Forum Sahabat Silat
Bahasa Indonesia => Seputar Dunia Beladiri => Tenaga Dalam (TD) => Topic started by: Antara on 10/01/2008 12:06
-
Maaf kalau pertanyaannya sangat mendasar ya? Di thread-thread lain di forum
ini pembahasannya sudah rinci, agak sulit bagi saya mengikutinya. Rasanya saya
perlu belajar yang dasar-dasar dulu.
"Apakah tenaga dalam itu, apa yang termasuk tenaga dalam, apa yang bukan?"
Pertanyaannya masih berputar di sekitar definisi dan klasifikasi, nih... :-[
Saya mengamati perguruan-perguruan memiliki teknik pernafasan, meditasi, dan
ritual keagamaan sebagai bagian dari kurikulum tenaga dalam mereka. Ada yang
memiliki ketiganya, ada yang hanya satu atau dua saja.
Ada yang tenaga dalamnya berupa kemampuan memecahkan benda keras, ada
yang kemampuan melempar orang dari jarak jauh, ada yang melihat meskipun
matanya ditutup, dan lain-lain lagi. Apakah semuanya memang tenaga dalam?
Adakah penjelasan mengenai bagaimana bekerjanya tenaga dalam? Benarkah
tenaga dalam itu berhubungan dengan makhluk gaib?
Saya sendiri sejujurnya tidak tahu tentang tenaga dalam. Pernah ikut perguruan
pernafasan, tapi tidak mengalami kemajuan yang berarti. Sementara teman-
teman saya sudah bisa mementalkan orang, saya masih terbengong-bengong
saja. Tidak bisa mementalkan maupun dimentalkan. Mungkin saya memang tidak
berbakat di bidang ini.
Sebelumnya saya ucapkan terima kasih atas tanggapannya.
-
jika memang benar tenaga dalam, apapun bisa dipentalkan mau itu benda,mahluk hidup, mau itu konsentrasi atau tidak konsentrasi.
ada lagi tenaga lain kita sebut saja tenaga metafisika, sepengalaman saya terbatas hanya yg diserang dan terserang konsen.
sulit untuk diuraikan dengan kata2 sebaiknya dicoba dan dipelajari.
-
Tenaga Dalam Secara Umum :
Pada dasarnya setiap orang memiliki apa yang disebut dengan tenaga dalam, hanya saja mereka tidak mengetahui bagaiman cara membangkitkan atau mengembangkannya. Tenaga dalam itu itu sudah ada sejak manusia dilahirkan. Tetapi tenaga itu masih pasif dan sewaktu-waktu akan bangkit bila orang tersebut dalam keadaan panik, tidur berjalan, terhipnotis atau ketakutan yang luar biasa.
Contoh :
Seseorang yang takut kepada anjing akan memiliki kemampuan yang luar biasa dalam berlari menghindari kejaran anjing yang berlari cepat. Bila terdesak, orang tersebut dapat melompati tembok setinggi 2 m dengan sekali lompat. Rasa takut yang berlebihan tersebut dapat membangkitkan tenaga dalamnya yang sedang 'tidur'. Secara otomatis tenaga dalam tersebut bangkit dan tersalur pada kedua kakinya yang sedang dipergunakan untuk berlari, tetapi setelah berhasil menyelamatkan diri kekuatan itu reda dan energi itu 'tidur' kembali. Kemudian orang itu baru menyadari bahwa dirinya telah melakukan sesuatu yang luar biasa.
Orang yang sedang tidur berjalan dapat melakukan hal-hal yang luar biasa dan tidak wajar apabila orang itu dalam keadaan sadar. Hal itu bisa dilihat dari gerakan akrobatik ketika orang tersebut tidur berjalan, seperti jalan di atas atap rumah atau mengigau tentang kejadian yang akan datang.
-
Perbedaan Tenaga Metafisika dan Tenaga Dalam
Tenaga Dalam
1 Dibangkitkan melalui olah nafas dan latihan latihan khusus.
2 Dalam pukulan jarak jauh, ada angin pukulan berhembus kuat dan benda
sasaran akan hancur oleh angin tersebut.
3 Dapat melakukan pemecahan benda keras dengan tangan kosong tanpa
bacaan tertentu.
4 Dalam pertahanan jarak jauh, orang yang menyerang terpental, benda padat
akan hancur sebelum menyentuh tubuh. Hal ini bisa dilakukan oleh orang
yang bertenaga dalam besar dan penyaluran sangat sempurna.
5 Membentuk getaran-getaran hawa dingin dan hawa panas sesuai dengan cara
orang itu berlatih.
6 Tidak dapat dicabut
7 Semua gerakan digerakkan secara sadar.
8 Tidak ada pantangan karena dibangkitkan melalui latihan
9 Kegunaannya sangat luas. Misalnya seperti menambah ketajaman panca
indera, melipatgandakan tenaga, meringankan tubuh, membangkitkan ESP,
atau untuk pengobatan.
Tenaga Metafisika
1 Dibangkitkan melalui mantera-mantera, amalan, diisikan oleh sang guru dengan
berbagai istilah.
2 Dalam melakukan pukulan jarak jauh, tidak ada angin pukulan tapi lawan akan
jatuh atau sasaran akan hancur.
3 Dapat melakukan pemecahan benda keras tapi dengan bantuan jin dan
bacaan tertentu.
4 Hal ini bisa dilakukan oleh orang yang bertenaga dalam besar dan penyaluran
sangat sempurna. Dalam pertahanan jarak jauh, penyerang harus dalam
keadaan emosi supaya bisa terpental, tetapi bila dengan bantuan jin
penyerang tidak harus emosi. Biasanya ada bacaan-bacaan khusus untuk
menggunakannya.
5 Tidak ada hawa panas dan dingin, tapi ada hawa yang menggerakan tubuh
yang berasal dari luar tubuh yang disebut dengan medan elektro-magnetik
tubuh
6 Dapat dicabut
7 Ada gerakan bawah sadar dengan istilah kepekaan, sambatan, dsb.
8 Ada yang memiliki pantangan dan ada yang tidak.
9 Satu ilmu hanya memiliki satu fungsi tetapi ada juga yang memiliki banyak
kegunaan hingga seperti tenaga dalam. Inilah yang dipakai beberapa
perguruan dengan dalih tenaga dalam.
-
Hawa panas dan hawa dingin
Tenaga dalam membentuk getaran-getaran yang tersalurkan pada urat-urat tubuh dan pembuluh-pembuluh darah apabila disalurkan. Getaran-getaran energi ini berbeda-beda, ada yang panas dan ada yang dingin, tergantung bagaiman cara orang itu berlatih. Energi panas (positif) dan energi dingin (negatif). Ukuran bangkitnya tenaga dalam yaitu dengan terasanya hawa hangat pada perut atau ulu hati. Hawa hangat ini tidak terpencar-pencar dan bisa kita salurkan ke bagian tubuh manapun yang kita mau. Makin lama hawa hangat itu semakin panas dan menyalurkannya semakin gampang.
Tenaga dalam ini apabila disalurkan pada suatu titik tertentu akan membentuk kekuatan yang dapat dipergunakan untuk menghancurkan benda-benda keras, pengobatan dan lain-lain. Energi inilah yang dipergunakan oleh kalangan persilatan di dalam menambah mutu silatnya, juga dapat dipergunakan sebagai senjata yang ampuh. [top] [top]
Tenaga dalam untuk meningkatkan mutu silat Tenaga dalam biasanya dikaitkan dengan aliran seni bela diri masyarakat Melayu. Dipercayai tenaga dalam ada pada diri semua manusia namun perlu dibangkitkan dengan kaedah-kaedah tertentu antara lain:
Teknik pernafasan.
Meditasi.
Latihan jurus.
-
[top] @ Mas Sapujagad
-
sip.....akhirnya muncul juga ahlinya ::)
-
Terima kasih banyak atas tanggapan Mas Crypton dan Mas Sapujagad...
Agak njlimet juga mencernanya... jadi masih saya baca ulang bolak-balik ...
Tapi boleh ya nyisip pertanyaan lain dulu,
1. Banyakkah populasi orang yang menguasai tenaga dalam? Karena...
2. Banyak orang yang berbicara tentang tenaga dalam akhirnya mengaku kalau
mereka tidak/belum menguasai sepenuhnya, baru mulai belajar, atau hanya
dengar dari orang lain. Dari sini saya jadi berpikir...
3. Apakah ada kemungkinan bahwa tenaga dalam sebenarnya cuma legenda
atau sekarang sudah (menjelang) punah?
-
3. Apakah ada kemungkinan bahwa tenaga dalam sebenarnya cuma legenda
atau sekarang sudah (menjelang) punah?
Kalau menurut para sceptisist termaruk Oom Randi yang juga sedang kita bahas di thread 'Tantangan pembuktian kekuatan supranatural : James Randi Challenge' sih yang namanya tenaga dalam, chi, prana dll. itu semua cuma hoax.
Sila di gugel dengan keyword 'amazing randi chi', atau 'sceptic chi', akan banyak menghasilkan site2 dengan perpektif mereka.
Salam hangat
-
Terima kasih, Mas Sabrang Kidul...
Saya sendiri sudah mengikuti sepak terjang Mbah Randi sejak 2005, termasuk
ketika dia punya kasus dengan perguruan Bambu Kuning di Bali.
Justru dari titik inilah saya bertanya-tanya, karena bila tenaga dalam masih ada,
maka seharusnya bisa dibuktikan secara statistik. Kalau bukan penjelasan ilmiah
di belakangnya, minimal pembuktian fenomenanya (chance by statistic).
Saya kuatir bahwa praktisi tenaga dalam sekarang terbatas pada lingkungan
kecil dan tertutup, dan yang banyak beredar di luar adalah orang yang hanya
pernah menyentuh kulitnya saja. Kalau terus begini lama-lama bisa tinggal cerita.
Sekali lagi terima kasih...
-
Nah, saya baru dengar kalau Oom Randi punya setori sama Perguruan Bambu Kuning di Bali.
Bisa cerita lebih banyak tentang hal ini mas Antara...?
Tengkiyu
O'
-
Perguruan bambu kuning menerima tantangan satu juta dollar Mbah Randi di
bulan September 2003. Entah bagaimana, ada seorang warga Indonesia (saya
lupa namanya) yang mengajukan diri untuk melakukan pengujian ke Bali,
bukannya orang dari bambu kuning yang berangkat ke tempatnya Mbah Randi.
Perguruan bambu kuning sukses melalui pengujian, si pengetes jatuh oleh
tenaga dalam. Namun Randi berkilah bahwa pengujian itu tidak mengikuti kaidah
uji ilmiah dan film yang dijadikan bukti sangat tidak jelas karena dilakukan malam
hari dan dari sudut yang kurang tepat. Menurut Randi bisa saja kejadiannya
karena si penguji dibokong menggunakan penyengat listrik.
Sempat terjadi adu argumen seru, yang menurut pengamatan saya sebagai
orang Indonesia, Oom Randi memilih kata-kata yang sangat tidak simpatik.
Orang ini mungkin punya masalah dengan sopan santun...
Akhirnya Randi menantang Bambu Kuning untuk melakukan uji ulang yang lebih
ilmiah di Florida, dengan biaya ditanggung Bambu Kuning sendiri.
Sesudah itu saya tidak dengar kelanjutannya. Ada yang bisa melengkapi?
-
Terima kasih banyak atas tanggapan Mas Crypton dan Mas Sapujagad...
Agak njlimet juga mencernanya... jadi masih saya baca ulang bolak-balik ...
Tapi boleh ya nyisip pertanyaan lain dulu,
1. Banyakkah populasi orang yang menguasai tenaga dalam? Karena...
2. Banyak orang yang berbicara tentang tenaga dalam akhirnya mengaku kalau
mereka tidak/belum menguasai sepenuhnya, baru mulai belajar, atau hanya
dengar dari orang lain. Dari sini saya jadi berpikir...
3. Apakah ada kemungkinan bahwa tenaga dalam sebenarnya cuma legenda
atau sekarang sudah (menjelang) punah?
yang mengetahui semakin banyak Mas tapi yang menguasai (secara benar) semakin sedikit
-
jadi pengen lihat tenaga dalam yg sudah extract diatas 5% ;D
-
Tenaga Dalam Secara Umum :
Pada dasarnya setiap orang memiliki apa yang disebut dengan tenaga dalam, hanya saja mereka tidak mengetahui bagaiman cara membangkitkan atau mengembangkannya. Tenaga dalam itu itu sudah ada sejak manusia dilahirkan. Tetapi tenaga itu masih pasif dan sewaktu-waktu akan bangkit bila orang tersebut dalam keadaan panik, tidur berjalan, terhipnotis atau ketakutan yang luar biasa.
Assalamu 'alaikum,
Kalau saya interpretasikan bahwa tenaga dalam pasif tersebut adalah potensi tenaga di dalam tubuh manusia yang belum di explore, gimana menurut mas Sapujagad?
Kita belum tahu batas kemampuan manusia sebenarnya. Kita tidak tahu baru berapa % kemampuan otot dan otak kita yang telah digunakan. Contoh paling konkrit adalah pemecahan rekor di dunia olahraga dalam aspek kecepatan dan kekuatan yang terus berlangsung tanpa henti. Pemegang rekor lari atau angkat besi olimpiade saat ini bisa dinilai memiliki tenaga dalam bila dia masuk lorong waktu untuk kembali bertanding di olimpiade pertama. :-\
Masih terlalu sedikit pengetahuan kita tentang potensi dahsyat di dalam tubuh kita sendiri. Maka kenalilah dirimu, maka kau akan mengenal Tuhanmu.
Wassalam,
TP
-
Rata - rata orang normal ya segitu, dan kala dia melatih dengan berbagai cara... ya.. bisa lebih kang, tenaga dalam tidak hanya bangkit pada perguruan silat saja, tapi atlit pun bisa, karena dia latihan, mungkin metoda nafasnya yang berbeda, atlit angkat besi pun tidak langsung hebat dan juara tapi harus latihan, iiya tooh,,,masss .Cuman mereka tidak sadar akan tenaga lebih nya itu dan tidak digembor2 sebagai tenaga dalam atau bahkan tidak tau sama sekali, yaaa, itu lebih baik dari pada kaya kita yang ngakunya punya tenaga dalem. hi hi hi ;D ;D ;D
Tenaga Dalam Secara Umum :
Pada dasarnya setiap orang memiliki apa yang disebut dengan tenaga dalam, hanya saja mereka tidak mengetahui bagaiman cara membangkitkan atau mengembangkannya. Tenaga dalam itu itu sudah ada sejak manusia dilahirkan. Tetapi tenaga itu masih pasif dan sewaktu-waktu akan bangkit bila orang tersebut dalam keadaan panik, tidur berjalan, terhipnotis atau ketakutan yang luar biasa.
Masih terlalu sedikit pengetahuan kita tentang potensi dahsyat di dalam tubuh kita sendiri. Maka kenalilah dirimu, maka kau akan mengenal Tuhanmu.
(Slogannya bagus) Saya coba explore ke rekan rekan ,maka dari itu kita GALI.... yuuu
-
Salam kenal buat Kang Sapujagad & semuanya...
Kang saya sangat tertarik dengan penjelasan mengenai TD, TM dan potensi luarbiasa dari setiap orang yg masih terpendam, bagaimana caranya untuk mengaktifkan energi yang terpendam tersebut dan bagaimana proses terjadinya TD dan TM dari hasil latihan tersebut menjadi sesuatu yang luar biasa ?
haturnuhun
Gez [top]
-
Tenaga Dalam sesungguhnya setiap orang telah diberikan oleh Yang maha Pencipta, tinggal bagaimana orang tersebut menggunakannya... lalu bagaimana mengaktifkannya ... Ya Latihan ... dengan metode tertentu ... tetapi sesungguhnya tanpa kita sadari dalam kehidupan sehari - hari kita sudah gunakan itu yang namanya tenaga dalam, coba anda ingat - ingat dalam keadaan terdesak, pasti ada aja seperti yang membantu ... ya itu tenaga dalam . suatu tenaga yang diberikan oleh Allah SWT kepada seyiap manusia ..
-
boss kalo kyk gini masuk tenaga dalam gk ?
waktu ujian nasional otak gw ngeblank gk bisa.......(disini udh nyoba tenangin diiri)
tau tau 15 menit gw wara wiri panik trus liat soalnya lagi ehhh tau tau rumus rumus keluar gitu aja en lancar bgt ngerjainnya...... masih kepikiran gw ampe skarang kok bisa yaaa......
-
haloo semua...saya br gabung nih saya tertarik sekali dg yg namanya tenaga dalam saya jg pengen blajar...brsan saya baca diskusi udah lama sih tp saya msh penasaran...bisa nggk yah orang belajar ilmu tenaga dalam sendiri tanpa guru dr buku gt...gmn ya..? minta sarannya donk q pengen banget melatih dan mengembangkan ilmu tenaga dalam
-
rekans2,
ane jg bingung tenaga dalam apaan... hehehe :D, biasalah kebanyakan pake otak kiri :'(,
kebetulan ane nemu web, mngkn ini bisa membantu definisi yang dasar, meskipun ane sendiri sebenernye masih bertanya tanya (nanya ame siape ye?) ...
http://antoneswe.multiply.com/
nah, baca dulu deh, siape tau nambah pengeahuan, minimum buat ane sendiri... hehehehe
-
Gimana tho ini BOS ANTARA ini? Sudah jelas banyak perguruan tenaga dalam yang menjamur di Indonesia, apa itu tidak membuktikan bahwa praktisi tenaga dalam masih lestari. Kalo mereka bilang baru belajar, itu hanyalah kerendahan hati. Dan ini patut kita syukuri, bahwa mereka tidak sombong atas kekuatan yang dipunyainya dan selalu ingat bahwa hanya Allah SWT. semata yang memiliki segalanya.
-
Lhoooo, banyaknya jumlah kan bukan jaminan, Mas Hidup...
Saya ibaratkan maskapai penerbangan,
Di Indonesia ini banyak sekali maskapai penerbangan, tapi tidak satupun yang memenuhi standar keselamatan penerbangan yang ditetapkan oleh Uni Eropa. Malah kita rutin denger soal kecelakaan. Apa artinya? Kalau cuma pengelola bis antar kota Jakarta-Surabaya, jangan sembarangan mau bikin maskapai penerbangan jurusan Jakarta-Surabaya juga :D
Tidak semua klaim tenaga dalam bisa dipertanggung-jawabkan. Bukannya mereka mau nipu, tapi bisa jadi mereka sendiri tidak tahu kalau ilmu mereka itu bukan tenaga dalam, tapi cuma fenomena biasa. Ada pula yang hanya berdasarkan tahayul tanpa bisa memberi hasil yang nyata.
Bukankah banyak klaim tenaga dalam berguguran di Randy Challenge?
Tapi sekali lagi, saya bukan orang yang skeptis... hanya masih belum diijinkan ketemu dengan tenaga dalam sungguhan... jadi masih belum tahu keadaan sebenarnya seperti apa.
Adapun soal orang yang ngakunya masih belajar, yang saya maksud adalah orang-orang yang dengan berkobar-kobar bercerita tentang keampuhan tenaga dalam, cara latihannya, dan sebagainya, tapi ketika ditanya mereka tidak sanggup menunjukkan kemampuan tersebut dengan alasan masih belajar. Biasanya mereka kemudian merujuk pada pendekar anu atau guru itu yang sudah menguasainya sementara mereka sendiri belum. Pada umumnya saya cuma bisa bertemu dengan mereka, tidak para guru yang mumpuni yang dimaksud.
Salam hangat,
Antara
-
Waduh kawan kita ini luar biasa kekritisannya.
Gini aja, saudara sudah ketemu dengan para petinggi KALIMASADA, SATRIA NUSANTARA, SATYA BUANA, NURUL IMAN atau yang lainnya? Apakah saudara meremehkan atau mendustakan kemampuan mereka atau lebih keji menurut saya, menuduh mereka 'MENIPU'. Kalaupun tetap saudara anggap kemampuan mereka hanyalah fenomena biasa. Coba saudara sekarang buat sendiri perguruan yang hanya menelorkan (salah satunya) kemampuan bertenaga dalam. Jangan koar-koar saja. Nanti banyak yang tersinggung lho.
Salam Dingin (biar balance, nanti kalau salamnya sama-sama hangat nanti kebakaran)
-
...orang-orang yang dengan berkobar-kobar bercerita tentang keampuhan tenaga dalam, cara latihannya, dan sebagainya, tapi ketika ditanya mereka tidak sanggup menunjukkan kemampuan tersebut dengan alasan masih belajar...
Lha... ini kata kuncinya Bang Antara! Justru yang berkoar-koar itu memang ilmunya masih cetek! Alias tong kosong nyaring bunyinya. Yang udah jagoan dan mumpuni, biasanya diem aja. Dia juga ga perduli orang lain mau bilang apaan, mau percaya apa kagak dengan kemampuannya. Orang yang beneran jago ga butuh pengakuan kalo dia itu jagoan, ga butuh unjuk kemampuan untuk sekedar memuaskan "nafsu ingin tau: tenaga dalam tuh kayak apaan sih" dari seseorang.
Jadi... jelas saja Sampeyan belum nemu orang-orang yang beneran bisa menunjukkannya sama Sampeyan, soalnya:
1. Yang berkoar, ga bisa beneran,
2. Yang bisa beneran, ga berkoar.
Salam...
-
Terima kasih, Mas Don... itulah kepercayaan yang masih saya pegang sampai sekarang. Saya hanya sekedar belum bertemu dengan orang yang benar-benar menguasai... yang nyaring berbunyi umumnya memang tong kosong.
pun, tidak ada niatan saya belajar tenaga dalam. Semata karena silat yang kita tekuni beriring erat dengan tenaga dalam, maka saya tergerak untuk sekedar perlu memiliki wawasan. Jutaan orang telah datang dan pergi di muka bumi ini tanpa pernah belajar tenaga dalam sedikit-pun, tapi mereka tetap bisa menjadi manusia yang berguna bagi keluarga dan lingkungannya.
Mas Hidup,
Mari kita berlindung pada Allah dari perkataan yang sia-sia dan ilmu yang tidak bermanfaat.
btw, kita belum kenalan tuh? Ta'aruf itu penting loh... monggo diisi buku tamunya.
-
Salam Rekans dan Seniors..
@Mas Antara, apa kabar ?
Bukankah banyak klaim tenaga dalam berguguran di Randy Challenge?
Saya pernah baca ttg. Randy Challenge. Kalau tidak salah MP pernah diuji demo ilmu getaran tutup mata di Randy Challenge dan hasilnya gagal.
Kalo dari penjelasan Nate *kalo gak salah namanya* pelatih MP di UTAH, katanya situasi dalam demo tsb. dipersulit oleh Randy. Katanya mata pesilatnya dioleh lem sehingga perih jadinya konsentrasinya buyar. Waktu awal demo berhasil cuman setelah ditaro segala macem kondisi oleh Rand jadi gak berhasil.
Saya orangnya suka nerima kemungkinan. Maksudnya sesuatu yg saya tidak mengerti ato gak ada bukti belum berarti tidak benar. Soalnya banyak yg saya gak ngerti ???
Mengenai tenaga dalam saya enggak mengerti. Tetapi saya percaya karena pernah melihat beberapa kejadian yg menurut saya susah dilakukan oleh orang biasa dgn tenaga fisik.
1. Teman saya kena tendang tangannya benkak segede bola bekel. Oleh teman saya yg satu lagi praktisi silat di taro tangannya dgn jarak 5 centi diatas bengkak teman saya yg kena tendang. Dalam waktu kuran dari beberapa menit bengkaknya ilang.
2. Teman saya becanda main kuat-2xan salaman. Eh tiba-2x kedengar "Krak" jempol temen yg satu copot dari engsel. Temen saya langsung pucet keringet dingin. Oleh teman saya yg kebetulan ngeliat ditaro telapak tangannya diatas jempol temen saya tsb. Walau enggak nyentuh temen saya yg kesakitan itu ngerasa kayaknya tangannya ada getaran dan spt. diurut. Sorenya tangannya enggak ada bekas bengkak dan bisa digerakin spt. biasa.
Pasti ada penjelasan ilmiahnya ya. Cuman saya gak tau kok tanpa disentuh terasa getara dan spt. dipijit. Kemudian bisa sembuh.
Apa itu bisa dikatagorikan sbg. tenaga dalam ?
Wasalam,
Faiz
-
Salam Mas Faiz, sudah lama sekali kita tidak ngobrol di thread. Kangen juga... Semoga keadaan Mas Faiz baik-baik saja dan tambah sukses (soalnya kayaknya lagi sibuk tuh) [top]
Saya sendiri tidak simpatik dengan Randi. Surat-menyuratnya sewaktu ada kasus dengan perguruan bambu kuning menunjukkan sikap yang arogan... sebenarnyalah saya berharap akhirnya ada satu tenaga dalam yang bisa mematahkan tantangannya tersebut. Sejauh ini saya punya kesan dia orangnya cenderung curang.
Adapun soal tenaga dalam,
Betul sekali, Mas Faiz, adalah penting bagi kita untuk bersikap terbuka terhadap kemungkinan, karena dari situlah kita bisa belajar. Sungguh rugi orang yang merasa sudah tahu semuanya dan menutup diri terhadap ilmu-ilmu pengetahuan yang bertebaran di luar sana.
Saya sendiri tercengang-cengang kalau menyaksikan atraksi macam debus misalnya dan tidak habis pikir bagaimana hal itu bisa terjadi.
Namun buat saya pribadi, adalah penting juga untuk tidak langsung gumun terhadap keajaiban. Kita perlu menjaga keseimbangan antara sikap skeptis dan sikap mudah percaya.
Dulu di awal tahun '80-an saya pernah bertemu sebuah kasus.
Ada anak menerobos pagar dan mengambil ubi dari kebun percobaan yang saat itu sedang menguji pestisida jenis baru. Tentu saja anak itu keracunan. Pihak kami buru-buru datang ke rumah si anak dengan obat-obatan yang diperlukan, tapi pihak keluarga menolak kami dengan alasan si anak kesambet dan saat ini sedang diobati oleh seorang guru tenaga dalam dan kyai yang sakti. Sayang sekali si anak akhirnya meninggal.
Ini memberi pemahaman kepada saya, bahwa kita perlu menelaah fenomena yang ada secara rasional dulu... mari kita jadikan tenaga dalam sebagai asset, bukan sebagai tahayul yang membodohi. Bukankah negara-negara maju sekarang ini banyak terbantu oleh kemajuan para ilmuwan mereka, bukan para dukun atau kesaktian lain.
... dan thread ini saya buat dengan niat untuk saling berbagi pengetahuan tenaga dalam dari tataran yang dasar sekali... bukan untuk menantang keampuhan tenaga dalam siapapun.
-
Terima kasih, Mas Don... itulah kepercayaan yang masih saya pegang sampai sekarang. Saya hanya sekedar belum bertemu dengan orang yang benar-benar menguasai... yang nyaring berbunyi umumnya memang tong kosong.
pun, tidak ada niatan saya belajar tenaga dalam. Semata karena silat yang kita tekuni beriring erat dengan tenaga dalam, maka saya tergerak untuk sekedar perlu memiliki wawasan. Jutaan orang telah datang dan pergi di muka bumi ini tanpa pernah belajar tenaga dalam sedikit-pun, tapi mereka tetap bisa menjadi manusia yang berguna bagi keluarga dan lingkungannya.
Mas Hidup,
Mari kita berlindung pada Allah dari perkataan yang sia-sia dan ilmu yang tidak bermanfaat.
btw, kita belum kenalan tuh? Ta'aruf itu penting loh... monggo diisi buku tamunya.
bener juga kang antara,
@hidup, topik nya ttg TD udah rame tuh
tapi kita pengen juga kenalan lebih deket sama ente..
kalo ane baca ulasan ente ttg TD kayak nya dalem banget
boleh dong cerita dikit ttg riwayat perjalanan kelimuan anda..maap OOT
salam
-
Jadi... jelas saja Sampeyan belum nemu orang-orang yang beneran bisa menunjukkannya sama Sampeyan, soalnya:
1. Yang berkoar, ga bisa beneran,
2. Yang bisa beneran, ga berkoar.
Salam...
Mas Don Basuki kayak Lao-Tzu aja: "He who knows, does not speak. He who speaks, does not know." hehehe
-
Jadi... jelas saja Sampeyan belum nemu orang-orang yang beneran bisa menunjukkannya sama Sampeyan, soalnya:
1. Yang berkoar, ga bisa beneran,
2. Yang bisa beneran, ga berkoar.
Salam...
jangan2 tenaga dalam ane udah tinggi nih....
-
salam netral sahabat
pertama saya engak terlalu paham tentang tenaga dalam (mudah mudahan engak termasuk yang berkoar koar). saya pikir semua itu kembali ke ilmu dan TD adalah Ilmu terlepas dari cara pencapaiannya.
cuman saya kadang berpikir semakin kita mempelajari hal ini (mendekati hal gaib) maka kita semakin perlu kontrol kepada sang pencipta. jangan sampai ilmu yang dimiliki membuat kita ujub bahkan takabur seakan tiada kekuatan diatas kita.
Bagi saya, TD, dan Kanuragan beda beda tipis. yang pake latihan napas yang pake amalan engak jauh beda hasilnya. jadi tanpa kesadaran bahwa kira adalah mahluk tuhan maka akan mudah sekali kita terjerumus pada kesesatan dan kesombongan.
jadi semua kembali ke kitanya, apa yang kita cari... :-P
-
Mas Don Basuki kayak Lao-Tzu aja: "He who knows, does not speak. He who speaks, does not know." hehehe
Consequently, "he who ask questions will never get them answered"... hehehe...
***
@Kang Kiki,
Saya tertarik soal cara amalan, samar-samar saya pernah dengar juga soal ini.
Ini pertanyaan untuk teman-teman, mohon informasinya kalau ada yang memahami topik ini.
Belum lama ini saya baca buku kalau gak salah karangan Ustadz Zainal Abidin Syamsudin Lc., judulnya "Membongkar Dunia Klenik & Perdukunan Berkedok Karomah". Pernah dipresentasikan di pengajian di POLDA.
Di situ disebutkan bahwa menggunakan amalan-amalan yang berbau keagamaan sebenarnya adalah praktek kesyirikan. Katanya, alat ibadah tidak seharusnya digunakan untuk memperoleh kekuatan semacam itu, apalagi kalau divariasikan sedemikian rupa, misalnya dibaca tanpa nafas, dibaca pada posisi tertentu, dibaca sekian kali (yang tidak ada tuntunannya) dan sebagainya. Alasannya, rasul dan para sahabat sendiri tidak pernah melakukannya, dan pembelokan ritual seperti itu adalah tipu-daya setan agar kita teralihkan dari tujuan utama ibadah dan ritualnya, yaitu Allah swt.
Adakah yang bisa mengomentari? Terima kasih sebelumnya.
-
Masak seorang Muslim tidak berdo'a dulu sebelum, saat dan sesudah latihan? Dan di aliran tenaga dalam lainnya, khususnya yang berasal dari luar juga sama kok, pakai bacaan yang berasal dari agama/kepercayaan yang dianut. Kalo nggak pakai baca-baca itu, apakah tidak bisa? Ya bisa saja, namun itu akan membuat seseorang menjadi takabur. Di tempat saya, tidak terpaku harus baca ini-itu, terserah yang penting baca, khususnya Basmalah.
Semua yang kita lakukan adalah ikhtiar, makanya sebelum dan sesudah latihan para penggiat tenaga dalam yang muslim, biasanya meminta ampun kepada Allah SWT.
-
Mas Hidup,
Pertanyaan saya adalah sehubungan dengan ritual yang tidak ada tuntunannya dalam sunnah. Seorang muslim harus menjaga diri dari ritual yang tidak jelas, mengingat dalam agama Islam semua ritual ibadah diharamkan kecuali yang ada tuntunannya. Apabila di tempat Mas Hidup tidak ada ritual semacam itu, maka itu kita syukuri. Pertanyaan ini saya lemparkan untuk mendapat tanggapan dari teman-teman yang mungkin pernah mendengar tuntunan fiqih seputar ritual tenaga dalam.
Tentunya tidak layak kita menukar keimanan dan tujuan hidup kita yang hakiki dengan sekedar sekeping tenaga dalam, bukan?
btw, kalau tidak salah, di thread sebelah Mas Hidup menganjurkan membaca ayat Kursi dengan menahan nafas. Bisa dikutip di sini dalil dan hujjah-nya?
-
Soal dalil dan hujjah, coba aja ubek Al Qur'an dan Al Hadits!
Sekarang saya tanya kalo saudara ngenet juga ada dalilnya nggak?
Ma'af, saya tidak mau berseteru. Karena sesama umat muslim, harus saling menhgormati keyakinannya masing-masing, asalkan tidak menyimpang dari Tauhid. Karena perbedaan adalah Rohmah.
-
Itu dia saya nggak ketemu dalilnya soal membaca ayat kursi sambil menahan nafas. Mungkin Mas Hidup bisa memberi tahu. Jika ada, dengan senang hati akan saya lakukan karena itu berarti menambah pahala... dapat tenaga dalam pula. [top]
Ngenet? Dalilnya adalah hadis Rasulullah, Al-Ashlu fil muamalah al-ibahah hatta yadullad dalilu ’ala at-tahrim, pada dasarnya semua praktek muamalah boleh, kecuali ada dalil yang mengharamkannya... yang diharamkan ngenet itu misalnya kalau lihat website parno, hihihi...
Dan saya-pun tak ingin berseteru... bukankah saya bertanya secara wajar dan baik-baik? Maka jadikanlah perbedaan pendapat diantara kita (kalau ada) sebagai jalan persahabatan. Silat adalah silaturahmi...
Salam...
-
Waduh sudah pinter gitu kok nanya?
Ngetes ya? [top]
-
Assalamualaikum...
B@ng Idup,
Kalo menurut ane Bang Antara bukannye ude pinter dan mao ngetes, cuman lebi dulu tau aje..mangkenye biar die tambah yakin, die cross check sehubungan ame pengetahuan baru nye hasil dari Bang Idup...
B@ng Antara,
Menurut sajarenye (maap, setau ane aje ye)...model elmu2 beginian dalam Islam masuk ke ilmu tassawuf. Beberape riwayat nyeritain bahwe ilmu tassawuf ame fiqih kagak akur...jadi agak suse neranginnye. Dulu banyak ulame2 Tassawuf migrasi nyari tempat dimane die bisa diterima...kayak Yaman, Pakistan, dan termasuk Indonesia.
Emang penapsiran orang beda2 dan itu mossaik nyang jadi rohmah, gak use kite2 pade..para ulame kendiri juga beda2 penapsirannye...Ntu nunjukin bahwe Alloh Maha Kaya dengan segale pilihannye.
Menurut ulame dalam kitab “pawaidul makiyah“ setiap sindiran ntu syair
setiap syair adalah haram setiap ilmu adalah sihir setiap sihir adalah haram.
Sedangkan menurut hadist rasul setiap omongan anak Adam haram kecuali amal
ma’ruf nahi mungkar maka syair tersebut haram kecuali syair rukun wudhu, rukun
shalat dan lain-lain
Sihir, setiap ilmu sihir haram kecuali Al-Hikmah karena syarat dari Al-
Hikmah harus Islam, yaitu Islam nyang sanggup menjalankan segala perintah Allah
S.W.T. dan sanggup ninggalinn segale larangan-Nye. Bace dua kalimat syahadat
atawe menyebut nama Allah itu Halal, lain itu hanya Allah S.W.T. nyang tahu.
Diriwayat laen ade ijbah nyang nyeritain tentang tenaga dalem (menurut konteks):
Di riwayatin dalam kitab ‘Jawahirul Buchori’ ketika Rasul pulang dari
perang Handak, beliau beristirahat bersame seorang sahabat bername Jabir di bawah
atu pu'un nyang rindang. Pedang Rasul di gantung di salah satu dahan pu'un dan
sahabat Jabir pun pegi ngajauhin dengan maksud supaye kagak ganggu
istirahatnye Rasul. Tiba-tiba muncul seorang orang kafir arabi yang berniat
membunuh Rasul, kafir arabi ntu ngambil pedang Rasul nyang kegantung di dahan
dan ngarahin tepat ke leher Rasul, tetapi dia langsung terpental dan akhirnya
lari terbirit-birit.
Setelah kejadian ntu sahabat Jabir nyamperin Rasul dan bertanye; “Ya Rasul, aku
melihat pedang tadi di arahkan tepat ke leher engkau, tapi mengapa mereka bisa
terpental?” Rasul menjawab;
“Aku hanya menyebut nama Allah”.
...segitu dulu aje gambarannye, Wallahu a'lam bissawab,
Silakan Gus Lam nambain...atawe nyanggain...
Tabe'...Jali
-
Bang Jalee..
Nah nyang gituan Rosulullah SAW pan kagak make latian napas ye?? Cuma dzikir aja! Dus apa ya bisa disebut tenaga dalem Bang???
@ mas Hidup, kegelisahan mas Antara ini nyang saya juga daripada alemin ndirik. Diperguruan sini dijelaskan ga ada dalil etc mbuh opo kuwi, disono dibilang ade dari aliran tasawuf, toriqot ini-itu etc. Krn bingung en bodo maka saya milih mundur teratur... :-[ Padahal kalo kegunaan sih pernah jga ngalemin dan malah kena diskulaifikasi saat pertandingan kikik... jurinye nyalahin ane!! Padahal ane make juga cuma ikut2an wae, wong dibelakang layar nyang mo pade tanding ude ngrapal mantra, ngatur napas etc...kenangan yg aneh!!Ane dituding biang keroknye.. bukannya benyamin nyang jadi biang kerok???
Akhirnya ya seperti jalan hidup, mo make or gak terserah pilihan dan ke-manteb-an hati melakukan. Sing penting saling menghormati.
Wassalam,
Note: saya ojok ditrawang mas.... isin ketok size-nya mengko ;D
-
Bang Jalee..
Nah nyang gituan Rosulullah SAW pan kagak make latian napas ye?? Cuma dzikir aja! Dus apa ya bisa disebut tenaga dalem Bang???
Bukannye gak mao jawab MasMJ14, sengaja kalo buat Mas...nanti aja waktu kopi darat, biar mau ketemuan kayak Bang Debul... Lagian ngetiknye capek...banyak kali ngebahasnye... :'(
Mangkenye kopi darat dong...Mas MJ14, Bubar Puasa gitu...! : [lucu]
Tabe'...Jali
-
waaahh..kok jadi ajang perdebatan..yah, aye bingung neh..
Ngenet? Dalilnya adalah hadis Rasulullah, Al-Ashlu fil muamalah al-ibahah hatta yadullad dalilu ’ala at-tahrim, pada dasarnya semua praktek muamalah boleh, kecuali ada dalil yang mengharamkannya... yang diharamkan ngenet itu misalnya kalau lihat website parno, hihihi...
Maaf neh...selayaknya kalo meriwayatkan hadist harus beserta perawinya dan sanad yang jelas. kayaknye itu lebih ke kaidah ilmu fikih deh..CMIIW aye pernah denger " segala peribadatan itu adalah haram kecuali ada dalil yang mewajibkannya, dan semua muammalah adalah halal kecuali ada dalil yang mengharamkannya"...(di kitab Majmu Fataawa karangan Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah?)
yah terlepas antara pro dan kontra mari kita jaga silaturahim, lihat sebagai khazanah budaya indonesia, masalah amalan/zikir/khurafat mari kita berlindung diri kepada ALLAH Subhaanahuu Wa Ta'ala..
yuukk mari tingkatkan keimanan di bulan puasa..
d'boels
-
Wah, Bang Jalee kalo udah turun gunung te o pe be ge te deh... Aye guyur pake GRP ya? [top]
Memang begitu juga yang aye denger, Bang. Terjadi perselisihan antara kaum Tasawuf yang khusuk dengan kaum Fiqih Salaf yang teliti. Buat aye yang elmunya baru seujung kuku nyamuk, belum kelas deh kalo mau ngenilai mereka... risih aja kalau baca buku yang ditulis dengan menjelek-jelekkan salah satu oleh yang lain...
Adapun soal Rasulullah yang pernah bikin orang kafir mental, aye ada punya rasa was-was, persis kayak Akang Mantri ... mohon pencerahannye dari para Abang dan Ustadz sekalian ye?
Adalah Rasulullah seseorang yang diberkahi dengan mukjizat. Selain Al Qur'an, beliau berkali-kali membuat mukjizat lain, seperti misalnya membuat makan/minum tidak habis meski dimakan ratusan orang, mengeluarkan mata air dari batu, tidak tampak oleh musuh, bahkan Beliau pernah ngebelah Bulan. Semua berdasarkan riwayat yang shoheh.
Bila Rasulullah yang ngelakuin keajaiban tenage dalem, kite bisa terima itu sebage keistimewaan Beliau atas ijin Allah, bukan atas penguasaan beliau sendiri.
Salah satu contoh bahwa Rasul tidak berkuasa atas ilmu, melainkan hanya oleh petunjuk Allah bisa kita lihat di Asbabun Nuzul Surat Al Kahfi. Diriwayatkan bahwa Rasulullah ditanya oleh orang Yahudi tentang (salah satunya) para pemuda yang tertidur di gua selama 300 tahun, Rasulullah menjawab "Saya akan menjawab pada kalian besok", tanpa menyebut Insya Allah.
Ternyate jawaban yang ditunggu oleh Rasulullah tidak dateng-dateng juga sampai berhari-hari. Begitu jawaban yang dimaksud turun, disertai dengan teguran untuk bilang "Insya Allah". Intinya Rasul tidak bisa makse Allah mengikuti kemauannya sendiri. Semua keajaiban Rasul semata-mata kehendak Allah.
Itupun mestinye kite jangan lupa bahwa Rasulullah sendiri pernah cedera ketika perang Uhud. Dari situ kita bisa ambil kesimpulan bahwa Rasulullah tidak menguasai ilmu kebal atau tenage dalem apapun dan keajaiban-keajaiban yang terjadi di seputar beliau murni karena petunjuk dan kehendak Allah, dus segala ritual ibadah yang dilakukan beliau tidak satupun ditujukan bagi penguasaan ilmu kanuragan.
Para sahabat yang maju perang juga kagak pake tenage dalem macem-macem... malah pada ngarep bisa mati sahid di perang. Kalau ada diantara ritual ibadah yang menghasilkan tenage dalem, mestinya kite banyak denger riwayat para sahabat yang juga punya mukjizat.
Aye sendiri ngerasanye lebih afdol kalo pelajaran tenage dalem tuh kagak pake perangkat-perangkat ibadah, misalnye pernapasan atawa sejenisnya. Aye sih pecaye bahwa ilmu Allah itu luas, bisa jadi ada di dalamnye tenage dalem, cuman aye kagak berani kalo dicampur ame tata cara ibadah. Takut kejerumus. Maklum deh aye cuman anak bawang...
-
Bang Dodol, ente bener... aye yang keliru. Maap. Maklum sahurnya pake indomie :D Itu landasan ushl fiqih.
-
sahabat semua,
sepanjang masih dalam semangat silaturahmi
dan berbagi pengetahuan yang positif, diskusi ini selalu bermanfaat
selain ber positif thinking ria, saya mo ngasih tip pernafasan nih :
1. Nikmatilah nafas karena itu anugrah dari Tuhan YME, oleh karena itu setiap
menarik nafas ingatlah akan hal2 positif dan kebaikan
2. Karena itu bersyukurlah atas setiap hembusan nafas, niatkan lah untuk membagi kebaikan, kebahagiaan,
keselamatan, damai dan sejahtera ke pada seluruh alam dan umat manusia..
salam
-
setuju sahabat sekalian,
intinya "Semua Ilmu adalah milik Alloh" kita tidak bisa klaim kita paling hebat, latihan ilmu kanuragan atau ilmu apapun tanpa di dasari dengan lillah, fillah dan millah. akan membuat kita masuk ke jurangan kesombongan.
memang benar katanya tenaga dalam itu ada pada setiap diri manusia, ibarat Mobil asesorisnya udah ada tinggal di on apa off kan. (bukan begitu ya..)
yan penting silaturahmi tetap terjaga.
-
Betul Banget Kang Kiki, kalo mau ngomongin yang berat-berat kayak begini enakan kopi darat...(promosi lagi... [lucu]).
Silaturahim terjaga...tidak ada yang lebih hebat...semua elmu milik Allah
Tetap Semangat Silaturahim... [top]
-
Wakakakakkk... [lucu]
Aye mulain curige kalo ada diantara kite di SS nyang buka restoran, ampe-ampe ni acara kopdar jadi gencer banget promosinye. x-))
Lha itu thread kopdar kok belon juga rampung.... buruan dong disimpuliiiinnnn....
-
huahahahaha ini masalah silat apa masalah agama nih... :D
masalah pahala, dosa, surga, neraka atau syirik dan musyrik or penyakit hati lainnya, cuman org yang ngelakuin dan Alloh yang Maha Mengetahui-nya. hehehehehehhehe yang gak ngelakuin nyengir aja harusnya :D
Kalau menurut ane, kalau ngebahas ini ujung2nya jadi ribut antar aliran sesama muslim... kalau bisa dihindarin...
Intinya antara kaum jabariyah dan qodriyah gak bakal ketemu...
B@ng Jali : yang ditanya lebih tahu dari yang penanya...
B@ng Antara : Ustadz yang di polda bisa beda dengan Ustadz yang dikampung ( karena berbeda aliran), hehehhehehe jadi kalau silaturahmi para ustadz paling cuman cium2an pipi kanan dan kiri...nanti umatnya melongo dech :D
B@ng Hidup : Ini tenaga dalam murni atau campur tenaga luar? kalau tenaga dalam adalah tenaga yang diolah dari fisik (basyar), pernafasan dan pikiran, kalau dari luar gabungin diri sama tenaga dari luar salah satunya gabungin kekuatan dengan mahluk yang namanya Jin. Dasarnya aja belum dibeberin komplit bang..
@bang2 yang lain :
Ini pada ribut masalah furu'iyah tapi yang ushulnya dilupain..
Al-ilmu-nnuurun : ilmu itu cahaya..
Ilmu itu untuk menerangi jalan yang gelap..(kayak lampu jalan raya.. lampu di remangin makanya kecelakaan meningkat saat malam hari heheheehhe :D)
Setiap muslim wajib menuntut ilmu. Nah Utamanya Ilmunya nih...
Rasulullah saw bersabda: “Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki dan perempuan”. Allah memberikan keutamaan dan kemuliaan bagi orang-orang yang berilmu dalam firman-Nya dalam Al-Qur`an surat Al-Mujaadilah ayat 11 : “Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat”. Orang-orang yang berilmu akan pula dimudahkan jalannya ke syurga oleh Allah dan senantiasa didoakan oleh para malaikat.
Nah gunanya thread ini bukannya buat sharing ilmu ???
Nah kalau ilmu itu berguna manfaatkan..kalau jadi mudhorot buat apaan hehehehhehehe
-
He...he...he...
Naa mangkanya itu Bang Alam, aye pingin tau pandangan dari berbagai sudut... yang namanya silat pan kagak bisa lepas dari berbagai interpretasi dan pandangan, termasuk korelasinya dengan ilmu-ilmu nyang laen.
Berbagi ilmu pan termasuk di dalemnya belajar berbagai pandangan. Kalo nyang kagak ngelakuin cuman disuruh nyengir doang, brarti forum kita ini cuma tebatas buat yang ngelakuin silat doang... yang kagak ikutan silat silakan nyengir di forum laen... ::)
Aye pingin denger bagaimana masalah amalan tenaga dalam menurut mereka yang ngamalinnye... masalah cocok apa kagak sama yang aye yakinin, ya kita emang beda pendapat. Yang penting tiap ketemu kita cium pipi kiri kanan. [top] Kebetulan masalah tenaga dalam tingkat dasar ini akhirnya bicara soal amalan.
cuman, aye kok ngerasa di SS sini kalau mulai ada perbedaan pendapat thread-nya kok langsung brenti... padahal nggak apa-apa pan kalo diskusi panjang lebar dan berbagi (bukan beradu) argumentasi? Kagak semua bejaban itu musuhan, bisa jadi tanding persahabatan... maka kagak semua urun argumentasi adalah musuhan, dan kagak mesti berakhir dengan konsensus soal siapa bener siapa sale... :w
-
hehehhehe..
nah dari Threadnya "Dasar pengetahuan tanaga dalam" ...Nah B@ng Hidup bisa jelasin gak?? Dasar pembelajar Tenaga dalam yang B@ng Hidup miliki dari mana dan bagaimana? Masalahnya ada ribuan jalan ke Monas neh...
hehehehhehe
I Love U all
-sarungkampret-
-
Bukannye gak mao jawab MasMJ14, sengaja kalo buat Mas...nanti aja waktu kopi darat, biar mau ketemuan kayak Bang Debul... Lagian ngetiknye capek...banyak kali ngebahasnye... :'(
Ah bang Jalee... ane jadi malu neh kopdar ga pernah nongol :-[... nyang entaran ane usahain dah, cuman lagi ada alangan nih bang, bini ane masup rumah sakit jadi ane nungguin dulu dah...
Wassalam,
-
Duh.,duh..aduh.,
jangan pade berantem dwong abang2 pendekar...
Klo yg tetuanya pada berantem, gimana yg muda2nya,,,???
Aku jadi bingung...,komentarku urusan amalan,tergantung niat orang yg ngejalaninnya klo niatnya baik dan n gak nyalahin aturan agama insya allah jadi baik juga, lah yg baik klo niatnya buruk juga pasti jadi jelek,gimana yg hal buruk trus dibuat kejahatan ???
-
HIDUP TENAGA DALAM.....................
Kalo menurut elo baik ya lakukan , tapi kalo menurut elo jelek ya jangan dilakukan . gitu aja kok repot
kita sama2 orang awam jadi santai aja .menurutmu bener belum tentu bener menurutku :D
yang jelas aku hanya meminta dan memohon pada Allah bukan pada jin.
-
Elha... Nyonya MJ14 sedang di rumah sakit tho... knopo, kang? Moga-moga cepat sembuh ya? Biar bisa cepet sparr lagi sama suami...
Buat yang terlanjur ngeres... harap dimaklumi bahwa kedua suami istri ini sama-sama pilih tanding... 8)
@Dolly,
Bener tuh... mosok udah tuwa pada berantem... malu-maluin ajah yaa? Kayak kita dong yang muda-muda ini sante-sante ajaaaa....
x-)) * lirik-lirik sekitar *
Kalo menurut elo baik ya lakukan , tapi kalo menurut elo jelek ya jangan dilakukan . gitu aja kok repot
He...he...he... dalam ilmu komunikasi dan negosiasi ini namanya "micro inequity. Bunyinya sama saja dengan: "diem lu!". Ini adalah tindakan kontra produktif karena berarti menghentikan diskusi pada tahap yang masih prematur.
Mas Ganesu,
Kita di sini tidak untuk saling membenarkan pendapat sendiri bukan? Lihat saja bahwa di postingan sebelumnya saya salah mengutip dalil dan dibenarkan oleh Kang DB. Intinya, tolong ungkapkan pandangan Anda juga sehingga saya bisa belajar memahami dari kacamata orang lain. Sungguh picik kalau saya cuma menggunakan sudut pandang saya sendiri, bukan? Itu namanya katak di bawah bunker :D
Jadi silakan dibabar pemahaman Mas Ganesu... masih pemula 'pun tidak apa-apa... banyak guru yang justru mendapat pencerahan dari mengamati dan mendengar penuturan murid-muridnya.
-
Dulunya dulu saya juga kaya' saudara Antara dan MantriJeron14, bahkan akhirnya saya memutuskan mencari yang anti baca anti gerak[/i.
Dalam pencarian tak ada guru yang nongol, akhirnya minta pada Allah SWT. Ilmu santai gak usah pakai baca-baca dan gerak. Akhirnya dapat petunjuk, bahwa semua kelimuan berasal dari-Nya. Soal baca atau tidak, soal gerak atau tidak, nggak masalah yang penting punya NIAT. Namun sebelum punya niat, harus punya INGIN. Dan INGIN ini adalah dasar dari tenaga dalam yang saya ajarkan ini. Sehingga dalam latihan, peserta boleh berlatih fisik tanpa bacaan khusus, bacaan bisa milih sendiri baik pakai Arab (Bahasa Al-Qur'an) maupun Bahasa Lain atau bahkan nggak baca (tapi yang penting berdo'a kepada Allah SWT.) Berlatih dengan membayangkan gerak atau berlatih dengan duduk bersila (meditasi). Latihannya sebenarnya tidak dibatasi jumlah gerakan maupun bacaan. Semampunya saja. Memang terdengar aneh, namun kenyataannya itulah. Dan kalau sudah mampu, saya minta menciptakan gerak jurus sendiri. Namun semuanya masih dalam pantauan saya.
Jika belajar jarak jauh, saya lebih menginginkan para murid, untuk mengikuti aturan gerak perguruan tanpa boleh melakukan modifikasi, kecuali atas izin saya. Dan ini khusus murid pemula. Sedang murid tingkat lanjutan, saya bebaskan sekehendak hati gerak jurusnya karena biasanya mereka menghubungi saya lewat telepati untuk menginformasikan kemampuannya. Untuk urusan telepati saya memakai asisten. Tidak saya yang langsung turun tangan!
-
[thank]
Terima kasih atas paparannya Mas Hidup. Saya kirim GRP ya?
Kalau boleh saya simpulkan, tenaga dalam itu kita peroleh dari sumber dan cara yang paling dasar, yaitu Allah dan do'a. Mohon konfirmasi apakah kesimpulan saya benar.
Dari situ saya ingin bertanya (bukan ngetes nih, beneeeerrr... niatnya beneran pingin nanya ).
[pray2]
Saya sarikan dari tulisan Mas Hidup, bahwa do'a itu pada intinya adalah permohonan kepada Allah, adapun bahasanya bebas, mengingat Allah itu yang Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana. Saya setuju dengan pernyataan ini.
Kalau misalnya saya ingin berlatih dengan cara seperti itu juga, adakah tip dari Mas Hidup bagaimana supaya do'a kita minta tenaga dalam dikabulkan? Ataukah ini terjadi karena Mas Hidup sudah punya dasar tenaga dalam dulu sebelumnya?
Bagaimana kita bisa mengenali petunjuk yang datang? Berapa lama dulu Mas Hidup harus tekun berdo'a sampai ada petunjuk yang turun?
Berbahayakah kalau ini dilakukan tanpa pengawasan seorang guru yang mumpuni?
Maaf kalau kesannya berondongan. Maklum, kalau soal yang dalam-dalam saya cuma tahunya soal Rider, Calvin Klein, Crocodile dan sebangsanya ... ups x-))
[pant]
-
Kirim uang juga boleh!
Tenaga dalam sumbernya tentu dari Allah SWT. Kan Allah SWT. pernah berfirman UUD'UNI ASTAJIB LAKUUM (berdo'alah kepada-Ku, niscaya Aku kabulkan). Nyoba pakai dalil seperti yang saudara inginkan.
Menurut Ustadz Abu Sangkan, do'a agar cepat terkabulkan. Saat berdo'a, resapi permintaan itu. Contohnya do'anya seperti ini : Ya, Allah! Berikan saya kemampuan tenaga dalam! (terserah pakai menjiplak do'a ini, atau yang lain). Anda termasuk orang berfisik "anti sakit" (bukannya tak pernah sakit, namun dalam ilmu pengobatan, orang yang tidak berbakat mengidap suatu penyakit.). Kalau mau belajar hati saudara ditata dulu.
Terus terang tenaga dalam yang saya punya adalah kebakatan. Dalam teori tenaga dalam yang saya percayai dan buktikan, adalah tidak semua orang mempunyai kapasitas yang sama dalam bertenaga dalam.
Ada yang model (ini pakai ibarat) punya gelas (bakat) tapi tak ada airnya, ada yang punya gelas berisi air (belajar) tapi tidak bisa aplikasi. Dan banyak yang lainnya.
Saya belajar tenaga dalam hampir 20 tahun, dengan masa pencarian petunjuk sekitar 10 tahun.
Mengutip pendapat para pakar tenaga dalam, tentu berbahaya belajar tanpa guru (ada yang mendampingi). Kecuali orang-orang Gifted atau terpilih saja. Yang biasa kita sebut Kaum Indigo. Soal ini masih kontroversi.
-
Kalau misalnya saya ingin berlatih dengan cara seperti itu juga, adakah tip dari Mas Hidup bagaimana supaya do'a kita minta tenaga dalam dikabulkan? Ataukah ini terjadi karena Mas Hidup sudah punya dasar tenaga dalam dulu sebelumnya?
Bagaimana kita bisa mengenali petunjuk yang datang? Berapa lama dulu Mas Hidup harus tekun berdo'a sampai ada petunjuk yang turun?
Lha ini... makanya diperlukan pendamping biar ga tersesat... [lucu]
Tenaga dalam adalah pemahaman, pemahaman itu didapet dari yang sudah faham, yang paling baik adalah guru, tetapi tidak dimungkinkan secara otodidak dari pengetahuan yang sepotong2 trus disusun sendiri, kemudaian diambil satu kesimpulan, ya contohnya adalah pembelajaran tidak resmi secara dialog disini....
Apa itu Tenaga Dalam? Karena apa bisa terjadi? apa dari bacaan kepada Allah SWT? apa dari gerak? apa dari olah napas? Lha kalau ga faham dulu bagaimana bisa belajar sendiri?
Ada rasa hangat di perut, rasa hangat ditulang punggung, menjadi panas, setelah itu mengalir bagai air, menjalari setiap meridian di tubuh... apa itu tenaga dalam? embuh... silahkan dicari, apa ada gejala2 yang lain? embuh... silahkan dicari atau ditanyakan, klo saya ga ngerti, saya hanya sebatas menjalani...
Kalau diajar oleh pendampin atau guru, wenaaaaakkk... tinggal manut dari apa yang sudah dijadikan pegangan oleh pembimbing tadi...
Salam,
HC
-
Assalamualaikum wr wb.
Salam persaudaraan..
Mohon diperkenankan utk ikut serta duduk menyimak ya..
[muter]
Salam
May Lee
-
Wah ini kalo istilahnya mas Hartcone: Gayeng!! [top]
Mas Hidup, anda memang spektakuler!! Tanpa tedeng aling2, tembak langsung!Membuat diskusi lebih hidup ;D
Btw kalo blajar ndirik susyenye ngenalin nyang ngasi petunjuk ni dari Allah SWT or jin dhedhemit nyamber??? (nih lagi2 pertanyaan mase kongruen dg pertanyaan dimas ANtara)
Anyhow :
ane setuju jg dg opini mas Hidup
- Blajar TD itu pembawaan genetic, ada nyang blajar jumpalitan tetep aja gak tauk/ bisa nyang diplajari sejatinya apa. Sementara yg bakat, didulit sikit langsung jenggirat!! x-))
Nanyak lagi dong mas Hidup: Kalo ada pendapat bahwa rapalan disebut sebagai jalan pembuka TD, bagemana dengan gerakan/jurus?? Saya pernah dinasehati nih kalo gerakan/ jurus sebenarnya mantra juga. Intinya ritual permohonan... nah nyang ngerti sih bisa liat nih minta kemana? Kalo nyang kagak pan berabe tuh!!
Silakan dilanjut mas, disini gak ada saling mare2 kok... cuman belon pade tauk kebiasaan satu ame laennya. Perih bahasanya "tak kenal maka tak tonyo... tak sayang deng" :D. Canda boss ;D Nanti perih beneran deh!!
Wassalam,
-
Salam Rekans dan Seniors..
Saya disini mungkin yg paling gak ngerti ttg. tenaga dalam.
Celana dalam aja masih suka dipake diluar celana ala Superman kalo main bola dingin dingin :)
@Mas Antara..salam,
Di situ disebutkan bahwa menggunakan amalan-amalan yang berbau keagamaan sebenarnya adalah praktek kesyirikan. Katanya, alat ibadah tidak seharusnya digunakan untuk memperoleh kekuatan ...
Saya juga ingin tahu masalah ini, waktu itu saya sempat ada kesempatan bertanya kebeberapa ustads. Jawabannya memang berbeda. Ada yg berkata spt yg dikatakan oleh Ustad yg Mas Antara kutip. Ada juga yg membolehkan asalkan tidak diperoleh dgn ritual ato cara-2x yg dilarang oleh Agama dan juga tidak digunakan utk keburukan (contoh,ilmu tenaga dalem gunain utk nyopet). Kedua pandangan yg berbeda itu mempunyai alasan yg kuat (saya lupa hadits dan ayat yg dikutip udah lama banget soalnya).
Kalau masing-2x fihak mempunyai alasan yg kuat didukung oleh hadits dan ayat, kayaknya kembali lagi kepada keyakinan masing-2x.
Disini mungkin utk yg muslim bisa coba Sholat Isthikarah agar Insya Allah diberi petunjuk apakah sesuatu itu baik atau tidak untuk kita.
Spt. yg Mas Antara sebut banyak manusia yg sukses hidupnya tanpa belajar tenaga dalam. Ada juga manusia atas pemberian Tuhan Yang Maha Esa dgn perantara tenaga dalam terselamatkan dari keadaan bahaya atau sembuh penyakit asthma-nya.
Ya gitu deh kembali lagi ke individu dan keyakinannya.
Saya, mohon maaf kalau ada yg salah dan jangan diomelin aja tapi dikoreksi juga donks ???
Wasalam,
Faiz
-
wah..mas godam..itu mah udah amalan hati...bisa juga lho pada saat sakit kita percaya ma dokter yg nyembuhin ...berarti kita mengabaikan peran ALLAH Subhanahu wa Ta'ala yg menyembuhkan segala penyakit...sangat tipis sekali perbedaan keimanan dan kesyirikan..
d'boels
-
wah..mas godam..itu mah udah amalan hati...
..sangat tipis sekali perbedaan keimanan dan kesyirikan..
d'boels
Salam Mas Dodol,
Iya benar ada kemungkinan yg spt. Mas Dodol tulis.
Kalau begitu sarannya sebaiknya bagaimana..maksudnya dalam kasus tenaga dalam melalui jalur doa/amalan/wirid/dzikir ?
Soalnya spt. yg saya tulis ada pendapat ahli agama yg melarang dan ada yg membolehkan dgn syarat-2x tertentu.
Wasalam,
Faiz
-
Buat MantriJeron14 :
Terima kasih atas atensinya!
Ini saya kutip dari Filsafat Keilmuan Jawa, ilmu itu dibagi menjadi dua, yaitu MEL dan NGETEMEL. MEL, mengacu pada tataran TEORI. Do'a, rapal, mantra, jampi-jampi dan jopa-japu, termasuk di dalamnya. Sedangkan NGETEMEL, mengacu pada PRAKTEK. Olah gerak, nafas dan meditasi termasuk di dalamnya. Tak ada keilmuan yang benar-benar MEL atau NGETEMEL saja, ada porsinya sendiri-sendiri!
-
diskusi makin hidup berkat mas hidup..
top banget deh,
sebagai awam di bidang TD dan amalan2, saya cuma bisa menyimak
dan mengambil manfaat positif di diskusi ini
mangga dilanjuuut...
salam
-
Semalem diskusi-diskusi sama temen-temen dari sebuah perguruan pernafasan lokal. Cuma kelompok kecil latihan bareng antar tetangga aja, mereka bahkan gak punya nama perguruan.
Muncul topik bahwa tenaga dalam itu boleh, dan yang gak boleh adalah sihir.
Jadi tertarik pingin tahu,
- Apa sebenarnya yang bisa dilakukan oleh tenaga dalam, dan apa yang bisa dilakukan oleh sihir? Apakah hasil akhirnya sama?
- Apa bedanya tenaga dalam sama sihir?
- Apakah bedanya itu selalu jelas?
- Apakah mungkin sihir menyamar sebagai tenaga dalam? Jadi yang latihan gak tau kalau sebenarnya dia terjerumus ke dunia sihir?
Terima kasih tanggapannya...
-
he he he semakin menarik aja pembahasannya...
nambah soal ah, katanya setiap jurus itu (apalagi jurus-jurus silat lama) ada penjaganya (khodam) bener apa engak?
*biar tambah seru
-
Iya Kang Ki, semakin menarik plus semakin larut dengan penerawangan...soalnya sy masih gak mudheng dengan uraian Mas yang dari timur pulau Jawa ini...
Tabe'...Jali
-
Iya Kang Ki, semakin menarik plus semakin larut dengan penerawangan...
Sebenernye..maap sodare-sodare..penerawangan ini ga boleh dipake oleh kaum hawa....seperti baju terawang,celana terawang,.heeehehehehehe..ampuuuuunnnn (*kabuuurrrr)
d'boels
-
kalo pikiran yang menerawang?
ngelamun, donk....
-
Salam persaudaraan,
Ikutan nimbrung ya..
Saya kira utk penganut Islam, batasan dlm mempelajari ilmu spt itu batasannya adalah syirik (syirik besar atau kecil). Sepanjang kata2 yg dibaca langsung vertikal ke atas ndak pake perantara, rasanya msh ok ya..
Kalo menurut sy (lbh tepatnya nanya kali ye..), ada gak penjelasan soal pengetahuan spt ini dr sdt pandang yg aman dulu deh. Spy ndak terjebak dlm hal2 yg dikuatirkan di atas. Misalnya kayak belajar Matematika, Fisika, Kimia gitu. Gimana "rumus-rumusnya", standar metoda latihan/kurikulum/SOP yg berlaku umum (soalnya kasian kan kalo utk org2 yg rada ndablek alias gak bakat gt tapi pengen belajar), bbrp cth penerapan/aplikasi yg bs dilakukan/diperlihatkan di forum ini (soal -penyelesaian gt deh..)
Mangga atuh Akang2 sadayanya, mhn pencerahannya..
Salam hangat,
May Lee
-
Waduh tambah seru nich thread, ditambah lagi ada mas Hidup.
Memang samapai sekarang saya juga bingung mengenai tenaga dalam. Mungkin kita mulai dulu dari definisi. Apa sih tenaga dalam?
Kalau di china istilah untuk tenaga dalam simple "chi" atau kalau menurut simbol artinya api.
Chi adalah sesuatu yang kalau dapat saya gambarkan adalah seperti aliran listrik dimana aliran ini yang menggerakan tubuh kita. Aliran listrik ini dihasilkan dari generator atau mungkin sering kita sebut " cakra "
Aliran listrik ini tidak melalui jaringan syaraf tetapi dia melalui jalur kalau dalam bahasa china disebut meredian. Nach yang namanya meredian tidak bisa dilihat tapi pernah dicoba dibuktikan dengan memakai tembakan isotop lalau di buat fotonya baru kemudian terlihat jalur meredian.
Chi itu bisa kita olah dengan gerak , napas dan konsentrasi. Bahkan dalam perguruan tertentu bias dipakai dengan menahan napas di setai dengan gerak jurus.
Mungkin timbul pertanyaan kalau tanpa menahan napas apakah chi bisa diolah? Bisa , yang penting justru konsentrasi.
Mungkin segitu dulu , para sahabat silat mungkin ada yang mau nambahin...
-
Mas Gledek,
Kalau yang saya pernah dibilangin, Chi itu simbolnya bukan api, tapi uap. Karakter Cina-nya diambil dari simbol dandang nasi yang masih panas sehingga mengepulkan uap di atasnya.
Chi ini adalah kata yang dalam artian umum mengacu pada kata "abstrak". Misalnya, udara, rasa, perasaan, tergolong dalam benda-benda kategori "chi", sedangkan batu dan kayu tergolong dalam benda kategori kongkrit. Baru belakangan saja artinya mengalami perluasan sebagai "life force".
Istilah Chi sendiri secara bahasa sebenarnya tidak mengacu pada tenaga dalam. Dalam bahasa sehari-hari, kita bisa mengatakan "istirahat yang cukup supaya "chi"-mu pulih". Chi di sini adalah makna kesehatan badan secara umum.
-
Jadi, apakah tenaga dalam itu adalah semua bentuk "keajaiban" yang bisa dilakukan manusia?
Apakah sebuah pukulan dahsyat hasil dari latihan fisik bertahun-tahun sampai bisa memecahkan batu kali bisa disebut tenaga dalam? Atau pukulan semacam ini masih kurang 'ajaib' karena tidak melibatkan unsur non-fisik?
-
wah tambah seru...
Boleh nambahin, apakah Chi = Aki = tenaga dalam ?
terus apa hubungannya dengan haromah, atau hikmah yang biasa di miliki oleh para wali jaman dulu?
apakah dengan cara konsentrasi saja tanpa latihan fisik bisa membangkitkan tenaga dalam ? (tanpa latihan napas dengan pola tertantu)?
* sungguh ilmu tuhan seluas langit dan bumi, apa yang dimiliki manusia hanya setetes air di bandingkan luasnya samudra
-
Untuk memperoleh keilmuan atau kekuatan, dalam khazanah ilmu Jawa maupun Bali Kuno dibagi tiga :
1. Belajar (lakon), dalam taraf ini, seseorang menguasai ilmu harus
belajar atau menempuh lakuan tertentu.
2. Beli (pitukon), dalam taraf ini, seseorang tinggal tahunya beres.
Bukannya sekarang lagi marak ilmu ginian?
3. Anugerah (kelakon), dalam taraf ini, seseorang mendapat reward dari
Tuhan atas perilakunya
Plus satu lagi yang keempat, yaitu :
4. Bakat (akon), dalam taraf ini, seseorang mendapatkannya karena
kebakatan/ada unsur genetis.
Jadi jelas darimana tenaga dalam dapat diperoleh!
-
Aloo Pak Antara
maaf saya sendiri bukan ahli agama tp berdasar yg saya tahu, definisi syirik dalam Islam sendiri ketika kita mengambil sesuatu yg lain sebagai Tuhan
Nah definisi Tuhan sendiri adalah kurang lebih sesuatu yg disembah, ditakuti, diprioritaskan, mampu memaksa kita (melakukan sesuatu yg bahkan kita tidak suka), sesuatu yg kita yakini berkuasa atas kita dst
jadi kalau kita meyakini bahwa dengan pistol (atau jimat) kita aman maka kita sudah syirik, ketika kita lebih takut miskin dari takut kpd Tuhan itu juga syirik dan banyak lagi.
nah untuk jimat dan jampi ada hadist yg membahas antara lain
"Sesungguhnya Ruqyah , Tamimah dan Tiwalah adalah syirik."(HR. Ahmad dan Abu Dawud )
untuk tamimah (semacam jimat) Jika yang dikalungkan itu berasal dari ayat-ayat Al Qur’an, sebagian ulama salaf memberikan keringanan dalam hal ini , dan sebagian yang lain tidak memperbolehkan dan melarangnya, diantaranya Ibnu Mas’ud.
nah kalau yang ditanyakan apakah bisa mempelajari tenaga dalam dan ilmu gaib tanpa semua itu (jimat, mantera/jampi2, laku ritual dsb) ? jawabannya bisa
tenaga dalam bukan sesuatu yg ajaib, sesuatu diluar kemampuan manusia, karena semua manusia punya bahannya, tentu saja untuk bisa membangkitkannya tidak instan dan gratis karena semua harus dibayar dengan kesungguhan, waktu dan tenaga untuk berlatih :)
-
he he he thank atas balasannya mas,
kalo menurut mas mana yang mungkin buat saya :P
Untuk memperoleh keilmuan atau kekuatan, dalam khazanah ilmu Jawa maupun Bali Kuno dibagi tiga :
1. Belajar (lakon), dalam taraf ini, seseorang menguasai ilmu harus
belajar atau menempuh lakuan tertentu.
2. Beli (pitukon), dalam taraf ini, seseorang tinggal tahunya beres.
Bukannya sekarang lagi marak ilmu ginian?
3. Anugerah (kelakon), dalam taraf ini, seseorang mendapat reward dari
Tuhan atas perilakunya
Plus satu lagi yang keempat, yaitu :
4. Bakat (akon), dalam taraf ini, seseorang mendapatkannya karena
kebakatan/ada unsur genetis.
Jadi jelas darimana tenaga dalam dapat diperoleh!
-
Buat Nagapasa:
Kalo kita sih inginnya yang nggak usah belajar, langsung bisa dan nggak bayar alias gratis. Mauuuuuuuuuuuuuuunya!
Kalo saya katakan saudara berbakat, jangan GE-ER lho, ya!
Walaupun berbakat harus juga belajar, biar tahu penyalurannya!
Namun sayang, nggak ada yang benar-benar memfasilitasi kebakatan saudara selama ini!
Kasihan deh lu :w [lucu] :'(
-
wah mas hidup salah....beliau itu sudah hidup enak selama ini, disegani lawan dan kawan, segala kebutuhan terpenuhi,menjadi suri tauladan di keluarganya,tuh butuh apalagi hayooooo????
d'boels
-
Ha ha ha...
mungkin jalannya laen kali ya, padahal dulu pernah belajar tapi engak bisa bisa bahkan sampe hampir 2 tahun) boro boro bisa mental-mentalan yang ada keringetan doang :). jadi kalo di bilang engak ada yang memfasilitasi sepertinya engak juga. bahkan akhirnya guru saya menyuruh saya mempelajari semua jurusnya.
he he he ya tetep engak mudeng, la wong engak bisa mental mental kayak yang laen. :D
Buat Nagapasa:
Kalo kita sih inginnya yang nggak usah belajar, langsung bisa dan nggak bayar alias gratis. Mauuuuuuuuuuuuuuunya!
Kalo saya katakan saudara berbakat, jangan GE-ER lho, ya!
Walaupun berbakat harus juga belajar, biar tahu penyalurannya!
Namun sayang, nggak ada yang benar-benar memfasilitasi kebakatan saudara selama ini!
Kasihan deh lu :w [lucu] :'(
-
kalo saya gimana, mas?
-
Nyai Ronggeng lemah gemulai ouw gerakkannya (kaya' lagu Disko Dangdut jaman dulu, ya?)
Saudara pernah belajar tenaga dalam atau sejenisnya belum?
Apakah pernah belajar Wushu atau beladiri China lainnya?
Jawab dulu pertanyaan ini, nanti saya jawab!
Jawaban saudara menentukan masa depan saudara! (lagi-ngedagel, kaya' omongannya host kuis lagi)
-
Mas Adi, terima kasih tanggapannya.
"Sesungguhnya Ruqyah, Tamimah dan Tiwalah adalah syirik."(HR. Ahmad dan Abu Dawud )
Hadist ini pula yang saya pegang ketika memilih untuk tidak mengikutsertakan ritual keagamaan ke dalam latihan tenaga dalam.
Jadi latihan seperti apa yang dibolehkan untuk membangkitkan tenaga dalam? Kalau amalan kita kesampingkan, berarti apa saja alternatif yang tersisa?
berlanjut lagi...
tenaga dalam bukan sesuatu yg ajaib, sesuatu diluar kemampuan manusia, karena semua manusia punya bahannya, tentu saja untuk bisa membangkitkannya tidak instan dan gratis karena semua harus dibayar dengan kesungguhan, waktu dan tenaga untuk berlatih :)
Istilah ajaib saya pakai dalam artian "di luar kewajaran". Tapi sebenarnya kemampuan apa yang dijanjikan oleh tenaga dalam?
Apakah memukul balok es bisa dikategorikan sebagai tenaga dalam?
-
saya belum pernah belajar kung fu mas,
tai chi apa lagi, tp kalo nonton video nya david carradine sih pernah.. :)
-
Buat Nyai Ronggeng :
Belajar wushu atau tai chi, itu bagus buat saudara. Soalnya kakinya bagus banget buat latihan itu!
-
he he he thank atas balasannya mas,
kalo menurut mas mana yang mungkin buat saya :P
Nagapasa, Anda lahir Selasa Kliwon kan?...Anda tidak cocok bekerja di air, cocoknya yang berkaitan dengan udara (Tambal Ban) :P...untuk keterangan selanjutnya ketik REG spasi ctrl Z spasi undo... ;D
-
Bang Jali,
Kapan tambal ban juga ada unsur airnye... entu tuh... yang dipake buat bikin pelembungan-pelembungan ntu... :D
-
Ha ha ha Bang jali,
ternyata tebakan anda bener banget, elmu ada memang mumpuni.
bener juga bang sepertinya bisnis saya selama ini kurang maju karena berhubungan dengan unsur air (bersihin WC) dan ternyata menurut perhitungan unsur air saya kurang kuat yang kuat adalah unsur angin (makanya sering buang buang gas aja).
Sepertinya usulan ada sangat masuk akal, thank atas sarannya.
Oh ya satu lagi bang jali lupa kasih nomor nya, smsnya di kirim kemana ya bang ? :w
-
Kalo gitu jual balon aja
-
@mas nagapasa,
kalau saya lihat foto nya sepertinya badanya besar dan gemuk,
tapi masih bisa melakukan tendangan tinggi dan lurus,
biasanya yang seperti ini memmiliki tenaga dalam atau
potensi tenaga dalam yang besar, karena badan besar tp bisa bergerak
luwes dan lincah..
maap kalau salah
-
Istilah ajaib saya pakai dalam artian "di luar kewajaran". Tapi sebenarnya kemampuan apa yang dijanjikan oleh tenaga dalam?
Apakah memukul balok es bisa dikategorikan sebagai tenaga dalam?
Bisa jadi Pak memukul balok es menggunakan tenaga dalam,
definisi tenaga dalam di tempat sy belajar hanya energi cadangan tubuh yg dibangkitkan, fungsi utamanya (aslinya) digunakan untuk meningkatkan mutu jurus silat (menambah bobot pukulan, tendangan,meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan,meningkatkan kecepatan dsb) jadi bukan untuk mementalkan orang dari jauh dan sejenisnya Pak
-
@mas nagapasa,
kalau saya lihat foto nya sepertinya badanya besar dan gemuk,
tapi masih bisa melakukan tendangan tinggi dan lurus,
biasanya yang seperti ini memmiliki tenaga dalam atau
potensi tenaga dalam yang besar, karena badan besar tp bisa bergerak
luwes dan lincah..
maap kalau salah
Ny@i...
Kalo liat poto saya yang ini di sebelah ini gimana nyai...? apakah tampang saya ini ada potensi memilikii tenaga dalam yang memadai?
Dimaapin dah kalo salah...
-
Mas Antara memang Top. Walaupun pengertian kita agak berbeda tapi ok lah. Saya kebetulan dapat pengertian ini dari dr Yaw Ming.
Untuk chi sendiri memang bukan berarti tenaga dalam tapi bisa saya sebut energi vital.
Manifestasi dari chi bisa di konversi ke panas, listrik dll.
Dalam literatur china sendiri ada tiga fase evolusi sebelum dan sesuad chi yaitu Jing, chi dan shen.
Chi kalau diolah ketingkatan yang lebih tinggi maka dia akan menuju ke pengolahan shen ( jiwa)
Ini kalau dalam ilmu china bisa seperti " ngorogo sukmo " dan masih banayk yang lain.
Pengolahan chi memang tidak harus menahan napas bahkan bagi kebanyakan perguruang di china tidak merekomendasi untuk menahan napas. Yang penting konsentrasi di Dan Tien saya melakukan gerak.
Dilanjut mas...
-
Bisa jadi Pak memukul balok es menggunakan tenaga dalam,
definisi tenaga dalam di tempat sy belajar hanya energi cadangan tubuh yg dibangkitkan, fungsi utamanya (aslinya) digunakan untuk meningkatkan mutu jurus silat (menambah bobot pukulan, tendangan,meningkatkan daya tahan tubuh terhadap serangan,meningkatkan kecepatan dsb) jadi bukan untuk mementalkan orang dari jauh dan sejenisnya Pak
Nah, kita mupakat, Mas Adi... mengingat sampai sekarang saya belum juga bisa mementalkan dan dimentalkan orang (kalau yang terakhir ini karena faktor berat badan :-P), pemahaman saya soal tenaga dalam terbatas pada peningkatan kemampuan fisik. Tidak sampai ke hal-hal yang ajaib.
Tapi kalau menurut Mas Adi, apakah ada bedanya antara ketajaman jurus yang dilatih dengan tenaga dalam (misalnya olah nafas) dengan yang dilatih menggunakan cara wajar (katakanlah barbel, push up, dan metode-metode wajar lainnya).
... aduh... jangan dipanggil Pak dooonggg... yang paling tua itu 'kan Kang Iwan sama Kang Sarkam tuuuu... [run]
-
buat bang jali jengki,
heheheee...ng fans ama bang malih ya???
kalimat2 bang jali seger dan lucu, pict nya juga pake foto
pelawak senior betawi,
karena saya buka ahli terawangan, saya cuma bisa menebak
kalau abang suka humor dan bercanda,
secara psikologis dan alami mungkin abang punya kelebihan
di batin, maksud nya kekuatan batin..
barangkali loh...
-
Mas Antara memang Top. Walaupun pengertian kita agak berbeda tapi ok lah. Saya kebetulan dapat pengertian ini dari dr Yaw Ming.
Untuk chi sendiri memang bukan berarti tenaga dalam tapi bisa saya sebut energi vital.
Manifestasi dari chi bisa di konversi ke panas, listrik dll.
Dalam literatur china sendiri ada tiga fase evolusi sebelum dan sesuad chi yaitu Jing, chi dan shen.
Chi kalau diolah ketingkatan yang lebih tinggi maka dia akan menuju ke pengolahan shen ( jiwa)
Ini kalau dalam ilmu china bisa seperti " ngorogo sukmo " dan masih banayk yang lain.
Pengolahan chi memang tidak harus menahan napas bahkan bagi kebanyakan perguruang di china tidak merekomendasi untuk menahan napas. Yang penting konsentrasi di Dan Tien saya melakukan gerak.
Dilanjut mas...
He...he...he... terima kasih Mas Gledek, soalnya saya tinjau dari sisi linguistik, wajar kalau ada perbedaan.
Kalau Shen berarti jiwa, Jing artinya apa, Mas?
Berbedakah bentuk latihan di tiap-tiap tahap?
Saya juga dengar kalau di Cina dikenal sejenis tenaga dalam 'mental-mentalan' yang disebut Ling Kong Jing. Apa Mas Gledek ada pemahaman soal itu? Samakah dengan Jing yang dimaksud di sini?
Bisa di lihat demonstrasinya di Suhu Youtube dengan keyword "Ling Kong Jing" tersebut.
-
@mas nagapasa,
kalau saya lihat foto nya sepertinya badanya besar dan gemuk,
tapi masih bisa melakukan tendangan tinggi dan lurus,
biasanya yang seperti ini memmiliki tenaga dalam atau
potensi tenaga dalam yang besar, karena badan besar tp bisa bergerak
luwes dan lincah..
maap kalau salah
salah nyai..
Menurut terawangan saya, kakang saya yang satu ini pas di poto ada bisul dipantat.. jadi gak bisa rapet... maka saya menyarankan untuk kang nagapasa belilah jamu "sari rapet"
buat bang jali jengki,
heheheee...ng fans ama bang malih ya???
kalimat2 bang jali seger dan lucu, pict nya juga pake foto
pelawak senior betawi,
karena saya buka ahli terawangan, saya cuma bisa menebak
kalau abang suka humor dan bercanda,
secara psikologis dan alami mungkin abang punya kelebihan
di batin, maksud nya kekuatan batin..
barangkali loh...
kayaknya beliau bukan kelebihan bathin dech... kalau kelebihan tekanan bathin mungkin nyai....
-
Makasih Nyai, bener bin betul kalo saya suka bercanda semata-mata humor sebagai media tenaga batin...
He..he..he ane gak punya kelebihan di batin...kalo kelebihan di gigi iya... [lucu]
Makasih...Nyai, barokallohu...
-
Inilah gunanya forum mas Antara, bisa nanmbah pengetahuan gitu lho...
Kalau jing energi yang asalnya dari pengolahan" sperma " ( ngaak jorok nich )
Lim kong jing kalau dibilang "pental pentalan " juga nggak tepat banget walaupun Lim kong jing bisa juga mementalkan lawan.
Tadinya saya pikir ilmu "pental pentalan " cuma ada di Indonesia ternyata diluar negeri ada juga. Bisa dilihat di mbah You tube " Dr Yeung " www.youtube.com/watch?v=S6KxA6H4aUg
Mas Antara pernah punya pengalaman nggak sama orang yang bisa punya pukulan jarak jauh " nggak pakai "pental pentalan ". maksud saya kaya yang di pilem2. Beliau ini kebetulan orang jawa timur kalau mau lihat di mbah youtube
cari pakai key word " john chang neikung "
-
Nah, kita mupakat, Mas Adi... mengingat sampai sekarang saya belum juga bisa mementalkan dan dimentalkan orang (kalau yang terakhir ini karena faktor berat badan :-P), pemahaman saya soal tenaga dalam terbatas pada peningkatan kemampuan fisik. Tidak sampai ke hal-hal yang ajaib.
Tapi kalau menurut Mas Adi, apakah ada bedanya antara ketajaman jurus yang dilatih dengan tenaga dalam (misalnya olah nafas) dengan yang dilatih menggunakan cara wajar (katakanlah barbel, push up, dan metode-metode wajar lainnya).
... aduh... jangan dipanggil Pak dooonggg... yang paling tua itu 'kan Kang Iwan sama Kang Sarkam tuuuu... [run]
Ada bedanya Pak, tenaga dalam dilatih dengan olah raga,olah nafas dan olah rasa, tapi olah rasa ini yang justru memegang peranan penting agar hasilnya optimal, tanpa olah rasa ini, latihan nafas(dan postur tubuh tertentu)+pengejangan hanya beda sedikit dari senam pagi lebih banyak berdampak pada fisik, tenaga dalam yg bangkit kurang
ukuran bangkit tenaga dalam sendiri dilihat dari hawa (panas/dingin tergantung yg dilatih) yg bangkit, nah olah rasanya (pikiran) difokuskan pada merasakan hawa yang bangkit dan mengalir (bukan pada nafas dan bentuk, mengutamakan isi bukan bentuk)
ini juga (menurut saya) wajar, tidak ada ritual2 dsb, yg ada hanya melatih gerak,nafas dan pikiran
*hasil yg dijanjikan dari latihan tenaga dalam sebenarnya lebih dari sekedar kemampuan memukul benda keras (tanpa cidera tentunya :D )hanya saja untuk bisa sampai tahap lebih dari itu butuh usaha sangat-sangat ekstra, yg saya juga kesulitan sampai sekarang :)
PS: maaf manggilnya Bapak, biar saya yg terkesan muda :))
-
kalau ribet masalah mental dan mental mah dorong or Jorokin aja... dijamin bisa mental ke got.. :-*
Ini thread tenaga dalam apa thread mental-mentalan sih?!? ???
-
huhuhuhu...
Mas Antara masih penasaran ama tenaga dalam yah?
wong udah sakti gitu kok.... :P
Gw cocoknya belajar tenaga dalam yang seperti apa yah?
Tertarik juga nih sama konsep pengajarannya mas Hidup....
-
He..hee...heu...heuuu...
Ini yang sudah sakti tapi masih pingin belajar tenaga dalam siapa yaaaaa?? :w
Gw cocoknya belajar tenaga dalam yang seperti apa yah?
Tertarik juga nih sama konsep pengajarannya mas Hidup....
-
Kalau jing energi yang asalnya dari pengolahan" sperma " ( ngaak jorok nich )
Nggak jorok koq... yang nganggep itu jorok palingan...(mendadak muncul wajah serem Kang Sarkam di monitor saya... >:D )... gak jadi ah...
Mekanismenya gimana Mas Gledek... secara harafiah-kah? Atau kiasan? Misalnya, karena sperma dianggap sebagai saripati atau asal hidup? Atau memang chi yang dikandung sperma memang punya efek khusus?
Komentar soal film-film di youtube-nya sebentar dulu ya.. soalnya lagi gak bisa dibuka nih, mungkin simbah yutup-nya lagi ngambek ...
-
Ada bedanya Pak, tenaga dalam dilatih dengan olah raga,olah nafas dan olah rasa, tapi olah rasa ini yang justru memegang peranan penting agar hasilnya optimal, tanpa olah rasa ini, latihan nafas(dan postur tubuh tertentu)+pengejangan hanya beda sedikit dari senam pagi lebih banyak berdampak pada fisik, tenaga dalam yg bangkit kurang
ukuran bangkit tenaga dalam sendiri dilihat dari hawa (panas/dingin tergantung yg dilatih) yg bangkit, nah olah rasanya (pikiran) difokuskan pada merasakan hawa yang bangkit dan mengalir (bukan pada nafas dan bentuk, mengutamakan isi bukan bentuk)
Oooo...
Begitu pula yang saya baca di beberapa buku soal Qigong karangan Bruce Frantjis Kumar (ada beberapa judul, bisa di search di Amazon - hehehe... modal saya emang cuma vaca vuku :-P), intinya adalah penerapan kehendak terhadap energi di dalam tubuh, dan untuk itu dibutuhkan kemampuan merasakan energi.
Kalau boleh tau, Mas Adi sendiri belajar aliran apa? Bagaimana cara latihan rasa yang dimaksud?
-
Mas Antara karena di forum ini adalah tempat saling share pengetahuan saya coba bagi apa yang pernah saya dapat.
memang selama ini banyak orang melatih chi yang sumbernya baik dari udara maupun dari bumi.
Tetapi sebetulnya ada sumber chi yang lain yang dapat dilatih yang berasal dari sperma. falsafahnya dimana sperma itu adalah salah satu unsur yang membentuk kehidupan , sehingga bisa dikatakan sumber energi ( chi )
Chi dari sperma ini kalau dapat kita rasakan pada saat naik di tulang belakang rasanya dingin. dan ini beda dari chi Tantien yang bersifat panas.
Sementara itu dulu mas Antara yang saya mengerti...
Dilanjut mas kalau ada yang mau menambahkan..
-
Tetapi sebetulnya ada sumber chi yang lain yang dapat dilatih yang berasal dari sperma...
Salam Rekans dan Seniors,
@Mas Samber Gledek,
Apakah ini sebabnya dibeberapa aliran beladiri dianjurkan utk melakukan kegiatan *Sensor* 24 jam sebelum dan sesudah latihan qiqong ?
Bahkan ada latihan qiqong yg salah satu saratnya tidak boleh melakukan kegiatan *Sensor* selama 100 hari biar menabung Chi tsb ?
Terima kasih.
Wasalam,
Faiz
-
Benar MAs Godam,
Hampir di semua latihan pengolahan chi yang dari china , dimana untuk mendapatkan hasil yang maksimal sebaiknya tidak melakukan hubungan badan selama latihan. Bahkan untuk latihan yi gin ching ( Baju besi shaolin ) sebaiknya 300 hari ( hampir sama dengan 9 bulan usia kandungan ) tidak melakukan hubungan badan.
Untuk masa kini terutama kita yang ngejar setoran ini mah sulit, tapi sehatnya pasti dapat.
Silahkan dilanjut mas
-
Ha ha ha Bang jali,
ternyata tebakan anda bener banget, elmu ada memang mumpuni.
bener juga bang sepertinya bisnis saya selama ini kurang maju karena berhubungan dengan unsur air (bersihin WC) dan ternyata menurut perhitungan unsur air saya kurang kuat yang kuat adalah unsur angin (makanya sering buang buang gas aja).
Sepertinya usulan ada sangat masuk akal, thank atas sarannya.
Oh ya satu lagi bang jali lupa kasih nomor nya, smsnya di kirim kemana ya bang ? :w
halaahhh.. kok malah ndagel..kabehh.. ntar di jewerrr.. semua ama mas Hidupp..
-
Masak dijewer sih Mbak, dikasih ge-er-ep aja!
Buat : Antara dan Crashed Brain, sesama orang sakti nggak boleh saling :w dan :P
@Crashed Brain : Menyerap angin. Terima kasih atas atensinya!
-
Kalau boleh tau, Mas Adi sendiri belajar aliran apa? Bagaimana cara latihan rasa yang dimaksud?
Ooh kalau ini latihannya tanya sama perguruan2 yang mengidentikan rasa mas...
atau kalau mau dilatih sendiri adalah setiap benda hidup yang lewat disekitar kita harus dijilat biar tahu rasanya mas..
-
Hiiiii... itu mah biar diwakilin sama guguk saya aja deh, Kang Sarkam ... :D
btw,
Kang Gledek, apa nggak bisa kalau tahap tanpa hubungan badan itu dilewatkan saja? Soalnya brarti yang bisa cuma yang selibat...
... dan... setahu saya, bahkan kalau-pun kita tidak melakukan hal yang biasa di search Kang Sarkam di youtube itu, sekitar tiga-empat minggu sekali sperma akan dikeluarkan melalui proses alami yang mengharuskan kita cuci seprei di pagi-pagi buta? x-))
... bahasa bersayap mode: ON :w
-
Oooo...
Begitu pula yang saya baca di beberapa buku soal Qigong karangan Bruce Frantjis Kumar (ada beberapa judul, bisa di search di Amazon - hehehe... modal saya emang cuma vaca vuku :-P), intinya adalah penerapan kehendak terhadap energi di dalam tubuh, dan untuk itu dibutuhkan kemampuan merasakan energi.
Kalau boleh tau, Mas Adi sendiri belajar aliran apa? Bagaimana cara latihan rasa yang dimaksud?
di Hikmatul-iman pak,tidak ada latihan khusus untuk merasakan hawa,
hawa yg bangkit InsyaAllah akan terasa, karena sifatnya
menonjol/berbeda dibanding hawa baik luar maupun panas tubuh biasa
(kalau yg dilatih hawa panas).kurang lebih terasanya seperti panas/dingin
pada saat kita sakit demam.
pada saat melakukan pernapasan
fokus pikiran diarahkan untuk merasakan hawa yg muncul dan pergerakan hawanya
(jgn pikirkan yg lain),
misal: pada saat tarik nafas ke dada rasakan hawa yg muncul di dada
pada saat buang nafas sambil tangan melakukan gerakan mendorong, rasakan
hawanya berpindah mengalir dari dada menuju telapak tangan dst..
di perguruan2 yg mengajarkan tenaga dalam (murni)
lainnya juga diajarkan dengan prinsip yg sama
(berlatih merasakan dan mengendalikan hawa/energi yg muncul)
walaupun gerakan dan nafasnya beda2
hanya saja ada yg dari awal lsg diajarkan, ada yang baru ditahap tertentu
saja diajarkan.
CMIIW
-
Mas Antara, Memang untuk aliran seperti ini yang paling baik tidak berhubungan badan. Kecuali ada teknik latihan lain apabila berhubungan badan tanpa mengeluarkan sperma ..( ini termasuk yang paling susah )..sambil tunggu comment bang Sarkam... he.. he
Walaupun demikian bagian yang ini bisa saja dilewat'...yang pasti sehatnya kita dapat.
Khan jaman sekarang sehat itu mahal banget mas.
-
saya baca aja deh...
ntar kalo kagak ngarti apa yang di maksud mas samber gledek and mas antara, saya tanya mas Hidup aja...
jauh banget sekarang diskusinya....dan dualemm banget ...
-
saya baca aja deh...
ntar kalo kagak ngarti apa yang di maksud mas samber gledek and mas antara, saya tanya mas Hidup aja...
jauh banget sekarang diskusinya....dan dualemm banget ...
tanya saya aja mbak...yang dimaksud kedua mas antara dan mas samber gledek ini ttg apabila berhubungan badan tanpa mengeluarkan sperma adalah suatu teknik sparring yang akan dilakukan oleh mas samber gledek dan mas antara..ini untuk menurunkan ilmunya mas samber gledek ke mas antara...
gitchu mbak.
-
[/quote]
tanya saya aja mbak...yang dimaksud kedua mas antara dan mas samber gledek ini ttg apabila berhubungan badan tanpa mengeluarkan sperma adalah suatu teknik sparring yang akan dilakukan oleh mas samber gledek dan mas antara..ini untuk menurunkan ilmunya mas samber gledek ke mas antara...
gitchu mbak.
[/quote]
jadi mereka berdua berhubungan badan ? begitu..kah?
masa jeruk makan jeruk seh...gak bolehhh..kata Joshua..
-
Wah baru tahu, kalo mbak Putri cantik juga (profil gambarnya ganti ya?).
Tapi aku curiga, ini pasti foto saat umur belasan ::)
Naga kok menyelam sih mbak, kok nggak terbang, ntar ingusan lho?
Ini pasti deh ikutan Nagapasa, Naga Pamanah Rasa (rasa apa saja sih? kaya'jualan es saja)!
Antara, ma'af nggak nyambung ya sama topiknya!
-
Wah baru tahu, kalo mbak Putri cantik juga (profil gambarnya ganti ya?).
Tapi aku curiga, ini pasti foto saat umur belasan ::)
Naga kok menyelam sih mbak, kok nggak terbang, ntar ingusan lho?
Ini pasti deh ikutan Nagapasa, Naga Pamanah Rasa (rasa apa saja sih? kaya'jualan es saja)!
Antara, ma'af nggak nyambung ya sama topiknya!
itu foto 2.5 tahun yang lalu..
sekarangpun bisa kalo cuman mau bikin KO orang dengan sekali jepraaak aja mah..
he..he..he..
Naga menyelam...ngirit tenaga, sambil menyelam minum air..
-
Mas Samber Gledex,..
Di negri Cina kalo gak salah yang menggunakan "mental-mental-an" kayak gini ada deh,...yang disebut Jurus Sepuluh Wie Kang dan Kwie Kang...
Mohon Pencerahannya...
-
Atuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuut! Emak, aku mo dijeprak nih sama Embak Putri!
Hehehehehe
Aku juga ikutan pake Naga, tapi Naga-nya udah kumakan nih (abis warnanya ijo en dalemnya pisang raja), hihihi
Lagi gini lho kaya' Bang Jali, lagi serius ngungkap ilmunya, nggak kaya' Sarung_Kampret, bercanda aja kerjaannya.
-
Atuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuuut! Emak, aku mo dijeprak nih sama Embak Putri!
Hehehehehe
Aku juga ikutan pake Naga, tapi Naga-nya udah kumakan nih (abis warnanya ijo en dalemnya pisang raja), hihihi
Lagi gini lho kaya' Bang Jali, lagi serius ngungkap ilmunya, nggak kaya' Sarung_Kampret, bercanda aja kerjaannya.
Nagasari..ya..? mauuu dooongg..gak jadi di jepraakkk...
-
Mas Samber Gledex,..
Di negri Cina kalo gak salah yang menggunakan "mental-mental-an" kayak gini ada deh,...yang disebut Jurus Sepuluh Wie Kang dan Kwie Kang...
Mohon Pencerahannya...
mau gak tak tunjukin jurus satu telunjuk.. pasti deh mental ...terutama kalo di serangin dari jarak 5 centi dan di bagian yang sensitiv...(jangan ngeres ya pikirannya..) ...(serius mode on nih..)
-
@ Mas Adi,
Cerita dong soal akar perguruan Hikmatul Iman. Kalau melihat namanya perguruan ini menyandarkan diri pada Agama Islam, tapi kalau lihat pola latihannya yang olah rasa tanpa pakai jampi, mantra atau ruqyah kayaknya perguruan ini mengambil teknik tenaga dalam dari aliran beladiri dan mengemasnya dalam koridor Islam. Mohon dibetulkan kalau salah.
@ All,
Ini ada contoh tenaga dalam yang 'gak jalan'...
Kasus macem inilah yang saya maksud sebagai delusional. Si praktisi mengira dia sudah punya tenaga dalam setelah latihan bertahun-tahun (Bapak dalam video ini adalah seorang master) tapi ternyata hasilnya tidak seperti yang dia harapkan.
[youtube=425,350]http://www.youtube.com/watch?v=oMgVmFzBrus[/youtube]
Beberapa kasus lain,
Ada sekelompok peneliti dikirim ke Tibet (bukan dari LIPI yah? ::))... mereka meneliti para biksu yang konon sanggup menaikkan suhu badannya sedemikian rupa sehingga tahan meditasi berjam-jam di daerah bersalju. Setelah dilakukan pengukuran secara teliti, ternyata suhu badan mereka normal-normal saja.
Penelitian lain menunjukkan bahwa kasus-kasus ajaib seperti jalan di atas bara, membuat bohlam tidak pecah walau dijatuhkan dan sejenisnya ternyata bisa juga dilakukan oleh orang biasa, dus, murni fenomena alam biasa.
@ Kang Sarkam,
Kalo sparring ya jelas tidak mengeluarkan sperma dong... soalnya yang dihitung angka oleh juri kan pukulan, tendangan dan jatuhan, jumlah sperma gak dihitung... salah-salah malah diskualifikasi [lucu]
-
Ini Saudara Antara, ngulasnya yang negatif melulu, nggak pernah nemu yang positif ya? Untuk menguasai tenaga dalam, secara mandiri tanpa bacaan khusus, puasa, isian, kebakatan, bukaan, duduk meditasi, bertapa, bisa mengambil waktu yang lama, bahkan sampai puluhan tahun, saya pernah belajar karate, masternya sudah tua bongkokan baru bisa tenaga dalam!
Untuk mengetes, orang itu mempunyai tenaga dalam atau sekedar delusi. Di Jerman, sudah ditemukan alatnya, dengan parameter seperti orang tersebut mempunyai kekuatan setara 13.000 gauss.
-
Lhooo...
Itu bukan mengolah dari sisi negatif, Mas Hidup. Itu namanya scientific scepticism, suatu konsep yang datang dari Agama Islam namun kemudian lebih berkembang di Eropa.
Dan tidak ada yang negatif dari semua pernyataan di atas... semata-mata fakta yang ditemukan oleh para ilmuwan, jadi muatannya adalah obyektifitas, bukan positif ataupun negatif. Jika temuan itu dipatahkan oleh temuan lain, maka ilmu pengetahuan-pun akan mengakui temuan baru tersebut tanpa perlu mempertahankan ego apapun.
Begituuuuu....
btw, alat apa yang dimaksud dan bagaimana cara kerjanya?
-
mau gak tak tunjukin jurus satu telunjuk.. pasti deh mental ...terutama kalo di serangin dari jarak 5 centi dan di bagian yang sensitiv...(jangan ngeres ya pikirannya..) ...(serius mode on nih..)
Maksudnya bukan mental mbak.. :-P
mungkin lawannya akan mengkeret, saya udah pernah coba dan berhasil !.. [top]
hasilnya mereka merasa risletingnya masih terbuka mbak...
-
Yang di diskusikan antara Kang Sarkam sama Mbak Putri ini sebetulnya apa tohh? ga mudeng saya.... ;D x-))
-
Yang di diskusikan antara Kang Sarkam sama Mbak Putri ini sebetulnya apa tohh? ga mudeng saya.... ;D x-))
wah belum pernah ditunjuk saat lagi jalan santai nih.. mbak..
-
Yang di diskusikan antara Kang Sarkam sama Mbak Putri ini sebetulnya apa tohh? ga mudeng saya.... ;D x-))
wah belum pernah ditunjuk saat lagi jalan santai nih.. mbak..
jurus kilikitikk... tuh di ketiakk...
ye....salah semua..
ya wis..aku nyangkul dulu ...kerjaan banyak
-
Kesimpulannya kalau gelombang atau tenaga dalamnya masih sulit dibuktikan dengan teknologi.
Sebenarnya mungkin yang namanya Tenaga Dalam gak bisa diukur dengan alat(Tools) apapun, atau ilmu logika belum sampai untuk kesana...
hehehhee atau ilmu tenaga dalamnya masih cetek, sehingga alat ukur dengan daya listrik belum bisa meraba, atau gelombang tenaga dalamnya masih kecil..jadinya alat ukur gelombang belum bisa dapat merabanya..
-
Pake Fotografi Frekuensi Tinggi, juga Magnetometer!
Kalo belum jelas masalah tenaga dalamnya beserta pembuktiannya, tanya aja ke Uda Parewa (kan saudara muridnya) atau ke Ki Sawung!
-
Kesimpulannya kalau gelombang atau tenaga dalamnya masih sulit dibuktikan dengan teknologi.
Sebenarnya mungkin yang namanya Tenaga Dalam gak bisa diukur dengan alat(Tools) apapun, atau ilmu logika belum sampai untuk kesana...
Tadinya saya pikir juga begituh, tapi argumen ini ada kelemahan fatal.
Tenaga dalam bukan sosok gaib seperti Malaikat. Kita bisa berdebat panjang lebar tentang Malaikat dengan menggunakan konsep-konsep dari berbagai macam agama, namun pada akhirnya tidak satu teknologi apapun yang bisa menghadirkan esensi Malaikat secara ukuran-ukuran ilmiah. Malaikat berada pada tataran di luar hukum sebab akibat di dunia ini.
Tapi tenaga dalam berbeda,
Kalau tenaga dalam betul-betul ada, dan dikuasai oleh manusia, maka dia adalah fenomena yang wajar dan alami, tunduk pada hukum-hukum alam yang baku. Kalau tidak tunduk dengan sebab akibat, maka tenaga dalam tidak mungkin bisa dilatih. Bukankah kita berlatih karena itu menjadi sebab kita mendapatkannya?
Nah, segala sesuatu yang ada di dunia ini kalau betul-betul konsisten ada, maka paling tidak dia harus bisa diukur secara statistik. Katakanlah belum ada alat yang bisa mengukur gelombang tenaga dalam, tapi kita kan bisa mengukur konsistensi kemunculannya dengan menggunakan statistik.
Contoh, percobaan teman-teman MP di Randi Challenge. Secara statistik gagal dibuktikan bahwa kemampuan deteksi mereka adalah hal yang konsisten terjadi, bukan sekedar kebetulan acak.
Contoh lagi, berjalan di atas bara api. Setelah melakukan sekian banyak percobaan, disimpulkan bahwa semua orang bisa berjalan di atas bara api asal kontak kaki dengan bara tersebut tidak melebihi waktu tertentu, tidak diperlukan adanya kemampuan khusus atau bahkan sekedar sugesti diri.
... dan seandainya tenaga dalam gelombangnya terlalu lemah untuk dideteksi, tentu dia juga terlalu lemah untuk bisa menimbulkan dampak apapun di dunia fisik. Begituuuu...
-
Pake Fotografi Frekuensi Tinggi, juga Magnetometer!
Mas Hidup, apa hasil dari fotografi dan magnetometer tersebut?
-
Pake Fotografi Frekuensi Tinggi, juga Magnetometer!
Kalo belum jelas masalah tenaga dalamnya beserta pembuktiannya, tanya aja ke Uda Parewa (kan saudara muridnya) atau ke Ki Sawung!
hehehhee saya bukan muridnya uda parewa dan ki sawung, :D
dan Maaf Mas Hidup, saya belum pernah melihat magnetometer dan ngerti apa itu magnetometer... Magneto meter kayak gimana ya??!? ???
kalau Magneto musuhnya X-Men saya sudah pernah liat mas, wuih keren banget, besi apa aja bisa nempel, kalau disini bisa jadi rajanya besi bekas, dan pengumpul kerop terbaik tuh...Cool [top]
-
Ada aktivitas gelombang elektromagnetik yang cukup tinggi dari orang kebanyakan!
Lagi-lagi Sarung_Kampret (benci deh, aku)
-
@ Mas Adi,
Cerita dong soal akar perguruan Hikmatul Iman. Kalau melihat namanya perguruan ini menyandarkan diri pada Agama Islam, tapi kalau lihat pola latihannya yang olah rasa tanpa pakai jampi, mantra atau ruqyah kayaknya perguruan ini mengambil teknik tenaga dalam dari aliran beladiri dan mengemasnya dalam koridor Islam. Mohon dibetulkan kalau salah.
@ All,
Ini ada contoh tenaga dalam yang 'gak jalan'...
Kasus macem inilah yang saya maksud sebagai delusional. Si praktisi mengira dia sudah punya tenaga dalam setelah latihan bertahun-tahun (Bapak dalam video ini adalah seorang master) tapi ternyata hasilnya tidak seperti yang dia harapkan.
[youtube=425,350]http://www.youtube.com/watch?v=oMgVmFzBrus[/youtube]
kalau akarnya, karena satu dan lain hal saya enggak bisa cerita :) takut salah juga hehehe, kalau ada yg mirip2 dengan beladiri lain iya memang begitu, tapi secara detail teknis beda misal di kami ada beberapa jurus pernapasan yg gerakanya mirip dengan tai chi, mengalir dan dilakukan tanpa pengejangan jg, hanya secara detail beda salah satunya pd teknis pernafasannya.
atau ada juga bentuk pernapasan pada posisi sikap lilin dan sikap lilin tp kakinya di teruskan ke belakang (gak tau namanya apa posisi seperti ini :D ) yg saya tahu ini mirip dengan yoga dan pengolahan nafas di merpati putih (lupa nomor berapa), atau sungsang dengan posisi tangan di kepala (mirip tahanan perang) yg mirip dengan yoga. tapi ya itu hanya posisi saja mirip pernafasan yg digunakan dan olah rasa (pikiran/kosentrasi) menggunakan cara yg berbeda sekali
-
Ada aktivitas gelombang elektromagnetik yang cukup tinggi dari orang kebanyakan!
Berapa besar ukurannya, Mas Hidup? Jangan lupa bahwa meskipun penelitian masih menunjukkan hasil yang bervariasi, ada kemungkinan bahwa manusia yang terpapar pada gelombang elektromagnetik tinggi beresiko terkena kanker atau sejenisnya.
Lagi-lagi Sarung_Kampret (benci deh, aku)
Thread ini bisa ganti judul: Dasar Sawung Kampret [lucu]
-
salam,
film pelaku td yang di gebokin karateka muda itu mungkin lagi apes aja kali yha...karean saya liaht ada banyak film dia yang lain yang ngasih lihat kemanjuran tenaganya...
yha pendekarkan juga manusia... kalau lagi apes...apa hendak dikata...
bang antara...besok nyingkrik ngga? aku tunggu yha dipadepokan...
salam entup
tawon
-
Ada aktivitas gelombang elektromagnetik yang cukup tinggi dari orang kebanyakan!
Lagi-lagi Sarung_Kampret (benci deh, aku)
sama aku gak benci kan?
kira-kira gelombang elektromagnetik itu kalo dah tinggi apa aja manfaatnya..?
(tanya serius...dan jadi guru gak boleh ngamukan)
-
ada yg dah pake gelang biomagnet atau kalung biofir??? trus cobalah melatih jurus metafisika......????
-
Bos Antara udah tanya sama Uda Parewa belum?
hehehhee saya bukan muridnya uda parewa dan ki sawung, :D
Heh, siapa yang nanya situ!
(tanya serius...dan jadi guru gak boleh ngamukan)
Mending mana ngamukan sama ngambekan? Kalo sama Mbak Putri, nggak mungkin benci ntar gue dijepraak (atuuuuut)
-
Nanya mereka?
Waduh... saya memang muridnya Uda Parewa, tapi megurunya pelajaran Bahasa Padang... sampai saat ini beliau masih frustasi karena saya belum bisa membedakan 'Onde' dari Padang dengan 'Onde-onde' yang pake wijen :w.
@Kang Entup,
Muhun maap, soalnya selama bulan puasa ini setiap saptu saya udah dibooking sama istri... maklumlah, nasib jadi sopir... ??? Insya Allah habis lebaran saya ikut selametan...
-
@ All,
Ini ada contoh tenaga dalam yang 'gak jalan'...
Kasus macem inilah yang saya maksud sebagai delusional. Si praktisi mengira dia sudah punya tenaga dalam setelah latihan bertahun-tahun (Bapak dalam video ini adalah seorang master) tapi ternyata hasilnya tidak seperti yang dia harapkan.
[youtube=425,350]http://www.youtube.com/watch?v=oMgVmFzBrus[/youtube]
mungkin pendapat ini sedikit berbeda, di beberapa perguruan (misal HI, Thifan) video diatas tidak disebut tenaga dalam tapi metafisik (di Thifan disebut nath
tenaga metafisika adalah tenaga yang mempergunakan kekuatan dari aura kita yang dikontrol oleh pikiran. energi ini berasal dari luar tubuh fisik kita, tetapi sangat dipengaruhi oleh kondisi fisik, pikiran dan tingkat spritual kita.
tenaga dalam dan metafisik 2 hal yg berbeda jauh, dalam hal berlatih misalnya, tenaga dalam hanya bisa dibangkitkan/diperkuat dengan latihan rutin dengan teknik mengatur pola pernafasan untuk memaksimalkan kinerja sel secara keseluruhan(hipoksik anerobik sistemik)
metafisik bisa diperkuat secara instan, misal dengan transfer energi/pengisian oleh org dengan aura yg lebih kuat
-
Terima kasih, Mas Adi...
Jadi tenaga dalam masih berhubungan dengan optimalisasi kekuatan fisik, sedangkan tenaga metafisika sudah berhubungan dengan kekuatan nir-fisik.
Jadi sebangsa terawangan itu tenaga metafisika dong ya, bukan tenaga dalam?
Bagaimana kita membedakannya dengan sihir?
-
@Kang Entup,
Muhun maap, soalnya selama bulan puasa ini setiap saptu saya udah dibooking sama istri... maklumlah, nasib jadi sopir... ??? Insya Allah habis lebaran saya ikut selametan...
kalo saya booking boleh nggak..?
buat...buat ...apa ya...
-
Boleeeeehhhh... buat Mbak Putri mah boleh ajaaa...
Tinggal kita bicarakan soal base wage, gratuity, allowance... walah... ???
-
Boleeeeehhhh... buat Mbak Putri mah boleh ajaaa...
Tinggal kita bicarakan soal base wage, gratuity, allowance... walah... ???
tuuuh.. ada kerjaan..dorong kapal...
-
karena masih oon ane nongkrongin aje deh, itung-itung biar nambah elmu
-
Saya lebih Oon makanya banyak nanya nih... x-))
Mbak Putri, masak kapal didorong... mending ditarik pake tug boat. Kasian pan belajar tenaga dalam sampe dahsyat bertahun-tahun cuma dipake ndorong kapal?
-
karena masih oon ane nongkrongin aje deh, itung-itung biar nambah elmu
tenang gan, ane temenin..
-
hehehehe makin banyak yang oon, nanti makin banyak yang dibenci dong hehehehhehehhe.... :D
-
Berarti yang pinter Sarung_Kampret dong (horeeee).
Ini thread dari kemarinnya kemarin nyela terus, ayo dong dilanjut!
Sapujagad dan CrYPTON, ditunggu wejangan selanjutnya! ::)
-
Saya lebih Oon makanya banyak nanya nih... x-))
Mbak Putri, masak kapal didorong... mending ditarik pake tug boat. Kasian pan belajar tenaga dalam sampe dahsyat bertahun-tahun cuma dipake ndorong kapal?
kan pakai tenaga dalam dong...
btw, please jangan pakai ilmu sapu jagad..
kata guru seh, kalo gak perlu jangan di pakai.
-
kalau tadi mbak PT pakai "sapu jagad" bisa dorong kapal.. 8)
saya pakai "sapu tangan" bisa diuber cewek sekampung...
-
kalau tadi mbak PT pakai "sapu jagad" bisa dorong kapal.. 8)
saya pakai "sapu tangan" bisa diuber cewek sekampung...
kamu pakai kemoceng aja...
tuh bersihin nasi yang nempel di baju... ::)
-
terusin dan jelasin dasar pengetahuan tenaga dalam masing2 disini nih...?
-
aku gak punya tenaga dalam, tenaga yang lain ada...
-
aku juga adanya .... dalam :w
-
ane punya tenaga tapi engak terlalu dalam :P
-
tenaga apaan tuh gak terlalu dalam...
kalo tenaga lainku sudah terbukti tuhh
-
ooh baru sadar .. walau kita berbeda beda ilmu "dalam"-nya, kita bisa bersatu di forum ini...
top markotop dah.... [top]
-
kenalilah dirimu maka kau akan mengenal tuhanmu....
mas taufan diranting mana
-
makin kagak ngarti ane ???
ini bahasannya dalem banget ape emang maen dalem-daleman ye?
kalo gitu ane yang suka gali sumur boleh ikutan gak?
salam,
one
-
sebab saking dalemnya jadi susah di jelasinnya...
sedangkan masing-masing punya dasar berbeda dalam berlatih, jadi mau di jelasin dari sisi dalem yang mana juga masih belum menemukan titik temu.
Yang jelas.. masing-masing sebenarnya sudah mempunyai bekal hanya tinggal mengasahnya saja supaya bermanfaat.
Banyak teory dan latihan yang bisa di laksanakan tetapi dengan didiskusikan saja juga tidak cukup membuktikan, jiak tidak di latihkan...
Kedaleman saya dan sarung kampret tentu saja berbeda, begitu juga kedaleman tenaga yang lain..
betul apa tidak?
kalo tidak betul silahkan di betulkan..
::)
-
perbedaan itu indah...
persamaan itu homo
-
blh gabung ngggk
-
boleh, yang indah apa yang homo?
-
yg indah aja deh :P
ato ada pilihan laen nggak ???
-
nah kalau yang indah..
ceritakan perbedaan pendapat menurut dirimu?
-
apa ga sebaiknya thread ini di close saja?
habis backlink dari search engine
kirain bener2 bahas tentang tenaga dalam
ehhh.... ga taunya pembahasannya juga sudah terlalu dalam
ntar jangan2 pada jualan pakaian dalam
:(
report to moderator
-
mmm... gak usah sedrastis itu ditutup keknya...
namanya juga anak anak om, seneng bercanda...
ngebahasnya sambil nongkrong ngalor ngidul...
enak lho Om, hidup ini terasa bahagia terus,
cobain ikutan deh Om, tar berasa muda lagi deh...
[fruit] [fruit] [fruit]
-
He...he...he... tapi saya sendiri sebage TS kok cenderung setuju terhadap tindakan penutupan ya?
Bukan karena thread ini sudah terlalu banyak berisi canda tawa ketimbang diskusinya, tapi kelihatannya pandangan anggota forum cenderung seragam mengenai tenaga dalam sehingga diskusi tidak berkembang menjadi tukar pikiran yang saling isi.
Entah kalau ada darah baru yang punya pandangan berbeda tentang tenaga dalam, atau malah yang negatip sekalian.
-
berbeda gimana mas Antara,
saya juga bingung mau memulainya. Sebab di thread sebelah pengertian tenaga dalam dan tenaga dasar saya sudah berbeda, walaupun intinya sebenarnya sama.
Mungkin yang lain adalah jalannya memperoleh atau membangkitkan tenaga dlam itu. Atau istilah yang di gunakan di tiap perguruan juga berbeda.
Misalnya nih, ada yang mengatakan bahwa tenaga dalam bisa di dapat dari latihan pernafasan halus. Tetapi ada juga yang sudah membuktikan bahwa pernafasan keras juga bisa untuk membangkitkan tenaga dalam.
Saya pribadi sih membenarkan kedua teory tersebut. Sebab memang sudah ada buktinya.
Ya itu dulu deh..nyilem lagi..
-
saya akan jawab apa yang saya ketahui untuk perbandingan.
kalau ini benar yang dimaksud Tenaga Dalam adalah sama dengan ilmu kasyaf :
Dasarnya ada 5 :
- Kekuatan Fisik
- Kekuatan Pernafasan
- Kekuatan Pikiran
- Adaptasi dengan Lingkungan
- Kekuatan Hati/ Illahi
kalau mau lebih jelas bisa japri..
-sarungkampret-
-
K@ng Sarkem,
Ane sering japri ke ente, tapi gak pernah jelas uraiannya, lantaran yang dipake "kekuatan pikiran" buat timing nempatin konsep lawakan ke otak lawan bicara. Keseringan japri ame ente, ane jadi japra.... :-X
Yg pastinye ane masing ngeliat ade kesamaan "path" keilmuan yg dimilikin...
Lanjuuut...deh...
Tabe'...Jali
-
beda pendapat jng dijadikan bhn berdebat... :o
bisa jd repot lhoooo :-P
jadikan perbedaan pendapat sbgi dasar pengambilan kesimpulan. :)
yg namanya manusia sih pasti punya jln pikiran yg berbeda beda
jd klo ada yg berbeda pendapat lagi ayooo bagi2 disini.....(asl jgt ribut aja deeeeeh ^:)^) buat nambah pengetahuan gituuuuu n mencari kesimpulan untuk masalah yg atu ini......
betul nggak(klo salah dibetulin,klo betul jgn
disalahin) :-P
-
k@ng Jali,
Dirimu khan udah source latarbelakang diriku,dan pastilah pathnya jadi sama, hanya beda situ ngalong sini ngampret.. hehehhe
-
Iya nich mas2 dan mbak2 saya bingung juga menbahas thread ini. Tapi yang paling mendasar perlu kita pertanyakan " Apa itu tenaga dalam " . Karena semua kegitan kita menggunakan tenaga dalam. Misalnya angkat ember , kalau nggak ada tenaga dalamnya embernya nggak keangkat.
Monggo dilanjut mas..
-
@ kampret..
terimakasih dah menjelaskan...pada intinya juga sama dengan apa yang kita pelajari.
-
ya.... walaupun kita banyak dr perguruan yg berbeda
tapi sy yakin klo kita punya prinsip yg sama,
khususnya untuk TD :o
tapi masalahnya prinsip itu belum kita temukan,
krn banyak diantara kita yg tidak sepaham :-P
jd coba kita review kembali soal masalah yg satu ini,
jejaki kembali dr awal hingga akhir diskusi ini.
dimana kendalanya disitu masalah akn kita pecahkan
(waduuuh gua ngomong apaan yaaa... ???
-
Nah dari dasar 5 aspek tadi, darimana kita mulai belajar yang namanya Tenaga Dalam (kalau itu dinamakan Tenaga Dalam) ?
Apakah dari fisik, pernafasan, pikiran, lingkungan atau hati(ke-Tuhanan)? atau penggabungan dari kelima dasar tersebut?
ps : ss bercanda boleh, tapi path harus dipertahankan...
-
ps : ss bercanda boleh, tapi path harus dipertahankan...
[/quote]
Dengerin Om Kampret, lagi beri wejangan!
-
Dengerin Om Kampret, lagi beri wejangan!
Sesuai pesan moderator dan admin, sang kampret harus jelas membuka sarungnya...
-
klo begitu kita mli dr dr aspek fisik dlu dehhhh :o
sbg manusia sejati kite pasti punya fisik donkk..
bagian dr manusia yg terlihat mata.
ya klo nggak punya fisik bkn manusia donkk
( jin kaleeeeeee.) :D
otomatis tenaga dalm erat hubunganya dengan fisik...
karna tenaga dalam asalmulanya dihasilkan oleh tubuh manusia kann...
tinggal gmna si manusia nya mengolah fisiknya supaya dapat digunakan dengan baik, kususnya dlam pengguanaan
tenaga dalam. ::)
ada yg mo ngenambahin nggak...... :)
-
mulai sekarang aku berjanji gak akan becanda lagi dan akan serius mengikuti jalannya diskusi..
peace ahh..
silahkan di lanjut
-
klo nggak ada yg mo ngenambahim......
kita mask ke masalah pernapasan......
expose tenaga dalam scr umunya berdasrkan olah napas..
(menurut saya......)
(klo salah tolong dibetulin [top])
pernapasan pastinya dilatih dengan bantuan fisik...
dgn gerakan yg telah di tentukan....
penapasan manusia pastinya berhubungan erat denga fisik..
krn pernapasan dihasilkan ole tubuh manusia
(jd udah mulai ada hub nya niiiih)
mas sarkam gimana niiih....pendapatnya...
yg lain tambahin dunk pendapatbya..... :) ;D
-
kang holmes saya mojok aja...
pengetahuan saya punya tentang hal ini bukan ke arah beladiri yang disebut Tenaga Dalam soalnya (mgkn beda nama), saya khawatir akan kesalahan saya , saya menghormati yang lain aja, mungkin yang lebih mengerti ttg Tenaga Dalam silahkan melanjuti diskusi..
-
waduh.....
saya jd nggak enak juga niiiih......
:-X
yg lain gimana pendapatnya........ :)
-
akang2 sadayana
boleh ikutan ga
sekalian mau tanya
bisa ga kalau orang ga pernah latihan TD ngeluarin TD,
misalnya cuma latihan jurus saja nah pada akhirnya dia bisa ngeluarin TD,
atau harus latihan kusus TD?baru bisa
maaf apa bila pertanyaannya agak dangkal
maklum baru belajar
salam
alv
-
[top]Bisa, contohnya pengamal dzikir spt mufarridiyah nyang di mesjid al fathah timor-timur nyang gak bisa diapa-apa in akhirnya di deportasi scr politik kerna gak bisa dgn kekerasan. sy perhatiin cara mereka bedzikir kayak orang latian TD, tapi kalo kita tanya bukan, ini ibadah. Tapi fenomena yg terjadi di lapangan ya kayak orang latian TD, ini sy perhatiin waktu mrk dzikir or ngobatin orang. imho mrk gak sengaja latian TD, bahkan mereka gak percaya TD tapi kita nyang di luar meliat berbeda. ach bingung
-
makasih bang maulana atas jawabannya
tapi bagaimana kalau begini
saya berlatih rangkayan jurus tiap hari(pomse) kalau di karate namanya kata .kalau ga salah
nah dari latihan jurus itu bisa ga saya mengeluarkan TD
atau memang ada latihanya
nah kalau ada latihan khususnya bagaimana
cara ngelatihnya
dan bagaimana kita tahu kalau kita punya TD
-
Mungkin :o Setiap orang sudah memiliki TD namun kapasitas, power dan pengontrolannya yang berbeda, TD ada yang timbul karena keadaan, biasanya dalam keadaan kepepet TD baru muncul ada juga yang sengaja di timbulkan ini biasanya yang telah di olah mau secara fisik atau dukun (duduk tekun).
Salam ikutan,
[thank]
-
[top]Bisa, mungkin lama dibandingkan di bimbing orang yg sudah bisa. contohnya TD yg jurus umumnya 1-10 asalnya merupakan silat fisik, n orang yg belajar silat fisik jurus 1-10 scr kontinyu TD nya timbul. Seperti Tai Chi, dulu salah satu guru Tai Chi di Bogor tahun 1978 belajarnya di Hotel Hilton, gurunya dr singapura, akhir latian gurunya bilang kalo Chi nya mau cepet bisa maka bisa ditransfer hasil latian si guru, setelah di transfer hasil langsungnya pendengaran n penglihatan jd tajam kek cersil kho ping ho langkah jd enteng. Cuma kerna biayanya waktu itu senilai 2,5 honda Civic baru kenalan sy td gak jadi. Saran sy temui ahli TD seterusnya dilatih dgn juru2 fisik yg sdh ada kita punya
-
[top]Bisa, contohnya pengamal dzikir spt mufarridiyah nyang di mesjid al fathah timor-timur nyang gak bisa diapa-apa in akhirnya di deportasi scr politik kerna gak bisa dgn kekerasan. sy perhatiin cara mereka bedzikir kayak orang latian TD, tapi kalo kita tanya bukan, ini ibadah. Tapi fenomena yg terjadi di lapangan ya kayak orang latian TD, ini sy perhatiin waktu mrk dzikir or ngobatin orang. imho mrk gak sengaja latian TD, bahkan mereka gak percaya TD tapi kita nyang di luar meliat berbeda. ach bingung
Mas Maulana yang baik, memang golongan dari kami bukan menyebutnya sebagai tenaga dalam or metafisika or etc.
Saya akan uraikan sedikit apa yang pernah saya pelajari dari uyut saya (dan maaf bila pemahaman golongan kami berbeda)
Yang saya maksud dari kekuatan fisik, uyut saya juga pernah berbicara setiap gerakan yang mengandung pembangkitan dari unsur2 titik tertentu juga bisa menimbulkan kekuatan tersendiri di titik titik tersebut (misalnya memainkan jurus dengan menyelaraskan jiwa kita sendiri dengan gerakan jurus tersebut, kalau di golongan kami adalah menyelaraskan gerakan dengan cara ibadah kami). Kekuatan yang timbul bisa dipengaruhi oleh keinginan atau kemauan yang ada di hati dan pikiran.
Segi kekuatan pernafasan, pola ini adalah cara pengontrolan dan pengaturan nafas, uyut saya pun berbicara bahwa pengontrolan dan pengaturan nafas ini yang selaras pada titik titik tertentu juga bisa menimbulkan kekuatan pada diri sendiri ( kalau di golongan kami membaca ayat2 suci kami dengan pola tadjwid dan makhroj yang benar, maaf bagi yang berbeda..). Kekuatan yang timbul dari kekuatan pernafasan yang membesar dan menguat pada tahap-tahap tertentu.
segi kekuatan pikiran, menurut uyut saya ini dalam pola ini pengontrolan, pengaturan, memperbesar kekuasaan diri dan tingkat kosentrasi dalam pikiran . Kekuatan yang timbul dari kekuatan pikiran yang membesar dan menguat pada tahap-tahap tertentu.
segi kekuatan adaptasi dengan lingkungan. nah digolongan kami ada kepercayaan bahwa setiap sesuatu yang ada di langit dan di muka bumi ini mempunyai sesuatu kekuatan (energi) inilah bentuk2 kekuasaan dalam penciptaan Tuhan yang kami yakini. Sedang apabila ada penyatuan antara mahluk jin (bagi golongan kami ada kepercayaan adanya mahluk ini) merupakan salah satu cara dalam mengadaptasi lingkungan yang sering golongan manusia menggunakan dalam bentuk sihir. Namun ada banyak cara selain beradaptasi dengan mahluk jin ini, misal dengan alam semesta, atau tumbuh2an, dll
sisanya saya tak bisa membuka banyak disini, karena kami dan saya pribadi menghormati dan mempunyai toleransi setinggi-tingginya dengan sahabat-sahabat kami yang berbeda keyakinan dengan kami. Saya menghaturkan ribuan maaf bagi para sahabat yang berbeda keyakinan.
-Alamsyah/sarung kampret-
-
:)Ya maksud saya, sodara2 saya di Mufarridiyah murni beribadah dengan tehnik dzikirnya yg unik, mereka yakin selama dzikirnya di jaga maka gak ada satupun makhluk yg mampu berbuat jahat pada mereka, dan kejadian di timor timur membuktikan hal tsb juga di banyak tempat. Hanya uniknya di timor timur itu dalam skala perang. Saya tertarik dengan tehnik mereka dan dr kacamata awam sy dr sisi pandang TD cara mereka berdzikir menggetarkan seluruh simpul TD tanpa mereka sadari. Ujian skala perang ini sangat jarang, sayapun meyakini ini semata karena pertolongan Allah. Sebab jika diingat pd perang boxer di china, berapa banyak ahli TD dan beladiri tingkat tinggi yang gugur atau mengungsi ke taiwan dan tempat lain. Militer kita yg dikirim ke timtim pun sudah terlatih BD dan TD tapi berapa banyak yg tdk kembali atau invalid. Karenanya fenomena masjid Al Fathah di Timtim yg tidak tersentuh padahal sekeliling hancur dan menjadi t4 mengungsi sodara2 yg non muslim dr kampung sekitar yang hancur menjadi fenomenal sampai ditayangkan di TV swasta salah satunya RCTI.
Saya beruntung dapat jumpa dgn beberapa dari mereka yg kembali kekampung asal masing2 karena di deportasi scr politis, karena diserang dgn kekerasan tidak bisa.
Kalo ada sodara2 dari Mufarridiyah di Forum ini boleh bagi2 cerita.
Mohon maaf ada salah kata atau kalimat yg menimbulkan pemahaman berbeda. [top]
-
mo nanya nih ama praktisi TD... ::)
Istilah TD itu kapan sih sebenarnya muncul? rancu soalnya. mental2in orang dibilang TD, mecah2in kikir jg TD, kekuatan dari olah zikir dibilang TD jg, laku/tirakat/olah batin TD jg. apa gak terlalu umum istilah TD ini? ???
padahal silat warisan leluhur itu aslinya gak kenal istilah TD, krn punya istilah sendiri2 sesuai bahasa daerahnya.
btw, tubuh manusia ini spt SUTET kali ya? SUTET ada kabelnya, ada arus listriknya & ada medan elektromagnetiknya. manusia ada tubuh fisiknya, ada biolistrik/bioenerginya & ada medan elektromagnetiknya juga alias aura..... :-P gitu gak?
-
memang ... hal ini yang mengundang banyak kontrofersi
-
Aloo Pak Antara
maaf saya sendiri bukan ahli agama tp berdasar yg saya tahu, definisi syirik dalam Islam sendiri ketika kita mengambil sesuatu yg lain sebagai Tuhan
Nah definisi Tuhan sendiri adalah kurang lebih sesuatu yg disembah, ditakuti, diprioritaskan, mampu memaksa kita (melakukan sesuatu yg bahkan kita tidak suka), sesuatu yg kita yakini berkuasa atas kita dst
jadi kalau kita meyakini bahwa dengan pistol (atau jimat) kita aman maka kita sudah syirik, ketika kita lebih takut miskin dari takut kpd Tuhan itu juga syirik dan banyak lagi.
nah untuk jimat dan jampi ada hadist yg membahas antara lain
"Sesungguhnya Ruqyah , Tamimah dan Tiwalah adalah syirik."(HR. Ahmad dan Abu Dawud )
untuk tamimah (semacam jimat) Jika yang dikalungkan itu berasal dari ayat-ayat Al Qur’an, sebagian ulama salaf memberikan keringanan dalam hal ini , dan sebagian yang lain tidak memperbolehkan dan melarangnya, diantaranya Ibnu Mas’ud.
nah kalau yang ditanyakan apakah bisa mempelajari tenaga dalam dan ilmu gaib tanpa semua itu (jimat, mantera/jampi2, laku ritual dsb) ? jawabannya bisa
tenaga dalam bukan sesuatu yg ajaib, sesuatu diluar kemampuan manusia, karena semua manusia punya bahannya, tentu saja untuk bisa membangkitkannya tidak instan dan gratis karena semua harus dibayar dengan kesungguhan, waktu dan tenaga untuk berlatih :)
wuih
kang Dicky banget c
hehehe... gak copy paste kan? hahahahaha....
-
@ wahyu taqwa : wah ini die nih yang saye cari...,, ilmu tanpa menyerempet kemusyrikan soalnye dosanye musyrik gede' bgt udah gitu tidak akan diampuni lagi kan repot tuh..,, mungkin bang wahyu bisa menjabarkan gmana cara belajar ilmu td tanpa adanya ritual2 kaya' zikir2, puasa, syarat2 (kembang, menyan, aer 7sumur dll) sama saya bang soalnye ampe sekarang nalar aqidah saya masih menolak ilmu td tsb [top] . makasih sebelumnya.
-
saya stuju tuh....
-
Ass & salam sejahtera bwt smw...
Q mw belajar TD nie... Kira2 ada yg bs bntu ana g y...
Sy dh baca u/ post ini mulai awal smpe akhir, tp q butuh yg nmany bimbingan dr org2 tnpa embel2 becanda,, soalnya q pnya kbiasaan terlalu terjerumus sama yg namanya becanda....
Thanks before @ all...
-
Mas iman sip,
Banyak sekali perguruan Tenaga dalam TD di Indonesia dengan berbagai macam aliran dan definisi. Agak susah mereferensikan yang sesuai dengan keinginan yang dimaksud. Kalau boleh saya kasih ide sepengetahuan saya adalah begini (maaf kepada empunya perguruan. atau yang tidak disebut...silahkan ralat atau melengkapi untuk menolong informasi buat mas iman ini) :
1. Kalau suka yang campur silat, hampir semua perguruan silat ada level dimana diajarkan tenaga dalam. Tinggal cari perguruan terdekat rumah atau kantor, sekolah. Diskusi dengan murid dan pelatihnya, apakah arah dan waktu untuk sampai level TD sesuai dengan keinginan mas iman.
2. Kalau suka silat yang mixed dengan orientasi TD dengan definisi adalah penyaluran tenaga untuk pemecahan benda keras, ilmu getaran bisa cari informasi di PSTD, Merpati Putih, dll.
3. Kalau suka silat yang mixed dengan orientasi tenaga dalam dimasalah pengaturan momen, aliran tenaga bisa ke perguruan Cikalong Pancer bumi, Margaluyu pusat, Ajirasa Madi Kari Sabandar, Sabandar , Gerak Rasa, Sanalika, Sin Lam Ba dll.
4. Kalau suka murni TD dengan unsur silat yang tidak banyak (orientasi kesehatan dan beladiri) bisa ke Satria Nusantara, Tetada Kalimasada dll.
Mungkin ide ini kurang detail dan pas. Untuk mempertajam silahkan bongkar bongkar thread di forum ini seputaran perguruan TD yang dimaksud. Monggo kawan lain mereferensikan dengan titik berat TD masing masing. Mas iman juga mempertajam ingin TD apa yang dimaksud untuk dipelajari.
Salam Silat.
-
q tertarik yg ke-4 mz...
-
oh okay..fokus yang ke empat ya.. :)
Ini pun sepengetahuan saya juga berinteraksi dengan kawan kawan dan guru SN dan Kalimasada. Silahkan lihat thread khusus ini kalau mau detail
Berikut ini cuma pendapat pribadi saya dan mungkin banyak kekurangan. Intinya kalau kata pak tino sidin.."bagoossss"
Kedua Varian ini hampir sama. Diakui atau tidak ini sebetulnya (menurut saya) turunan dari aliran sahbandar yang disederhanakan atau divariasikan , cirinya ada 10 jurus/senam yang diulang ulang dengan olah napas, variasi dan ritme yang berbeda di tiap levelnya. Aktivasinya pun tidak terlalu lama. 10 jurus ini konon aplikasinya sangat luas. Mulai dari kesehatan, perlindungan, beladiri dlsb. Silahkan cari tempat latihan dari Satria Nusantara dan Tetada Kalimasada yang terdekat dengan tempat mas iman.
Kalau SN pendirinya pak Maryono dari Yogyakarta, Tetada Kalimasada pendirinya pak Edi, dari Surabaya. Banyak juga turunan perguruan dari perguruan ini. Kedua perguruan ini sempat sangat populer di seputar 80-90 an. Dianggap sebagai Tenaga Dalam Instan, karena banyak aspek silat dlsb yang dikurangi. Menurut saya masih wajar karena pangsa pasarnya pun lebih ke arah praktisi non silat segala usia termasuk orang tua. Sekarang kelihatannya banyak berkurang antusiasmenya. Saya banyak menemui praktisi yang benar benar rajin latihan ini dan masih segar di usia tuanya. Demonya juga standard : Adu pancer (diserang-penyerang terlempar) pecah pantat botol, berdiri diatas neon, koran yang diangkat orang banyak, pecah kikir dan variasi lain tergantung tempat latihan.
Tantangannya ? ya banyak yang bosan ketika sudah agak lama disitu. Mungkin bisa secara aktif digali pemahaman, pengayaan wawasan dan aplikasinya. Seperti ada kata pepatah "Harta akan ditemukan juga kalau kau menggali di satu lobang" [top]
Kalau anak muda yang senang blegar bleger..bisa ikut ajirasa madi kari sabandar di bogor...PM ajah ke anolles di forum ini, dia guru juga.
-
@mas iman : coba cari dulu yang deket rumah,,, jujur aja nih kalo mau latihan TD murni emang rada ngebosenin yah ntu ujung2nya males...makanya cari yang terdekat dulu dari rumah,,,heheeh pengalaman diri nih...
selamat mencari,,,,semoga ketemu yang cocok,,,oke... [top]
-
Ada yang tahu enggak ya, apa aja yang kudu didalami u/ point ke-4 ntu...? ???
@mbak D : Mank apaan yang bikin bosen...?
Soalnya kelihatan asyik bgt klo bisa sembuhin orang,,
Cita2 jadi Dokter Umum nggak kesampaian (maklum bkn orang yang bebas finansial) :'( ,
Dokter TD aja dech kugeluti... :-P
Mudah2an kesampaian... :)
Ohya, kalau latihannya ikut secara OL bisa nggak ya....
Adakah di antara Pendekar disini yang BISA & BERSEDIA ngelatih ana ;D ?
-
yang ngebosenin tuh ya paling latihannya itu2 aja...tapi gak tau deh kalo ditempat laen,,,kalo ditempatku ya begitu,,,latihannya itu2 aja tapi nanti aplikasinya baru yang banyak...yang penting kemauan diri...
-
Mas iman, kalau mau khusus pengobatan, ke subforum / thread reiki / prana di forum sama ajah...disitu banyak master yang bisa kasih OL gratis.
Dulu ada masa ketika reiki itu harus ngabisin duit juta jutaan, Tapi sama para aktifis free reiki jadi gratis via milis / OL. [top] [top]. Untuk jelasnya silahkan ke warung tetangga.
Silahkan saja lempar disitu. Mungkin disini kebanyakan praktisinya dari aliran/perguruan yang tentu saja menjaga etika untuk tidak membukanya secara umum.
Kecuali yang freelancer, itupun kebanyakan pakai biaya. Seperti di majalah majalah mistik dll. Tapi terus terang saya ndak ada koneksi ke koran / majalah itu.
-
kalo baca thread dari page satu lumayan pegel jadi anol baca dari beberapa page terakhir aja...
mau nanya dunk.. kalo dah di bahas ga ga usah di jawab....
dari mana tenaga dalam itu muncul?? dan bagai mana proses munculnya tenaga dalam itu.. terjadi?? apakah sama tenaga dalam setiap orang?? mengingat seseorang itu memiliki identitas masing2 yang berbeda yaitu DNA....
mangga di kupas...
-
kalau mau khusus pengobatan ...
saya mau mengajarkan, ini juga khusus yang berminat...
:D
-
kalau mau khusus pengobatan ...
saya mau mengajarkan, ini juga khusus yang berminat...
:D
Saya Pendekar, :)
saya minat,
bener2 ingin belajar. :-P :-P :-P
Apa syaratnya, guru? :-P [top]
-
kang kampret.
saya dong juga mau ...
tenaga dalam untuk ngurut keseleo --- sampai patah tulang... boleh juga urut untuk tahan lama dan memperbesar 8) ... mau buka klinik untuk persiapan pensiun...
he he he hehe
salam
KT
kalau mau khusus pengobatan ...
saya mau mengajarkan, ini juga khusus yang berminat...
:D
Saya Pendekar, :)
saya minat,
bener2 ingin belajar. :-P :-P :-P
Apa syaratnya, guru? :-P [top]
-
waaah ga ada yang mau jawab.... :-\ :-\
-
Syaratnya sih mudah...
1. lampirkan fotocopy KTP.
2. Pas Foto 3x4
3. tidak memaksa gurunya untuk mengajar lebih lanjut [[seyumlah]]
4. Mau mengikuti perintah gurunya tanpa banyak dalih
Pengajaran :
1. Teknik Gurah
2. Teknik Totok
3. Teknik Bekam
4. Teknik Pijat Refleksi
5. Teknik Patah Tulang
6. Teknik Penyaluran Hawa untuk penyakit2 kronis
7. Teknik Sipil hehhehehehe :D
-
hehe jadi kepikir juga ya, kalo ntar tua mau bikin apa? kalo ngelatih silat sepertinya udah nggak optimal lagi,krn tulang dah rawan. Sepertinya mesti belajar mijit nih :D
-
wah bang sarkam teopebegete dah.... [top] ampe giginye yang berkilauan nongol tuh....,, [lucu]
tapi nyang nomer 6 apan tuh saye baru tau emangnye pernah dicontohin ama Rasul yee....? ???
-
iddiiiihh.... bang hudzaifah
maenan forum dr jalur maya via komputer ini, jaman dulu juga belum ada lhooo
-
salam sayang...
menurut saya sih tenaga dalam itu sama yha cuma mingkin bobot nya aja yang beda tiap-tiap orang... munculnya dari kemampuan bawah sadar (kalau ilmiah gen-dna saya ngga tahu maklum dari IPS)
misalnya yha mak njeduduk ada dua orang dikejar gukguk -- bisa saja satu orang selamat tanpa cedera karean mampu ngibrit cepet, yang satunya bisa saja selamat juga tapi dengan carut marut luka di dengkul karena ngibrit secepat kilat sampe harus ngerem pake dengkul di aspal .. hi hi hi hi...
di buku "mari belajar kateda" hal 5 disebutkan bahwa timbulnya tenaga tak sadar yang dihasilkan akibat di udak gukguk itu bisa dilakukan secara sadar dengan melakukan teknik tertentu nah tiap orang dengan melakukan teknik yang sama pasti pencapaiannya beda ...
kalau kita lihat di you tube banyak sekali seminar-seminar yang mengajarkan berjalan diatas api, mecahin peer mobil pake koran, mecahin piring atau ubin pake bola lampu seminar itu cuma 1 - 2 jam saja... semianr itu menbangkitkan kemampuan bawah sadar menjadi kemampuan fisik, visualisasi, imaginasi... isitlahnya ALPHA POWER, jadi ngga perlu ngesot-ngesot bulanan ngejurus, atau empat-empot tahan nafas... tapi tentu saja tidak semua peserta sukses he he tapi boleh ngulang gratis he he he he...
wah... jadi tenaga dalam itu apa yha .. permainan pikiran bawah sadar atau kekuatan tubuh ... wah kok yha jadi mebingungi... moggo teman-teman bantu membahas...
salam
keentup tawon
tangkas berpikir, tanggap dan cepat bertindak
kalo baca thread dari page satu lumayan pegel jadi anol baca dari beberapa page terakhir aja...
mau nanya dunk.. kalo dah di bahas ga ga usah di jawab....
dari mana tenaga dalam itu muncul?? dan bagai mana proses munculnya tenaga dalam itu.. terjadi?? apakah sama tenaga dalam setiap orang?? mengingat seseorang itu memiliki identitas masing2 yang berbeda yaitu DNA....
mangga di kupas...
-
Syaratnya sih mudah...
1. lampirkan fotocopy KTP.
2. Pas Foto 3x4
3. tidak memaksa gurunya untuk mengajar lebih lanjut [[seyumlah]]
4. Mau mengikuti perintah gurunya tanpa banyak dalih
Pengajaran :
1. Teknik Gurah
2. Teknik Totok
3. Teknik Bekam
4. Teknik Pijat Refleksi
5. Teknik Patah Tulang
6. Teknik Penyaluran Hawa untuk penyakit2 kronis
7. Teknik Sipil hehhehehehe :D
Syaratnya cuman ntuw kang? :)
Beneran nggak dah yang laen??? ;D
Trus sistem latihannya gimana euy?? :o
yg terakhir, ntuw syarat dikirim kemana????
Thanks.
-
@hudzaifah : ini gak cerita dalam kita mencontohi rosul kang..
no: 6 >> pemahaman al hawa...mungkin ini sama dengan tenaga dalam kali ya? ?!?!? wah kita gak tahu, kakek kami ngajarinnya begitu.. sini mah biar asal2an yaa ikutin aja...
@Iman_Siip : masalah nya bukan kita gak mau berbagi ilmu, tapi masalahnya yang belajar juga gak serius, kadang-kadang di halangi kesibukan waktu, dan masalah tempat..
-sarungkampret-
-
@hudzaifah : ini gak cerita dalam kita mencontohi rosul kang..
no: 6 >> pemahaman al hawa...mungkin ini sama dengan tenaga dalam kali ya? ?!?!? wah kita gak tahu, kakek kami ngajarinnya begitu.. sini mah biar asal2an yaa ikutin aja...
@Iman_Siip : masalah nya bukan kita gak mau berbagi ilmu, tapi masalahnya yang belajar juga gak serius, kadang-kadang di halangi kesibukan waktu, dan masalah tempat..
-sarungkampret-
lah trus gmn kang????
-
Bang Iman Siip dan lain2...harap maklum saja,
Butuh pemahaman yang mendalam bagi "orang awam" (normal) dalam menyelami pola pikir Kang Sarkem yang bermetodakan Jemuran (dimensi ke 4 versi beliau), dengan kata lain jika berbicara dengan orang "bukan awam" harus bisa memposisikan dirinya sebagai orang yg "bukan awam". Kalau tidak bisa kita berpegangan pada prinsip..."yang waras ngalah"... [pray2]
Tabe'
-
wah bang sarkam teopebegete dah.... [top] ampe giginye yang berkilauan nongol tuh....,, [lucu]
tapi nyang nomer 6 apan tuh saye baru tau emangnye pernah dicontohin ama Rasul yee....? ???
lah.. si hud kepiye toh.. ko cuma nomer 6 aja yg diprotes? nomer 1,2,4,5, sama 7 emang pernah dicontohin rasul? ???
-
baru nyadar kalo saye pernah reply postingan disini.., ::)
@ sarkam : gurah dan bekam ada contohnya atuh bang dari Rasul..,, kalo totok, refleksi, patah tulang itu mah saye tau dan pernah ngeliat dan "aman" dari "nyerempet2" nah yang nomer 6 ntu bang saye masih blon nyampe nalarnye..,, :P
-
@ Kang Hud : Batasan 'aman' dan 'nyerempet' apa ya..???
-
ada deyh....., ::)
itu lho bang aman berarti ngga' ngelanggar apa yang dilarang, nyerempet2 berarti jangan ampe ngedekitin yang dilarang2 itu juga bang..,, yah batasannya sih udah ada di 2 kitab sakti orang Islam. [[peace2]]
-
@iman sip : Hubungi kang sarung kampret via PM, tau khan fasilitas untuk caranya...?
-
lah.. si hud kepiye toh.. ko cuma nomer 6 aja yg diprotes? nomer 1,2,4,5, sama 7 emang pernah dicontohin rasul? ???
@ sarkam : gurah dan bekam ada contohnya atuh bang dari Rasul..,, kalo totok, refleksi, patah tulang itu mah saye tau dan pernah ngeliat dan "aman" dari "nyerempet2" nah yang nomer 6 ntu bang saye masih blon nyampe nalarnye..,, Tongue
1. bukan kang sarkam.. ane yg nanya [[peace2]]
2. 1,2,4,5, sama 7 ane ga nanya yg nomer 3 aka bekam.. gurah emang pernah di contoin rasul? belum pernah denger haditsnya tuh.. kl ada.. ane minta dong.. lumayan jadi nambah pengetahuan hadits
3. tau ga hubungan/persamaan (persamaan! bukan perbedaan!) no 1 s.d. 7? kecuali no. 3 dan (mungkin) nomer 1 juga.. :)
-
@srdananjaya : bentar2 bang lagi ngebet hadist dulu.....,, ::) kalo nyang laenkan udah abang quote tuh..,, soalnye bang saye pernah belajar dikit ame guru saye tentang pengobatan Islami cara RasuluLLAH nah bekam, gurah ada tuh dasar hadistnya...,
-
nyang no.3 dari posting ane terakhir jg lupa ya hud ;D
-
@iman sip : Hubungi kang sarung kampret via PM, tau khan fasilitas untuk caranya...?
apaan ntuw, ??? kasih tau donk caranya? :)
-
:'(
ugh.. barusan udah reply tapi kok gak ke-submit yach....
@ Band Hud : Maksudnya dua kitab sakti itu apa ajha ya ??? ::)
Yang ane kepikiran cuma begini..
Kalau ternyata Allah banyak ngasih keutamaan pada manusia kenapa gak dikembangin?
Misalkan kalau ternyata ada potensi bahwa manusia bisa menghasilkan energi yang mengobati, kenapa tidak dikembangkan?
Kalau ternyata ada potensi bahwa manusia bisa melihat padahal matanya buta, kenapa tidak dikembangkan??
Saya yakin bahwa manusia lebih unggul dari Jin. Kalau ada manusia yang mampu melakukan hal2 diluar kewajaran karena 'ditumpangi' Jin.. saya rasa manusia memiliki potensi yang lebih dari itu tanpa harus ditumpangi 'Jin'..
Ane gak ngerti soal Musthalahul Hadist, tapi apakah semua yang tidak dikerjain oleh Nabi maka kita gak boleh ngerjain? Apakah keseluruhan Qur'an dan sunnah cuma ngasih tata syariat yang rinci yang musti diikutin sedetil2nya semirip2nya...ataukah ada wilayah dimana Qur'an dan sunnah hanya memberikan landasan asas2nya saja dan memberikan ruang bagi penafsiran dan pengembangan???
Copy-paste lagi ah dari dudung.net
[27:40] Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AI Kitab: "Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip". Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: "Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan ni'mat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia"
Wallahu a'lam
-
@tjhombro : [toop] ente makin manteb ajah, ikut bang husin kagak cerita lagi... x-)) x-))
@iman sip : Tekan icon kang sarung kampret, kalau udah masuk disitu ada fasilitas send personal message. Silahkan berkonsultasi dan berkonseling korespondensi dengan kang sar-kam.
Saran saya, kalau nanya jangan satu kata dan kalimat aja, kemukakan keinginan, pengalaman atau apa gitu. Jadi yang njawab / ngerasa seimbang ada effortnya. Mereka pun gratis dan ikhlas memberikan konseling, tapi imbangi dengan kesungguhan dlsb, minimal dengan tulisan yang jelas.
Kalau mau lebih intens ya buat janji ketemuan sesuai waktu mereka yang tersedia. Kalau waktu mereka terbatas tanya referensi kepada siapa harus datang untuk bimbingan khusus.
Tak ada yang instan bro, semua perlu effort. Setidaknya hargai apresiasi ilmu dan waktu mereka untuk memberikan.
Alternatif lain seperti jeng dolly bilang "datangi perguruan TD terdekat", hampir semua yang fokus ke TD selalu ada paket pengobatannya. Insya Allah. Kalau mau PM ke ane silahkan juga.
OOT
Waktui ikut crisis centre bencana aceh dan yogya, kami jumpa para sukarelawan dari grupnya "healing touch" dari luar negeri, mereka dateng nerapi nempel tangan ke badan korban mental, emosinal, fisik ringan. Pada cocok [toop]. Sampai kewalahan. Waktu ditanya dia pakai reiki atau tenaga dalam ? mereka cuma bilang, "kita cuma pakai energi kasih sayang cinta dan perhatian" (ane jadi inget sailor moon [lucu]". Efek plasebo ? mungkin. Ngelihat pengetahuannya memang mereka ndak terlalu paham aura, energi medan dlsb seperti para new agers.
Tapi ketulusan mereka terbukti "mengobati".
-
Tapi ketulusan mereka terbukti "mengobati".
[top] [top] [top]
ketulusan adalah doa yang sangat mujarab..
manusia hanya bisa berusaha mengobati.. dengan caranya masing2.. ilmunya masing2.. toh yg menentukan sembuh tidaknya hanya gusti Allah
salam
-
[top]
pengobatan dgn tempel/pegang tempat yang sakit juga merupakan sunah dgn sanad yang shahih,
Bismillah 3x
A'udzu bi izzatillahi wa qudratihi min syari ma ajidu wa uhadziru 7x
(dalam riwayat lain gak pake bismillah 3x)
kalo blom apal karena islam itu mudah do' apa aja dah, niat dalam ati juga bole. Eni di dawamin ampe sembuh.
Pengalaman lapang para penguna ada yg cepet ada yg sampe 6 bulan btw bener2 manjur.
eni mungkin termasuk no. 6 nyang direkom. ma kang sarkem. imho
-
Untuk Gan Hud:
1. Di zaman Nabi AQ dan hadits belum dibukukan
2. Apakah yang dimaksud AQ itu adalah buku AQ yang bisa kita pegang dan baca sekarang begitu juga dengan hadits? Karena di buku AQ sendiri disebutkan AQ kalau diturunkan ke gunung maka hancurlah gunung tersebut.
3. Di jaman Nabi belum ada fiqh
4. Jika semua yang tidak dikerjakan oleh nabi ga boleh kita kerjain berarti kita semua ga boleh make komputer, internet, dan ga boleh ikutan posting di forum ini kenapa? Karena di jaman Nabi semua itu (komputer, internet, sahabatsilat.com) belum ada, begitu juga fiqh.
CMIIW!!!
-
Wah... bagusnya ada penggabungan thread kali ya? Kayaknya thread yang ini sama thread-nya Bang Hud yang soal teknik menurut sudut pandang Islam akhirnya bahasannya jadi sama...
Ngikut s'bentar ya abang-abang... mumpung bayi aye lagi ada yang megangin :-P
Bukan menanggapi, apalagi menjawab, cuma nganterin apa yang pernah ane denger sehubungan ama postingannya Abang aye Tjhombro ame Abang aye Aguswin...
Lepas dari sikap pandang aye sendiri, memang ada orang-orang yang bersandar pada prinsip kehati-hatian dalam hidup ber-agama, dan ini terjadi di agama manapun. Ane punya temen seorang Katholik taat yang nggak mau latihan Yoga karena itu ada unsur penyembahan Dewa-nya, kemudian ada temen latihan Aikido yang gak mau rei (hormat) ke altar karena itu berarti penyembahan kepada Dewa Shinto, dan macam-macam lagi.
Dalam Agama Islam yang jadi topik bahasan Agan Hud, sikap ini dilatarbelakangi prinsip bahwa ibadah itu adalah terlarang, kecuali yang dicontohkan, dan yang namanya ibadah hanya punya satu tujuan, yaitu pemuliaan Dia dan pengharapan atas perkenan-Nya semata. Nah, dari sini diambillah batasan bahwa segala sesuatu yang biasanya dilakukan dalam koridor ibadah seperti wirid, sholat, puasa dan lain-lain hanya boleh dilakukan sesuai dengan apa yang pernah dicontohkan atau diperintahkan oleh Rasul dan hanya bertujuan untuk ibadah, lain tidak. Maka ditinggalkanlah tatacara yang berbau ibadah dalam pola latihan silat mereka.
Ane sendiri tidak merasa perlu untuk menjadikan perbedaan keyakinan ini sebagai masalah, lah namanya keyakinan je... (Betawi campur Jawa ya begini ini ::)). Dulu ane pernah mengganti komando "Kamiza-Ni Rei" menjadi "Rei" saja sekedar supaya beberapa teman mau membungkukkan badan ke-depan di awal dan akhir latihan Aikido :-P Gak prinsip, malah sebenarnya kalau gak mau bungkuk juga gakpapa, yang penting latihan yang serius dalam koridor asih, asah, asuh.
Nah, mengenai apakah ini membatasi penyelaman potensi manusia, kayaknya tidak. Mengingat fenomena tenaga dalam nampaknya tidak memandang agama. Ada orang sakti yang Muslim, Hindu, Budha, Kristen bahkan Atheis. Maka aye percaya bahwa pasti ada jalan untuk bisa menguasai tenaga dalam tanpa membawa ritual yang menurut terbitan edisi pertama-nya adalah ibadah sehingga teman-teman yang memilih untuk tidak membawa ritual ibadah ke dalam latihan bisa teteup mengembangkan potensi mereka sampai setinggi-tingginya. Sedangkan bagi temen-temen yang kagak keberatan pake ritual, faktor 'faith' biasany punya kontribusi penting dalam pengembangan kemampuan seseorang. Jadi kedua pendekatan ini mestinye sama-sama bisa bikin sakti. Tinggal milih sesuai keyakinan masing-masing.
Adapun kalo sampe kita ngebahas tentang ilmu fiqih, kaidah-kaidah ijtihad, konservatifisme atau progresivisme agama, kayaknya selaen nggak bakal selese (karena ahlinya aja ampe sekarang kagak kelar-kelar ngebahasnye), kontribusinya ke dalem diskusi kita ini juga bisa dibilang kagak ade. Cukuplah bagi kita sekedar tahu bahwa kita yang beragama dan bersilat terbagi menjadi dua golongan, yaitu mereka yang sebisa mungkin menghindari unsur ibadah ritual dalam latihan, dan mereka yang bisa menerima ritual tersebut dalam latihan. Sukur-sukur kalau kedua belah pihak bisa memaparkan latar belakang pemikiran mereka dengan landasan saling kenal tanpa menjadi debat ilmu fiqih yang berkepanjangan. Dakwah sekalipun berhenti di batasan penyampaian dan pengungkapan, tidak perlu sampai pemaksaan untuk beralih keyakinan.
Wah... bayinye mewek tuh.... aye pamit dulu ye... [[peace2]]
-
Setukul..eh setuju sm bang Antara..di thread sbelah ane juga udah ngerem posting..soalnya ujungnya ane dah kbayang..bisa2 ntar debat gak ade ujung ttg ape itu bid'ah, ape smua bid'ah dholalah, ape ijtihad udah ktutup..
Bang Hud orangnya pasti wara' (teliti, hati2) banget..ntu bagus..
Mending balik lg obrol kupas abis silat & TD..kalo dah kenal kan tinggal nilai bdasarkan pemahaman agama masing2
-
nah bang antara paham tuh tujuan saye...,, kalo kata orang bule "thats what i mean" :P
@ tjombro: nah emang gitu bang saye emang hati2 banget takut dosa saye.., :P
@ irwanayah : maaf bang.., abang bukan muslim yah..? maaf deh saye jadi panjang lebar ngomong ama abang.
1. walaupun belum dibukukan tapi Rasul dan para sahabat sangat tunduk dan taat dengan seluruh perintah Allah.
2. yang sekarang Ya benar itu Al Qur'an yang berisi ayat2 yang diturunkan kepada Nabi dan Rasul karena didalamnya bukan hanya Firman yang diturunkan dari zaman Nabi Muhammad SAW saja tapi ada beberapa ayat yang berasal dari Taurat, Zabur dan Injil dari Nabi2 terdahulu.
3. Belum ada fiqh tapi yang kaya' saye jawab di no.1 para sahabat serta Rasul langsung taat dengan firman yang diturunkan dari Allah SWT.
4. di Islam ada istilah muamalah nah itu selama tidak melanggar ketentuan2 jadi dibolehkan.
salam kenal bang irwan maaf kalo ada perkataan saye yang ga' enakin hati.., [[peace2]]
-
@Gan hud, wah, kalo dilanjutin mah jadi ga nyambung nih :-* dan seperti yang dibilang Mas Antara, ga ada gunanya diskusi dilanjutkan. :)
Ada orang yang bilang begini: banyak orang yang merasa tahu namun sebenarnya dia tidak tahu bahwa dia tidak tahu ;)
-
oke deh abang2 maaf kalo tulisan saye melenceng dari judul...,, yah namanya juga panggilan tugas da'wah "sampaikanlah walau satu ayat" apalagi nyerempet2 musyrik..,, :) makanya udah kaya' panggilan buat saye aje tuh buat berbagi sedikit ilmu yang saye peroleh waktu ngaji'.., :P . oke bang maaf...., [[peace2]]
-
mohon maaf, saya mewakili kang keentup tawon karena beliau sedang sibuk...
>>temen2 semua mohon membatasi diri dalam diskusi untuk tidak menyinggung hal2 yg sensitif.
>>persoalan/diskusi dalam ranah agama dan kepercayaan sebaik nya lebih berhati-hati, karena sangat sensitif.
>>dengan ini saya ingatkan untuk kembali ke track diskusi tentang TEnaga Dalam
sekali lagi agar suasana diskusi dijaga dan tidak mem=nimbulkan perpecahan di antara para sahabat
wassalam
-
@ bang Hud.
Mantap,bang..salut sm smangat da'wahnya sama wara'nya..
Mendingan kite balik lg obrolin silat..kupas sampe dalem soal TD..nanti kite masing2 bisa nilai sesuai keyakinan dan pemahaman kite..
Ane jd pengen nanya..krn blm paham yg namenye tenaga dalam..gimane caranye kite tau kalo kite punya tenaga dalam?katenye semua orang punya..
-
Nambahin dikit..gpp ya bang momod
'kitab' dr segi bhasa artinya 'tersusun-tertib-ditentukan'..nah, waktu ayat diturunin nabi langsung jelasin ayat itu ada di surah mana ayat brp..jd walaupun di jaman nabi blm disusun dlm suatu mushaf, al-qur'an tetap dpt disebut sbg kitab..
Wallahu a'lam..
Lanjut lg bahas TD..
-
salam,
tks bang ichid, yuk kembali ke topik...
untuk mengentahui kita bertenaga dalam atau tidak ... mungkin kadang kala dalam posisi terdesak kita dapat melaklukan sesuatu diluar nalar kita
misal kita dapat menahan tenaga dorong... mobil yang akan menubruk kita, atau dapat melompati lebar sungai 3+ karena di kejar anjing (tapi jangan coba-coba menyambit anjing supaya di uber untuk menetahui kita bila lompat lebih dari tiga meter atau sengaja atau nahan laju mobil...) http://sahabatsilat.com/forum/index.php/topic,1398.msg28489/topicseen.html#new thread itu bisa jadi referensi.
tapi entu aja tidak semua orang bisa begitu... manusai lahir tentu membawa kelebihan dan kekurangannya...
beberapa orang yang berlatih TD tentu tidak akan dapat mencapai tingkat tertentu pada saat bersamaan...
beberapa orang yang mendapatkan Harkat TD juga memiliki pencapaian yang berbeda... ada yang biasa-biasa aja... ada yang malah bisa langsung memiliki kemampuan diatas gurunya...
demikian juga dalam TD yang di latih dengan pola nadas dan gerak ... tentu pencapaiannya juga berbeda ... dalam 3 bulan ada yang bisa matahin batangan es ada juga yang ngga... dan ada juga miungkin yang langsung bisa menghncurkan es sekali tepok...
segini dulu deh... masi kita bahas bersama...
salam
tawon kencana...
@ bang Hud.
Mantap,bang..salut sm smangat da'wahnya sama wara'nya..
Mendingan kite balik lg obrolin silat..kupas sampe dalem soal TD..nanti kite masing2 bisa nilai sesuai keyakinan dan pemahaman kite..
Ane jd pengen nanya..krn blm paham yg namenye tenaga dalam..gimane caranye kite tau kalo kite punya tenaga dalam?katenye semua orang punya..
-
mas keentup tawon, mau nanya dong...
dirimu adalah kawan diriku yang telah lama, apakah konsep hawa dari trah ulinan keluarga diriku termasuk Tenaga Dalam yang di maksudkan disini gak sih ?
-
menurut daku sih iya ... habis hawanya situ ada dan tiada ... tiada tapi nyata tingkat tinggi man ...
mas keentup tawon, mau nanya dong...
dirimu adalah kawan diriku yang telah lama, apakah konsep hawa dari trah ulinan keluarga diriku termasuk Tenaga Dalam yang di maksudkan disini gak sih ?
-
ooh kayak gitu toh yang disebut tenaga dalam....
-
Mohon petunjuknya dr Senior2 sma.... Mas sarkem saya udah email panjenengan.. Saya pengen belajar TD lagi... mohon penerawangan panjenengan ya.. apa sy bs... saya udah email mas hidup n mbak dolly jg... tp lg pada ningkatin ilmu nya ya... ::)
-
wah saya aja gak negrti dimaksud TD .... :D
-
lihat link di bawah ini sebagai referensi...
http://sahabatsilat.com/forum/index.php/topic,1437.15.html
-
Assalamualaikum wr.wb
Permisi ... numpang comment....
copy paste dari sono sini
- ilmu adalah ladang amal
- ilmu juga jurang ke neraka
Kata tukul (pelawak) hanya orang-orang yang berjiwa besar yang nantinya bisa menjadi orang besar...
perbedaan pendapat, wajar... jangan pernah saling memaksakan untuk menjadi benar...
saya darah jawa dengan segala adat dan budayanya serta saya pun islam walaupun 5 waktunya belum sempurna
apakah dengan adanya islam saya harus merubah khasanah suku dan darah saya... (saya rasa tidak benar juga)
jadi saya rasa berfikirlah secara meluas bukan menyempit...
terima kasih dah boleh numpang lewat...
Wassalamualaikum wr.wb
-
waduh, maaf mengangkat thread yg lama, mungkin banyak yg kurang paham kenapa tenaga dalam (TD) nggak berfungsi pada kejadian yg sesungguhnya, padahal di dalam perguruan sudah terbukti?
tahan senjata tajam atau mementalkan lawan tanpa menyentuh memang ada, dan bukan fiksi. Tapi persoalannya ketika pertarungan sesungguhnya terjadi, masih sempatkah anda mengeluarkan jurus2x TD ?
coba perhatikan orang2x yg latihan TD itu baik2x :
-mereka latihan tanpa alas kaki di tanah yg datar, tidak berbatu atau becek
-mereka pemanasan dulu, sebelum latihan
-sebelum diserang, anggota perguruan TD yg akan diserang harus bersiap-siap dulu, bahkan dengan memasang kuda2x.
-kemudian barulah ia diserang, tapi dia sudah siap dng jurus TD.
-jurus TD menggunakan gerakan tertentu dan olah nafas.
sekarang, bandingkanlah pada pertarungan yg sesungguhnya, masih bisakah hal2x tsb anda lakukan ketika diserang mendadak? yah, tidak sedikit yg sempat melakukan jurus TD tapi gerakan dan nafasnya ngak sempurna sehingga ia gagal mementalkan lawan.
coba tiba2x kalau anda diserang ketika jalan di jln yg becek? atau diserang oleh orang dari jarak yg tidak memungkinkan anda melakukan jurus TD? jelas jurus TD ngak berfungsi atau ngak sempat/bisa dilakukan pada situasi2x tsb....
pada latihanpun rata2x seorang praktisi TD hanya bisa menjatuhkan segelintir orang itupun terdorong bukan terpental jauh...jadi praktisi TD rata2x paling berhasil dalam hal meningkatkan kualitas kesehatannya dng rajin belajar TD.
...so ini adalah jawaban untuk orang yg skeptis atau bahkan mencemooh praktisi TD yg ilmunya ngak terbukti.
PEACE :)
-
Ikutan yak, skadar menghangatkan suasana..
Mengupas sedikit soal 'dalem-an', ada yg mengatakan: sesungguhnya di luar itu tuli, bisu, buta, tiada rasa. Science juga membuktikan bhw momen2 melihat, mendengar, merasa: adanya/terjadinya di dalam (diri manusia). Ambil cth buah durian mslnya, bukankah nikmat rasa buah tsb dirasakan di dalam (ketika kita memakannya) bukan di luar. Ketika menyentuh pun, bukankah tajam kulit durian tsb kita rasakan di dalam? tidak di luar.
Cth lain, pd peristiwa melihat mslnya, kan sesungguhnya adlh gbr2 yg dibtk & ditampilkan di dalam (diri manusia). Kalo gt, utk dpt melihat, sesungguhnya kita tdk memerlukan alat (mata), objek luar krn semuanya merupakan 'permainan' di dalam (diri manusia). Trus, tdk ada satu manusia pun di alam ini yg melihat sesuatu secara sama. Semua penonton sepak bola melihat apa yg disebut bola itu tdk sama. Penjelasan simpelnya adlh krn sdt melihat kan berbeda dlsb.
Lbh 'nyeleneh' lg, tentang Ruang misalnya, apakah kita berada dlm ruangan atau ruangan ada di dalam kita?
Jd, benar kan, semuanya ada di dalam?
Tentang tenaga, adlh energi. Mengutip hukum fisikanya Uda SK: energi itu kekal hanya berubah bentuk. Artinya, energi tsb sdh ada cuman mungkin msh berbtk 'tidak tahu' atau 'blm sadar'. Nah, latihan2 yg dilakukan keliatannya bermaksud utk mengkonversi energi 'tdk tahu/blm sadar' tsb mjd energi 'tahu/sadar'.
Kembali ke soal tenaga dalam, mungkin kira2 maksudnya adlh upaya utk menyadari daya guna 'dalem-an' tsb ya..
-
Aduh, alamat kita bakal bicara relativitas Einsten dugabung dengan dunia multi dimensi Hermes Trismegistus dan konsep persepsi-nya Jung ... :-X
@Bang Penyihir,
saya latihan tenaga mental-mentalan selama tiga tahun, tapi tidak bisa dimentalkan oleh orang dan tidak bisa mementalkan orang... kalau gitu kayaknya saya salah pake cela... tenaga dalem ya? :'(
-
Ngutip elmunya org parapsikologi, latian2 yg dilakukan tsb seharusnya akan mengaktifkan wilayah otak Kanan & Tengah. Katanya lagi, anak2 lebih mudah utk diaktivasi ketimbang org dewasa. Krn anak2 msh merdeka sementara org dewasa kebanyakan terjajah (spt: seorg pendekar yg harus mendpt exit permit terlbh dahulu utk pergi ke tempat latian :w )
Tentang Daya, keknya paling tdk dpt dibagi 2 ya, sbb:
1. Sensation ato 'pengindraan' terdiri dr indra lahir (panca indra) dan indra batin (spt: common sense, retentive faculty, estimative faculty, memory)
2. Locomotion, terdiri dari:
2a. 'nafsu syahwat' yi daya utk mendekat ke arah objek
2b. 'nafsu ghadabiyah' yi daya utk menjauhi objek
Jadi, hipotesa kenapa belum sukses terpental, mungkin locomotion yg aktif adanya yang point 2a itu aja.. :-P Apalagi, mungkin waktu jaman 'mbiyen' kalo pas mau turun dari angkot selalu berteriak ke kondekturnya: "Kiri, Maas..!"
Akhir kalam, ngutip pituah Uda SK: "nan buto paambuih lasuang, nan pakak palapeh badia, nan lumpuah paunyi rumah". Dalam konteks thread ini, maksudnya kira2 adlh: segala sesuatu yg diciptakan tentu ada gunanya.
Salam hangat,
May Lee
-
@mas Antara
kalo udah bisa,ajarin aye ya.
-
salam...
phenomena mental sebenarnya dalam pengertian saya itu adalah seperti hasrat hati... pengen mantal ... ini bisa nular lho kayak orang latah...
ketika belajar dulu saya gemes banget sama teman latihan, kok kalau dia ngejurus diujung jurus selesai dia pasti terhuyung-huyung atau mental-mentul ... katanya dia seperti menabrak gunung gitu...
yha anehnya... ini bisa nular wong tadinya dia sendiri lantas jadi banyak yang seperti dia... hue he he he... saya yha malu hati... mosok yang lain oyak ter ombang ambik saya ngaceng aja kaya tugu monas kagak ngerasain nabrak gunung... he he karena malu yha saya ikut-ikutan ajalah... visualisasi seperti ada gunung dan ombak besar di depan sehingga kepura-puraan saya malah lebih dasyak dari teman yang lain he he wong biar tambah seru saya bisa sampe guling dan muntah segala... hua ha ha ha ha ...
tapi yha ndilalah dari bayangan dan teknik sinetron itu lama-lama... saya merasakan ada sesuatu yang geremet bener-bener ada medan energi yang saya tabrak... pertama halus... dan lama-lama seiring kita mengenal gerakan kita semakin keras arus energi yang menerpa dan menabrak saya dengan dasyat...
nah lama-lama saya sangat peka dengan model energi itu... woang didiketi temen latiah atau orang yang latihan td... saya bisa geser dan ngga bisa mendekat... ini betul-betul merepotkan ,,, (istilah daku bener-bener mampu menerima getaran energi dari halus sampe kasar)
wal hasil setiap latihan saya ngga bisa menyelesaikan jurus dengan sempurna... sampai akhirnya saya dideketi seorang senior ...dia bilang gini " tutup lagi pintunya kawal energi yang masuk" he he kayak di cersil aja... akhirnya saya bisa menyelesaikan jurus dengan baik karena niatnya udah berubah ngag mau nabrak dan mental-mental lagi... jadi bisa on - off tergantung maunya kita...
gitu deh sekedar curhat barangkali temans yang lain punya pengalaman lain monggo waktu dan tempat dipersilahkan...
salam
tawon kencana van golf seliwa
-
Nah luh... brarti mental itu bukan mekanisme beladiri, tapi lebih ke latihan kepekaan?
Jadi memang bukan untuk dipakai mentalin orang, tapi lebih ke kemampuan untuk mentalin diri sendiri ya?
hehehe... percaya ato tidak, aye nih menurut Akang Myers-Briggs adalah seorang INFP yang tak lain dan tak bukan adalah pengguna otak kanan sejateee... jadi mungkin memang gak bakat aja kali ya?
-
Mungkin ibarat fakultas ekonomi kan ada penjurusan manajemen, akuntansi, studi pembangunan dll. Kali aja handal dlm jurusan laen ya, spt point 1 mslnya..malah sangat bermangpaat tuh (minta nomer dunk.. :) )
-
bolak balik dong bossss ... seiring dengan daku yang kena syndorm mental ada juga yang kena syndrom mentalin orang...
biasanya dia akan ada di depan kita yang lagi ngejurus sambil menghombus-hombuskan nafas dan melakukan jurus serangan,,, he he he ... lama kelamaan dia bisa mentalin benda hidup and/or benda mati bukan hanya mentalin lho bahkan ada yang bsia sampe ngunci object hidup sampe tidak bergerak... seiring dengan kemajuan latihannya...
mungkin memeng perlu bakat, kerja keras/jam terbang tinggi dan bimbingan dari para ahli... kalau seperti daku yang baru latihan 30 menit udah
berkolaborasi dengan tukang mie pangsit or sate ayam sepertinya jauh panggang dari api dah...
salam sayang
tawon kencana
Nah luh... brarti mental itu bukan mekanisme beladiri, tapi lebih ke latihan kepekaan?
Jadi memang bukan untuk dipakai mentalin orang, tapi lebih ke kemampuan untuk mentalin diri sendiri ya?
hehehe... percaya ato tidak, aye nih menurut Akang Myers-Briggs adalah seorang INFP yang tak lain dan tak bukan adalah pengguna otak kanan sejateee... jadi mungkin memang gak bakat aja kali ya?
-
Kepekaan itu berguna terutama sekali membantu kita berlatih atau belajar. Silahkan ditanya ke teman2 yang "peka"
-
@P_Muda atau sahabatsilat lainnya
Saya mau tanya neh, pertanyaanya OOT dikit sama meteri di atas, kira2 ada yang tau nggak perguruan Sinar perak itu seperti apa? dan di Jakarta dimana latihannya. apakah mirip ML dan SN atau beda.
Terima kasih
-
@P_Muda atau sahabatsilat lainnya
Saya mau tanya neh, pertanyaanya OOT dikit sama meteri di atas, kira2 ada yang tau nggak perguruan Sinar perak itu seperti apa? dan di Jakarta dimana latihannya. apakah mirip ML dan SN atau beda.
Terima kasih
Kebetulan tidak tahu sama sekali, tapi denger2 katanya 10 jurus sih.
-
Ijin menyimak gan ... [top]
klo pental - pentalan kayaknya orangnya hrs peka ya...?