+-

Video Silat

Shoutbox

13/12/2016 10:49 Taufan: Yuk ke Festival Kampung Silat Jampang 17-18 Desember 2016!!!
20/09/2016 16:45 Dolly Maylissa: kangen diskusi disini
11/02/2016 15:58 Taufan: Alhamdulillah SS sudah ON lagi ;-)
07/01/2016 10:00 luri: wa 'alaikumussalam
04/01/2016 20:21 May Lee: Assalamu 'alaikum
30/03/2015 14:06 initial_d: Sepi amat ya bang, pada kemane nih penghuninya....
20/10/2014 15:28 kunderemp: Ya.. om Taufan.. Tanggal 11 lalu saya masih di tengah hutan di Bakan.
View Shout History

Recent Topics

On our book: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
13/03/2017 14:37

Siaran Radio ttg. Musik Pencak Silat di Stasiun "BR-Klassik / Musik der Welt" by Ilmu Padi
12/01/2017 16:19

Tentang buku kami: "The Fighting Art of Pencak Silat and its Music" by Ilmu Padi
17/10/2016 20:27

Hoby Miara Jin by anaknaga
19/09/2016 04:50

TALKSHOW SILAT - Silat Untuk Kehidupan by luri
22/06/2016 08:11

Thi Khi I Beng by aki sija
17/08/2015 06:19

[BUKUTAMU] by devil
09/06/2015 21:51

Daftar Aliran dan Perguruan di Indonesia by devil
01/06/2015 14:01

SILAT BERDO'A SELAMAT by devil
01/06/2015 13:59

Persilatan Jurus Lima (Sabandar) by Marsudi Eko
14/05/2015 19:36

Kebugaran Merpati Putih by mpcrb
22/04/2015 16:16

PAWAI JAMBORE PENCAK 2015 by luri
20/04/2015 16:20

ALM. Kong Nur ( BEKSI Kampung Sawah) by initial_d
30/03/2015 14:02

maenpo Cikalong by aki sija
25/02/2015 22:01

BENGKEL TULANG NO. 1 DI BANDUNG by cyakwingking
20/02/2015 01:14

SilatIndonesia.Com

Author Topic: SHORINJI KEMPO KUNGFU TERTUA DARI DARATAN INDIA  (Read 25627 times)

chyp

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 14
  • Reputation: 0
Re: SHORINJI KEMPO KUNGFU TERTUA DARI DARATAN INDIA
« Reply #15 on: 22/12/2010 09:44 »
sorry boss mau nanya nih... jadi shorinji kempo adalah dialek jepang dari shaolin kungfu? yang berarti shorinji kempo = sholin kungfu ?

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: SHORINJI KEMPO KUNGFU TERTUA DARI DARATAN INDIA
« Reply #16 on: 22/12/2010 10:26 »
Takut saya salah,kalau mengenai tata bahasa antara jepang maupun china saya kurang faham,barangkali ada sahabat2 yang bisa membantu
sekian terima kasih
salam

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: SHORINJI KEMPO KUNGFU TERTUA DARI DARATAN INDIA
« Reply #17 on: 22/12/2010 10:28 »
falsafah ShorinjiKempo setidaknya ada enam poin. Ken Zen Ichinyo (tubuh dan pikiran sebagai satu kesatuan), Riki Ai Funi (Kekuatan dan kasih sayang bukanlah dua hal yang terpisah), Shushu Koju (Menghindar diutamakan, menyerang menyesuaikan), fusatsu katsujin (tidak merusak melainkan menghidupkan/melindungi), Go Ju Ittai (keras dan lunak bersama-sama), dan Kumite Shutai (Latihan berpasangan diutamakan). Masing-masing akan kita bahas satu per satu.

1. Ken Zen Ichinyo. (Latihan dan meditasi bersama-sama)

Secara harfiah, Ken berarti tubuh. Zen berarti hati atau pikiran. Ichinyo berasal dari kata ichi yang artinya satu. Secara bebas, sering di artikan sebagai latihan dan meditasi bersamaan. Menurut saya, seharusnya Ken Zen Ichinyo ini diartikan secara lebih luas yaitu tubuh dan hati merupakan satu kesatuan.

Ketika tubuh kita sakit, kita kehilangan semangat melakukan sesuatu. Setidaknya semangat kita tidak akan setinggi ketika kita sehat. Sebaliknya ketika mental kita jatuh, sedih, marah, senang dan berbagai macam perasaan lainnya, maka akan jelas terlihat dalam fisik kita. Dua hal ini merupakan bukti nyata keterkaitan antara tubuh dan pikiran.

Dalam latihan sudah cukup jelas bahwa setiap kali latihan kita akan melalui satu sesi zazen/semedi. Setelah itu barulah kita berlatih teknik mulai dari kihon, ken, dan kemudian waza. Demikian itu adalah salah satu penerapan dari ken zen ichinyo. Lebih jauh lagi dapat kita pahami bahwa sebenarnya yang diinginkan dari ken zen ichinyo ini adalah dalam bersemedi/zazen, kita sebenarnya juga melatih fisik kita dengan pernafasan. Sebaliknya ketika kita berlatih teknik, kita juga melatih hati dan pikiran kita untuk fokus, percaya diri, dan sepenuhnya menyadari dan memikirkan apa yang kita lakukan. Pernah juga saya membaca bahwa latihan fisik adalah meditasi yang bergerak (moving meditation).

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: SHORINJI KEMPO KUNGFU TERTUA DARI DARATAN INDIA
« Reply #18 on: 22/12/2010 10:29 »
Dalam keseharian kita, seringkali kita menjalankan rutinitas yang tanpa kita sadari kita telah melakukannya. Sekolah, sholat, bekerja, dan lain sebagainya… Sering kita melakukannya tanpa sepenuhnya menyadari apa yang kita lakukan.

Seberapa persen kita menghayati (khusyu’) sholat kita (bagi kenshi muslim)? Sudah cukupkah untuk mempengaruhi perilaku kita sehari-hari? Akhirnya ketika kita melakukan kejahatan Islamlah yang disalahkan padahal kita yang kurang menghayati ajarannya.
Berapa persen pelajaran dari guru/dosen yang kita benar-benar dengarkan dan pahami? Bertanyakah kita bila tidak paham? Akhirnya ketika waktu ujian tiba kita mencontek dari buku atau teman.
Berapa banyak dari pekerjaan kita yang kita lakukan dengan sepenuh hati? Ataukah lebih banyak kita lakukan karena takut atasan? Akhirnya kita mengerjakannya dengan asal-asalan karena dikejar deadline.

Jadi inilah yang diminta oleh ShorinjiKempo dengan Ken Zen Ichinyo. Kita dituntut untuk memahami sepenuhnya apa yang kita lakukan. Bukan hanya mengerjakan sesuatu semata-mata karena rutinitas atau – lebih buruk lagi – mengejar kesenangan atau kepentingan pribadi.

Sebaliknya, kita juga harus melakukan apa yang kita rasakan atau pikirkan. Saya pribadi mengakui sangat kurang dalam hal ini. Seringkali saya menyadari kesalahan saya dan memikirkan bagaimana cara memperbaikinya. Tapi tidak sesering saya melaksanakannya. Akhirnya hanya berhenti pada tataran pemikiran dan tidak pernah terwujud dalam dunia nyata. Kalau menurut falsafah Ken Zen Ichinyo, hal ini tidak dapat dibenarkan.

Dalam suatu kesempatan, Kaiso pernah mengatakan, “Iman dan kepercayaan yang tidak terwujud dalam suatu tindakan tidak akan ada maknanya. Jika kamu berpikir bahwa sesuatu adalah baik maka lakukanlah. Jika kamu berpikir bahwa sesuatu adalah buruk maka jangan kau lakukan.” Pada kesempatan lain beliau juga pernah mengatakan, “Jika kamu hanya memikirkan atau merasakan sesuatu, maka itu tidaklah cukup. Jika itu tidak muncul dalam tindakanmu, maka itu tidak ada artinya. Tapi ketika kamu melaksanakannya, ketika itu pula pikiran telah berubah menjadi kekuatan.”

Pikirkan apa yang kau lakukan, lakukan apa yang kau pikirkan itulah ken zen ichinyo.

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: SHORINJI KEMPO KUNGFU TERTUA DARI DARATAN INDIA
« Reply #19 on: 22/12/2010 10:29 »
2. Riki Ai Funi (Keharmonisan kekuatan dan kasih sayang)

Secara harfiah, riki artinya kekuatan. Ai artinya cinta (ingat tato di dahi gaara tokoh komik naruto). Sedangkan funi terdiri dari dua kata fu yang artinya tidak/bukan dan ni yang artinya dua. Jadi bisa dibilang riki ai funi menyatakan bahwa kekuatan dan kasih sayang bukanlah dua hal yang terpisah. Atau dalam tokuhon diartikan dengan keharmonisan kekuatan dan cinta.
Kasih sayang dan kekuatan… dua hal yang nampaknya sangat bertolak belakang. Tapi sebenarnya – seperti yang sering Sensei ajarkan pada kami– ibarat mata koin. Dua-duanya harus hadir dalam tiap pribadi kenshi. Jika salah satu tidak ada maka akan terjadi ketidakseimbangan, ketidaksempurnaan.

Poin ini sangat berkaitan dengan poin sebelumnya. Pada poin sebelumnya kita telah ketahui perkataan So Doshin, “Jika kamu hanya memikirkan atau merasakan sesuatu, maka itu tidaklah cukup…” untuk mewujudkannya ke dalam suatu tindakan, sering kali kita membutuhkan kekuatan. Contohnya ketika kita melihat seorang teman dipalak orang di jalan. Pastilah rasa kasih sayang kita mendorong kita untuk bertindak. Tapi untuk bertindak kita membutuhkan kekuatan.

Sebaliknya kekuatan yang tidak disertai rasa kasih sayang dan cinta akan membuat seseorang “keblinger” dan akhirnya terjerumus ke dalam kehinaan. Contoh konkritnya bisa kita lihat pada preman-preman di jalanan yang merasa dirinya kuat sehingga berani menodong orang. Ini disebabkan oleh ketiadaan rasa kasih sayang dalam hati mereka.

Kekuatan ini dapat kita pahami secara luas. Tidak terbatas pada kekuatan fisik saja. Kecerdasan, anak buah, kekayaan, kehormatan, jabatan, pengaruh, dan lain sebagainya. Dengan demikian segala bentuk kekuatan yang kita miliki harus senantiasa kita sertai dengan cinta dan kasih sayang dalam menggunakannya. Sebaliknya dalam mewujudkan cinta dan kasih sayang kita terhadap orang lain kita senantiasa dituntut memiliki kekuatan dalam berbagai bentuknya sesuai dengan tindakan yang harus kita lakukan untuk mewujudkannya. Kalau tidak, sebagaimana telah saya paparkan sebelumnya, akan terjadi ketidakseimbangan.

Dahulu, ShorinjiKempo menggunakan Manji sebagai lambang. Manji (dalam bahasa sansekerta disebut swastika) merupakan lambang dari Riki Ai Funi. Arti dari simbol ini dari luar/depan kita akan mendapatkan manji yang menghadap kiri (omote manji), simbol kasih sayang dan cinta. Tapi bila kita balik, kita lihat dari dalam, akan kita dapatkan manji yang menghadap ke kanan (ura manji), simbol kekuatan dan kecerdasan. Ura manji ini mirip dengan simbol yang dipakai Hitler sebagai lambang Nazi.

Jelas sekali bahwa seorang kenshi dituntut untuk memiliki rasa kemanusiaan yang tinggi sekaligus juga memiliki kekuatan dalam berbagai bentuknya. Dengan demikian setiap kenshi akan dapat bermanfaat bagi dirinya dan orang lain di sekitarnya. nakaba wa jiko no shiawase wo, nakaba wa hito no shiawase wo. Half for another, and half for your own happiness. (doshin so).

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: SHORINJI KEMPO KUNGFU TERTUA DARI DARATAN INDIA
« Reply #20 on: 22/12/2010 10:30 »
3. Shushu Koju

Shu yang pertama dan yang kedua memiliki tulisan yang berbeda. Shu yang pertama berarti bertahan. Shu yang kedua berarti diutamakan (tulisannya sama dengan shu pada kumite shutai = berpasangan sangat diutamakan). Ko berarti menyerang (kogi=teknik menyerang). Ju berarti menyesuaikan.

Falsafah ini tampak jelas pada gerakan-gerakan ShorinjiKempo. Hampir semua gerakan dan waza (jurus) yang didapati di ShorinjiKempo diawali dengan gerakan menghindar atau menangkis kemudian diikuti dengan tangkisan baru kemudian serangan balasan. Dari gerakan-gerakan ini nampak jelas bahwa kita tidak dibenarkan menyerang dahulu sebelum ada penyebab.

Shushu Koju lebih cenderung kepada falsafah. Maksudnya adalah kita tidak dibenarkan mengadakan konfrontasi dengan orang atau pihak lain bila pihak lain tersebut tidak memulai konfrontasi dengan kita. Sedangkan dalam perkelahian, selama ada kesempatan untuk menyerang, kenapa tidak kita gunakan? Selain itu, bila terjadi suatu perkelahian sudah pasti sebelumnya telah terjadi suatu permasalahan. Ketika permasalahan ini tidak dapat diselesaikan dengan cara-cara nonkekerasan, barulah kita boleh menggunakan teknik bela diri kita.

Tapi bagaimanapun juga, dalam prakteknya, menunggu serangan lawan sering kali lebih menguntungkan daripada bila kita menyerang terlebih dahulu. Ketika lawan menyerang, sebagian besar pikiran dan hatinya akan terkonsentrasi pada serangan. Selain itu ketika seorang dalam posisi menyerang, pertahanan dia akan terbuka. Pada saat inilah kita memiliki kesempatan untuk meluncurkan serangan balasan. Inilah kenapa sebagian besar (tidak semua) jurus ShorinjiKempo dimulai dengan elakan dan tangkisan. Dengan demikian shushu koju selain memiliki dasar etis juga memiliki dasar teknis.

Shushu Koju dapat pula kita artikan demikian; dalam bertahan ada serangan dan dalam menyerang ada pertahanan. Artinya, ketika kita dalam posisi bertahan (menghindar/menangkis serangan lawan), kita harus dalam posisi yang memudahkan kita untuk melancarkan serangan balasan. Sebaliknya ketika kita menyerang lawan, kita harus dalam posisi yang memudahkan kita untuk mengelak/menangkis serangan balasan lawan. Demikian yang pernah sensei sampaikan pada saya.

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: SHORINJI KEMPO KUNGFU TERTUA DARI DARATAN INDIA
« Reply #21 on: 22/12/2010 10:31 »
Secara luas, Shushu Koju memiliki makna bahwa tidak semua permasalahan harus diselesaikan dengan serangan balasan. Misalnya kita melakukan kesalahan kepada salah seorang teman kita. Marahlah si teman ini dan dia sangat ingin menghajar kita. Karena kita menyadari bahwa kita salah, kita menemuinya secara baik-baik dan minta maaf kepadanya. Luluhlah hati teman yang marah ini dan mengurungkan niatnya untuk menghajar kita. Dengan demikian berarti kita telah menyelesaikan masalah hanya dengan “bertahan”. Kita tidak perlu melakukan perlawanan balik. Bahkan ketika kita tidak melakukan kesalahan dan ada seseorang yang memiliki niat jahat kepada kita, ShorinjiKempo menuntut kita untuk mendahulukan cara-cara nonagresif seperti berunding, berkompromi, dan lain-lain.

Pada contoh di atas, dengan meminta maaf kita telah menjaga hubungan baik dengan teman kita. Seandainya kita tidak mau meminta maaf, besar kemungkinan hubungan baik kita dengan teman kita akan rusak. Kita akan kehilangan seorang teman. Sebaliknya bagi yang memaafkan juga akan sama. Kalau si teman tidak mau memaafkan, pastilah kita akan dongkol. “Sudah dimintai maaf baik-baik, malah marah-marah!” kata kita dalam hati.

Shushu Koju mencerminkan bahwa dalam ShorinjiKempo kita tidak mencari menang atau kalah. Terkadang dengan mengalah sebenarnya kita telah memenangkan sesuatu yang lebih berharga.

Namun jangan lupa bahwa ada juga keadaan-keadaan dimana kita harus menyerang. Yaitu ketika harga diri dan kehormatan kita direndahkan. Ketika kita harus bertindak melawan kelaliman. Ketika jalan-jalan damai sudah mencapai kebuntuan. Karena itulah ada kata-kata “koju”.

Falsafah ini berarti bahwa kenshi harus memiliki kebijakan kapan dia bisa dan boleh menyerang. Akhirnya, kembali kepada pribadi masing-masing.

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: SHORINJI KEMPO KUNGFU TERTUA DARI DARATAN INDIA
« Reply #22 on: 22/12/2010 10:31 »
4. Fusatsu katsujin

Fusatsu katsujin secara harafiah berarti “Bukan membunuh tetapi membangkitkan/menghidupkan”. Ada versi lain yang menyebutkan bahwa ciri khusus keempat dari ShorinjiKempo adalah Fusatsu Fugai yang artinya “Tidak membunuh dan tidak menyakiti”. Dari kedua versi di atas, saya lebih sering menemui yang pertama (fusatsu katsujin) daripada yang kedua. Yang kedua hanya saya dapati dari senpai-senpai di dojo dan buku gakka terbitan PB perkemi. Secara pribadi, saya juga lebih setuju dengan yang pertama karena jelas bahwa teknik kempo tidak mungkin dilancarkan tanpa menimbulkan rasa sakit terhadap lawan. Setiap kali kita kena zuki (pukulan) dari senpai, atau merasakan kuncian seperti gyaku gote, kiri gote, dll. sudah pasti kita merasa sakit. Karena itu saya kurang setuju dengan yang kedua (fusatsu fugai).

Dari redaksionalnya jelas bahwa teknik yang diajarkan dalam ShorinjiKempo tidak boleh digunakan untuk membunuh/merusak tubuh lawan. Sebaliknya, ShorinjiKempo menuntut kita untuk membangkitkan/menghidupkan. Membangkitkan di sini artinya melindungi kehidupan yang ada.

Falsafah ini kemungkinan besar dilatarbelakangi oleh keadaan yang serba kacau setelah perang dunia kedua. ShorinjiKempo didirikan dengan tujuan mengembangkan individu-individu sehingga tercipta masyarakat yang kaya baik secara materi maupun spiritual (Tokuhon, Bab I, Bagian 3, Motivasi dan tujuan diciptakannya ShorinjiKempo). Waktu itu Jepang kalah perang yang berdampak pada tatanan ekonomi dan sosial di masyarakat. Saat itu bisa dibilang orang yang benar adalah orang yang kuat. Perampokan, penindasan golongan, arogansi dan berbagai bentuk kekerasan sudah menjadi makanan sehari-hari masyarakat Jepang dan sudah biasa dilakukan secara terng-terangan. Berangkat dari keadaan seperti itulah Kaiso mencanangkan untuk mendirikan ShorinjiKempo.

Melihat latar belakang didirikannya ShorinjiKempo, nampak jelas bahwa Kaiso menginginkan kenshi-kenshi harus memiliki kemampuan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain. Akhirnya kita kembali lagi ke falsafah yang kedua, Riki Ai Funi. Dimana untuk mewujudkan kasih sayang kita dibutuhkan kekuatan.

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: SHORINJI KEMPO KUNGFU TERTUA DARI DARATAN INDIA
« Reply #23 on: 22/12/2010 10:32 »
ShorinjiKempo penuh dengan teknik-teknik melumpuhkan lawan. Namun tujuan sebenarnya dari teknik-teknik tersebut bukanlah merusak tubuh lawan kita melainkan menghilangkan keinginan jahat lawan kita. Ketika keinginan lawan bisa kita halau hanya dengan omongan atau kiai (teriakan), tidak perlu lagi kita berbuat lebih jauh. Tentang hal ini saya pernah mengalami kejadian yang menarik. Saya akan ceritakan dalam posting yang lain.

Dalam pengembangannya, kekuatan bukan hanya kelihaian kita menggunakan teknik-teknik bela diri Kempo. Kekuatan dapat berupa kekayaan, jabatan, kecerdasan, pengaruh, dan lain sebagainya (lihat posting sebelumnya). Kita jelas dilarang menggunakan kekuatan kita untuk menyakiti atau mencelakakan orang lain. Sebaliknya kita diharuskan memanfaatkan kekuatan yang kita miliki untuk “menghidupkan” orang lain.

Lebih jauh lagi saya mencoba memahami arti dari fusatsu katsujin ini. Akhirnya saya menyimpulkan bahwa penggunaan kekuatan, apapun bentuknya, harus didasarkan pada semangat melindungi (baca: membantu) orang lain. Bukan pada keinginan pribadi. Ketika kita mendasarkan suatu tindakan, terutama menyangkut penggunaan kekuatan dalam berbagai macam bentuknya, atas kepentingan pribadi, maka hasilnya tidak akan seindah bila kita mendasarkannya atas kepentingan bersama.

Contoh sederhana dan konkritnya adalah salah satu contoh yang pernah Sensei saya sampaikan kepada saya. “Ada dua penjual bakso.” Kata beliau. “Yang satu kenshi, yang lain bukan kenshi. Walaupun bakso buatan saudara kita kenshi ini tidak seenak yang satunya, lebih baik kamu beli dari saudaramu sesama kenshi; sama-sama kamu beli bakso.” “Karena dengan demikian kamu sudah menjaga perasaan saudaramu sesama kenshi. Selain itu kamu sudah membantu dia dengan memberi dia pemasukan tambahan.” Lanjut beliau. Membeli adalah salah satu bentuk penggunaan kekuatan. Dalam hal ini, kekuatan yang kita bicarakan berbentuk harta. Kalau kita mendasarkan tindakan membeli ini atas kemauan pribadi, tentulah kita akan membeli bakso yang lebih enak. Tapi akibatnya, kemungkinan kita akan menyakiti perasaan saudara kita.

Kesimpulannya, seorang kenshi harus selalu memikirkan segala apa yang akan dia perbuat sebelum bertindak. Apapun yang dia perbuat, tidak boleh dia merugikan orang lain apalagi sesama kenshi. Atau bisa dibilang, kenshi sejati tidak akan berbuat sesuatu yang merugikan orang lain. Kalaupun di luar tampak merugikan orang lain, pasti ada tujuan di balik perbuatannya yang telah dipertimbangkannya sebelum bertindak.

chyp

  • Anggota
  • **
  • Thank You
  • -Given: 0
  • -Receive: 0
  • Posts: 14
  • Reputation: 0
Re: SHORINJI KEMPO KUNGFU TERTUA DARI DARATAN INDIA
« Reply #24 on: 22/12/2010 10:32 »
boss klo sumbernya sama berarti ilmunya juga sama dong boss antara shorinji & shaolin

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: SHORINJI KEMPO KUNGFU TERTUA DARI DARATAN INDIA
« Reply #25 on: 22/12/2010 10:33 »
5. Kumite Shutai

Karakteristik yang lain dari Shorinji Kempo adalah Kumite Shutai. Kumite Artinya berpasangan (seperti Kumi Embu = embu berpasangan). Shutai artinya diutamakan (seperti dalam Su Shu Ko Ju). Jadi secara keseluruhan, kumite Shutai dapat diartikan bahwa latihan berpasangan itu sangat penting/diutamakan. Sama halnya dengan karakteristik yang lain, Kumite Shutai ini juga mengajarkan keseimbangan.

Tidak diragukan lagi, semua bela diri sudah pasti melatih orang untuk mempertahankan diri dari serangan lawan, tak terkecuali Shorinji Kempo. Dari sini jelas bahwa dalam berlatih kita memerlukan “lawan” yang akan menyerang kita. Tanpa adanya serangan, tidak akan ada serangan balasan. Bahkan tidak akan ada serangan tanpa ada yang diserang. Untuk itu dapat disimpulkan bahwa latihan kumite (sparing) sangat penting dalam berlatih bela diri, kecuali kalau yang kita pelajari adalah tarian.

Bisa saja seseorang berlatih sendiri dengan mengandalkan buku pegangan atau dengan melihat video. Namun dengan kumite kita akan dapat berkembang lebih jauh lagi. Selain itu, banyak aspek dalam Shorinji Kempo yang hanya dapat dikuasai dengan berlatih berpasangan. Ma’ai (jarak), Kyo Jitsu (timing), Keimyaku No Ri (titik serangan), Sen (inisiatif), dan lain sebagainya.

Dengan berlatih secara kumite (berpasangan) kita juga dapat membantu kawan kita untuk berkembang. Dari sini kita tahu bahwa Shorinji Kempo mengajari kita bekerja sama untuk berproses menjadi lebih baik secara teknik maupun secara mental. Dengan berlatih berpasangan, kita dapat saling memberitahu kekurangan masing-masing pasangan. Secara logika, kita tidak dapat melihat postur tubuh kita sendiri dengan benar. Dengan berlatih berpasangan kita dapat meminta sparing partner kita untuk memperhatikan postur tubuh kita. Apakah sudah benar atau masih ada kekurangan. Jadi jelas dalam falsafah Shorinji Kempo tidak ada kata egois.

Satu hal yang menakjubkan dari prinsip Kumite Shutai ini. Kalau pasangan kita tidak bagus, kita juga tidak akan bagus atau kemajuan kita akan terbatas. Contohnya, kalau pasangan kita menendang dengan gerakan yang terlalu lambat, kita tidak akan pernah merasakan serangan yang cepat. Kalau serangan pasangan kita tidak tepat sasaran, kita tidak akan mengelak dengan sungguh-sungguh. Jadi kita mau tidak mau harus ikut memperbaiki kekurangan sparing partner kita kalau ingin menjadi lebih bagus.

Konon, dalam mencetuskan prinsip Kumite Shutai ini, So Doshin terinspirasi oleh lukisan di kuil Shaolin ketika beliau masih di Cina. Dalam lukisan itu digambarkan biksu-biksu dari Cina sedang berlatih berpasangan dengan biksu-biksu dari India dengan wajah tersenyum. So Doshin berharap agar para kenshi dapat saling membantu dengan senang hati tanpa ada ganjalan seperti para biksu di lukisan tadi.

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: SHORINJI KEMPO KUNGFU TERTUA DARI DARATAN INDIA
« Reply #26 on: 22/12/2010 10:34 »
6. Go Ju Ittai

Karakteristik terakhir dari Shorinji Kempo adalah Go Ju Ittai. Secara bahasa, Go berarti keras (Goho = teknik keras), Ju berarti lunak atau lembut (Juho = teknik lunak), Ittai berasal dari kata Ichi yang artinya satu. Kembali lagi, karakteristik ini mengajarkan keseimbangan. Dalam berlatih kempo kita menemui adanya teknik keras dan lunak (goho dan juho). Keduanya tidak dapat berdiri sendiri-sendiri. Saya pernah mendapatkan kata-kata “kelembutan mematahkan kekerasan, kekerasan memecahkan kelembutan.” Pernah juga saya dapatkan bahwa goho dan juho ibarat gigi dan bibir. Keduanya bersinergi sehingga memungkinkan seseorang untuk makan. Bibir memegang makanan sedangkan gigi menghancurkannya. Ketiadaan salah satu dari dua aspek tersebut akan berakibat pada tidak efisiennya proses makan. Dari situ saya mengambil kesimpulan bahwa keduanya tidak hanya saling berlawanan tapi juga saling melengkapi.

Karakteristik ini didasari oleh fakta bahwa di dunia ini sangat banyak teknik bela diri dengan berbagai karakteristik gerakan yang bermacam-macam. Untuk mengakomodasi hal ini maka Shorinji Kempo menuntut para kenshi untuk menguasai berbagai macam jenis teknik. Sangat tidak dianjurkan bagi kita (bahkan dilarang) untuk menekankan latihan pada kekuatan kaki saja atau tangan saja, goho saja atau juho saja. Hal ini supaya kita bisa mengantisipasi berbagai macam serangan dengan berbagai macam cara dan membalasnya dengan berbagai macam serangan balasan juga. Konon, So Doshin pernah mengatakan, “Kita tidak perlu menciptakan orang kuat, tapi kita menciptakan orang yang tidak pernah kalah.”

f4iz

  • Guest
Re: SHORINJI KEMPO KUNGFU TERTUA DARI DARATAN INDIA
« Reply #27 on: 22/12/2010 10:35 »
Salam Uda Bayu,
Saya seneng kalau liat Kenshi lagi demonstrasi pasangan. Keren cara ngambil kuncian-2xn ato bantingannya dari jarak striking (pukul/tendang).
Di Shorinji Kempo kan banyak kuncian-2x.
Menurut Uda Bayu apakah kuncian-2x di Shorinji Kempo memiliki kesamaan dgn Kuncian-2x didalam Silek Minang misalnya Silat Tuo ?
Juga Uda Bayu menyebut Shorinji Kempo cenderung kebeladiri MMA.
Apakah di Shorinji ada permainan bawah (gulat, gelut) juga seperti umumnya beladiri yg masuk katagori MMA ?
Terima kasih.
Wasalam,

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: SHORINJI KEMPO KUNGFU TERTUA DARI DARATAN INDIA
« Reply #28 on: 22/12/2010 10:36 »
Ketika berlatih, aplikasinya tampak dalam bermain Embu dimana dalam penyusunannya harus seimbang antara goho dan juho. Lebih detil lagi, kita akan dapati bahwa setiap teknik juho, selalu mengandung unsur goho. Sebaliknya, setiap teknik goho, selalu mengandung unsur juho. Contohnya, sejauh yang saya ketahui, semua teknik juho selalu diawali dengan atemi berupa me uchi, tsuki, atau keri. Dalam teknik-teknik nuki (melepaskan), kita melepaskan tenaga yang setara dengan tenaga yang dilepaskan dalam teknik goho. Sebaliknya, teknik goho membutuhkan kelenturan dan kelentingan (yang identik dengan lunak/juho) untuk mencapai efisiensi tenaga yang optimal.

Secara filosofis, saya tidak mendapatkan banyak referensi mengenai go ju ittai. Tapi secara pribadi saya berkesimpulan bahwa kita sebagai kenshi dituntut untuk fleksibel dalam menghadapi berbagai permasalahan dan dapat mengatasinya dengan berbagai alternatif. Dengan demikian, bila kita tidak berhasil dengan satu cara, kita dapat mencoba lagi dengan cara lain. Jadi jangan terpaku pada satu cara saja.

Go ju ittai adalah salah satu kelebihan Shorinji Kempo dibanding bela diri lain. Namun, karakteristik ini memiliki konsekuensi yang tidak ringan. Dengan tuntutan yang demikian tinggi, kenshi harus bersungguh-sungguh dalam berlatih teknik dan harus benar-benar memahami metode dan prinsip-prinsip yang mendasari suatu gerakan. Jadi, seorang kenshi harus mengetahui betul apa yang dia kerjakan. Tidak hanya menghafal gerakan.

Kesimpulannya, kita sebagai kenshi harus tekun mempelajari dan mempraktekkan. Semua itu hanya bisa dicapai dengan intelektualitas yang tinggi, ketekunan, dan keuletan. Sehingga kita sebagai kenshi dapat menjadi manusia seutuhnya.

*dikutip dari blogspot Ikhwan Noor Rosyid

Bayu Umbara

  • Pendekar Madya
  • ***
  • Thank You
  • -Given: 195
  • -Receive: 121
  • Posts: 1.214
  • Reputation: 197
  • Datuk Bagindo Rajo
    • http://silekminangpandekacupak.blogspot.com/
  • Perguruan: Sasaran Silek Harimau Cupak
Re: SHORINJI KEMPO KUNGFU TERTUA DARI DARATAN INDIA
« Reply #29 on: 22/12/2010 10:41 »
@Bang Godam : menurut pengalaman saya ada beberapa teknik kuncian di kempo yang hampir mirip dengan di silek minang,walaupun tidak sama secara keseluruhan tekniknya,karena perbedaan kultur dan falsafahnya,
dan dikempo sangat banyak teknik2 bantingan dan kuncian seperti yang terdapat di judo ataupun gulat,sekian bang terima kasih.

 

Powered by EzPortal