+-

Video Silat


Silat Makassar menggunakan badik
Silat Sitaralak Pasambahan
Bandarkarima - Jalan Tengah
STIKES Ngudi Waluyo Cup Maret 2010
Tarung Bebas Genggong
Pencak Silat Madura
Tjimande Tarikolot Kebon Djeruk Hilir
H. Nurali Akbar (Babe Nunung) di FIB UI
Pertandingan ke-2 Chenkfu

Shoutbox

20/03/2014 21:24 akoekoko: tes, tes, satu dua...
10/01/2014 22:16 arip: tessss..... happy new year.. ada event apa ini dunia persilatan tahun ini? :D
28/08/2013 13:28 Bang Gagak: Assalamualaikum... bang..
11/08/2013 16:12 Aku: Untuk semua sahabat...Minal aidzin wal faidzin. Mohon maaf lahir batin
09/08/2013 05:32 Dolly Maylissa: Maaf lahir batin ya semua, selamat hari raya idul fitri
08/08/2013 23:50 anaknaga: assalamu'alaikum para master dan praktisi MA. selamat hari raya Idul Fitri 1434H, Taqabalallahuminna waminkum.

salam.
01/08/2013 15:35 guebanget: ting nong ding dong
View Shout History

Recent Topics

PPS Betako Merpati Putih by mpcrb
17/04/2014 09:42

Tai Chi Meringankan Depresi pada Lansia by ifung
16/04/2014 19:27

Pencak Silat "NATAR" dari perbatasan sumut dan sumbar by Tiger_Lord
10/04/2014 17:12

13 DASAR TAIJIQUAN BAGIAN 1 by ifung
09/04/2014 22:17

Menangis Dapat Membantuan meringankan Stres, Tapi untuk Kesehatan Optimal Anda P by ifung
05/04/2014 22:06

Dialog Keajaiban Silat - Silat untuk Kehidupan by luri
04/04/2014 14:16

Merpati Putih by alfee
02/04/2014 19:26

Silat Gombel Tradisional by Putra
24/03/2014 15:02

Pencak Silat Tertua Betawi "Silat Gombel aliran Jalak putih" by Putra
24/03/2014 14:18

PABUCI (PANCERBUMI CIKALONG/PASAR BARU CIANJUR) by luri
23/03/2014 17:38

TOKOH-TOKOH SILAT BAMBU LARANGAN by AGUNGP
19/03/2014 12:39

Jeet Kune Do by ifung
16/03/2014 18:18

THE EIGHT BASIC METHODS OF CHEN STYLE TAI CHI CHUAN by ifung
16/03/2014 17:50

Peluncuran Buku KEAJAIBAN SILAT oleh Edwin Hidayat Abdullah by Satria Naga
12/02/2014 01:42

PS.Al-Barokah by ridwanelektro
14/12/2013 13:29

SilatIndonesia.Com

Author Topic: [Kisah] SI PITUNG - Jagoan Betawi  (Read 69110 times)

YwK

  • Guest
[Kisah] SI PITUNG - Jagoan Betawi
« on: 03/09/2008 13:22 »
Dear sahabat Silat,

Disini saya dapet beberapa copy artikel mengenai si Pitung / Bang Pitung, mohon urun rembuknya mengenai kisah bang Pitung ini. berikut hasil copy dari beberapa sumber. terima kasih

Name asli dari SI PITUNG

Name asli dari SI PITUNG...SEBUTAN LAEN : BABE adalah:RADEN MUHAMMAD ALI BIN RADEN SAMIRIN BIN RADEN ABDUL KHADIR BIN PANGERAN RADEN JIDAR (NITIKUSUMA KE-5)


Beliau lahir di petunduan palmerah pada tahun 1874 dan wafat pada tahun 1903 di bandenagan utara kecamatan penjaringan-JAKARTA,Beliau termasuk pahlawan BETAWI dalam melakukan perlawanan terhadap tuan-tuan tanah Cina dan Belanda.

Dalam perjuangannye si Pitung selalu menggunakan silatnye untuk Amarmakruf nahi munkar nyang berarti mengajak orang ke jalan kebaikan dan mencegah kesesatan.Jagoan BETAWI nyang sebenarnye JAGO punye sifat: jujur,tidak takabur,berbudi pekerti baik,peka terhadap penderitaan orang lain.
Memang jagoan-jagoan betawi ade juge nyang jahat yaitu jagoan-jagoan bayaran yang di sewa untuk membela tuan-tuan tanah dan penjajah belande,jagoan-jagoan ini doyan kekerasan biasanye di panggil Si tukang kepruk.
Jagoan-jagoan ini tidak lagi mempergunakan ilmu kesaktian dan bela dirinya untuk mencapai kesempurnaan spiritual sebagai manusia, tetapi sebaliknya disalahgunakan untuk mendapatkan kepuasan materi.

Misalnye dulu, pada zaman cultuur stelsel (tanam paksa), sebagian besar jago lebih suka berpihak kepada mesin sistem ekonomi kolonial atau tuan tanah ketimbang membela kaum lemah. Mereka menjadi tukang pukul untuk memaksakan kepentingan tuan tanah di wilayah particuliere landerijen (tanah-tanah partikulir) seperti di Tangerang, Ciomas, Bekasi, dan Cililitan.

di riwayatkan di tanah-tanah partikulir itu penindasan kaum tani lebih kasar dan keji dibandingkan dengan daerah-daerah lain di Jawa. Particuliere landerijen adalah tanah-tanah milik pribadi nyang sangat luas yang pemilik-pemiliknya dapat disebut tuan-tuan tanah yang mempunyai hak feodal para penyewa tanah mereka, termasuk hak istimewa untuk memungut pajak-pajak pribadi dan tugas-tugas kerja paksa yang berat. Pemerintah jajahan jarang campur tangan dalam urusan intern tanah-tanah milik itu, jadi memperbolehkan penyalahgunaan nyang melampaui batas untuk terus berlangsung tanpa ada usaha perbaikan.

YwK

  • Guest
Re: [Kisah] SI PITUNG - Jagoan Betawi
« Reply #1 on: 03/09/2008 13:25 »
Hari-hari Akhir Si Pitung

oleh alwishahab

Betawi Oktober 1893. Rakyat Betawi di kampung-kampung tengah berkabung. Dari mulut ke mulut mereka mendengar si Pitung atau Bang Pitung meninggal dunia, setelah tertembak dalam pertarungan tidak seimbang dengan kompeni. Bagi warga Betawi, kematian si Pitung merupakan duka mendalam. Karena ia membela rakyat kecil yang mengalami penindasan pada masa penjajahan Belanda. Sebaliknya, bagi kompeni sebutan untuk pemerintah kolonial Belanda pada masa itu, dia dilukiskan sebagai penjahat, pengacau, perampok, dan entah apa lagi.

Jagoan kelahiran Rawa Belong, Jakarta Barat, ini telah membuat repot pemerintah kolonial di Batavia, termasuk gubernur jenderal. Karena Bang Pitung merupakan potensi ancaman keamanan dan ketertiban hingga berbagai macam strategi dilakukan pemerintah Hindia Belanda untuk menangkapnya hidup atau mati. Pokoknya Pitung ditetapkan sebagai orang yang kudu dicari dengan status penjahat kelas wahid di Betawi.

Bagaimana Belanda tidak gelisah, dalam melakukan aksinya membela rakyat kecil Bang Pitung berdiri di barisan depan. Kala itu Belanda memberlakukan kerja paksa terhadap pribumi termasuk ‘turun tikus’. Dalam gerakan ini rakyat dikerahkan membasmi tikus di sawah-sawah disamping belasan kerja paksa lainnya. Belum lagi blasting (pajak) yang sangat memberatkan petani oleh para tuan tanah.

Si Pitung, yang sudah bertahun-tahun menjadi incaran Belanda, berdasarkan cerita rakyat, mati setelah ditembak dengan peluru emas oleh schout van Hinne dalam suatu penggerebekan karena ada yang mengkhianati dengan memberi tahu tempat persembunyiannya. Ia ditembak dengan peluru emas oleh schout (setara Kapolres) van Hinne karena dikabarkan kebal dengan peluru biasa. Begitu takutnya penjajah terhadap Bang Pitung, sampai tempat ia dimakamkan dirahasiakan. Takut jago silat yang menjadi idola rakyat kecil ini akan menjadi pujaan.

Si Pitung, berdasarkan cerita rakyat (folklore) yang masih hidup di masyarakat Betawi, sejak kecil belajar mengaji di langgar (mushala) di kampung Rawa Belong. Dia, menurut istilah Betawi, ‘orang yang denger kate’. Dia juga ‘terang hati’, cakep menangkap pelajaran agama yang diberikan ustadznya, sampai mampu membaca (tilawat) Alquran. Selain belajar agama, dengan H Naipin, Pitung –seperti warga Betawi lainnya–, juga belajar ilmu silat. H Naipin, juga guru tarekat dan ahli maen pukulan.

Suatu ketika di usia remaja –sekitar 16-17 tahun, oleh ayahnya Pitung disuruh menjual kambing ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Dari kediamannya di Rawa Belong dia membawa lima ekor kambing naik gerobak. Ketika dagangannya habis dan hendak pulang, Pitung dibegal oleh beberapa penjahat pasar. Mulai saat itu, dia tidak berani pulang ke rumah. Dia tidur di langgar dan kadang-kadang di kediaman gurunya H Naipan. Ini sesuai dengan tekadnya tidak akan pulang sebelum berhasil menemukan hasil jualan kambing. Dia merasa bersalah kepada orangtuanya. Dengan tekadnya itu, dia makin memperdalam ilmu maen pukulan dan ilmu tarekat. Ilmu pukulannya bernama aliran syahbandar. Kemudian Pitung melakukan meditasi alias tapa dengan tahapan berpuasa 40 hari. Kemudian melakukan ngumbara atau perjalanan guna menguji ilmunya. Ngumbara dilakukan ke tempat-tempat yang ‘menyeramkan’ yang pasti akan berhadapan dengan begal.

Salah satu ilmu kesaktian yang dipelajari Bang Pitung disebut Rawa Rontek. Gabungan antara tarekat Islam dan jampe-jampe Betawi. Dengan menguasai ilmu ini Bang Pitung dapat menyerap energi lawan-lawannya. Seolah-olah lawan-lawannya itu tidak melihat keberadaan Bang Pitung. Karena itu dia digambarkan seolah-olah dapat menghilang. Menurut cerita rakyat, dengan ilmu kesaktian rawa rontek-nya itu, Bang Pitung tidak boleh menikah. Karena sampai hayatnya ketika ia tewas dalam menjelang usia 40 tahun Pitung masih tetap bujangan.

Si Pitung yang mendapat sebutan ‘Robinhood’ Betawi, sekalipun tidak sama dengan ‘Robinhood’ si jago panah dari hutan Sherwood, Inggris. Akan tetapi, setidaknya keduanya memiliki sifat yang sama: Selalu ingin membantu rakyat tertindas. Meskipun dari hasil rampokan terhadap kompeni dan para tuan tanah yang menindas rakyat kecil.

Sejauh ini, tokoh legendaris si Pitung dilukiskan sebagai pahlawan yang gagah. Pemuda bertubuh kuat dan keren, sehingga menimbulkan rasa sungkan setiap orang yang berhadapan dengannya. Dalam film Si Pitung yang diperankan oleh Dicky Zulkarnaen, ia juga dilukiskan sebagai pemuda yang gagah dan bertubuh kekar. Tapi, menurut Tanu Trh dalam ‘Intisari’ melukiskan berdasarkan penuturan ibunya dari cerita kakeknya, Pitung tidak sebesar dan segagah itu. ”Perawakannya kecil. Tampang si Pitung sama sekali tidak menarik perhatian khalayak. Sikapnya pun tidak seperti jagoan. Kulit wajahnya kehitam-hitaman, dengan ciri yang khas sepasang cambang panjang tipis, dengan ujung melingkar ke depan.”

Menurut Tanu Trh, ketika berkunjung ke rumah kakeknya berdasarkan penuturan ibunya, Pitung pernah digerebek oleh schout van Hinne. Setelah seluruh isi rumah diperiksa ternyata petinggi polisi Belanda ini tidak menemukan si Pitung. Setelah van Hinne pergi, barulah si Pitung secara tiba-tiba muncul setelah bersembunyi di dapur. Karena belasan kali berhasil meloloskan diri dari incaran Belanda, tidak heran kalau si Pitung diyakini banyak orang memiliki ilmu menghilang. ”Yang pasti,” kata ibu, seperti dituturkan Tanu Trh, ”dengan tubuhnya yang kecil Pitung sangat pandai menyembunyikan diri dan bisa menyelinap di sudut-sudut yang terlalu sempit bagi orang-orang lain.” Sedang kalau ia dapat membuat dirinya tidak tampak di mata orang, ada yang meyakini karena ia memiliki kesaksian ‘ilmu rontek’.

YwK

  • Guest
Re: [Kisah] SI PITUNG - Jagoan Betawi
« Reply #2 on: 03/09/2008 13:26 »
Quote
Dia merasa bersalah kepada orangtuanya. Dengan tekadnya itu, dia makin memperdalam ilmu maen pukulan dan ilmu tarekat. Ilmu pukulannya bernama aliran syahbandar. Kemudian Pitung melakukan meditasi alias tapa dengan tahapan berpuasa 40 hari.

Wah Si Kang Pitung ternyata belajar juga jurus syahbandar juga looh, ada yang tahu syahbandarnya. makasih:)

Jali Jengki

  • Pendekar Muda
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 1
  • Posts: 828
  • Reputation: 43
  • Love Pencak Silat, Proud to be Indonesian
Re: [Kisah] SI PITUNG - Jagoan Betawi
« Reply #3 on: 03/09/2008 13:40 »
Kullu Nafsin Zaaiqatul MAUT

simpay

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 1
  • Posts: 192
  • Reputation: 5
Re: [Kisah] SI PITUNG - Jagoan Betawi
« Reply #4 on: 06/09/2008 05:54 »
sayang sekali...Orang seperti Bang Pitung,gak ada keturunannya.....yang bisa meneruskan ilmu dan  rasa Nasionalisnya,walaupun mungkin Bang Pitung punya teman atau murid yang belajar sama dia.
dilanjut lagi kang pembahasannya....

salam
simpay

sarung kampret

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 15
  • Posts: 1.359
  • Reputation: 63
    • Email
  • Perguruan: Balerante
Re: [Kisah] SI PITUNG - Jagoan Betawi
« Reply #5 on: 04/02/2009 14:20 »
ini cerita angkat aja di SI bos..
"Sugih tanpo bondho,pintar tanpo ngeguru, menang tanpo ngasorake, nglurug tanpo bala, mangan tanpo mbayar."

resto

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 62
  • Reputation: 0
    • Email
Re: [Kisah] SI PITUNG - Jagoan Betawi
« Reply #6 on: 12/12/2009 23:42 »
oh yang nulis bang alwishahab republika yach, apakah tulisan tsb berdasrkan fakta?

dan terbukti masak Pitung belajar Syahbandar? pembuktiannya dimana? coba tanya sama bang alwishahab untuk penjelasannya.

Ane malah setubuh eh setujuh sama bang Jala jengki dimana Pitung lebih identik dengan maenan Cingkrik dan Cikalong (bukan syahbandar)

Bang alwishahab bisa kasih komen ngga disini ?


sarung kampret

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 15
  • Posts: 1.359
  • Reputation: 63
    • Email
  • Perguruan: Balerante
Re: [Kisah] SI PITUNG - Jagoan Betawi
« Reply #7 on: 14/12/2009 13:07 »
kalau babeh alwi sahab gak bisa koment disini, sini aja deh yang koment... hihihihihi :D
"Sugih tanpo bondho,pintar tanpo ngeguru, menang tanpo ngasorake, nglurug tanpo bala, mangan tanpo mbayar."

MageGila

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 3
  • Reputation: 0
    • Email
Re: [Kisah] SI PITUNG - Jagoan Betawi
« Reply #8 on: 15/12/2009 14:55 »
lanjut kang... menarik nih  [[peace2]] [[peace2]]

Qsecofr

  • support
  • Anggota Tetap
  • *
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 2
  • Posts: 165
  • Reputation: 3
Re: [Kisah] SI PITUNG - Jagoan Betawi
« Reply #9 on: 10/02/2010 19:52 »
Kalau ngga salah menunggu pak Alwi Shahab komentar dech, krn komentarnya sangat di tunggu2 oleh temen2 kita di atas tuh

acepilot

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 4
  • -Receive: 5
  • Posts: 65
  • Reputation: 20
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: Merpati Putih
Re: [Kisah] SI PITUNG - Jagoan Betawi
« Reply #10 on: 07/03/2011 12:20 »
wah ternyata ada juga yang mengangkat kisah sipitung..
MANTAP, sayang kisahnya nggak panjang..
lho rawarontek bukannya ilmu hidup kembali kalau menyentuh tanah mirip dengan ilmu pancasonanya rahwana, asal bagian2 tubuhnya masih lengkap and nggak dipisah2..
CMIIW --> (koreksi kalau ane salah)
dulu sekitar 6 tahun yang lalu saya liat tayangan di televisi katanya kuburan bang pitung ada 3, karena ada yang bilang di tempat ini bagian kepala, disana badan and disono kakinya karena katanya narasumber pemerintah belanda takut kalau badannya dijadiin satu dia bisa idup lagi..
katanya sih begitu, entah itu beneran atau cuma selentingan-selantingan yang dikasih bumbu aje..
"SOPO SING ISO NUTUP HOWO SONGO, YO IKU WONG SING ISO NAPAK TAPAKE KUNTUL MELAYANG" ....
-Almarhum Budi Santoso Hadi Purnomo (Mas Budi)-

luchador

  • Wajah Baru
  • *
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 1
  • Reputation: 0
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: WHI
Re: [Kisah] SI PITUNG - Jagoan Betawi
« Reply #11 on: 30/03/2011 22:57 »
wahh brrti si pitung pake jampe2 juga dong,. tuh sesat ga yak klo bukan yg nabi ajarkan... pdahal manusia itu makhluk yg sempurna ya tinggal bagaimna kita membangkitkan energi di dalam tubuh kita, ga perlu pake puasa, wirid or tapa2an krena dah bukan lillahitaala tpi lillngelmu..piss moon maaf klo ngomongan ane ada yg salah.,.

Fanani

  • Anggota Tetap
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 4
  • Posts: 72
  • Reputation: 26
  • Sahabat Silat
Re: [Kisah] SI PITUNG - Jagoan Betawi
« Reply #12 on: 31/03/2011 09:10 »
jangan gampang menyebutkan seseorang sesat  :), tanpa penelitian yang jelas bagaimana seseorang itu mengisi kehidupannya.

gak perlu pake puasa?

Kemarin-kemarin ngobrol sama seseorang yang lumayan sudah tua, waktu dia muda senang datang ke ulama dan suka dikasih ilmu, misal ilmu kebal dan yang lainnya

misal ilmu kebal yang dia pelajari syaratnya berpuasa 7 hari, sehabis shalat wirid bacaan tertentu tidak boleh terlewati, kalau terlewati maka harus diulang lagi puasanya, berbuka dengan makanan tertentu.

ketika selesai dia dicoba dan ternyata benar kebal, sudah gitu ya sudah tidak diingat-ingat tidak dilanjutkan. entar adalagi suruh puasa ini puasa itu.

dia bilang "jaman harita mah da acan usum facebook atuh jang, jadi kaulinan teh nu kitu weh deukeut ka ajengan, engke dibere pagawean" (waktu itu belum musim facebook, mainannya ya gitu, dekat ulama, entar diberi pekerjaan"

hikmah yang dapat diambil adalah ketika melaksanakan puasa wajib orang tersebut sudah biasa, jauh dari dosa, shalat tidak pernah terlewati, budi pekerti terjaga baik

bagi saya setiap ulama punya cara untuk membimbing jamaah/umat/pengikutnya tersendiri disesuaikan dengan jaman

sesat?
wallahualam

rabuy

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 15
  • Reputation: 119
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: cingkrik
Re: [Kisah] SI PITUNG - Jagoan Betawi
« Reply #13 on: 23/10/2011 17:30 »
wah ane orang rawabelong bener2 baru tau klo ad cerita si pitung versi yg begini :o smoga smua crita tentang si pitung bsa dtanggapi dengan bijak oleh para sahabat  [top]

anak_cakung

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 2
  • Posts: 11
  • Reputation: 2
  • Sahabat Silat
    • Email
  • Perguruan: silat kelebang cakung
Re: [Kisah] SI PITUNG - Jagoan Betawi
« Reply #14 on: 07/09/2012 18:31 »
maaf bang..
dri riwayat yg ane tau pitung itu di lahirkan di cakung jakarta timur yang bernama asli karaeng salihun napitung yang masih keturunan dari sultan hasanudin makassar..
pitung ayah pitung bernama napiun dan haji naipin itu merupakan kakak ayahnya pitung dan pitung di titipakan ke hj naipin di rawa belong pada umur 15 thun.

 

Powered by EzPortal