+-

Video Silat

Shoutbox

23/12/2019 08:32 anaknaga: Tidak bisa masuk thread. dah lama tidak nengok perkembangan forum ini.
salam perguruan dan padepokan silat seluruh nusantara.
02/07/2019 18:01 Putra Petir: Akhirnya masuk jua... wkwkwk
13/12/2016 10:49 Taufan: Yuk ke Festival Kampung Silat Jampang 17-18 Desember 2016!!!
20/09/2016 16:45 Dolly Maylissa: kangen diskusi disini
11/02/2016 15:58 Taufan: Alhamdulillah SS sudah ON lagi ;-)
07/01/2016 10:00 luri: wa 'alaikumussalam
04/01/2016 20:21 May Lee: Assalamu 'alaikum
View Shout History

Recent Topics

PPS Betako Merpati Putih by acepilot
14/08/2020 10:06

Minta Do`a dan bimbingan para suhu dan sesepuh silat :D. SANDEKALA by zvprakozo
10/04/2019 18:34

On our book: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
13/03/2017 14:37

Siaran Radio ttg. Musik Pencak Silat di Stasiun "BR-Klassik / Musik der Welt" by Ilmu Padi
12/01/2017 16:19

Tentang buku kami: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
17/10/2016 20:27

Hoby Miara Jin by anaknaga
19/09/2016 04:50

TALKSHOW SILAT - Silat Untuk Kehidupan by luri
22/06/2016 08:11

Thi Khi I Beng by aki sija
17/08/2015 06:19

[BUKUTAMU] by devil
09/06/2015 21:51

Daftar Aliran dan Perguruan di Indonesia by devil
01/06/2015 14:01

SILAT BERDO'A SELAMAT by devil
01/06/2015 13:59

Persilatan Jurus Lima (Sabandar) by Marsudi Eko
14/05/2015 19:36

Kebugaran Merpati Putih by mpcrb
22/04/2015 16:16

PAWAI JAMBORE PENCAK 2015 by luri
20/04/2015 16:20

ALM. Kong Nur ( BEKSI Kampung Sawah) by initial_d
30/03/2015 14:02

SilatIndonesia.Com

Author Topic: Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa  (Read 24005 times)

bluebex

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 4
  • Posts: 123
  • Reputation: 9
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: TD
Re: Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa
« Reply #30 on: 09/08/2010 15:36 »
hehehe ... saia ngak mudeng dgn meridian krn pusing sama istilah & bahasanya .... x-))

makanya saia tulis "menurut saia" ... barangkali aja ada yg mau nyari tau / mencoba keluar dr konteks meridian ...

ah ... skali lg ini hanya "menurut saia "

barangkali gan yohanlie mau memberi petunjuk ttg meridian ...  [top]

yohanlie

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 22
  • Reputation: 0
    • Email
Re: Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa
« Reply #31 on: 09/08/2010 15:47 »
yup.. setuju 100% dengan mas Suprapto dan mas Irwansyah

Saran saya lebih seperti ini:

- kita pahami dulu ilmu yang kita pelajari
bagaimana caranya, ya dari latihan

- setelah merasakan sendiri dan memahami benar-benar dar apa yang kita rasakan,
baru deh kalau mau menelaahnya dengan konsep ilmiah...

jadi kita bisa membedakan benar salahnya dari pengalaman  dan pemahaman karena latihan kita.

Bukan sebaliknya, kita yang belum tau apa2 mempelajari dari angan2 dan penelitian2 yang belum kuat dasarnya.
Kalau penelitiannya ngaco takutnya seluruh ilmu kita juga ngaco.

Saya juga ga tau meridian enaknya digambarkan seperti apa.
Namun kalau tidak salah (tandanya bisa salah wakaka)

Meridian sendiri adalah titik yang menghubungkan satu titik dengan titik lainnya.

Misalnya adalah pada akupuntur, di tusuk titik A eh malah bisa jantung yg terkena efeknya (misal peredaran darah jantung bisa lebih lancar)

Atau mungkin salah satu contoh lainnya adalah pijat refleksi di waktu bagian kaki tertentu di pijat, eh malah organ lain kita yg terasa sakit.

Sepengetahuan saya, titik meridian inilah jalur utama mengalirnya tenaga dalam.

pengetahuan saya soal meridian juga ga gitu banyak, tapi yang jelas ini udah jadi hal yang belum diteliti secara ilmuah namun nyata untuk dibuktikan.

bluebex

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 4
  • Posts: 123
  • Reputation: 9
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: TD
Re: Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa
« Reply #32 on: 09/08/2010 16:06 »
setelah merasakan sendiri dan memahami benar-benar dar apa yang kita rasakan,
baru deh kalau mau menelaahnya dengan konsep ilmiah...


betul bgt ...  [top]

sidik

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 19
  • Reputation: 0
  • Sahabat Silat
Re: Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa
« Reply #33 on: 11/08/2010 15:25 »
betul banged pak boss

ada yang mw share lagi untuk
 tentang

*penyaluran

and

*penngendapan

sidik

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 19
  • Reputation: 0
  • Sahabat Silat
Re: Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa
« Reply #34 on: 11/08/2010 15:41 »
betul pak boss

tapi masalah penyaluran n pengendapan kan belum di bahas

mohon di share  x-)) x-)) x-)) x-))

Suprapto

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 26
  • -Receive: 86
  • Posts: 418
  • Reputation: 137
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa
« Reply #35 on: 11/08/2010 22:26 »
@ bung Sidik.

Terdapat banyak perguruan dan aliran, sehingga tentu punya metoda sesuai disiplin keilmuan masing2.
Mungkin secara garis besar ada tahap2 sbb:
1. Stlh pembinaan fisik u ketahanan kelenturan kekuatan dan kecepatan, dilanjut dengan latihan tata gerak beladiri, maka kemudian ada latihan pengolahan tenaga. Dimaksud untuk membangkitkan tenaga (memperbesar "generator tenaga").
2. Pada waktu selesai sesi latihan pengolahan tenaga/"pembangkitan", biasanya ada latihan, yg mengumpulkan/menyimpan tenaga hasil latihan tadi, dari diseluruh tubuh, ke satu titik. Ini yg umum dinamakan PENGENDAPAN. Bisa saja stlh dikumpulkan di suatu titik, disebarkan lagi keseluruh tubuh secara seimbang.

2. Kemudian ada latihan PENYALURAN. Tenaga yg terkumpul tadi disalurkan ke bagian tubuh/anggota badan yg dikehendaki.
Katakanlah, generator ada 100 watt, kalau kurang terlatih hanya bisa tersalur 5 watt. Dengan berlatih akan semakin meningkat.

bluebex

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 4
  • Posts: 123
  • Reputation: 9
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: TD
Re: Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa
« Reply #36 on: 12/08/2010 13:23 »
ya ... emang masing2 perguruan berbeda metode ...
banyak perguruan yg menempa muridnya dgn pelatihan fisik dulu baru beberapa tahun kemudian masuk dalam pedalaman ilmu pernafasan ...
ada perguruan yg mendahulukan latihan pernafasan baru setelah beberapa tahun masuk ke olah fisik ... dll

@sidik ...
klo bos sidik mencampur beberapa type / metode pernafasan tentu akan berpengaruh pada kondisi energi dibadan bos sidik ... sukur2 klo sama ... klo berbeda bisa menimbulkan bentrokan energi berbeda ... salah2 terluka dalam ...
yg umum aja deh buat boss sidik ... "energi dibadan kita hrs tunduk oleh pikiran kita" ... kontrol itu "harus" ngak bisa tidak ... baru bos sidik dgn mudah menyalurkan & mengendapkan tenaga ... ;D

@ yohanlie ...
maaf nanya lg gan ... (maklum blm ngerti)
Atau mungkin salah satu contoh lainnya adalah pijat refleksi di waktu bagian kaki tertentu di pijat, eh malah organ lain kita yg terasa sakit.
klo yg gitu bukannya interkoneksi syaraf pada tubuh ? apakah itu termasuk energi ?
bagaimana dgn yg ini " tahun 1989 ada penelitian, kalau tidak salah, oleh Ken dan Wilson yang berkesimpulan bahwa mitokondria dari sel tubuh manusia sebesar 1 cm kubik (hanya sebesar dadu) mampu menghasilkan listrik sebesar 200 ribu volt"

Suprapto

  • Anggota Senior
  • ****
  • Thank You
  • -Given: 26
  • -Receive: 86
  • Posts: 418
  • Reputation: 137
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa
« Reply #37 on: 12/08/2010 15:41 »
1. Tabib, empu,pendekar tempo doeloe mampu mendeteksi jalur energi didalam tubuh manusia, kemungkinan besar pakai olah rasa.
 Karena hukum alam hanya tunduk pada SATU sumber aturan, suatu saat nanti pendekatan tradisional/empirik dan pendekatan modern, akan bertemu.

2. Teori2 energi tubuh biar aja berkembang. Jarak terjauh dari 1 centimeter cubic adalah kurang dari 1,5 cm. Tdk sampai 200 rb volt sdh terjadi loncatan listrik. Bukan nggak percaya, tapi perlu penjelasan.

3. Pernah ada perguruan, yg pendirinya adalah seorang sarjana FISIKA NUKLIR.
Dalam banyak seminar mengenai perguruannya, dia lebih banyak membicarakan teori energi menurut fisika atom dan nuklir. Teori itu sdh teruji secara ilmiah.

MANIPULASI nya:
Ingin mengasosiasikan pencitraan (brand image association), seolah olah energi yg didapat dari metoda latihannya, sama ilmiahnya dengan teori fisika atom tersebut.

Salam.

yohanlie

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 22
  • Reputation: 0
    • Email
Re: Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa
« Reply #38 on: 12/08/2010 16:42 »

@ yohanlie ...
maaf nanya lg gan ... (maklum blm ngerti)
Atau mungkin salah satu contoh lainnya adalah pijat refleksi di waktu bagian kaki tertentu di pijat, eh malah organ lain kita yg terasa sakit.
klo yg gitu bukannya interkoneksi syaraf pada tubuh ? apakah itu termasuk energi ?

maaf gan, saya ga tau banyak soal meridian. Dan ga tau pasti penelitian yang dimaksud kayak gimana.
Bisa diberikan sumbernya?
Kalau yang pernah saya dengar, menurut tradisi timur, itu adalah termasuk jalur meridian.

Salah satu contoh kasus yang cukup aneh adalah sistem totok..
Orang ditotok di titik tertentu, peredaran darah bisa mampet
Di totok di titik tertentu bisa memperlancar peredaran darah
Atau bahkan bisa membunuh orang

Saya ga tau banyak soal ini..
tolong tanyakan saja pada tabib atau shinse, mereka biasanya lebih memahami dan juga rata2 belajar beladiri :D


bagaimana dgn yg ini " tahun 1989 ada penelitian, kalau tidak salah, oleh Ken dan Wilson yang berkesimpulan bahwa mitokondria dari sel tubuh manusia sebesar 1 cm kubik (hanya sebesar dadu) mampu menghasilkan listrik sebesar 200 ribu volt"

Maaf mas masalah penelitian yang ini saya juga tidak tahu menahu...
kalau ditempat saya, yang namanya aliran listrik baru bisa dihasilkan setelah menggabungkan 2 kutub tenaga dalam
dan itu prosesnya memerlukan latihan bertahun2

yohanlie

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 22
  • Reputation: 0
    • Email
Re: Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa
« Reply #39 on: 12/08/2010 17:15 »
Tenaga dalam dan Olah Rasa

Ini cuma tulisan dari apa yang saya tahu, yang sebenarnya sedikit sekali yang saya ketahui.
bisa salah dan bisa benar, tapi itu semua kita kembalikan kepada diri masing2, disinilah guna forum untuk mendiskusikan apa yang ada dipikiran kita.

Dari penjabaran tentang pengkajian beladiri dari sudut pandang ilmuah dan tradisional mungkin bisa digambarkan sebagai berikut:

Saya sering mendengar bahwa budaya timur memiliki hal yang cukup unik dalam hal perkembangan kebudayaan.
Mulai darimana mereka bisa menciptakan suatu sistem pengobatan, tata bangunan, ilmu astronomi, bahasa sastra, dan berbagai ilmu maju lainnya bahkan sebelum teknologi berkembang. (well dalam hal ini saya lebih banyak menggunakan kebudayaan china sebagai contoh)

Dan kemungkinan besar pada saat itu mereka belum memiliki alat ronsen, alat pendeteksi elektron dan gelombang magnetik, belum memiliki teropong yang canggih seperti sekarang, dan berbagai peralatan modern.

menurut beberapa artikel yang sudah saya baca, banyak hal-hal yang sudahtertulis dan tercatat pada suatu dokumen atau catatan di masa lampau namun di klaim baru ditemukan oleh teknologi pada zaman sekarang.

Salah satunya mungkin dapat dilihat pada link berikut:
http://allscorpion.blogspot.com/2010/05/sains-mengungkap-lagi-kebenaran-al.html


Kembali ke topik, soal tenaga dalam.

Bagaimana orang zaman dahulu berhasil menemukan yang namanya tenaga dalam?
Padahal belum ada alat pengukur listrik, gelombang, dll.

Menurut saya, kemungkinan terbesar mereka berlatih dengan merasakan setiap gerakan, setiap nafas, bagaimana tiap gerakan itu mempengaruhi alur nafas, dan lain2.
Sekarang coba tahan nafas diperut telapak tangan menghadap kebawah, lalu diputar keatas dan rasakan.
Pasti ada perbedaannya dimana waktu telapak tangan menghadap keatas, tekanan nafas diperut lebih kuat.

Dari proses merasakan itu kemungkinan dilakukan banyak eksperimen sehingga ditemukan metode paling efektif.
Ilmu yang ada kemungkinan besar bukan ilmu sehari jadi tapi adalah evolusi dari penyempurnaan selama bertahun2 atau bahkan berabad2.
Terlihat dari perkembangan atau evolusi suatu perguruan yang saya kenal dimana jurusnya berevolusi sesuai dengan kebutuhan praktisinya.

Dari perjalanan panjang itulah lahir suatu bentuk ilmu (baik beladiri, pengobatan, tenaga dalam, dan lain2)

Latihan dengan merasakan  pada metode tradisional mungkin seperti ibarat bagaimana kita mengendarai mobil,
Pada tahapan tertentu kita tidak perlu melihat parameter kecepatan, tidak perlu lama-lama untuk tahu bagian mesin mana yang rusak atau ban mana yang bocor, atau aki habis atau bensin habis.

Bisa dikatakan semua itu didapat dari pengalaman dan "pencerahan", hal inilah yang diturunkan ke generasi berikutnya. Sehingga generasi berikutnya bisa dengan lebih cepat mempelajari dan mengembangkan sesuai dengan kondisi saat itu.

Kalau penelitian modern mungkin adalah mengetahui dengan melakukan riset, misalnya adalah dengan mengira-ngira bahwa 160 Km/jam itu secepat apa, kalau mobilnya kogok maka dilakukan ujicoba dan penelitian bagian mana yang rusak, kalau ban kempis diteliti sudut mobil yang miring ada di bagian mana.

Pada akhirnya yang kita lakukan ga jauh-jauh dari meneliti hal-hal yang sudah ada namun dari sudut pandang lain.
Masalahnya apakah yang namanya penelitian bisa mencangkup sesuatu secara lebih meluas?
Ini juga yang jadi pertanyaan saya.

Contoh lainnya adalah

saat kita menyentuh air, kita bisa tahu rasanya air entah dingin, hangat, cair, kekentalannya, tekanannya, dan beberapa sensasi yang mungkin tidak kita sadari (tergantung orangnya).
Ini kalau dilihat dari sisi merasakan.

jika dikondisikan bahwa kita tidak pernah berjumpa dengan yg namanya air, tapi kita bisa menelitinya tanpa menyentuhnya seumur hidup. Apakah kita bisa menggambarkan secara detail seperti yg dirasakan pada kasus pertama?
Mungkin kita bisa tahu struktur pembentuk air, kekentalannya, warnanya, suhunya, tapi itu semua kan hanya teori berdasarkan pengkajian tertentu, dan kita tidak akan tahu 100% seperti apa rasa air tersebut.


Mungkin inilah yang memisahkan ilmu beladiri tradisional budaya timur dengan barat (termasuk pengobatannya).

Yang perlu diwaspadai adalah dikala suatu pengkajian ilmiah belum mencangkup keseluruhan dari keilmuan yang ada.

Contohnya soal meridian, saya ga tau ada yang seperti inia atau tidak namun jika memang ada yang niat meneliti hal ini.. maka orang tersebut harus benar-benar mengetahui apa itu meridian dan juga merupakan seorang peneliti yang cukup kompeten.

Begitu juga soal tenaga dalam.
Kalau sudah merasakan dan mempelajari sendiri yg namanya tenaga dalam, kemungkinan dia bisa menggambarkannya dalam bentuk ilmuah.

Jangan sebaliknya.

Bicarain gado-gado tapi ga pernah makan gado-gado.. kan lucu





btw,
Saya sendiri bingung manusia badan kecil bisa menjatuhkan yang badannya besar dengan colekan... Ini pasti bukan hal asing didunia beladiri.
Namun banyak juga orang yang tidak percaya akan hal ini dan menuntut penjelasan ilmiahnya

Apakah memang belum ada penjelasan ilmuah yang cukup untuk dapat mengetahui penyebab kasus ini?
Atau memang ga ada orang yang tertarik untuk menelitinya?
buat saya itu masih jadi tanda tanya besar....


bluebex

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 4
  • Posts: 123
  • Reputation: 9
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: TD
Re: Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa
« Reply #40 on: 13/08/2010 14:35 »
Menarik sekali ... [top]
tapi sebelumnya saia mau mengucapkan "mohon maaf lahir & batin " sebelumnya mungkin banyak tulisan saia yg nyeleneh yg diluar kontek ... tp begitulah yg ada difikaran saia utk mencari kemungkinan2 yg lain ... mohon maaf sekali lg ...

@ mas prapto :
1. empu, tabib dll ... tentu mereka belajar mengerti energi dr olah rasa krn blm ada alat ukurnya ... hingga sampai sekarang tubuh manusia masih menyimpan banyak misteri ... tugas selaku org muda untuk menyingkapny ... & konteksnya tentu tidak hanya ilmu yg sudah ada sekarang juga kemungkinan2 yg bs kita pelajari ... istilah kerennya "berfikir diluar kotak".

2. tentang 1 cm kubuk mitho itu di generate secara simultan pada rangkaian seri menghasilkan biolistrik.

3. selama dia bisa menjelaskan dgn benar dgn kenyataannya saya kira itu bukan menjadi masalah ... seperti halnya banyak penjelasan yg lbh sederhana yg bs dibilang sangat klasik yg juga banyak dipercaya oleh byk org.

@yohanlie :
Ini cuma tulisan dari apa yang saya tahu, yang sebenarnya sedikit sekali yang saya ketahui.
bisa salah dan bisa benar, tapi itu semua kita kembalikan kepada diri masing2, disinilah guna forum untuk mendiskusikan apa yang ada dipikiran kita.

aku setuju neh .. [top] memang masing2 org mempunyai pikiran berbeda2 ... barangkali aja dgn begini kita mendapatkan tambahan ilmu yg tidak disangka2 ... x-))

1. koneksi antar syaraf ... seluruh tubuh kita mempunyai triliunan simpul syaraf yg saling terkoneksi yg diatur oleh prosesor kita (otak). krn sistem syaraf juga termasuk salah satu misteri yg seluruhnya blm diketahui ...  ;D

sebenarnya metode timur & barat hampir menemui titik temu dlm menelaah energi (seperti kata mas prapto).
klo menurut fikiran saia :
kita berlatih olah rasa adalah utk merasakan ... ini menjelaskan yg berkontribusi adalah simpul2 syaraf kira sebagai sensor dalam merasakan apa itu yg disebut TD ... dan bisa dibilang klo yg memproduksi adalah mithocondria ... yg menditeksi adalah sensor2 pada saraf diseluruh tubuh ...

kenapa terasa mengalir ... sensor syaraf kita menditeksi adanya energi yg mengalir dari sel ke sel ...
kenapa tersumbat ... krn dia kehilangan path ... krn jalur rambatan pd sel2 ada yg tidak bisa terambati ...
kenapa mengalirnya lambat ... krn energi mencari jalan utk rambatan dgn pilihan jalan yg beragam ... & kebanyakan jalurnya masih banyak yg buntu ...

harap dimaklum ... krn saia bukan seorg yg specialis peneliti cuma ingin sedikit menuliskan apa yg ada difikiran saia ...  [[peace2]]

kebetulan saia menemukan sedikit tulisan yg bagus (krn saia ngak ngerti  :P)

http://dien84.wordpress.com/2010/01/05/biolistrik/

sidik

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 19
  • Reputation: 0
  • Sahabat Silat
Re: Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa
« Reply #41 on: 17/08/2010 15:52 »
jadi rame nih pembicaraan

yang penting ga mainan JIBAN N GABAN LAGI

 [lucu] [lucu] [lucu] [lucu] [lucu] [lucu] [lucu] [lucu] [lucu]

bluebex

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 4
  • Posts: 123
  • Reputation: 9
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: TD
Re: Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa
« Reply #42 on: 18/08/2010 15:41 »
ayo dong Boss Sidik & mbk doly ... ditunggu kontribusinya ... soalnya saia juga sama masih dlm taraf belajar ( baukencur.com)  :w

kontribusinya biarpun sedikit ... tapi maaakkk... nyuuusss....  [top]

sidik

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 19
  • Reputation: 0
  • Sahabat Silat
Re: Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa
« Reply #43 on: 18/08/2010 20:40 »
ah bang bluebexx bisa ajah
saya kan baru niebew so ga bisa kasih kotribusi apa apa

bluebex

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 4
  • Posts: 123
  • Reputation: 9
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: TD
Re: Berlatih Tenaga Dalam Dengan Olah Rasa
« Reply #44 on: 20/08/2010 14:19 »
ygb nubi itu biasanya ... lbh baik dalam menelaah ... barangkali aja ada yg ketinggalan ...

ya emang ... suatu pemikiran butuh waktu utk dipahami ... krn kita tidak tahu limit yg bisa dikembangkan pada mahluk yg paling sempurna diantara mahluk lainnya ini ... "yok kita latihan lagi" ...  [[peace2]]

 

Powered by EzPortal