Forum Sahabat Silat
Bahasa Indonesia => Seputar Dunia Beladiri => Tenaga Dalam (TD) => Topic started by: Kreezna on 30/07/2010 00:09
-
Mw bagi2 cerita nich... Kalau saya berkonsentrasi k telapak tangan saya, telapak tangan saya kug jadi kesemutan ya??? Apakah itu TD?? Mohon pencerahanya..
-
Sepertinya itu sensasi Tenaga Metafisika (TM), atau beberapa perguruan memang menyebutnya Tenaga Dalam (TD). Kalau TM, sensasi kesemutan itu muncul krn gelombang aura yg bergerak dan dirasakan dgn penuh konsentrasi. Kalau TD, dgn definisi TD adalah energi yg letaknya di dalam sel, sepertinya mustahil. Sebab kesemutan adalah sensasi yg dirasakan org ketika aliran darah terhambat. Sebaliknya, TD justru mengalir lewat darah, krn darah itu adalah pembawa energi dan zat2 nutrisi di dlm tubuh. Jadi kalau TD mengalir, pasti darah jg mengalir ke tempat itu.
Just my 2 cents...
-
Hmmm, padahal saya belajar pernafasan TD i mas.. Kuq menurut mas jadix TM.. Belajar TD bisa jga jadi TM ya??
-
Well, seperti yg saya bilang, tergantung definisi di perguruan masing2...
TM di suatu perguruan seringkali disebut TD di perguruan lain, ini cuma masalah nama saja.
-
oooo
begitu tho mas
lha klo tm bsa jadi'in midbrain ada ga ya mas? :) :) :)
-
@sidik :
midbrain ... bisa kedua2nya TM / TD
tapi yg lbh bgs pake TD ...
diperguruan gan malakmalakmal ... klo ngak salah diajarkan ... cuma bagi yg mampu ... x-))
-
menurut pengalamanku,,,belajar TD bisa juga mempengaruhi TM,,,kayanya di topik lain juga sepertinya sudah banyak pembahasannya
-
sebenarnya TD itu sendiri juga apa sih?
kita harus tau dulu definisi umum atau setidaknya pengertian TD menurut kesepakatan bersama baru bisa bahas pakai kata TD :)
buat saya baik TD fisik atau TM, keduanya adalah jenis Tenaga Dalam
-
sebenarnya TD itu sendiri juga apa sih?
kita harus tau dulu definisi umum atau setidaknya pengertian TD menurut kesepakatan bersama baru bisa bahas pakai kata TD :)
buat saya baik TD fisik atau TM, keduanya adalah jenis Tenaga Dalam
Ya itu kan penamaan, jadi tergantung selera dan cara pandang juga... :)
Kalau di perguruan kami, Tenaga Dalam adalah energi yg letaknya 'di dalam', yaitu di dalam sel, dlm bentuk ATP, mengalir bersama darah. Adapun Tenaga Metafisika letaknya bukan di dalam, tapi di luar tubuh, dalam bentuk gelombang yg disebut aura. TM atau aura ini adalah hasil dari radiasi energi di dalam, sebagaimana setiap benda mati atau makhluk hidup di dunia ini jg memiliki aura. Semakin kuat TDnya, TMnya juga akan semakin kuat. Tapi sebaliknya belum tentu. TM dapat digunakan untuk memental-mentalkan orang, asal konsentrasinya sangat bagus. Kalau tidak sangat bagus (sekedar 'bagus', atau 'cukup bagus'), biasanya hanya bisa mementalkan orang yg emosi. Adapun TD sifatnya netral saja, lawan mau emosi atau tidak, bisa dipukul kapan saja dgn TD.
Itu baru konsep menurut satu perguruan, pasti masih ada konsep2 lain dari perguruan2 lainnya... :)
-
sebenarnya kalau saya perhatikan, konsepnya mirip-mirip dimanapun namun dengan pengertian berbeda dan penamaan berbeda
apa jangan2 sebenarnya konsepnya sama namun belum ada yang bisa menggambarkan dengan tepat soal TD ya?
karena master2 dulu taunya cuma latihan, tidak pernah menteorikan apa itu TD sampe ke detail2nya..
taunya bisa aja :)
kita2 yang nggak sampai tahapan master tersebut sudah berusaha menteorikan dengan berbagai penjelasan akhirnya jadi banyak yg janggal and kurang tepat.....
just my 2 cent
-
sebenarnya kalau saya perhatikan, konsepnya mirip-mirip dimanapun namun dengan pengertian berbeda dan penamaan berbeda
Sebentar... sebentar... Konsep itu kan terdiri dari pengertian dan penamaan, kalau dua2nya beda berarti gak mirip donk? :D
Yah, bagaimanapun tdk mungkin menyeragamkan konsep di semua perguruan, krn itu saya lebih suka mengingatkan saja bahwa konsep TD di perguruan A belum tentu sama dgn di perguruan B. Konsekuensinya, kalau bicara TD, harus clear dulu maksudnya apa. Jangan sampai pembicaraan jadi gak nyambung karena namanya sama, tapi pengertiannya jauh beda...
-
gini aja pembatasannya ...
yg didalam tubuh : pure TD
yg diluar tubuh : TD mental2in / Tenaga Metafisik (TM) /aura ... kasih (hihihi) ... [[peace2]]
-
sebenarnya kalau saya perhatikan, konsepnya mirip-mirip dimanapun namun dengan pengertian berbeda dan penamaan berbeda
Sebentar... sebentar... Konsep itu kan terdiri dari pengertian dan penamaan, kalau dua2nya beda berarti gak mirip donk? :D
Yah, bagaimanapun tdk mungkin menyeragamkan konsep di semua perguruan, krn itu saya lebih suka mengingatkan saja bahwa konsep TD di perguruan A belum tentu sama dgn di perguruan B. Konsekuensinya, kalau bicara TD, harus clear dulu maksudnya apa. Jangan sampai pembicaraan jadi gak nyambung karena namanya sama, tapi pengertiannya jauh beda...
kita lupakan kata TM, TD, tenaga dalam dan sebagainya
mari kita ngawur bersama
kalo semua itu di standartkan dan kita namain sebagai berikut:
kalau tenaga yang mental2in orang, yg bisa dibuat tarung sama jin :P , yang bisa buat santet, pelet, dll kita sebut ilmu [gaban]
dan tenaga yang dari badan, yang bisa buat mecahin balok es, yang bisa mecahin besi dan menguatkan badan kita kasih nama ilmu [jiban]
kemungkinan besar hampir semua perguruan pasti memakai kedua istilah diatas.
Dalam artian memang dua hal diatas benar adanya dan diakui :)
hanya penjelasannya aja beda2
nah masalahnya, penjelasan yang bener yang mana nih? :-\
kalau kita sendiri belom alami lansung sampe ke tahapan bisa membuktikan keduanya, sulit buat bicara...
-
Jadinya secara pembahasan, jika melatih [jiban] jadinya otomatis [gaban] bertambah kuat ya?
Kalo [gaban] yang dilatih, [jiban] belum tentu bertambah kuat...
Kenapa ga kita simpulkan bahwa beberapa pelatihan [jiban] sebenarnya juga melatih [gaban]?
-
Pertama, kalau dari sisi kegunaan, agak susah membedakan antara si gaban dan si jiban (jiahahaha namanya kocak!). Dua2nya bisa dipakai utk menghancurkan, tapi utk gaban butuh konsentrasi sangat tinggi, dan mungkin dari seluruh penduduk Indonesia yg dua ratusan juta ini, org yg bisa pake gaban utk mematahkan benda2 keras gak sampe sebanyak jari tangan kita.
Kedua, soal pembuktian, emang gampang2 susah. Sebaiknya tdk usah membayangkan jiban yg hebat sehingga bisa hancurin pohon, atau gaban yg canggih sehingga bisa mentalin orang yg tdk emosi, mungkin itu agak kejauhan. Kalau direfleksikan pada kehidupan sehari2, lebih mudah nyambungnya. Misalnya kalau rajin latihan jiban, otomatis fisiknya lebih kuat, lebih segar, kalo sakit cepat sembuh, kulit tambah halus (regenerasi sel semakin tinggi soalnya), tdk mudah stres, dll. Nah karena kekuatan jiban mengakibatkan gaban juga tambah kuat, jadi auranya pun tambah kuat. Indikasi aura bagus itu sebenernya mudah saja, mulai dari yg sederhana saja: mudah bergaul, disukai orang. Sebab aura itulah yg akan langsung bertemu ketika kita berinteraksi dgn orang lain.
Makanya, bagaikan ilmu padi, makin berisi makin merunduk, makin sakti tentunya makin ramah pada orang lain, wajahnya makin enak dilihat, makin banyak org yg percaya padanya, dst. Tapi ituuuuuuuuuuuu adalah konsep yg diajarkan dlm perguruan saya.
Daripada harus memaksa semua perguruan utk menyamakan persepsi, saya memilih utk menghormati dan memaklumi semua perbedaan itu. :)
-
sebenarnya konsep dan presepsi dengan yg saya ketahui agak2 mirip kok :)
namun bahasa dan apa yang dibahas tergantung dari sisi sudut pandang lain aja
jadi ibaratnya bagai orang buta meraba gajah
ibarat situ memegang ekor gajah, yang anda katakan pasti gajah itu bentuknya panjang dan tipis di ujung, seperti ekor
kalau saya misalkan meraba hidung gajah, pasti saya bilang kalau gajah itu bentuknya elastis, berotot, dan ujungnya rada2 basah berlendir -_-|||
bisa saja orang lain ada juga yang meraba gading gajah, dan bilang bahwa gajah itu keras, dan tajam
padahal kenyataannya yang kita raba sama = gajah
namun karena sama-sama masih meraba-raba, jadinya apa yang kita jabarkan disini berbeda :)
saya sendiri berkesimpulan dikala kita semua terbuka secara utuh matanya dan bisa melihat jelas keseluruhan bagian tubuh si gajah, (mungkin disini artinya jika seseorang mencapai tahap tertentu dalam keilmuannya)
pasti kesimpulan kita soal jiban atau gaban adalah sama :)
JIBAN
(http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:lJs-fpzxgvO15M:http://www.nipoheroes.hpg.ig.com.br/Diversos/Fanfic/RX-Kyoko/Jiban.gif)
GABAN
(http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:F022JMEzpUrEEM:http://blog.hazrulnz.net/wp-content/uploads/2009/01/gaban-300x299.jpg)
salam hangat :)
-
welah dalah ... kok ribet banget ya ... :o
aku sih seneng yg sederhana ... rasakan sendiri dgn latihan & slalu berfikir positif ... x-))
btw ... klo dah pada singkron ... lbh baik maju ke tahap berikutnya ...
jari2 kita kan termasuk bagian dr tangan ... bagaimana seh biar bisa kejari2 tangan atau lbh asiknya ke ujung jari ... ? konsentrasinya dibagi 10 bagian kali ya..? :'(
jadi inget murid saolin pus up dgn 1 jari ... [top]
-
sebenernya nggak ribet,
hanya perlu latihan untuk memahaminya :)
bukan banyak berpikir untuk memahaminya heheheh
untuk tahu bagaimana cara orang shaolin bisa push up dengan 1 jari,
perlu dipelajari konsep tenaga dalam dari sudut pandang mereka
ada kesamaan dan perbedaan konsep tenaga dalam beberapa perguruan dengan perguruan lainnya
dalam kasus yang saya alami, konsep tenaga dalam pada budaya china sedikit mirip dengan konsep tenaga dalam pada budaya islam (well, ada kemiripan dalam konsep TD pada pola latihan ditempat saya dengan konsep TD dalam kebudayaan china)
hanya saja beberapa perguruan di indonesia sendiri sangat jauh konsep tenaga dalamnya dari kedua budaya diatas...
yang ini saya ga tau penyebabnya...
-
[top] tuk gan yohanlie ....
banyak latihan utk memahami ... x-))
wah ... ternyata si agan satu ini pernah ikut beberapa perguruan ya ... ;D
-
saya hanya ikut tidak lebih dari 2 perguruan.
dan juga saya senag bertemu, berkumpul, dan share aplikasi serta membicarakan (share) keilmuan masing2 dengan teman2 atau guru dari beladiri lain.
disinilah guna forum, mempertemukan saya dengan teman2 yang lain.
-
ngomong ngomong jiban n gaban aku pilih yang pnya pistol besar aja ahh
:w :w :w :w :w :w :w :w :w :w :w [[peace2]] [[peace2]] [[peace2]] [[peace2]]