kelain body hehe maaf mas becanda, dalam usia semuda itu sudah punya pengalaman segudang, patut dicontoh mas, saya senang dengan cakrawala berfikir mas agung ini yang open minded, sangat kritis dan analisis sejati, kalau saya baca dari tread2 mas agung ini selalu mendahulukan analisa dan hipotesis terhadap suatu kondisi sehingga melahirkan sebuah teori yang aplikatif, perlu dilestarikan mas, kita harus selalu berfikir out of the box tidak jumud, selalu melihat pintu disetiap dinding,karena dunia ini tidak selebar uang kertas...
ada satu hal yang saya harus berguru sama mas agung ini.....gimana caranya tuh mas punya yang kedua hehe... [top] [top] [top] [[run2]] [[run2]] [[run2]]
terima kasih mas agung
salam

mpcrb

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 20
  • -Receive: 91
  • Posts: 759
  • Reputation: 266
  • Sahabat Silat
    • My profile on Kompas cetak (you have to be Kompas member)
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: Saling Kenal Lebih Dalam Sesama Anggota
« Reply #148 on: 14/01/2011 13:56 »
@kang Sawer Wulung, saya mah belum ada apa-apanya kang dibanding senior-senior yang lain. Masih terus mersudi. Toh masing-masing punya kelebihan dan kekurangannya. Tapi kelebihan saya sepertinya memang kelebihan istri ya (istilah kang bayu bisa berpindah ke lain body, hehehe). :)

@kang bayu, kalau masalah "yang kedua" nah itu dia, saya sendiri juga bingung kenapa bisa begitu? :) banyak yang bertanya juga tapi ya saya juga tidak tahu jawabannya. Mengalir begitu saja. Tidak pake pelet apapun, tidak pake getaran apapun. Memang ada beberapa aplikatif dari getaran yang bisa berguna untuk itu (bukan aplikasi resmi dari pusat, tapi kalangan internal Cirebon saja), tetapi hampir tidak pernah saya gunakan lagi. Kecuali untuk kasus-kasus khusus seperti misalnya meredakan ketegangan dan hati yang "panas" karena suatu hal. Biasanya saya cukup mensinkronkan getaran otak kecil dan getaran hati dari yang bermasalah ketika mereka tidur. Besoknya, alhamdulillah sudah "adem". Tapi itu jarang sekali saya lakukan, palingan setahun juga sekali bahkan kadang tidak pernah. Biasanya kalau lagi pada "halangan" maka terjadi sedikit perubahan emosi. Masih dalam tahap wajar dan normal (istilahnya, aman terkendali). :)

Kalau mau "berguru" untuk masalah ini? Waduh, materinya juga ngga ada. Jadi ya apa yang harus diajarin ya?  :-\

Kuncinya ya konsistensi saja mas. Apa yang kita ucapkan, ya dilakukan dan dipertanggungjawabkan. Kita harus siap dengan segala konsekwensinya (ringan ataupun berat). Kalau bilang A, ya A dan lakukan A. Kalo salah, ya berani ngaku salah trus minta maaf dan perbaiki. Gitu aja sih selama ini mah. Gak ada hal-hal "aneh" yang sifatnya supranatural.

Salam.
Belajar memahami hidup dalam kehidupan...

Sawer Wulung

  • Guest
Re: Saling Kenal Lebih Dalam Sesama Anggota
« Reply #149 on: 14/01/2011 19:40 »
Mau ikutan ah. Perkenalan dengan beladiri waktu smp dideket rumah ada perguruan karate lemkari berjalan tiga tahun sempet masuk tc untuk pembibitan  atlet junior kelas pelajar. Masuk sma berenti dari lemkari ikutan BKC di sma karena masuk ekstra kulikuler. Sempet ikutan kejuaraan intern lokal dan nasional kumite kelas junior dan pelajar, lumayan dapet emas dua dan perunggu. Sempet menggemparkan karena ngalahin atlet yang di favoritin di perguruan padahal waktu itu masih kelas 1 dan baru gabung dengan bkc. Pada ga tau kalo saya punya pengalaman sama lemkari hehehe. Akhirnya pelatih ranting tau, feeling beliau bagus. Beruntung dilatih sama beliau, serasa sama kaka sendiri. Perkenalan dengan silat tradisional awalnya dari belajar td dan metafisik dari temen temen sekelas. Ada yang dari HI ada yang otodidak. Bergaulah dengan hal2 berbau magic. Selepas sma masuk ke paguron jurus v di deket rumah. Karena penasaran dan diajak temen dirumah. Pertama kurang sreg karena lembut.

 

Powered by EzPortal